Anda di halaman 1dari 9

Tugas RMK

Mata Kuliah: Akuntansi Sektor Publik

Akuntansi Dana (Fund Accounting)


dan Jenis-jenis dana

OLEH:

SUHARTONO
(070/PPAK-XX/2015)

PENDIDIKAN PROFESI AKUNTANSI


FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2016

Pengertian Dana dan Akuntansi Dana


Dalam akuntansi pemerintahan, dana dan akuntansi dana memegang peranan yang
sangat penting, karena sistem akuntansi pemerintahan direncanakan, diorganisasikan dan
dioperasikan atas dasar dana. Sehingga tidak mengherankan apabila istilah akuntansi dana
sering digunakan untuk menggantikan istilah akuntansi pemerintahan. Dengan demikian
dapat disimpulkan bahwa sebenamya akuntansi pemerintahan adalah sama dengan akuntansi
dana.
Menurut GASB (Governmental Accounting Standards Board), dana didefinisikan
sebagai berikut:
"Dana (fund) adalah kesatuan fiskal dan kesatuan akuntansi yang berdiri sendiri
dengan satu perangkat rekening yang saling berimbang (self balancing) untuk membukukan
kas dan sumber lainnya bersama-sama dengan hutang, kewajiban-kewajiban, cadangancadangan, dan hak milik yang disisihkan dengan maksud untuk melaksanakan kegiatankegiatan tertentu atau pencapaian tujuan tertentu sesuai dengan peraturan-peraturan
(regulations), ketentuan-ketentuan (restrictions) atau pembatasan pembatasan (limitations)
yang ada".
Pengertian "kesatuan" dalam akuntansi dana di atas berarti bahwa setiap dana yang
dibentuk memiliki kesatuan tersendiri yang terpisah dari kesatuan dana lainnya, karena
setiap kesatuan dana yang ada memiliki persamaan tersendiri (kesatuan akuntansi) dan
mempunyai jumlah sumber ekonomik tersendiri (kesatuan fiskal).
Kesatuan akuntansi dana merupakan kesatuan akuntansi ganda ( multiple accounting
entity ), sedangkan kesatuan akuntansi komersiil merupakan kesatuan akuntansi tunggal
( single accounting entity ). Kesatuan akuntansi dana merupakan kesatuan akuntansi ganda
karena sebuah organisasi nirlaba dapat membentuk lebih dari satu dana dimana masingmasing dana tersebut berdiri sendiri, tidak terintegrasi satu sama lain. Misalnya, suatu
organisasi nirlaba dapat membentuk General Fund ( Dana Umum ), Special Revenue Fund
( dana Pendapatan Khusus ), Capital Project Fund ( Dana Pemupukan Modal ) dan Debt
Service Fund ( Dana Pelunasan Utang ). Negara merupakan suatu contoh bentuk organisasi
nirlaba yang paling konkrit di dunia ini.
Berbeda dengan akuntansi komersiil yang hanya memiliki satu persamaan akuntansi
untuk satu organisasi, dalam akuntansi dana, masing-masing dana tersebut memiliki satu
persamaan akuntansi sendiri. Jika suatu organisasi nirlaba membentuk lima macam dana,
maka organisasi nirlaba tersebut mempunyai lima macam kesatuan dana yang masing-

masing mempunyai persamaan akuntansi sendiri dan tidak digabung dengan dana lainnya.
Jika organisasi nirlaba tersebut membentuk berbagai macam dana dengan jenis yang sama,
maka dalam pembuatan laporan keuangan, setiap jenis dana yang sama akan
dikonsolidasikan, namun jika tidak sejenis, maka dana tersebut tidak akan dikonsolidasikan.
Meskipun demikian, seluruh dana tersebut masuk ke dalam satu pencatatan besar suatu
organisasi nirlaba.
Pengelompokan Jenis Dana
Dalam akuntansi pemerintahan dikenal adanya 2 (dua) kelompok rekening yang
penting, yaitu:
1. Kelompok rekening dana (Funds Account Group)
Kelompok rekening ini antara iain terdiri dari:
a. Governmental Funds
b. Proprietary Funds
c. Fiduciary Funds
2. Kelompok rekening bukan dana (Non-fund Account Group)
Kelompok rekening ini antara lain terdiri dari:
a. General Long Term Debt
b. General Fixed Assets
Sedangkan apabila ditinjau dari segi kesatuan, dana dapat dikelompokkan dalam:
1. Dana belanja (expendable fund)
Adalah dana yang digunakan untuk mempertanggungjawabkan anggaran.
2. Dana usaha (nonexpendablefund)
Adalah dana yang dipisahkan atau yang dikelola oleh perusahaan negara dan
digunakan untuk mempertanggungjawabkan kekayaan negara.
3. Kelompok rekening bukan dana (group perkiraan bukan dana / nonfund account
group)
Adalah dana yang digunakan untuk mempertanggungjawabkan aktiva tetap dan
hutang jangka panjang yang tidak dipertanggungjawabkan di dalam 2 kelompok
dana di atas.
Dalam akuntansi dana, kita tidak mengenal istilah beban ( expense ) yang merupakan
biaya ( cost ) yang dimanfaatkan dalam satu periode. Istilah yang kita kenal dalam akuntansi
dana adalah belanja ( expenditure ) yang meliputi seluruh sumber keuangan yang
dibelanjakan dalam satu periode tertentu.
Dalam akuntansi yang digunakan oleh pemerintah Amerika Serikat, kesatuan
akuntansi dibedakan menjadi dua yaitu kesatuan akuntansi dana dan kesatuan akuntansi non
dana ( kelompok perkiraan = account group ). Dalam akuntasi dana, Aktiva Tetap dan Utang
Jangka Panjang di akuntansikan secara terpisah dalam GFAAG ( General Fixed Asset
Account Group ) dan GLTDAG (General Long Term Debt Account Group ). Kesatuan

