Anda di halaman 1dari 2

MCB merupakan singkatan dari Miniature Circuit Breaker.

Pada instalasi listrik


rumah, MCB terpasang di kWh meter listrik PLN dan juga di MCB Box. Miniature Circuit
Breaker (MCB) di desain dengan fungsi utama untuk :

mengamankan kabel terhadap beban lebih dan arus hubung singkat.

melewatkan arus tanpa pemanasan lebih.

membuka dan menutup sebuah sirkit di bawah arus pengenal.


Nilai MCB yang ada dipasaran terbagai menjadi 2 bagian 1 phasa (220V) dan 3

phasa (380V) dan dibatasi dengan Arus yang membatasinya.


Untuk yang 1 phasa ( 220V) terdiri dari:
1. 2A, 4A, 6A,10A,16A,20A,25A, 32A, 40A, 50A dan 63A.
Untuk yang 3 phasa (380V) terdiri dari:
2. 10A, 16A, 20A, 25A, 32A, 40A, 50A, dan 63A.

Gambar 1. Skema komponen MCB

Penjelasannya dari nomor-nomor dalam gambar adalah sebagai berikut :

1. Actuator Lever atau toggle switch, digunakan sebagai Switch On-Off dari MCB. Juga
menunjukkan status dari MCB, apakah ON atau OFF.
2. Switch mekanis yang membuat kontak arus listrik bekerja.
3. Kontak arus listrik sebagai penyambung dan pemutus arus listrik.
4. Terminal tempat koneksi kabel listrik dengan MCB.
5. Bimetal, yang berfungsi sebagai thermal trip
6. Baut untuk kalibrasi yang memungkinkan pabrikan untuk mengatur secara presisi arus
trip dari MCB setelah pabrikasi (MCB yang dijual dipasaran tidak memiliki fasilitas
ini, karena tujuannya bukan untuk umum)
7. Solenoid. Coil atau lilitan yang berfungsi sebagai magnetic trip dan bekerja bila
terjadi hubung singkat arus listrik.
8. Pemadam busur api jika terjadi percikan api saat terjadi pemutusan atau pengaliran
kembali arus listrik.
MCB sendiri dapat dibeli di toko listrik akan tetapi, untuk MCB pada kWh meter
harus dibeli dari PLN. Harga dari MCB yang dijual di toko listrik berkisar antara 44.000
rupiah sampai 400.000 rupiah tergantung kapasitas pemutusan berapa (ada untuk 4,5kA, 6kA,
dan 10kA) dan berapa phasa.