Anda di halaman 1dari 7

TUGAS KELOMPOK

KEPERAWATAN JIWA
KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN

DISUSUN OLEH :

DELLA AYU PEBRYANTHI


DWI NOPITA SARI
INDAH WAHYUNI
JUAENI
MATHLAIL FAJRI
MUZNI RAHMAN
NI KOMANG INTAN NOVITAYANTI
RESTU RIZKIANI
SUKMA WAHYUNI

(P07120313006)
(P07120313010)
(P07120313020)
(P07120313022)
(P07120313030)
(P07120313033)
(P07120313035)
(P07120313042)
(P07120313046)

KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENTERIAN KESEHATAN MATARAM
JURUSAN KEPERAWATAN
PROGRAM STUDI DIV KEPERAWATAN
MATARAM
2014

KONSEP ASUHAN KEPERAWATAN


KLIEN DENGAN PERILAKU KEKERASAN

A. PENGERTIAN
MenurutIyusYosep
(2007),
perilakukekerasanadalahsuatukeadaandimanaseseorangmelakukantindakan
yang
dapatmembahayakansecarafisik,
baikkepadadirisendiri,
maupun
orang
lain.
MenurutDepkes RI (2000), PerilakuKekerasanadalahsuatubentukperilaku yang
bertujuanuntukmelukaiseseorangbaiksecarafisik, maupunpsikologisdanmenurutCarpenito
(2000),
Perilakukekerasanadalahkeadaandimanaindividuindividuberesikomenimbulkanbahayalangsungpadadirisendiriataupun orang lain.
Individu melakukan kekerasan akibat adanya frustasi yang dirasakan sebagai
pemicu dan individu tidak mampu berpikir serta mengungkapkan secara verbal sehingga
mendemostrasikan pemecahan masalah dengan cara yang tidak adekuat (Rawlins and
Heacoco, 1998). Sedangkan menurut Keliat (1999), perilaku kekerasan adalah perasaan
marah dan bermusuhan yang kuat disertai dengan hilangnya kontrol diri atau kendali diri.
B. RentangResponPerilakuKekerasan
1. Asertif.Apabilakemarahandinyatakanataudiungkapkantanpamenyakiti orang lain.
2. Frustasi.Respon yang terjadiakibatgagalmencapaitujuan
3. Pasif.Perilaku
yang
merasatidakmampumengungkapkanperasaannyasehinggakemarahantersebuthanyadip
endam.
4. Agresif.memperlihatkanpermusuhan, kerasdanmenuntut, mendekati orang lain
denganancaman, memberikan kata-kata ancamantanpaniatmelukai.
5. AmukatauKekerasan. Perilakukekerasanditandaidenganmenyentuh orang lain
secaramenakutkan, member kata-kata ancaman, disertaimelukaipadatingkatringan,
dan yang paling beratadalahmelukaiataumerusaksecaraserius.
C. HIRARKI PERILAKU KEKERASAN
Gejala-gejalaatauperubahan-perubahan
timbulpadakliendalamkeadaanmarahdiantaranyaadalah:
1. Perubahanfisiologik
a. Tekanandarahmeningkat
b. Denyutnadidanpernafasanmeningkat
c. Pupil dilatasi
d. Tonus ototmeningkat
e. Mual
f. Frekuensibuang air besarmeningkat
g. Kadang-kadangkonstipasi
h. Reflex tendon tinggi

