Anda di halaman 1dari 25
Definisi PROPER
Definisi PROPER

PROPER merupakan instrumen

penaatan alternatif yang

dikembangkan untuk bersinergi dengan instrumen penaatan lainnya

guna mendorong penaatan perusahan

melalui penyebaran informasi kinerja

kepada masyarakat (public disclosure)

3
3

Keterlibatan

aktif

Masyarakat

dalam

pengelolaan

lingkungan

Nilai tambah 4 bagi Perusahaan dalam pengelolaan lingkungan
Nilai tambah
4 bagi
Perusahaan
dalam
pengelolaan
lingkungan
Latar Belakang
Latar Belakang
2
2

Kebutuhan

transparansi

dalam

pengelolaan

lingkungan

Alternatif Instrumen Penaatan
Alternatif
Instrumen
Penaatan
1
1

Rendahnya

kinerja

Penaatan

perusahaan

Peningkatan Kualitas Lingkungan

Peningkatan Kualitas Lingkungan Latar Belakang Penyebaran Informasi menyebabkan reaksi dan interaksi antara pihak-pihak
Latar Belakang
Latar Belakang
Penyebaran Informasi menyebabkan reaksi dan interaksi antara pihak-pihak yang terkait Penyebaran informasi kinerja
Penyebaran Informasi menyebabkan
reaksi dan interaksi antara
pihak-pihak yang terkait
Penyebaran informasi kinerja
penaatan perusahaan ke publik
menciptakan insentif dan
disinsentif reputasi
PROPER
Tekanan kepada perusahan dengan
kinerja jelek, dan penghargaan
bagi yang berkinerja baik.
Penyebaran tingkat penaatan berskala
nasional lebih efektif dibandingkan
pada skala lokal
Unsur Utama PROPER Pengawasan Penaatan Transparansi “Public Right to Know” Empat Unsur Utama PROPER Kewajiban
Unsur Utama PROPER
Pengawasan
Penaatan
Transparansi
“Public Right
to Know”
Empat Unsur Utama
PROPER
Kewajiban
Perusahaan
Peran Serta
untuk
Masyarakat
menyampaikan
informasi
to Know” Empat Unsur Utama PROPER Kewajiban Perusahaan Peran Serta untuk Masyarakat menyampaikan informasi

Peringkat Warna PROPER

<2007 EMAS HIJAU
<2007
EMAS
HIJAU
BIRU
BIRU
MERAH
MERAH
Peringkat Warna PROPER <2007 EMAS HIJAU BIRU MERAH HITAM 2008 - 2009 EMAS HIJAU BIRU BIRU
HITAM
HITAM
2008 - 2009 EMAS HIJAU
2008 - 2009
EMAS
HIJAU
BIRU
BIRU
BIRU MINUS
BIRU MINUS
MERAH
MERAH
MERAH MINUS
MERAH MINUS
2008 - 2009 EMAS HIJAU BIRU BIRU MINUS MERAH MERAH MINUS HITAM 2010 EMAS HIJAU BIRU
HITAM
HITAM
2010 EMAS HIJAU
2010
EMAS
HIJAU
BIRU
BIRU
MERAH
MERAH
HIJAU BIRU BIRU MINUS MERAH MERAH MINUS HITAM 2010 EMAS HIJAU BIRU MERAH HITAM Review PROPER
HITAM
HITAM

Review PROPER

UU 32, “PPLH” Thn 2009

Kriteria PROPER

2008 - 2009
2008 - 2009
2010
2010

EMAS

EMAS

Telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan dan telah melakukan upaya 3R (Reuse, Recycle, Recovery),

menerapkan sistem pengelolaan lingkungan

yang berkesinambungan, serta melakukan upaya-upaya yang berguna bagi kepentingan masyarakat pada jangka panjang

HIJAU

Telah melakukan pengelolaan lingkungan lebih dari yang dipersyaratkan, telah mempunyai sistem pengelolaan lingkungan,

mempunyai hubungan yang baik dengan

masyarakat, termasuk melakukan upaya 3R (Reuse, Recycle, Recovery).

