Anda di halaman 1dari 4

29 MARET 2016

[ALDDY RIZKYAWAN (13010038)

1. Buat ringkasan tentang pengertian mutu !


Jawaban:
Mutu adalah karakteristik atau sifat dari sebuah produk atau jasa yang berkrmampuan
memenuhi kesesuaian kebutuhan dan memenuhi kepuasan customer
Banyak para ahli pengendalian mutu yang menjabarkan atau mendefinisikan mutu atau
kualitas. Berikut adalah pendapat daro para ahli pengendalian mutu :

2. Buat ringkasan tentang konsep mutu menurut beberapa tokoh


pengendalian mutu !
Jawaban:
Berikut adalah konsep mutu yang didefinisikan oleh beberapa tokoh pengendalian mutu :
American Society for Quality Control
Mutu adalah gambaran total sifat dari suatu produk atau jasa pelayanan yang
berhubungan dengan kemampuanya untuk memberikan kebutuhan kepuasan

Perbendaharaan istilah ISO 8402 dan SNI 19-8402-1991


Kualitas adalah keseluruhan ciri dan karakteristik produk atau jasa yang
kemampuannya dapat memuaskan kebutuhan, baik yang digunakan secara tegas
maupun tersamar. Istilah kebutuhan diartikan sebagai spesifikasi yang tercantum
dalam kontrak maupun kriteria kriteria yang harus didefinisikan terlebih dahulu

K.Ishikawa
Mutu berarti kepuasan pelanggan. Dengan demikian setiap bagian proses dalam
organisasi memiliki pelanggan. Kepuasan pelanggan internal akan menyebabkan
kepuasan organisasi

Hence
Kualitas dari suatu produk atau jasa adalah kelayakan atau kecocokan dari produk
atau jasa tersebut untuk memenuhi kegunaannya sehingga sesuai dengan apa yang
diinginkan oleh customer

Genichi Taguchi
Kualitas didefinisikan sebagai kerugian yang disampaikan pada masyarakat dari
waktu suatu produk dikirim

J.M.Juran
Mutu adalah Fitness for Use, atau kemampuan kecocokan penggunaan

Philip B. Crosby
Mutu adalah kesesuaian terhadap permintaan persyaratan.

PENGENDALIAN MUTU

29 MARET 2016

[ALDDY RIZKYAWAN (13010038)

Juran mengungkapkan sebuah trilogi tmengenai kualitas atau mutu. Trilogi tersebut
adalah :
1. Perencanaan Mutu (Quality Planning)
Suatu mutu seharusnya direncanakan atau dirancang, yang terdiri atas tahap-tahap
sebagai berikut
:Menetapakan (Identifikasi) siapa pelanggan
Menetapkan (identifikasi) kebutuhan pelanggan
Mengembangkan keistimewaan produk merespon kebutuhan pelanggan.
Mengembangkan proses yang mampu menghasilkan keistimewaan produk
Mengarahkan perencanaan ke kegiatan-kegiatan operasional
2. Pengendalian Mutu (Quality Control)
Kontrol mutu adalah proses deteksi dan koreksi adanya penyimpangan atau
perubahan segera setelah terjadi, sehingga mutu dapat dipertahankan.
3. Peningkatan Mutu (Quality Improvement)
Peningkatan mutu mencakup dua hal yaitu :
Fitness for use
Mengurangi tingkat kecacatan dan kesalahan
Pada dasarnya walaupun berbeda secara kalimat, namun dapat disimpulkan bahwa hampir
semua ahli berpendapat bahwa mutu berkaitan dengan kesesuaian kebutuhan dan
kepuasan customer

