Anda di halaman 1dari 6

Operasi Teknik Kimia III

TIPE PERALATAN FILTRASI

Disusun Oleh :
Mohamad Rifandi Djufri (135061100111001)
Kelas A
Dosen Pembimbing :
Vivi Nurhadianty ST,. MT

PROGRAM STUDI TEKNIK KIMIA


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS BRAWIJAYA
2016

TIPE PERALATAN FILTRASI


1. Klasifikasi Filter
Banyak cara untuk mengklasifikasikan berbagai macam tipe dari peralatan filtrasi dan
tidak mungkin untuk membuat klasifikasi sederhana yang mencakup keseluruhan
filter tersebut. Filter dapat diklasifikasikan berdasarkan sistem operasinya yaitu batch
atau continuous. Batch dimana proses pemisahan cake dilakukan setelah operasi
berjalan, sedangkan continuous dimana proses pemisahan cake dilakukan selama
operasi berjalan. Klasifikasi lainnya yaitu filter dapat menggunakan gaya gravitasi
dimana cairan dapat mengalir karena adanya gaya hidrostatik atau filter dapat
menggunakan tekanan atau vakum untuk meningkatkan kecepatan aliran.
2. Bed Filter
Bed filter adalah terdiri dari bahan seperti pasir yang digunakan untuk menghilangkan
bahan-bahan tertentu, seperti minyak atau padatan dari suatu cairan yang dialirkan
pada bed filter. Teknologi bed Filter yang paling sering adalah sistem gravitasi
dimana cairan masuk di bagian atas kemudian bergerak ke bawah dan melewati filter
seperti pasir lalu keluar melaui saluran yang terletak pada dasar filter.
Filtrasi ini dilakukan sampai bahan yang ingin dipisahkan (presipitat) menyumbat
filter (pasir) sehingga laju aliran menurun. Ketika filter telah tersumbat dilakukan
backwashing untuk mengembalikan performa dari bed filter. Tangki filter terbuka
(Open Tank Filter) biasanya digunakan untuk pengolahan air.

Gambar 1. Bed filter dengan pengaduk

Gambar 2. Bed filter pada industri penyaringan air

3. Plate and Frame Filter Presses

Filter pres beroperasi secara batch dimana terdiri dari plate dan frame yang bekerja
berdasarkan driving force, yaitu perbedaan tekanan. Alat ini dilengkapi dengan kain
penyaring yang disebut filter cloth, yang terletak pada tiap sisi plate-nya. Plate-plate
ini memiliki saluran sehingga filtrat cairan dapat melewati setiap plate. Slury
dipompakan ke dalam filter pres lalu mengalir melewati saluran pada plate-plate dan
menuju frame. Padatan akan terakumulasi pada frame dan membentuk cake,
sedangkan cairan melewati filter cloth dan akan melewati plate dan frame menjadi
filtrat. Filter pres terbagi menjadi dua, yaitu:
1. Open delivery filter press
Saluran untuk slurry dan wash (pencuci) melalui satu saluran masuk dan tiap plate
untuk saluran cairannya.
2. Closed delivery filter press
Memiliki beberapa saluran slurry dan wash water. Umpan slurry masuk melalui
lubang saluran masuk. Filter cloth terletak di setiap sisi frame. Tekanan diberikan
terhadap slurry agar melewati filter cloth untuk dapat masuk ke dalam plate and
frame filter kemudian keluar melalui lubang plate sebagai filtrat. Padatan akan
terakumulasi atau tertinggal dan menempel pada cloth. Setelah beberapa lama maka
ruang antara plate akan tertumpuk oleh slurry dan lama kelamaan umpan akan
berhenti mengalir. Jika hal ini terjadi maka cloth harus segera dicuci.Pencucian ini
dilakukan dengan menyalurkan air bersih ke dalam plate dan keluar melalui frame.
Hal ini merupakan kelebihan dari proses filtrasi (Closed delivery).