Telah secara konsisten menunjukkan keunggulan lingkungan (environmental excellency) dalam proses produksi dan/atau

jasa, melaksanakan bisnis yang beretika dan

bertanggung jawab terhadap masyarakat

HIJAU

Telah melakukan pengelolaan lingkungan

lebih dari yang dipersyaratkan dalam peraturan (beyond compliance) melalui pelaksanaan sistem pengelolaan lingkungan, pemanfaatan sumber daya secara efisien

melalui upaya 4R (Reduce, Reuse, Recycle,

dan Recovery), dan melakukan upaya tanggung jawab sosial (CSR/Comdev) yang baik

UU 32 Thn 2009
UU 32 Thn 2009

Kriteria PROPER

2008 - 2009 2010 BIRU BIRU Telah melakukan pengelolaan lingkungan yang dipersyaratkan sesuai dengan Telah
2008 - 2009
2010
BIRU
BIRU
Telah melakukan pengelolaan lingkungan
yang dipersyaratkan sesuai dengan
Telah melakukan upaya pengelolaan
lingkungan yang dipersyaratkan sesuai
ketentuan atau peraturan yang berlaku
dengan ketnetuan dan/atau peraturan
perundang-undangan yang berlaku
BIRU MINUS
Melakukan upaya pengelolan lingkungan,
akan tetapi beberapa upaya belum mencapai
hasil yang sesuai dengan persyaratan
sebagaimana diatur dalam peraturan
perundang-undangan
MERAH
MERAH
Melakukan upaya pengelolan lingkungan,
akan tetapi baru sebagian mencapai hasil
yang sesuai dengan persyaratan
Upaya pengelolaan lingkungan yang
dilakukan belum sesuai dengan
persyaratan sebagaiamana diatur dalam
sebagaimana diatur dalam peraturan
peraturan perundang-undangan dan
perundang-undangan
dalam tahapan melaksanakan sanksi
administrasi
MERAH MINUS
Melakukan upaya pengelolan lingkungan, akan
tetapi baru sebagian kecil mencapai hasil yang
sesuai dengan persyaratan sebagaimana
diatur dalam peraturan perundang-undangan
kecil mencapai hasil yang sesuai dengan persyaratan sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan UU 32 Thn 2009

UU 32 Thn 2009

Kriteria PROPER

2008 - 2009 2010 HITAM HITAM Belum melakukan upaya pengelolaan Sengaja melakukan perbuatan dan lingkungan
2008 - 2009
2010
HITAM
HITAM
Belum melakukan upaya pengelolaan
Sengaja melakukan perbuatan dan
lingkungan yang berarti
Secara sengaja tidak melakukan
upaya pengelolaan lingkungan
atau melakukan kelalaian yang
mengakibatan pencemaran
dan/atau kerusakan lingkungan
sebagaimana yang dipersyaratkan
serta pelanggaran terhadap
serta berpotensi mencemari
lingkungan
peraturan dan perundang-
undangan yang berlaku atau tidak
melaksanakan sanksi administrasi
UU 32 Thn 2009
UU 32 Thn 2009

Kriteria Perusahaan PROPER

Produk orientasi Terdaftar dalam bursa eksport Menjadi perhatian masyarakat di lingkup regional dan nasional
Produk orientasi
Terdaftar dalam bursa
eksport
Menjadi perhatian
masyarakat di lingkup
regional dan nasional

Skala kegiatan

signifikan untuk

menimbulkan dampak terhdap lingkungan hidup

Wajib AMDAL

di lingkup regional dan nasional Skala kegiatan signifikan untuk menimbulkan dampak terhdap lingkungan hidup Wajib AMDAL
Manufaktur : Pulp dan Kertas Tekstil Pertambangan Energi dan Migas : Semen Pupuk Otomotif
Manufaktur :
Pulp dan Kertas
Tekstil
Pertambangan Energi dan
Migas :
Semen
Pupuk
Otomotif
Peleburan Besi dan Baja
Elektronik
Farmasi
Pertambangan Mineral
Pertambangan Batubara
Pembangkit Energi
Pengolahan Minyak dan Gas
Eksplorasi dan Produksi
Minyak dan Gas
MSG
Alkohol
Pertanian dan Kehutanan :
Industri Kimia Dasar
Batere Kering
Pengolahan Kelapa Sawit
Pabrik Gula
Kayu Lapis
Sektor Jasa
Industri Pengolah Limbah
Pengolah Limbah Kawasan Industri
Karet (crumb rubber)
Tapioka
Plywood
Minyak Goreng
Pengolahan Nenas

Kriteria penilaian PROPER :

1. Lima persyaratan wajib pengelolaan lingkungan,

1). Pemenuhan ketentuan dalam izin lingkungan 2). Pengendalian pencemaran air

3). Pengendalian pencemaran udara

4). Pengelolaan limbah B3 5). Pengendalian kerusakan lingkungan hidup

2. Tiga persyaratan pengelolaan lingkungan pendukung

1). Penerapan Sistem Manajemen Lingkungan 2). Pemanfaatan Sumber Daya (penerapan SML, pencapaian di bidang efisiensi energi,

pengurangan dan pemanfaatan LB3, penerapan prinsip 3R limbah padat non B3,

pengurangan pencemar udara dan emisi GRK, pencapaian di bidang efisiensi air dan penurunan beban pencemaran air, perlindungan keanekaragaman hayati, dan

pemberdayaan masyarakat)

3). Pelaksanaan Pengembangan Masyarakat (Community Development)

Catatan : Persyaratan wajib dinilai berdasarkan ketaatan perusahaan

terhadap peraturan pengelolaan lingkungan yang berlaku,

sedangkan persyaratan pendukung dinilai berdasarkan hasil

pembobotan.

