Anda di halaman 1dari 38

KEBIJAKAN KEMENTERIAN

KESEHATAN RI DALAM
AKREDITASI RUMAH SAKIT 2012

VISI
Masyarakat Sehat Yang Mandiri dan
Berkeadilan
MISI
Meningkatkan
derajat
kesehatan
masyarakat,
melalui
pemberdayaa
n masyarakat,
termasuk
swasta dan
masyarakat
madani
PRORAKYA
T

Melindungi
kesehatan
masyarakat dengan
menjamin
tersedianya upaya
kesehatan yang
paripurna, merata
bermutu dan
berkeadilan

Menjamin
ketersediaan
dan
pemerataan
sumber daya
kesehatan

Menciptakan
tata kelola
kepemerintah
an yang baik

NILAI - NILAI
EFEKTI
F
STRATEGI KEMENTERIAN
KESEHATAN

INKLUSI
F

RESPONSI
F

BERSI
H

pengembangan
dan
pendayagunaan
SDM kesehatan
merata dan
bermutu

Pemberdayaan
masyarakat, swasta
dan masyarakat
madani dalam
pembangunan
kesehatan
kerja sama nasional
dan global

ketersediaan, pemerataan, dan


keterjangkauan obat dan alat
kesehatan serta menjamin
keamanan, khasiat, kemanfaatan,
dan mutu sediaan farmasi, alat
kesehatan, dan makanan.

pelayanan kesehatan
yang merata, terjangkau,
bermutu dan berkeadilan,
serta berbasis bukti;
pengutamaan pada upaya

Manajemen kesehatan :
akuntabel, transparan
berdayaguna dan
berhasilguna
memantapkan
desentralisasi kesehatan
yang bertanggungjawab

Meningkatkan pembiaya
pembangunan kesehata
terutama untuk
mewujudkan JAMINAN
SOSIAL KESEHATAN
NASIONAL.

ha
n
ke
lu

na
n

Pe
na
ng
a

Ba
ya
ri

Peserta
Jaminan
Kes

Regulat
or

ma
asa
e rj
nK
im
j u ia
kla Klaim
ja n
an
Per
j u k a ra n
A
bay
Pem

ur
an

BPJS
Kesehatan

Kendali Biaya & kualitas Yankes

Sistem Jaminan Sosial Nasional


di bidang Kesehatan

Memberi Pelayanan Fasilitas


Kesehata
Mencari Pelayanan
n
Sistem

Rujukan

Pemerintah
Regulasi Sistem
Pelayanan Kesehatan
(rujukan, dll)

***Regulasi
(standarisasi) Kualitas
Yankes, Nakes, Obat,
Alkes

Regulasi Tarif Pelayanan


Kesehatan,

Single payer, regulated, e

Peta
JalanJALAN ASPEK PELAYANAN
PETA
Aspek Pelayanan Kesehatan
-Perluasan dan
Pengembangan
faskes dan
nakes secara
komprehensif
-Evaluasi dan
penetapan
pembayaran

RENCANA AKSI
PENGEMBANGAN
FASKES, NAKES,
SISTEM RUJUKAN
DAN
INFRASTRUKTUR

KESEHATAN

KEGIATAN-KEGIATAN:

Jumlah mencukupi
Distribusi merata
Sistem rujukan
berfungsi optimal
Pembayaran
dengan cara
prospektif dan
harga keekonomian
untuk semua
penduduk

Implementasi roadmap: pengembangan faskes,


nakes, sistem rujukan dan infrastruktur lainnya.

Kajian berkala tahunan elijibilitas Faskes, kredensialing,


kualitas layanan dan penyesuaian besaran pembayaran harga
keekonomian
Penyusun
an
Standar,
prosedur
dan
pembayar
an faskes

Implementasi, pemantauan dan penyempurnaan


sistem rujukan dan telaah utilisasi
Implementasi pembayaran Kapitasi dan INA-CBGs
serta penyesuaian besaran biaya dua tahunan
dengan harga keekonomian
5

RENCANA AKSI DAN PENCAPAIAN

FASYANKES TINGKAT PERTAMA/PRIMER:


PUSKESMAS, KLINIK PRATAMA, dan Fasyankes
Dasar lainnya (Pemerintah dan Non
Pemerintah)
FASYANKES TINGKAT LANJUT
RUMAH SAKIT, KLINIK UTAMA (Pemerintah
dan Non Pemerintah)

