Anda di halaman 1dari 16

LATAR BELAKANG

Telah diketahui sistem pemerintahan dari Negara kita Indonesia adalah sistem
demokrasi, dan dalam sebuah sistem demokrasi terdapat didalamnya tidak hanya
kebijakan dari pemerintah namun adanya aspirasi rakyat untuk memberi kritikan dan
masukan kepada pemerintah agar suatu kebijakan tersebut dapat sama-sama bermanfaat
bagi rakyat maupun pemerintah yang akan memajukan bangsa Indonesia. Dalam artian,
demokrasi sebagai dasar hidup berbangsa dan bernegara pada umumnya memberikan
pengertian bahwa adanya kesempatan bagi rakyat untuk ikut memberikan ketentuan
dalam masalah-masalah pokok yang mengenai kehidupannya, termasuk dalam menilai
kebijakan pemerintah, oleh karena kebijakan tersebut menentukan kehidupannya. Dengan
kata lain, dalam suatu negara demokrasi terdapat kebebasan-kebebasan masyarakat untuk
berpartisipasi yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Agar masyarakat
dapat berperan serta dalam mempengaruhi proses pembuatan kebijakan yang ditetapkan
oleh pemerintah, maka perlu adanya sarana atau media yang akan digunakan dalam
partisipasi tersebut. Salah satu sarana yang dapat digunakan masyarakat dalam partisipasi
politik adalah pers.
Dalam proses demokratisasi faktor komunikasi dan media massa mempunyai
fungsi penyebaran informasi dan kontrol sosial. Pers merupakan media komunikasi antar
pelaku pembangunan demokrasi dan sarana penyampaian informasi dari pemerintah
kepada masyarakat maupun dari masyarakat kepada pemerintah secara dua arah.
Informasi merupakan kebutuhan pokok bagi setiap orang untuk pengembangan
pribadi dan lingkungan sosialnya. Hak untuk memperoleh informasi publik merupakan
hak asasi manusia sebagaimana tercantum dalam konsideran menimbang UndangUndang tentang Keterbukaan Informasi Publik. Keterbukaan informasi publik merupakan
salah stu ciri penting negara demokatis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk
mewujudkan penyelenggaraan negara yang baik.
Selain adanya komunikasi secara dua arah dari rakyat ke pemerintah dengan pers
ada cara lain untuk menuntut dari rakyat ke pemerintah jika ada suatu kebijakan yang
merasa merugikan orang banyak, cara yang paling sering dilakukan adalah aksi demo,
namun yang pasti secara aman, damai, dan tertib agar tidak ada kerugian yang lebih besar
ditimbulkan.
PERMASALAHAN

Dalam dunia demokrasi banyak cara yang ditempuh untuk memeberikan aspirasi satu
diantaranya adalah dengan media pers, dimana terdapat kebebasan berpendapat dalam media
pers, namun tentunya ada peraturan-peraturan atau cara-cara yang baik dalam menyampaikan
pendapat menggunakan media pers, namun komunikasi dengan media pers tersebut tidak selalu
berhasil, cara yang paling sering digunakan setelah media pers adalah aksi. Aksi yang sedang
gencar dilakukan belakangan ini adalah oleh kaum buruh yang menuntut akan kesejahteraan
kaum buruh dengan demo, karena beberapa kebijakan yang membuat kaum buruh merasa
dirugikan. Ada banyak tuntutan yang dibuat oleh kaum buruh yang di berikan ke pemerintah, ada
14 tuntutan yang paling umum di berikan diantaranya, Penghapusan sistem kontrak kerja dan
outsourcing, menolak Penangguhan UMP/UMK 2013, mendukung BBPJS, berlakukan UMK
dan UMSK sesuai SK Gubernur Banten, tolak politik upah murah, tolak union busting ,
mendesak penetapan 1 Mei sebagai hari libur nasional, tolak RUU Kamnas dan RUU Ormas,
tolak kenaikan BBM dan TDL. namun hanya beberapa permasalahan yang akan saya bahas.

