Anda di halaman 1dari 7

Analisis Ragam

1. Hipotesis Uji
Diandaikan ada 2 populasi dimana Hipotesis H 0 memiliki nilai tengah yang
sama dan H1 yang memiliki sekurang-kurangnya sepasang nilai tengah yang
tidak sama.
2. Jumlah Kuadrat Simpangan
Jumlah kuadrat simpangan dari nilai tengah data keseluruhan, sebut
sebagai jumlah kuadrat total (JKT). Dapat diuraikan sebagai berikut:
JKT

= ij ( Xij = ij [( Xij -

= ij [( Xij -

)2
= ij ( Xij -

)+ (

)2 + 2 [( Xij -

)2 + ij 2 ( Xij -

)]
i

)(

)(

)+ (

)+ ij (

)2

Karena ij 2 [( Xij -

ij

)(

) = j 2 [i (

)[ j (

)]]

( Perhatikan bahwa j (

ij

Jumlah kuadrat tadi dapat ditulis :


ij ( Xij -

= = ij [( Xij -

) = 0 untuk semua i )

)2 + ij (

)]

Masing-masing suku dari ruas tersebut memiliki derajat bebas yang dapat
dituliskan sbb:
( ini) 1 = [i ( ni 1)] + (p-1); db Total= dbGalat + dbKelompok
Contoh:
Berikut ini adalah data dari suatu percobaan:
Katalis 1 : 58.2, 57.2, 58.4, 55.8, 54.9
Katalis 2: 56.2, 54.5, 57.0, 55.3
Katalis 3: 50.1, 54.2, 55.4
Katalis 4: 52.9, 49.9, 50.0, 51.7
Untuk hasil percobaan ini:

X
X

= (1/5). (58.2 + 57. + 58.4 + 55.8 + 54.9) = 56.9

= (1/4). (56.2 + 54.5 + 57.0 + 55.3)= 55.75

= (1/3). ( 50.1 + 54.2 + 55.4= 53.23

= (1/4). (52.9 + 49.9 + 50.0 + 51.7)= 51.125

= 54.481

JKtotal

= (58.2 - 54.481)2 + (57.2 - 54.481)2 + ... + (51.7 - 54.481)2 =

119.88

J Kkatalis

= 4(56.9-54.481)2 + 4(55.75-54.481)2 + 3(53.23-54.481)2 +

4(51.125-54.481)2
= 85.42
= (58.2 -56.9)2 + (57.2 56.9)2 + ... + (51.7 51.125) =

Jkgalat
34.46

dbTotal = 15, dhbKatalis= 3, dan dbGalat = 12

3. Nisbah Ragam
Nisabah ragam kelompok terhadap ragam galat sebagai F hitung,

i X . ) / ( P1 ) .2
i n i ( X
) .2 / i ( n 1 )
(X X

Fhitung :

ij

4. Tabel Analisis Ragam


Sumber
ragam

Jumlah
kuadrat

Derajat
bebas

Kuadrat
Tengah

Fhitung

Kelompok

JKK

dbK

KTK=JKK/dbK

KTK/KTG

Galat

JKG

dbG

KTG=
JKG/dbG

Total

JKT

dbT

JKK =

i j ( X i X . ) .2

JKG =

2
i j ( X ij X i ) .

JKT =

i X . )
i j ( X

dbK =

( P1 )

dbG =

i ( ni1 )

dbt = (

i ni - 1

5. Koefisien Determinasi
R2=

JKG
100
JKT

Koefisien determinasi menunjukkan keseragaman data.


6. Pembandingan Lanjutan
Salah satu cara yang digunakan adalah uji Beda Nyata Terkecil.
(BNT)
Dapat dihitung dengan:

1/n 1+1/n j
KTGalat
BNT = t

a
2

; dbGAlat

7. Analisis Ragam dengan Dua Faktor


Sumber
ragam

Jumlah
kuadrat

Derajat
bebas

Faktor 1

JKF1

dbF2

Faktor 2

JKF2

dbF1

Galat
Total

JKG
JKT

dbG
dbT

JKF1=

i j ( X i X . ) .

=r

i ( X i X . ) .2
JKF2=

i j ( X j X . ) .

i ( X i X . ) .

=p

Kudrat tengah
KTF1=
JKF1/dbF2
KTF2=
JKF1/dbF2
KTG = JKG/dbG

Fhitung
KTF1/KTG
KTF2/ KTG

JKG =

i j ( X ij X . X j + X . ) .