RENCANA AKSI DAN PENCAPAIAN

PENYEMPURNAAN STANDAR, PEDOMAN,

AKREDITASI
SISTEM RUJUKAN

Data RS
Kategor Kepemilikan
i
RS
Publik

RS
UMUM

RS
KHUSUS

735

96

831

-Kemkes

14

18

32

-Pemprop

51

42

93

-Pemkab

439

17

453

- Pemkot

78

13

91

113

118

40

41

Swasta Non Profit

512

201

713

Swasta

334

182

516

BUMN

60

67

Pemerintah

- Kementerian lain
-TNI
-POLRI
RS
Privat

Data RS Update dari Website Ditjen BUK pada 3 Juni 2013

TOTAL

1641

486

TOTAL

2127

Permenkes Nomor :
659/2009 Tentang RS
Indonesia Kelas
Dunia

Undang Undang
Rumah Sakit
Nomor:44 Tahun
2009

Permenkes Nomor :
147/2010 Tentang
Perizinan Rumah Sakit
Permenkes Nomor :
340/2010 Tentang
Klasifikasi Rumah
Sakit
Permenkes Nomor :
012/2012 Tentang
Akreditasi Rumah
Sakit
SK Menteri Kesehatan Nomor:
428/2012 Tentang Penetapan
Lembaga Independen Pelaksana
Akreditasi RS di Indonesia

Standar Akreditasi Rumah Sakit 20


(Keputusan Direktur Jenderal Bina
Upaya Kesehatan Nomor:
HK02.04/I/2790/11)

RS
RS

PERPANJANGAN
PERPANJANGAN PENINGKATAN
PENINGKATAN
IZIN
KELAS
IZIN
KELAS

STUDI
STUDIKELAYAKAN
KELAYAKAN&&
TATA
TATARUANG
RUANG

AKREDITASI
AKREDITASI
(Pelayanan
(Pelayananbermutu
bermutu- -Kemkes)
Kemkes)

IZIN
IZINMENDIRIKAN
MENDIRIKAN
(2
thnPemda
(2 thnPemdaProp/Kab/Kota)
Prop/Kab/Kota)
MEMENUHI
MEMENUHISTANDAR
STANDARINPUT
INPUT
(blm
(blmdpt
dptmemenuhi
memenuhisemuanya)
semuanya)
IZIN
IZINOPERASIONAL
OPERASIONALSEMENTARA
SEMENTARA
(1
(1thn
thnPemda
PemdaProp/Kab/Kota)
Prop/Kab/Kota)
PENETAPAN
PENETAPANKELAS
KELAS
(pengelompokan
RS
(pengelompokan RSberdasarkan
berdasarkan
Fas
&
kmampuan
yan
Fas & kmampuan yan- -Kemkes)
Kemkes)

MEMENUHI
MEMENUHISTANDAR
STANDARINPUT,
INPUT,
PROSES,
PROSES,OUTPUT/OUTCOME
OUTPUT/OUTCOME
REGISTRASI
REGISTRASI
(Pencatatan
(Pencatatanresmi
resmi- -Kemkes)
Kemkes)
IZIN
IZINOPERASIONAL
OPERASIONALTETAP
TETAP
(5
(5thn
thnPemda/Kab/Kota)
Pemda/Kab/Kota)

1) Untuk Peningkatan mutu pelayanan RS


wajib diakreditasi minimal 3 tahun sekali
2) Akreditasi RS yg dimaksud dilakukan oleh
lembaga independen dr dalam/luar negeri
berdasarkan standar akreditasi yg
berlaku
3) Lembaga independen sbgmana dimaksud
pd ayat (2) ditetapkan oleh Menteri
4) Ketentuan mengenai akreditasi RS

Pasal 3 :
Ayat 3 RS wajib mengikuti akreditasi
nasional
Ayat 5 RS yg akan mengikuti akreditasi
internasional harus sudah
mendapatkan
status akreditasi nasional
Ayat 7 RS terbaru yang telah
memperoleh izin
operasional &
beroperasi minimal 2 tahun wajib

Perubahan standar
Akreditasi RS

DATA RS TERAKREDITASI
PER Desember 2012 ( Standar 2007)

TOTAL : 1277 RS (92.67 %)


RS operasional >2 Th 1632 Terakreditasi
78.24 %
(PMK No.12/2012)

Pembagian Jumlah RS yang


Terakreditasi berdasarkan Pelayanan
205 RS/
16.06%

Daftar Rumah Sakit yang


terakreditasi RS Versi 2012
1. RSUP CM
2. RS Premier Bintaro
3. RS Royal Progress
4. RS Premier Jatinegara
5. RS Eka
6. RS Puri Indah Pondok Indah
7. RS Santa Maria Pekanbaru
8. RS Panti Nirmala, Malang
9. RSUP Fatmawati
10. RS Mata Undaan, Surabaya
11. RS Hermina Bekasi