yang

2. Perubahanemosional
a. Mudahtersinggung
b. Tidaksabar, danfrustasi
c. Ekspresiwajah Nampak tegangbilamengamukkehilangan control diri.
3. Perubahanperilaku
a. Agresifpasif
b. Menarikdiri
c. Bermusuhan
d. Sinisdancuriga
e. Mengamuk
f. Nada suarakeras
g. Kasar
D. FAKTOR PREDISPOSISI DAN FAKTOR PRESIPITASI
1. FAKTOR PREDISPOSISI
a. Psikologi.
Kegagalan
yang
dialamidapatmenimbulkanfrustasi
yang
kemudiandapatmenyebabkanagresifatauamuk,
masakanak-kanak
yang
tidakmenyenangkanyaituperasaanditolak,
dihina,
dianiayaatausanksipenganiayaandapatmenyebabkangangguanjiwapadausiadewasa
atauremaja
b. Bioneurologis.Banyakpendapatbahwakerusakan system limbic, lobus frontal,
lobus
temporal,
danketidakseimbanganneurotransmitter
turutberperandalamterjadinyaperilakukekerasan
c. Perilaku.
Reinforcement
yang
diterimasaatmelakukankekerasan,
seringmengobservasikekerasandirumahataudiluarrumah,
semuaaspekinimenstimulasiindividumengadposiperilakukekerasan.
d. Social Budaya. Budayatertutupdanmembalassecaradiam (pasifagresif) dan
control social yang tidakpastiterhadapperilakukekerasanakanmenciptakanseolaholahperilakukekerasanditerima (permissive)
2. FAKTOR PRESIPITASI
a. Bersumberdariklien, yaitukelemahanfisik, keputusasaan, ketidakberdayaan,
percayadirikurang
b. Bersumberdarilingkungan, yaitukritikan yang mengarahpenghinaan, kehilangan
orang yang dicintaiataupekerjaan, kekerasan.
c. Interaksidengan orang lain, yaituprovokatif, konflik
E. MEKANISME KOPING
Beberapamekanismekoping yang dipakaipadaklienmarahuntukmelindungidiriantara lain:
1. Sublimasi.
Menerimasuatusasaranpengganti
yang
muliaartinyadimatamasyarakatuntuksuatudorongan
yang
mengalamihambatanpenyalurannyasecara
normal.
Misalnyaseseorang
yang
sedangmarahmelampiaskankemarahannyapadaobyek lain.

2. Proyeksi. Menyalahkan orang lain mengenaikesukarannyaataukeinginannya yang


tidakbaik.
Misalnyaseorangwanitamuda
yang
menyangkalbahwaiamempunyaiperasaanseksualterhadaprekankerjanya
3. Represi. Mencegahpikiran yang menyakitkanataumembahayakanmasukkealamsadar.
Misalnyaseoranganak yang sangatbencipadatemannya yang tidakdisukainya.
4. Reaksiformasi.
Mencegahkeinginan
yang
berbahayabiladiekspresikan,
denganmelebih-lebihkansikapdanperilaku
yang
berlawanandanmenggunakannyasebagairintangan.
Misalnyaseseorang
yang
tertarikpadatemansuaminya.
5. Displacement.Melepaskanperasaan yang tertekanbiasanyabermusuhan, padaobyek
yang
tidakbegituberbahaya.
Misalnya,
seorangpria
yang
meluapkanemosinyadenganrekankerjanya.
F. TINJAUAN PROSES KEPERAWATAN
1. PENGKAJIAN
a. Identitas.
Nama, umur, jeniskelamin, alamat, agama, diagnose medis, pendidikan,
danpekerjaan
b. Factor predisposisi
1) Gangguanjiwadimasalalu
2) Pengobatansebelumnya
3) Trauma karenaaniayafisik, seksual, atautindakan criminal
4) Pengalamanmasalalu yang tidakmenyenangkan
c. Pemeriksaanfisik
Memeriksatanda-tanda
vital,
tinggibadan,
beratbadan,
dantanyakanapakahadakeluhanfisik yang dirasakanklien
d. Factor emosional
Klienmerasatidakaman, merasaterganggu, dendam, danjengkel.
e. Factor mental
Cerewet, kasar, keremahandansukaberdebat
f. Latihan. Menarikdiri, pengasingan, penolakan, kekerasan, ejekan, sindiran
2. POHON MASALAH PERILAKU KEKERASAN
Dari pohonmasalahini yang harusditentukanadalah:
a. Penyebabmasalahutama : hargadirirendah
b. Perilakukekerasan (masalahutama)
c. Akibatmasalahutama: resikomencederaidirisendiri, orang lain danlingkungan
Resiko menciderai diri sendiri, orang lain dan lingkungan
Perilaku kekerasan
GangguanKonsepdiriHargaDiriRendah