PEMBAHASAN

1. Media Pers sebagai penyampaian aspirasi masyarakat

Pemerintah menerbitkan Undang Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan


Informasi Publik yang mengatur lebih dalam mengenai keterbukaan informasi dan
transparansi penyelenggaraan negara sebagai salah satu wujud dari kehidupan berbangsa dan
bernegara yang demokratis. Dalam bab 1 UU ini memberikan definisi bahwa informasi
adalah keterangan, pernyataan, gagasan dan tanda-tanda yang mengandung nilai, makna dan
pesan baik data, fakta maupun penjelasannya yang dapat dilihat, didengar dan dibaca yang
disajikan dalam berbagai kemasan dan format sesuai dengan perkembangan teknologi
informasi dan komunikasi secara elektronik ataupun nonelektronik. Sedangkan informasi
publik adalah informasi yang dihasilkan, disimpan, dikelola, dikirim dan/atau diterima oleh
penyelenggara

negara

dan

penyelenggaraan

negara

dan/atau

penyelenggara

dan

penyelenggaraan badan publik lainnya yang sesuai dengan UU ini serta informasi lain yang
berkaitan dengan kepentingan publik. Yang dimaksud badan publik adalah lembaga
eksekutif, legislatif dan yudikatif dan badan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya
berkaitan dengan penyelenggaraan negara, yang sebagian seluruh dananya bersumber dari
APBN dan/atau APBD, sumbangan masyarakat atau bantuan luar negeri. Sedangkan
merujuk dalam Pasal 4 dijelaskan tentang hak masyarakat sebagai pemohon atau pengguna
informasi publik untuk memperoleh, mengetahui, melihat, menghadiri, mendapatkan dan
menyebarluaskan informasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Setiap permohonan informasi harus disertai dengan alasan yang jelas dan diajukan secara
lesan maupun tertulis. Setiap informasi yang diperoleh oleh masyarakat harus dipergunakan
dengan

sebaik-baiknya

menurut

peraturan

perundang-undangan.

Pasal

dan

7 disebutkan hak dan kewajiban badan publik dalam menerima permintaan informasi yang
diajukan oleh masyarakat pengguna informasi. Badan publik mempunyai hak untuk menolak
memberikan informasi yang dikecualikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan. Dalam hal ini, informasi publik yang tidak dapat diberikan adalah :

informasi yang dapat membahayakan negara.

informasi yang berkaitan dengan kepentingan perlindungan usaha dari persaingan


usaha yang tidak sehat.

informasi yang berkaitan dengan hak pribadi.

informasi yang berkaitan dengan rahasia jabatan.

informasi yang diminta belum dikuasai atau belum didokumentasikan.

Selain yang tersebut di-atas, tidak ada alasan bagi badan publik untuk menolak permintaan
informasi dari masyarakat pengguna informasi publik. Oleh karenanya badan publik harus
bersikap terbuka terhadap masyarakat. Selain itu dalam UU ini diatur juga adanya sangsi
pidana yang diberikan berkaitan dengan pemberian dan penggunaan informasi publik yang
tertuang dalam pasal 51 sampai pasal 57, dimana intinya kepada masyarakat pengguna
informasi publik yang menyalahgunakan informasi tersebut maupun badan publik yang tidak
mau memberikan informasi publik dikenai sangsi pidana penjara dan denda. Dengan
demikian pemberian informasi dan penggunaannya harus dilakukan secara bertanggung
jawab. UU Nomor 14 tahun 2008 ini disahkan dan ditandatangani pada tanggal 30 April
2008 dan diberlakukan 2 tahun sejak pengesahannya. Hal ini berarti pemerintah masih
memberikan toleransi kepada semua badan publik untuk menyiapkan diri dalam
menyelenggarakan negara secara transparan dan bertanggung jawab demi tercapainya
reformasi birokrasi. Proses globalisasi menuntut kesiapan masyarakat dan bangsa Indonesia
untuk dapat menyesuaikan diri dan mengantisipasi dampak buruk sebagai akibat
keterbukaan dan proses saling mempengaruhi antar budaya bangsa. Dalam pengertian siap
menerima gagasan baru dan siap melakukan transformasi sosial secara demokratis, maka
pendidikan tinggi antara lain diwajibkan untuk menghasilkan kualitas lulusan yang mampu
mengisi lapangan kerja disamping ilmuwan dan cendekiawan yang berwawasan luas serta
memiliki komitmen sosial yang tinggi terhadap bangsa dan negara. Banyak yang
menyebutkan, media atau pers sebagai pilar keempat demokrasi, setelah eksekutif, legislatif
dan yudikatif. Tanpa pers yang bebas, demokrasi sering menjadi tumbal. Tanpa media yang
independen, kebenaran hanyalah bualan belaka. Kita tahu, kekuasaan cukup dekat dengan
praktik korupsi. Kekuasaan yang tidak diawasi dengan baik sering berujung pada salah jalan,
dan cenderung korup. Tak selamanya, ketiga pilar demokrasi: eksekutif, legislatif dan
yudikatif berjalan pada rel yang benar. Ketiganya, sering bersekutu dan menjadi ancaman

