Anda di halaman 1dari 2

Nama : Adien Gumilang

NIM : 15/379903/TK/43168
1. Perbedaan DVB-T dan DVB-T2
Pembeda

DVB-T

DVB-T2
Multiple Transport

Input Interface

Single Transport Stream (TS)

Stream and Generic Stream

Modes
Forward Error

Constant Coding & Modulation


Convolutional Coding + Reed

Encapsulation (GSE)
Variable Coding & Modulation
LDPC + BCH 1/2, 3/5, 2/3, 3/4, 4/5,

Correction (FEC)
Modulation
Modulation Schemes

Solomon 1/2, 2/3, 3/4, 5/6, 7/8


OFDM
QPSK, 16QAM, 64QAM

Guard Interval

1/4, 1/8, 1/16, 1/32

Discrete Fourier
transform (DFT) size
Scattered Pilots
Continual Pilots

5/6
OFDM
QPSK, 16QAM, 64QAM, 256QAM
1/4, 19/256, 1/8, 19/128, 1/16,
1/32, 1/128

2k, 8k

1k, 2k, 4k, 8k, 16k, 32k

8% of total
2.6% of total

1%, 2%, 4%, 8% of total


0.35% of total

2. Keunggulan siaran televisi digital dan analog


Keunggulan siaran televisi digital
a) Siaran menggunakan sistem digital memiliki ketahanan terhadap gangguan dan mudah untuk
b)

diperbaiki kode digitalnya melalui kode koreksi error.


kualitas gambar dan suara yang jauh lebih akurat dan beresolusi tinggi dibandingkan siaran

televisi analog
c) siaran televisi digital dapat menggunakan daya yang rendah
d) menggunakan lebar pita yang lebih efisien sehingga saluran dapat dipadatkan
e) tersedianya saluran siaran televisi yang lebih banyak. Siaran berteknologi digital yang tidak

a)
b)
c)

memungkinkan adanya keterbatasan frekuensi menghasilkan saluran-saluran televisi baru


keunggulan siaran televisi analog
komponen dalam televisi masih sederhana
tidak dibutuhkan banyak infrastruktur pendukung suaran televisi
tidak membutuhkan koneksi ke penyedia layanan televisi digital dan tidak perlu berlangganan
untuk menikmati siaran televisi

3. isyarat luminance dan isyarat kroma tidak berinterferensi karena dua sinyal chrominance digeser
frekuensinya ke frekuensi 4,43 MHz (tepatnya 4,43361875 MHz) menggunakan sistem modulasi
AM-DSB-SC (AM Double Side Band Supressed Carrier). Penggeseran frekuensi sinyal U dan V
dipilih menggunakan satu sinyal yang sama tapi berbeda fasa 90 untuk menanggulangi masalah
bandwidth yang sangat terbatas untuk mengirim sinyal U dan V. Sinyal U dimodulasikan ke dalam
sinyal Cosinus sedangkan V dimodulasikan ke dalam sinyal Sinus. Hasilnya adalah berupa sinyal I
(In-Phase) dan Q (Quadratur). Sinyal I dan Q ini kemudian dijumlahkan dengan sinyal Luminanance
sehingga menghasilkan sinyal video komposit.

Nama : Adien Gumilang


NIM : 15/379903/TK/43168
4. Bandwidth yang dibutuhkan untuk video yang disiapkan untuk widescreen dengan 1080 garis
scanningyang ditayangkan setiap 25 fase/ detik

fH

16
1080 1080 ) piksel
(
9
1 siklus
25 frame
=

=25.92 MHz
2 piksel

frame

detik