Anda di halaman 1dari 43

BAHAN AJAR

LISTRIK STATIS

KELOMPOK 3
1. Erni Aristianti

4201413059

2. Ardiansyah Pratama

4201413093

3. Midhya Widhyastuti

4201413097

JURUSAN FISIKA
FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2016

LISTRIK STATIS

Kompetensi Dasar
3.3 Menganalis gaya listrik, kuat medan listrik, fluks, potensial listrik, energi potensial
listrik serta penerapannya pada berbagai kasus
3.4 Menyajikan data dan informasi tentang kapasitor dan manfaatnya dalam kehidupan
sehari

Pokok Bahasan
Muatan Listrik
Sifat Muatan Listrik
Percobaan Milikan
Gaya Listrik
Hukum Coulomb
Medan Listrik
Pengertian Medan
Medan Listrik Akibat Muatan Listrik
Garis-Garis Medan Listrik
Fluks Listrik
Hukum Gauss
Medan Listrik oleh Distribusi MuatanTitik
Medan Listrik oleh Distribusi Muatan Kontinu
Gerak Partikel Bermuatan di dalam Medan Listrik
Energi Potensial Listrik
Energi Potensial Listrik akibat Satu Muatan Titik
Energi Potensial Listrik akibat Beberapa Muatan Titik
Potensial Listrik
Pengertian potensial listrik
Beda Potensial dalam Medan Uniform
Potensial Listrik akibat Satu Muatan Titik
Potensial Listrik akibat Beberapa Muatan Titik
Kapasitor
Definisi Kapasitansi
Kapasitansi Kapasitor Keping Paralel
Susunan kapasitor
Energi Kapasitor
Kapasitor dengan Dielektrik

LISTRIK STATIS
Pembahasan mengenai listrik dibagi menjadi dua yakni listrik statis dan listrik dinamis.
Listrik statis mempelajari muatan yang diam, sedangkan listrik dinamis mempelajari tentang
muatan listrik yang bergerak (arus listrik).

A. Muatan Listrik
Muatan listrik terjadi karena adanya perpindahan sejumlah elektron. Benda bermuatan
listrik mempunyai sifat-sifat kelistrikan yang dimiliki.
Beberapa sifat muatan listrik:
1. Muatan listrik ada dua macam yaitu muatan positif dan muatan negatif
2. Muatan-muatan yang sejenis akan tolak-menolak dan muatan yang berbeda jenis akan
tarik-menarik

Gambar 1

Gambar 2

3. Muatan bersifat kekal


artinya muatan tidak dapat diciptakan dan tidak dapat dimusnahkan. Ketika suatu benda
digosok dengan benda lain, tidak ada muatan yang tercipta. Yang terjadi adalah
perpindahan muatan dari benda yang satu ke benda yang lain.
Misalnya pada kaca yang digosok dengan sutra. Muatan negatif (elektron) akan
mengalir dari kaca ke sutra. Akibatnya kaca akan menjadi bermuatan positif dan sutra
menjadi bermuatan negatif. Setelah dihitung jumlah muatan totalnya sama.
4. Muatan terkuantisasi
Muatan terkuantisasi artinya muatan listrik dari suatu partikel atau benda selalu
kelipatan terkecil (muatan fundamental) yaitu

sebesar

Percobaan Tetes Minyak

Robert A. Millikan (1869-1953) melakukan eksperimen yang


bertujuan mencari harga muatan yang paling kecil yang bisa
didapatkan. Percobaan Millikan dikenal sebagai percobaan tetesminyak (oil-drop). Percobaan ini dilakukan dengan meneteskan minyak
dengan tetesan kecil melalui dua pelat logam dengan beda potensial
yang dapat diatur. Medan listrik yang dihasilkan dari kedua pelat akan
menarik muatan listrik dari tetesan minyak tadi pada pelat bagian atas,
dan jika beda tegangan diatur agar cukup bisa mengimbangi gaya
gravitasi pada tetes minyak, maka partikel-partikel minyak yang
mengandung muatan tadi akan melayang karena keseimbangan gaya
ini. Pada keadaan ini gaya gravitasi (yang dapat kita hitung) sama
dengan gaya elektrostatik, sehingga muatan dapat diketahui besarnya.
Melalui banyak percobaan dengan tetes minyak yang beragam
massanya, maka secara umum bisa muatan bisa diperoleh melalui

Gambar 2

Nilai g dan E dapat diketahui sedangkan m diukur melalui kecepatan terminal.


Millikan mengamati bahwa hasil dari muatan listrik yang diperoleh selalu kelipatan dari
. Hasil percobaan tetes minyak nya didapatkan harga muatan
terkecil sebesar
Secara umum muatan q dituliskan sebagai

, dengan

adalah bilangan bulat.

Misalnya elektron bermuatan , proton , dan neutron tidak bermuatan (


Partikel

Muatan

Elektron
Proton
Neutron

Massa

Satuan muatan listrik dalam SI adalah coulomb. Satuan ini diturunkan dari satuan
besaran pokok arus listrik dan waktu atau dapat dituliskan :
1 coulomb = 1 ampere sekon
Muatan Atom
Suatu atom terdiri dari proton, neutron dan elektron. Jumlah proton dan elektron dari
suatu atom adalah sama. Oleh karena itu, atom bersifat netral. Misalnya atom hidrogen terdiri
dari 1 proton dan 1 elektron. Atom helium terdiri dari 2 proton, 2 elektron, dan 2 neutron.

Gambar 3
Atom dapat menjadi bermuatan positif atau negatif dengan cara melepaskan atau
menerima elektron. Ketika atom tersebut melepaskan elektron, maka atom akan kekurangan
elektron (jumlah elektronnya lebih kecil dari jumlah protonnya). Dikatakan atom tersebut
menjadi bermuatan positif. Sebaliknya jika atom tersebut menerima elektron, maka atom
tersebut akan kelebihan elektron (jumlah elektron lebih besar dari jumlah proton). Dikatakan
atom tersebut bermuatan negatif. Atom yang bermuatan listrik ini selanjutnya dinamakan
ion.

