Anda di halaman 1dari 37

Rencana Progam Pembelajaran (RPP)

Kelas IX SMP Kurikulum 2013

PAPER
UNTUK MEMENUHI TUGAS MATAKULIAH
Pengembangan Progam Pembelajaran IPA
yang dibimbing oleh
Bapak Sugiyanto

OLEH
Nurul Khomaril Yulizar

(130351615582)

Pendidikan IPA / Offering A

UNIVERSITAS NEGERI MALANG


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
PRODI PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
FEBRUARI 2016

Mata pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Alam

Kelas/Semester

: IX/ganjil

Materi Pembelajaran

: Sistem reproduksi manusia

Alokasi Waktu

: 10 jp

A. Kompetensi Inti
KI 1 : Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
KI 2 : Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri,
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
KI 3 : Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata.
KI 4 : Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat)
dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar
1.1 Mengagumi keteraturan dan kompleksitas ciptaan Tuhan tentang aspek fisik dan kimiawi, kehidupan dalam ekosistem, dan
peranan manusia dalam lingkungan serta mewujudkannya dalam pengamalan ajaran agama yang dianutnya.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu, objektif, jujur, teliti, cermat, tekun, hati-hati, bertanggung jawab,
terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas sehari-hari.

3.1 Mendeskripsikan struktur dan fungsi sistem reproduksi pada manusia, kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi, dan
penerapan pola hidup yang menunjang kesehatan reproduksi.
4.1 Menyajikan hasil penelusuran informasi dari berbagai sumber tentang penyakit menular seksual dan upaya pencegahannya.
PENJABARAN INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI DASAR (Ip.KD)

Indikator Pencapaian Kompetensi


1.1.1

Menunjukkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, karena diberi kesempatan untuk lahir di dunia
sehingga dapat melihat keindahan berbagai ciptaanya

1.1.2

Menunjukkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, karena diberi anugrah struktur dan fungsi sistem
reproduksi sehingga dapat menjadi manusia yang normal.

1.1.3

Menunjukkan rasa syukur atas kemampuan berpikir yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, sehingga manusia dapat
mengidentifikasi kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi.

1.1.4

Menunjukkan rasa syukur atas kemampuan berpikir yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, sehingga manusia dapat
menciptakan produk dari upaya pencegahan penyakit menular seksual.

2.1.1

Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis dan bekerja sama dalam menerima

2.1.2

pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.


Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis dan bekerja sama dalam menerima

2.1.3

pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.


Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis dan bekerja sama dalam menerima

2.1.4

pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.


Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan bekerja sama dalam
menerima pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.

3.1.1. Mendeskripsikan fase-fase pembelahan mitosis dan meiosis.


3.1.2 Mendeskripsikan organ-organ peyusun sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan beserta fungsi organ-organ penyusun
sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
3.1.3 Mendeskripsikan siklus menstruasi, fertilisasi dan kehamilan
3.14 Mendeskripsikan kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia.
Membuat skema sederhana tentang pembelahan mitosis dan meiosis
4.1.2 Membuat skema sederhana tentang perbedaan organ-organ peyusun sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
4.1.3 Membuat grafik level hormon dalam siklus menstruasi.
4.1.4 Membuat poster tentang upaya pencegahan penyakit menular seksual.

Metode Pembelajaran
Model

: Pembelajaran Berbasis Masalah

Pendekatan

: Contextual Teaching Learning (CTL), Scientific.

Sumber pembelajaran

: Buku IPA biologi untuk SMP kelas IX penerbit erlanngga dan


internet

Metode

: Diskusi kelompok, Presentasi, Tanya jawab, menggarisbawahi

RENCANA PEMBELAJARAN 1:
PASANGAN IpKD:
1.1.1. Menunjukkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, karena diberi kesempatan untuk lahir di dunia
sehingga dapat melihat keindahan berbagai ciptaanya.

2.1.1

Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis dan bekerja sama dalam menerima
pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.

3.1.1 Mendeskripsikan fase-fase pembelahan mitosis dan meiosis.


4.1.1 Membuat skema sederhana tentang pembelahan mitosis dan meiosis
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan :
1. Siswa dapat mengucapkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa untuk lahir di dunia sehingga dapat
melihat keindahan berbagai ciptaan-Nya
2. Siswa dapat berkerjasama dalam kegiatan berkelompok.
3. Siswa dapat menunjukkan perilaku aktif bertanya dan terbuka selama mengikuti kegiatan diskusi.
4. Siswa dapat mendeskripsikan konsep pembelahan sel.
5. Siswa dapat mendeskripsikan fase-fase pembelahan mitosis dan meiosis.
6. Siswa dapat mendeskripsikan ciri pada fase pembelahan mitosis dan meiosis
7. Siswa dapat membuat skema pembelahan mitosis dan meiosis

MATERI PEMBELAJARAN
A. Pembelahan Sel
1. Pembelahan Mitosis

Pada saat mengajarkan materi ini, guru dapat menggunakan metode diskusi ataupun dengan metode lainnya yang menurut guru sesuai
dan memudahkan siswa untuk memahami materi ini. Hal yang harus dipahami oleh peserta didik pada materi ini antara lain, fase-fase
pembelahan mitosis, sifat atau karakter hasil anakan yang dihasilkan dari pembelahan mitosis, dan tempat terjadinya pembelahan
mitosis. Agar peserta didik dapat dengan mudah memahami fase-fase pembelahan dan ciri-ciri yang terjadi pada setiap fase
pembelahan, guru dapat mengarahkan peserta didik untuk mencermati Gambar 1.2 yang terdapat pada buku siswa.

