Anda di halaman 1dari 30

CONTOH KUMPULAN PIDATO BAHASA INDONESIA

DAFTAR ISI

1. Membentuk Generasi Qurani


2. Konsep Islam Tentang Persudaraan
3. Pemberantasan Narkotika dan obat-obat terlarang
4. Urgensi Belajar
5. Urgensi Bahasa Arab
6. Mewujudkan Generasi Muda yang Pintar, Sehat dan Berakhlakul Karimah
7. Bulan Muharram
8. KSF
9. DFDSD
10.FDKF

Membentuk Generasi Qurani

Konsep Islam Tentang Persudaraan

Yang saya hormati dan semoga Allah muliakan Pimpinan Pondok Pesantren AlFathimiyah
Dewan guru yang terhormat,
Para saudara-saudaraku yang saya cintai.
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah swt. yang
telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita sehingga kita dapat
berkumpul di tempat yang penuh berkah ini. Shalawat beriring salam mari kita
curah limpahkan ke jungjunan alam Nabi Muhammad saw. yang telah
mengeluarkan manusia dari kebodohan menuju ilmu pengetahuan. Tidak lupa
saya ucapkan terima kasih kepada Mc yang telah memberikan waktunya untuk
menyampaikan pidato dihadapan kalian semua dengan judul:Konsep islam
tentang Persaudaraan
Allah swt. telah berfirman dalam Al-Quran:
...
Artinya: Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kamu dari jenis
laki-laki dan perempuan kemudian kami jadikan kamu bersuku-suku dan
berbangsa-bangsa supaya kamu saling mengenal, sesungguhnya orang yang
paling mulia diantara kamu di sisi Allah yaitu orang yang paling bertaqwa.
Dalam ayat ini disebutkan ajaran-ajaran islam diantara bahwa islam tidak
menyukai/benci terhadap adanya diskriminasi jenis kelamin, pangkat, warna kulit
dan kedudukan. Dan sungguh telah kami muliakan anak keturunan Nabi Adam,
demikianlah Nabi kita Muhammad saw telah menegaskan tentang persamaan
dan persatuan diantara manusia. Di samping itu, nabi menegaskan mengenai
pentingnya untuk mewujudkan hak-hak tetangga tanpa memandang agama dan
faktor-faktor yang lainnya, bahkan ada hadits lain yang menganjurkan kepada
kita untuk bergaul dengan tetangga secara baik dan ini mencakup tetangga
yang non-muslim.
Ajaran islam ini bukanlah hanya omong kosong belaka, akan tetapi perlu realisasi
dan aplikasinya. Tidak diragukan lagi bahwa Nabi berdagang dengan orangorang kafir yang menentangnya di Mekkah secara baik.
Demikian juga Nabi memelihara pertemanan yang baik dengan orang-orang
yahudi di Madinah Al-Munawwarah walaupun mereka menentang akan
kerasulannya. Nabi mengunjungi rumah-rumah mereka dan bekerja sama
dengan mereka dalam suka dan duka, disamping itu nabi mengadakan transaksi
perdagangan dengan sebagian mereka. Kami akan berikan kamu contoh cerita
yang terkenal tentang sayyidina umar dan orang tua yang buta.
Pada suatu hari sayyidina umar melihat orang tua yang buta di depan rumahnya
sedang mengemis minta-minta kemudian mengetuk pintu dengan pelan-pelan.
Beliau bertanya: siapa kamu? Orang tua buta itu menjawab saya orang yahudi
yang fakir sudah tua renta, dan saya harus membayar upeti. Kemudian umar