B. Gaya Listrik
Besarnya gaya tarik dan gaya tolak antar muatan
listrik dihitung pertama kali oleh Charles Augustin
Coulomb (1739-1806). Eksperimen ini menggunakan
neraca puntir.
Jika bola a dan b bermuatan, batang yang tergantung
pada serabut (fiber) akan terputar. Untuk menghitung
sudut putarnya, Coulomb memutar penahan ke arah
berlawanan sehingga batang kembali pada posisi semula.
Skala yang terbaca pada penahan merupakan besar
sudut putar itu. Dengan mengubah-ubah jarak antara bola
a dan b, gaya listrik dapat diukur sebagai fungsi jarak.
Gambar 4

Coulomb menyimpulkan bahwa gaya tarik atau gaya tolak berbanding terbalik
dengan kuadrat jarak antara kedua bolabermuatan.
Secara matematis:

Kemudian, untuk mengetahui pengaruh besar muatan, bola a dan b diubah besar
muatannya ternyata diperoleh kesimpulan bahwa gaya tarik atau gaya tolak antara dua bola
bermuatan sebanding dengan muatan-muatannya.

Dengan menggabungkan kedua kesimpulan tersebut, Coulomb menyatakan hukumnya yang


dinamakan Hukum Coulomb, yakni
Besar gaya tarik atau gaya tolak antara dua bola bermuatan sebanding dengan
muatan-muatannya dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak kedua muatan.

Untuk merubah rumus perbandingan tersebut menjadi sebuah persamaan maka harus
mengkalikan dengan suatu konstanta k.
Hasil eksperimen memberikan nilai k sebesar

menyatakan permitivitas ruang hampa yang besarnya


Persamaan Besarnya Hukum Coulomb:

dengan:
= Besar gaya Coulomb
= Sebuah konstanta
= muatan
= jarak kedua muatan

Hukum ini berlaku untuk benda-benda bermuatan yang berukuran kecil (muatan titik)
yang terpisah pada jarak yang relatif jauh.

Seperti gaya yang lain, gaya coulomb juga merupakan besaran vektor.

Gaya Gravitasi dan Gaya Coulomb

Gaya gravitasi adalah gaya yang bekerja pada suatu benda disebabkan oleh benda
lainnya walaupun kedua benda tidak bersentuhan secara fisik. Oleh Michael Faraday, gaya
yang bersifat seperti gaya gravitasi ini disebut dengan gaya medan. Gaya Coulomb yang
juga bekerja walaupun muatan-muatan tidak saling bersentuhan ter masuk gaya medan.

Gaya Gravitasi

Gaya Coulomb

Entitas

Massa

Muatan listrik

Perumusan

Berbanding terbalilk dengan kuadrat jarak antara kedua entitas

Gaya

Gaya tarik-menarik

Gaya tarik-menarik dan tolak-menolak

Besar gaya

Jauh lebih kecil

Jauh lebih besar

Contoh soal:
Dua muatan titik ditempatkan pada sumbu x.
. Dimana letak muatan ketiga

pada

dan

pada

harus diletakkan agar gaya-gaya yang

bekerja pada muatan ketiga ini sama dengan nol?

Jawab:
Misalkan muatan

ditempkan di C. Letak titik C tidak boleh diantara A dan B karena

resultan gaya yang bekerja tidak mungkin nol. Hal ini disebabkan muatan tidak sejenis
saling tarik-menarik dan muatan sejenis tolak menolak. Misal muatan C kita letakkan di
sebelah kiri dan berjarak x meter dari A.

|
|

||
|

|
|

||

C. Medan Listrik

Pengertian Medan
Tempatkan anggun dalam suatu ruang. Api
unggun ini akan memanaskan udara sekitarnya.
Semakin dekat dengan api unggun, udara semakin
terasa panas. Gunakan sebuah thermometer untuk
mengukur suhu tiap titik pada ruangan itu, akan
terlihat bahwa suhu tiap titik dalam ruangan itu
Gambar 5

sangat bervariasi. Variasi suhu ini dinamakan medan

suhu atau temperature field. Medan suhu adalah medan skalar, karena suhu merupakan
besaran skalar. Jika suhu di tiap titik selalu sama setiap saat, medan suhu dinamakan medan
berubah terhadap waktu.
Tempatkan sebuah benda bermassa

dalam suatu ruang. Sama seperti api yang

menimbulkan medan suhu di titik-titik di sekitarnya. Medan yang ditimbulkan massa ini
disebut medan gravitasi. Medan gravitasi tidak dapat diukur oleh alat seperti thermometer
yang dipakai untuk mengukur medan suhu. Medan gravitasi diukur dengan menghitung dulu
besarnya gaya , yang ditimbulkan oleh medan tersebut pada sebuah massa penguji

, yang

diletakkan didekatmya.
Besarnya medan gravitasi

. Medan gravitasi merupakan medan vector. Arah

medan gravitasi searah dengan arah gaya gravitasi dan ditunjukkan ke

Sama seperti massa, muatan juga akan


menimbulkan suatu medan pada titik-titik
disekitarnya.

Medan

yang

ditimbulkan

dinamakan medan listrik. Medan listrik


merupakan medan vector. Arah medan
listrik ditentukan oleh jenis muatan sumber
Gambar 6

medan tersebut.

