Anda di halaman 1dari 49

CHAPTER THREE

SEJARAH PEMIKIRAN
EKONOMI ISLAM

Perekeonomian di zaman rasul 571632M


Periode Madinah dan Makkah
Pendirian institusi Al-Hisbah dan Baitul
Mal
Redistribusi kekayaan via
persaudaraan
Partnership di bidang pertanian
(muzaroah, musaqat, mudharabah dll)

Sumber Pendapatan Negara


Dari Kamu Muslim
zakat, Ushar, zakat fitrah, wakaf, amwal
fadila, nawaib (pajak orang kaya untuk
menutupi defisit), shadaqah, khumus (harta
temuan)

Dari non Muslim


Jizyah, Kharaj, Ushr

Umum
Ghanimah, fay, uang tebusan, pinjaman dari
kaum muslim/non muslim, hadiah dari
pemimpin at au pemerintah lain

Pengeluaran Negara
Primer
Biaya pertahanan, gaji pegawai pemerintah,
pembayaran upah sukarelawan, pembayaran
utang negara, bantuan untuk musafir

Sekunder

Bantuan untuk yang belajar agam di madinah


Hiburan untuk delegasi keagamaan
Hadiah untuk pemerintah lain
Pembayaran utang orang miskin yang
meninggal
Pengeluaran rumah tangga rasul (hanya 80
kurma dan gandum)
Persediaan darurat

Ekonomi zaman Khalifah


Abu Bakar (537-634M)
Masalah pembayaran zakat
Memulai sistem penggajian bagi aparat negara

Umar bin Khatab (584-644M)


Banyak inovasi ekonomi (pertanian)
Hadiah tanah bagi penggarap
Departemen khusus untuk waduk, tangki, kanal, pintu air
dsb
Penyempurnaan hukum perdagangan
Dibangun pasar dan pekan dagang
Baitul mal yang permanen dan cabangnya sebagai
kebijakan fiskal
Komite khusus untuk sensus penduduk
Pendirian al-Divan (kantor pembayaran tunjangan pensiun
dll)

Ustman bin Affan (577-656M)


Permasalahan semakin rumit seiring
meluasnya wliayah negara Islam
Pendirian institusi kepolisian, angkatan
bersenjata
Penaklukan darmaga/pelabuhan negara di
semenanjung syria

Ali bin Abi Thalib (600-661M)


Rawan konflik internal seiring meluasnya
kendali pemerintah
Tight monetary policy
Mencetak mata uang sendiri (sebelumnya
dinar dan dirham)

Pemikiran Ekonomi Islam


Menurut Siddiqi ada tiga fase:

Fase Awal 1058M


Fase Kedua 1058-1446M
Fase Ketiga 1446-1932M
Periode Kontemporer 1930-sekarang

Fase Awal 1058M


Abu Hanifa 699-767M
Kary tulis: Al-Makharif fi Al-Fiqh, Al-Musnad, AlFiqh Al-Akbar.
Konsep Ekonomi : Menyelesaikan masalah Salam
Menghilangkan ambuigitas dan perselisihan

Abu Yusuf 731-798M


Al-Kharaj membahas public finance, tax system,
pemerintahan, APBN, pertanahan dan peradilan.
Buku ini ditulis atas permintaan khalifah harun
ar-rasyid

Kaidah fiqhiyyah yang terkenal:


Tasarruf al imam ala raiyyah manutun bi
maslahah
lump sup tax
Proportional tax mampu menjadi
automatic stabilizer
konsep keadilan, kewajaran dan
akuntabilitas dalam keuangan negara
Konsep perpajakan beliau sangat mirip
dengan konsep adam smith canon of
taxation yang berbasis equal, certain,
convenient and economical.

Mohd Bin al Hasan al Shaybani 750804M


Kitab al iktisab fiil rizq al mustahab (book on
earning a clean living). Buku ini membahas
ijarah, tijarah, ziraah dan shinaah.
Islamic consumption behavior harus
sederhana dan suka menderma (charity)
Buku kedua kitab al asl membahas prepaid
order (salam), partnership (sharikah) dan
mudharabah.

Abu Ubayd al Qosim ibn sallam 838M


Al-amwal membahas public finance dan
fiscal policy

Harith bin Asad Al Muhasibi 859M


Al Makasib: cara mencari rizki dalam trading,
industry dan kegiatan ekonomi lain. Juga
menekankan law aspect of economy

Ibn Miskawiyah 1030M


Tahdib Al Akhlaq; menghubungkan pemikiran
aristoteles dengan ajaran Islam. Juga
membahas commodity exchange dan money
(dinar/emas).