membawanya ke rumah dan memberinya segala kebutuhannya untuk dapat


memenuhi keperluannya sehari-hari seperti orang lain yang hidup dan
membayar upeti kepada baitul mal karena hidup di Negara islam.
Ringkasnya, bahwa islam memandang kemanusian sebagai persaudaraan yang
besar. Dibawah persaudaraan ini semua manusia setara dan mempunyai hak
yang sama dalam kehormatan dan kemulian sebagaimana hak mereka dalam
pergaulan yang baik dan kesempatan yang sama.
Islam menghormati keaneka ragaman warna kulit, bahasa dan ras bahkan dalam
keyakinan. Atas dasar persaudaraan maka semua manusia di dunia merupakan
satu anggota keluarga yaitu umat islam, oleh karena itu, umat islam diikat oleh
ikatan jenis dan kepentingan yang umum. Sebalikanya islam benci terhadap
segala usaha dalam mempecah-belahkan suatu ikatan/persatuan menjadi
kelompok-kelompok baik dalam keyakinan ataupun golongan.
Karena waktu yang diberikan kepada saya hanya sebentar maka saya tutup
pidato saya ini dengan harapan mudah-mudahan kita selalu menjaga
persaudaran baik sesama umat islam maupun dengan non-islam. Terakhir, saya
mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan.

Pemberantasan Narkotika dan obat-obat terlarang


Pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah swt, karena
atas berkah rahmat dan inayah-Nya kita dapat berkumpul di tempat yang penuh
berkah ini. Tidak lupa saya ucapkan terima kasih kepada MC yang telah
memberikan kepada saya waktu untuk menyampaikan pidato pada kesempatan
ini.
Saudaraku yang berbahagia,
Ada seorang pemuda di sebuah kamar dia sedang duduk termenung di pojok
kamar dengan wajah pucat, tubuhnya kesakitan dan detak jantungnya berdebardebar, keluar dari hidungnya darah, terkadang dia ketawa terkadang dia
menangis, berteriak kesakitan.
Saudaraku yang berbahagia,
Itulah gambaran seorang pemuda yang terjerumus kedalam obat bius dan obatobat terlarang, dia ketawa ketika mendapatkan obat bius tersebut dan dia akan
menangis ketika tidak mendapatkannya.
Dari ilustrasi diatas maka pada kesempatan ini saya akan menguraikan pidato
dengan judul Pemberantasan narkotika dan obat-obat terlarang
Sebagimana kita ketahui bersama bahwa pemuda mempunyai peranan yang
sangat penting dalam meningkatkan dan memajukan suatu bangsa. Mereka
adalah harapan ummat yang berjuang untuk Negara demi mencapai masa depan
yang cerah. Mereka juga merupakan harapan umat islam yang mengorbankan
diri mereka untuk mengaplikasikan ajaran-ajaran islam di masa depan
sebagaimana sabda Nabi: sesungguhnya di tangan pemudalah urusan suatu
umat. Jika pemudanya maju maka umatnya pun akan hidup (maju). Oleh karena
itu kami menganggap bahwa pemuda mempunyai peranan yang penting di masa
yang akan datang.
Akan tetapi sangat disayangkan kita banyak menyaksikan teman-teman kita dari
para pemuda yang melanggar hukum-hukum islam dan mengabaikan
pendidikan, pengajaran dan berakhlak jelek. Sebagaimana kita dapat
menyaksikan di televisi, atau mendengar di radio, atau membaca di koran-koran
banyak pemuda kita yang mengkonsumsi ekstasi, obat bius ,obat-obat terlarang
dan sebagainya. Sebagaimana kita dengar di SCTV sekitar 3 juta pemuda yang
terjerumus ke lubang narkotika dan obat-obat terlarang.
Saudaraku yang berbahagia,
Sekarang, bagaimana dengan tahun yang akan datang? Dan bagaimana dengan
tahun-tahun sebelumnya? Berapa jumlah pemuda yang terjatu ke jurang
narkotika dan obat-obat terlarang.
Tidak akan pernah terfikir dan terbayang oleh kita, bagaimana masa depan
mereka? Dan bagaimana masa depan Negara, apabila seluruh pemudanya
terbuai oleh narkotika dan obat-obat terlarang?