1. RS PT. Chevron

Pasific Indonesia,
Riau

STANDAR AKREDITASI RUMAH SAKIT VERSI


2012
SASARAN II:

SASARAN I:
Kelompok Standar Pelayanan
berfokus pada pasien

SASARAN IV :
MILLENIUM DEVELOPMENT
GOALS (3 bab)

STANDAR
AKREDITASI
RUMAH
SAKIT

Kelompok Standar
Manajemen Rumah
Sakit

SASARAN III:
Sasaran Keselamatan
Pasien RS

PATIENT SAFETY DALAM


STANDAR AKREDITASI 2012

Sasaran Keselamatan Pasien

RS

Sasaran 1 :
Ketepatan IDENTIFIKASI Pasien
Sasaran 2 :
Peningkatan KOMUNIKASI yang EFEKTIF
Sasaran 3 :
Peningkatan Keamanan HIGH ALERT
MEDICATIONS
Sasaran 4 :
Kepastian TEPAT -> LOKASI-PROSEDURPASIEN OP
Sasaran 5 :
Pengurangan Resiko INFEKSI terkait
Yan Kes
Sasaran 6 :
Pengurangan RESIKO pasien JATUH

HASIL PENILAIAN
AKREDITASI BARU NASIONAL

AKREDITASI TINGKAT DASAR


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Sasaran keselamatan pasien rumah sakit (SKP)Group


Mayor
Hak pasien dan keluarga (HPK)
Nilai 80
Pendidikan pasien dan keluarga (PPK)
%
Peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP)
Millenium Development Goals (MDGs)
Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK)
Asesmen Pasien (AP)
Pelayanan Pasien (PP)
Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB)
Manajemen Penggunaan Obat (MPO)
Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI)
Group Minor
Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS)
(5 15)
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
Nilai > 20 %
Tata Kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan ( TKP)
Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)

AKREDITASI TINGKAT MADYA


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Sasaran keselamatan pasien rumah sakit (SKP)


Hak pasien dan keluarga (HPK)
Group
Pendidikan pasien dan keluarga (PPK)
Mayor
Peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP)
Nilai 80
Millenium Development Goals (MDGs)
%
Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK)
Asesmen Pasien (AP)
Pelayanan Pasien (PP)
Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB)
Group
Manajemen Penggunaan Obat (MPO)
Minor
Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI)
(9 15)
Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS)
Nilai > 20
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
%
Tata Kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan ( TKP)
Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)

AKREDITASI TINGKAT UTAMA


1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Sasaran keselamatan pasien rumah sakit (SKP)


Hak pasien dan keluarga (HPK)
Pendidikan pasien dan keluarga (PPK)
Peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP)
Group
Millenium Development Goals (MDGs)
Mayor
Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK)
Nilai 80
Asesmen Pasien (AP)
%
Pelayanan Pasien (PP)
Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB)
Manajemen Penggunaan Obat (MPO)
Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI)
Group
Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS)
Minor
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) (13 15)
Tata Kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan (Nilai
TKP)> 20
Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)
%

AKREDITASI TINGKAT
PARIPURNA
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.

Sasaran keselamatan pasien rumah sakit (SKP)


Hak pasien dan keluarga (HPK)
Pendidikan pasien dan keluarga (PPK)
Peningkatan mutu dan keselamatan pasien (PMKP)
Millenium Development Goals (MDGs)
Group
Akses Pelayanan dan Kontinuitas Pelayanan (APK)
Mayor
Asesmen Pasien (AP)
Nilai 80
Pelayanan Pasien (PP)
%
Pelayanan Anestesi dan Bedah (PAB)
Manajemen Penggunaan Obat (MPO)
Manajemen Komunikasi dan Informasi (MKI)
Kualifikasi dan Pendidikan Staff (KPS)
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)
Tata Kelola, Kepemimpinan dan Pengarahan ( TKP)
Manajemen Fasilitas dan Keselamatan (MFK)

SASARAN MDGs
Sasaran I:
Penurunan angka kematian
bayi & peningkatan
kesehatan ibu
Sasaran III:
Penurunan angka
kesakitan TB (6 bab)

MDGs

Sasaran II:
Penurunan angka kesakitan
HIV/AIDS (6 bab)

STANDAR AKREDITASI
RUMAH SAKIT
INTERNASIONAL

SK Menkes Nomor 428/2012


tentang Penetapan
Lembaga Independen
Pelaksana Akreditasi RS
di Indonesia
Lembaga Independen Pelaksana
Akreditasi RS di Indonesia terdiri atas :
a. Komisi Akreditasi RS (KARS)
b. Joint Commissions International (JCI)
yang merupakan lembaga pelaksana
akreditasi yang berasal dari luar negeri