Arah medan listrik ini sama dengan arah gaya listrik yang dialami oleh suatu muatan
positif, yang diletakkan dekat sumber medan (muatan ).
Kuat medan listrik , didefinisikan oleh:

dengan:

F = gaya Coulomb (N)


= muatan (C)
E = kuat medan listrik (N/C)

Besarnya kuat medan listrik


| |
Jika muatan uji
arah muatan uji
medan.

positif, arah gaya yang dirasakannya searah dengan arah medan. Jika
negatif, arah gaya yang dirasakannya berlawanan arah dengan arah

Medan Listrik akibat Muatan Listrik

Anggap suatu muatan penguji

ditempatkan pada jarak

gaya yang bekerja pada muatan

dari sebuah muatan . Besar

diberikan oleh besar hokum Coulomb:

| || |
Besar medan listrik pada titik di mana muatan

berada adalah

| |
| ||

| |

| |

Arah medan listrik searah dengan arah gaya listrik, yaitu dalam arah radial (menjauhi
ketika muatan q positif dan menuju

jika negatif).

Garis Medan Listrik

Garis medan listrik merupakan garis-garis untuk mempermudah


penggambaran medan listrik disetiap titik dalam ruang. Garis medan
listrik digambarkan sedemikian sehingga garis singgung di tiap
titik pada garis medan ini menggambarkan arah medan listrik di
titik itu.
Gambar 7

Untuk muatan titik, garis medan digambarkan


radial keluar (menjauhi muatan) jika muatannya
positif, dan ke arah dalam (menuju muatan) jika
muatannya negatif.
Gambar 8

Garis medan listrik akibat dua muatan yang diletakkan berdekatan, digambarkan dengan
garis singgung di setiap titik pada kurva yang menggambarkan arah medan listrik di titiktitik tersebut.

Gambar 9

Dalam mengambarkan garis medan ini, ada beberapa hal yang perlu diingat::
1. Garis harus dimulai pada muatan positif dan berakhir pada muatan negatif atau di
titik tak terhingga.
2. Jumlah garis yang digambarkan harus sebanding dengan besar muatan. Semakin
besar muatan, semakin banyak garis yang harus digambarkan.
3. Dua garis medan tidak boleh berpotongan.

Untuk

muatan

yang

yang banyak

dan

berdampingan sangat dekat, arah garis medannya


Gambar 10

adalah berupa garis-garis sejajar.

Garis medan listik mempunyai hubungan dengan kuat medan listrik di titik-titik yang
dilewatinya. Jumlah garis medan listrik persatuan luas daerah yang tegak lurus arah
medan, sebanding dengan kuat medan listrik di daerah itu. Secara matematis dituliskan:

Kuat medan listrik di daerah B lebih kecil


dibandingkan dengan kuat medan listrik di daerah A. Hal
ini disebabkan banyaknya garis medan listrik per satuan
luas di daerah B lebih kecildibandingkan dengan daerah A
(luas B lebih besar dibandingkan dengan luas A)
Pengukuran jumlah garis medan listrik dilakukan
dengan mengukur fluks listrik

Gambar 11

Fluks listrik merupakan perkalian antara kuat medan listrik E, dengan luas permukaan
A, yang tegak lurus medan listrik itu

Fluks listrik sebanding dengan jumlah garis medan listrik. Dengan mengukur fluks
listrik, secara tidak langsung kita mengukur jumlah garis medan listrik, .

Rumus
berlaku ketika A tegak lurus medan listrik. Bagaimana rumus untuk
bidang A yang tidak tegak lurus medan listrik seberti bidang PQRS. Pada bidang yang tegak
lurus medan listrik mempunyai luas
, dengan menyatakan sudut antara garis
normal bidang dengan arah medan. Bidang inilah yang mempengaruhi nilai .

Gambar 12

atau

penggunaan rumus fluks listrik adalah untuk menghitung medan listrik dengan Hukum
Gauss.

Hukum Gauss
Hukum Gauss menyatakan bahwa fluks netto dalam permukaan suatu ruangan tertutup
sama dengan muatan total dalam ruangan tersebut dibagi dengan permitivitas ruang hampa.
Secara matematis, pernyataan Gauss dapat dituliskan,

dimana:
adalah fluks netto
menyatakan vektor kuat medan listrik
merupakan sebuah vektor yang besarnya sama dengan luas bidang yang ditembus
medan listik, dan arah A menyatakan arah (tegak lurus) normal dari bidang itu
(catatan: luas bukan vektor).
menyatakan jumlah muatan dalam ruangan yang tertutup
menyatakan permitivitas ruang hampa
Yang dimaksud dengan fluks netto adalah sebagai berikut
Sebuah kotak yang ditembus oleh medan
listrik . Fluks netto merupakan banyak fluks
yang keluar ruangan
dikurangi dengan
banyaknya fluks yang masuk
. Pada
gambar, besarnya fluks netto,

Fluks netto juga dapat dihitung dengan


menggunakan rumus

Gambar 13

Hukum Gauss sering dimanfaatkan untuk menghitung kuat medan listrik. Beberapa
contoh mencari medan lisrik dengan menggunakan hukum Gauss diberikan di bawah ini.

1. Mengitung medan listrik akibat muatan listrik


Misalkan kita hendak menghitung
medan listrik dititik P akibat muatan
. Yang harus kita lakukan pertamatama adalah membuat ruangan
tertutup yang melalui titik P. Ruangan
ini dibuat sedemikian sehingga
Gambar 14
muatan terbungkus secara simetris
seperti ditunjukan pada Gambar 1.26b. Jika
positif. Maka vektor
arahnya radial
keluar, sama dengan arah vektor normal dari luasan yang ditembusnya
. Dalam hal ini.
adalah luasan yang sangat kecil sehingga bisa kita anggap medan diseluruh titik pada
luasan tersebut besarnya sama. Akibatnya,
.
Catatan: Sebenarnya ruangan yang membngkus muatan dapat bermacam-macam
bentuknya, namun untuk memudahkan perhitungan biasanya kita ambil bentuk ruangan/
permukaan yang membungkus
secara simetris, agar kuaat medan listrik pada
permukaan ruangan yang membungkus ini sama besar.
Fluks netto dalam ruangan bola ini adalah sama dengan fluks yang menembus
permukaan bola yang berjari-jari
Fluks yang menembus permukaan bola ini sama
dengan jumlah fluks-fluks yang melalui permukan seluas .