Kunci Keberhasilan

Pendekatan Perangkat Kebijakan Campuran Strategi Komunikasi
Pendekatan
Perangkat
Kebijakan
Campuran
Strategi
Komunikasi
Kredibilitas Target Spesifik
Kredibilitas
Target
Spesifik

Data Pemantauan PROPER 2014-2015

 

2014

 

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGU

SEP

OKT

NOV

DES

JAN

FEB

MAR

APR

MEI

JUN

JUL

AGU

SEP

OKT

NOV

DES

 

2015

 

Data kinerja pengelolaan lingkungan dari perusahaan yang

dievaluasi pada PROPER periode 2014-2015 adalah data pemantauan bulan Juli 2014 sampai Juni 2015

Mekanisme Penilaian PROPER BOBOT X = EMAS
Mekanisme Penilaian PROPER
BOBOT
X
=
EMAS
Passing Grade HIJAU
Passing Grade
HIJAU
Penilaian PROPER BOBOT X = EMAS Passing Grade HIJAU Passing Grade Corporate N Penerapan Social I
Passing Grade
Passing Grade
Corporate N Penerapan Social I S Pemanfaatan Sistem Responsibility L Sumber Daya K Manajemen /
Corporate
N
Penerapan
Social
I
S
Pemanfaatan
Sistem
Responsibility
L
Sumber Daya
K
Manajemen
/
A
Lingkungan
O
Community
I
R
Development

Best Practices ; Best Available Technology;

Best Corporate Social Responsibility

Available Technology; Best Corporate Social Responsibility TAAT BIRU Pengendalian Pencemaran Laut Pengelolaan Limbah
Available Technology; Best Corporate Social Responsibility TAAT BIRU Pengendalian Pencemaran Laut Pengelolaan Limbah
TAAT BIRU Pengendalian Pencemaran Laut Pengelolaan Limbah B3 Pengendalian Pencemaran Udara Pengendalian Pencemaran
TAAT
BIRU
Pengendalian Pencemaran Laut
Pengelolaan Limbah B3
Pengendalian Pencemaran Udara
Pengendalian Pencemaran Air
TIDAK TAAT
MERAH
Pelaksanaan AMDAL
TIDAK ADA
HITAM
UPAYA

Aspek Penaatan

Prosedur Pelaksanaan PROPER
Prosedur Pelaksanaan PROPER
Pengumuman Status Pemilihan Evaluasi Pengumpulan Kinerja
Pengumuman
Status
Pemilihan
Evaluasi
Pengumpulan
Kinerja

Perusahaan

Prosedur Pelaksanaan PROPER Pengumuman Status Pemilihan Evaluasi Pengumpulan Kinerja Perusahaan Data Data

Data

Data

Prosedur Pelaksanaan PROPER Pengumuman Status Pemilihan Evaluasi Pengumpulan Kinerja Perusahaan Data Data
Prosedur Pelaksanaan PROPER Pengumuman Status Pemilihan Evaluasi Pengumpulan Kinerja Perusahaan Data Data
Prosedur Pelaksanaan PROPER Pengumuman Status Pemilihan Evaluasi Pengumpulan Kinerja Perusahaan Data Data
Jadwal PROPER 2015 17
Jadwal PROPER 2015
17
Kegiatan Waktu Penyelenggara Keterangan Refreshment 15 - 19 Juni 2015 KLHK Peserta Refreshment menjadi tenaga
Kegiatan
Waktu
Penyelenggara
Keterangan
Refreshment
15
- 19 Juni 2015
KLHK
Peserta Refreshment menjadi tenaga
pengajar Penguatan Kapasitas di Provinsi
Penguatan Kapasitas & Sosialisasi
29
Juni - 10 Juli 2015
Provinsi
Semula 23 – 26 Juni 2015 dan 1 – 3 Juli
Pengumpulan Form SA di Provinsi, KLHK, dan
27 - 31 Juli 2015
KLHK, Provinsi
2015, Surat Resmi akan disampaikan
Penilaian Mandiri
kepada Provinsi
Bermitra dengan Perguruan Tinggi dalam
Evaluasi Form SA oleh Provinsi
3 - 8 Agustus 2015
Provinsi
evaluasi Form (tentative)
Evaluasi Form SA oleh KLHK
3 - 21 Agustus 2015
KLHK
Bermitra dengan Perguruan Tinggi dalam
evaluasi Form
Penentuan inspeksi lapangan
Inspeksi Lapangan
1 Agustus - 12 September 2015
Provinsi
berdasarkan hasil evaluasi Form
Penyampaian Rapor SA oleh KLHK
24
- 31 Agustus 2015
KLHK
Masa Sanggahan SA
2
- 10 September 2015
KLHK
Evaluasi Sanggahan SA dan Penandatangan BA
14
- 19 September 2015
KLHK
Supervisi
21
September - 2 Oktober 2015
KLHK, Provinsi
Penyampaian Rapor Provinsi dan KLHK
12
- 16 Oktober 2015
KLHK, Provinsi
Masa Sanggahan Provinsi dan KLHK
19
- 30 Oktober 2015
KLHK, Provinsi
Evaluasi Sanggahan
2 - 13 November 2015
KLHK, Provinsi
Pembahasan Peringkat
16
- 26 November 2015
KLHK
Pengumuman
27
November 2015
KLHK
18
Ketentuan dan Tata Cara Pengumpulan Form Penilaian Mandiri PROPER 2015
Ketentuan dan Tata Cara Pengumpulan Form
Penilaian Mandiri PROPER 2015

