Anda di halaman 1dari 5

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Setiap pekerjaan selalu mengandung potensi resiko bahaya dalam bentuk
kecelakaan kerja. Kecelakaan disini berhubung dengan pekerjaan, termasuk
penyakit yang timbul karena hubungan kerja demikian pula kecelakaan yang
terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja dan
pulang ke rumah melalui jalan biasa atau wajar dilalui (Permenaker No.Per03/MEN/1998). Sedangkan menurut pernyataan Tarwaka (2012), kecelakaan
kerja adalah suatu kejadian yang jelas tidak dikehendaki dan sering kali tidak
terduga semula yang dapat menimbulkan kerugian baik waktu, harta benda
atau properti maupun korban jiwa yang terjadi didalam suatu proses kerja
industri atau berkaitan dengannya.
Penyebab terjadinya kecelakaan kerja dibagi menjadi 2 faktor, yaitu faktor
lingkungan (15%) dan faktor manusia (85%). Kecelakaan kerja yang terjadi
tergantung dari jenis industrinya, dan semua yang berpotensi yang dapat
berupa bahaya fisik, kimia, ergonomis, dan psikologi. Sedangkan besarnya
potensi kecelakaan kerja di industri tergantung dari jenis produksi, tekhnologi
yang dipakai, bahan yang digunakan, tata ruang dan lingkungan bangunan
serta kualitas manajemen dan tenaga-tenaga pelaksanaanya. Di luar negeri
kejadian kecelakaan yang menjadi bencana besar pada tahun 1984 terjadi di
Bhopal, India, insiden yang mengakibatkan lebih dari 2.000 kematian.

Grafik 1.1
Kasus kecelakaan akibat kerja di Indonesia tahun 2011- 2014

STIKes Faletehan

40,000
30,000
20,000
10,000
-

2011

2012

2013

2014

Sumber :Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Tahun 2015

Grafik 1.2
Kasus kecelakaan akibat kerja di Provinsi Banten tahun 2011- 2014
4,000
3,000
2,000
1,000
0

2011

2012

2013

2014

Sumber :Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan RI Tahun 2015

Grafik 1.3
Kasus kecelakaan akibat kerja di Kota Cilegon tahun 2014- 2015
350
300
250
200
150
100
50
0

2014

2015

Sumber :Dinas Tenaga Kerja Kota Cilegon tahun 2015

Untuk kasus yang pernah ada diperusahaan bisa diambil dari kasus kecelakaan
kerja di PT Arman Jaya (5/1/2016) yaitu dua karyawan yang bernama Supendi
(30) dan Sanusi (41), terjatuh dari scaffolding dengan ketinggian sekira 14
meter. Keduanya mengalami luka serius hingga tak sadarkan diri beberapa hari
setelah dilarikan ke rumah sakit hingga akhirnya insiden itu berhasil diungkap
oleh Disnaker Cilegon. (www.radarbanten.co.id)
Semua kecelakaan merupakan pembelajaran yang berharga, dan investigasi
kecelakaan merupakan analisa dan perkiraan terhadap kecelakaan berdasarkan
hasil penyelidikan yang teliti dari seluruh informasi yang dikumpulkan dan