Al Mawardi 1058M
Al-Ahkam As-Shulthoniyyah membahas tentang
pemerintah dan administrasi negara (kewajiban
negara, APBN, tanah, kewajiban negara

Adab ad Din wa Dunya membahas


economic behavior (perilaku
konsumsi dan produksi) juga
membahas tasawuf dalam ekonomi :
pertanian, peternakan, perdagangan
dan industri. Juga membahas
perliaku yang merusak; tamak,
menimbun harta

Fase Kedua 1058-1446M


Al-Ghazali 1055-1111M
Ihya Ulumuddin, Usul fiqh, al mustafa, mizan
al amal al-tibr al masbuk fi nasihat al muluk.
Dunia barat mengenal beliau
dengan :Algazel dan sering dibandingkan
dengan Thomas Aquinas. Kitab ihya
ulumuddin dibandingkan dengan Summa
Theologica
Pemikiran ekonomi bisa dibagi menjadi:
pertukaran dan evolusi pasar,produksi, barter,
evolusi uang public finance

Manusia dibagi menjadi tiga: celaka,


beruntung, kepentingan dunia dan akherat
Kitab al Ihya membahas evolusi pasar, peran
uang dan filsafat uang.
Melarang riba, korupsi

Ibnu taimiyyah 1263-1328


Al-Hisbah fil Islam, as siyasah syariyyah fil
islah al raI wal roiyyah (legal policies to
reform the rulers and the ruled)
free market
Negara harus menjamin pasar aman, tidak
ada tindakan kriminalitas dan eksploitasi
pasar

Incidence of indirect tax (beban pajak tidak


langsung) yang dapat di bebankan ke penjual
resiko penggunaan standar logam ganda
(Greshams law)
Demand and Supply
equivalent price/profit

Ibn Khaldun 1332-1404M


Muqaddimah, Syarh Al Burdah, muhtasar, al
mahsul, al ibar wa diwam al mubtada wal
khabar fi tarikh al arab wal ajam wa al barbar.
Muqoddimah membahas teori nilai,
international trade, law of demand and supply,
consumption, production, public finance, trade
cycle

Free market
Tingkat ekonomi tiap negara yang berbeda
Demand side economics untuk mencegah
krisis
Puchasing power parity
natural endowment
Intellectual capital
Labor supply (bacward sloping supply curve)

Nasiruddin Tusi 1093M


akhlaq nasiri (political economy)

Fase Ketiga 1446-1932M


Shah Waliullah 1703-1762
Hujjatullah al balighah (human
development)

Mohd Iqbal 1873-1938


Konsep umum ekonomi. Menganalisa
kelemahan kapitalisme dan komunisme

CHAPTER FOUR
TEORI PERILAKU KONSUMEN
ISLAMI

Sumber daya melahirkan permintaan


Konvensional utility, usefulness,
advantage
Islam menekankan aspek maslahah
Maslahah = manfaat + berkah
Kebutuhan dan keinginan
Maslahah dan kepuasan
Penentuan dan pengukuran masalhah
(notes)

Pengukuran maslahah bisa diambil


dari ayat quran yang memisalkan
setiap kebaikan akan dapat 10x lipat
ganjaran. Juga dalam ayat lain
tentang ganjaran 700 unit pahala.

Karakteristik Manfaat dan


Berkah dalam Konsumsi

Manfaat material- bertambahnya harta


Manfaat fisik (nafs) terpenuhinya kebutuhan
fisik
Manfaat intelektual terpenuhinya kebutuhan
akal manusia ketika membeli barang seperti
informasi dll
Manfaat terhadap lingkungan eksternalitas
positif dari konsumsi barang/jasa.
Manfaat jangka panjang terpenuhinya
kebutuhan duniawi jangka panjang

Hukum utilitas dan


maslahah
The law of diminishing marginal utility
(table)
Hukum maslahah= maslahah dunia
bisa langsung dirasakan, tapi akherat
bermakna berkah yang dapat ganjaran
kelak
Preferensi terhadap maslahah
Bagaimana perilaku agen berkaitan
dengan preferensi

Permintaan Konsumen
Berkaitan dengan preferensi antara
dua barang bagi muslim untuk
memilih salah satu sebagai substitusi
Artinya jika harga barang x naik maka
akan permintaan terhadap y akan
naik.
Jadi substitusi antar dua barang
tersebut menyebabkan perubahan
maslahah dan harga.