adalah besar medan listrik di permukaan


Karena besarnya sama untuk setiap
pada permukaan bola, maka
boleh di keluarkan dari tanda penjumlahan
Karena

sama dengan luas permukaan bola berjari-jari

Dengan hukum Gauss, kita peroleh:

Rumus diatas sama dengan rumus Coulomb

maka

2. Menghitung medan listrik akibat lempeng bermuatan


Misalkan
kita
hendak
menghitung medan listrik di titik P.
Pertama kita harus membuat ruang
atau permukaan tertutup. Ruang
tertutup bisa bermacam-macam,
namun
untuk
mempermudah
perhitungan, bentuk ruangan harus
dipilih sehingga medan listrik yang
Gambar 15
melewati
permukaan-permukaan
ruangan tersebut homogen. Jika pada contoh pertama bentuk ruangan yang kita pilih
adalah sebuah bola, maka pada contoh kedua ini lebih mudah jika kita ambil bentuk
ruangannya sebuah silinder.

Pada kasus ini, medan listrik yang menembus dasar dan tutup silinder homogen
dan yang menembus selubung sama dengan nol.
Sudah kita lihat pada bab sebelumnya bahwa arah medan listrik akibat lempeng
bermuatan, sejajar dengan vektor normal luasan
sehingga fluks netto dalam ruangan
silindear ini adalah:

Muatan yang dibungkus oleh ruangan silinder ini adalah


, di mana kerapatan
muatan atau jumlah muatan per satuan luas. Dengan Hukum Gauss kita peroleh:

Atau

(kuat medan listrik akibat lempeng bermuatan)

Ternyata besarnya medan listrik akibat lempeng bermuatan listrik tidak bergantung pada
jarak dari keping
Catatan: Hukum Gauss sering ditulis dalam bentuk intral


Kita batasi dari untuk tidak membahas ini lebih jauh.

D. Energi Potensial Listrik

Pada pelajaran usaha, telah kita pelajari bahwa usaha yang dilakukan oleh gaya gravitasi
adalah minus perbedaan energi potensial gravitasi.

Rumus tersebut berlaku umum jika gaya yang melakukan usaha itu gaya konservatif.
Simbol energi potensial kita ubah dari

menjadi

medan listrik di titik p yang kita ulis sebagai

agar tidak tertukar dengan simbol

Dalam bentuk integral, rumus di atas ditulis:

Dengan

menyatakan perpindahan muatan.

Kita telah melihat gravitasi adalah gaya

Gambar 16

konservatif (gaya yang usahanya tidak tergantung pada lintasannya), karena gaya ini arahnya
radial dan besarnya hanya bergantung pada jarak radial

saja. Gaya listrik mempunyai sifat

yang sama dengan gaya gravitasi., yaitu arahnya radial dan besarnya bergantung pada .
Oleh karena itu gaya listrik dapat digolongkan juga sebagai gaya konservatif. Akibatnya
rumus di atas berlaku juga untuk gaya listrik. Kita akan menggunakan rumus ini untuk
menghitung energi potensial suatu sistem yang terdiri dari beberapa muatan.
Anggap dua muatan
gerakkan

sejauh

Jika kita gerakkan

dan

terpisah pada jarak

seperti Gambar. kemudian kita

i.
dari titik A yang berjarak

ke titik B yang berjarak

dari muatan ), maka perubahan energi potensialnya dapat dihitung dengan :

(dihitung

)
)
Gambar 17

(
(

)
)

Persamaan diatas diturunkan dengan menganggap

positif, namun persamaan ini

berlaku untuk segala macam situasi sehingga rumus selisih energi potensial anatar titik B
dan A adalah:
(
Catatan: pada rumus diatas tanda

dan

harus dimasukkan untuk mendapat jawaban

yang benar.
Persamaan di atas tidak mendefinisikan energi potensial listrik. Untuk mendapatkan
definisi energi potensial listrik, kita anggap

tak berhingga, dan kita definisikan

Dengan demikian, kita peroleh definisi energi potensial sistem dua muatan ini:
(
(

)
)

Atau secara umum


(rumus energi potensial)

Rumus energi potensial di atas mendefinisikan energi potensial dari suatu sistem yang
terdiri dari dua muatan

dan yang berjarak

sebagai usaha yang diperlukan untuk

memindahkan muatan penguji

dari titik tak berhingga ke titik yang berjarak

dari

muatan .
Dalam bentuk integral, rumus energi potensial dapat ditulis:

Energi Potensial dari Beberapa Muatan


Anggap ada 3 muatan yang diletakkan seperti
pada gambar.
Energi potensial merupakan besaran skalar
sehingga energi potensial dari sistem 3 muatan
merupakan penjumlahan skalar (jumlah aljabar)
dari energi potensial tiap dua muatan dalam sistem ini.
Gambar 18

Rumus diatas dapat diinterpretasikan sebagai berikut:


Untuk mudahnya anggap semua muatan positif. Anggap mula-mula di ruang tempat
titik A, B, dan C tidak ada muatan. Bawa muatan

dari titik tak hingga ke titik A. Di sini

tidak diperlukan usaha, karena tidak ada gaya yang bekerja. Bawa muatan
hingga ke titik B. Selama perjalanan, muatan

akan menolak muatan

harus melakukan usaha untuk memindahkan muatan

dari titik tak


sehingga orang

ini agar tiba di titik B.

