Anda di halaman 1dari 17

m 


  
  

Tim KKN-PPM LPPM UGM


m
 

Bidang KKN-PPM, Pengembangan UMKM dan Pelayanan


Masyarakat
Koordinator Pengembangan Tema dan Kerjasama
Koordinator Administrasi dan Keuangan
Koordinator Operasional dan Monitoring

Fungsional
Koordinator Kabupaten/Kota (Korkab/Korkot)
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL)
Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit (Kormanit)
Koordinator Mahasiswa Kluster (Kormater)
Koordinator Mahasiswa Tingkat Subunit (Kormasit)
Mahasiswa Peserta




 Pembekalan oleh Staf LPPM dan General Test


2 Penempatan (plotting) Lokasi
3 Pengarahan DPL, Pengusul Tema dan
Pemerintah Daerah Setempat
4 Pengambilan Perlengkapan
5 Konsolidasi dan Koordinasi Unit
6 Briefing Kormanit, Kormasit dan Kormater
7 Pengarahan Rektor
POLA PENEMPATAN MAHASISWA

POLA I

 !

!"!





#$ %&

POLA II

 !

!"!
!! !! !! !!
#%&

POLA III

 !

!"!
!! !! !!
#$ %&

POLA IV


!

!"!
!! !! !!
#$ %&



1. Penerjunan Mahasiswa ke Lokasi KKN-PPM
2. Sosialisasi Diri dan Program
3. Pembuatan Laporan Rencana Kegiatan
4. Pelaksanaan Kegiatan
5. Pengarahan, Pembimbingan, dan Pengawasan
Pelaksanaan KKN-PPM
6. Pembuatan Laporan Pelaksanaan Kegiatan
7. Penyelenggaraan Responsi
8. Penarikan Mahasiswa dari Lokasi KKN-PPM
SCHEDULE PELAKSANAAN KKN-PPM

I II III IV V VI VII VIII

! ?              
  ! 
  
'  () ) *+,,(&
-./0(& ( /10   & 2
-1  0(&  2

    ,&304


 5 *+,,(&6,&3.06&378,(&6
 #*#8+7(&6
IZIN MENINGGALKAN LOKASI
KKN-PPM

Mgg I Minggu II - VII Mgg VIII


Sosialisasi    Penyelesaia
n
   
! !
 &  

Tidak Boleh Boleh Ijin Pulang Tidak Boleh


Izin (5 x 24 jam, tidak berturutan)
Izin

"

Tanggung jawab

 aga nama baik


2 Ikuti semua kegiatan/prosesi
3 Tetap di lokasi
4 aga kelengkapan dan keutuhan atribut
5 aga seluruh barang lembaga dan pribadi
6 Ikuti responsi

"
Larangan

Perbuatan pencemaran nama baik

Berpolitik praktis, unjuk rasa, campurtangan


pilkada/pilkades/politik praktis

Perbuatan melanggar hukum

Menggunakan kendaraan roda 4 dan barang mewah

Bawa keluarga/teman ikut nginap di pondokan tanpa


izin Kabid KKN-PPM

Gunakan wewenang di luar status peserta KKN-PPM

Buat/gunakan stempel/kop surat yang


mengatasnamakan Bidang Pengelolaan KKN-PPM
LPPM

Cari sponsor (baik media cetak/elektronik) bantuan


tanpa sepengetahuan Kabid Pengelolaan KKN-PPM
(seharusnya mengembangkan kemitraan)

"
Sanksi
Peringatan Tingkat I
Peringatan Tingkat II
Peringatan Tingkat III

Sanksi Peringatan Tingkat III ini berupa :


III A :  Mahasiswa tersebut diperbolehkan meneruskan kegiatan di lokasi
kerja KKN-PPM, tetapi mendapatkan penurunan nilai
(dapat sampai batas minimal)
2 Mahasiswa tersebut diminta mengundurkan diri sbg peserta KKN-
PPM
III B :  Penarikan dari lokasi kerja KKN-PPM sehingga dinyatakan gugur
atau
2 Merekomendasikan kepada Rektor dengan tembusan kepada
Dekan Fakultas agar mahasiswa tersebut diberikan sanksi
akademis lainnya (skorsing dan sebagainya)

NEXT SLIDE

ETIKA PERGAULAN MAHASISWA KKN-


PPM UGM
ETIKA PERGAULAN

Etika pergaulan atau tata krama


pergaulan adalah kebiasaan
sopan santun yang disepakati
dalam lingkungan pergaulan antar
manusia di masyarakat setempat
PRINSIP-PRINSIP ETIKA PERGAULAN

RUKUN
Prinsip rukun atau kerukunan bertujuan
mempertahankan masyarakat dalam keadaan
yang harmonis, semua pihak berada dalam
keadaan damai satu sama lain, suka bekerja
sama, saling menerima, dalam suasana tenang
dan sepakat

HORMAT
Prinsip yang menyatakan bahwa setiap orang
dalam setiap berbicara dan membawa diri harus
selalu menunjukan sikap hormat terhadap orang
lain, sesuai dengan derajat dan kedudukannya

MORAL/KESUSILAAN
Moral atau kesusilaan dalam pergaulan sosial
merupakan pencerminan nilai budi pekerti atau
insan kamil, atau hati nurani orang yang
bersangkutan

KEINDAHAN/KESERASIAN
Dalam pergaulan sosial juga dituntut untuk
bersikap indah dan serasi, yang meliputi
pergaulan, penampilan, kebersamaan dalam
hidup bermasyarakat
CONTOH-CONTOH ASPEK KEINDAHAN ATAU
KESERASIAN DALAM PERGAULAN
 Misalkan di ruang tamu ada tulisan ³salut dan hormat bagi yang
tidak merokok´, walaupun di meja ada asbak, maka orang yang
suka merokok seyogyanya tanggap akan maksud tulisan tersebut
2 Bila berbicara seyogyanya ambil jarak yang sesuai
3 Di daerah pedesaan berpakaian rok mini kiranya kurang pantas
4 Menggunakan telpun umum apabila masih ada yang
menunggu/antre hendaknya berbicara seperlunya
5 Mencoba menghilangkan apa yang disebut jam karet
6 Menyapa seyogyanya dengan menyebut panggilan keluarga,
misalnya pak, bu, mas, mbak, dik, mbah dan sebagianya
7 Walau di pedesan kalau mengendarai sepeda motor seyogyanya
selalu memakai helm
 Memberikan tempat duduk di kendaraan umum apabila ada
manula/orang hamil yang belum dapat tempat duduk
 Membuang sampah pada tempatnya
MANFAAT ETIKA PERGAULAN

Agar terhindar dari konflik-konflik yang bersifat


terbuka

Dapat secara ikhlas untuk menghormati orang


lain, terutama orang-orang setempat yang
dituakan

Menghormati tata aturan/hukum yang telah


ditetapkan atau yang berlaku di masyarakat

Kemampuan pegendalian diri menghadapi


keinginan berperilaku menyempang dapat selalu
berfungsi secara baik

Terhindar dari perbuatan tercela