Jadi, bagaimana kita menghadapi permasalahan seperti ini ?Ya, baik saudaraku
yang berbahagia,
Saya akan menjelaskan kepada kalian 3 cara/metode sebagai solusi untuk
mengatasi permasalahan diatas, yaitu:
1.
Kita mesti menanamkan keimanan dan ketaqwaan dalam diri kita,
terutama terlebih dahulu di dalam lingkungan keluarga, wajib bagi setiap
keluarga atau setiap orang tua untuk menanamkan nilai-nilai keimanan dan
ketaqwaan kepada anak-anak mereka semenjak kecil. Karena orang tua berperan
penting dalam membentuk kepribadian anaknya. Sebagaimana sabda nabi
saw, :setiap bayi yang dilahirkan itu dalam keadaan suci, maka orang tuanyalah
yang menjadikannya seorang yahudi, nasrani atau majusi.
Setelah kita
mendengar hadits barusan diatas kita dapat pahami bahwa orangtua wajib
mendidik dan mengajarkan anaknya dengan ajaran islam, memberikannya
keimanan dan ketaqwaan. Karena dengan keimanan dan ketaqwaan yang
tertanam semenjak kecil maka mereka akan menjadi seorang muslim dan
mukmin yang berpegang teguh pada ajaran-ajaran islam tidak akan tergoda oleh
rayuan narkotika dan obat-obat terlarang.
2.
Kita mesti bersatu. Bahwasanya dengan bersatu kita akan dapat
menghindari dan menghapus narkotika dan obat-obat terlarang di Negara kita
ini. Sebagaimana firman Allah swt. : Berpegang teguhlah ke tali agama Allah
dan janganlah bercerai-berai. Sesuatu yang sulit dan berat akan menjadi mudah
dan ringan apabila bersatu. Apabila masyarakat, para pemimpin, ulama dan
organisasi-organisasi pemuda bersatu dalam membasmi narkotika dan obat-obat
terlarang. Maka para pengedar dan para bandar narkotika dan obat-obat
terlarang tidak akan berani masuk ke Negara kita ini. Mereka akan lari dan kita
akan aman dari bahaya narkotika dan obat-obat terlarang.
3.
Mari kita bantu teman-teman kita, tetangga kita dan saudara-saudara kita
yang terjatuh ke jurang narkotika dan obat-obat terlarang. Sebagaimana firman
Allah swt, :Tolong-menolonglah dalam kebaikan dan taqwa. Dan sebagaimana
sabda Nabi:Barangsiapa diantara kamu melihat suatu kemungkaran maka
rubahlah dengan tanganmu, jika tidak mampu maka dengan lidahmu, jika tidak
mampu maka dengan hatimu, walupun yang demikian itu selemah-lemahnya
iman.
Dari dalil ini, kita dapat pahami bahwa kita mesti membantu temanteman kita, saudara-saudara kita yang ada di sekitar kita yang terjerumus ke
dalam narkotika dan obat-obat terlarang. Mari kita ajak dan nasehati mereka
supaya kembali kepada jalan agama islam. Mari kita jadikan mereka untuk
mengaggap bahwa kesenangan dan kenikmatan yang terdapat pada narkotika
dan obat-obat terlarang tersebut hanya tipuan belaka dan hanya kesenangan
sesaat saja.
Dengan 3 cara diatas tadi insyaallah Negara kita akan aman dari bahaya
narkotika dan obat-obat terlarang yang dapat menghancurkan masa depan.

Saudaraku yang berbahagia,


Mungkin cukup sampai di sini pembahasan pidato pada kesempatan kali
ini, minta maaf apabila ada kesalahan dari apa yang saya sampaikan, karena
manusia tidak terlepas dari segala kesalahan, sampai jumpa di lain kesempatan,
akhir kata:

.
.

