Anda di halaman 1dari 21

pembangkitan dan

pengukuran tegangan tinggi


bolak-balik
MUKHLISAH YUNUS
23215005

Parameter karakteristik
tegangan tinggi bolak-balik

Bentuk u(t) untuk tegangan tinggi bolak


balik sering menyimpang dari bentuk sinus
Dalam teknik tegangan tinggi :
Nilai puncak
dan nilai efektif Uef

Untuk pengujian tegangan tinggi

didefinisikan sebgai tegangan uji


Untuk sinusoidal murni
= Urms

Rangkaian-rangkaian trafo uji


Trafo Uji:
Perbandingan belitan trafo jauh lebih besar
dari trafo daya
kVA kecil
Tegangan tinggi bolak balik salah satu
belitan ujung tegangan tinggi trafo
dibumikan
Tegangan tinggi searah dan pulsa belitan
trafo tidak dibumikan

Rangkaian-rangkaian trafo uji


Terpaan
elektrik
pada
isolasi

Gambar 1. Rangkaian trafo uji satu tingkat


a) Terisolasi pada satu kutub b) terisolasi dua kutub
H = belitan tegangan tinggi
F = inti besi
E = belitan eksitasi

Rangkaian-rangkaian trafo uji


Dengan pertimbangan teknis dan ekonomis maka digunakan:
Kaskade: beberapa trafo dengan menghubungkan belitan

tegangan tinggi secara seri

Gambar 2. Kaskade trafo uji tiga tingkat


Belitan eksitasi E dari tingkat yang lebih tinggi disulang oleh
belitan gandeng K

Konstruksi trafo uji


Untuk trafo uji dengan tegangan 100 kV

banyak menggunakan isolasi resin epoksi


Untuk trafo uji dengan tegangan di atas
100 kV menggunakan minyak sebagai
isolasi dan balok pemisah
Trafo uji dibuat menyerupai trafo daya agar
memudahkan pendinginan isolasi
Umumnya isolasi yang digunakan adalah
isolasi minyak dan kertas yang diresapi
minyak

Konstruksi trafo uji

Belitan tegangan tinggi tertanam dalam resin

epoksi

Konstruksi trafo uji

Bentuk trafo uji dengan isolasi

minyak:

Belitan jenis
tegangan
1.Konstruksi
tangki

a) Desain tangki
b) selubung
isolasi
Gambar Trafo uji isolasi minyak

tinggi jenis mantel


Konstruksi

2. Beltan tegangan
rendah
3. Inti besi
4. Alas
5. Jepitan tegangan
tinggi
6. Bushing
7. Tangki logam
8. Selubung isolasi

Konstruksi trafo uji


Konstruksi jenis
tangki

Konstruksi jenis
mantel
Bagian aktif ditempatkan dalam tabung

isolasi
Bagian aktif (inti dan kumparan)

ditempatkan dalam wadah logam


memperbaiki proses pendinginan
Kerugian: penggunaan bushing

yang besar dan mahal untuk


tegangan kerja yang tinggi

Kekurangan: Menggunakan banyak

minyak memperlambat proses


pendinginan
Mampu membuang sedikit panas

diperlukan sirkulasi pendingin dan


perangkat penukar panas untuk
kapasitas beban besar
Kelebihan: tidak menggunakan bushing
Elektroda tegangan tinggi dengan

radius kelengkungan besar mudah


dipasang

Konstruksi trafo uji

Kaskade 2 tingkat:
Inti bersama (F) lebih aktif
Tegangan-tegangan keluaran dengan membumikan
terminal tegangan tinggi

Kinerja trafo uji


Trafo uji (terutama bentuk kaskade) dapat

mewakili suatu jaringan yang dapat


berisolasi

Rk + jLk : Impedansi hubung singkat


C = Ci +Ca : Kapasitansi total
U1 : tegangan sekunder yang dihasilkan oleh
*berlaku juga untuk susunan
transformasi tegangan primer
kaskade

Pembangkitan tegangan tinggi


dengan rangkaian resonansi
Resonansi seri pada trafo uji dengan beban

kapasitif dapat meningkatkan tegangan


pada sisi sekunder
Proses tersebut dapat digunakan untuk
membangkitkan tegangan uji bolak balik
Rangkaian resonansi sangat sesuai
terutama untuk beban kapasitif yang besar
misalnya kabel tegangan tinggi
Kelebihan rangkaian resonansi seri adalah
tegangan keluaran hampir sinusoidal dan,
Kompensasi daya reaktif dapat terpenuhi

Pengukuran tegangan puncak


dengan sela bola

Jika tegangan yang diharapkan melebihi tegangan


tembus statis sela percik akan tembus (s)
Puncak tegangan jaringan dapat dianggap konstan
Tegangan tembus gas selalu terjadi pada puncak
tegangan bolak balik frekuensi rendah

Pengukuran tegangan puncak


dengan sela bola
Sela bola jarang
digunakan untuk
mengukur
tegangan di atas 1
MV karena
memerlukan
ruangan yang luas
serta mahal

Pengukuran tegangan puncak


menggunakan kapasitor ukur

I u(t) mengalir melalui kapasitor


tegangan tinggi C menuju bumi
melalui dua penyearah V1 dan V2 yang

Pengukuran nilai puncak dengan


pembagi tegangan kapasitif

Cm (kapasitor ukur) dimuati hingga bertegangan


nilai puncak dari u(t)
Resistor Rm membuang muatan Cm mengatasi
penurunan tegangan yang diharapkan

Pengukuran nilai puncak dengan


pembagi tegangan kapasitif
Beberapa rangkaian penyearah untuk

mengukur puncak tegangan tinggi bolak balik


telah banyak dikembangkan.
Lebih menguntungkan dari metode ChubbFortesque karena nilai terukur tidak
tergantung pada frekuensi
Pengukuran dengan banyak puncak tegangan
dalam setiap setengah periode diperbolehkan

Pengukuran nilai efektif dengan


meter-Volt elektrostatik
Medan listrik menghasilkan gaya F(t) mempersempit

sela elektroda s.
Gaya tarik dapat dihitung dari perubahan energi medan
listrik:

Nilai gaya rata-rata F hubungan linier antara F dan nilai

efektif kuadrat dari tegangan

Pengukuran nilai efektif dengan


meter-Volt elektrostatik

Gambar Meter- Volt Elektrostatik


a) Dengan pengukuran elektrode (Hueter) b) dengan pengukuran segmen
elektroda (Strake dan Schroder)

Ciri:
1. Resistansi dalam sangat tinggi
2. Kapasitansi sangat kecil sesuai untuk mengukur
tegangan tinggi secara langsung dengan frekuensi

Pengukuran dengan trafo


tegangan
Mengukur nilai
sesaat tegangan
tinggi bolakbalik secara teliti
Mengukur besar
tegangan
terhadap bumi
Jarang
Gambar Rangkaian dasar trafo tegangan
digunakan untuk
a) Trafo tegangan induktif b) trafo tegangan
penggunaan
kapasitif
1 = Belitan primer
Trafo induktif Mahal
diatas 100 kV di
2 = Belitan sekunder
Trafo kapasitif beban kapasitif
besar
dalam
3 = Inti besi
terhadap sumber tegangan laboratorium
C1, C2 = Kapasitor pembagi
L = induktor resonansi
W = trafo penyesuai

Trafo teganga induktif dan kapasitif


untuk pengukuran tegangan menengah
yang sangat teliti di dalam laboratorium

TERIMA
KASIH