akuntansi dana terdiri dari:


1. Govermental type Fund ( Kelompok Dana Pemerintahan )
Kelompok dana ini terdiri dari berbagai dana yang sifat aktivitasnya adalah belanja.
Akuntansi kelompok dana ini berfokus pada belanja ( spending activity ). Jenis-jenis dana
yang termasuk dalam kelompok ini adalah:
a. General Fund ( Dana Umum )
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan sumber keuangan dan
belanja yang tidak dipertanggungjawabkan oleh dana lain.
b. Special Revenue Fund ( Dana Pendapatan Khusus )
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan penerimaan sumber-sumber
keuangan tertentu yang ditujukan untuk aktivitas belanja tertentu.
c. Capital Project Fund ( Dana Pemupukan Modal )
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan pengelolaan sumber-sumber
keuangan yang digunakan untuk perolehan aktiva tetap ( diluar yang
dipertanggungjawabkan oleh Propietary Fund dan Trust Fund)
d. Debt Service Fund ( Dana Pelunasan Utang )
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan sumber-sumber keuangan
yang akan digunakan untuk melunasi pokok dan bunga utang jangka panjang
umum.
2. Proprietary type Fund ( Kelompok Dana Kepemilikan )
Kelompok dana ini merupakan kelompok dana yang sifat aktivitasnya termasuk
dalam kelompok dana Non-Expendable seperti layaknya perusahaan komersiil. Akuntansi
kelompok dana ini sama dengan akuntansi komersiil yaitu berfokus untuk mempertahankan
ekuitas ( Capital Maintenance Focus ). Yang termasuk dana ini adalah:
a. Enterprise Fund ( Dana Perusahaan )
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan aktivitas komersiil
b. Internal Service Fund ( Dana Pelayanan Internal )
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan layanan penyediaan jasa
kepada pihak lain.
3. Fiduciary type of Fund ( Kelompok Dana Kepercayaan )
Kelompok dana ini terdiri dari berbagai dana yang sifat aktivitasnya ada yang
bersifat belanja dan non belanja. Dana ini dibentuk apabila organisasi bertindak sebagai
agen. Yang termasuk dalam kelompok dana ini adalah:
a. Trust Fund
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan aktiva milik pihak lain yang
dikelola oleh organisasi sebagai pihak yang dipercaya ( trustee )
b. Agency Fund
Dana ini dibentuk untuk mempertanggungjawabkan aktiva milik pihak ketiga

yang dikelola organisasi dimana oragnisasi bertindak sebagai agen.


4. Nonfund Account Groups (Kelompok Rekening Bukan Dana)
Dana ini digunakan untuk membelanjai berbagai kegiatan yang berkaitan dengan
aktiva tetap dan hutang jangka panjang pemerintah. Adapun yang termasuk dalam kelompok
dana ini antara lain adalah:
a. General Long Term Debt
b. General Fixed Assets
Konsep-konsep Akuntansi Dana
Pada dasarnya konsep-konsep yang digunakan dalam akuntansi dana adalah sama
dengan konsep-konsep yang digunakan dalam akuntansi komersial. Namun demikian
terdapat perbedaan dalam beberapa konsep berikut ini:
1. Business Entity Concept (Konsep Kesatuan Usaha)
Organisasi non profit tidak merupakan satu kesatuan usaha (single entity) yang utuh
seperti pada organisasi-organisasi yang berorientasi laba, tetapi terpisah dalam
berbagai kesatuan/macam-macam dana (multiple entities).
2. Periodicity Concept (Konsep Periodisasi)
Periodisasi dalam organisasi non profit sangat berhubungan dengan tahun anggaran
(budget). Sedangkan pada organisasi-organisasi yang berorientasi laba berhubungan
dengan periodisasi tahun kalender, dimana berdasarkan periodisasi tersebut
selanjutnya akan dapat ditentukan taksiran/proyeksi keuntungan.
3. Matching Concept (Konsep Penandingan Pendapatan dan Biaya)
Pada organisasi non profit, penandingan dilakukan dengan cara membandingkan
antara penerimaan dengan pengeluaran menurut anggaran dan selanjutnya akan
dapat

