Anda di halaman 1dari 10

UKURAN KINERJA

Disusun Oleh
Mutiara Balqis P.
Handricko Vallantina C.
Indah Komalasari
Irfan Purnama Alam
Gina Wulan Sari
Hendra Ferdian
Novita Selfiati
Allan Moech. Zaennoer K.
Anita Mulia Putri

:
(111040002)
(111040013)
(111040014)
(111040018)
(111040020)
(111040024)
(111040026)
(111040101)
(111040107)

Tujuan dari sistem ukuran kinerja adalah untuk


membantu menerapkan strategi. Untuk
mengimplementasikan atau menerapkan sistem
semacam itu, manajemen senior memilih
ukuran-ukuran yang paling mewakili strategi
perusahaan.

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Sistem Penilaian Kinerja : Pertimbangan Tambahan

Suatu sistem penilaian kinerja berusaha untuk


memenuhi kebutuhan dari pihak pemangku
kepentingan (stackholdres) yang berbeda dari
organisasi perusahaan dengan menciptakan
campuran-campuran dari ukuran strategis: ukuran
hasil dan pemicu, ukuran keuangan dan
nonkeuangan, serta ukuran internal dan eksternal.

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Keterbatasan Sistem Pengendalian Keuangan

1.
1. Pertama,
Pertama, hal
hal
yang
yang tidak
tidak

itu
itu dapat
dapat mendorong
mendorong tindakan
tindakan jangka
jangka pendek
pendek
sesuai
sesuai dengan
dengan kepentingan
kepentingan jangka
jangka panjang
panjang
perusahaan.
perusahaan.
2.
2. Kedua,
Kedua, manager
manager unit
unit bisnis
bisnis mungkin
mungkin tidak
tidak mengambil
mengambil
tindakan
tindakan yang
yang berguna
berguna untuk
untuk jangka
jangka panjang,
panjang, guna
guna
memperoleh laba jangka pendek.
3.
3. Ketiga,
Ketiga, menggunakan
menggunakan laba
laba jangka
jangka pendek
pendek sebagai
sebagai satusatusatunya
satunya tujuan
tujuan dapat
dapat mendistori
mendistori komunikasi
komunikasi antara
antara manager
manager
unit
unit bisnis
bisnis dengan
dengan manajemen
manajemen senior.
senior.
4.
4. Keempat,
Keempat, pengendalian
pengendalian keuangan
keuangan yang
yang ketat
ketat dapat
dapat
memotivasi
memotivasi manager
manager untuk
untuk memanipulasi
memanipulasi data.
data. Ini
Ini dapat
dapat
dilakukan
dilakukan dalam
dalam berbagai
berbagai bentuk.
bentuk.

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Pertimbangan Umum

Membandingkan sistem ukuran kinerja dengan panel


instrument pada dashboard memberikan wawasan
penting mengenai bauran dari ukuran keuangan dan
nonkeuangan yang diperlukan dalam suatu sistem
pengendalian manajemen: satu ukuran tidak dapat
mengendalikan sistem yang kompleks, dan terlalu
banyak ukuran penting membuat sistem tersebut
menjadi terlalu kompleks.

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Balanced Scorecard

Balanced scorecard adalah suatu contoh dari sistem


ukuran kinerja. Menurut pada pendukung pendekatan ini,
unit bisnis harus diberikan cita-cita dan diukur dari empat
perspektif berikut ini :
Keuangan (contohnya : margin laba, tingkat
pengembalian atas aktiva, arus kas)
Pelanggan (contohnya: pangsa pasar, indeks kepuasan
pelanggan)
Bisnis internal (contohnya: retensi karyawan,
pengurangan waktu siklus)
Inovasi dan pembelajaran (contohnya: presentasi
penjualan dari produk baru)
5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Faktor Keberhasilan
Variabel
Variabel Kunci
Kunci yang
yang Berfokus
Berfokus pada
pada Pelanggan
Pelanggan ::
1.
1. Pemesanan
Pemesanan
2.
2. Pesanan
Pesanan Tertunda
Tertunda
3.
3. Pangsa
Pangsa Pasar
Pasar
4.
4. Pesanan
Pesanan dari
dari Pelanggan
Pelanggan Kunci
Kunci
5.
5. Kepuasan
Kepuasan Pelanggan
Pelanggan
6.
6. Retensi
Retensi Pelanggan
Pelanggan
7.
7. Loyalitas
Loyalitas Pelanggan
Pelanggan
Variabel
Variabel Kunci
Kunci yang
yang Berkaitan
Berkaitan dengan
dengan Proses
Proses Bisnis
Bisnis Internal
Internal ::
8.
8. Utilitas
Utilitas Kapasitas
Kapasitas
9.
9. Pengiriman
Pengiriman tepat
tepat waktu
waktu
10.Perputaran
10.Perputaran Persediaan
Persediaan
11.Kualitas
11.Kualitas
12.Waktu
12.Waktu Siklus
Siklus

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Implementasi Sistem Pengukuran Kinerja

Implemetasi dari suatu sistem pengukuran kinerja


melibatkan empat langkah umum :
Mendefinisikan strategi.
Mendefinisikan ukuran-ukuran dari strategi.
Mengintegrasikan ukuran-ukuran ke dalam sistem
manajemen.
Meninjau ukuran dan hasilnya secara berkala.

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Kesulitan dalam Mengimplementasikan Sistem Pengukuran Kinerja

1.Korelasi yang Buruk antara Ukuran


Nonkeuangan dengan Hasilnya
2.Terpaku pada Hasil Keuangan
3.Ukuran-ukuran Tidak Diperbarui
4.Terlalu Banyak Pengukuran
5.Kesulitan damam Menetapkan Trade-Off

5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen

Pengendalian interaktif memiliki karakteristik-karakteristik


berikut ini:
Sekelompok informasi pengendalian manajemen mengenai
ketidakpastian strategis yang dihadapi oleh bisnis tersebut
menjadi titik pusat.
Eksekutif senior menerima informasi semacam itu dengan
serius.
Manajer pada semua tingkatan organisasi tersebut memfokuskan
perhatiannya pada informasi yang dihasilkan oleh sistem itu.
Atasan, bawahan, dan rekan sekerja bertemu untuk
menginterpretasikan dan membahas implikasi dan informasi
untuk inisiatif strategis masa depan.
Rapat dilaksanakan dalam bentuk debat serta tantangan terhadap
data dan asumsi yang mendasari, setra tindakan yang sesuai.
5/9/16

Sistem Pengendalian
Manajemen