Anda di halaman 1dari 12

OPERASIONAL

AMPLIFIER
INVERTING

PENGUAT OPERASIONAL

Penguat operasional ( operational amplifier) atau


yang biasa disebut op-amp merupakan suatu jenis penguat
elektronika dengan sambatan ( coupling) arus searah yang
memiliki bati (faktor penguatan atau gain) sangat besar
dengan dua masukan dan satu keluaran. Penguat
operasional pada umumnya tersedia dalam bentuk sirkuit
terpadu dan yang paling banyak digunakan adalah seri.
Penguat operasional adalah perangkat yang
sangat efisien dan serba guna. Contoh penggunaan
penguat operasional adalah untuk operasi matematika
sederhana seperti penjumlahan dan pengurangan terhadap
tegangan listrik hingga dikembangkan kepada penggunaan
aplikatif seperti komparator dan osilator dengan distorsi
rendah.

O p e r a s i o n a l A m p l i fi e r m e m i l i k i
simbol sebagai berikut

Aplikasi Penguat
Operasional

Dalam aplikasinya, untaian umpanbalik ditambahkan pada Op Amp untuk


mengendalikan karakteristiknya.
Untaian umpan balik menghubungkan
keluaran Op Amp dengan masukan
Op Amp. Salah satu aplikasi Op Amp
yaitu Penguat Inverting.

PENGUAT INVERTING

Rangkaian penguaat inverting


adalah merupakan rangkaian
elektronikayang berfungsi untuk
memperkuat dan membalik
polaritas sinyal masukan.

Sebuah penguat pembalik menggunakan


umpan balik negatif untuk membalik dan
menguatkan sebuah tegangan. Resistor R f
melewatkan sebagian sinyal keluaran
kembali ke masukan. Karena keluaran
taksefase sebesar 180, maka nilai
keluaran
tersebut
secara
efektif
mengurangi
besar
masukan.
Ini
mengurangi bati keseluruhan dari penguat
dan disebut dengan umpan balik negatif.

Rangkaian
penguat
inverting
merupakan
rangkaian
penguat
pembalik dengan impedansi masukan
sangat rendah. Rangkaian penguat
inverting akan menerima arus atau
tegangan dari tranduser sangat kecil
dan akan membangkitkan arus atau
tegangan yang lebih besar

Dalam rangkaian Amplifier Pembalikan penguat operasional


terhubung dengan umpan balik untuk menghasilkan operasi
tertutup. Ada dua aturan sangat penting untuk diingat
mengenai penguat pembalik adalah bahwa, "tidak ada arus
yang mengalir ke terminal masukan" dan bahwa "V2 sama
dengan V1". Penguat ini memiliki keistimewaan khusus yaitu
sinyal keluaran memiliki beda fasa sebesar 180. Hal ini
karena persimpangan input dan sinyal umpan balik (X) adalah
pada potensial yang sama sebagai positif (+) input yang nol
volt atau ditumbuk kemudian, persimpangan adalah sebuah
"Virtual Earth". Karena dunia maya ini simpul resistansi input
dari penguat ini adalah sama dengan nilai resistor input, Rin
dan gain loop tertutup dari penguat pembalik dapat
ditetapkan oleh rasio dari dua resistor eksternal

Peroleh Tegangan

Kunci kerja dari penguat inverting terletak


pada
untaian
masukkan
diferensial.
Diasumsikan bahwa untaian diferensial ideal.
Maka kedua transistor pada untai masukan
diferensial sepadan (matched) dan tegangan
pada kedua masukan adalah sama. Jika
masukan
non
inverting
dilatarkan
(grounded) maka masukan inverting juga
mempunyai tegangan pada latar, sehingga
masukan inverting berada pada latar semu
(virtual ground).

Berdasarkan gambar diatas kita dapat memperolehan


tegangan yang diukur dengan adanya lintasan umpan
balik yang disebut Perolehan Tegangan Kalang
Tertutup (Closed loop voltage gain) perolehan
tegangan kalang tertutup (ACL) dapat diperoleh:
ACL=
Sehingga:
Vout = Vin
Tanda minus dari persamaan diatas menunjukkan
bahwa polaritas keluaran berlawanan dengan masukan
sehinnga disebut Penguat Inverting (Pembalik).

Reistans Masukan

Penguat inverting mempunyai resistans


masukan yang lebih rendah dari pada
penguat operasional. Seperti terlihat
pada
gambar
sumber
tegangan
menunjukkan resistor masukan R1 yang
menuju kelatar semu. Karena itu,
resistans masukan penguat inverting
adalah:

Resistans Keluaran

Resistans kaluaran penguat inverting


merupakan gabungan paralel antara
resistans keluaran Op Amp (RO) dengan
resistans umpan balik Rf. Karena Rf
umumnya jauh lebih besar daripada RO,
maka impedans keluaran diasumsikan
sama dengan RO dari Op Amp.