terhadap keberlangsungan demokrasi, serta masa depan kebebasan pers. Kitapun sering
disuguhkan fakta legislatif berselingkuh dengan kekuasaan (eksekutif) dan yudikatif menjadi
momok yang menakutkan sebagai alat penindas. Ketika kita dihadapkan pada kondisi ini,
pilihannya adalah mempertahankan independensi pers sebagai pengontrol. Sebab, ketika
pers juga ikut berselingkuh dengan kekuasaan, maka kita perlu was-was terhadap masa
depan demokrasi. Keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan
pengawasan publik terhadap penyelenggaraan negara dan Badan Publik lain serta degala
sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. Pengertian Badan Publik dalam Pasal 1
angka 3 Undang-Undang tentang Keterbukaan Informasi Publik adalah lembaga eksekutif,
legislatif, yudikatif dan badan lain yang fungsi dan tugas pokoknya berkaitan dengan
penyelenggaraan negara yang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah atau
organisasi nonpemerintah sepanjang sebagian atau seluruh dananya bersumber dari
Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan/atau Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah, sumbangan masyarakat dan/atau luar negeri. Berdasarkan pengertian mengenai
informasi publik tersebut, maka dapat dipahami bahwa pengelolaan informasi publik
merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi sebagaimana
tercantum dalam konsideran menimbang huruf d Undang-Undang tentang Keterbukaan
Informasi Publik. Untuk itu, setidaknya ada tiga pilar utama yang menjadi acuan atau
pegangan pokok para wartawan supaya berhasil dalam menjalankan tugas-tugas
jurnalistiknya.
Ketiga pilar utama dimaksud disebut di bawah ini:
a.

Norma etik
Seperti diketahui, kode etik adalah rambu-rambu, kaidah penuntun sekaligus pemberi
arah kepada para wartawan tentang apa yang seharusnya dilakukan dan tentang apa yang
seharusnya tidak dilakukan dalam menjalankan tugas-tugas jurnalistiknya. Sebagai kode
perilaku mengenai yang baik dan yang buruk akan sangat membantu para wartawan
dalam menunaikan tugasnya dengan baik. Oleh karena itu kita sependapat dengan tokoh
pers nasional almarhum Mahbub Djunaedi yang mengatakan, kode etik jurnalistik dibuat
untuk menghindari wartawan menjadi teroris. Pendapat tokoh pers nasional ini sangat