Urgensi Belajar
Yang terhormat:
Pengatur acara (MC),
Para dewan guru,
Teman-temanku yang tercinta,
Para hadirin yang berbahagia
Pertama-tama mari kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt yang telah
memberikan kepada kita beribu-ribu nikmat-Nya sehingga kita dapat berkumpul
di tempat yang penuh berkah ini. Yang kedua mari kita sampaikan shalawat
beserta salam kepada junjungan dan kekasih tercinta yakni Nabi Muhamamad
saw, kepada keluarganya, dan para sahabatnya.
Para hadirin yang berbahagia.
Berdirinya saya di depan kalian tiada lain hanya untuk menyampaikan pidato
singkat dengan judul: Pentingnya Menuntut ilmu (belajar). Ini adalah
tangggung jawab guru-guru kami untuk menjelaskannya, akan tetapi semoga
Allah memberikan taufik-nya kepada saya untuk dapat menjelaskannya.
Saudara-saudaraku yang berbahagia.
Menuntut ilmu itu hukumnya wajib bagi kita sebagaimana Nabi Muhammad saw.
bersabda: Menuntut ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Dan kewajiban
menututnya itu berlaku kepada semua orang baik laki-laki ataupun perempuan,
anak kecil ataupun orang dewasa. Sampai Nabi mengatakan; tuntutlah ilmu dari
semenjak di buaian sampai liang lahat.
Saudara-saudaraku yang berbahagia.
Jadilah orang yang berilmu dan janganlah menjadi orang yang bodoh karena
Allah melebihkan hamba-Nya yang berilmu terhadap hamba-Nya yang bodoh.
Sebagaimana firman-Nya dalam Al-Quran:Niscaya Allah akan meninggikan
derajat Orang-orang yang berilmu dan beramal shalih beberapa derajat. Dan
sebagaimana sabda Nabi saw. Keutamaan orang yang berilmu terhadap orang
yang bodoh seperti keutamaan bulan terhadap bintang-bintang di langit. Para
Ulama shaleh mengatakan: Tidaklah seseorang itu dilahirkan dalam keadaan
berilmu # Tidaklah orang yang berilmu itu seperti orang bodoh.
Saudara-saudaraku yang berbahagia.
Kita mesti menggunakan waktu-waktu kita dengan memperbanyak belajar dan
sedikit bermain. Karena belajar di waktu kecil itu akan memudahkan seseorang
dalam menerima ilmu dan kuat hafalan. Seorang penyair berkata:belajar di
waktu kecil bagaikan mengukir diatas batu, sedangkan belajar di waktu dewasa
bagaikan mengukir diatas air.

Saudara-saudaraku yang berbahagia.


Akan tetapi kita perlu ingat bahwa ilmu tanpa amal itu tidak bermanfaat.
Sebagaimana sabda Nabi saw.ilmu tanpa amal itu bagaikan pohon tak
berbuah. Oleh karena itu mari kita mengamalkan ilmu yang kita tahu dan mulai
dari diri kita sendiri. Dan sesuatu paling penting yang tidak boleh kita lupakan
mari kita berbuat baik kepada kedua orang kita dan menghormati guru-guru kita
karena hal tersebut merupakan kunci kesuksesan di dunia dan akhirat.
Sebagaimana firman Allah; apabila dikatakan kepadamu lapangkanlah tempat
dudukmu di suatu majlis niscaya Allah akan melapangkanmu, dan apabila
dikatakan kepadamu berdirilah kemudian mereka berdiri.
Saudara-saudaraku yang berbahagia.
Apabila ada kesalahan dari apa yang saya sampaikan itu semua datangnya dari
kebodohan saya, dan apabila ada benarnya maka itu semata-mata datang dari
Allah. Terakhir, mari kita tutup pidato ini dengan doa: Ya Allah jadikanlah apa
yang kami kerjakan itu menjadi amal shaleh, dan semata-mata karena
mengharapkan ridho-Nya dan bukan karena sesuatu apapun.

