Anda di halaman 1dari 28

PRAKTIKUM PENGEBORAN DAN PELEDAKAN

MAHASISWA JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN


FAKULTAS TEKNIK UNSRI KAMPUS PALEMBANG

Jurusan / Semester / SKS : TP / IV / 1

I. AKSESORIS PENGEBORAN DAN PELEDAKAN

II. POLA PENGEBORAN DAN GEOMETRI PELEDAKAN


1.1. Pola Pengeboran
1. Paralel (4 baris, 9 kolom) tampak atas
S

S=B

PARALLE QUARE DRILL PATTERN

S = 2B
PARALLEL RECTANGULAR DRILL PATTERN

S=B
STEGGERED SQUARE DRILL PATTERN

S = 2,25 B

STEGGERED RECTANGULAR DRILL PATTERN


2. Zig zag (2 baris, 4 kolom)

1.2. Geometri Peledakan


1. Tampak samping (2D)

d = hole diameter
H = bench heigt
SD = subdrilling
L = hole length
B = burden
hole inclination

SD

GEOMETRI LUBANG LEDAK


2. Tampak atas (1D)

3. Tampak 3D

10

11

III. CARA PEMASANGAN PRIMER DAN PENGISIAN LUBANG LEDAK


2.1. Cara Pemasangan Primer

12

13

2.2. Cara Pengisian Peledakan Listrik

Stemming
Primer
ANFO

GAMBAR 5.1
PENGISIAN TOP PRIMING

Stemming

ANFO

Primer

GAMBAR 5.2
PENGISIAN SECARA BOTTOM LOADING

14

Stemming

Charge
Spacer
Charge

Spacer
Bottom

GAMBAR 5.3
PENGISIAN SECARA SPACER LOADING

15

Stemming
Primer
ANFO
Stemming
ANFO
Primer
GAMBAR 5.4
PENGISIAN SECARA DECK LOADING

1. Coloumn Loading
2. Deck Loading (Double Deck)
3. Spacer Loading
2.3. Cara Pengisian Peledakan Nonel

16

17

IV. SISTEM RANGKAIAN PELEDAKAN


3.1. Peledakan Listrik
1. Seri (1 baris, 1 kolom)
Detonator

Connecting Wire
To Firing Cable

RANGKAIAN PELEDAKAN TUNGGAL RANGKAIAN SERI

To Firing Cable

Detonator
Connecting
Wire

RANGKAIAN PARALEL

18

To firing cable
Detonator

RANGKAIAN PARALEL IN SERI

5 set of
6 detonators

RANGKAIAN SERI IN PARALEL

19

Detonator no. 6 atau 8


Safety Fuse

Ke badan Peledak

A
Isolasi Listrik

Primacord

Detonator Listrik
Ke badan Peledak

Kawat Detonator Listrik

B
Primacord

Isolasi Listrik

Detonator Listrik disambungkan ke primacord dengan isolasi listrik

SAMBUNGAN "BLASTING CAP" DENGAN SUMBU LEDAK

Cordtex

Detonator

Stemming

ke Exploder

ANFO

Primer

SAMBUNGAN DETONATOR LISTRIK DENGAN SUMBU LEDAK

20

21

2. Paralel (1 baris, 4 kolom)


3. Paralel seri (2 baris, 4 kolom)
4. Seri parallel (2 baris, 4 kolom)
3.2. Peledakan Nonel
- Sumbu ledak (Detonating Fuse)
- Sumbu bakar (Safety Fuse)

V. SISTEM PENUNDAAN
4.1. Peledakan Jenjang
1. Per Baris
2. Chevron
22

4.2. Peledakan Lantai

ke Exploder
Nomor Detonator

SISTEM PENYALAAN SERENTAK

Nomor Detonator
7

1
0

ke Exploder

SISTEM PENYALAAN TUNDA BENTUK V

23

Nomor Detonator

5
3
0

ke Exploder

SISTEM PENYALAAN TUNDA PER BARIS

24

VI. ANALISIS HASIL PELEDAKAN

25

26

27

Pembagian Group
1 group 10 orang
Jumlah mahasiswa kelas A = 38 mahasiswa
Jumlah mahasiswa kelas B = 25 mahasiswa
Materi Praktikum
Materi I
1. Buat geometri peledakan jenjang (2 baris, 5 kolom)
a. Tampak atas 1D
b. Tampak 2D
c. Tampak 3D
2. Buat geometri peledakan lantai (4 baris, 6 kolom)
Tampak atas (1D)
3. Buat pola pengeboran (4baris, 6 kolom)
a. Peledakan lantai dengan pola zig-zag dan square
b. Peledakan jenjang tampak atas (1D) pola square dan zig-zag
Materi II
Buat gambar 2D cara pengisian lubang ledak:
a. Peledakan listrik Deck loading (3 deck)
b. Coulomn loading (peledakan listrik)
c. Deck loading (2 deck) untuk peledakan nonel
Materi III
1. Gambar sistem rangkaian peledakan listrik (3 baris, 6 kolom)
a. Rangkaian seri
b. Rangkaian parallel
c. Rangkaian gabungan kelompok seri diparalelkan (seri-Paralel)
d. Rangkaian gabungan kelompok parallel diserikan (Paralel-Seri)

Materi IV
Gambarkan sistem penundaan pada peledakan listrik (peledakan jenjang, tampak
atas)
a. Bentuk baris (3 baris, 6 kolom)
b. Bentuk chevron (4 baris, 8 kolom)

28