aktual dan relevan dikemukakan mengingat akhir-akhir ini ada tuduhan sementara
kalangan masyarakat yang mengatakan media tertentu telah mempraktekkan apa yang
disebut jurnalisme anarki, jurnalisme teror, jurnalisme provokasi, jurnalisme
pelintir dan lain-lain citra negatif yang sangat menyudutkan pers.
b. Norma hukum
Akan tetapi dalam praktek ternyata pilar utama kode etik saja tidak cukup. Mutlak
diperlukan pilar utama kedua yaitu norma hukum. Sebab sekalipun wartawan telah
menjalankan tugasnya sesuai kode etik, namun tetap saja tidak lepas dari jeratan hukum
apabila tidak mengindahkan norma hukum. Memang seperti diketahui, norma etik dan
norma hukum sangat erat kaitannya. Sebab hal-hal yang dilarang oleh norma etik juga
dilarang oleh norma hukum. Demikian sebaliknya, hal-hal yang dilarang oleh norma
hukum juga dilarang oleh norma etik. Meski demikan perlu dicatat norma etik dan norma
hukum tidak identik. Karena bisa terjadi dalam keadaan darurat atau force majeure dan
dalam keadaan membela diri dapat mencelakai atau menghilangkan nyawa orang lain,
tapi secara hukum dapat dimaafkan. Namun tindakan itu tetap saja tidak dapat dimaafkan
menurut norma etik.
c. Profesionalisme
Ternyata dalam prakteknya, pilar utarna norma etik dan norma hukum saja tidak
sepenuhnya menjamin terlaksananya tugas-tugas jurnalistik para wartawan dengan baik.
Sebab selain mengacu pada pilar utama norma etik dan norma hukum, mutlak diperlukan
profesionalisme. Yaitu keterampilan atau keahlian serta kemampuan yang prima bagi para
wartawan untuk mengemas, meramu dan mengolah informasi sedemikian rupa sehingga
dapat dicerna dan diterima oleh khalayak dengan baik, tidak terkontaminasi oleh opini
pembuat berita dan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan kenyataan. Kekuasaan yang
dipegang oleh rezim otoriter sama sekali tak memberi tempat bagi hadirnya media yang
benar-benar independen dan berpihak pada kepentingan publik. Berbagai cara digunakan,
seperti melalui regulasi atau dengan kekuatan militer, untuk membungkam media dan
kebebasan. Sekalipun hidup di bawah rezim otoriter, rakyat selalu memiliki cara melawan
praktik sewenang-wenang ini. Dalam banyak kasus, gerakan demokratisasi sering keluar
sebagai pemenang. Betapa pun kuatnya sebuah rezim otoriter, dia selalu tumbang oleh

perjuangan gigih rakyatnya, termasuk dukungan media. Dalam sejumlah literatur, kita
tahu bahwa penguasa otoriter mengabaikan prinsip-prinsip demokrasi dan keterbukaan.
Bagi mereka, media independen dan kritis menjadi batu sandungan bagi keberlangsungan
kekuasaan yang dipegangnya. Siapa pun pemimpin otoriter, dia akan menjadikan media
dan orang-orang kritis sebagai musuh dan objek pemusnahan. Kita memiliki pengalaman
bagaimana Indonesia saat dipegang oleh rezim otoriter Orde Baru selama 32 tahun.
Media-media kritis dibredel, orang-orang yang kritis dibungkam,kasus pembredelan
Tempo, Detik dan Realitas, serta penangkapan aktivis pro demokrasi yang bisa
menjelaskan bagaimana berkuasanya rezim Soeharto saat itu. Tak ada pengadilan, kecuali
pengadilan sandiwara untuk melanggengkan kekuasaan. Dampak positif pada dasar
global ini akan mendorong kepada suatu negara dan masyarakat untuk lebih
meningkatkan kualitas SDM sehingga mampu bersaing dan dapat menyesuaikan dengan
kondisi serta permintaan pasar. Sedangkan dampak negatifnya, jika tak mampu bersaing
maka akan terlindas dan tertinggal (kemudian angka pengangguran bertambah dan
tindakan kriminalitas meningkat). Tak terkecuali dengan industri media yang selayaknya
kian mengedepankan rasa nasionalisme baik itu dalam kinerjanya maupun awak
medianya, Tak

hanya

semata

mata ter intervensi

oleh

pemilik

modal,kekuasaan,dan kepentingan tertentu saja namun benar benar nyata real berpihak
terhadap

masyarakat. Oleh

karenanya media

pun

diharapkan

dapat

lebih

kritis dan memiliki andil keterbukaan.dalam perkembangannya di era globalisasi.

2. Hari buruh internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei dijadikan hari libur Nasional
Setelah dibahas cara yang tepat dalam melakukan komunikasi dengan media pers
selanjutnya adalah tuntutan yang selalu gencar dipublikasi lewat media pers, bahkan dengan
aksi yang sering dilakukan. Berikut satu diantara tuntutan kaum buruh kepada pemerintah
yaitu hari buruh internasional yang jatuh pada 1 Mei dijadikan hari libur nasional, seperti
yang dikatakan oleh Mantan Ketua Umum Gabungan Serikat Pekerja Merdeka Indonesia
(Gaspermindo). Saya setuju dengan tuntutan ini karena pada dasarnya kaum buruh bukanlah
mesin yang dapat bekerja terus menerus karena kaum buruh bukanlah robot yang dapat
bekerja 24 jam dalam 7 hari seminggu, sama halnya seperti Hari Pendidikan Nasional yang