2.22.
2.. Pembelahan Meiosis

Pembelahan meiosis adalah pembelahan sel yang menghasilkan 4 sel anakan yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh
dari jumlah kromosom sel induk. Dapat dikatakan bahwa jumlah kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah n atau disebut
dengan haploid. Oleh karena itu, meiosis disebut sebagai pembelahan reduksi. Nah, masih ingatkah kamu pada proses pem bentukan
apakah pembelahanmeiosis terjadi?
Sebelumnya kamu telah mempelajari fase-fase pada pembelahan mitosis. Menurut pendapatmu, apakah sama fase-fase pada
pembelahan mitosis dan meiosis? Berbeda dengan mitosis, pembelahan meiosis berlangsung dalam 2 tingkat yaitu meiosis I dan
meiosis II. Meskipun demikian, fase-fase pembelahan meiosis mirip dengan fasefase pembelahan mitosis. Agar kamu dapat dengan
mudah me mahami fase-fase pembelahan meiosis, perhatikanlah Gambar 1.3. Gambar tersebut menunjukkan fase-fase pembelahan
meiosis pada tingkat meiosis I dan meiosis II.

A. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (4 x 40 menit)
Tahapan
Pendahuluan
(10 menit)

Langkahlangkah PBL
Merumuskan
masalah

Kegiatan siswa

Siswa

memulai

Sumber
belajar
pelajaran Buku

dengan berdoa.
Siswa

mengamati

pembelahan

sel

gambar
yang di

tayangkan oleh guru.

Guru menyuruh siswa untuk berdoa Dilakukan di


dalam kelas
sebelum memulai pelajaran

Guru

menyuruh

siswa

untuk

mengamati gambar pembelahan sel

yang

yang ada di slide ppt.

relevan

Buku-buku

Keterangan

pegangan
siswa

Kegiatan fasilitas

Internet

Guru

menjelaskan

pada

awalnya

Siswa menyimak penjelasan

manusia hanya berasal dari satu sel

yang diberikan oleh guru

(zigot).

Sel

tersebut

selanjutnya

mengalami pembelahan secara terus


menerus, sehingga pada saat manusia
telah dewasa, jumlah seluruh sel yang
ada

di

200triliun.

dalam

tubuhnya

Berdasarkan

tersebut,diminta

untuk

sekitar

pernyataan
menjelaskan

satu alasan mengapa sel mengalami

pembelahan?
Guru
menyampaikan

tujuan

pembelajaran

kepada

siswa

yaitu

tentang pembelahan sel.


Guru memberikan motivasi lanjutan
agar siswa lebih mengerti dengan
materi yang akan dipelajari.

pembelahan sel dapat dibedakan


menjadi dua, yaitu pembelahan mitosis
dan pembelahan meiosis?
Inti

Menganalisis
masalah

Siswa menganalisis mengapa sel

Buku

mengalami pembelahan?
Siswa menganalisis

pegangan

untuk Dilakukan di
menganalisis mengapa sel mengalami dalam kelas

siswa

pembelahan

Buku-buku

pembelahan

yang

menjadi 2 yaitu pembelahan mitosis dan

relevan

meiosis.

pembelahan
menjadi

sel
yaitu

bahwa

dibedakan
pembelahan

mitosis dan pembelahan meiosis.


Merumuskan
hipotesis

Siswa membentuk kelompok 3-4

Internet
Buku

orang/ kelompok.
Siswa bersama dengan kelompok

pegangan

mendiskusikan

tentang
pembelahan sel dan macam-nya.

siswa
Buku-buku

- Guru

Guru

secara

berkelompok

sel

menganalisis

dapat

dibedakan

siswa

kelompok

untuk Dilakukan di
dalam kelas
dan

mengondisikan tempat duduk siswa.


Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi
tentang pembelahan sel dam macamnya.

relevan
Mengumpulkan

siswa

dan

mengarahkan

membentuk

yang

Internet
siswa Buku

mengarahkan

guru menyuruh siswa untuk mencari Dilakukan di

data

mengumpulkan

informasi

tentang pembelahan sel dan

macam-nya.

pegangan

informasi tentang pembelahan sel dan dalam kelas

siswa

macamnya dari berbagi sumber.

Buku-buku
yang
relevan

Pengujian

hipotesis

Siswa

bersama

kelompok

mendiskusikan hasil informasi

pegangan

tentang pembelahan sel dan

siswa

macam-nya.
Siswa
bersama

kelompok

merumuskan kesimpulan.

kelompok

Perwakilan

mempresentasikan hasil diskusi


mereka tentang pembelahan sel

Internet
Buku

Buku-buku

Guru meminta siswa mendiskusikan Dilakukan di


dalam kelas
hasil informasi secara berkelompok.

Selama diskusi berlangsung guru

yang

memantau kerja dari tiap kelompok

relevan

dan

Internet

mengalami kesulitan.

membantu

kelompok

yang

Guru meminta perwakilan kelompok


untuk mempresentasikan hasil diskusi

beserta macamnya.
Kelompok lain yang

tidak

mereka tentang pembelahan sel dan

mempresentasikan

hasil

membahasnya secara bersama-sama.

diskusinya menanggapi hasil

kelompok yang presentasi.


Siswa
menyimak
kembali
penjelasan

guru

mengenai

konsep pembelahan sel.

Guru meluruskan konsep yang sudah


didapat siswa terkait tentang tentang
pembelahan sel.

Merumuskan

Penutup

pemecahan

siswa Pengalaman
menuliskan rangkaian kegiatan pribadi siswa

masalah

yang telah dilakukan selama

rekomendasi

Secara

individu,

Mereview

kembali

permasalahan

yang

timbul

bersama

dengan

kembali

permasalahan

yang

timbul

pada

Guru

bersama

kegiatan

pembelajaran hari ini.

hari

Siswa membuat skema tentang


perbedaan pembelahan sel pada
meiosis dan mitosis

awal

dengan

menyimpulkan

pembelajaran

siswa

meriew

Bersama siswa menyimpulkan


ini.

Guru

pembelajaran

pada awal pembelajaran.


Tindak Lanjut

siswa untuk melakukan refleksi.

pembelajaran.