Keseimbangan Konsumen
Konvensional vs Islam
Dalam konvensional, tujuan utama
adalah max utility. Namun hal ini
sangat tergantung dari budget
constraint.
Dalam Islam, hal ini sangat
tergantung seberapa banyak
maslahah yang didapat

Teori Perilaku Produsen


Konsep maslahah dalam produksi
Produksi menurut muslim scholars
Kahf : usaha manusia untuk memperbaiki fisik
material dan moralitas
Mannan: motif altruism, konsep pareto
optimality dan given demand hypothesis
Rahman: keadilan dan kemerataan produksi
Ul Haq: memenuhi kebutuhan barang dan jasa
Siddiqi: penyediaan barang dan jasa dengan
konsep maslahah

Tujuan produksi dalam Islam (Siddiqi)


Pemenuhan kebutuhan manusia pada
tingkatan moderat
Menemukan kebutuhan masyarakat dan
memenuhinya
Menyiapkan persediaan barang di masa depan
Pemenuhan sarana bagi kegiatan sosial dan
ibadah kepada Allah

Industri para nabi


Nabi daud adalah tukang besi, nabi Adam
adalah petani, nabi nuh tukang kayu, nabi idris
tukang jahit dan nabi musa adalah
penggembala (HR Alhakim)

Maslahah dalam Produksi


Formula
Maslahah= keuntungan + berkah
M= + B

= TR TC
B=BR BC =-BC
Persamaan diatas mengatakan bahwa
berkah dapat diasumsikan nilainya nol
karena memang tidak harus berwujud
material.
Jadi maslahah = M=TR TC BC

Mekanisme Kerja Pasar


Islami
Price intervention
Fair Play, honesty, transparency,
justice (al-anam 152, al isra 35, almuthaffifin 1-6)
Pasar pada masa rasulullah
Kisah beliau sebagai pedagang

Pasar Menurut Muslim


Scholars
Abu Yusuf (731-798)
Al-Ghazali (1058-1111) evolusi pasar,
double coincidence
Ibn Taymiyyah
Ibn Khaldun

Faktor Penentu Permintaan

Related goods
Income effect
Price of other related goods
Taste
Expectation
Maslahah

Faktor Keuntungan dalam


Penawaran
Harga Barang
Biaya Produksi
Harga input
Teknologi Produksi

Proses tercapainya ekuilibrium


Perubahan ekuilibrium disebabkan
kenaikan dan turunnya
pendapatan,turunnya harga input,
turunnya pasokan

Solusi Islam terhadap


ketidaksempurnaan pasar
Larangan ikhtikar
Akses informasi
Regulasi harga dengan syarat
Fungsi ekonomi
fungsi sosial
Fungsi moral

Penetapan harga konvensional: floor


price dan ceiling price

Analisa Permintaan Islami


Akan membahas
Hukum Permintaan diturunkan dengan
pendekatan maslahah; ISO-maslahah
dan Marjinal Maslahah
Efek Berkah dalam konsumsi
Analisa efek substitusi dan pendapatan
Elastisitas Islami

Karakteristik ISO Maslahah


Bentuk Kurva Maslahah
Cembung dan negative slope i.e substitusi antara
barang (graph)
Posisi kurva dan tingkat maslahah i.e bergesernya
kurva iso-maslahah (graph)
Tingkat substitusi semakin menurun

Kurva ISO-maslahah diekspresikan sebagai


M=m(X,Y,Bx,BY) jadi kemampuan substitusi Y dan X
Y/X=Y/X masukkan maslahah
Y/X = MMx/MMY

Materi UTS

Konsep Dasar ekonomi islam


kegiatan ekonomi makro dan mikro
konsep maslahah dan falah
Definisi ekonomi Islam vs konvensional
Sejarah ekonomi islam
Fase-fase pemikiran ekonomi islam
Teori perilaku konsumsi
maslahah dan utilitas
keseimbangan konsumen islami
Teori Produksi

Konsep maslahah dan tujuan produksi dalam islam

Teori Penawaran Islami


Adalah derivasi dari perilaku
konsumsi individu perusahaan
Kurva penawaran jangka pendek
Jika harga berada pada MC=AVCshort run break even point
Produksi hanya terjadi jika MC=MR
TC dan MC

Pengaruh Pajak dan Zakat


Terhadap Profit
Dampak Pajak
Turunnya total profit
Berkurangnya output

Dampak Zakat
Multiplier effect
Social dan religious effect

Distorsi Pasar: Perspektif


Islam
Penentuan harga dilakukan oleh
kekuatan permintaan dan penawaran
Free market adalah pasar sebagai
penentu P dan Q tanpa ada intervensi
apapun
Ada tiga jenis distorsi pasar
Rekayasa penawaran dan permintaan
Tadlis (penipuan)
Taghrir(gharar)= uncertainty