dijadikan sebagai hari libur Nasional untuk menghormati jasa-jasa guru karena di negeri ini
tanpa adanya guru tidak akan cerdas, begitu juga dengan tanpa adanya buruh maka tidak
akan adanya pertumbuhan ekonomi negeri ini. Karena buruh tidak akan jalan tanpa
pengusaha maupun pengusaha tidak akan berjalan tanpa kaum buruh, karena itu diperlukan
sinergisitas dan toleransi antara pengusaha dan kaum buruh. Faktanya di di luar negeri
banyak perusahaan yang memberikan diskon kepada masyarakat luas dan buruhnya pada
hari buruh (mayday) sehingga ada kesejahteraan yang dirasakan buruh. Presiden juga telah
memeberikan hadiah kepada kaum buruh yaitu mengabulkan tuntutan ini mulai tahun depan
yaitu 1 Mei 2014 akan mulai diberlakukan sebagai hari libur nasional.

3. Tolak Politik Upah Murah


Saat ini di Indonesia upah minimum bagi kaum buruh masih sangat kecil, oleh karena itu
kaum buruh menuntut kesejahteraan rakyat yaitu menaikkan upah minimum dari kaum
buruh. Secara diatas kertas ekonomi Indonesia terus bertumbuh, namun kenaikan
perekonomian Indonesia hanya disebabkan oleh industri-industri yang berkembang dengan
baik namun, kaum buruh tidak pernah mendapatkan peningkatan upah, dan hal tersebut
sangatlah tidak adil bagi kaum buruh yang selalu diperas, namun kesejahteraan buruh
tersebut juga harus memperhatikan aspek kemampuan negeri ini, agar tidak terjadi sesuatu
yang tidak adil juga bagi industri, karena bias saja industri yang stagnan tidak berkembang
bahkan bisa bangkrut dan hal tersebut akan lebih menyulitkan banyak hal dan aspek di
Negara ini. Karena dalam semua hal harus berjalan dalam keseimbangan, harus memikirkan
banyak pihak dan aspek yang akan terpengaruh oleh kenaikan dari upah buruh tersebut,
namun menurut saya kenaikan upah minimum tersebut masih tergolong wajar. Namun dalam
peningkatan upah tentu harus diimbangi dengan kinerja dari buruh dan kedisiplinan buruh
serta keproduktifiitasannya, jangan hanya menuntut namun tidak produktif dalam
pekerjaannya, tidak disiplin tentu saja akan merugikan industri, namun industri juga tidak
bias semena-mena memberikan upah yang sangat kecil sesuai dengan upah minimum
bahkan bias dibawah upah minimum yang pasti akan sangat menyengsarakan rakyat.