Dilakukan di
Guru memberikan arahan kepada dalam kelas

o Buku
pegangan
siswa
o Buku-buku
yang
relevan
o Rangkuman
siswa hasil
studi
pustaka

siswa Dilakukan di
kegiatan dalam kelas

Guru menyuruh siswa untuk


membuat

skema

tentang

perbedaan pembelahan sel pada


meiosis dan mitosis

RENCANA PEMBELAJARAN 2:
PASANGAN IpKD:
1.1.2

Menunjukkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa, karena diberi anugrah struktur dan fungsi sistem
reproduksi sehingga dapat menjadi manusia yang normal.

2.1.2 Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis dan bekerja sama dalam menerima
pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.
3.1.2 Mendeskripsikan organ-organ peyusun sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan beserta fungsi organ-organ penyusun
sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan.
4.1.5

Membuat skema sederhana tentang perbedaan organ-organ peyusun sistem reproduksi pada laki-laki dan perempuan.

TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan :
1. Siswa dapat mengucapkan rasa syukur atas nikmat dan karunia Tuhan Yang Maha Esa karena diberi anugrah struktur dan
fungsi sistem reproduksi sehingga dapat menjadi manusia yang normal.
2. Siswa dapat berkerjasama dalam kegiatan berkelompok.
3. Siswa dapat menunjukkan perilaku aktif bertanya dan terbuka selama mengikuti kegiatan diskusi.
4. Siswa dapat mendeskripsikan konsep sistem reproduksi pada manusia.
5. Siswa dapat mengidentifikasi organ organ penyusun sistem reproduksi pada laki-laki
6. Siswa dapat mengidentifikasi organ organ penyusun sistem reproduksi pada perempuan
7. Siswa dapat mendeskripsikan fungsi organ-organ penyusun sistem reproduksi pada laki-laki.
8. Siswa dapat mendeskripsikan fungsi organ-organ penyusun sistem reproduksi pada perempuan.
Materi Pembelajaran
Reproduksi pada manusia
Alat kelamin manusia dibedakan menjadi alat kelamin jantan (pria) dan alat kelamin betina (wanita). Baik pria maupun wanita
mempunyai bagian-bagian alat kelamin yang terdapat di dalam tubuh dan juga yang terdapat di luar tubuh.
Alat kelamin dalam pria terdiri atas:
a. Testis

Berjumlah sepasang, dan berbentuk bulat telur. Organ ini tersimpan dalam suatu kantung pelindung yang disebut skrotum
(kantong buah zakar) dan terletak diluar rongga perut, berfungsi untuk menghasilkan sel kelamin jantan (spermatozoa) dan juga
hormon kelamin jantan yaitu testosteron. Testis banyak mengandung pembuluh halus disebut tubulus seminiferus.
b. Saluran reproduksi, terdiri atas:

Epididimis, yaitu saluran panjang berkelok-kelok yang terdapat di dalam skrotum yang keluar dari testis. Setiap testis
mempunyai satu epididimis, sehingga jumlahnya sepasang, kanan dan kiri. Saluran ini panjang dan berbelok-belok di dalam
skrotum. Di dalam epididimis ini sperma disimpan untuk sementara dan menjadi matang sehingga dapat bergerak.

Vas deferens, yaitu saluran yang merupakan lanjutan dari epididimis. Bagian ujung saluran ini terdapat di dalam kelenjar
prostata. Fungsi vas deferens ialah sebagai jalan sperma dari epididimis ke kantung sperma (vesicula seminalis).

c. Kelenjar kelamin
Di samping saluran kelamin, alat kelamin dilengkapi dengan kelenjar kelamin, yang bertugas menghasilkan sekrit (getah) yaitu:

Vesicula seminalis (kantung sperma): berjumlah sepasang, dan menjadi satu kantong. Dindingnya dapat menghasilkan cairan
berwarna kekuningan yang banyak mengandung makanan untuk sperma.

Kelenjar prostat: getah yang dihasilkan dialirkan ke saluran sperma.

Kelenjar bulbo uretra: menghasilkan getah.

Kelenjar Cowper: terdapat pada pangkal urethra. Getah yang diproduksi berupa lendir dan dialirkan ke urethra.

d. Urethra
Urethra ialah saluran yang terdapat di dalam penis yang mempunyai dua fungsi, yaitu:

sebagai saluran urine dari kandung kemih (vesica urinaria) keluar tubuh

sebagai saluran untuk jalannya semen dari kantong semen.

Alat kelamin luar pria terdiri atas:


a. Penis

Merupakan organ yang berperan untuk kopulasi (persetubuhan). Kopulasi adalah hubungan kelamin (senggama) antara pria
dan wanita yang bertujuan untuk memindahkan semen ke dalam rahim wanita. Dari dalam penis terdapat uretra berupa saluran yang
dikelilingi oleh jaringan yang banyak mengandung rongga darah (korpus cavernosum).
b. Scrotum
Merupakan kantung tempat kedua testis berada.
Alat reproduksi wanita
Seperti halnya pria, alat reproduksi wanita juga terdiri atas alat kelamin luar dan alat kelamin dalam. Alat kelamin luar wanita terdiri
atas:
1. Alat reproduksi wanita bagian luar
a. Celah luar yang disebut vulva.
b. Di sebelah kiri dan kanan celah ini dibatasi oleh sepasang bibir, yaitu bibir besar (labium mayor) dan bibir kecil (labium
minor).
c. Di sebelah depan dari vulva terdapat tonjolan yang disebut kelentit (klitoris), yang sejarah terjadinya sama dengan
perkembangan penis pada pria.
d. Ke dalam vulva ini bermuara dua saluran, yaitu saluran urine (urethra) dan saluran kelamin (vagina).
2. Alat kelamin dalam wanita terdiri atas:
a. Ovarium (indung telur)
Berjumlah sepasang, kecil, dan alat ini terdapat dalam rongga badan, didaerah pinggang, bentuknya seperti telur. Di dalam
ovarium terdapat jaringan kelenjar buntu (kelenjar endokrin) dan jaringan yang membuat sel telur (ovum) yang disebut folikel.
b. Saluran reproduksi

Saluran telur (tuba fallopi), berjumlah sepasang, kanan dan kiri. Pada bagian pangkalnya berbentuk corong yang disebut
infundibulum. Infundibulum dilengkapi dengan jumbai-jumbai yang berfungsi untuk menangkap sel telur yang telah masak
dan lepas dari ovarium.