1. Pengumpulan Form kepada Sekretariat PROPER Provinsi/KLHK dengan

cara diantar langsung dan diberi tanda terima khusus (format Tanda

Terima dari Sekretariat PROPER);

2. Seluruh dokumen disampaikan dalam 2 (dua) rangkap yaitu:

1.

Surat pernyataan kebenaran dokumen yang disampaikan (bermaterai

Rp.6.000,-). Softcopy (Scan) dan Hardcopy

2.

Seluruh Form dan Lampiran Pendukung hanya Softcopy.

3.

Disampaikan dalam 2 (dua) copy Flasdisk atau Hardisk Eksternal

serta diberi Label “Nama Perusahaan”, “Alamat” dan “Contact

Person”.

Mekanisme Evaluasi Form Penilaian Mandiri (Penilaian Langsung Provinsi)
Mekanisme Evaluasi
Form Penilaian Mandiri
(Penilaian Langsung Provinsi)

1.

2.

3.

4.

Seluruh perusahaan wajib menyampaikan Form Penilaian Mandiri (27-

31 Juli 2015)

Tim Provinsi mengevaluasi seluruh Form Penilaian Mandiri (3-8

Agustus 2015)

Komposisi Tim Evaluasi (SK Tim Evaluasi oleh Kepala BLH):

1)

2)

3)

Tim Provinsi BLH (Penilaian Langsung Provinsi) Tim Teknis KLHK (Penilaian Langsung KLHK)

Perguruan Tinggi setempat (tentative)

Prioritas Inspeksi Lapangan berdasarkan hasil evaluasi Form Penilaian

Mandiri (Kunjungan Lapangan 1 Agustus 12 September 2015)

Mekanisme Evaluasi Form Penilaian Mandiri
Mekanisme Evaluasi
Form Penilaian Mandiri

1.

Seluruh perusahaan wajib menyampaikan Form Penilaian Mandiri (27-31 Juli 2015)

2.

Tim Provinsi mengevaluasi seluruh Form Penilaian Mandiri (3-21 Agustus 2015)

3.

Komposisi Tim Evaluasi (SK Tim Evaluasi oleh Kepala BLH):

 

1)

Tim Provinsi BLH

2)

Perguruan Tinggi setempat (tentative)

4.

Penyampaian Raport Penilaian Mandiri (24-31 Agustus 2015)

5.

Review Sanggahan dan Penandatanganan BA Penilaian Manriri (14-19 September

2015)

6.

Prioritas Inspeksi Lapangan berdasarkan hasil evaluasi Form Penilaian Mandiri

(Kunjungan Lapangan 1 Agustus 12 September 2015)

Pengawasan Internal

Struktur tim teknis PROPER terdapat Tim teknis yang

mempunyai tugas pengawasan internal

terdapat Tim teknis yang mempunyai tugas pengawasan internal Tugas dari tim ini adalah menyusun etika PPLH

Tugas dari tim ini adalah menyusun etika PPLH PROPER/ Inspektur PROPER dan melakukan evaluasi Kompetensi dan pelaksanaan etika PPLH PROPER/ Inspektur PROPER

Masing-masing perusahaan akan diberi kuisioner yang memberikan penilaian terhadap masing-masing PPLH PROPER/ Inspektur PROPER

Terima Kasih