4. Pelayakan Upah Pekerja Wanita

Pada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang menyambut Hari Perempuan
Internasional pada 9 Maret 2013 silam, Presiden KSPI Said Iqbal menyatakan, komite
pekerja wanita Indonesia menuntut pemerintah untuk menjalankan jaminan kesehatan untuk
seluruh rakyat indonesia termasuk kaum perempuan mulai 1 januari 2014. Menurutnya,
jaminan kesehatan ini dapat terlaksana dengan merevisi Peraturan Presiden (Pepres) no
12/2013 tentang Jaminan Kesehatan dan Peraturan Pemerintah (PP) no 101/2012 tentang
Penerima Bantuan Iuran (PBI) "Jadi 1 Januari 2014 seluruh rakyat tanpa terkecuali
perempuan harus mendapatkan jaminan kesehatan," tandasnya. Said juga menuntut
pemerintah memberlakukan upah layak untuk pekerja wanita, dengan cara memberikan upah
layak sama dengan 84 item Komponen Hidup Layak (KHL), serta dengan menolak
penanguhan upah minimum untuk pekerja wanita. Selain itu, dia juga mengungkapkan untuk
menghentikan kekerasan dan diskriminasi terhadap pekerja perempuan. "Upah layak itu
seharusnya lebih dari 84 item, KHL. Bukan penanguhan UMP untuk perempuan,"
tandasnya. Saya setuju dengan upah layak akan wanita yang sama dengan 84 Komponen
Hidup Layak bahkan bisa lebih karena seperti yang telah dibahas di nomor 2 tentang tolak
politik upah murah bahwa upah yang diberikan harus dapat mensejahterahkan para buruh
maupun para pengusaha agar tidak ada yang dirugikan, kemudian untuk memberikan
jaminan kesehatan kepada pekerja wanita yang akan mulai diberlakukan pada 1 Januari 2014
mendatang, saya sangat setuju dengan tuntutan ini dikarenakan kesejahteraan tidak bias
hanya dengan upah yang diberikan, namun kesejahteraan dapat diukur dalam banyak aspek,
satu diantaranya adalah kesehatan, karena tanpa kesehatan yangbaik, para pekerja tidak akan
produktif dan yang akan menyebabkan sebuah industri akan berjalan timpang atau tidak
stabil bahkan tidak dapat beroperasi sama sekali, yang dapat membuat perekonomian sebuah
Negara menjadi timpang dan tidak baik, maka itu dibutuhkan kesejahterahan dalam aspek
kesehatan yang akan mensejahterahkan pengusaha secara tidak langsung, dan juga bagi
pertumbuhan ekonomi Negara secara tidak langsung. Dan yang sangat saya takutkan yaitu
penindasan akan pekerja wanita karena fisik yang lebih lemah daripada laki-laki kebanyakan
pekerja wanita menjadi sasaran penindasan dan ini sudah tidak masuk ke ranah ekonomi
melainkan tentang Hak Asasi Manusia juga. Sangat tidak etis di Negara yang telah merdeka
ini masih adanya penindasan bahkan perbudakan pekerja yang diperlakukan secara tidak
manusiawi oleh majikan.

5. Pencalonan caleg dari perwakilan serikat buruh


Banyak kaum buruh yang berpikiran merasa tidak diadilkan oleh pemerintah, maka terbesit
pikiran mereka untuk mencalonkan diri sebagai calon legislatif

dari alasan sebagai

perwakilan kaum buruh di pemerintahan, hingga kepentengan politik pribadi dengan


memanfaatkan massa kaum buruh yang begitu banyak di negeri ini. Wakil ketua DPP
KSPSI, Prof Mathias Tambing yang telah mensinyalir adanya praktek pimpinan serikat
buruh yang mulai mencari panggung politik tahun 2014 mendatang. Dan diterangkan
kembali bahwa KSPSI tidak ingin melakukan praktek seperti itu karena KSPSI ada di
seluruh Indonesia dan bukanlah sebuah organisasi politik yang ingin mencari kursi di
pemerintahan. Kita bukan bagian dari suatu partai politik, KSPSI ini independen ujar
Mathias Tambing yang juga komisaris Jamsostek ini. Sementara itu Drs. Hasanudin
Rahman, Wakil Ketua Apindo, berharap hubungan antara pengusaha dan buruh dapat
berjalan dengan baik demi kemajuan bersama, karean pengusaha tanpa buruh tidak dapat
menjalankan perusahaannya sebaliknya juga begitu, oleh karena itu buruh dan pengusaha
harus bersinergi. Saya rasa beberapa pimpinan serikat buruh yang mulai mengikuti ranah
politik di negeri ini adalah sesuatu yang salah karena serikat buruh dan suatu organisasi
politik adalah sesuatu yang berbeda, maka dari itu tidak dapat menyamakan keduanya, tidak
bisa suatu pimpinan serikat buruh ketika telah masuk ke dunia politik pasti tidak akan fokus
memperjuangkan

hak-hak buruh melainkan nanti adanya kepentingan politik pribadi

disamping itu yang mungkin kepentingan tersebut akan kembali mengorbankan kaum buruh.

PENUTUP

Kesimpulan
1. Informasi publik harus terbuka dan transparan karena masyarkat punya hak akan informasi
publik yang harus diketahui, bahkan media pers (informasi publik) sudah dianggap
komponen

keempat

demokrasi

setelah

eksekutif,legilatif

dan

yudikatif.