Rahim (uterus), bertipe simpleks, artinya hanya memiliki satu ruangan. Berbentuk buah pir, dan bagian bawahnya mengecil
disebut leher rahim (cervix). Dinding rahim terdiri atas beberapa lapisan otot dan jaringan epitel. Lapisan terdalam yang
membatasi rongga rahim terdiri atas jaringan epitel yang disebut endometrium atau selaput rahim. Lapisan ini banyak
menghasilkan lendir dan banyak mengandung pembuluh darah.

Vagina, merupakan akhir dari saluran kelamin dalam yang terdapat dalam vulva dan merupakan organ persetubuhan bagi
wanita. Karena fungsinya yang penting yakni untuk melahirkan bayi, maka organ ini banyak mempunyai banyak lipatan.
Hal ini mempermudah wanita pada waktu melahirkan bayinya, sehingga vagina tersebut tidak sobek. Dinding vagina
mempunyai banyak selaput lendir yang berkelenjar, salah satu kelenjar yang penting ialah glandula Bartholini.

Bila sel telur yang keluar dari ovarium tidak dibuahi, produksi estrogen terhenti. Hal ini menyebabkan kadar estrogen
dalam darah sangat rendah, akibatnya aktivitas hipofisis untuk memproduksi LH juga menurun. Penurunan produksi LH
menyebabkan korpus luteum tidak dapat memproduksi progesteron. Tidak adanya progesteron dalam darah menyebabkan
penebalan dinding rahim tidak dapat dipertahankan, selanjutnya akan luruh dan terjadilah pendarahan. Inilah yang disebut
menstruasi.

Bila terjadi pembuahan sel telur oleh sperma, maka zigot yang terbentuk akan melakukan nidasi / transplantasi (penanaman
diri) pada endometrium. Zigot akan berkembang menjadi embrio, terus menjadi janin. Selanjutnya placenta janin yang
terbentuk akan menghasilkan HCG (Human Chorionic Gonadotropic) yang akan menggantikan peran progesteron. Janin
ini mendapat makanan dari tubuh induknya dengan perantaraan plasenta (ari-ari / tembuni).

Pertemuan 2 (4 x 40 menit)

Tahapan
Pendahulua
n
(10 menit)

Langkah-langkah
PBL
Merumuskan
masalah

Kegiatan siswa

Sumber
belajar
-siswa memulai pelajaran Buku

Kegiatan fasilitas

Keterangan

- Guru menyuruh siswa untuk berdoa sebelum Dilakukan di


dalam kelas
memulai pelajaran

dengan berdoa.

pegangan

-siswa mengamati gambar

siswa

struktur sistem reproduksi

Buku-buku

gambar struktur sistem reproduksi pada

pada

yang

laki-laki dan perempuan yang ada di slide

relevan

ppt.

laki-laki

perempuan

yang

dan
di

tayangkan oleh guru.

- Siswa

- Guru menyuruh siswa untuk mengamati

Internet

menyimak

- Guru memberikan beberapa pertanyaan untuk

penjelasan yang diberikan

mengarahkan

oleh guru

materi Sistem Reproduksi pada Manusia.

peserta

didik

memasuki

Apakah sistem reproduksi antara ayah


kita

(orang

laki-laki)

dan

sistem

reproduksi ibu kita (orang perempuan)


sama?
-

Guru menyampaikan tujuan pembelajaran


kepada siswa yaitu tentang Struktur dan
Fungsi Sistem Reproduksi pada manusia

Inti

Menganalisis

Siswa

menganalisis

Buku

Guru mengarahkan siswa untuk menganalisis Dilakukan di

masalah

perbedaan struktur dan

pegangan

perbedaan struktur dan fungsi pada sistem dalam kelas

fungsi

siswa

reproduksi laki-laki dan perempuan

pada

sistem

reproduksi laki laki dan

Buku-buku

perempuan

yang
relevan

Merumuskan
hipotesis

Internet
membentuk Buku

Siswa
kelompok

3-4

kelompok.
- Siswa

orang/

pegangan
siswa

bersama

dengan kelompok

Struktur

dan Fungsi Sistem


Reproduksi

duduk siswa.
Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi
tentang

yang

mendiskusikan
tentang

Buku-buku

Guru mengarahkan siswa untuk membentuk Dilakukan di


dalam kelas
kelom-pok dan mengondisikan tempat

dan

fungsi

sistem

reproduksi pada manusia

relevan

struktur

Internet

pada

manusia

Mengumpulkan
data

Siswa

dengan

kelompok

pegangan

untuk Dilakukan di
dalam kelas
mengumpulkan informasi tentang struktur

mengumpulkan informasi

siswa

dan fungsi sistem reproduksi pada manusia

Buku-buku

dari berbagai sumber

dari

bersama

berbagai

tentang

sumber

struktur

dan

Buku

yang

Guru

menyuruh

siswa

fungsi sistem reproduksi

Pengujian

bersama

pada manusia
Siswa

hipotesis

relevan

kelompok
hasil

siswa

tentang

informasi
dan

fungsi

manusia
Siswa

bersama

relevan

Internet

Guru meminta siswa mendiskusikan hasil Dilakukan di


dalam kelas
informasi secara berkelompok.
Selama
diskusi
berlangsung
guru
memantau kerja dari tiap kelompok dan