Urgensi Bahasa Arab


Yang saya hormati pimpinan pesantren Al-Fathimiyah
Para dewan guru yang terhormat,
Para siswa dan siswi yang tercinta,
Hadirin yang saya hormati.
Berdirinya saya dihadapan kalian untuk menyampaikan sepatah atau dua patah
kata mengenai Urgensi/pentingnya Bahasa Arab. Sebelumnya saya akan
mengemukakan sebuah syair dari penyair ulung Ahmad Syauqi Bek (alm)
Bahwasanya yang menjadikan bahasa bagus dan indah, rahasianya ada di huruf
dhod.
Hadirin yang saya hormati.
Tidak salah lagi bahwa bahasa arab adalan bahasa yang paling fasih dan
balaghah yaitu bahasa Al-Quran, bahasa wahyu yang diturunkan oleh Allah.
Sebagaimana Dia telah menyebutkannya dalam banyak ayat Al-Quran. diantara
ayat: " " " " sampai akhir ayat. Dan tidak diragukan lagi bahwa
bahasa arab adalah kuncinya ilmu-ilmu pengetahuan agama, tanpa penguasaan
bahasa arab yang baik maka tidak akan dapat mendalami ilmu-ilmu agama
dengan benar, karena bahasa arab merupakan bahasa kaum muslimin di seluruh
dunia.
Kita membaca Al-quran dan beribadah kepada Allah dengan menggunakan
bahasa arab. Maka
wajib bagi setiap siswa/santri untuk mempelajari bahasa arab dengan sungguhsungguh dan giat supaya kita mencapai ilmu-ilmu agama yang kita inginkan.
Hadirin yang saya hormati.
Bahasa arab berlaku untuk setiap zaman, dalam bahasa arab ada kata-kata yang
digunakan dalam ilmu-lmu pengetahuan, alat-alat dan industri modern yang
tidak perlu diistilahkan ke dalam bahasa asing. Sebagaimana seorang penyair
yang bernama Nail Hafidz Ibrahim berkata: bahwa saya memahami al-quran
secara luas dalam segi arti dan maknanya, tidak memahaminya dalam
pengertian yang sempit karena cakupannya luas. Bagaimana saya akan
menggambarkan alat-alat dan nama industry-industri yang dibuat manusia
dengan bahasa arab dalam satu lafadz/kata ketahuilah oleh kalian bahwa bahasa
arab itu luas dari segi arti dan maksudnya dan bagaimana tidak dikatatan
sebagai bahasa internasional (bahasa ilmu dan sains) karena bahasa arab ini
telah dikuasai/dipahami oleh lebih dari 30 juta orang di Negara-negara arab yang
berbeda-beda.
Hadirin yang saya hormati.

Para ulama yang terdahulu bersungguh-sungguh dalam mendidik anak-anak


mereka untuk dapat berbicara dengan bahasa arab. Oleh karena itu, mereka
menyusun buku-buku tentang bahasa seperti buku nahwu- shorof dan
sebagainya. Supaya dapat memudahkan bagi siswa/santri untuk mempelajari
bahasa arab dan menjadi alat untuk memahaminya. Kita mesti menggunakan
bahasa arab fushah/asli dan menjauhi bahasa arab pasaran/umum yang
digunakan oleh banyak orang . Dan kita harus menggunakan kata dalam
percakapan sehari-hari ini sesuai dengan tulisannya yang benar. Karena
kewajiban kita sebagai umat islam untuk menyebarluaskan bahasa arab yang
mulia ini dengan menjaga keaslian dan kemuliannya ke seluruh lapisan kaum
muslimin dimana saja mereka berada terutama kepada para santri di pesantren
dan di sekolah-sekolah yang sedang mempelajari ilmu-ilmu agama dalam bukubuku berbahasa arab.
Dengan ini, saya memohon kepada Allah supaya memudahkan urusan-urusan
kita dan membukakan hati kita supaya kita dapat berbicara dengan bahasa arab,
dengan keagungan manusia terbaik putra sayyid Abdullah yakni Nabi
Muhammad saw.