diketahui

saldo

dana

(fund balance) yang dihasilkan selama periode

anggaran. Sehingga dalam organisasi non profit dikenal adanya Fund Flow Concept
(konsep aliran dana), karena dalam hal ini yang ditandingkan adalah antara jumlah
aliran dana masuk (cash inflow) dengan jumlah aliran dana yang keluar (cash
outflow). Sedangkan pada organisasi yang berorientasi laba yang ditandingkan
adalah antara jumlah penghasilan (revenue) dengan jumlah biaya (expenses) pada
suatu periode tertentu. Selisih antara jumlah penghasilan dengan jumlah biaya
merupakan laba. Sehingga pada organisasi yang berorientasi laba dikenal adanya
Capital Maintenance Concept (Konsep Pemupukan Modal).
4. Going Concern Concept (Kosep Kelangsungan Usaha)
Pada organisasi yang berorientasi laba, jangka waktu kegiatan operasional suatu
perusahaan akan dapat diketahui melalui anggaran dasar yang telah dibuatnya. Selain
itu, organisasi ini dapat sewaktu waktu dibubarkan (dilikuidasi) apabila ternyata tidak
dapat lagi memperoleh keuntungan dan terus menerus menderita kerugian sehingga

modalnya menjadi sangat berkurang. Pada organisasi non profit, konsep


kelangsungan usahanya sebenarnya mirip dengan organisasi yang berorientasi laba,
tetapi dalam hal ini pembubaran tidak didasarkan atas ukuran jumlah laba atau rugi
yang diperoleh, tetapi lebih banyak ditentukan oleh kehendak para anggotanya atau
akibat adanya peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam badan-badan
(organisasi-organisasi) pemerintahan tidak dikenal adanya pembubaran dalam arti
yang nyata (riil), pembubaran pada organisasi pemerintahan lebih cenderung pada
pengertian yang bersifat politis.

TUGAS
Jelaskan konsep akuntansi anggaran. Apa kelebihan dan kelemahan akuntansi
anggaran?
Jawaban:
Teknik akuntansi anggaran merupakan teknik akuntansi yang menyajikan jumlah
yang dianggarkan dengan jumlah actual dan dicatat secara berpansangan (double entry).
Tujuan utama teknik adalah untuk menekankan peran anggran dalam siklus perencanaan,
pengendalian, dan akuntabilitas.
Kelebihan dari teknik yakni akuntansi anggaran dapat membandingkan secara
sistematis dan kontinyu jumlah anggaran dengan reaslisasi anggaran. Namun salah satu
kelemahan dari teknik ini adalah bahwa teknik ini sangat komplek.

Jelaskan konsep akuntansi komitmen. Apa kelebihan dan kelemahan akuntansi


komitmen?
Jawaban:
Akuntansi komitmen adalah sistem akuntansi yang mengakui transaksi dan
mencatatnya pada saat order dikeluarkan. Dengan adanya konsep ini manajer dapat
mengendalikan anggaran. Dalam menegndalikan anggaran, manajer mengetahui berapa besar
anggaran yang telah dilaksanakan atau digunakan jika dihitung berdaraskan yang telah
dikeluarkan. Akuntansi komitmen berfokus pada order yang dikeluarkan. Order yang diterima
yang terkait dengan pendapatan tidak akan dicatat sebelum faktur dikirimkan.
Meskipun akuntansi komitmen dapat memperbaiki pengendalian terhadap anggaran,
namun terdapat masalah dalam ini tidak menutup kemungkinan terjadinya pembatalan order,
hal ini menjadikan sulit untuk mengakui biaya-biaya untuk periode akuntansi yang
bersangkutan yang man ahnya mendasarkan pada order yang dikeluarkan.
Jelaskan konsep akuntansi kas. Apa kelebihan dan kelemahan akuntansi kas?
Jawaban :
Penerapan akuntansi kas, pendapatan dicatat pada saat kas diterima, dan pengeluaran
dicatat ketika kas dikeluarkan.
Keunggulan Pencatatan Akuntansi Secara Cash Basis :
a. Metode Cash basis digunakan untuk pencatatan pengakuan pendapatan, belanja dan
pembiayaan.
b. Beban/biaya belum diakui sampai adanya pembayaran secara kas walaupun beban telah
terjadi, sehingga tidak menyebabkan pengurangan dalam penghitungan pendapatan.
c. Pendapatan diakui pada saat diterimanya kas,sehingga benar-benar mencerminkan posisi
yang sebenanya.
d. Penerimaan kas biasanya diakui sebagai pendapatan.
e. Laporan Keuangan yang disajikan memperlihatkan posisi keuangan yang ada pada saat
laporan tersebut.
f. Tidak perlunya suatu perusahaan untuk membuat pencadangan untuk kas yang belum
tertagih.
Kelemahan Pencatatan Akuntansi Secara Cash Basis :
a. Metode Cash basis tidak mencerminkan besarnya kas yang tersedia.
b. Akan dapat menurunkan perhitungan pendapatan bank, karena adanya pengakuan
pendapatan sampai diterimanya uang kas.
c. Adanya penghapusan piutang secara langsung dan tidak mengenal adanya estimasi
piutang tak tertagih.

