Anda di halaman 1dari 3

Ny.

Kusuma,24 tahun ,kondisi hamil tua datang ke RS A untuk melahirkan anak pertamanya pada
tanggal yang diinginkan.Dokter ahli kebidanan memutuskan Ny.Kususma melahirkan melalui proses Sectio
cecaria. Dokter anak yang melakukan resusitasi bayi menyatakan keadaan bayi normal.
Dua hari kemudian Ny.Kusuma melaporkan pada dokter jaga ,bahwa perut bayinya kembung dan
muntah muntah ,dokter jaga mengatakan hal tersebut biasa biasa saja.Karena kondisi semakin buruk pasien
diperiksa kembali dengan teliti oleh dokter anak, ternyata bayi Ny.Kusuma mengalami Atresia ani .
Segera setelah itu bayi Ny.Kusuma dirujuk ke RS B untuk dilakukan tindakan operasi pembuatan anus
buatan dan pasien dinyatakan sehat .Sepuluh hari kemudian pasien datang lagi ke RS B dengan keluhan panas
dan kejang-kejang yang didiagnosis Meningitis oleh dokter Anak RS B.
Dokter anak RS B menyatakan kepada orang tua pasien bahwa Meningitis tersebut terjadi akibat
kesalahan dokter di RS A yang terlambat mendiagnosis Atresia ani .Mengetahui hal tersebut orang tua pasien
menuntut RS A agar bertanggung jawab terhadap penyakit yang diderita bayinya .Walaupun berdasarkan teori
yang ada ,tidak ada hubungan antara kejadian meningitis dengan atresia ani pada bayi baru lahir ,pimpinan RS
A tetap meminta maaf dan telah memberikan kompensasi keringana biaya RS kepada keluarga pasien ,namun
keluarga pasien menuntut agar rs mengganti seluruh biaya perawatan bayinya.
I. Klarifikasi Istilah
Hamil tua

: Mengadung anak dalam perut selama 7-9 bulan

Section cecaria

: Suatu pembedahan guna melahirkan melalui insisi pada dinding abdomen


dan uterus bagian depan

Resusitasi bayi

: Pemulihan keadaan bayi.

Atresia ani

:Imperforate anus (anus tertutup )

Meningitis

:Radang membran yang membungkus otak

Diagnosis

: pemerikasaan gejala-gejala yang dikeluhkan pasien

Operasi

: tindakan bedah untuk melakukan pengobatan suatu penyakit

II. Identifikasi Masalah


1. Ny. Kusuma, 24 tahun, kondisi hamil tua datang ke RS A untuk melahirkan anak pertamanya
pada tanggal yang diinginkan. Dokter ahli kebidanan memutuskan N. Kusuma melahirkan
melalui proses Sectio Cecaria.
a)
b)
c)
d)
e)
f)

Apa yang di maksud dengan keputusan medik ? 1


Bagaimana cara mengambil keputusan medik yang efektif ? 1
Apa saja faktor yang mempengaruhi keputusan medik ? 1
Apakah tindakan dokter ahli kebidanan tersebut sesuai dengan kode etika kedokteran ? 2
Apa yang dimaksud dengan KODEKI ? 2
Apa saja kode etik kedokteran ? 2

g)
h)
i)
j)

Apa prinsip-prinsip KODEKI ? 2


Bagaimana pandangan islam tentang proses Sectio Cecaria ? 2
Apa landasan seorang dokter dalam melakukan tindakan medik? 3
Apa saja hak dan kewajiban pasien ? 4/5

2. Dokter anak menyatakan keadaan bayi Ny Kusuma normal, dan setelah 2 hari setelah
melahirkan perut bayi kembung dan muntah-mutah. Dan di bawa ke dokter jaga dan di nyatakan
oleh dokter jaga bahwa hal tersebut biasa-biasa saja. Karena kondisi semakin buruk pasien di
periksa kembali dan di teliti oleh dokter anak, ternyata bayi Ny Kusuma mengalami atresia ani.
a)
b)
c)
d)
e)

Apa tindakan penanganan bayi baru lahir oleh dokter jaga sudah benar ? 1
Apa hak dan kewajiban seorang dokter ?1
Bagaimana komunikasi antara dokter dengan pasien yang baik ? 2
Apa saja macam-macam komunikasi antara dokter dengan pasien ? 2
Apakah tindakan yang diambil seorang dokter jaga dalam kasus ini sudah sesuai dengan etika dan

profesionalisme seorang dokter? 3


f) Apakah yang dimaksud dengan etika dan profesionalisme seorang dokter? 3
g) Bagaimana etika dan profesionalisme dokter yang baik? 3
h) Bagaimana perspektif islam mengenai etika dan profesionalisme seorang dokter muslim? 3
3. Segera setelah itu bayi Ny. Kusuma dirujuk ke RS B untuk dilakukan tindakan operasi
pembuatan anus buatan dan pasien dinyatakan sehat. Sepuluh hari kemudian pasien datang lagi ke
RS B dengan keluhan panas dan kejang-kejang yang didiagnosis meningitis oleh dokter anak RS
a.
b.

B.
Bagaimana sistem rujukan pelayanan Indonesia?3
Bagaimana prosedur seorang dokter dalam merujuk pasien? 3
4. Dokter anak RS B menyatakan kepada orang tua pasien bahwa meningitis tersebut terjadi
akibat kesalahan doker di RS A yang terlambat mendiagnosis atresia ani. Mengetahui hal tersebut
orang tua pasien menuntut RS A agar bertanggung jawab terhadap penyakit yang diderita bayinya.

a. Apakah tindakan dokter anak RS B yang menyalahkan dokter di RS A dapat dibenarkan? 3


b. Apakah yang dimaksud dengan sumpah dokter dan apa isi sumpah dokter ? 2/1
c. Apakah tindakan dokter RS A termasuk malpraktek? 3
d. Apa dasar hukum yang berkaitan dengan malpraktek? 3
5. Mengetahui hal tersebut orang tua pasien menuntuk RS A agar bertanggung jawab terhadap
penyakit yang diderita bayinya. Walaupun berdasarkan teori yang ada, tidak ada hubungan antara
kejadian meningitis dengan atresia ani pada bayi baru lahir, pimpinan RS A tetap minta maaf dan
telah memberikan kompensasi keringanan biaya RS kepada keluarga pasien, namun keluarga
pasien menuntut agar RS mengganti seluruh biaya perawatan bayinya.
a.

c.
d.

Apa dasar hukum yang dipakai pihak keluarga dalam menuntut pihak rumah sakit? 2
b. Apa yang dimaksud dengan liabilitas medic (pertanggung jawaban yang berhubungan
dengan hak dan kewajiban pasien) ? 3
Bagaimana penerapan kode etik rumah sakit di RS A ? 1
Bagaimana pandangan islam mengenai masalah ini? 1/3

IV Kerangka Konsep
.

Kerangka konsep

Profesionalisme
tindakan yang
kurang

Komunikasi tidak
efektif

Etik kedokteran
sejawat tidak
terjaga

Adanya dugaan
malapraktik

Keluarga menutut
rumah sakit A
mengganti semua
biaya