Anda di halaman 1dari 10

41.

Sebutkan program reklamasi terhadap lahan yang terganggu untuk kurun waktu lima tahun, yang
dirinci setiap tahun
Jawab :
a. Lokasi lahan yang akan direklamasi.
b. Teknik dan peralatan yang akan digunakan dalam reklamasi.
c. Sumber material pengisi(bila dilakukan back filling.
d. Revegetasi.
e. Pekerjan sipil sesuai peruntukan lahan pasca tambang.
f.

Pemeliharaan.

42. Jelaskan yang di maksud dengan biaya langsung dan biaya tidak langsung pada rencana biaya
reklamasi
Jawab :
1. Biaya langsung, biaya yang perlu dihitung dalam penyusunan rencana biaya reklamasi
yang meliputi: Penataan, kegunaan lahan, revegetasi, pencegahan dan penangulangan air
asam tambang atau pekerjaan sipil sesuai peruntukan lahan pasca tambang.
2. Biaya tidak langsung , biaya yang harus dimasukkan dalam perhitungan reklamasi dan
sedapat mungkin ditetapakan dengan menggunakan standar acuan seperti: biaya
mobilitasi dan demobilitasi alat sebesar 2,5% dari biaya langsung atau berdasarkan
perhitungan, biaya perencanaan reklamasi sebesar 2%-10% dari biaya langsung, biaya
administrasi dan keuntungan kontraktor sebesar 3%-14% dari biaya langsung, biaya
supervise sebesar 2%-7% dari biaya langsung.
43. Mengapa system drainase harus diperhatikan dalam penataan permukaan lahan pertambangan
Jawab :
Drainase harus diperhatikan agar infiltrasi air ke dalam tanah dapat seoptimal mungkin.

44. Hal-hal apa sajakah yang harus terpenuhi dalam profil wilayah pertambangan
Jawab :
a. Lokasi dan kesampaian wilayah.
b. Kepemilikan dan peruntukan lahan.
c. Rona lingkungan awal.
d. Kegiatan lain disekitar tambang.
45. Sebutkan diskripsi kegiatan pertambangan
Jawab :
a. Keadaan cadangan.
b. Penambangan.
c. Pengolahan dan pemurnian.
d. Fasilitas penunjang.
45. Fasilitas penunjang apa yang harus dibangun pada kegiatan pertambangan
Jawab :
Uraian rinci mengenai fasilitas penunjang yang akan dibangun antar lain :Kantor, mess,
gudang, sekolah, rumah sakit / poliklinik, laboratorium, transmisi tegangan tinggi, tangki
bahan bakar minyak, tempat ibadah, jembatan, jalan, tangki air, pelabuhan / dermaga,
bandara, rel kereta api, jalur pipa, jalur conveyor, dan / bendungan, pembangkit listrik,
beserta informasi lokasi, ukuran, konstruksi, serta dilengkapi peta situasi dengan skala
minimum 1 : 25.000.

46. Sebutkan gambaran rona akhir tambang


Jawab :
Gambaran rona akhir tambang meliputi :
a. Keadaan cadangan.
b. Peruntukan lahan.
c. Morfologi.
d. Air permukaan dan air tanah.
e. Biologi akuatik dan teresterial.
47. Jelaskan kegiatan yang dilakukan pada tahap program penutupan tambang proses reklamasi mengenai
rencana lokasi dan luas lahan tapak bekas tambang yang akan di tutup
Jawab :
Kegiatan tersebut meliputi :
a. Pembongkaran fasilitas tambang.
b. Reklamasi lahan bekas fasilitas tambang.
c. Pembongkaran dan reklamasi jalan tambang.
d. Reklamasi lahan bekas tambang permukaan.
e. Reklamasi lahan bekas kolam pengendap.
f.

Pengamanan semua bukaan tambang yang berpotensi bahaya terhadap manusia (shaft, raise,
stope, adit, decline, pit, tunel, final void, dan lain-lain ).

48. Sebutkan kegiatan pemantauan pada penutupan tambang


Jawab :
Uraian rinci mengenai program, dan proses pemantauan, termasuk lokasi, metode dan
frekuensi pemantauan, serta pelaporannya mengenai kestabilan fisik, air permukaan dan
air tanah, flora dan fauna, soisal dan ekonomi.