Mewujudkan Generasi Muda yang Pintar, Sehat dan Berakhlakul Karimah


Assalamulaalaikum Wr.Wb

Hadirin sekalian,
Tiada untaian kata yang patut kita ucapkan kecuali rasa syukur Alhamdulillah
kehadirat Allah swt, atas limpahan taufik dan hidayah-Nya sehingga pada hari ini
kita dapat berkumpul di majelis yang mulia ini. Shalawat beserta salam semoga
tetap kekal abadi kepada putranya Abdullah, buah hatinya Siti Aminah,
Muhammad saw, yang telah memberi kabar gembira kepada umat yang
bertaqwa dan kabar duka kepada umat yang durhaka.
Saudara-saudaraku yang saya cintai,
Terpampang di hadapan kita antara harapan dan tantangan. Harapanya, kita
menyaksikan kebangkitan Islam sedang berjalan, dimana mesjid-mesjid semakin
makmur dan lembaga-lembaga dakwahpun semakin menjamur. Namun,
tantangan yang kita hadapi sekarang ini adalah masuknya budaya-budaya barat
kedalam kehiidupan Islam terutama melalui televisi, komputer, internet dan lain
sebagainya. Yang semua itu trnyata membawa dampak negatif. Seperti apa yang
dikatakan oleh Dr. Fredem William bahwa salah satu dampak media komunikasi
adalah berubah kultur suatau masyarakat. Kita tidak perlu khawatir kalau
perubahan itu membawa kepada hal-hal yang positif, namun, jujur saja saat ini
perubahan itu lebih banyak mengarah kepada hal negatif. Contohnya, banyak
dari generasi muda kita, tidak terkecuali anak sekolah, yang mereka terjerumus
kedalam lingkungan mabuk-mabukan seperti wisky, brandi, ekstasi dan lain
sebagainya. Akibatnya, hari demi hari bangsa ini semakin dekat kepada
kehancuran.
Oleh karena itu, satu-satunya yang dapat diharapkan untuk menolong
bangsa ini dari kehancuran yang sudah semakin dekat adalah generasi muda.
Namun demikian, tantangan dan cobaan yang harus mereka hadapi sangatlah
berat. Mengingat betapa pentingnya peran generasi muda dalam membangun
negeri, Allah berfirman dalam surat An-Nisa ayat 9 :



Artinya:Hendaklah takut ( kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka
meninggalkan keturunan yang lemah di belakang (kesejahteraan) nya. oleh
sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah, dan hedaklah mereka
berbicara denga tutur kata yang benar.

Kita seharusnya merasa khawatir apabila kita menjadi generasi yang lemah. Baik
itu lemah fisik, lemah ilmu, dan lemah semangat hidup. Dan yang paling
berbahaya adalah lemah iman dan akhlak, mengapa? Karena hal itu akan
meracuni kehidupan kita. Bila itu terjadi, maka itu bukannya menjadi pelopor-

pelopor pembangunan. Namun sebaliknya, menjadi virus penghambat dan


penghancur pembangunan. Naudzubillah tsumma naudzubillah. Sejarah telah
mengajarkan kepada kta agar memiliki semangat tinggi dan tanggungjawab
penuh terhadap kelangsungan bangsa dan agama yang kita anut ini. Karena
apa? Karena pemuda hari adalah pemimpin di masa yang akan
datang. Oleh karenanya, agar tercipta negeri Indonesia yang aman, tentram,
makmur serta mewujudkan masyarakat yang agamis, maka kita am dan
mengenaskan. berkualitas.
Pertama, disiplin. Generasi muda yang unggul dan berkualitas harus memiliki
kedisiplinan yang tinggi, rajin bekerja dan gemar beramal. Semua itu untuk
menyongsong masa depan yang cerah nan indah. Namun sebaliknya, jika kita
malas tidak memiliki kedisiplinan yang tinggi, maka tunggu saja masa depan
yang suram dan mengenaskan. Sebab apa? Sebab manusia pemalas tidak akan
merasakan manisnya madu, tapi akan tenggelam dalam pahitnya empedu. Tiada
bahagia tanpa lembah derita, tiada perjuangan tanpa pengorbanan. Kemalasan
di masa muda adalah kehancuran di masa tua.
Kedua, jujur. Kejujuran merupakan salah satu
Kejujuran bukan hanya jujur terhadap orang
adalah kejujuran terhadap diri bekerja sama
yang tangguh, kukuh dan utuh. Allah berfirman

ciri generasi muda yang unggul.


lain, tetapi yang paling penting
yang baik akan terwujud pribadi
dalam surat Al-Ahzab ayat 24:




