Anda di halaman 1dari 4

BAB I

PENDAHULUAN
Arti dari pada Conditioning.
Full Air Conditioning merupakan suatu alat pengontrol keadaan suhu udara lingkungan
yang dibutuhkan untuk manusia, hewan ataupun untuk kepentingan industri.
Sifat dari ,,FULL menunjukkan bahwa kemurnian (kebersihan) udara, sirkulasi,
temperatur dan kelembaban udara relatip (relative humidity) dari udara dikontrol.
Kesanggupan untuk mengontrol panas sensible dan panas latent yang ditimbulkan oleh
keadaan lingkungan dengan konditioning sistem, biasanya disebut dengan istilah

AIR

Conditioning.
A. Pemakaian Air Conditioning
Pemakaian dapat dibagi dalam 4 (empat) kelompok besar antara lain

1. Bahan Makanan
2. Industri Process
3. Special Aplication
4. Kenyamanan
1. Bahan Makanan
a.

Penyimpanan Susu ;
Susu yang baru diambil dari peternakan disimpan dalam refrigeration tank pada
suhu 10oC 15,56oC , kemudian dipanaskan pada suhu 21,1oC untuk menghilangkan
kuman (dipasteurkan), kemudian susu didinginkan dari 2,22 oC 3,33oC dalam heat
exchanger, agar lebih tahan lama.

b.

Pembuatan Ice-Crem ;
Campuran Ice Cream diaduk dalam alat pencampur lalu disterilkan, didinginkan
pada suhu 3,33 oC 4,44 oC. Kemudian disimpan dalam frezeer, sampai suhu turun
menjadi - 6,66 oC - 3,9 oC, kemudian disimpan dalam kontainer yang bersuhu : 23,33oC - 28,9 oC sebelum dibawa kepemasaran.

c.

Pengawetan Daging, Ikan :


Untuk waktu yang tidak lama daging didinginkan pada suhu 0 oC 1,11oC. Untuk
penyimpanan yang agak lama maka harus dibekukan, agar daging tetap segar dan
rasanya tetap, maka harus disimpan dalam suhu -17,78 oC - 23,33 oC.

d.

Bahan Sayuran :
Agar rasa sayuran tetap segar, maka sayuran harus disiram di bawah temperatur 28,9 oC untuk mendapatkan kristal kristal halus pada sayuran.
2. Industri Process
a.

Pemisahan Gas Gas dari Udara :


Gas N2 dan O2 yang terdapat di udara dapat dipisahkan dengan jalan
pengembunan, ini disebabkan gas gas tersebut mempunyai titik embun yang berbeda.
Pemisahan ini dapat dilakukan pada pabrik Petrokimia. Temperatur yang diperlukan
156,65 oC, dan diperlukan tenaga 7.354.988 J/s.

b.

Pengembunan Gas :
Pada pabrik syintetic amonia plant , uap ammonia diembunkan dahulu pada
suhu : -17,78 oC 10 oC. Kemudian setelah cair baru disimpan.

c.

Pamisahan Sifat Lilin pada Minyak yang mempunyai Derajat Kekentalan Tinggi.
Adanya sifat Wax pada minyak pelumas dapat dipisahkan dengan penguatan
Wax pada suhu - 26,108 oC.

d.

Penyimpanan Zat atau Gas.


Penyimpanan suatu zat dalam bentuk cair dapat lebih lama, seperti penyimpanan
gas alam sampai -162,22 oC dan tekanan 68.947,6 Pa (68,95 kPa) dalam bentuk cairan.

e.

Panyerapan Panas Reaksi.


Beberapa proses reaksi kimia adalah eksotermis. Panas reaksi yang terjadi dapat
mengganggu proses, karena itu panas tersebut harus diserap oleh refrigeration. Seperti
pada cellulose acetate , Viscaserayon , Karet Sintetis , dan sebagainya.

f.

Control Of Permentation.
Panas reaksi yang di luar batas konrol, seperti pada reaksi antara alcohol dan
penicillin, dimana refrigeration harus mempertahankan suhu antara 4,44 oC 10 oC.

3. Special Aplications( PemakaianKhusus ).


a.

Cold treatment.
Baja yang didinginkan selama 1800 detik ( 30 menit ) pada suhu -87,22 oC, akan
menjadi keras dan tahan aus. Alat potong akan lebih lama umurnya, bila didinginkan
pada temperatur - 101,11 oC selama 15 menit. Bila didinginkan pada suhu -84,44 oC
selama 8 jam ( 28800 detik ) akan menambah kemagnitan dalam besi. Dalam

penuangan, Mercury ( Hg ) yang didinginkan sampai -73,33 oC dapat dibuat untuk


model benda yang sulit bentuknya dan presisi ukurannya.
b.

Sambungan Susutan.
Sambungan agar lebih kuat dan tahan lama didinginkan pada suhu 98,33oC.

4. Kenyamanan( Comfortable ) dan Air Conditioning.


a.

Kedokteran.
Penyembuhan penyakit pasien akan lebih cepat apabila keadaan udara diatur dan
disesuaikan dengan kondisi tubuh pasien. Obat obatan akan lebih tahan lama bila
dibuat dengan menggunakan cara Freeze Drying , ialah dengan penyerapan air
dengan sublimasi pada tekanan dan temperatur rendah.

b.

Ruang Kerja.
Pada pekerja akan lebih tahan lama kalau seandainya kondisi ruangan kerja yang
sesuai. Udara yang terlalu basah akan merusak paru paru, udara kering akan merusak
kulit. Kondisi ruangan sebaiknya RH 50 %, temperatur = 25,55 oC.

c.

Tekstil.
Air

Conditioning

padapabriktekstilsangatpenting.Karenajikaudaraterlalukeringbenangmudahmengeritingd
anputus.Sebaliknya, jikaudaraterlalubasahsukaruntukditenun.
d.

Percetakan.
Kondisi udara juga berpengaruh terhadap cetakan sebab sifat higrokofis dari
kertas. Kertas harus dapat menguapkan tinta dengan kecepatan yang sama dengan
menempelkan cat / tinta dari cetakan. Untuk ruangan cetakan dikehendaki RH = 40 %
50 %, dan temperatur -15 oC.

e.

Alat Alat Standart.


Seperti Standart Test Gases harus disimpan pada keadaan udara yang tetap.
Sehingga metal tidak memuai ( ekspand ).

f.

Laboratorium.
Setiap Laboratorium mempunyai variasi suhu sesuai kebutuhan, misalnya pada
mesin yang bekerja pada temperatur rendah, dapat dijaga temperaturnya sekitar 62,22
o

C.

g.

Fotografi.
Perusahaan fotografi yang sangat besar menggunakan refrigeration. Penyimpanan
film pada suhu yang rendah menjaga jangan timbulnya jamur, dengan mengurangi
kelengasan udara, jamur tidak mudah timbul. Film yang belum jadi membutuhkan
temperatur yang humidities yang tinggi. Sedangkan proses film membutuhkan
humidities yang rendah.