49. Sebutkan isi status perizinan dalam penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan reklamasi
Jawab :
Status perizinan mencakup uraian singkat yang meliputi : Identitas perusahaan, ( nama,
alamat lengkap perusahaan, penanggung jawab rencana atau kegiatan ), uraian singkat
mengenai status perizinan (KP/KK/PKP2B).
50. Sebutkan cakupan pembukaan lahan pada pedoman penyusunan laporan

pelaksanaan kegiatan

reklamasi
Jawab :
Realisasi pembukaan lahan tahun lalu dan rencana pembukaan lahan tahun berjalan
meliputi :
a. Tambang
b. Timbunan
c. Jalan
d. Kolam sedimen dan sarana kendali erosi lainnya
e. Sarana penunjang
51. Sebutkan lokasi lahan yang direklamasi pada proses pelaksanaan reklamasi
Jawab :
Uraian mengenai lokasi dan luas lahan terganggu yang direklamasi meliputi :
a. Lahan bekas tambang
b. Timbunan tanah/batuan penutup diluar tambang
c. Jalan tambang dan non tambang yang tidak digunakan lagi
d. Bekas kolam sedimen
e. Fasilitas penunjang lainnya

52. Apa yang dimaksud dengan pemeliharan dan perawatan pada pelaksanaan penutupan tambang
Jawab :
Uraian mengenai pemeliharaan dan perawatan terhadap tapak bekas tambang, lahan
bekas fasilitas pengolahan dan / atau pemurnian dan lahan bekas fasilitas penunjang.
53. Sebutkan kegiatan pengolahan dan pemurnian pada pelaksanaan penutupan tambang
Jawab :
Uraian rinci mengenai pelaksanaan penutupan tambang, lokasi dan luas lahan disertai
data teknis, ( table, grafik, gambar desain, data peralatan yang digunakan pada :
a. Pembongkaran fasilitas pengolahan dan pemurnian
b. Reklamasi lahan bekas fasilitas pengolahan dan pemurnian
c. Reklamasi lahan bekas kolam tailing dan upaya stabilisasinya
d. Reklamasi lahan bekas timbunan konsentrat
e. Pemulihan (remediasi) tanah yang terkontaminasi bahan kimia, minyak dan B3.
54. Sebutkan isi pasal 52 pada ketentuan peralihan
Jawab :
dalam hal pemerintah Provinsi atau pemerintah kabupaten/ kota belum mempunyai
pejabat funsional inspektur tambang, untuk melaksanakan pengawasan pelaksanaan
reklamasi dan penutupan tambang dapat dilaksanakan oleh pelasana inspeksi tambang
55. Apa yang dimaksud dengan Mineral dan Batubara
Jawab :
Mineral dan batubara merupakan sumber daya alam terbarukan yang mempunyai peranan
penting dalam memenuhi hajat hidup orang banyak, serta member nilai tambah secara
nyata bagi pereknomian nasional dalam upaya mencapai kemakmuran dan kesejahteraan
rakyat.

56. Kapankah UU minerba no 4 tahun 2009 dibuat ?


Jawab :
UU minerba no 4 tahun 2009 telah dirumuskan dan disahkan pada tahun 2009 namun
baru diberlakukan di Indonesia pada 12 januari 2014.
57. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM no. 7 tahun 2014 laporan rencana penutupan tambang dibagi
menjadi dua sebutkan
Jawab :
Yaitu, laporan rencana pasca tambang dan laporan rencana reklamasi tambang.
58. Jelaskan yang dimaksud dengan BAB I tentang ketentuan pasal 1 ayat (2) kegiatan pasca tambang
yang selanjutnya disebut pasca tambang
Jawab :
Yang dimaksud dari hal tersebut adalah kegiatan terencana, sistematis, dan berlanjut
setelah akhir sebagian atau seluruh kegiatan usaha pertambangan untuk memulihkan
fungsi lingkungan alam dan fungsi social menurut kondisi local diseluruh wilayah
pertambangan.
59. Jelaskan tujuan dari pemantauan dan perawatan yang dilakasanakan pada saat penghentian
penambangan dan pengolahan
Jawab :
Tujuannya adalah untuk memantau tapak selama beberapa bulan dalam pengambilan
tindakan guna memastikan kondisi kestabilan fisik tapak, sehingga tidak ada kerusakan
lingkungan lebih lanjut , serta mengukur pencapaian tindakan reklamasi yang dilakukan.
60. Jelaskan yang dimaksud dengan mineral pada UU mineral dan batubara
Jawab :
Mineral adalah senyawa anorganik yang terbentuk di alam yang memiliki sifat
fisik dan kimia tertentu serta susunan Kristal teratur atau gabungannya yang
membentuk batuan baik dalam bentuk lepas ,maupun padu.