Artinya:Agar Allah memberikan balasan kepada orang yang benar itu karena
kebenarannya, dan mengadzab orang munafik jika Dia kehendak, atau menerima
taubat mereka. Sungguh Allah maha pengampun, maha penyayang.
Ketiga, ulet. Generasi muda yang unggul tidak mudah putus asa dan selalu ulet
sesuai dengan skil dan profesinya. Mereka akan terus berusaha dengan tekun
sampai akhirnya membawanya kepada dedikasi yang tinggi terhadap pekerjaan
yang lebih baik dan berkualitas. Sebagaimana firman Allah dalam surat Yusuf
ayat 87:


Janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya yang berputus
asa dari rahmat Allah adalah hanyalah orang-orang kafir.
Saudara-saudaraku,
Dari ayat diatas, sangat jelas sekali bahwa berputus asa dalam berbagai
aspek kehidupan sangat dilarang oleh agama. Apakah itu dalam bekerja, belajar
atau bahkan dalam meraih cita-cita. Karena berputus asa merupakan perbatan
orang-orang kafir. Karenanya melalui mimbar ini saya ingin menghimbau kepada
generasi muda, calon-calon pemimpin bangsa, mulai saat ini mari singsingkan
lengan baju kita! Langkahkan kaki untuk menatap masa depan yang cemerlang!
Kembangkan lima potensi agar kalian menjadi sumber daya yang unggul dan
berkualitas! Olah rasa agar iman melekat, olah rasio agar ilmu meningkat, olah

raga agar badan sehat, olah usaha agar ekonomi meningkatdan olah kinerja agar
produktifitas berlipat. Kalau lima potensi ini sudah melekat pada generasi muda,
kami yakin kalian akan mampu menjadi pelanjut tongkat estafet pembangunan
di masa yang akan datang.
Hadirin sekalian,
Dengan tiga unsur dan lima potensi itulah diharapkan di era globalisasi ini,
generasi muda dapat berperan aktif menjadi pelopor-pelopor pembangunan
dalam rangka menegentaskan rakyat negeri ini dari krisi multi dimensi yang
sudah sekian lama diderita. Pada akhirnya, apabila tiga unsure dan lima potensi
diatas diaplikasikan, maka kami yakin Indonesia akan menjadi negeri yang adil
dan makmur sebagaimana yang didamba-dambakan..
Demikian pidato yang dapat saya sampaikan jika ada salah dan khilaf
saya mohon maaf sebesar-besarnya.
Assalamulaalaikum Wr.Wb

Bulan Muharram
Ketahuilah bahwa bulan muharram adalah bulan yang agung, bulan yang penuh
berkah, bulan pertama dari bulan hijriyyah dan salah satu bulan yang dimuliakan
oleh Allah swt, sebagaimana firman-Nya.

Apakah kamu mengetahui bulan-bulan apa saja yang dimuliakan oleh Allah
dalam ayat tersebut? Saya jawab, sebagaimana sabda Nabi Saw dalam
haditsnya: satu tahun terdiri dari 12 bulan dan diantaranya ada empat bulan
yang dimuliakan Allah. 3 bulan berturut dzulqadah, dzulhijjah dan muharram
dan rajab yang terpisah antara bulan jumadil dan syaban.(H.R.Bukhori).

Kemudian dari 12 bulan tersebut ditentukan 4 bulan yang dimuliakan, dijadikan


bulan yang mulia dan diagungkan kemuliaanya, dosa yang diperbuat pada
bulan-bulan tersebut lebih besar, dan sebalikanya pahala yang dilakukan pada
bulan-bulan tersebut lebih besar. Imam Qatadah berkata: perbuatan dzalim pada
bulan-bulan tersebut paling besar kesalahan dan dosanya dari pada kedzaliman
yang dilakukan diluar bulan-bulan tersebut. Walaupun sebenarnya perbuatan
dzalim itu setiap saat itu dianggap besar dosanya, akan tetapi Allah
mengagungkan urusannya sebagaimana ia kehendaki, beliau berkata:
bahwasanya Allah memilih makhluk-Nya menjadi orang-orang pilihan-Nya : Dia
memilih rasul-rasul dari golongan malaikat dan memilih rasul-rasul dari golonga
manusia. Dia memilih perkataan sebagai dzikir/ingat kepada-Nya, Dia memilih
tanah/bumi sebagai mesjid, Dia memilih ramadhan, dan bulan-bulan yang
dimuliakan oleh-Nya dari bulan-bulan yang lain, dia memilh hari jumat dari harihari yang lainnya, dia memilh lailatul qadar dari pada malam-malam selainnya,
menurut orang pintar dan bijak bahwasanya segala sesuatu dianggap
agung/mulia itu adalah sesuatu yang diagungkan oleh Allah.