Usaha yang dilakukan orang ini diterima oleh sistem dan diubah menjadi energi
potensial sistem sehingga energi potensial sistem naik menjadi

Bawa muatan

dari titik tak hingga ke titik C. Selama

perjalanan muatan

ini akan mengalami gaya tolak dari

muatan

dan

sehingga orang harus memberikan gaya yang

lebih besar (usaha lebih besar) untuk membawa muatan ini ke


titik C. Usaha yang dilakukan orang ini kembali akan diubah
Gambar 19

menjadi energi potensial sistem. Dalam hal ini, sistem

menerima tambahan energi potensial sebesar:

dan

enargi potensial sistem adalah seperti yang ditulis pada persamaan

sehingga sekarang total

E. Potensial Listrik
Potensial listrik di suatu titik didefinisikan sebagai usaha untuk memindahkan
muatan positif sebesar 1 satuan dari tempat tak terhingga ke suatu titik. Potensial
listrik dapat diartikan sebagai energi potensial listrik per satuan muatan penguji.

Secara matematis dapat dituliskan :

dengan :
Potensial ( volt )
Energi potensial ( joule )
Muatan penguji (coulomb )

Beda Potensial atau Tegangan Listrik dalam Medan Uniform

Gambar 20

Perhatikan gambar, titik A dan B dipengaruhi oleh medan listrik homogen, berapakah beda
potensial kedua titik ini ?
Untuk memperoleh beda potensial antara A dan B menggunakan persamaan sebagai
berikut :

Contoh :
Sebuah proton dilepaskan dari keadaan diam dalam medan listrik uniform

arah sumbu x. Proton bergerak dari titik P ke titik Q yang berjarak 0,2 meter.

a. Hitung perubahan potensial listrik diantara titik P dan Q !


b. Hitung perubahan energi potensial proton selama menempuh jarak ini !
c. Berapa kecepatan proton di titik Q ?
Jawab :
a.

Tanda negatif menunjukkan bahwa potensial listrik titik P lebih besar daripada potensial
pada titik Q .

b. Perubahan energi potensial proton merupakan perbedaan potensial listrik dikalikan


dengan muatan proton itu !

J
Tanda negative menunjukkan bahwa energi potensial proton semakin berkurang ketika
bergerak dalam medan listrik ini. Dalam medan ini, proton dipercepat sehingga energi
kinetiknya bertambah dan pada saat yang sama energi potensialnya berkurang ( energi
potensial diubah menjadi energi kinetik)
c. Untuk kecepatan proton di titik Q, kita hitung dulu energi kinetik proton dititk Q.
Gunakan rumus usaha ,

(
(

Catatan :

Rumus usaha diatas merupakan hukum kekekalan energi. Dalam hukum kekekalan
energi, energi kekela artinya penambahan energi kinetik terjadi karena pengurangan
energi potensial , dengan kata lain

POTENSIAL LISTRIK AKIBAT SATU MUATAN TITIK

Rumus energi potensial :


Rumus Potensial Listrik :

Dari kedua rumus tersebut, dapat kita peroleh rumus potensial dititik yang berjarak r
dari muatan q,

Dari rumus diatas, kita melihat bahwa titik titik di permukaan bola berjari-jari r ,
potensial nya sama. Dari sini, kita simpulkan bahwa bidang
ekuipotensial ( bidang dimana titik titik didalamnya
mempunyai potensial sama ) suatu muatan titik berupa
permukaan permukaan bola konsentris dengan muatan titik
sebagai pusat bola.
Gambar 21

melukiskan bidang ekuipotensial akibat sebuah muatan dan sebuah konduktor netral
yang diletakkan didekatnya.Perhatikan bahwa muatan konduktor hanya tersebar di
permukaan saja.Di dalam konduktor muatannya nol.

Potensial Listrik Akibat Beberapa Muatan Titik

Potensial akibat beberapa muatan titik merupakan penjumlahan scalar ( penjumlahan


aljabar )
Dari potensial listrik akibat tiap muatan.Misalnya ,jika kita mempunyai muatan
potensial listrik di titik yang berjarak

Contoh :
Dua muatan masing-masing

ditempatkan pada jarak 4 m

a. Hitung potensial di titik A !


b. Berapa usaha yang dibutuhkan orang untuk membawa muatan

dari

titik tak terhingga ke titik A ( anggap potensial di titik tak terhingga sama dengan
nol) !
c. Hitung energi potensial system !

Jawab :

a. Potensial di A diakibatkan oleh muatan di B dan C

b. Usaha yang dibutuhkan untuk memindahkan muatan dari titik tak terhingga ke titik A
sama dengan perubahan energi potensial.

J
Perhatikan tanda pada rumus

di atas, tanda ini berbeda dengan tanda pada

contoh soal sebelumnya. Pada soal ini usahanya dilakukan oleh lingkungan ( orang ) ,
sedangkan pada contoh soal sebelumnya usahanya adalah usaha system( proton) , bukan
usaha lingkungan ( medan listrik). Usaha lingkungan = - usaha system.
c. Energi potensial sistem dapatdihitung dengan menjumlahkan energi potensial ketiga
pasangan muatan.

Konduktor
Konduktor merupakan suatu material yang muatan listriknya dapat bergerak
bebas.Contoh konduktor yang baik adalah tembaga, alumunium, dan perak. Di samping
konduktor , ada material yang eleltronnyasukar bergerak. Material ini dinamakan isolator
atau insultor. Contoh isolator yang baik adalah kayu, karet , dan plastik.
Jika tembaga digosok, tembaga tidak akan menarik kertas kertas kecil, hal ini
disebabkan ketika digosok, muatan listrik yag dihasilkan mengalir dengan cepatke bagian
konduktor yang kita pegang lalu mengalir melalui ubuh kita menuju bumi.akibatnya bagian
konduktor yang digosok tetap netral .hal ini berbeda dengan plastic (isolator) yang digosok
dengan kain wol, muatan yang dihasilkan dari gosokan ini tidak mengalir, sehingga mampu
menarik kertas kertas kecil.
Sifat sifat konduktor :
1. Medan listrik didalam konduktor sama dengan nol
2. Muatan pada konduktor yang terisolir akan tersebar pada permukaan konduktor itu
3. Kuat medan listrik pada suatu titik tepat diluar konduktor bermuatan adalah sebesar
dengan

menyatakan kerapatan muatan ( banyak muatan persatuan luas )

dititik itu
4. Pada konduktor yang bentuknya tidak teratur, muatan konduktor akan terkonsentrasi
pada luas permuakaan yang lebih sempit ( lebih lancip)

Sifat pertama dapat dibuktikan dengan meletakkan sebuah lempeng konduktor pada sebuah
medan listrik uniform.

