Anda di halaman 1dari 2

B.

PERAN PENTING PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KESEHATAN GLOBAL


Penyakit tidak menular (PTM) merupakan penyakit yang sangat besar pengaruhnya bagi
perkembangan dunia. Beberapa orang berpersepsi bahwa negara-negara berpenghasilan rendah
tidak memiliki beban terhadap penyakit tidak menular dan bahwa penyakit ini hanya masalah
bagi negara-negara makmur. Namun, beban penyakit tidak menular lebih besar dari beban
penyakit menular di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah serta di negara-negara
berpenghasilan tinggi. Hanya di sub-Sahara Afrika beban penyakit menular lebih tinggi dari
penyakit tidak menular. WHO memperkirakan bahwa beban penyakit tidak menular di subSahara Afrika akan hampir sama dengan beban penyakit menular pada tahun 2020, seperti
maternal, perinatal, dan gangguan gizi.
Penyakit tidak menular yang paling banyak terjadi di Negara berpenghasilan rendah dan
menengah adalah penyakit kardiovaskular, kanker, gangguan mental, gangguan muskuloskeletal,
diabetes, dan penyakit pernapasan kronis. Faktor risiko pada penyakit tidak menular biasanya
adalah gaya hidup dari masyarakat itu sendiri. Oleh sebab itu, hal yang dapat dilakukan untuk
pencegahan penyakit tidak menular ini adalah dengan melakukan diet, aktivitas fisik,
pembatasan penggunaan tembakau dan alkohol, dan berprilaku sehat.
Beberapa penyakit menular dapat dicegah dengan biaya yang relatif rendah, tetapi
penyakit ini akan membutuhkan banyak biaya untuk mengobatinya. Misalnya, untuk mengurangi
kemungkinan kanker paru-paru dengan membuat investasi yang sederhana di terapi berhenti
merokok dan dengan berhenti merokok. Sebaliknya, biaya mengobati kanker paru-paru melalui
obat-obatan dan operasi jauh lebih mahal.
Salah satu penyakit tidak menular adalah penyakit kardiovaskular. Penyakit jantung iskemik
merupakan penyakit penyebab 7 juta kematian pada tahun 2010 dan merupakan penyebab
spesifik kematian secara global untuk semua kelompok umur dan jenis kelamin. Stroke adalah
terkemuka kedua penyebab kematian global di antara semua kelompok usia dan jenis kelamin
pada tahun 2010 dengan sekitar 6 juta kematian. Penyakit jantung iskemik dan stroke merupakan
beban studi penyakit kardiovaskular (CVD), dimana hampir 25% dari semua kematian global
pada tahun 2010 disebabkan oleh penyakit tersebut.

Pada Negara berpenghasilan rendah dan menengah, stroke adalah penyebab kematian terkemuka
di tahun 2010 dimana sekitar 10,5% kematian di antara semua kelompok usia dan jenis kelamin.
Penyakit jantung iskemik adalah penyebab utama kedua kematian di negara ini dimana 10%
kematian di antara semua kelompok usia dan jenis kelamin di tahun 2010.
Sedangkan pada Negara berpenghasilan tinggi seperti Uni Soviet, penyakit kardiovaskular
menjadi penyebab turunnya angka harapan hidup di Negara tersebut. Pada Negara Uni Soviet
penyakit jantung iskemik adalah penyebab utama DALY di antara semua kelompok usia dan
jenis kelamin pada tahun 2010, dan pada tahun 2010 stroke adalah penyebab ketiga DALY pada
semua kelompok usia dan jenis kelamin.