False supply = ihtikar


False demand= bai najasy
Tadlis dibagi menjadi empat

penipuan barang (quantity)


mutu barang (quality)
Harga barang (price)
penyerahan barang (time of delivery)

Taghrir (gharar) dibagi menjadi empat jenis


kuantitas
kualitas
Harga
Penyerahan barang

Rekayasa Permintaan dan


Penawaran
BaI Najasy= Penjual menyuruh orang
lain memuji barangnya atau menawar
dengan harga tertinggi agar orang
lain tertarik
Tallaqi Rukbani= distorsi penawaran
dimana pedagang kota yang memiliki
informasi lengkap membeli barang
petani yang tidak memiliki informasi
untuk harga lebih tinggi

Tadlis dominant strategy


Kuantitas
kualitas

Pasar Input
Input faktor produksi) bisa raw material,
gedung, human capital dst
Bab ini membahas bagaimana
penggunaan mekanisme permintaan dan
penawaran input.
Permintaan input
Permintaan input=derived demand bukan
genuine demand yaitu permintaan yang tidak
muncul dengan sendirinya namun akibat
adanya permintaan hasil produksi atau output.

Penentuan Harga input


Factor pricing terkait dengan tujuan
produsen yaitu maslahah. Artinya
bagaimana menentukan harga dan
kuantitas faktor produksi sehingga
menghasilkan maslahah yang
maksimum.
Penentuan harga harus berdasarkan
Justice (proportional)
Scarcity

Marginal Maslahah dan


Efficiency Intensity
Yaitu tambahan output yang dihasilkan akibat
penambahan satu unit faktor produksi tertentu
dimana faktor produksi lainnya tetap.
Dengan pendekatan ini, produsen memperoleh
keuntungan maksimum ketika harga input
lainnya sama dengan tambahan penerimaan
akibat penggunaan input tersebut (Marginal
Revenue Product of Input).
Namun pendekatan ini banyak kelemahan sbb:

Kelemahan Pendekatan
Marginal Productivity
Pertama, konsep ini hanya bisa diterapkan
pada fungsi produksi yang homogen
Kedua, adanya asumsi persaingan
sempurna tapi tidak dapat menjelaskan
diskriminasi dunia nyata misalnya antara
wanita dan lelaki, suku, ras dsb.
Ketiga, konsep produktifitas marginal
mengasumsikan adanya wirausahawan
yang hanya bertujuan maksimalkan profit
dengan VMPL=W

Penawaran input
Penawaran input dipengaruhi oleh kondisi
permintaan input dan output, bisa
dikategorikan input manusia dan non
manusia
Pandangan Islam tentang input dan kerja
seseorang dituntut untuk memaksimalkan
maslahah dalam mengelola input
Kunci dari pemberdayaan sumber daya adalah
dengan kerja
kerja bukan sekedar aktifitas duniawi tapi
memiliki nilai transendensi

Fungsi Penawaran Input


Konsep kerja dan leisure dalam Islam
Ada Tiga alternatif pembagian waktu
waktu untuk bekerja (work for pay)
Alokasi waktu untuk diri sendiri (work
for self)
Alokasi waktu untuk ibadah

Efisiensi dan Keseimbangan


Umum antar individu
Asumsi ceteris paribus adalah asumsi
partial.
Asumsi tertumpu pada satu pasar saja
analisis keseimbangan parsial tidak
mengharuskan yang laen konstan
Analisis keseimbangan umum
memperhitungkan keberadaan interaksi
antara harga dan kuantitas berbagai
komoditi.

Pertukaran dan
keseimbangan konsumsi
antar individu

Pertukaran dua komoditas dari dua


individu disebut edgeworth box.
Alokasi adalah tingkat konsumsi yang
fair
Alokasi konsumsi komoditas x dan y
dibatasi oleh total penawaran dari
komoditas x dan y

Kesejahteraan sosial
Membahas tingkat preferensi utility
dari individu untuk konsumsi x dan
konsumsi barang y

Materi soal uas


Konsep penawaran islam
Table cost, vc, fc,tc,mc,afc,avc,atc

Konsep pasar menurut islam


jenis distorsi pasar

Konsep tentang pasar input


Factor pricing
Edgeworth box, pareto efficient allocation

Langrange pasar input