Anda di halaman 1dari 12

REVIEW JURNAL

Oleh :
Try Buana Donda
13101103014

PENYUSUNAN DECISION SUPPORT SYSTEM


(DSS) STUDI KELAYAKAN EKONOMI DAN
FINANSIAL BAGI UKM
Oleh :
Daniel Asnur

PENDAHULUAN
Permasalahan UKM yang berkaitan dengan sumber daya manusia (human
resources), managemen, funding access, informasi teknologi dan market acces
membuat para pengusaha UKM (umumnya) memposisikan diri untuk apatis
dalam membangun simbiosis yang harmonis dengan pihak intermediary. Hal ini
terbukti dengan data yang menunjukkan bahwa hanya 31% pihak UKM yang
menerima kucuran kredit, sisanya sebanyak 21% ditolak (tidak visible) dan
bahkan 48% pengusaha UKM tidak mengajukan kredit pembiayaan sama sekali
dari pihak perbankan. Di lain pihak perbankan merasa bahwa sebagian pelaku
UKM yang mengajukan kredit juga belum memenuhi persyaratan yang
dibutuhkan oleh perbankan.

PENDAHULUAN
Salah satu upaya yang dapat diusung dan dikembangkan adalah dengan
menyusun Pedoman Pengambilan Keputusan Pengembangan Investasi UKM
Berbasis Teknologi dan Sistem Informasi (Decision Support System/DSS) yang
menjembatani permasalahan dasar UKM dan kebutuhan pihak intermediary
swasta untuk meningkatkan portofolio investasinya.
DSS adalah sebuah kelas sistem informasi yang terkomputerisasi yang dapat
mendukung keputusan. DSS dapat memberikan kemudahan dalam melakukan
perhitungan, ketelitian dalam perhitungan dan pemeriksaan. Mengintegrasikan
konsep DSS dan konsep kelayakan ekonomi dan nansial untuk pengembangan
usaha UKM diharapkan dapat memberikan efektivitas, efesiensi dan ketelitian
bagi pihak pemerintah, pelaku usaha dan lembaga intermediary dalam
melakukan pengambilan keputusan untuk mengembangkan bisnis UKM.

METODE PENELITIAN

Dalam penelitian ini akan menyusun Decision Support System Kelayakan


Ekonomi dan Finansial bagi UKM. Hasil analisis tersebut menunjukkan
apakah usaha yang dijalankan UKM layak atau tidak untuk dilaksanakan.

Langkah pertama adalah menyusun variabel ekonomi dan nansial UMKM.


Variabel ekonomi terdiri dari aspek produksi, aspek pemasaran, aspek
managemen dan SDM, aspek lingkungan. Aspek nansial meliputi initial
invesment, working capital, perhitungan cash ow dan biaya produksi dan
operasi. Selanjutnya menganalisis data kuantitatif dengan menghitung
kelayakan investasi yang mempunyai beberapa kriteria yaitu Break Event
Point (BEP), B/C Ratio, Payback Periods (PP), NPV, PI, IRR, dan
Rentabilitas Ekonomi.

METODE PENELITIAN
Kemudian mencari perhitungan analisis sensitivitas untuk melihat sampai berapa persen
peningkatan atau penurunan faktor-faktor pemasukan atau biaya tersebut dapat
mengakibatkan perubahan dalam kriteria investasi pada aspek keuangan yaitu dari layak
atau menjadi tidak layak untuk dilaksanakan.

Kemudian dari hasil perubahan biaya atau pendapatan dimasukkan kedalam analisis
kelayakan investasi UKM yang diterapkan. Langkah terakhir adalah interpretasi hasil analisis
kelayakan, apakah layak atau tidak. Bila hasilnya menyatakan layak maka diteruskan dengan
pelaksanaan. Bila hasilnya menyatakan tidak layak maka perlu dilakukan evaluasi.

METODE PENELITIAN

Skema Kerangka Pemikiran Penyusunan Decision Support System (DSS) Kelayakan


Ekonomi dan Finansial bagi UMKM.

METODE PENELITIAN
a) Aspek Produksi
Analisis teknis berkenaan dengan kegiatan produksi dan operasi yang dijalankan. Penilaian kelayakan
diukur secara kuantitatif dengan menggunakan kuisioner untuk melihat apakah menurut pelaku usaha
kegiatan teknis produksi dan operasi yang dijalankan telah layak secara ekonomi. Faktor-faktor yang yang
menjadi pertimbangan dalam aspek produksi seperti sebagai berikut:
1) Lokasi Usaha
2) Fasilitas produksi
3) Bahan Baku
4) Tenaga kerja
5) Teknologi
6) Proses produksi
7) Jumlah, Jenis dan mutu
8) Produksi Optimum
9) Kendala produksi
10) Critical Path Method.

METODE PENELITIAN
b) Aspek Pemasaran
Analisis usaha dapat dilakukan secara kualitatif atau deskriptif kuantitatif untuk mengetahui aspek
pasar dan pemasaran. Secara umum, titik tolak dalam alur pikir tersebut adalah penyusunan aspek
pemasaran dapat dilakukan setelah pengusaha mempunyai rencana pengembangan bisnis. Berikut
ini faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam melihat aspek pasar adalah sebagai berikut:
1) Permintaan, penawaran dan persaingan pasar
2) Harga
3) Jalur Pemasaran
4) Pemilihan Pola usaha
5) Market size dan market share,
6) Segmentasi
7) Positioning
8) Targeting.
.

METODE PENELITIAN
c) Aspek Managemen dan SDM
Pembahasan mengenai aspek managemen dan SDM ini terkait dengan, yaitu :
Bentuk Organisasi Perusahaan, prol usaha dan kompensasi. Untuk bentuk organisasi
terkait dengan badan hukum perusahaan dan perizinan. Kemudian untuk prol usaha
terkait dengan skala usaha dan sistem pengelolaan usaha, sedang kompensasi terkait
dengan tingkat kompensasi yang diberikan.

METODE PENELITIAN
d) Aspek Lingkungan
Pembahasan mengenai aspek lingkungan ini terkait dengan, yaitu : tingkat ketersediaan
bahan baku, sumber bahan baku, jumlah pesaing industri sejenis, penghalang memasuki
industri (Entry Barier), dan jarak antar usaha sejenis.
e) Aspek Keuangan
Dalam variabel keuangan ini akan disajikan informasi tentang biaya investasi, modal
kerja, cash ow dan biaya operasional yang terdiri dari xed cost dan variable cost.
Kelayakan investasi dapat diukur dari berbagai kriteria, yang dalam hal ini menggunakan;
analisis break even point, benet/cost ratio, payback periods, net present value,
protability index, internal rate of return dan rentabilitas ekonomi.

TERIMA KASIH