3. DIAGNOSA KEPERAWATAN
a. Perilakukekerasan
b. Resikomencederaidirisendiri, orang lain danlingkungan
c. Hargadirirendah
4. INTERVENSI KEPERAWATAN
a. Tujuan
1) Pasiendapatmenyebutkanpenyebabperilakumarah
2) Pasiendapatmenyebutkantanda-tandaperilakumarah
3) Pasiendapatmenyebutkanjenisperilakumarahnya yang pernahdilakukannya
4) Pasiendapatmenyebutkanakibatdariperilakumarah yang dilakukannya
5) Pasiendapatmenyebutkancaramengontrolperilakumarahnya
6) Pasiendapatmengontrolperilakukemarahannyasecarafisik, spiritual, social
dandenganterapipsikofarmaka.
b. Tindakankeperawatanpadapasien
1) Menyalurkan rasa marahdengancarafisik
a) Diskusikanbersamapasienpenyebabperilakumarahsaatinidan yang lalu
b) Diskusikanperasaanpasienjikaterjadipenyebabperilakukemarahan
c) Diskusikanbersamapasienperilakumarah
yang
biasadilakukanpadasaatmarahsepertiterhadap
orang
lain,
terhadapdirisendiridanterhadaplingkungan
d) Diskusikanbersamapasienakibatperilakumarahdan rasa marahnya
e) Diskusikanbersamapasiencaramengontrolperilakumarahsecarafisik, obat,
social dan spiritual pasien
2) Latihancarafisik
a) Melatihpasienmenyalurkanemosidenganmenariknafasdalamdanmemukulb
antalataukasur
b) Diskusikancaratariknafasdalamdenganpasien
c) Bericontohpadapasiencaratariknafasdalam
d) Mintaklienuntukmengikuticontoh yang diberikansebanyak 5 kali
e) Beripujianpositifataskemampuanklienmendemonstrasikancaratariknafasda
lam
f) Tanyakanperasaankliensetelahselesailatihantariknafasdalam
g) Anjurkanklienuntukmelakukancara yang telahdilatihsaatmarahataujengkel
h) Diskusikandenganklienfrekuensilatihan yang akandilakukansendiri
i) Bersamaklienmenyusunjadwalkegiatanuntukmelatihkegiatan
yang
sudahdipelajari
j) Berireinforcement atasresponklien.
3) LatihanpatuhObat
a) Diskusikanhasillatihanmengontrolperilakukekerasansecarafisik
b) Latihpasienminumobatsecarateraturdenganprinsiplimabenaryaitubenarnam
apasien, benarnamaobat, benarcaraminumobat, benarwaktuminumobat,
danbenardosisobat.
c) Jelaskangunaobatdanakibatjikatidakteraturdiminum
d) Susunjadwalminumobatsecarateratur

4) Latihancara social atau verbal


a) Diskusikanhasillatihanmengontrolperilakumarahsecarafisikdanpatuhminu
mobat
b) Latihanmengungkapkan rasa marahsecara verbal
c) Susunjadwallatihanmengungkapkanmarahsecara verbal
5) Latihancara spiritual
a) Diskusikanhasillatihanmengontrolperilakumarahsecarafisik
b) Latihankegiatanibadahsepertisholatatauberdoa
c) Buatjadwallatihansholatatauberdoa
5. EVALUASI
Evaluasipadapasien
a. Pasienmampumenyebutkanpenyebab, tandadangejalaperilakmarah, perilakumarah
yang biasadilakukandanakibatperilakumarahnya.
b. Pasienmampumenggunakancaramengontrolperilakumarahsecarateratursesuaijadw
alyaitu:
1) Secarafisik
2) Secara social atau verbal
3) Secara spiritual
4) Denganterapipsikofarmaka

DAFTAR PUSTAKA

Carpenito, L.J. 2000. BukuSakuDiagnosaKeperawatan. Edisi 8. Jakarta: EGC

Keliat Budi A. 1999.Proses KeperawatanKesehatanJiwa, Edisi I. Jakarta : EGC

Tim DirektoratKeswa. 2000. StandarAsuhanKeperawatanJiwa, Edisi 1. Bandung :RSJP


Bandung

Townsend, M.C. 1998. BukusakuDiagnosaKeperawatanpadaKeoerawatanPsikiatri, edisi 3.


Jakarta: EGC.

Stuart, Gail W. 2006. BukuSakuKeperawatanJiwa. Jakarta : EGC

Videbeck, Sheila L. 2008. Buku Ajar KeperawatanJiwa. Jakarta : EGC