Buku-buku

membantu kelompok yang mengalami

yang

sistem reproduksi pada

pegangan

mendiskusikan
struktur

Internet
Buku

kesulitan.
Guru meminta

perwakilan

kelompok

untuk mempresentasikan hasil diskusi

kelompok merumuskan

mereka tentang struktur dan fungsi sistem

kesimpulan.
Perwakilan kelompok

reproduksi pada dan membahasnya secara


bersama-sama.

mempresentasikan hasil
diskusi mereka tentang
struktur

dan

fungsi

sistem reproduksi pada

manusia
Kelompok

lain

yang

tidak mempresentasikan
hasil

diskusinya

menanggapi

hasil

kelompok

yang

Guru meluruskan konsep yang sudah


didapat siswa terkait tentang struktur dan
fungsi sistem reproduksi pada manusia

presentasi.
Siswa

menyimak

kembali penjelasan guru


mengenai
struktur

konsep
dan

fungsi

sistem reproduksi pada


Penutup

manusia
Secara individu, siswa

Pengalaman

rekomendasi

menuliskan

pribadi

pemecahan

kegiatan

masalah

dilakukan

Merumuskan

rangkaian
yang

telah

Guru memberikan arahan kepada Dilakukan di


dalam kelas
siswa untuk melakukan refleksi.

Guru bersama dengan siswa meriew

siswa

selama

kembali permasalahan yang timbul

pembelajaran.

Mereview

kembali

permasalahan

yang

timbul

awal

pada

pada awal pembelajaran


Guru
bersama
dengan
menyimpulkan

siswa
kegiatan

pembelajaran hari ini

pembelajaran.

Bersama

siswa

menyimpulkan
kegiatan

pembelajaran

hari ini.
Tindak Lanjut

Siswa membuat skema

Buku

Guru menyuruhsiswa membuat skema Dilakukan di

sederhana

tentang

pegangan

sederhana tentang perbedaan struktur dalam kelas

perbedaan

struktur

siswa

organ penyusun sistem reproduksi pada

organ penyusun sistem

Buku-buku

laki-laki dan perempuan

reproduksi pada laki-

yang

laki dan perempuan

relevan

Rangkuma
n

siswa

hasil studi
pustaka

RENCANA PEMBELAJARAN 3:
PASANGAN IpKD:
1.1.3

Menunjukkan rasa syukur atas kemampuan berpikir yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, sehingga manusia dapat
mengidentifikasi kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi.

2.1.2
3.1.3

Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis dan bekerja sama dalam menerima
pembelajaran dalam kegitan pembelajaran.
Mendeskripsikan siklus menstruasi, fertilisasi dan kehamilan

4.1.3 Membuat grafik level hormon dalam siklus menstruasi.

TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan :
1. Siswa dapat menujukkan rasa syukur atas kemampuan berpikir yang telah dianugerahkan Tuhan.
2. Siswa dapat berkerjasama dalam kegiatan berkelompok.
3. Siswa dapat menunjukkan perilaku aktif bertanya dan terbuka selama mengikuti kegiatan diskus
4. Siswa dapat mendeskripsikan konsep siklus menstruasi, fertilisasi dan kehamilan
5. Siswa dapat mendeskripsikan proses terjadinya siklus mentruasi.
6. Siswa dapat mendeskripsikan proses terjadinya fertilisasi.
7. Siswa dapat mendeskripsikan proses terjadinya kehamilan.
8. Siswa dapat membuat grafik level hormon dalam siklus menstruasi.

Materi Pembelajaran
Siklus menstruasi merupakan rangkaian siklus perubahan pada dinding rahim dan hubungannya dengan
perubahan pada ovarium. Kita asumsikan bahwa lama si klus menstruasi adalah 28hari, namun sebenarnya siklus mens
truasi sangat beragam antara perempuan satu dengan yang lain dan tidak konsisten antara bulan satu dengan bulan yang
lain. Oleh karena merupakan siklus, kita dapat memulainya dari fase apapun, namun pada umumnya siklus ini dimulai
dari hari per tama menstruasi. Selama fase menstruasi, la pisan tebal yang melapisi uterus yaitu endome trium
meluruh aki bat tidak adanya sel telur yang mengalami fertilisasi. Sel-sel mati dari endo metrium, darah, dan lendir
dikeluarkan melalui vagina. Menstruasi terjadi kira-kira selama 5 14 hari. Fase kedua yaitu fase folikular atau
poliferasi. Selama tahap ini sel telur mengalami proses pematangan. Fase ketiga merupakan fase pa ling singkat dalam
siklus yaitu fase ovulasi. Ini terjadi pada hari ke- 14 dalam siklus menstruasi. Fase terakhir yaitu fase luteal,
terbentuknya korpus luteum dalam ovarium. Fase ini terjadi pada hari ke-15 hingga hari ke- 28.