61. Jelaskan yang dimaksud dengan Batubara pada UU mineral dan batubara
Jawab :
Batubara adalah endapan senyawa organic karbonan yang terbentuk secara
alamiah dari sisa tumbuh-tumbuhan.
62. Jelaskan yang dimaksud dengan pertambangan mineral pada UU mineral dan batubara
Jawab :
Pertambangan mineral adalah pertambangan kumpulan mineral yang berupa bijih
atau batuan, diluar panas bumi, minyak dan gas bumi serta air tanah.
63. Jelaskan yang dimaksud dengan pertambangan bataubara pada UU mineral dan batubara
Jawab :
Pertambangan batubara adalah pertambangan endapan karbon yang terdapat di
dalam bumi termasuk bitumen padat, gambut dan batuan aspal.
64. Jelaskan yang dimaksud dengan usaha pertambangan pada UU mineral dan batubara
Jawab :
Usaha pertambangan adalah kegiatan dalam rangka pengusahaan mineral atau
batubara yang meliputi tahapan kegiatan penyelidikan umum, eksplorasi, studi
kelayakan, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan
dan penjualan, serta pasca tambang.
65. Sebutkan isi dari UU mineral dan batubara pada BAB II Asal dan Tujuan pasal 2
Jawab :
Pertambangan mineral dan / atau batubara dikelola
Berasaskan :
a. Manfaat, keadilan, dan keseimbanga;
b. Keberpihakan kepada kepentingan bangsa
c. Partisipatif, transparansi, dan akuntabilitas
d. Berkelanjutan dan berwawasan lingkungan

66. Sebutkan isi dari UU mineral dan batubara pada BAB II Asal dan Tujuan pasal 3
Jawab :
Dalam rangka mendukung pembangunan nasional yang berkesinambungan,
tujuan pengelolaan mineral dan batubara adalah :
a. Menjamin efektivitas pelaksanaan dan pengendalian
kegiatan usaha pertambangan secara berdaya guna,
berhasil guna, dan berdaya saing;
b. Menjamin manfaat pertambangan mineral dan batubara
secara berkelanjutan dan berwawasan lingkungan hidup;
c. Menjamin tersedianya mineral dan batubara sebagai bahan
baku dan /atau sebagai sumber energi untuk kebutuhan
dalam negeri
d.

Mendukung dan menumbuhkembangkan kemampuan


nasional agar lebih mampu bersaing di tingkat nasional,
regional, dan internasional;

e. Meningkatkan pendapatan masyarakat lokal, daerah, dan


negara, serta menciptakan lapangan kerja untuk sebesar
besar kesejahteraan rakyat; dan
f.

Menjamin kepastian hukum dalam penyelenggaraan


kegiatan usaha pertambangan mineral dan batubara.

67. Sebutkan isi dari UU mineral dan batubara pada BAB III Penguasaan Mineral dan Batubara pasal 4
Jawab :
a. Mineral dan batubara sebagai sumber daya alam yang tak terbarukan merupakan kekayaan
nasional yang dikuasai oleh negara untuk sebesar-besar kesejahteraan rakyat.
b. Penguasaan mineral dan batubara oleh negara sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
diselenggarakan oleh Pemerintah dan /atau pemerintah daerah.

68. Sebutkan isi dari UU mineral dan batubara pada BAB V Wilayah Pertambangan bagianke satu umum
pasal 9
Jawab :
a. WP sebagai bagian dari tata ruang nasional merupakan
landasan bagi penetapan kegiatan pertambangan.
b. WP sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan oleh
Pemerintah setelah berkoordinasi dengan pemerintah
daerah dan berkonsultasi dengan Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indonesia.

69. Sebutkan isi dari UU mineral dan batubara pada BAB V Wilayah Pertambangan bagianke satu umum
pasal 10
Jawab :
Penetapan WP sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat Dilaksanakan :

a. Secara transparan, partisipatif, dan bertanggung jawab;


b. Secara terpadu dengan memperhatikan pendapat dari
instansi pemerintah terkait, masyarakat, dan dengan
mempertimbangkan aspek ekologi, ekonomi, dan sosial
budaya, serta berwawasan lingkungan; dan

c. Dengan memperhatikan aspirasi daerah.

70. . Sebutkan isi dari UU mineral dan batubara pada BAB V Wilayah Pertambangan bagianke dua
Wilayah Usaha Pertambangan pasal 14
Jawab :
a. Penetapan WUP dilakukan oleh Pemerintah setelah
berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan
disampaikan secara tertulis kepada Dewan Perwakilan
Rakyat Republik Indonesia.
b. Koordinasi sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
dilakukan dengan pemerintah daerah yang bersangkutan
berdasarkan data dan informasi yang dimiliki Pemerintah
dan pemerintah daerah.