d. Biasanya dipakai oleh perusahaan yang usahanya relative kecil seperti toko, warung, mall
(retail) dan praktek kaum spesialis seperti dokter, pedagang informal, panti pijat (malah
ada yang pakai credit card-tapi ingat credit card dikategorikan juga sebagai cash basis).
e. Setiap pengeluaran kas diakui sebagai beban.
f. Sulit dalam melakukan transaksi yang tertunda pembayarannya, karena pencatatan diakui
pada saat kas masuk atau keluar.
g. Sulit bagi manajemen untuk menentukan suatu kebijakan kedepannya karena selalu
berpatokan kepada kas.
Jelaskan konsep akuntansi akrual. Apa kelebihan dan kelemahan akuntansi akrual?
Jawaban :
Akuntansi akrual dianggap lebih baik dari pada akuntansi kas. Teknik akuntansi
berbasisi akrual diyakini dapat menghasilokan laporan keuangan yang lebih dapat dipercaya,
lebih akrual, komprehensif, dan relevan untuk pengembalian kaputusan ekonomi, social, dan
politik.
Beberapa kelebihan akuntansi berbasis akrual:
a. Beban diakui saat terjadi transaksi, sehingga informasi yang diberikan lebih handal
danterpercaya.
b. Pendapatan diakui saat terjadi transaksi, sehingga informasi yang diberikan lebih
handaldan terpecaya walaupun kas belum diterima.
c. Setiap penerimaan dan pembayaran akan dicatat kedalam masing-masing akun
sesuaidengan transaksi yang terjadi.
d. Adanya peningkatan pendapatan perusahaan karena kas yang belum diterima dapatdiakui
sebagai pendapatan.
e. Laporan keuangan dapat dijadikan sebagai pedoman dalam menentukan kebijakan dimasa
datang dengan lebih tepat.
f. Laporan keuangan yang dihasilkan dapat diperbandingkan dengan entita lain, baik
pemerintah maupun bisnis. Hal ini dimungkinkan karena kerangka dan ruang lingkup
yangsama telah digunakan dengan menerapkan basis akrual.
Kekurangan yang mungkin terjadi dalam penerapan basis akuntansi akrual adalah:
a. Biaya yang belum dibayarkan secara kas, akan dicatat efektif sebagai biaya sehinggadapat
mengurangi pendapatan.
b. Adanya resiko pendapatan

yang

tak

tertagih

sehingga

dapat

membuat

mengurangipendapatan.
c. Tidak ada perkiraan yang tepat kapan kas yang belum dibayarkan oleh pihak lain dapat
diterima.
Jelaskan konsep akuntansi dana. Apa kelebihan dan kelemahan akuntansi dana?
Jawaban :

Dana dimaknai sebagai dana kas. Tiap-tiap dana tersebut harus ditempatkan pada laci
secara terpisah, beberapa tagihan harus diambilkan dari satu laci dan tagihan lain ari laci yang
lainnya. Namun saat ini, dana dimaknai sebagai entitas anggaran dan entitas akuntansi yang
terpisah, termasuk sumber daya nonkas dan utang diperhatikan didalamnya. Kelebihan
akuntansi dana sebagai organisasi bisnis,
kelemahannya adalah, pertama perusahaan perorangan (milik pribadi) kurang
menguntungkan dibandingkan dengan perusahaan yang dimiliki publik (perseroan terbatas).
Kedua, adanya kesalahan dalam memahami makna entitas.