3. Buat ringkasan tentang dimensi mutu !


Jawaban:
Mutu dapat diukur dengan beberapa dimensi, sehingga dengan dimensi ini dapat dianalisis
apakah suatu produk ini bermutu atau tidak. Ada 8 dimensi mutu, seperti yang dinyatakan
oleh M.N.Nasution (2001) bahwa 8 dimensi mutu tersebut adalah sebagai berikut :
1) Performa (performance)
berkaitan dengan aspek fungsional produk dan karakteristik utama yang
dipertimbangkan pelanggan ketika membeli produk
2) Features
merupakan aspek ke 2 dari performansi yang menambah fungsi dasar, berkaitan
dengan pilihan dan pengembangannya
3) Ketahanan (reliability)
berkaitan dengan kemungkinan suatu produk berfungsi dengan berhasil dalam waktu
tertentu dan dalam kondisi tertentu
4) Kesesuaian (conformance)
berkaitan dengan tingkat kesesuaian produk terhadap spesifikasi yang telah
ditetapkan sebelumnya berdasarkan keinginan pelanggan
5) Lama bertahan (durability)
merupakan ukuran masa pakai suatu produk. Karakteristik ini berkaitan dengan daya
tahan produk tersebut
6) Kemampuan pelayanan (serviceability)
Berkaitan dengan kompetensi serta akurasi dalam perbaikan
PENGENDALIAN MUTU

29 MARET 2016

[ALDDY RIZKYAWAN (13010038)

7) Estetika (Asthetics)
merupakan karakteristik mengenai keindahan yang bersifat subjektif , sehingga
berkaitan dengan pertimbangan pribadi dan refleksi dari preferensi atau pilihan
individual.
8) Mutu yang dirasakan (perceived quality)
Berkaitan dengan perasasan pelanggan dalam mengkonsumsi produk

4. Buat ringkasan tentang biaya mutu !


Jawaban:
Biaya mutu (Quality cost) adalah biaya yang bersangkutan dengan penciptaan,
pengidentifikasian,perbaikan dan pencegahan produk cacat.Biaya mutu diperlukan oleh
manajemen dalam melakukan perencanaan,pengendalian dan pengambilan keputusan
tentang mutu produk. Manajemen perlu memahami biaya mutu (quality cost ) yang
merupakan biaya yang terjadi karena adanya atau kemungkinan mutu produk yang rendah.
Biaya mutu dapat dibagi menjadi empat kelompok:
a) Biaya pencegahan ( Prevention Cost )
Biaya yang dikeluarkan untuk mencegah terjadinya cacat dalam produk atau jasa
yang dihasilkan oleh perusahaan. Tujuan dikeluarkan biaya pencegahan ini adalah
untuk menurunkan kuantitas produk yang tidak memenuhi spesifikasi mutu yang
telah ditetapkan, sehingga menurunkan biaya kegagalan.
Contoh Biaya pencegahan adalah :
Perencanaan kualitas
Tinjauan ulang produk baru ( New product Review )
Pengendalian Proses
Audit kualitas
Pelatihan
b) Biaya penilaian ( Appraisal Cost )
Biaya-biaya yang dikeluarkan untuk menentukan apakah produk & jasa sesuai (
derajat konformansi ) dengan persyaratan kualitas ( spesifikasi yang ditetapkan ).
Contoh biaya penilaian adalah :
Inspeksi dan pengujian kedatangan material
Inspeksi dan pengujian produk dalam proses
Inspeksi dan pengujian produk akhir
Audit kualitas produk
Pemeliharaan akurasi ( ketepatan, ketelitian ) peralatan pengujian
Evaluasi stok
c) Biaya kegagalan intern (internal failure costs)
Biaya-biaya yang berhubungan dengan kesalahan atau terjadinya ketidaksesuaian
produk dengan spesifikasi mutu yang telah ditetapkan namun sudah dapat
ditemukan (dideteksi ) sebelum produk sampai ke konsumen.
Contohnya :
Scrap
PENGENDALIAN MUTU

29 MARET 2016

[ALDDY RIZKYAWAN (13010038)

Pekerjaan ulang (rework)


Analisis kegagalan (Failure Analysis)
Inspeksi ulang dan pengujian ulang (reinspection and retesting)
Down grading
Avoidable Process Losses

d) Biaya kegagalan eksternal (eksternal failure costs)


biaya-biaya yang berhubungan dengan kesalahan atau terjadinya ketidaksesuaian
produk dengan spesifikasi mutu yang telah ditetapkan namun sudah dapat
ditemukan (dideteksi ) setelah produk sampai ke konsumen.
Contohnya :
Jaminan (Warranty
Penyelesaian keluhan (complaint adjustment)
Produk dikembalikan (Returned Product)
Allowances

PENGENDALIAN MUTU