Fertilisasi dan Kehamilan


Pada bagian sebelumnya, kamu telah mempelajari tentang terjadinya siklus menstruasi. Masih ingatkah kamu
mengapa menstruasi dapat terjadi? Menstruasi dapat terjadi apabila sel telur yang terdapat pada tuba fallopi tidak
dibuahi oleh sel sperma. Lalu, bagaimanakah apabila sel telur yang terdapat pada tuba fallopi di buahi oleh sperma?
Tahukah kamu bagaimanakah fertilisasi dan kehamilan terjadi? Apabila ada sel sperma yang masuk ke dalam saluran
reproduksi perempuan, sel sperma tersebut akan bergerak menuju sel telur. Apabila telah bertemu dengan sel telur,
bagian kepala sperma akan masuk ke dalam sel telur dan meninggalkan bagian ekornya di luar sel telur. Proses inilah
yang mengawali terjadinya fertilisasi. Fertilisasi merupakan proses peleburan inti sel sperma dengan inti sel telur
sehingga membentuk zigot. Proses fertilisasi ini terjadi di dalam tuba fallopi.
Proses melahirkan dipicu oleh tingginya level hormon estrogen. Tingginya kadar estrogen dalam darah memicu
kepekaan uterus terhadap hormon oksitosin. Oksitosin dihasilkan oleh fetus (janin), oksitosin juga merangsang plasenta
untuk menghasilkan hormon prostaglandin. Hormon oksitosin dan prostaglandin akan meningkatkan frekuensi kontraksi
otot uterus, kekuatan kontraksi, dan durasi kontraksi hingga bayi lahir. Pada mulanya kontraksi terjadi selama 30 detik
atau kurang dalam rentang waktu 25 hingga 30 menit. Pada saat puncaknya, kontraksi dapat terjadi selama 60 hingga 90
detik dan terjadi setiap 2 hingga 3 menit. Kontraksi otot uterus dimulai dari otot bagian atas lalu menuju ke bawah,
memberikan gaya dorong pada bayi untuk keluar melalui serviks. Gaya dorong ini semakin kuat saat kepala bayi
mendorong dinding serviks. Hal ini terjadi karena, saat dinding serviks terdorong dan melebar, maka akan merangsang
dihasilkannya hormon oksitosin. Meningkatnya hormon ini akan membuat kontraksi otot uterus semakin kuat, sehingga
gaya dorong yang dihasilkan semakin besar.
Selain gaya dorong terdapat pula gaya gesek antara bayi dengan cairan plasenta dan gaya gesek antara bayi dengan
saluran serviks. Pada proses kelahiran, arah gerak bayi yang mendesak keluar berlawanan dengan arah gaya gesek yang
arahnya menuju ke dalam. Ketika bayi keluar dari serviks gaya gesek di saluran serviks akan semakin membesar karena
kecilnya diameter serviks. Gaya gesek ini me nahan gerakan bayi untuk keluar. Namun hormon oksitosin yang dihasilkan

selama dinding ser viks terdorong akan memperkecil gaya gesek tersebut. Selain adanya oksitosin, gaya gesek juga
diperkecil dengan adanya cairan ketuban yang berperan sebagai pelumas atau pelicin ketika bayi keluar. Coba kita
pikirkan be tapa besar kuasa Tuhan Yang Maha Esa yang telah mengatur proses kelahiran se demikian rupa sehingga ibu
da pat melahirkan kita ke dunia. Kita harus selalu bersyukur kepada Tuhan yang telah memberi kita kesempatan lahir
dengan selamat dan dapat melihat dunia dan juga harus selalu berbakti kepada ibu yang dengan susah payah berjuang
untuk melahirkan kita.

Pertemuan ke 3 (4 x 40 menit)

Tahapan
Pendahuluan
(10 menit)

Langkah-langkah Kegiatan siswa


PBL
Merumuskan
-siswa
memulai
masalah
dengan berdoa.

Sumber
belajar
pelajaran Buku

-siswa

memahami

tentang

siklus

materi

menstruasi,

Keterangan

pegangan

Guru menyuruh siswa untuk Dilakukan di


dalam kelas
berdoa sebelum memulai

siswa

pelajaran

Buku-buku

fertilisasi dan kehamilan yang

yang

terdapat pada buku siswa

relevan

Kegiatan fasilitas

Internet

Guru menyuruh siswa untuk


memahami

materi

tentang

siklus menstruasi, fertilisasi


dan kehamilan yang terdapat
pada buku siswa

- Siswa menyimak penjelasan

Guru memberikan beberapa


pertanyaan

yang diberikan oleh guru

untuk

mengarahkan
memasuki

peserta
materi

didik
siklus

menstruasi,
Hormon apa sajakah yang
dapat

mempengaruhi

menstruasi?
-

Guru menyampaikan tujuan


pembelajaran kepada siswa
yaitu

tentang

menstruasi,

siklus

fertilisasi

dan

kehamilan.
- Guru

memberikan

lanjutan

agar

motivasi

siswa

lebih

mengerti dengan materi yang


akan dipelajari.
- selain hormon

pada

siklus

menstruasi, hormon apa saja


yang

dapat

mempengaruhi

fertilisasi dan kehamilan ?

Inti

Menganalisis

masalah

menganalisis

Siswa

Buku

Guru mengarahkan siswa untuk Dilakukan di


dalam kelas
menganalisis perbedaan hormon

perbedaan hormon apa saja

pegangan

yang mempengaruhi siklus

siswa

apa saja yang mempengaruhi

menstruasi, fertilisasi dan

Buku-buku

siklus menstruasi, fertilisasi dan

kehamilan?

yang

kehamilan?

relevan

Merumuskan

Siswa membentuk kelompok 3-

hipotesis

4 orang/ kelompok.

Siswa

mengondisikan tempat duduk

mendiskusikan

siswa.
Guru mengarahkan siswa untuk

tentang perbedaan hormon


apa

Guru mengarahkan siswa untuk Dilakukan di


dalam kelas
membentuk kelompok dan

dengan

bersama

kelompok

Internet

saja

yang

mempengaruhi

siklus

berdiskusi tentang perbedaan


hormon

Mengumpulkan
data

kelompok
informasi
sumber

mempengaruhi

siklus menstruasi, fertilisasi dan

menstruasi, fertilisasi dan


kehamilan?
Siswa
bersama

yang

kehamilan.
dengan

mengumpulkan
dari

berbagai

tentang

perbedaan

Guru menyuruh siswa untuk Dilakukan di


dalam kelas
mengumpulkan
informasi
tentang
yang

perbedaan

hormon

mempengaruhi

hormon yang mempengaruhi

menstruasi,

siklus menstruasi, fertilisasi

kehamilan.

fertilisasi

siklus
dan

Pengujian

dan kehamilan.
Siswa bersama

hipotesis

kelompok

mendiskusikan

Guru

secara berkelompok.
Selama diskusi berlangsung

hasil

informasi tentang perbedaan


hormon yang mempengaruhi
siklus menstruasi, fertilisasi

guru memantau kerja dari tiap


kelompok

dan kehamilan.
Siswa bersama

merumuskan kesimpulan.
Perwakilan
kelompok

kelompok

mempresentasikan
diskusi

hasil

mereka

tentang

pemecahan

kesulitan.
Guru meminta

perwakilan
untuk

mempresentasikan

siklus mentruasi
Kelompok lain yang tidak

diskusi

mempresentasikan

mempengaruhi

tentang

hormon

menstruasi,

kelompok yang presentasi.