STIKes Faletehan

faktor-faktor yang berhubungan dengan kecelakaan untuk memperbaiki


tempat kerja kearah yang lebih baik. Hal ini berarti bahwa kesempatan kerja
dan perlindungan tenaga kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari
seluruh kebijakan pembangunan. Sehubungan dengan perlindungan tenaga
kerja, pemerintah telah mengeluarkan kebijakan dan perundang-undangan
serta peraturan-peraturan sebagai berikut :
1. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.
2. Peraturan Menteri Tenaga Kerja RI No. Per-03/MEN/1998 tentang Tata
Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan.
PT. Lotte Chemical Titan Nusantara merupakan perusahaan penghasil
Polyethylene (biji plastik) pertama di Indonesia, dimana dalam proses
produksinya menggunkan bahan kimia berbahaya beracun. Pemakaian bahan
kimia, peralatan dan mesin berteknologi tinggi juga berpotensi menimbulkan
bahaya yang dapat menyebabkan terjadinya kecelakaan kerja apabila
penggunaannya tidak sesuai dengan prosedur yang ada. Untuk mengantisipasi
terjadinya kecelakaan yang sama terulang kembali maka di PT. Lotte
Chemical Titan Nusantara menerapkan sistem investigasi dan pelaporan
kecelakaan kerja. Tujuan dilakukannya investigasi untuk mengungkap
penyebab terjadinya kecelakaan yang dialami oleh tenaga kerja,
mengidentifikasi kondisi tindakan yang tidak aman atau prosedur kerja yang
tidak sesuai lagi dengan yang berkontribusi langsung terhadap kecelakaan
sehingga kecelakaan yang sama tidak terjadi. Dengan demikian dalam
praktikum kesehatan masyarakat ini saya mengambil judul Gambaran
Pelaksanaan Investigasi Dan Pelaporan Kecelakaan Kerja Sebagai Upaya
Untuk Meminimalisir Angka Kecelakaan Di PT. Lotte Chemical Titan
Nusantara Merak-Banten Tahun 2016.
B. Tujuan Praktikum
1. Tujuan Umum
Mengetahui Gambaran Pelaksanaan Investigasi dan Pelaporan Kecelakaan
Kerja Sebagai Upaya untuk Meminimalisir Angka Kecelakaan di PT. Lotte
Chemical Titan Nusantara Merak-Banten tahun 2016.
2. Tujuan Khusus

STIKes Faletehan

a. Untuk mengetahui upaya-upaya yang dilakukan sebagai tindak lanjut


agar kecelakaan serupa di tempat yang sama ataupun di tempat yang
lain tidak terulang kembali di PT. Lotte Chemical Titan Nusantara
Merak-Banten tahun 2016.
b. Untuk mengetahui tujuan dan manfaat diadakannya investigasi yang
dilakukan di PT. Lotte Chemical Titan Nusantara Merak-Banten tahun
2016.
c. Untuk mengetahui pelaksanaan investigasi dan pelaporan kecelakaan
yang dilakukan di PT. Lotte Chemical Titan Nusantara Merak-Banten
tahun 2016.
d. Untuk mengetahui kesesuain pelaksanaan investigasi dan pelaporan
kecelakaan yang dilakukan di PT. Lotte Chemical Titan Nusantara
Merak-Banten tahun 2016.

C. Manfaat Praktikum
1. Bagi STIKes Faletehan
Kegiatan praktikum kesehatan masyarakat ini dapat menciptakan
kerjasama yang bermanfaat dengan pihak industri serta dapat menambah
informasi dan ilmu dalam penerapan di lapangan.
2. Bagi PT. Lotte Chemical Titan Nusantara
Dapat digunakan sebagai bahan masukan dan pertimbangan bagi
perusahaan untuk lebih meningkatkan tingkat kesadaran tenaga kerja akan
keselamatan kerja sehingga angka kecelakaan kerja dapat diminimalisir
serta meningkatkan sistem manajemen pelaporan yang sudah ada supaya
menjadi lebih baik.
3. Bagi Penulis
a. Diharapkan dapat memperdalam dan memperluas pengetahuan
khususnya tentang langkah-langkah pelaksanaan investigasi dan
pelaporan kecelakaan kerja.
b. Diharapkan dapat menjadi sarana membandingkan dan mencoba
mengaplikasikan ilmu yang didapat di STIKes Faletehan dengan
kenyataan yang ada di PT. Lotte Chemical Titan Nusantara.

STIKes Faletehan

4. Waktu dan Tempat Praktikum


Kegiatan praktikum kesehatan masyarakat ini dilakukan di PT. Lotte
Chemical Titan Nusantara, Merak-Banten dimulai pada tanggal 01 sampai
31 bulan Maret tahun 2016. Kegiatan ini berlangsung selama 1(satu) bulan
bertujuan untuk memperoleh informasi mengenai pelaksanaan investigasi
dan pelaporan kecelakaan kerja sebagai upaya untuk meminimalisir angka
kecelakaan dengan mengambil data pada tahun 2015 sampai bulan Maret
2016.

STIKes Faletehan