Gambar 3. Plate and frame filter presses: (a) open delivery filter press, (b) closed delivery
filter press

4. Leaf Filter
Leaf filter memiliki kesamaan dengan Filter pres yaitu beroperasi secara batch. Filter
pres dapat diaplikasikan pada berbagai penggunaan namun kurang ekonomis untuk
penggunaan slurry dalam jumlah besar atau pencucian yang efisien dengan jumlah air

yang sedikit. Pada penggunaan air pencuci cake biasanya membutuhkan air dengan
volume yang sangat besar. Permasalahan ini dapat diatasi dengan leaf filter yang
dapat digunakan pada volume slurry yang besar dan efisiensi pencucian yang lebih
tinggi. Setiap leaf adalah kerangka kawat berongga yang ditutupi oleh filter cloth.
Beberapa leaf disusun secara paralel dalam tangki tertutup. Slurry masuk ke dalam
tangki dan dipaksa masuk di bawah tekanan untuk melalui filter cloth, di mana
deposit cake tertahan di luar leaf. Sedangkan filtrat mengalir di dalam hollow
framework dan keluar dari leaf filter. Sedangkan pada saat pencucian, air pencuci
masuk melewati saluran yang sama dengan slurry. Pada pencucian ini memiliki
efisiensi yang lebih baik pencucian pada plate and frame filter presses. Pada
penghilangan cake, shell dapat dibuka dan sering kali udara dialirkan untuk
membantu mengeluarkan cake dari leaf. Jika padatannya tidak diinginkan dapat
digunakan water jet untuk menghilangkan cake tanpa membuka shell.

Gambar 4. Leaf filter

5. Continuous Rotary Filter


Berikut beberapa tipe filter continuous:
1. Rotary vacuum filter
Rotary Vacuum Filter adalah sebuah filter yang bekerja secara berkelanjutan dimana
bagian yang solid dari sebuah campuran dipisahkan oleh filter yang hanya dapat
dilalui oleh liquid atau gas, dalam hal ini keadaan vakum diperlukan untuk
mengakumulasi zat padat di permukaan.
Tekanan di luar drum adalah tekanan atmosferik tetapi di dalam drum mendekati
vakum. Drum dimasukkan ke dalam cairan yang mengandung suspensi padatan, lalu
diputar dengan kecepatan rendah. Cairan tertarik melewati filter cloth karena tekanan
vakum, sedangkan padatan tertinggal di permukaan luar drum membentuk cake.

Gambar 5. Rotary vacuum filter

2. Rotary disk filter


Filter ini terdiri dari cakram sepusat vertikal yang menjulang pada batang pemutar
horizontal. Prinsip operasi dari filter ini sama dengan prinsip operasi rotary vacuum
drum filter. Tiap-tiap cakram berongga dan dilapisi dengan kain penyaring (medium
filter) dan masuk ke dalam lumpur (slurry). Cake yang terbentuk dicuci, dikeringkan,
ketika cakram tersebut lebih tinggi separuh dari putarannya. Proses pencucian lebih
sedikit efisiensinya dibandingkan dengan tipe drum berputar (rotating drum type).

Gambar 6. Rotary disk filter


3. Rotary horizontal filter
Filter ini merupakan sebuah filter vakum dengan permukaan filter gelang yang
berputar yang terbagi kepada beberapa sektor. Sebagai filter horizontal yang berputar,
filter ini secara berturut-turut menerima lumpur (slurry), dicuci, dikeringkan. Efisiensi
pencucian lebih bagus dibandingkan dengan filter cakram berputar (rotary disk filter).
Filter secara luas digunakan dalam ekstraksi bijibijian, pencucian pulp, dan proses
yang berkapasitas besar lainnya.

Gambar 6. Rotary horizontal filter


Daftar Pustaka

Geankoplis, Christie J. 1993. Transport Processes and Unit Operations 3rd edition. Prentice
Hall: New Jersey