Siswa menyimak kembali

hasil

mereka

perbedaan

hasil

yang
siklus

fertilisasi

dan

kehamilan.
Guru meluruskan konsep yang

penjelasan guru mengenai

sudah didapat siswa terkait

konsep

tentang

siklus

mentruasi,

Merumuskan
rekomendasi

membantu

kelompok

fertilisasi dan kehamilan.

dan

kelompok yang mengalami

diskusinya menanggapi hasil

Penutup

siswa Dilakukan di
dalam kelas
mendiskusikan hasil informasi
meminta

Secara

individu,

menuliskan

siswa

rangkaian

siklus

mentruasi,

fertilisasi dan kehamilan

Pengalama
n

pribadi

siswa

Dilakukan di
Guru memberikan arahan dalam kelas
kepada

siswa

untuk

masalah

kegiatan

yang

dilakukan

telah

melakukan refleksi.

selama

pembelajaran.

Mereview

kembali

permasalahan yang timbul


pada awal pembelajaran.

Bersama
siswa
menyimpulkan
kegiatan
pembelajaran hari ini.

Guru

bersama

dengan

siswa

meriew

kembali

permasalahan

yang

timbul

pada

awal

pembelajaran
Guru bersama

dengan

siswa
kegiatan

Tindak lanjut

Siswa membuat grafik level


hormon

dalam

siklus

Buku
pegangan

menstruasi

siswa

Buku-buku
yang
relevan

Rangkuman
siswa hasil
studi
pustaka

menyimpulkan
pembelajaran

hari ini
Guru menyuruh siswa untuk Dilakukan di
dalam kelas
membuat grafik level hormon
dalam siklus menstruasi

RENCANA PEMBELAJARAN 4:
PASANGAN IpKD:
1.1.4 Menunjukkan rasa syukur atas kemampuan berpikir yang dianugerahkan Tuhan kepada manusia, sehingga manusia dapat
menciptakan produk dari upaya pencegahan penyakit menular seksual.
2.1.4 Menunjukkan perilaku memiliki rasa ingin tahu, disiplin, cermat, teliti, terbuka, kritis, kreatif, inovatif dan bekerja sama dalam
menerima pembelajaran dalam kegitan pembelajaran
3.1.4 Mendeskripsikan kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia.
4.1.4 Membuat poster tentang upaya pencegahan penyakit menular seksual.

TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikuti pembelajaran ini, diharapkan :
1. Siswa dapat menujukkan rasa syukur atas kemampuan berpikir yang telah dianugerahkan Tuhan.
2. Siswa dapat berkerjasama dalam kegiatan berkelompok.
3. Siswa dapat menunjukkan perilaku aktif bertanya dan terbuka selama mengikuti kegiatan diskusi.
4. Siswa dapat menunjukkan sikap teliti, cermat, kreatif, dan inovatif.
5. Siswa dapat menyebutkan macam-macam kelainan dan penyakit yang terjadi pada sistem reproduksi manusia.
6. Siswa dapat membuat poster tentang upaya pencegahan penyakit menular seksual

Materi Pembelajaran
Penyakit yang menginfeksi sistem reproduksi dan di tularkan melalui hubungan seksual adalah
Gonorrhea
Sifilis
Klamidia
Kanker prostat
Kista
Herpes
AIDS

Upaya Pencegahan Penyakit Sistem Reproduksi Manusia


Sistem reproduksi pada manusia harus dijaga sebaik-baiknya. Selain untuk kesehatan, hal ini dilakukan sebagai salah satu cara
kita mengagungkan ciptaan Tuhan. Penyakit pada sistem reproduksi dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Faktor pertama adalah
kurang menjaga kebersihan organ reproduksi. Apabila kebersihan organ reproduksi kurang dijaga, akan dapat terjangkit oleh penyakit
yang disebabkan oleh jamur, bakteri ataupun parasit. Nah, berikut ini ada beberapa upaya untuk mencegah terjangkitnya penyakit yang
disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri ataupun parasit.
a. Menggunakan celana dalam yang berbahan katun dan bertesktur lembut. Hindari bahan yang bersifat panas, kurang menyerap
keringat dan berbahan ketat (misalnya jeans).
b. Biasakan membilas dengan bersih organ reproduksi setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar. Selanjutnya,
keringkan
sisa air yang masih menempel di kulit dengan menggunakan tissue atau handuk hingga benar-benar kering. Ini akan dapat
mengurangi resiko terjadinya infeksi oleh jamur pada bagian organ reproduksi.

c. Mengganti celana dalam minimal 2 3 kali sehari.


d. Memotong rambut yang ada di daerah organ reproduksi apabila sudah panjang, karena apabila terlalu panjang akan menjadi
sarang kuman.
e. Bagi kamu yang perempuan, apabila sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut sesering mungkin. Pada saat aliran
darah banyak, kamu dapat menggantinya minimal 5 6 jam sekali. Darah yang tertampung pada pembalut bisa menjadi media
tumbuhnya kuman penyebab infeksi.
f. Bagi kamu yang perempuan, hindari menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan dan patyliner secara terus menerus.
Penggunaan sabun pembersih daerah kewanitaan akan mengubah pH vagina dan akan membunuh bakteri baik (flora normal)
dalam vagina yang selanjutnya akan memicu tumbuhnya jamur.
g. Rajin berolahraga dan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Selain bermanfaat bagi kesehatan, juga dapat mencegah
terjadinya infeksi organ reproduksi oleh jamur.
Faktor selanjutnya adalah perilaku seks bebas dan penggunaan narkoba. Walaupun ada juga yang disebabkan oleh transfusi
darah yang sudah terinfeksi penyakit atau melalui proses kehamilan dan kelahiran. Agar kamu dapat mencegah terjadinya
penyakit pada sistem reproduksi yang disebabkan oleh faktor tersebut, kamu harus dapat menjaga pergaulan dan memilih gaya
hidup yang sehat agar tidak terjebak pada seks bebas.