Media

pers(informasi publik) harus bebas dari pengaturan penuh oleh eksekutif karena demokrasi
dapat diragukan jika media pers telah dikuasai dan dikontrol sepenuhnya, namun dalam
publikasi informasi tersebut harus dalam norma yang ada telah diatur.
2. Hari Buruh Internasional yang jatuh pada tanggal 1 Mei atau yang sering disebut MayDay
layak untuk dijadikan hari libur nasional karena untuk memberikan kesejahterahan bagi
kaum buruh yang semata-mata bukanlah robot yang bisa bekerja 24 jam sehari dalam 7 hari
dalam seminggu, saya setuju perlunya ada waktu istirahat dan waktu rekreasi yang seperti
diberlakukan di berbagai Negara liberal.
3. Tolak politik upah murah, pada intinya kaum buruh meminta kenaikan upah minimum dari
buruh namun suatu kenaikan upah harus memperhatikan berbagai aspek dan harus seimbang
agar tidak ada ketimpangan yang terjadi di Negara ini, kaum buruh dan pengusaha harus
bersinergi.
4. Saya setuju pelayakan upah pekerja wanita serta penjaminan kesehatan yang diminta untuk
diberlakukan sangatlah baik dan karena aspek kesejahterahan kaum buruh tidak hanya
semata materi namun juga kesehatan, serta penghilangan penindasan terhadap pekerja
wanita.
5. Pengajuan calon legislatif dari serikat buruh merupakan hal yang tidak saya setujui karena
serikat buruh bukanlah organisasi politik melainkan organisasi sosial yang ingin
meningkatkan kesejahterahan kaum buruh bukan untuk mencari massa buruh dan naik ke
ranah politik.

Saran
1. Penyampaian informasi publik harus memperhatikan berbagai norma dan peraturan yang
berlaku, namun bukan berarti media pers dikontrol dibawah kekuasaan eksekutif, melakukan
aksi pun harus secara aman, damai, dan tertib dan tidak ada perusakan fasilitas umum,
karena yang terjadi hanya kerugian bagi semua jika melakukan aksi secara anarkis.
2. Peringatan akan hari buruh internasional akan dijadikan hari libur nasional merupakan
gagasan yang baik untuk memberikan apresiasi terhadap kaum buruh.
3. Kenaikan upah minimum dari buruh harus memperhatikan berbagai aspek untuk mencapai
kesejahterahan bersama baik dari pihak pengusaha maupun pihak buruh.
4. Pemberian jaminan kesehatan bagi pekerja wanita serta hilangkan penindasan atas pekerja
wanita yang secara fisik lebih lemah daripada laki-laki.
5. Tolak pencalonan caleg dari pimpinan serikat buruh karena akan menimbulkan dua
kepentingan antara serikat buruh dan kepentingan politik pribadi bagi pemimpin serikat
buruh tersebut yang mendaftarkan diri sebagai caleg.

DAFTAR PUSTAKA

http://edukasi.kompasiana.com/2012/06/26/makalah-andil-media-massa-dalam-merespontuntutan-keterbukaan-467135.html
http://megapolitan.kompas.com/read/2013/04/30/21543130/Buruh.Tak.Ada.Motif.Politik.dalam.
Aksi.May.Day
http://news.detik.com/read/2013/04/28/162434/2232365/10/umr-ditangguhkan-serikat-buruhgugat-jokowi-ke-ptun
http://news.okezone.com/read/2013/04/29/337/799486/1-mei-bakal-jadi-libur-nasional
http://www.poskotanews.com/2013/04/30/peringati-mayday-presiden-ingatkan-buruh-tidakanarkis/
http://www.suaramerdeka.com/v1/index.php/read/news/2013/03/09/148351/Serikat-BuruhDesak-Perbaikan-Upah-Pekerja-Perempuan
http://www.tribunnews.com/2013/03/31/sejumlah-pimpinan-serikat-buruh-incar-kepentinganpolitik-tahun-2014

MAKALAH TUGAS KEWARGANEGARAAN

DEMOKRASI YANG BAIK DALAM TUNTUTAN BURUH KEPADA PEMERINTAH

HANSEN HARTANTO
21030112130065
KELAS B

S1 TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS DIPONEGORO

MAKALAH TUGAS KEWARGANEGARAAN

DEMOKRASI YANG BAIK DALAM TUNTUTAN BURUH KEPADA PEMERINTAH

HANSEN HARTANTO
21030112130065
KELAS B

S1 TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS DIPONEGORO