STANDAR AKREDITASI RS INTERNASIONAL


( Edisi Ke 4)
Sasaran I : Kelompok Standar
Pelayanan berfokus pada pasien

Sasaran II : Kelompok
Standar Manajemen
Rumah Sakit

Standar
Akreditasi
RS
internasional

Sasaran III:
Sasaran
Keselamatan
Pasien RS

Standar Akreditasi JCI Edisi


Kelima

TARGET AKREDITASI
INTERNASIONAL
1
RS Cipto Mangunkusumo - JAKARTA
2

RS Sanglah - BALI
RS Sardjito - YOGYAKARTA

Pelaksana
Standar
Internasional
(JCI)

5 RS Adam Malik - SUMUT


6
7

8
9

RS Fatmawati - JAKARTA

RS Wahidin Sudirohusodo - Makassar

RSPAD Gatot Subroto - JAKARTA

RSUP Hasan Sadikin - Bandung

RSUD Moewardi - Solo

RENSTRA KEMKES 2010- 2014


Indikator : Jumlah kota yg memiliki RS memenuhi standar kelas dunia
(world class) sebanyak 5 kota

Peran Dinas Kesehatan


Provinsi dalam
Akreditasi RS

DASAR HUKUM
UU Nomor: 44 Tahun 2009
Pasal 6 Ayat I (c)
Pemerintah dan Pemerintah daerah
bertanggung jawab untuk :
Membina dan mengawasi penyelenggaraan
Rumah Sakit;

DASAR HUKUM
Peraturan Menteri Kesehatan No 12 Tahun 2012
Tentang Akreditasi Rumah Sakit
KEWAJIBAN PEMERINTAH DAN PEMERINTAH DAERAH
Pasal 16
1. Pemerintah dan Pemda wajib mendukung, memotivasi,
mendorong dan memperlancar proses pelaksanaan
Akreditasi untuk semua Rumah Sakit.
2. Pemerintah dan Pemda dapat memberikan bantuan
pembiayaan kepada Rumah Sakit untuk proses akreditasi.
3. Bantuan pembiayaan sebagaimana dimaksud pada ayat
(2) bersumber dari APBN, APBD atau sumber lain yang sah
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

DASAR HUKUM
Peraturan Menteri Kesehatan No 12 Tahun 2012
Tentang Akreditasi Rumah Sakit
PEMBINAAN DAN PENGAWASAN
Pasal 17
1. Menteri

melalui
Direktur
Jenderal
melakukan
pembinaan dan pengawasan dalam penyelenggaraan
Akreditasi

2. Pembinaan dan

pengawasan sebagaimana dimaksud


pada ayat (1) dilakukan dengan mengikutsertakan
Pemerintah Daerah, Badan Pengawas Rumah Sakit
dan Asosiasi Perumahsakitan.

Tahapan Persiapan
Akreditasi
RS
Dinas Kesehatan Provinsi
mengawasi, membina, mendukung,
memotivasi, mendorong dan
memperlancar proses Rumah Sakit
dalam menjalani Proses Persiapan
Akreditasi

KESIMPULAN
1. Akreditasi merupakan kewajiban Rumah sakit

sebagai upaya peningkatan mutu di Rumah Sakit


serta sebagai persiapan Rumah sakit menghadapi
Universal Coverage
2. Akreditasi Rumah Sakit merupakan upaya
peningkatan MUTU pelayanan Kesehatan di RS
3. Standar Akreditasi Rumah Sakit yang berlaku di
Indonesia terdiri atas standar Akreditasi Nasional
dan Standar Akreditasi Internasional JCI
4. Standar Akreditasi Rumah Sakit Nasional
menggunakan Standar Akreditasi Internasional
JCI sebagai Referensi Utama

KESIMPULAN
5. Kementerian Kesehatan sedang mempersiapkan Rumah

Sakit Vertikal untuk terakreditasi Internasional untuk


memenuhi Target RPJMN

6. Standar Akreditasi RS Nasional maupun Internasional

menilai IMPLEMENTASI Standar bukan hanya menilai


DOKUMEN

7. Implementasi Standar Akreditasi melibatkan peran

seluruh SDM rumah sakit pada semua Standar yang


dipersyaratkan

8. Pemerintah Daerah harus mendukung proses akreditasi

Rumah sakit diwilayahnya melalui pengawasan dan


pembinaan oleh Dinas Kesehatan setempat dan
dukungan anggaran.

KEMENTERIAN KESEHATAN
REPUBLIK INDONESIA

TERIMA KASIH