Anda di halaman 1dari 3

TUGAS TOKSIKOLOGI

KELOMPOK 1
Septriani Nainggolan
Febriyanti Aguswan
Alberthina Zonggonou
Maria Miakalmu

Uji Marquis
Reagen Marquis merupakan reagen yang dibuat dari 40% formalin yang diasamkan.
Reagen ini biasanya digunakan untuk uji terhadap methamphetamin (atau bahasa pasarnya:
sabu-sabu). Spesifik memberi warna jingga, apabila dibiarkan berubah warna menjadi
kehitaman. Pada reagen Marquis, asam yang digunakan adalah asam sulfat. Formalin yang
diasamkan itu membentuk hidrat stabil.

Air didapatkan dari formalin yang tidak pekat. Tetapi perlu diingat bahwa sifat asam
sulfat adalah bereaksi hebat dengan air. Hal ini membuat air yang bereaksi dengan formalin
berkurang dan kesetimbangan bergeser ke arah formalin dan air. Akibatnya formalin lebih
banyak daripada gem-diolnya.

Kemudian, formalin ini bereaksi dengan inti benzena. Di sini, inti benzena pada
methamphetamin sifatnya aktif. Sebab methamphetamin termasuk golongan benzilik yang
aktif. Sehingga dapat bereaksi dengan formalinnya. Methamphetamin ini bereaksi dengan
berubah warna menjadi jingga, ternyata membentuk dimer. Warna jingga ini sebenarnya

adalah kation dimer ini. Kation ini dapat terjadi, karena asam sulfat yang memiliki sifat
oksidator. Reaksinya terlihat pada gambar ini.

Easy Test meluncurkan test kit baru yaitu Test


Kit MARQUIS REAGENT yang berfungsi untuk
mendeteksi banyak macam jenis NARKOBA atau
Psikotropika yang dilarang digunakan. Test kit dapat
digunakan untuk bahan uji padat atau cair (urine).
'Marquis Color Reactions' untuk menentukan jenis
Narkotika atau Psikotropika yang terdeteksi positif
Kepekaan uji ini adalah sebesar 1 0,025 mikro
gram. Reagen dapat dibuat dari 3 ml asam sulfat pekat
ditambah 2 tetes formaldehid 40 %. Pada umumnya semua narkotika akan memberikan reaksi
warna ungu. (Morfin, heroin dan codei + Marquis ungu; Pethidine + Marquis jingga).
Untuk heroin, dapat dilakukan pengujian yang lebih khas : 10 tetes campuran asam
nitrit pekat dan 85% asam fosfor yang memiliki perbandingan 12:38 diletakkan dalam tabung
centrifuge ukuran 5 ml, kemudian ditambahkan 3,25 ml kloroform dan diputar selama 30
detik.
Prosedur Uji Marquis : 40 tetes formaldehyde 40% dalam 60 ml asam sulfat pekat.
Tes ini cukup sensitive dengan sensitifitas berkisar antara 0,05 mikrogram 1 mikrogram.
Hasil positif unutk opium, morfin, heroin, kodein adalah warna merah-ungu.

Reaksi ini bertujuan untuk mengidentifikasi adanya cincin aromatis. Zat ini dilarutkan
dengan H2SO4 (p) + larutan formalin encer di dalam tabung reaksi, maka akan terbentuk
cincin (merah, cokelat, jingga, ungu, hijau, dan sebagainya). Asam salisilat memberikan hasil
cincin merah posotif warna merah dan zat +formalin ( 2 tetes)
Cara kerja : Sampel ditambah pereaksi marquis terbentuk warna jingga.
Reaksi Marquis : Zat uji + formalin + H2SO4 pekat warna ungu (alkaloid opium)
CATATAN:
Jika bahan uji berupa padatan - Ambil sedikit bahan uji (sekitar 1 gram) pada plate
kaca dan tambahkan sekitar 1 ml dan aduk sampai sebagian besar terlarut. Ambil air yang
sudah tercampur bahan uji sebanyak 1-2 tetes dan gunakan untuk pengujian.
Jika bahan uji berupa cairan - Jika cairan tidak berwarna atau berwarna tidak pekat,
ambil 1 tetes dan gunakan untuk pengujian. Jika warna larutan pekat maka ambil 1 ml dan
encerkan dengan 10 ml aquades (air aqua) dan gunakan 1 tetes untuk pengujian

contoh hasil dari

uji marquis