Anda di halaman 1dari 1

2015

Penambahan Luas Apron Bandar Udara Cirebon

BAB III
METODELOGI PENELITIAN
3.1 Pendahuluan
Metode penelitian merupakan cara untuk mendapatkan data guna
mencapai tujuan dari penelitian. Pada bab ini akan diuraikan mengenai
metode penelitian dari identifikasi masalah, studi literature, tujuan penelitian,
metode identifikasi, pengumpulan data, analisis dan proses data, hasil dan
kesimpulan dan saran.
3.2 Penetapan referensi penelitian
Untuk kerja awal penelitian ini, beberapa literature seperti artikel ilmiah,
jurnal, buku, makalah dan sumber sumber terkait lainnya dari informasi
yang dikumpulkan. Beberapa artikel ilmiah yang dicari dari internet
menggunakan kata kunci Bandar udara fasilitas Bandar udara apron
dan lain lainnya. Beberapa juga dikumpulkan melalui jurnal ilmiah seperti
transportasi, transportasi udara, dan lain lain.
3.3 Identifikasi Masalah
Seiring dengan studi literature, masalah kurangnya lahan untuk apron
sendiri di Indonesia khusunya di daerah Cirebon juga diidentifikasi. Masalah
penambahan luas yang teridentifikasi kemudian diterjemahkan kedalam
tujuan penelitian ini.
3.4 Pengumpulan Data
Untuk melakukan studi ini, diperlukanm data data terkait dengan Bandar
udara khususnya didaerah Cirebon antara lain sebagai berikut :
1. Data bandar udara di Cirebon
2. Fasilitas yang ada
3. Desain apron
4. Peta kesesuaian lahan
5. Tata guna lahan
Setelah dikumpulkan data data tersebut diklarifiasikan dan divalidasi
sesuai dengan metode analisis studi ini. Bandar udara sendiri, merupakan
suatu sarana transportasi yang cepat. Oleh karena itu perlunya peninajuan
tentang data data yang dibutuhkan guna memaksimalkan keunaan banda
udara itu sendiri. Adapun salah satunya ialah faktor kurangnya lahan guna
penambahan luas apron bandar udara mengingat banyaknya masyarakat yang
mulai menggunakan taransportasi udara.
3.5 Metode Analisis
Berdasarkan kajian dari penelitian rumusan masalah yang ada, maka
secara garis besar mengacu pada penambahan luas apron pada bandar
Cirebon.
2411131092