Gambar 22

Pada waktu medan listrik diberikan, electron electron bebas di bagian kanan konduktor
akan bergerak ke bagian kiri, menyebabkan terjadinya penimbunan muatan negatif di bagian
kiri konduktor sehingga bagian ini akan bermuatan negatif dan bagian kanannya bermuatan
positif. Adanya penumpukan muatan di sebelah kiri dan kanan konduktor ini menimbulkan
terjadinya medan listrik arah berlawanan dengan medan listrik luar. Proses penumpukan
muatan ini terus berlangsung sampai terjadi keseimbangan elektrostatik, dimana medan
listrik akibat muatan muatan ini sama besar tetapi berlawanan arah dengan medan listrik
luar. Setelah tercapai kesetimbangan elektrostatik, medan listrik didalam konduktor sama
dengan nol. Dalam konduktor yang baik, waktu untuk mencapai keseimbangan elektrostatik
ini sangat cepat yaitu

detik.

Sifat kedua dapat dibuktikan dengan hukum Gauss, karena di dalam konduktor E
maka fluks netto didalam konduktor sama dengan nol,

Akibatnya

,(

(tidak ada muatan didalam konduktor atau muatan tersebar di permukaan).

Sifat ketiga juga dapat dibuktikan dengan hukum gauss, kita buat ruangan tertutup
berbentuk silinder .

Gambar 23

Fluks netto dalam ruangan ini sama dengan


dengan q menyatakan besar muatan yang ada dalam ruang ini (

Karena
) , maka :

Sifat keempat dapat dibuktikan dengan melihat sifat potensial pada konduktor. Perhatikan
gambar!

Gambar 24

Anggap titik A dan B terletak pada permukaan konduktor bermuatan. Sepanjang


permukaan antara kedua titik ini .medan E selalu tegak lurus perpindahan ds ( arah ds dari A
ke B ) sehingga

, akibatnya :

atau

Hasil ini menunjukkan bahwa potensial di

seluruh permukaan konduktor sama. Untuk membuktikan ujung lancip konduktor


mempunyai kerapatan muatan lebih banyak, bayangkan dua buah bola konduktor yang satu
berjari jari R1 dan yang lain berjari jari R2 ( R2 > R1 ) keduanya dimuati dengan muatan
sedemikian sehingga potensial dipermukaan kedua bola sama besar ( lihat gambar 25).

Gambar 25
Bola mana yang kerapatan muatannya lebih banyak ? dengan menggunakan rumus

( )
Kita akan melihat bahwa bola yang berjari jari lebih kecil (R1 ) akan mempunyai kerapatan
muatan lebih besar. Hal ini menunjukkan bahwa muatan konduktor akan terkonsentrasi pada
bagian lancip.

Potensial dalam Konduktor


Potensial di dalam konduktor sama dengan potensial di permukaan konduktor.
Hal ini disebabkan karena kuat medan listrik di dalam konduktor E = 0

Gambar 25

Dengan menggunakan rumus potensial

Kita peroleh bahwa potensial di dalam konduktor ( titik P ) sama dengan potensial di
permukaan konduktor ( titik Q )

Rongga dalam Konduktor


Anggap sebuah rongga ada dalam sebuah konduktor. Berapa besar medan dalam rongga
itu ?

Gambar 26

Titik A dan B mempunyai potensial sama dengan potensial di permukaan konduktor.


Oleh karena itu,

masukkan hasil ini pada rumus

Kita akan peroleh E di dalam rongga harus sama dengan nol.

Hasil ini mempunyai aplikasi menarik, kita bias melindungi rangkaian elektronika dan
alat alat laboratorium dari medan listrik luardengan membungkus mereka dengan lapisan
konduktor. Perlindungan ini penting sekali terutama ketika kita hendak melakukan
eksperimen listrik yang membutuhkan alat alat yang sangat sensitif.

F.

Kapasitor
Bayangkan dua buah konduktor yang bentuknya sembarang dan netral.

Gambar 27

Hubungan kedua konduktor itu dengan sebuah baterai hingga timbul beda potensial
diantara keduanya dan muatan masing masing konduktor +Q dan Q ( mengapa muatan
kedua konduktor pasti sama besar, tetapi berlawanan tanda ?
Susunan kedua konduktor ini dinamakan kapasitor.
Menurut hasil eksperimen besarnya muatan kapasitor sebanding dengan beda potensial
kedua konduktor.

Agar kedua sisi mempunyai dimensi sama , maka sisi kanan kita kalikan dengan suatu
konstanta C.

C dinamakan kapasitas dari kapasitor dan mempunyai satuan farad


1 farad = 1 coulomb/volt

Satuan farad digunakan untuk menghormati Michael Faraday , fisikawan yang banyak
mengembangkan konsep kapasitas . satuan yang lebih kecil dan sering digunakan adalah
( mikroFarad ) dan

( pikofarad).

Catatan : dalam menulis muatan kapasitor kita cukup menulis Q saja tanpa perlu
menuliskan tandanya. Tanda muatan kita tuliskan pada gambar masing masing konduktor.
Contoh :
Hitung kapasitas dari sebuah bola konduktor yang terisolir. Jarijari bola R !