Pertemuan 4 (4 x 40 menit)
Tahapan
Pendahuluan
(10 menit)

Langkahlangkah PBL
Merumuskan
masalah

Kegiatan siswa
-siswa memulai pelajaran dengan
berdoa.

Sumber
belajar
Buku

- Guru

menyuruh

Keterangan
siswa

untuk

sebelum memulai pelajaran

pegangan
siswa

-siswa mengamati video yang


ditayangkan oleh guru

Kegiatan fasilitas

berdoa Dilakukan di
dalam kelas

- Guru menayangkan video macam-macam

Buku-buku

penyakit

yang

reproduksi manusia.

yang

terjadi

pada

sistem

relevan

- Siswa menyimak penjelasan yang


diberikan oleh guru

Internet

Guru memberikan pertanyaan terkait


tentang penyakit yang terjadi dengan
sistem reproduksi pada manusia.
Apakah kita harus menjaga kebersihan
alat reproduksi sehingga terbebas dari
penyakit?

- Guru menyampaikan tujuan pembelajaran


kepada

siswa

yaitu tentang penyakit

yang terjadi dengan sistem reproduksi


pada manusia .
Inti

Menganalisis
masalah

Siswa menganalisis mengapa

Buku

kita harus menjaga kebersihan

pegangan

menganalisis

alat

siswa

menjaga

Buku-buku

sehingga terbebas dari penyakit?

reproduksi

sehingga

terbebas dari penyakit?

Guru

mengarahkan

siswa

mengapa

kebersihan

alat

kita

untuk Dilakukan di
dalam kelas
harus

reproduksi

yang
relevan

Merumuskan Siswa membentuk kelompok 3-4


hipotesis

orang/ kelompok.
Siswa
bersama

pegangan
dengan

siswa

kelompok

mendiskusikan
mengapa kita harus menjaga

kebersihan

alat

sehingga

terbebas

reproduksi

penyakit?
Siswa
bersama
kelompok

dari
dengan

mendiskusikan

macam-macam penyakit yang


terjadi

Internet
Buku

dengan

reproduksi pada manusia

sistem

Buku-buku

Guru mengarahkan siswa untuk membentuk Dilakukan di


dalam kelas
kelompok dan mengondisikan tempat
duduk siswa.
- Guru mengarahkan siswa untuk berdiskusi

yang

tentang penyakit yang terjadi dengan

relevan

sistem reproduksi pada manusia .

Internet

Mengumpulk
an data

Siswa

dengan

bersama

kelompok

mengumpulkan

Pengujian

hipotesis

siswa

macam-macam penyakit yang terjadi

tentang macam-macam penyakit

Buku-buku

dengan sistem reproduksi pada manusia

yang

yang

terjadi

dengan

sistem

Siswa

bersama

relevan

kelompok

Internet
Buku

mendiskusikan hasil informasi

pegangan

tentang macam-macam penyakit

siswa

terjadi

dengan

sistem

reproduksi pada manusia


Siswa
bersama
kelompok

Perwakilan

informasi

untuk Dilakukan di
dalam kelas
tentang

siswa

Guru meminta siswa mendiskusikan Dilakukan di


dalam kelas
hasil informasi secara berkelompok.
Selama diskusi berlangsung guru
memantau kerja dari tiap kelompok dan

Buku-buku

membantu kelompok yang mengalami

yang

kesulitan.

relevan

Internet

kelompok

mempresentasikan hasil diskusi

menyuruh

informasi dari berbagai sumber

merumuskan kesimpulan.

Guru

mengumpulkan

yang

pegangan

reproduksi pada manusia

Buku

Guru meminta perwakilan kelompok

mereka tentang macam-macam

untuk mempresentasikan hasil diskusi

penyakit yang terjadi dengan

mereka tentang macam-macam penyakit

sistem reproduksi pada manusia

yang terjadi dengan sistem reproduksi

Kelompok

lain

mempresentasikan

yang

tidak
hasil

pada manusia

diskusinya menanggapi hasil

kelompok yang presentasi.

Guru meluruskan konsep yang sudah


didapat siswa terkait tentang macam-

Siswa

menyimak

penjelasan

guru

kembali

macam penyakit yang terjadi dengan

mengenai

sistem reproduksi pada manusia

konsep macam-macam penyakit


yang

terjadi

dengan

sistem

reproduksi pada manusia


Penutup

Merumuskan
pemecahan

Secara
individu,
siswa Pengalaman
menuliskan rangkaian kegiatan pribadi siswa

masalah

yang telah dilakukan selama

rekomendasi

Dilakukan di
Memberikan arahan kepada siswa dalam kelas
untuk melakukan refleksi

pembelajaran

Guru

bersama

meriew

Mereview

yang

kembali

permasalahan

yang

dengan

kembali

siswa

permasalahan

timbul

pada

awal

dengan

siswa

pembelajaran

timbul

pada awal pembelajaran.

Tindak lanjut

Guru

bersama

Bersama siswa menyimpulkan

menyimpulkan

kegiatan

pembelajaran hari ini

ini.

pembelajaran

hari o Buku

kegiatan

pegangan
siswa

Guru

menyuruh

siswa

untuk

o Buku-buku
- Siswa membuat poster tentang
upaya

pencegahan

menular seksual

yang relevan

penyakit o Rangkuman
siswa
studi
pustaka

hasil

membuat
pencegahan
seksual

poster

tentang

penyakit

upaya
menular