JKT =

i j ( X ij X . )

dbF1= p-1
dbF2= r-1
dbG= (p-1)(r-1)
dbT= rp-1
JKT= JKF1+ JKF2 + Jkgalat
dbT= dbF1+dbF2+dbGAlat

Regresi dan Korelasi


Adalah analisis untuk menelaah dua peubah pengukuran.
1. Korelasi
Korelasi dantara dua peubah X dan Y dapat dinyatakan sebagai berikut:
n

( X i X )( Y iY )
Rx

i=1

(
n

( X i X ) .2
i=1

i=1

. Y iY ) .2

Semakin tinggi korelasi antara peubah X dan Y, yaitu semakin mendekati


nilai 1 atau -1, maka semakin erat keterkaitan antara kedua peubah.
ILUSTRASI
Berikut adalah hasil pengukuran antara tinggi bapak dan anak
sulungnya(cm). Hitunglah nilai korelasinya!
Pengamatan
1
2
3
4
5
6
7
8
Bapak
170
163 157 165 175 160 165 168
Anak
178
175 165 173 168 152 163 168
Jawab:
Untuk pengamatan tersebut dapat dibuat tabel sbb (x=bapak dan y=
anak)
(Xii

Xi

Yi

1
2
3
4
5

170
163
157
165
175

178
175
165
173
168

)
4.63
-2.38
-8.38
-0.38
9.63

160

152

-5.38

7
8
TOTAL

165
168
1323

163
168
1342

-0.38
2.63

Yi-

Y
10.25
7.25
-2.75
5.25
0.25
15.75
-4.75
0.25

(Xi- X )-

( Yi- Y

(Xi-

(Yi-

X )2

47.41
17.22
23.03
-1.97
2.41

21.39
5.64
70.14
0.14
92.64

105.06
52.56
7.56
27.56
0.06

84.66

28.89

248.06

1.78
0.68
140.75

0.14
6.89
225.88

22.56
0.06
463.50

= 1323/8= 165.8

y = 1342/8= 167.75
n

( X i X )( Y iY )
Rx

i=1

(
n

i=1

2.

(
n

) .2
X i X

i=1

. Y iY ) .2

140.75

= ( 225.88 ) (463.50)

= 0.435
Regresi Sederhana
Jika X adalah peubah bebas dan Y peubah tak bebas maka pers regresi
linear Ypada X dapat dinyatakan :

Y =0 + 1X

dan untuk 1 =

Y
X

sedangkan 0 dalam banyak

kasus hanya berlaku sebagai koef. Penyesuai.


Dengan simpangan nilai pengamatan dari garis regresi , maka hubungan
X dan Y dapat dinyatakan sebagai:
3. Metode Kuadrat Terkecil
Jumlah kuadrat simpangan

(yi -

Y =0 + 1X +
^y ) dengan
i

^y

= b0 + b1xi

dimana b0 adalah statistik penduga bagi 0 dan b1 bagi 1.

( x x ) ( y y )
( xx ) .2

; b0 =

y b 1 x

a) Galat Baku Nilai Dengan Koef. Regresi


Galat baku masing* penduga:

GB(b1) =

s
sx

GB(b0) =

1 x 2
+
n Sx

Dengan
SSE
S=
n2

( y i( b 0+ b1 x i ) )

SSE =

i=1

Sx =

( xx )

i=1

b) Pendugaan Nilai Tengah Y pada x tertentu


Nilai tengah Y diduga oleh

yi = b0 + b1xi dengan galat baku S

x
x

1
+
n

Sehingga selang kepercayaan (1-)100% bagi

yIx

adalah

[(b0 + b1x)ta/2,v

x
x

2
S ]
1
+
n

c) Pendugaan satu nilai y pada x tertentu


Berbeda dengan nilai tengah galat baku penduga satu nilai y adalah

x
x

1
1+ +
n

Sehingga selang kepercayaan bagi y pada x tertentu adalah

[(b0 + b1x)ta/2,v

x
x

2
S
]

1
1+ +
n

d) Tabel Analisis Ragam


Sumber
Ragam
Regresi
Galat
Total
Keterangan:
JKT= (yi -

Jumlah
Kadrat
JKRegresi
JKGalat
JKTotal

y )2

JKG=

( y i ^y i )

JKR=

( ^y i y )

JKT= JKR+ JKG


DBT = n- 1
DBG = 1
DBR = n 2

e) Kesesuaian Model Regresi

Derajat
bebas
DBRegresi
DBGAlat
DBTotal

Kuadrat tengah

Fhitung

KTregresi=JKR/D
BR
KTG=JKG/DBG

KTR/KTR

Dinyatakan dengan R2 , dapat dihitung dengan :

n2

( y i ^y i ) .2 /
R 2=1

ANALISIS DATA KATAGORIK


1. Proporsi
Proporsi contoh dilambangkan dengan p, adalah proporsi banyaknya
anggota contoh yang berkategori sukses dalam ulangan, p = x/n. Nilai
harapan dan ragam proporsi adalah

= E(x/n) =

E( x /n)

1
n (n)

1
E(x 2)
2
=
n

1
2
n

( n ( 1 ) ) =

( 1 )
n

a) Selang kepercayaan bagi proporsi populasi


p Za/2

( 1) /n

dalam pers. Terdapat unsur yang tidak diketahui maka dipasang


simpangan baku maksimum yaitu apbila = 0.5 dan (1-) = 0.25.
selang kepercayaan dengan demikian menjadi

p Za/2

0.5
n

atau mengganti dengan p, sehingga selang

kepercayaan menjadi

p Za/2

p (1 p)/n

2. Keterkaitan Antara Dua Peubah Katagorik