Anda di halaman 1dari 4

TEKNIK PERHITUNGAN BIAYA DI PELABUHAN DAN TRANSPORTASI

LAUT
Dr. IR. Ernani Lubis, DEA
http://toekyk.blogspot.co.id/2012/02/teknik-perhitungan-biaya-dipelabuhan.html
Kapal Tiba dan Berlabuh
Kapal berlabuh adalah jika kapal berada di dalam lingkungan pelabuhan,
yaitu sejak kapal menyentuh perairan pelabuhan dan berakhir kapal
meninggalkan perairan pelabuhan.
Kapal tiba adalah dihitung sejak kapal tiba dan menyentuh perairan
pelabuhan.
Dalam merencanakan kapasitas dermaga perlu keputusan :
1). Berapa dermaga yang harus ada untuk sebuah kumpulan dermaga;
2). Berapa banyak gudang yang harus disediakan untuk tiap dermaga baru,
dan apakah penambahan gudang diperlukan pada dremaga yang telah ada.
Faktor-faktpr yang harus diperhitungkan :
-

kedalaman air yang tepat di dermaga atau mooring;

layout dermaga yang sesuai untuk rencana operasional;

peralatan dermaga yang diperlukan;

tenaga kerja yang sesuai;

sistem penerimaan dan pengiriman barang.

Kapal dapat memasuki pelabuhan dan berlabuh serta meninggalkan


pelabuhan (inwards/outwards), apabila kapal dapat menunjukkan dokumendokumen sbb :
1). Dokumen-dokumen ditujukan untuk Dinas Kesehatan Pelabuhan, yaitu :

a) Buku kesehatan (healty book) : buku kesehatan internasional (untuk


kapal-kapal asing) dan buku kesehatan khusus Indonesia (untuk kapalkapal Indonesia);
b) Serifikat bebas dari hama tikus (deratting certificate);
c) Sertifikat bebas dari penyakit (certificate of free pratique);
d) Kartu vaksinasi atau buku kuning daripada nahkoda dan ABK.
2). Dokumen-dokumen ditujukan pada syahbandar (harbor master), yaitu :
a)
b)
c)
d)
e)

Sertifikat pendaftaran kapal;


Sertifikat perlengkapan keselamatan;
Sertifikat radio dan telegram keselamatan;
Kuitansi penerimaan bea mercusuar Indonesia;
Ijin masuk dan keluar pelabuhan yang terakhir disinggahi.

3). Dokumen-dokumen ditujukan pada Direktorat Imigrasi, yaitu :


a) Daftar barang-barang milik awak kapal atau buku pelaut;
b) Daftar nama anak buah kapal.
4). Dokumen-dokumen ditujukan untuk Inspektorat Angkatan Laut, kapal harus
menyerahkan buku laut (navy book).
5). Dokumen-dokumen ditujukan untuk Pabean, yaitu :
a)

b)

Untuk memasuki pelabuhan :


Daftar perbekalan kapal;
Daftar muatan masuk yang sah;
Daftar muatan lanjutan;
Daftar muatan untuk Pabean.
Untuk meninggalkan pelabuhan yaitu berupa dokumen pemberitahuan
ekspor barang (PEB).

Selain dokumen-dokumen tersebut di atas, terdapat juga dokumen atau


surat-surat yang harus tersedia di kapal, yaitu :
1). Surat kebangsaan;
2). Surat ukuran kapal;
3). Buku harian kapal (log book);
4). Salinan surat muatan;

6). Peraturan-peraturan tertulis yang berlaku, antara lain KUHD, PP No.2 tahun
1969 dsb untuk kapal-kapal Indonesia, dan peraturan internasioanl yaitu The
Hauge Rules, Convention on High Seas, dsb.
Perhitungan Sewa Berlabuh dan Bertambat
Dasar perhitungan untuk menentukan besarnya sewa kapal berlabuh serta
sewa kapal bersandar atau bertambat di dermaga adalah sebagai berikut :
1. Sewa kapal berlabuh (harbour dues) ditentukan atas dasar besarnya
ukuran kapal serta lamanya kapal berlabuh (satuan hari);
2. Sewa kapal bersandar (wharfage dues) ditentukan

atas

dasar

panjangnya kapal serta lamanya kapal berlabuh (satuan jam).


Perhitungan untuk menentukan besarnya sewa kapal berlabuh adalah
berdasarkan besarnya ukuran kapal (GRT) dengan lamanya kapal berlabuh
(hari) x tarif (per 1000 m3 GRT). Dasar perhitungan untuk menentukan
besarnya sewa kapal bersandar / bertambat adalah berdasarkan panjang
kapal

(LOA) dengan lamanya kapal bersandar (jam) x tarif (per 10 m

panjang kapal) . Tarif tersebut berbeda untuk dermaga, pelampung,


jembatan

kayu/besi.

Rumus :

SL = Sewa kapal berlabuh


lb = lamanya kapal berlabuh

Dalam pengangkutan barang-barang melalui transportasi laut selalu meliputi


3 komponen yaitu hinterland, pelabuhan dan foreland. Barang-barang yang
datang dari darat/ hinterland pelabuhan untuk dibawa atau didistribusi ke
negara atau daerah lain melalui transportasi laut sudah seharusnya melalui
pelabuhan muat dan pelabuhan bongkar.

Total

biaya

kapal

selama

berada

di

pelabuhan

(Fp)

diperoleh

dari

penjumlahan seluruh biaya di pelabuhan (Pp1) dan biaya selama kapal


berada di pelabuhan (Pp2).

Biaya total dari transportasi melewati laut dapat diformulasikan melalui


persamaan biaya sirkulasi sebagai berikut :
Cg = Ttl + Fpl + FA + Fp2 + Tt2
Cg

= biaya total transportasi dari awal sampai akhir

Ttl dan Tt2 = biaya pengangkutan darat


Fp1 atau Fp2
FA
asuransi.

= total biaya pembongkaran atau pemuatan di pelabuhan


= jumlah biaya laut yang harus dibayar oleh kapal termasuk

Anda mungkin juga menyukai