Anda di halaman 1dari 25

PTERIDOPHYTA

(TUMBUHAN
PAKU) part 1
KELOMPOK 7

tumbuhan paku (vascular cryptogamae)


yang termasuk dalam divisi pteridophyta.
Dengan ciri tubuhnya berupa kormus, artinya
tubuhnya dapat dibedakan dalam 3 bagian
pokok yaitu akar, batang, dan daun. Berbeda
dengan tumbuhan lumut pada tumbuhan
paku tubuh yang berupa kormus adalah
sporopit.habitat tumbuhan paku adalah di
darat terutama pada lapisan bawah di
dataran rendah, tepi pantai dan di daerah
yang lembab.

Morfologi Tumbuhan Paku

Paku Tanduk Rusa

Siklus Hidup Tumbuhan Paku

KLASIFIKASI TUMBUHAN PAKU

Tumbuhan paku dapat diklasifikasikan menjadi empat


kelas, yaitu :

Psilophytenae (Paku Telanjang)


Equisetinae/Spenopsida
Lycopodinae/Lycopsida
Filicinae

Reproduksi ada yang secara seksual melalui


pembentukan sel kelamin jantan dan betina oleh alat-alat
kelamin (gametangium), dan secara aseksual yakni
dengan stolon yang menghasilkan gemma (tunas).

Kelas Equisetinae
Ciri-ciri Equisetaceae

Dikenal sebagai paku ekor kuda

Sebagian hidup di darat dan sebagian hidup di rawa-rawa

Mempunyai rhizoma dengan cabang-cabang yang tegak

Di dalam batangnya terdapat banyak ruang-ruang udara

Pada buku-buku batangnya terdapat karangan daun yang


menyerupai sisik

Batang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya


fotosintesis

Sel epidermis batang bagian luar mengandung zat kersik

Saluran pusat terdapat di tengah-tengah batang tetapi


pada batang yang masih muda saluran ini belum ada

Spora terdapat dalam sporangium

Sporangium terdapat pada strobilus (kumpulan sporofil)

Spora mempunyai dinding yang terdiri atas


endosporangium dan eksosporangium

Lapisan sporangium paling luar terdiri atas dua pita sejajar


(heptera) yang dalam keadaan basah membalut spora

Heptera memperlihatkan gerakan higroskopik untuk


mempermudah penyebaran spora

Contoh Equisetaceae

Equisetum arvense

Equisetum fluviatile

Equisetum sylvaticum

Siklus Hidup

Seperti halnya lumut, didalam siklus hidup tumbuhan paku


juga terdapat pergantian generasi. Tumbuhan ekor kuda
yang mudah terlihat adalh generasi sporofit nya.
Pembelahan meiosis terjadi dalam sporangia dan akan
menghasilkan spora haploid yang kemudian di lepaskan.
Gametofit yang berkembang dari spora berukuran sangat
kecil, tetapi dapat melakukan fotosintesis dan hidup
secara bebas (tidak bergantung pada sporofit untuk
memperoleh makan). Equisetinae bersifat homospora.

Kelas Lycopodinae

Kelas lycopodinae terbagi kedalam famili lycopodiaceae


dan famili selaginellaceae

Famili Lycopodiaceae

Ciri-ciri Lycopodiaceae :

Dikenal sebagai paku kawat atau paku rambat

Sporofit jelas dapat dibedakan adanya batang, akar,


dan daun

Batang dan akarnya bercabang menggarpu (dikotomi)


dengan berkas pengangkut protostele atau sifonostele.

Daun berupa mikrofil dalam lingkaran, tidak bertangkai.

Sporangium terdapat pada ketiak daun.

Merupakan tanaman homospora, sporangium terletak


pada basis sporofil, sporofil dapat menyusun strobilus.

Contoh Lycopodiaceae

Lycopodium clubmoss

Lycopodium squarossum

Lycopodium phlegmaria

Famili Selaginellaceae

Ciri-ciri Selaginellaceae :

Dikenal sebagai paku rane atau paku lumut

Sebagian batang berbaring, sebagian tegak, bercabang


menggarpu anisotom.

Kebanyakan hidup ditempat yang teduh

Didekat percabangan batang terdapat alat tambahan yang


dinamakan rizofora (pendukung akar).

Daun berupa mikrofil, dan terdapat suatu sisik yang


dinamakan lidah (ligula).

Ligula berfungsi menghisap air dan mempunyai hubungan


dengan berkas pembuluh pengangkut.

Sporangium terdapat dalam strobilus

Merupakan tumbuhan heterospora, protalium jauh


mengalami reduksi.

Heterospora

Megaspora Gametofit betina Telur

Sporofit

Mikrospora Gametofit jantan Sperma

Contoh Selaginellaceae

Selaginella pallescens

Selaginella helvetica

Selaginella kraussiana

Selaginella braunii

Selaginella flabellata

Kelas Psilophytinae (Paku


Purba)
Keluarga paku purba merupakan paku telanjang (tidak
berdaun) atau mempunyai daun-daun kecil (mikrofil) yang
belum terdiferensiasi.
Ada diantaranya yang belum
mempunyai akar. Paku purba bersifat homospor.

Bangsa Psilophytales

Merupakan tumbuhan paku yang paling rendah tingkat


perkembangannya.

belum berdaun dan belum barakar.

batang sudah mempunyai berkas pengangkut

Di dalamnya termasuk suku Rhyniaceae, Asteroxylaceae


dan Pseudosporochnaceae

Suku Rhyniaceae

Tinggi mencapai kurang lebih m

Batang dalam tanah

Tumbuhan horizontal

Tidak mempunyai akar tapi hanya rhizoid

Batang dalam tanah membentuk cabang cabang yang


tumbuh tegak lurus ke atas, bercabang-cabang menggarpu,
tidak berdaun, tetapi mempunyai mulut kulit. Cabangcabangnya berfungsi sebagai alat asimilasi

Sporangium terdapat di ujung-ujung cabang didalamnya


terdapat isospora yang tersusun sebagai tetrad

Spesies dari suku ini diantaranya adalah Rhynia major,


Taeniocrada deehemiana, Zosterophyllum australianum.

Suku Asteroxylaceae

Tinggi dapat mencapai 1 m

Diameter batang 1 cm

Mempunyai penonjolan-penonjolan yang panjangnya


hanya beberapa mm dan di sebut mikrofil contoh spesies
dari suku ini antara lain : Asteroxylon mackie, Asteroxylon
elberfeldense

Suku Pseudosporochnaceae

Tinggi kebanyakan lebih dari 1 m

Contoh dari suku ini adalah :


Pseudosporochnus krejcii

Bangsa Psilotales

Dari bangsa ini yang sekarang masih hidup adalah marga


Psilotum

Tumbuhan ini sama sekali tidak berakar

Hanya mempunyai tunas-tunas tanah dengan Rhizoid

Pada batangnya terdapat mikrofil berbentuk sisik, tidak


bertulang, dan tersusun jarang-jarang dalam garis spiral

Sporangium tidak terdapat pada ujung batang atau cabangcabang tetapi tidak mempunyai tapetum

Protalium besarnya hanya beberapa cm, tidak berwarna,


berbentuk silinder dan bercabang, hidup dalam tanah
bersimbiosis dengan cendawan mikoriza

Contoh dari bangsa ini adalah :


Psilotum nudum, Psilotum triquetrum, Tmesipteris
tannensis

Terima Kasih