Jawab :
Bola konduktor terisolir dapat dianggap sebagai kapasitor dengan menganggap
bahwa konduktor kedua sepusat dengan konduktor pertama , tetapi berjari jari tak
hingga . karena potensial di permukaan bola kedua sama dengan nol dan dipermukaan
bola pertama

, maka beda potensial kedua konduktor

, jadi

kapasitas dari kapasitor ini adalah :

Kapasitor Keping Sejajar

Untuk menghitung kapasitasnsi kapasitor keeping sejajar , kita harus hitung dulu kuat
meda listrik yang ditimbulkan oleh keeping kapasitor ini menggunakan Hukum Gauss.

Gambar 28

Dengan muatan keeping kapasitor tersebar di permukaannya, kita buat permukaan


Gauss seperti tampak pada gambar. Fluks netto yang terdapat dalam ruang ini adalah

sedangkan jumlah muatan dalam ruang ini adalah

. Dengan menggunakan

rumus Gauss, kita peroleh :

Dengan menggunakan rumus potensial , kita peroleh beda potensial antara keeping
positif dan negative adalah :

disini berbeda dengan definisi

sebelumnya.

kapasitor adalah beda potensial keping positif dan keping negatif. Sedangkan

dalam
yang kita

gunakan dalam persamaan sebelumnya adalah beda potensial titik B ( lebih negatif) dengan
titik A ( lebih positif)
kapasitas kapasitor dapat dicari sebagai berikut ,

Ini adalah rumus kapasitansi dari keping sejajar.


Dielektrik
Dielektrik merupakan material bukan konduktor.Contoh dielektrik adalah karet, kaca dan
kertas.Pada waktu dielektrik diselipkan di antara dua keping kapasitor itu naik.Jika
dielektrik itu tepat mengisi ruang antara duakeping, kapastias kapasitor naik
kappa) kali dari kapstitas semula. Jika

(dibaca

adalah kapasitas kapasitor tanpa dielektrik,

maka kapasitas kapasitor dengan dielektrik mengisi penuh ruang antar kedua keping
adalah :

disebut konstanta dielektrik


Tabel di bawah menunjukkan konstanta dielektrik untuk beberapa material.
Material

Konstanta Dielektrik

Ruang hampa

1,000000

Udara

1,00059

Kuarsa

3,78

Kaca Pyrex

5,6

Porselen

6,5

Nylon

3,4

Kertas

3,7

Air (

80,4

Air (

78,5

Mika

5,4

Penting : Dalam sebagaian besar bahan dielektrik, semua rumus listrik (gaya Coulomb.
Kuat medan listrik, potensial) : harus dikalikan dengan
dari suatu material,
Simbol dari kapasitor keping sejajar :

Simbol dari baterai :

Susunan Seri Kapasitor

atau

(konstanta dieklektrik

Gambar 28

Dua kapasitor yang dihubungkan seperti pada gambar 28 dinamakan kapastior-kapasitor


yang dihubungkan secara seri. Keping seri kapasitor
kutub positif baterai dan keping kanan kapasitor
kutub negatif baterai. Keping kanan kapasitor
kapasitor

(keping A) dihubungkan dengan


(keping D) dihubungkan dengan

(keping B) dihubungkan dengan keping

(keping C) melalui sebatang kawat konduktor.

Ketika baterai dihubungkan, elektron keping A akan mengalir ke keping D melalui


baterai. Ketika elektron ini mengumpul dikeping D, elektron ini akan memaksa elektron
dikeping C berpindah ke keping B (proses induksi). Jumlah elektron yang berpindah ini
sama dengan jumlah elektron yang mengumpul dikeping D sehingga muatan keping A,
B, C dan D berturut-turut adalah +Q, -Q, +Q dan -Q (muatan kapasitor sama).

Anggap kedua kapasitor itu dapat digunakan dengan satu kapasitor pengganti,
gambar). Ketika kapasitor pengganti ini dihubungkan dengan beda potensial

(lihat
, keping

kiri kapasitor pengganti ini harus bermuatan +Q kan keping kanan -Q. Disini berlaku

Hubungan antara kapasitas kedua kapasitor mula-mula (


kapasitor pengganti (

) dapat dicari sebagai berikut

dan

dan kapasitas

Ini adalah rumus untuk mencari kapasitas dari kapasitor pengganti.


Jika lebih dari dua kapasitor dihubungkan seri, maka kapasitas kapasitor penggantinya
adalah

Susunan Paralel Kapasitor

Susunan dua buah kapasitor digambarkan oleh


gambar 29 pada susunan ini, keping kiri masing
masing kapasitor dihubungkan dengan kutub positif
baterai (sehingga potensialnya sama), sedangkan
keping kanan dihubungkan dengan kutub negatif
baterai.
Pada saat kapasitor terhubungkan dengan baterai,
elektron bergerak dari keping kiri ke keping kanan.
Mengakibatkan keping kiri bermuatan positif dan
keping kanan bermuatan negatif. Sumber energi dari
pergerakan elektron ini adalah energi listrik yang
Gambar 29

berasal dari energi kimia yang tersimpan dalam

baterai. Aliran elektron ini berhenti ketika tegangan antara kedua keping kapasitor

dan

sama dengan tegangan baterai (

Anggap muatan dari kedua kapasitor adalah

dan

sehingga muatan total kapasitor

Kedua kapasitor dapat digantikan dengan sebuah


kapasitor pengganti yang memberikan efek yang
sama dengan kedua kapasitor tersebut (lihat
gambar). Dalam hal ini, muatan kapasitor pengganti
harus sama dengan

Gambar 30

Hubungan kapasitas dengan kedua kapasitor (


pengganti

dan kapasitas kapasitor

dapat dicari sebagai berikut :

Ini adalah rumus kapasitas dari kapasitor pengganti. Jika lebih dari dua kapasitor
dihubungkan paralel, maka kapasitas kapasitor penggantinya adalah :

Contoh
Hitung kapasitas pengganti diantara titik a dan b dalam gambar di bawah ini!