Para hadirin yang berbahagia.

Kenapa bulan tersebut disebut bulan bulan muharram? jawab disebut demikian
karena pada bulan tersebut sangat mulia dan secara tegas diharamkan untuk
mengadakan peperangan. Disamping itu, pada bulan muharram ini terjadi
perisiwa-peristiwa yang sangat penting dalam sejarah islam seperti diselamatkan
Nabi Ibrahim dari kobaran api yang membakarnya, disiksanya Firaun dilaut
merah karena ingkar kepada Allah dan Nabi Musa AS. dan diselamatkannya Nabi
Nuh dari ejekan kaumnya setelah terjadi topan dengan naik perahu dan
sebagainya. Semua itu terjadi pada bulan muharram.

Oleh karena itu, kita mesti mengagungkan bulan ini dengan sebaikbainya. Pertanyaannya: bagaimana cara kita mengagungkannya? Bukanlah
mengagungkannya itu dengan permainan-permaninan atau dengan berhura-hura
akan dengan perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat lainnya, akan tetapi
mengagungkannya dengan sesuatu yang bermanfaat seperti acara ini dalam
rangka memperingati bulan suci muharram yang bertepatan dengan
Semoga Allah menjadikan pesantren ini pesantren yang diberkahi, menjadikan
para santrinya menjadi santri yang shaleh rajin beramal dan bertaqwa, para
gurunya menjadi rajin berdzikir bermutu dan bertaqwa:Ya Allah! Mudahkanlah
segala urusan kami, segala urusn orang tua kami, segala urusan pesantren kami,
pesantren Al-Fathimiyah selama ada langit dan di bumi. Ya Allah! Jadikanlah
anak-anak kami, santri-santriat kami, guru-guru kami menjadi ahli ilmu dan ahli
kebaikan, dan janganlah engkau jadikan mereka menjadi ahli kejelekan dan
nifak.

Saya cukupkan sampai disini dulu, insyaallah pada kesempatan yang lain kita
lanjutkan. Bukanlah perpisahan ini perpisahan yang selamanya akan tetapi
perpisahan yang akan membawa kerinduan.

Wassalam.

1



2


3
4
5
6
7



.

. )
....
( .
:

....



,
..
.
..
,

" "
:
...

!
.





.




:
.

: .
.
.


!

.


.


: . .


.


.
.

.

. .
. ) ....
(



.
: .






. .:. . :
.

:

.

!
.


.



:
: :
:

.


.
:
..



. .




!


!


..


.


:




....
..



.
.

"

.

.

.


.

!



.

.

.

.




: .


.
.


.



!



.



.

.

.

.
.


..






. .


. .

..


.


"


".



.



.

:

"
"
.


.



:
.

.




.



. SCTV




. . .

.









.
.


.




.





:

.
.

.














.

.


. .

. :

.




.


. .
.

.

: . :

. .


.


.




.

.
. .
.
.
.

.

. .
.









.

... :
) (

:

..
.
..


) (


.... .

)
:



( ,
) (
:


,

) (
(

)
: )
# (
: `


(

, )
:

( .



, )

(.
,,
...

,,,




:
.
.



.
.




!


!


" ".

:




.
" " "

" .

.

.
.

!




.
:
.

.

30
.

!

.
.













.
. ..



. .

....





....


..

.
...





.

. :
.





.
whisky ecstasy, brandy, .







.



:
....(
)

...









.




.
.








.

. .


.





:
) (








.

.




.





.




:
..


.


.

. :



!


!



. .
..

.



.


" "
! .

":

" ):



.(36

: :
[2958

!




. ":

.
:
:






.

!

: .






.
.
. :




.





.

.