Jawab :
dan

paralel :

dan

seri :

Atau

dan

dan

Atau

paralel :

seri :

dan

paralel :

Jadi kapasitas penggantinya

Energi Kapasitor

Gambar 31

Anggap suatu kapasitor keeping sejajar mula mula tidak bermuatan sehingga beda
potensialnya antar kepingnyasama dengan nol. Sekarang , bayangkan kapasitor itu
dihubungkan dengan sebuah baterai sehingga muatannya mencapa muatan
maksimum Q. anggap bahwa kapasitor diisi pelan pelan. Beda potensial akhir
karena beda potensial mula mula sama dengan nol, beda potensial rata rata
selama pengisian muatan adalah
Usaha yang dilakukan untuk mengisi muatan dalah
.
Usaha yang dilakukan ini adalah sama dengan energi potensial kapasitor. Dengan
menggunakan

, kita peroleh besar energi yang tersimpan dalam sebuah

kapasitor ( energi potensial kapasitor) adalah :

Dalam bentuk apa energi tersimpan dalam kapsitor ?mari kita substitusikan
pada rumus energi potensial kapasitor untuk mendapatkan
(

Dari rumus diatas terlihat bahwa energi potensial kapasitor berhubungan dengan
kuat medan listrik E. Dari sini kita simpulkan bahwa energi kapasitor tersimpan
dalam medan listrik kapasitor.

Soal
1.

Berapa muatan kapasitor 500


sebesar

, ketika diantara dua keping diberikan beda potensial

A.
B.
C.
D.
E.
2.

Berapa kerja minimum yang diperlukan oleh gaya eksternal untuk membawa muatan
dari jarak yang sangat jauh ke titik yang berjarak

dari muatan sebesar

A.
B.
C.
D.
E.
3.

Dua muatan masing-masing besarnya

dan

diletakkan pada sumbu x suatu system

koordinat dengan jarak 6 m satu sama lain. Muatan pertama diletakkan pada pusat koordinat.
Hitumg di mana suatu muatan negartif harus diletakkan agar gaya yang dialami oleh muatan
negatif ini sama dengan nol!
A. 1,5 m
B. 3,35 m
C. 8,65 m
D. 9 m
E. 12 m

4.

Muatan listrik +Q1, -Q2, dan +Q3 berada pada satu lintasan sejauh p. Muatan 1 dan 2 terpisah
sejauh 0,75 p seperti pada gambar berikut.

Q1

Q2

Q3

Muatan +Q1 = 300 C dan -Q2 = 225 C. Agar gaya coloumb pada muatan Q1 = nol, maka
muatan Q3 adalah .
A. 75 C
B. 169 C
C. 300 C
D. 400 C
E. 675 C
5.

Sebuah silinder dengan jari-jari R dan panjangnya L diletakkan dalam suatu medan listrik
serba sama E, yang berarah sejajar dengan poros silinder. Fluks total untuk permukaan
silinder adalah .
A.
B.
C.
D.
E. 0

6.

Muatan titik

digeser posisinya dari jarak

muatan titik lainnya

menuju jarak

yang diukur terhadap

. Energi potensial listrik sistem dua muatan ini akan .

A. berkurang sebesar 90 J
B. berkurang sebesar 45 J
C. berkurang sebesar 25 J
D. berkurang sebesar 50 J
E. berkurang sebesar 200 J

7.

Potensial listrik sejauh 4 cm dari suatu muatan titik


sejauh

sama dengan 10 V. Potensial listrik

sama dengan 20 V. Nilai R sama dengan .

dari muatan titik

A.
B.
C.
D.
E.
8.

Sebuah elektron yang mula-mula rehat, kemudian bergerak mulai beda potensial
Jika massa elektron

kg dan muatannya

C, maka energi

potensialnya akan turun sebesar ...


A.
B.
C.
D.
E.

Soal Uraian
1.

Berapa usaha yang diperlukan untuk membawa elektron dari kutub positif baterai 12 volt ke
kutub negatifnya ?

2.

Tentukanlah!
A. kapasitansi sebuah kapasitor yang ukuran pelat-pelatnya adalah
dipisahkan oleh udara sejauh

dan

B. Besar muatan pada setiap pelat jika kapasitor tersebut dihubungkan kebaterai 12 volt.
3.

Suatu keping sejajar dengan luas


muatan ini adalah

diberi muatan yang berlawanan. Besar dari


Hitung kuat medan listrik diantara kedua keping jika

diantara keping tersebut diisi mika (k=5,4)!


4.

Sebuah bola konduktor bermuatan


yang berjarak

5.

, memiliki jari-jari 8 cm. Hitung potensial di titik


, dan

dari pusat konduktor!

Jarak rata-rata electron dan proton dalam atom hydrogen


tarik gravitasi dan gaya tarik listrik antara electron dan proton ini!

. Bandingkan gaya

MINI RISET

Pilihlah jawaban benar atau salah dari pernyataan dibawah ini beserta alasannya !

1. Perhatikan tiga pasang muatan identik berikut ini!

Pasangan A

+
+

Pasangan B

Pasangan C

A. Pasangan C memiliki energi potensial yang paling positif (Benar/Salah)


Alasan:

B. Pasangan B memiliki energi potensial paling negative (Benar/Salah)


Alasan:

2.

Potensial didalam konduktor sama dengan potensial di permukaaan konduktor.


(Benar/Salah)
Alasan:

3.

Ketika dua buah bangun kubus dan bola dimana sisi kubus =s dan jari-jar bola = 2s. dengan
muatan sama yaitu
. Perbandingan fluks listrik yang menembus permukaan bola
kali lebih besar dari fluks listrik yang menembus kubus. (Benar/Salah)
Alasan:

4.

Bila potensial listrik disuatu titik adalah nol maka demikian pula dengan medan listriknya
dan hal yang sama juga berlaku sebaliknya. (Benar/Salah)
Alasan:

5.

Di alam ini terdapat benda yang tidak bermuatan .(Benar/Salah)


Alasan: