Anda di halaman 1dari 161

I.

STANDAR ISI
1.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan Kurikulum Tingkat Satuan


Pendidikan (KTSP).
A.

B.

Melaksanakan kurikulum berdasarkan 9 (sembilan) muatan KTSP.


Melaksanakan kurikulum berdasarkan 8 (delapan) muatan KTSP.

C.

Melaksanakan kurikulum berdasarkan 7 (tujuh) muatan KTSP.

D.

Melaksanakan kurikulum berdasarkan 6 (enam) atau kurang muatan KTSP.

E.

Tidak melaksanakan KTSP.

A. Juknis
Dibuktikan dengan adanya dokumen KTSP yang meliputi 9 muatan:
Yang dimaksud 9 muatan KTSP adalah:
1) Mata Pelajaran wajib.
2) Kegiatan pengembangan diri.
3) Muatan local
4) Pengaturan beban belajar.
5) Ketuntasan belajar.
6) Kenaikan kelas dan kelulusan.
7) Penjurusan.
8) Kecakapan hidup, dan
9) Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global.
B. Pendukung
Pelaksanaan kurikulum berdasarkan muatan KTSP (Isi menurut apa yang terjadi di
sekolah/madrasah saudara).
No.
1

Muatan KTSP
Mata Pelajaran
1) ___________________________ 11) ___________________________
2) ___________________________ 12) ___________________________
3) ___________________________ 13) ___________________________
4) ___________________________ 14) ___________________________
5) ___________________________ 15) ___________________________
6) ___________________________ 16) ___________________________
7) ___________________________ 17) ___________________________
8) ___________________________ 18) ___________________________
9) ___________________________ 19) ___________________________
10) __________________________ 20) ___________________________

Muatan lokal:
1) ________________________
2) ________________________
3) ________________________

Kegiatan pengembangan diri:


1) ___________________________ 6) ___________________________
2) ___________________________ 7) ___________________________
3) ___________________________ 8) ___________________________
4) ___________________________ 9) ___________________________
5) ___________________________ 10) ___________________________

hal. 1/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Pengaturan beban belajar*

Ketuntasan belajar (KKM)**:


1) ________________ KKM= _____ 11) ________________ KKM= _____
2) ________________ KKM= _____ 12) ________________ KKM= _____
3) ________________ KKM= _____ 13) ________________ KKM= _____
4) ________________ KKM= _____ 14) ________________ KKM= _____
5) ________________ KKM= _____ 15) ________________ KKM= _____
6) ________________ KKM= _____ 16) ________________ KKM= _____
7) ________________ KKM= _____ 17) ________________ KKM= _____
8) ________________ KKM= _____ 18) ________________ KKM= _____
9) ________________ KKM= _____ 19) ________________ KKM= _____
10) _______________ KKM= _____ 20) ________________ KKM= _____

Kriteria kenaikan kelas:


1) ______________________________________________________
2) ______________________________________________________
3) ______________________________________________________
4) ______________________________________________________
Kriteria kelulusan:
1) ______________________________________________________
2) ______________________________________________________
3) ______________________________________________________
4) ______________________________________________________

Penjurusan***

Nama kompetensi keahlian: ______________________________


Nomor kode

: ______________________________

Pendidikan kecakapan hidup:

Pendidikan berbasis keunggulan lokal dan global dalam bentuk:


_________________________________________________________
_________________________________________________________

Keterangan :

C.

2.

* Lampirkan kalender akademik dan jadwal pelajaran


** Isi dengan singkatan mata pelajaran dan KKM
*** Tuliskan nama dan nomor kode kompetensi keahlian sesuai dengan
spektrum keahlian pendidikan menengah kejuruan
(Keputusan Dirjen Mandikdasmen Nomor 251/C/KEP/MN/2008).

Assesor
Bukti 1, cek daftar isi di KTSP dan lihat uraiannya
2. cek realisasinya termasuk pelaksanaan praktek di Industri (prakerin)
Urutan diatas sdh logis, A=1-9,B=1-7(dan 8 atau 9),C=1-6,dan 7 atau 8 atau 9, D=1-5 dan 6
atau 7 atau 8 atau 9. E=kurang dari 5
KTSP dikembangkan oleh program keahlian dengan melibatkan berbagai pihak sesuai
dengan tahapan penyusunan KTSP.

hal. 2/66
hal. 2/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 2/66 Instrumen

A.

B.

Mengembangkan KTSP bersama seluruh guru mata pelajaran, DU/DI atau


Dunia Industri, konselor, dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara
lembaga pendidikan.
Mengembangkan KTSP bersama perwakilan guru mata pelajaran, DU/DI,
konselor, dan komite Program Keahlian atau penyelenggara lembaga
pendidikan.

C.

Mengembangkan KTSP bersama seluruh dan atau perwakilan guru mata


pelajaran,DU/DI dan komite Sekolah/Madrasah atau penyelenggara lembaga
pendidikan tanpa melibatkan konselor.

D.

Mengembangkan KTSP bersama seluruh atau perwakilan guru mata


pelajaran tanpa melibatkan DU/DI, konselor, dan komite Sekolah/Madrasah
atau penyelenggara lembaga pendidikan.

E.

Tidak mengembangkan kurikulum.

A. Juknis
Pengembangan KTSP dibuktikan dengan ketersediaan dokumen Standar
Kompetensi Keahlian Nasional Indonesia (SKKNI), Standar Kompetensi
(SK), Kompetensi Dasar (KD), Standar Kompetensi Lulusan (SKL), Standar Isi (SI), dan berita
acara rapat dari berbagai pihak sebagai bukti keterlibatan pihak terkait. Bagi sekolah/madrasah
yang belum memiliki komite sekolah/madrasah, dapat digantikan oleh yayasan atau lembaga
penyelenggara pendidikan atau sejenisnya.
B. Pendukung
Ketersediaan dokumen pengembangan KTSP (Isi jenis dokumen yang relevan dengan
pengembangan kurikulum).
1. Daftar nama institusi dan orang yang dilibatkan dalam pengembangan KTSP.
No.

Nama

Institusi

1
2
3
4
5
6
7
C. Assessor
-Adanya : undangan, daftar hadir dan notulen rapat.
-Dokumen SKKNI, SK-KD, SKL dan SI
-Berita acara rapat semua unsur terkait
-Adanya dokumen KTSP hasil pengembangan
3.

Kurikulum Program Keahlian dikembangkan sesuai dengan mekanisme penyusunan


KTSP.
A.

Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 7 kegiatan pokok.

B.

Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 5-6 kegiatan pokok.

C.

Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 3-4 kegiatan pokok.

D.

Mekanisme penyusunan kurikulum dilakukan melalui 1-2 kegiatan pokok.

E.

Tidak mengembangkan kurikulum.

A. Juknis
Mekanisme penyusunan KTSP melalui 7 kegiatan pokok sebagai berikut:
1)

melibatkan tim penyusun (guru, DU/DI, konselor, kepala


hal. 3/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

sekolah/madrasah, dan komite sekolah/madrasah);


2)

dilakukan melalui workshop;

3)

kegiatan reviu dan revisi;

4)

menghadirkan narasumber;

5)

tahap finalisasi;

6)

pemantapan dan penilaian; serta

7)

dokumentasi hasil penyusunan kurikulum.

Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pengembangan kurikulum (seperti


undangan, daftar hadir workshop, dokumen pelaksanaan kegiatan penyusunan kurikulum, dan
dokumen hasil penyusunan kurikulum).
B. Pendukung
Proses penyusunan KTSP.
No.

Mekanisme yang dilalui dalam penyusunan KTSP

1
2
3
4
5
6
7
C. Assesor
Bukti:
-Adanya SK Kepala Sekolah tentang pembentukan Panitia Penyusunan KTSP.
-Adanya undangan daftar hadir peserta (DU/DI, guru, nara sumber dll.), notulen rapat.
-Surat tugas dari pimpinan DU/DI (foto copy), untuk perwakilan DU/DI yg hadir.
-Adanya jadwal kegiatan workshop ( termasuk didlmnya ada kegiatan review dan revisi,
kegiatan finalisasi dan pemantapan/penilaian).
-Adanya dokumen hasil penyusunan KTSP
-Pedoman Penilaian sbb:
A=1-7, B=1-4 dan 5 atau 6 dilengkapi dgn(7wajib), C=1-2 dan atau 3,4,5,6 dilengkapi
dgn(7wajib), D=1, dan atau 2,3,4,5,6 dilengkapi dgn(7wajib), E=KTSP BSNP =0
4.

Kurikulum program keahlian dilaksanakan berdasarkan prinsip perbaikan layanan


pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, pendayagunaan kondisi alam, serta
pendayagunaan kondisi sosial dan budaya.
A.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan


layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, pendayagunaan
kondisi alam, serta pendayagunaan kondisi sosial dan budaya.

B.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan


layanan pembelajaran, pengayaan layanan pembelajaran, dan
pendayagunaan kondisi alam.

C.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan


layanan pembelajaran dan pengayaan layanan pembelajaran.

D.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum berdasarkan prinsip perbaikan


layanan pembelajaran.

E.

Program Keahlian melaksanakan kurikulum Tidak menggunakan prinsip


tersebut.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen remedial untuk prinsip perbaikan layanan pembelajaran
(dalam RPP).
hal. 4/66
hal. 4/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 4/66 Instrumen

Jawaban dibuktikan dengan dokumen tambahan jam pembelajaran untuk prinsip pengayaan
layanan pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pembelajaran di alam untuk prinsip mendayagunakan
kondisi alam.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen kegiatan sosial dan budaya untuk
prinsip
mendayagunakan kondisi sosial budaya
B. Pendukung
Daftar nama dokumen layanan pembelajaran dlm rangka pelaksanaan kurikulum.
No.

Nama Dokumen

1
2
3
4
5
6
7

C. Assesor
Bukti :
-Adanya program remedial dan bukti keterlaksanaan ( kartu hasil remedial)
-Adanya dokumen pengayaan termasuk tambahan jam pembelajaran
-Adanya dokumen pembelajaran di alam (prinsip pendayagunaan kondisi alam),
misalnya:pembelajaran disekitar halaman sekolah, pembelajaran dengan menggunakan
metode karyawisata (misalnya: museum, kebun raya, taman biologi), program out bond
pada RPP dll.
-Adanya dokumen kegiatan sosial dan budaya(pembelajaran maupun pengembangan diri),
contoh :bazaar, pentas seni, pameran, foto-foto kegiatan dll.
5.

Penyusunan silabus pembelajaran muatan lokal melibatkan berbagai pihak.


A.

Melibatkan guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga


pendidikan, dinas pendidikan, dan instansi terkait di daerah dan DU/DI.

B.

Melibatkan guru, komite sekolah/madrasah atau penyelenggara lembaga


pendidikan, dan dinas pendidikan.

C.

Melibatkan guru dan komite sekolah/madrasah atau penyelenggara


lembaga pendidikan.

D.

Hanya melibatkan guru.

E.

Tidak menyusun kurikulum muatan lokal.

A. Juknis;
Jawaban dibuktikan dengan adanya silabus mata pelajaran muatan lokal, dan bukti tertulis
dari pihak-pihak yang terlibat dalam penyusunannya
(seperti undangan, daftar hadir rapat, dan dokumen hasil rapat).
B. Pendukung
Muatan lokal yang dilakukan program keahlian.
a) _____________________________________________________
b) _____________________________________________________
c) _____________________________________________________
d) _____________________________________________________
e) _____________________________________________________

No.

Pihak-pihak yang terlibat dalam proses penyusunan muatan lokal

hal. 5/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

1
2
3
4
C. Assesor;
-Mulok yang diwajibkan lebih dari 2 yaitu:bhs.sunda dan PLH,ditambah 1 mulok wajib
(minimal) disesuaikan dengan kebutuhan program keahlian (bisa produktif ataupun yang
lain misalnya bahasa asing).
-Adanya silabus mulok
-Bukti pendukung lainnya yang harus ada:undangan, daftar hdr, surat tugas perwakilan
DU/DI dan atau nara sumber khusus, notulen.
-Pedoman Penilaian, sbb:
A= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)dengan melibatkan komponen dalam
instrumen A
B= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)dengan melibatkan komponen dalam
instrumen B
C= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)dengan melibatkan komponen dalam
juknis C
D= minimal 3 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)sesuai instrument D
E= minimal 2 mulok (bhs sunda dan PLH mulok wajib)sesuai instrument E
6.

Program Keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan


ekstrakurikuler.
A.

Melaksanakan 4 jenis atau lebih program ekstrakurikuler.

B.

Melaksanakan 3 jenis program ekstrakurikuler.

C.

Melaksanakan 2 jenis program ekstrakurikuler.

D.

Melaksanakan 1 jenis program ekstrakurikuler.

E.

Tidak melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri berupa kegiatan
ekstrakurikuler seperti kepramukaan, kepemimpinan, Palang Merah Remaja (PMR), Karya
Ilmiah Remaja (KIR), sanggar seni, dan lain-lain
B. Pendukung
Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan ekstrakurikuler yang dimiliki
program keahlian.
a) _____________________________________________________
b) _____________________________________________________
c) _____________________________________________________
d) _____________________________________________________
C. Assesor
Bukti yang harus ada :
- Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan ekstra kurikuler)
- Daftar jenis program ekstra kurikuler, termasuk nama pembimbing ekstra kurikuler
Ekstra kurikuler sama dengan juknis, termasuk ekskul olah raga (tambahan)
7.

Program Keahlian melaksanakan program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan


konseling.
A.

Melaksanakan 4 jenis atau lebih jenis konseling.

B.

Melaksanakan 3 jenis program konseling.

C.

Melaksanakan 2 jenis program konseling.

hal. 6/66
hal. 6/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 6/66 Instrumen

D.

Melaksanakan 1 jenis program konseling.

E.

Tidak melaksanakan kegiatan konseling.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan
konseling tentang kehidupan karir kejuruan, belajar, pribadi, dan sosial (ada dokumen
konseling).
B. Pendukung
Jenis-jenis program pengembangan diri dalam bentuk kegiatan konseling yang dimiliki
program keahlian.
a) _____________________________________________________
b) _____________________________________________________
c) _____________________________________________________
d) _____________________________________________________
C. Asesor
Bukti yang harus ada :
- Program dan pelaksanaan kegiatan Pengembangan diri( kegiatan Konseling)
- Daftar jenis program konseling, termasuk nama Konselor

8.

Program praktek kerja industry (Prakerin) dilaksanakan sesuai dengan alokasi waktu
pada struktur kurikulum.
A.

B.

Siswa melakukan prakerin selama 2 bulan (setara 500jam atau lebih),


mengikuti jam kerja karyawan/pegawai.
Siswa melakukan prakerin 2 bulan , tidak mengikuti jam kerja
karyawan/pegawai.

C.

Siswa melakukan prakerin kurang dari 2 bulan , mengikuti jam kerja


karyawan/pegawai.

D.

Siswa melakukan prakerin kurang dari 2 bulan ,tidak mengikuti jam kerja
karyawan/pegawai.

E.

Siswa tidak melakukan prakerin.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan data tentang pelaksanaan prakerin siswa di DU/DI (seperti
adanya jadwal pelaksanaan, dan surat keterangan bahwa siswa telah melaksanakan
prakerin).
B. Pendukung
Data Prakerin siswa di DU/DI
No

Nama DU/DI

Jumlah Siswa
yang Prakerin

Waktu Prakerin

Lama Prakerin

1
2
3
dst
C. Assesor
Bukti :
-Adanya program dan jadwal kegiatan prakerin siswa di DU/DI
-Adanya data prakerin siswa di DU/DI.
- Kecuali pelaksanaan kurang 4 bulan, minimum 3 bulan dengan mengikuti jam kerja
pegawai harus dibuktikan dengan adanya hasil analisis kegiatan prakerin berdasarkan
pertimbangan sumber daya (fasilitas, ketersediaan SDM dll.), masih mendapatkan criteria
nilai A.
hal. 7/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Catatan tambahan:
a. Tujuan utama prakerin antara lain adalah; meningkatkan etos kerja siswa dan
promosi/memasarkan kompetensi siswa.
b. Prakerin selain dapat dilakukan di Industri, dapat juga dilakukan di Unit Produksi
Sekolah dengan syarat UP tersebut telah mempunyai manajemen dan factor lainnya
yang sehandal/sesuai industri
9.

Program Keahlian menerapkan kegiatan pembelajaran sesuai dengan ketentuan beban


belajar yang tertuang pada lampiran Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006.
A.

Menerapkan 3 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas dan


program pengayaan

B.

Menerapkan 3 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas

C.

Menerapkan 2 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas

D.

Menerapkan 1 ketentuan beban belajar sesuai dengan Permendiknas

E.

Tidak menerapkan ketentuan beban belajar sesuai dengan permendiknas.

A. Juknis
Tatap muka adalah kegiatan pembelajaran berupa proses interaksi antara siswa dengan
guru.
Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian alokasi waktu:
1)

satu jam pembelajaran tatap muka selama 45 menit;

2)

jumlah jam pembelajaran per minggu 36 jam; dan

3)

jumlah minggu efektif per tahun 38 minggu.

(dapat dilihat pada kalender akademik dan jadwal pelajaran)


B. Pendukung
Beban belajar yang ditetapkan oleh program keahlian.
No.

Pembelajaran

Jumlah

Satu jam tatap muka

.menit

Jumlah pembelajaran per minggu

jam

Jumlah minggu efektif per tahun

minggu

C. Assesor
Bukti :
1. Adanya kelender pendidikan untuk mengecek :
a. kegiatan hari efektif/pembelajaran dan kegiatan lainnya termasuk evaluasi.
b. Untuk mengecek jumlah minggu efektif per semester dan per tahun (jumlah
minggu/tahun minimal 38 minggu sesuai petunjuk KTSP).
2. Jadwal pembelajaran untuk mengecek:
a. Jam tatap muka per mata pelajaran ( 45menit/jam pelajaran)
b. Jumlah jam pembelajaran minimum/minggu (minimal 36jam)
3. Adanya struktur kurikulum yang memuat jumlah jam total selama 3
atau 4 tahun
10.

Guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak
terstruktur untuk mencapai kompetensi yang diberikan kepada siswa maksimal 60% dari
alokasi waktu tiap mata pelajaran.
A.

Sebanyak 76% 100% guru mata pelajaran memberikan penugasan


terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

B.

Sebanyak 51% 75% guru mata pelajaran memberikan penugasan


terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

C.

Sebanyak 26% 50% guru mata pelajaran memberikan penugasan


terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

hal. 8/66
hal. 8/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 8/66 Instrumen

D.

Sebanyak 1% 2 5% guru mata pelajaran memberikan penugasan


terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur

E.

Tidak ada guru mata pelajaran memberikan penugasan terstruktur dan


kegiatan mandiri tidak terstruktur

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan
mandiri tidak terstruktur (dilakukan pengecekan terhadap dokumen pemberian tugas, hasil
pekerjaan siswa, nilai tugas dan sejenisnya, dan pemberian tugas dari guru kepada siswa untuk
membaca dan mengerjakan topik tertentu).
B. Pendukung
Data guru yang memberikan tugas terstruktur dan kegiatan mandiri tdk terstruktur kepada
siswa.
No

Jenis Tugas Terstruktur dan Kegiatan


Mandiri tdk terstruktur

Kelas

Jumlah guru

1
2
3
4
Dst
Jumlah

Jumlah seluruh guru orang


C. Format usulan untuk kesepakatan Asesor.
No

Nama
Guru

Mt.Pelajaran

Keberadaan
Tgs TT
Ada

Nama Tgs
TT

tdk

Keberadaan
Tgs TMTT
Ada

Nama Tgs
TMTT

Tdk

1
2
3
Ds
t
Jumlah
Prosentase

Prosentase rata-rata

%
.%

Bukti :
Adanya data jumlah guru yang memberikan tugas terstruktur dan TMTT
Adanya dokumen pemberian tugas
Adanya hasil pekerjaan siswa
Adanya nilai pekerjaan siswa
Perhitungan prosentase :
Dihitung dengan prosentase rata-rata TT dan TMTT yang harus dibuat oleh guru.
Prosentase TT dihitung dengan jumlah guru yang memberikan tugas
terstruktur dibagi jumlah seluruh guru x 100% ( guru tingkat X,XI dan XII )
Prosentase TMTT dihitung dengan jumlah guru yang memberikan TMTT dibagi
jumlah seluruh guru x 100% ( guru tingkat X,XI dan XII )
- Jenis tugas terstruktur dan TMTT untuk setiap mata pelajaran diwakili dengan 1 RPP.
- Wawancara kepada guru dan siswa secara sampling
-

11.

Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan


sesuai dengan ketentuan dalam struktur kurikulum.
A.

Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan pada


silabus, RPP, dan alokasi waktu 192 jam pelajaran.

hal. 9/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

B.

Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan pada


silabus, RPP.

C.

Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan didasarkan pada


salah satu silabus atau RPP saja.

D.

Proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan berdasarkan alokasi


waktu 192 jam pelajaran.

E.

Tidak melaksanakan proses pembelajaran mata pelajaran kewirausahaan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus, RPP, dan alokasi jam pelajaran kewirausahaan
dalam jadwal pelajaran selama 192 jam.
B. Pendukung
Kosong
C. Assesor
Bukti :
-Lihat struktur kurikulum, silabus, program tahunan dan program semester.
-Lihat pada RPP yang ada ( jumlah jam selama 3 tahun)
-Lihat pada jadwal pelajaran
12.

Pelaksanaan pembelajaran seluruh mata pelajaran di Program keahlian memanfaatkan


Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
Sebanyak 76% 100% mata pelajaran dalam pelaksanaan
pembelajarannya memanfaatkan TIK

A.
B.

Sebanyak 51% 75% mata pelajaran dalam pelaksanaan


pembelajarannya memanfaatkan TIK

C.

Sebanyak 26% 50% mata pelajaran dalam pelaksanaan


pembelajarannya memanfaatkan TIK

D.

Sebanyak 1% 25% mata pelajaran dalam pelaksanaan pembelajarannya


memanfaatkan TIK

E.

Tidak ada mata pelajaran dalam pelaksanaan pembelajarannya


memanfaatkan TIK.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran pada setiap mata
pelajaran yang memanfaatkan TIK dan jenis TIK yang digunakan (seperti: komputer
(laptop), penggunaan power point, LCD, e- learning, pemanfaatan bahan ajar dari internet,
dsb).
B. Pendukung
Daftar mata pelajaran yang memanfaatkan TIK
No
Nama mata pelajaran

Jenis TIK

1
2
3
Dst
C. Assesor
No

Nama mata pelajaran

Pemanfaatan TIK
ada

Tdk.

Jenis TIK

1
2
3
4
5
hal. 10/66
hal. 10/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 10/66 Instrumen

Ds
t
Bukti :
-Adanya data mata pelajaran yang menggunakan TIK
-Adanya dokumen pelaksanaan pembelajaran dengan memanfaatkan TIK (soft copy bahan
ajar, Transparansi dsb,).
-Adanya dokumen tentang TIK yang digunakan (LCD, OHP, dll.)
-Prosentase dihitung dengan jumlah mata pelajaran yg menggunakan TIK dibagi jumlah
seluruh mata pelajaran x 100%
-Contoh : Jumlah mt pelajaran (Tek&Rekayasa); N=5, A=8,P=2,ML=3,, total =18
Penggunaan OHP dan Transparansi masuk dalam kategori TIK.
13.

KTSP disahkan oleh Kepala Sekolah/Madrasah dengan pertimbangan komite


sekolah/madrasah dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag.
A.

B.

Sudah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite


sekolah/madrasah atau penyelenggaran pendidikan serta diketahui oleh
Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag.
Sudah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite
sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan, namun belum diketahui
Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag.
Sudah disahkan kepala sekolah, namun tanpa pertimbangan komite
sekolah/madrasah atau penyelenggara pendidikan dan tidak diketahui oleh
Dinas Pendidikan Provinsi atau Kanwil Depag

C.
D.

Belum disyahkan kepala sekolah/madrasah.

E.

Belum dikembangkan.

A. Juknis
KTSP telah disahkan kepala sekolah/madrasah dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah
atau penyelenggara pendidikan dan diketahui oleh Dinas Pendidikan Provinsi, atau Kanwil
Depag.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen KTSP yang dilengkapi dengan silabus seluruh mata
pelajaran.
B. Pendukung
Kosong
C. Assesor
Bukti :
-Dokumen KTSP yang telah disyahkan
-Pengesahan KTSP :
Kepala Sekolah/ Kapala MAK
Komite Sekolah/Komite MAK
Kepala Dinas Pendidikan Kab/Kota / Kakandepag Kab/Kota
Kepala Dinas Pendidikan Propinsi/Kanwil Depag
14.

Dalam mengembangkan KTSP, guru/kelompok guru dalam program keahlian secara


aktif menyusun silabus.
A.

Sebanyak 76%-100% guru secara aktif menyusun silabus.

B.

Sebanyak 51%-75% guru secara aktif menyusun silabus.

C.

Sebanyak 26%-50% guru secara aktif menyusun silabus.

D.

Sebanyak 1%-25% guru secara aktif menyusun silabus.

E.

Tidak ada guru yang aktif mengembangkan silabus.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen silabus dan dokumen proses penyusunan silabus
hal. 11/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

setiap mata pelajaran yang disusun sendiri oleh guru atau kelompok guru (seperti daftar
hadir atau berita acara penyusunan silabus).
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
No

Nama Guru

Mt.Pelajaran

Hasil
Pengemb.Slb
s
ada

Silabus hasil
Pengembangan

tdk

1
2
3
4
Ds
t
Jumlah

Prosentase

Bukti :
-Adanya Surat tugas penyusunan silabus
-Adanya dokumen bukti hasil penyusunan silabus guru/kelompok guru meliputi antara lain:
bukti hasil analisis dan atau bukti hasil pengkajian tentang urutan SK-KD, keterkaitan SK-KD
pada mata pelajaran, keterkaitan SK-KD dengan antar mata pelajaran, penyusunan indikator,
materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, evaluasi ,alokasi waktu dan sumber
belajar.
-Adanya undangan, daftar hadir dan notulen rapat dan atau berita acara.
-Adanya data jumlah guru yang menyusun silabus.
-Prosentase dihitung: Jumlah guru yg mengembangkan silabus dibagi jumlah seluruh guru
dikali 100%.
15.

Guru mengembangkan silabus mata pelajaran sesuai dengan langkah-langkah pada


panduan penyusunan KTSP.
A.

B.

Sebanyak 76%-100% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai


dengan panduan penyusunan KTSP.
Sebanyak 51%-75% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan
panduan penyusunan KTSP.

C.

Sebanyak 26-50% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan


panduan penyusunan KTSP.

D.

Sebanyak 1%-25% silabus mata pelajaran dikembangkan sesuai dengan


panduan penyusunan KTSP.

E.

Tidak ada silabus mata pelajaran yang dikembangkan.

A. Juknis
Tujuh langkah pengembangan silabus:
1) Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi dasar (pemetaan).
2) Mengidentifikasi materi pokok/pembelajaran.
3) Mengembangkan kegiatan pembelajaran.
4) Merumuskan indikator pencapaian kompetensi.
5) Menentukan jenis penilaian.
6) Menentukan alokasi waktu, dan
7) Menentukan sumber belajar.
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen silabus yang dikembangkan sesuai langkah
pengembangan silabus.
B. Pendukung
Dokumen pengembangan silabus (Isi jenis dokumen yang relevan dengan kegiatan
pengembangan silabus).
hal. 12/66
hal. 12/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 12/66 Instrumen

No.

Ketersediaan*

Jenis kegiatan

Ada

Mengkaji standar kompetensi dan kompetensi


dasar (pemetaan)

Mengidentifikasi materi pokok/ pembelajaran

Mengembangkan kegiatan pembelajaran

Merumuskan indikator pencapaian kompetensi

Menentukan jenis penilaian

Menentukan alokasi waktu

Menentukan sumber belajar

tdk

Keterangan : *Isilah tanda ceklis ( )pada kolom jawaban Ketersediaan


C. Assesor
No

Mt Pelajaran

(1)

(2)

Nama Guru

(3)

Bukti silabus berisi komponen


1 sampai 7
Jumlah
seluruhnya

masuk

Tdk masuk

(4)

(5)

(6)

13

10

1
2
3
4
Ds
t
Jumlah
Prosentase:(5)/(4) x 100%

Bukti:
-Adanya data-data guru yg mengembangkan silabus,
-Lihat 7 langkah pengembangan silabus
-Adanya dokumen pembahasan setiap langkah pengembangan yg dilaksanakan.
-Prosentase dihitung : dari jumlah silabus mata pelajaran yang dikembangakan dibagi dengan
jumlah seluruh mata pelajaran dikali 100%

16.

Program keahlian mengembangkan silabus berdasarkan standar isi, standar kompetensi


lulusan, dan panduan penyusunan KTSP secara mandiri atau berkelompok.
Mengembangkan silabus secara mandiri melalui kelompok guru mata
pelajaran dalam sebuah program keahlian dalam satu sekolah/madrasah

A.

B.

C.

Mengembangkan silabus secara mandiri oleh guru mata pelajaran dalam


program keahlian
Mengembangkan silabus melalui kelompok guru mata pelajaran dari beberapa
program keahlian yang sama pada beberapa sekolah/madrasah

D.

Mengembangkan silabus dengan mengadopsi contoh yang sudah ada.

E.

Tidak mengembangkan silabus.

A. Jawaban dibuktikan dengan dokumen pengembangan silabus, seperti berita acara kegiatan
pengembangan silabus oleh guru secara mandiri atau oleh kelompok guru
B. Pendukung
Proses pengembangan silabus.
No.

Cara pengembangan silabus

Silabus dikembangkan secara mandiri


melalui kelompok mata pelajaran

Mata pelajaran
........................................

hal. 13/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

No.

Cara pengembangan silabus

Silabus dikembangkan secara mandiri


oleh guru mata pelajaran dalam
program keahlian

3
4

Mata pelajaran
.......................................

Silabus dikembangkan oleh MGMP


tingkat kab/kota

.......................................

Silabus mengadopsi contoh yang sudah


ada

.......................................

C. Assesor
Bukti :
- Periksa cara pengembangan silabus yang dilakukan guru (kelompok guru di program
keahlian/sekolah,mandiri guru mata pelajaran , MGMP Kota/Kab, Adopsi ataukah copy
paste).
-Chek bukti hasil pengembangan silabus, meliputi antara lain : analisis silabus ( urutan SKKD, keterkaitan antar SK-KD pada mata pelajaran , keterkaitan SK-KD antar mata pelajaran
dan pengisian indikator, materi pembelajaran dsb. )
-Dokumen silabus hasil pengembangan
-Undangan,daftar hadir, notulen dan atau berita acara.

17.

Program keahlian menentukan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) setiap mata pelajaran
dengan memperhatikan unsur: 1) karakteristik siswa, 2) karakteristik mata pelajaran, dan
3) kondisi program keahlian.
A.

Menentukan KKM dengan memperhatikan 3 unsur melalui rapat dewan guru

B.

Menentukan KKM dengan memperhatikan 2 unsur melalui rapat dewan guru

C.

Menentukan KKM dengan memperhatikan 1 unsur melalui rapat dewan guru

D.

Menentukan KKM tanpa memperhatikan 3 unsur melalui rapat dewan guru.

E.

Menentukan KKM tanpa memperhatikan 3 unsur dan tidak melalui rapat


dewan guru.

A. Juknis
Karakteristik siswa antara lain dimaknai dengan tingkat perkembangan siswa baik
psikologis, sosial, latar belakang lingkungannya.
Karakteristik mata pelajaran dimaknai dengan tingkat kesulitan SK/KD tiap- tiap mata pelajaran.
Kondisi program keahlian dimaknai dengan kelengkapan sarana dan prasarana serta kualitas
guru.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen proses penentuan KKM tiap mata pelajaran.
B. Pendukung
KKM Mata Pelajaran
No

Mata Pelajaran

Nilai KKM (1-100)

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
C. Asesor
Ada tiga komponen penting dalam menentukan KKM yaitu :
hal. 14/66
hal. 14/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 14/66 Instrumen

1. Intake
2. Daya dukung
3. Kompleksitas
Masing-masing komponen dapat diberikan point, sbb :
A. Kriteria nilai :
1. Intake
:
- Tinggi = 3
- Sedang = 2
- Rendah = 1
2. Daya dukung
:
- Tinggi = 3
- Sedang = 2
- Rendah = 1
3. Kompleksitas

- Tinggi = 1
- Sedang = 2
- Rendah = 3
KKM =( Intake + Daya dukung + kompleksitas) dibagi 9
Contoh :
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya dukung
tinggi dan intake siswa sedang nilainya adalah:
(3 + 3 + 2) x 100 = 88.89
9
B. Rentang nilai
1. Intake
:
- Tinggi = 81-100
- Sedang = 65-80
- Rendah = 50-64
2. Daya dukung
:
- Tinggi = 81-100
- Sedang = 65-80
- Rendah = 50-64
3. Kompleksitas
:
- Tinggi = 50-64
- Sedang = 65-80
- Rendah = 81-100
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas sedang, daya dukung tinggi dan intake
sedang nilainya adalah rata-rata setiap nilai dari kriteria yang kita tentukan.
Dalam menentukan rentang nilai dan menentukan nilai dari setiap kriteria perlu
kesepakatan dalam forum MGMP di Sekolah
Contoh : Intake sedang,misalnya 72, Daya dukung sedang, misalnya disepakati 68,
Kompleksitas rendah, misalnya disepakati 85, maka perhitungan KKM
= (72 + 68 + 85) : 3 = 75.
C,. Dengan memberikan pertimbangan professional judgment pada setiap kriteria untuk
menetapkan nilai :
1. Kompleksitas
:
- Tinggi
- Sedang
- Rendah
2. Daya dukung
:
- Tinggi
- Sedang
- Rendah
3. Intake
:
- Tinggi
- Sedang
- Rendah
Contoh :
Jika indikator memiliki Kriteria : kompleksitas rendah, daya Dukung tinggi dan intake
siswa sedang maka dapat dikatakan hanya satu komponen yang mempengaruhi untuk
mencapai ketuntasan maksimal 100 yaitu intake sedang. Jadi guru dapat mengurangi nilai
menjadi antara 90 80.
Penentuan KKM :
Untuk menentukan dan menetapkan KKM dapat dilakukan sbb
1. Dengan perhitungan sebagaimana contoh di atas
2. Hasil perhitungan dirapatkan melalui rapat guru dengan menggunakan format sbb :
Mata Pelajaran
Nilai KKM (1-100)
hal. 15/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Hasil
Perhitunga
n

No

Hasil
Rapat Guru

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Direkomendasikan untuk menghitung KKMsebaiknya tidak mempergunakan
cara perhitungan C,
Bukti keterlaksanaannya :
Adanya undangan rapat guru, daftar hadir, notulen rapat, dokumen perhitungan KKM dan
berita acara penentuan KKM.

18.

Program keahlian menjadwalkan awal tahun pelajaran, minggu efektif, pembelajaran


efektif, dan hari libur pada kalender akademik program keahlian yang dimiliki.
A.

B.

C.

Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara rinci dan jelas


Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara rinci
Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara kurang rinci

D.

Menyusun kalender akademik sekolah/madrasah secara tidak rinci.

E.

Tidak menyusun kalender akademik sekolah/madrasah.

A. Juknis
Minimal ada 4 kegiatan pada kalender akademik antara lain:
1) awal tahun pelajaran;
2) minggu efektif belajar;
3) waktu pembelajaran efektif; dan
4) hari libur.
Kalender akademik sekolah/madrasah disusun berdasarkan standar isi dengan
memperhatikan ketentuan dari pemerintah/pemerintah daerah. Kata rinci pada butir
pernyataan ini adalah penjelasan tentang kapan waktu ulangan, kegiatan ekstrakurikuler,
pembagian rapor, rapat dengan komite sekolah/madrasah.
Jawaban dibuktikan dengan mengecek kalender akademik
sekolah/madrasah.
B. Pendukung
No.

Komponen kalender akademik

Ketersediaan (*)
Ada
tidak

1
Jadwal awal tahun pelajaran
2
Minggu efektif
3
Pembelajaran efektif
4
Hari libur
Keterangan : * Isilah tanda ceklis (v) pada kolom jawaban ketersediaan
C. Asesor
1. Adanya kalender pendidikan yang dibuat oleh sekolah dan ditanda tangani oleh kepala
sekolah, yang pembuatannya mengacu kepada kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh
pemerintah (dinas pendidikan provinsi/kota/kab.)
hal. 16/66
hal. 16/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 16/66 Instrumen

2. Adanya kalender pendidikan yang dikeluarkan oleh pemerintah (dinas pendidikan


provinsi/kota/kab), sebagai acuan.

II. STANDAR PROSES

19.

Setiap mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap dan sistematis.
A.

B.

Sebanyak 13 mata pelajaran atau lebih memiliki RPP yang disusun secara
lengkap dan sistematis.
Sebanyak 9 - 12 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara
lengkap dan sistematis.

C.

Sebanyak 5 - 8 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap


dan sistematis.

D.

Sebanyak 1- 4 mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara lengkap


dan sistematis.

E.

Tidak ada satu pun mata pelajaran memiliki RPP yang disusun secara
lengkap dan sistematis.

A. Juknis
RPP yang dikembangkan guru memuat:
1)
identitas mata pelajaran;
2)
SK;
3)
KD dari silabus yang akan dicapai;
4)
indikator pencapaian kompetensi.
5)
tujuan pembelajaran;
6)
materi ajar;
7)
alokasi waktu yang diperlukan;
8)
metode pembelajaran;
9)
kegiatan pembelajaran;
10) penilaian hasil belajar; dan
11) sumber belajar.
Jumlah mata pelajaran dimaksud diperhitungkan pada setiap kelompok
(normatif, adaftif, dan produktif). Jawaban dibuktikan dengan RPP setiap mata pelajaran.
B. Pendukung
Mata pelajaran yang memiliki RPP secara lengkap
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
dst
C. Assesor
No
Mt.Pelajaran

Mata pelajaran

Nama
Guru

Jumlah RPP
Tk

Jum.K
D

RPP lengkap
Ada

Keterangan

Tdk ada

1
2

hal. 17/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

3
Ds
t
Jumlah

Bukti:
-Jumlah mata pelajaran disesuaikan dengan program keahlian(Normatif, Adaptif,dan
Produktif)
-Muatan pada RPP lihat juknis ( ada 11 muatan).
-Jumlah KD/RPP sampai dengan saat diakreditasi
-Lihat bukti RPP yang ada.
-Untuk memudahkan pendataan, maka dibuat rekapitulasi seperti format di atas.
-Wawancara denga guru atau bidang kurikulum.
Penyusunan RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa, mendorong
partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

20.

A.

Sebanyak 76% - 100% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan


individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

B.

Sebanyak 51% - 75% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan


individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

C.

Sebanyak 26% - 50% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan


individu siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan
teknologi informasi dan komunikasi.

D.

Sebanyak 1% - 25% RPP sudah memerhatikan prinsip perbedaan individu


siswa, mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

E.

Tidak ada satu pun RPP memerhatikan prinsip perbedaan individu siswa,
mendorong partisipasi aktif siswa, dan menerapkan TIK.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan mengecek metode pembelajaran serta sumber belajar
dan/atau media pembelajaran dalam RPP.
B. Pendukung
Mata pelajaran yang memiliki RPP yang disusun berdasarkan prinsip penyusunan RPP.
No.

Mata pelajaran

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
C. Assesor
No

(1)

Kondisi RPP
Mt.Pelajaran

Nama Guru

(2)

(3)

Sesuai
(4)

Belum
sesuai
(5)

Keterangan
(6)

1
hal. 18/66
hal. 18/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 18/66 Instrumen

2
3
Ds
t
Jumlah
Prosentase =jumlah sesuai/jum.mt.pel

..%

Bukti :
-Lihat RPP
-Cek isi RPP antara lain meliputi : metode pembelajaran,kegiatan pembelajaran, sumber
belajar dan media pembelajaran (TIK) dan evaluasi pembelajaran.
-Hitung RPP yang memenuhi persyaratan sesuai butir instrument.
-Prosentase RPP yang memenuhin syarat, dihitung dengan : Jumlah RPP yang memenuhi
syarat dibagi seluruh RPP dikalikan 100%.
Untuk memudahkan pendataan, maka pengecekan kondisi RPP dilihat antara lain metode
pembelajaran, serta sumber belajar, dan / atau media pembelajaran.
-Diusulkan :penggunaan OHP dan transparansi termasuk TIK
21.

Program Keahlian melaksanakan proses pembelajaran sesuai dengan persyaratan yang


ditentukan.
A.

Memenuhi 4 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

B.

Memenuhi 3 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

C.

Memenuhi 2 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

D.

Memenuhi 1 persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

E.

Tidak memenuhi persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran.

A. Juknis
Persyaratan pelaksanaan proses pembelajaran adalah sebagai berikut.
1)

Rombongan belajar SMK/MAK maksimal 32 siswa.

2)

Beban mengajar guru sekurang-kurangnya 24 jam tatap


muka dalam satu minggu.

3)

Buku teks pelajaran mengikuti ketentuan:


a. buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui
rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku teks
pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri;
b. rasio buku teks pelajaran untuk siswa adalah 1 : 1 per mata pelajaran;
c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan,
buku referensi dan sumber belajar lainnya;
d. guru membiasakan siswa menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang
ada di perpustakaan sekolah/madrasah.

4)

Pengelolaan kelas mengikuti kaidah:


a. guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik siswa dan mata pelajaran,
serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan;
b. volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran
dengan baik oleh siswa;

harus dapat didengar

c. tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh siswa;


d. guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan
belajar siswa;
e. guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan,
dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses
pembelajaran;
f. guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar
siswa selama proses pembelajaran berlangsung;
hal. 19/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

g. guru menghargai siswa tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis
kelamin, dan status sosial ekonomi;
h. guru menghargai pendapat siswa;
i. guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi;
j. pada tiap awal semester, guru menyampaikan silabus mata pelajaran yang
diajarkannya; dan
k. guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang
dijadwalkan.
Jawaban dibuktikan dengan melakukan pengamatan proses pembelajaran yang dilakukan oleh
guru.
B. Pendukung
Persyaratan proses pembelajaran.
No.

Persyaratan proses pembelajaran

Jumlah siswa tiap kelas maksimum = .............siswa

Jumlah jam beban mengajar guru minimum = .............jam/minggu

Perbandingan jumlah buku teks : siswa = .......... : .........

Pengelolaan kelas yang dilakukan:


................................................................................................
................................................................................................
................................................................................................

C. Assesor
Bukti :
-Cek daftar hadir siswa/jumlah siswa per kelas.
-Cek daftar pembagian tugas guru mengajar(jadwal pelajaran).
-Cek jumlah buku teks per mata pelajaran, bandingkan dengan jumlah
-Cek kegiatan pengelolaan kelas melalui observasi kelas.
-Pedoman Penilaian :
A=Jawaban 1,2,3 dan 4 terpenuhi
B=Jawaban 1-2 dan 3 dan atau 4
C=jawaban 1 dan 2
D=Jawaban 1 atau 2 yang memenuhi persyaratan
E=Tidak memenuhi persyaratan

22.

siswa.

Proses pembelajaran di Program Keahlian dilaksanakan sesuai dengan langkah-langkah


pembelajaran.
A.

Sebanyak 76% - 100% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai


dengan langkah-langkah pembelajaran.

B.

Sebanyak 51% - 75% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai


dengan langkah-langkah pembelajaran.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai


dengan langkah-langkah pembelajaran.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai


dengan langkah-langkah pembelajaran.

E.

Tidak ada seorang pun guru melaksanakan proses pembelajaran sesuai


dengan langkah-langkah pembelajaran.

A. Juknis
Langkah-langkah pembelajaran meliputi:
1) Kegiatan pendahuluan.
2) Kegiatan inti (eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi), dan
3) Kegiatan penutup.
Jawaban dibuktikan dengan observasi secara acak saat melakukan visitasi, dan/atau melihat
hasil supervisi kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian, dan/atau melihat
hal. 20/66
hal. 20/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 20/66 Instrumen

kesesuaian RPP dengan pelaksanaan proses pembelajaran, dan/atau mengamati hasil


penilaian berbasis kelas yang dilakukan oleh guru.
B. Pendukung
Langkah-langkah pembelajaran.
No.

Langkah-langkah pembelajaran yang dilakukan

1
2
3
4
5
6
C. Assesor
Kondisi RPP

No

Nama Guru

Mt.Pelajaran

(2)

(3)

(1)

Sesuai

Belum
sesuai

(4)

(5)

Keterangan
(6)

1
2
3
Ds
t
Jumlah

23.

Prosentase =jumlah sesuai/jum.guru


..%
Bukti :
Lihat langkah-langkah pembelajaran di RPP (kegiatan pendahuluan, inti dan penutup).
Observasi kelas secara acak untuk mengecek kesesuaian RPP dengan pelaksanaannya.
Mendata RPP yang sesuai secara acak/sampling (minimal 50% dari jumlah seluruh Mata
pelajaran/RPP).
Melihat Instrumen hasil Supervisi kelas.
Wawancara dengan siswa dan guru secara acak.
Prosentase dihitung dari : Jumlah RPP yang sesuai dibagi dengan jumlah seluruh RPP
sampling x 100 %

Program keahlian melaksanakan proses pembelajaran berbasis Teknologi Informasi


dan Komunikasi (sesuai dengan tingkat kebutuhan program keahliannya) dengan SDM
yang memiliki kesesuaian kompetensi.
A.

B.

Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak


program keahlian dengan SDM sendiri yang memiliki kesesuaian kompetensi
dan bersertifikat.
Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan sendiri oleh pihak program
keahlian dengan mendatangkan SDM dari sekolah/madrasah lain

C.

Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain dengan


sebagian SDM dari pihak program keahlian.

D.

Pelaksanaan pembelajaran berbasis TIK dilakukan oleh pihak lain (outsource)

E.

Tidak melaksanakan pembelajaran berbasis TIK.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan pembelajaran KKPI yang melibatkan
SDM yang memiliki kompetensi sesuai.
B. Pendukung
Kosong
C. Assesor
Bukti :
- Yang dimaksud TIK disarankan adalah KKPI
- Keberadaan Ijasah/sertifikat kompetensi keahlian di bidang komputer
hal. 21/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

24.

Dokumen pembelajaran meliputi antara lain: Jadwal pelajaran, RPP, Modul dll.
Wawancara dengan guru, wakasek kurikulum dan atau Kepala Sekolah
Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sebagai wahana untuk
meningkatkan kompetensi siswa sesuai dengan keahliannya.
A.

Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses


pembelajaran, materi program keahlian, dan aturan pengelolaan yang
transparan.

B.

Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses


pembelajaran, dan materi program keahlian.

C.

Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan sesuai dengan proses


pembelajaran dan aturan pengelolaan yang transparan.

D.

Kegiatan wirausaha pada business center dilakukan hanya sesuai dengan


proses pembelajaran.

E.

Tidak sesuai dengan proses pembelajaran.

A.

Juknis
Jawaban dibuktikan dengan aktifitas kegiatan business center sesuai dengan
pembelajaran dan dokumen pelaksanaan yang dimiliki sesuai dengan program keahlian.
B.
Pendukung, kosong
C.
Asesor
Bukti
- Bisnis center adalah identik dengan Unit Produksi/Jasa
- Adanya SK pembentukan UP/Bisnis Center
- Adanya SK kepengurusan/pengelola, struktur organisasi dan uraian tugas.
-

25.

proses

Adanya dokumen kegiatan bisnis center


Adanya pelaksanaan kegiatan bisnis center yang sesuai dengan program keahlian
Adanya pembukuan /dokumen pengelolaan keuangan bisnis center.
Adanya pengaturan keuangan secara transparan (jumlah omset, biaya produksi,
keuntungan, honor pengurus, pemeliharan alat dll.)
Observasi langsung
Wawancara dengan pihak yang terkait.

Sekolah/Madrasah menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) kerjasama


dengan DU/DI.
A.

Sebanyak 76% - 100% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

B.

Sebanyak 51% - 75% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

C.

Sebanyak 26% - 50% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

D.

Sebanyak 1% - 25% MoU ditindaklanjuti dengan pembelajaran.

E.

Tidak ada tindaklanjut kerjasama dengan DU/DI.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan laporan atau dokumen hasil pekerjaan bersama dengan pihak
DU/DI.
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
No

Tindak Lanjut MoU


Nama DU/DI

Prog.Keahlian

No&tgl.MoU

Ditindak
lanjuti

Belum

Keterangan

1
2
3
hal. 22/66
hal. 22/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 22/66 Instrumen

Jumlah
Prosentase=Juml.Mou Yg ditdklanjuti/Jum.Mou
.%
Bukti :
- laporan/dokumen hasil perencanaan dan kegiatan/kesepakatan bersama antara sekolah dan
DU/DI, antara lain : penempatan prakerin, waktu/lamanya prakerin( tanggal . S.d ).
- Jumlah MoU yang ada.
- Jumlah MoU yang ditindaklanjuti.
- Prosentase dihitung dari : MoU yang ditindaklanjuti dibagi seluruh MoU x 100 %
26.

Siswa melakukan prakerin untuk memperoleh kompetensi kejuruan.


A.

Sebanyak 76% - 100% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang


relevan.

B.

Sebanyak 51% - 75% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang


relevan.

C.

Sebanyak 26% - 50% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang


relevan.

D.

Sebanyak 1% - 25% siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan.

E.

Tidak ada satupun siswa melakukan prakerin pada DU/DI yang relevan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen (surat keterangan atau piagam) pelaksanaan prakerin
siswa path DU/DI yang relevan (contoh siswa pertanian prakerin pada perkebunan kelapa
sawit, siswa Otomotif prakerin pada bengkel otomotif).
B. Pendukung
C. Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin di DU/DI
No

Tempat Prakerin

Jumlah Siswa

1
2
3
dst
Jumlah
D. Assesor
N
Juml.siswa
o
Prog.Keahlian

Program
Keahlian

Nama
DU/DI

Bidang
Pekerjaan

Siswa yg
prakerin

Keterangan

Jumlah
Prosentase=siswa prakerin/jml.siswa
.%
Bukti:
- Lihat dokumen pelaksanaan (jurnal prakerin) tentang kesesuaian prakerin siswa (program
keahlian dengan lingkup pekerjaan).
- Lihat surat keterangan atau sertifikat Prakerin.
- Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin.
- Hitung jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan program
keahliannya.
- Prosentase : Jumlah siswa yang melaksanakan prakerin sesuai dengan program keahliannya
dibagi dengan jumlah seluruh siswa yang melaksanakan prakerin x 100 %.
27.

Pemantauan proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/ madrasah mencakup


tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, dan tahap penilaian hasil pembelajaran.
A.

Mencakup 3 tahap pemantauan serta dilakukan diskusi hasil pemantauan.

hal. 23/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

B.

Mencakup 3 tahap pemantauan tanpa dilakukan diskusi hasil pemantauan.

C.

Mencakup 2 tahap pemantauan.

D.

Mencakup 1 tahap pemantauan.

E.

Tidak pernah melakukan pemantauan.

A. Juknis
Tahap-tahap pemantauan meliputi:
1) Perencanaan.
2) Pelaksanaan, dan
3) Penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap
tahapnya disertai catatan kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian dan tanda
tangan guru yang dipantau.
B. Pendukung
Pemantauan proses pembelajaran.
No. Tgl. pemantauan

Mata pelajaran yg
dipantau

Tahap yang dilakukan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
C. Assesor
No.

Tanggal
pemantauan

Jenis Pantauan
Persiapan

Pelaksanaan

Penilaian hsl
belajar

Kesimpulan
diskusi hsl
pantauan

1
2
3
4
5
6
7
8
ds
t
Bukti :
- Tahap-tahap pemantauan dalam juknis : Perencanaan pembelajaran, Pelaksanaan
pembelajaran dan Penilaian hasil belajar.
- Perencanaan Pembelajaran : adanya dokumen silabus, RPP, Program Tahunan dan Program
Semester yang sudah ditandatangani Kepsek
- Pelaksanaan Pembelajaran : adanya jadwal pembelajaran, daftar hadir guru, agenda kelas.
- Penilaian hasil belajar : adanya laporan ketercapaian Kompetensi setiap akhir semester,
buku nilai dll.
- Cek jumlah guru yang di pantau (lihat data yang ada).
- Laporan pemantauan proses pembelajaran pada setiap tahapan yang ditandatangani kepala
sekolah atau petugas yang ditunjuk dan tanda tangan guru yang dipantau.
hal. 24/66
hal. 24/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 24/66 Instrumen

28.

Hasil akhir dilihat dari jumlah guru yang dipantau, dengan dibuktikan oleh dokumen yang
ada.
Supervisi proses pembelajaran dilakukan oleh kepala sekolah/madrasah dengan cara
pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.
A.

Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 4 cara.

B.

Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 3 cara.

C.

Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 2 cara.

D.

Melakukan supervisi proses pembelajaran melalui 1 cara.

E.

Tidak melakukan supervisi.

A. Juknis
Tahap-tahap supervisi meliputi:
1) Tahap perencanaan.
2) Tahap pelaksanaan, dan
3) Tahap penilaian hasil pembelajaran.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan supervisi proses pembelajaran pada setiap
aspeknya, mencakup 4 (empat) cara yaitu: pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan
konsultasi.
B. Pendukung
Supervisi proses pembelajaran.
No.

Tgl. supervisi

Mata pelajaran yg
disupervisi

Cara yang dilakukan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
C. Assesor
Penjelasan :
- Tahap-tahap Supervisi (juknis) : Perencanaan Pembelajaran, Pelaksanaan Pembelajaran
dan Penilaian hasil Pembelajaran.
- Empat cara cakupan supervise (juknis) : Pemberian contoh, diskusi, pelatihan dan
konsultasi.
Bukti :
- Dokumen/Instrumen Supervisi.
- Kesimpulan hasil supervise.
- Catatan Supervisor pada dokumen/Instrumen Supervisi.
- Wawancara dengan Guru, Wakasek dan atau Kepala Sekolah.
29.

Evaluasi terhadap guru dalam proses pembelajaran dilakukan oleh kepala


sekolah/madrasah dengan memperhatikan 4 aspek, yaitu 1) persiapan, 2) pelaksanaan, 3)
evaluasi pembelajaran, dan 4) rencana tindak lanjut.
A.

Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 4 aspek.

B.

Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 3 aspek.

C.

Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 2 aspek.

D.

Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan 1 aspek.

E.

Tidak melakukan evaluasi.

hal. 25/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan catatan hasil evaluasi proses pembelajaran oleh kepala
sekolah/madrasah atau kepala program keahlian.
B. Pendukung
Evaluasi proses pembelajaran.
No.

Tgl. evaluasi

Mata pelajaran yang


dievaluasi

Aspek yang dievaluasi

1
2
3
4
5
6
7
8
9
C. Assesor
Evaluasi proses pembelajaran
No.

Tgl. evaluasi

Nama Guru

Mata pelajaran
yang
dievaluasi

Aspek yg dievaluasi
Perenc
anaan

Pelaks
anaan

Eval
uasi

Tinda
k
lanjut

1
2
3
4
5
-

30.

Dst.

Bukti :
Adanya Program Evaluasi guru oleh Kepsek.(meliputi 4 aspek yaitu : persiapan,
pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut
Adanya dokumen hasil evaluasi Kasek/Kaprog terhadap
guru, meliputi : persiapan,
pelaksanaan, evaluasi pembelajaran, dan rencana tindak lanjut
Keterangan :
Persiapan meliputi perangkat pembelajaran guru, antara lain : silabus, prota,promes, RPP,
bahan ajar daftar hadir siswa, daftar nilai dll.
Pelaksanaan meliputi : daftar hadir guru mengajar, jadwal pelajaran, agenda kelas dll.
Evaluasi meliputi : buku nilai, laporan pencapaian kompetensi dll.
Tindak lanjut meliputi program remedial dan pengayaan.
Observasi kelas langsung
Wawancara dengan guru dan kepala sekolah.
Kepala sekolah/madrasah menyampaikan hasil pengawasan (pemantauan, supervisi, dan
evaluasi) proses pembelajaran kepada pemangku kepentingan.
A.

B.

Hasil pengawasan dilaporkan kepada guru yang bersangkutan, dewan guru,


dan pengawas sekolah/madrasah.
Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan dan dewan guru.

C.

Hasil pengawasan dilaporkan kepada yang bersangkutan saja.

D.

Tidak disampaikan.

E.

Tidak melakukan pengawasan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen laporan pengawasan proses pembelajaran
kepada pemangku kepentingan seperti: guru yang bersangkutan, dewan guru, ketua program
keahlian, dan pengawas sekolah/madrasah.
hal. 26/66
hal. 26/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 26/66 Instrumen

B. Pendukung
Pelaporan pengawasan proses pembelajaran.
No.

Tgl. Pelaporan

Pihak yang mendapat laporan

Keterangan

1
2
3
4
B. Assesor
C. Bukti :
-

Adanya Perencanaan dan jadwal kegiatan pengawasan guru(prog.supervisi)

Adanya dokumen laporan pengawasan (rekap hasil supervise, buku pembinaan,notulen


rapat,dsb) yang disampaikan kepada pihak terkait ( meliputi guru ybs, dewan guru, komite
sekolah, pengawas dll. Baik dalam forum rapat atau dalam kesempatan tertentu)

Wawancara dengan guru dan atau kepala sekolah.

Kolom keterangan diisi bentuk laporan, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

31.

Kepala sekolah/madrasah melakukan tindak lanjut terhadap hasil pengawasan proses


pembelajaran.
A.

Sebanyak 76% - 100% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir


dilakukan tindak lanjut.

B.

Sebanyak 51% - 75% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan


tindak lanjut.

C.

Sebanyak 26% - 50% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan


tindak lanjut.

D.

Sebanyak 1% - 25% hasil pengawasan selama 1 tahun terakhir dilakukan


tindak lanjut.

E.

Tidak ada satu pun hasil pengawasan ditindaklanjuti.

A. Juknis
Bukti tindak lanjut pengawasan meliputi:
1) memberikan penghargaan terhadap guru yang telah memenuhi standar, dan/atau
2) memberikan teguran yang bersifat mendidik terhadap guru yang belum memenuhi
standar, dan/atau
3) memberikan kesempatan para guru untuk mengikuti pelatihan/penataran,
B. Pendukung
Tindak lanjut hasil pengawasan proses pembelajaran.
No.

Hasil pengawasan

Bentuk tindak lanjut

1
2
C. Assesor
No.

Hasil pengawasan

Bentuk tindak lanjut

Tgl.tindak lanjut

1
2
Bukti :
-

Program pengawasan proses pembelajaran

Data guru yang dijadikan bahan pengawasan pembelajaran

Data guru yang mendapatkan tidak lanjut pengawasan pembelajaran (reward & punishment)

Bukti dan jenis tindak lanjut pemberian reward & punishment (penghargaan & sanksi),
misalnya:
Reward: Piagam Penghargan, Pemberian Jabatan dll.
hal. 27/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Punishment : Surat teguran, peringatan, sanksi yg bersifat mendidik.


Adanya bukti daftar guru yg mendapatkan kesempatan mengikuti pelatihan.
-

Prosentase kegiatan tindak lanjut :


Jumlah pengawasan yang ditindak lanjuti dibagi jumlah seluruh pengawasan yang dilakukan
dikalikan 100%

III. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

32.

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menunjukkan kemampuan berpikir logis,


kritis, kreatif, dan inovatif dalam pengambilan keputusan.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks
ditetapkan 75,0 atau lebih.

A.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks


ditetapkan 70,0 sampai 74,9.

B.
C.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks


ditetapkan 65,0 sampai 69,9.

D.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks


ditetapkan 60,0 sampai 64,9.

E.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran kelompok ipteks


ditetapkan kurang dari 60.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program
keahlian untuk kelompok mata pelajaran iptek seperti Bahasa, Matematika, IPA, IPS, dan TIK.
Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Dihitung rata-rata nilai ketuntasan belajar mata
pelajaran iptek pada satu tahun terakhir.
B. Pendukung
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran ipteks.
No.

Mata pelajaran Ipteks

Kelas

KKM

1
2
3
4
5
6
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat data perencanaan KKM yang ditentukan oleh sekolah (khusus program IPTEK)

Lihat dokumen KKM hasil perhitungan rata-rata kelompok IPTEK.

Nilai hasil rata-rata KKM untuk menjawab masing-masing item.


Kriteria ketuntasan minimal (KKM) kelompok mata pelajaran iptek.
No.

Mata pelajaran Iptek

Bhs. Indonesia

2
3

Matematika
Bhs.Inggris

IPA

IPS

hal. 28/66
hal. 28/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Tk.X

KKM

Tk.XI

KKM

Tk.XI
I

KKM

hal. 28/66 Instrumen

No.

Mata pelajaran Iptek

FISIKA

Kimia

Biologi

KKPI

10

Kewirausahaan

11

Dasar Komp.Kejuruan

12

Kompetensi Kejuruan

Tk.X

KKM

Tk.XI

KKM

Tk.XI
I

KKM

JUMLAH
RATA-RATA pertingkat
Rata-rata KKM IPTEK
KKM dihitung dari rata-rata KKM kelompok IPTEK yaitu :bahasa, matematika, ilmu pengetahuan
alam, ilmu pengetahuan sosial, keterampilan/kejuruan, teknologi informasi dan komunikasi,
dibuktikan dengan dokumen yang ada.
33.

Siswa terlibat dalam kegiatan belajar yang berkaitan dengan analisis dan pemecahan
masalah-masalah kompleks.
Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan
masalah-masalah kompleks sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih
dalam 1 tahun terakhir.

A.

Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan


masalah-masalah kompleks sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam 1
tahun terakhir.

B.

C.

Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan


masalah-masalah kompleks sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam
1tahun terakhir.

D.

Siswa menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan memecahkan


masalah-masalah kompleks sebanyak 1 jenis dan/atau 1kali dalam 1tahun
terakhir.

E.

Siswa tidak pernah menjalankan kegiatan yang dapat menganalisa dan


memecahkan masalah-masalah kompleks.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan daftar hadir kegiatan dan adanya dokumen kumpulan hasil diskusi
siswa, kumpulan kliping, laporan kegiatan hasil a n a l i s i s t e n t a n g t e r j a d i n ya g e m p a
b u m i , b a n j i r, g e j a l a s o s i a l , pengangguran, kemiskinan, kenakalan remaja, dan lain-lain,
yang diikuti setidak-tidaknya oleh 900/0 siswa.
B. Pendukung
Kegiatan belajar siswa yang berkaitan dengan analisis pemecahan masalah-masalah yang
kompleks.
No.

Mata Pelajaran

Jenis kegiatan

Jumlah siswa yang terlibat

1
2
3
4
C. Assesor;
Bukti :
-

Daftar hadir kegiatan

Dokumen kumpulan hasil diskusi siswa

Kumpulan kliping
hal. 29/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Laporan kegiatan hasil analisis tentang terjadinya gempa bumi, banjir, gejala social,
pengangguran, kemiskinan, kenakalan remaja,dll.

Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dibagi jumlah siswa keseluruhan kali
100%, rekapitulasi kegiatan dapat menggunakan format berikut:
No.

Mata Pelajaran

Jenis kegiatan

Jumlah Siswa

Aktivitas
ke

Keseluruhan

Yg
terlibat

1
2
3

Dst
Jumlah
Prosentase

dibuktikan dengan dokumen yang ada.


34.

Siswa memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan sosial
melalui mata pelajaran IPA dan IPS.
Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan
75,0 atau lebih.

A.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan
70,0 sampai 74,9.

B.
C.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan
65,0 sampai 69,9.

D.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan
60,0 sampai 64,9.

E.

Rata-rata nilai ketuntasan belajar mata pelajaran IPA dan IPS ditetapkan
kurang dari 60.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan ketuntasan belajar di dalam KTSP yang ditetapkan oleh program
keahlian untuk mata pelajaran IPA dan IPS. Kriteria ideal ketuntasan minimal 75,00. Bukti
dokumen diambil pada satu tahun terakhir. Untuk program keahlian teknologi, pertanian, dan
kesehatan yang dimaksudkan IPA adalah Matematika, Fisika, Kimia, dan/atau Biologi.
B. Pendukung
Kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar yang dapat menganalisis gejala alam dan
sosial.
No.

Mata Pelajaran

IPA

IPS

Jenis kegiatan

Jumlah siswa yang terlibat

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya KKM IPA dan IPS untuk semua tingkat

Hitung rata-rata KKM untuk IPA dan IPS, dari semua tingkat.
Kriteria ketuntasan minimal (KKM) mata pelajaran IPA dan IPS.
No.

Mata pelajaran

IPA

IPS
Jumlah

Tk.X

KKM

Tk.XI

KKM

Tk.XI
I

KKM

Rata2

KKM IPA dan IPS

35.

Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam kelompok mata pelajaran Adaptif secara

hal. 30/66
hal. 30/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 30/66 Instrumen

efektif.
Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan
memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks,
perpustakaan, laboratorium, dan internet.

A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan


memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks,
perpustakaan, dan laboratorium.

B.

C.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan


memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar, buku teks, dan
perpustakaan.

D.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa dengan memanfaatkan dan


memfungsikan sumber belajar meliputi bahan ajar dan buku teks.

E.

Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa dengan


sumber belajar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan difungsikannya sumber-sumber belajar dalam kegiatan
pembelajaran yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa dan ditunjukkan dengan dokumen
pemanfaatan berbagai fasilitas seperti laboratorium, perpustakaan, internet dsb.
B. Pendukung
Penggunaan berbagai fasilitas oleh siswa.
No.

Ketersediaan*

Jenis Fasilitas

Bahan ajar.

Buku teks.

Perpustakaan.

Laboratorium.

Internet.

Ada

Tidak

Jumlah sisiwa yang terlibat

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan


C. Assesor;
Bukti :
-

Periksa keberadaan sumber-sumber belajar ( meliputi :bhn ajar, buku teks, perpustakaan,
laboratorium dan internet)

Adanya jadwal penggunaan sumber-sumber belajar tersebut

Lihat daftar hadir sbg bukti keterlaksanaannya

Wawancara dengan siswa, guru, petugas perpustakaan, waka sarana

Dapat menggunakan format dibawah


Ketersediaan*
No.

Jenis Fasilitas

Bahan ajar.

Buku teks.

Perpustakaan.

Laboratorium.

Internet.

Dll.

Ada

Tidak

Jumlah sisiwa
Total/prog.
Keahlian

Yang
terlibat

Prosentase
siswa yg
terlibat

Jumlah
.
36.

Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk mencari


informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar.
hal. 31/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A.

B.

Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari


informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak
4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari
informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak
3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari


informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak
2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Siswa melakukan kegiatan pembiasaan untuk mencari


informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar sebanyak
1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Siswa tidak pernah menjalankan kegiatan pembiasaan untuk mencari


informasi/pengetahuan lebih lanjut dari berbagai sumber belajar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa
seperti:
mengunjungi
perpustakaan,
museum
iptek,
mengakses
internet,
menyelenggarakan kelompok ilmiah remaja, kelompok belajar Bahasa Asing (misalnya
Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Jepang, Bahasa Mandarin, Bahasa Perancis dan lainlain), sumber-sumber belajar lapangan (misalnya museum, kebun raya, pusat industri,
bengkel, perkantoran dan lain-lain).
B. Pendukung
Kegiatan mencari informasi dari berbagai sumber belajar.
No.

Dilakukan*

Kegiatan siswa

Ya

Mengunjungi perpustakaan

Mengakses internet

Menyelenggarakan kelompok
ilmiah remaja

Kelompok belajar bahasa


asing (inggris, jepang,
jerman, dsb.)

Sumber belajar (museum,


kebun raya, industri dsb.)

.............................

Jumlah siswa yang


mengikuti

Tidak

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ya atau Tidak


C. Assesor
Bukti:
- Adanya laporan kegiatan pembiasaan untuk mencari informasi, seperti: mengunjungi
perpustakaan, museum iptek, mengakses internet dll.
- Menyelenggarakan kelompok-kelompok keg.ilmiah seperti :KIR, Kel.bljr bhs asing.
- Sumber-sumber belajar lapangan, misalnya: kunjungan ke museum, kebun raya, pusat
industry, bengkel, perkantoran dll.
Bukti lainnya ( adanya program, jadwal kegiatan, daftar hadir, pembimbing dan laporan
masing-masing kegiatan).
- Dapat menggunakan format di bawah ini.

Dilakukan*
No.
1

Kegiatan siswa

Ya

Tidak

Keg.yg ke
1

Jumlah siswa
4

total

Yang
terlibat

% yg
trlibat

Mengunjungi
perpustakaan

hal. 32/66
hal. 32/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 32/66 Instrumen

Mengakses internet

Menyelenggarakan
kelompok ilmiah remaja

Kelompok belajar bahasa


asing (inggris, jepang,
jerman, dsb.)

Sumber belajar
(museum, kebun raya,
industri dsb.)

.............................

Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ya atau Tidak sebagai bukti
berapa kali/jenis dalam satu tahun, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

37.

Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu memanfaatkan lingkungan secara


produktif dan bertanggung jawab.
A.

B.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu


memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu
memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu


memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang mampu


memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab
sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan pembelajaran yang


mampu memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen pelaksanaan kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa dan dapat memberikan pengalaman tentang pemanfaatan
lingkungan balk di dalam maupun di luar kelas seperti: bengkel untuk praktik las, daur
ulang sampah, kantor pemerintahan, kunjungan ke iaboratorium alam, outbound dan lain-lain.
B. Pendukung
Kegiatan memanfaatkan lingkungan secara produktif dan bertanggung jawab.
No.

Jenis Kegiatan

Tempat pelaksanaan

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya dokumen pelaksanaan kegiatan

Adanya bukti data siswa dlm setiap kegiatan

Daftar rekapm ttg bukti pemanfaatan lingkungan yg dpt memberikan pengalaman pd


kehidupan siswa (bengkel untuk praktek las, kunjungan ke laboratorium, out bound dll.)

Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan waka kesiswaan


hal. 33/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Prosentase dihitung dari jumlah siswa yg melaksanakan kegiatan dibagi dengan seluruh siswa
dikalikan 100%.
Dilakukan*
No.

Kegiatan siswa

Kunjungan ke bengkel

Kunjungan ke lab alam

Daur ulang sampah

Kunjungan kntor pemthn

Out Bound

.............................

Ya

Tidak

Keg.yg ke
1

Jumlah siswa
4

total

Yang
terlibat

% yg
trlibat

Jumlah
Prosentase

38.

Siswa memperoleh pengalaman mengekspresikan diri melalui kegiatan seni dan


budaya.
A.

B.

Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui


kegiatan seni dan budaya sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih
dalam satu tahun.
Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui
kegiatan seni dan budaya sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu
tahun.

C.

Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui


kegiatan seni dan budaya sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu
tahun.

D.

Program Keahlian memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan diri melalui


kegiatan seni dan budaya sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu
tahun.

E.

Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi siswa untuk mengekspresikan


diri melalui kegiatan seni dan budaya.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh
90% siswa seperti: pekan bahasa, seni dan budaya, pentas seni, pameran teknologi, teater,
latihan tari, latihan musik, latihan vokal, keterampilan membuat barang seni, dan lain
sebagainya.
B. Pendukung
Kegiatan seni dan budaya.
No.

Jenis Kegiatan

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
hal. 34/66
hal. 34/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 34/66 Instrumen

4
5
6
7
8
9

C.

Assesor
Bukti :

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta yang mengikuti kegiatan

Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan waka kesiswaan

Prosentase dihitung dari jumlah siswa yg melaksanakan kegiatan dibagi dengan seluruh siswa
dikalikan 100%.

Dilakukan*
No.

Kegiatan siswa

Pekan bahasa

Seni & budaya

Pentas seni

Pameran teknologi

Teater

Tari,music,vocal

Ketrampilan dll.

.............................

Ya

Tidak

Keg.yg ke
1

Jumlah siswa
4

total

Yang
terlibat

% yg
trlibat

Jumlah
Prosentase
39.

Siswa memperoleh pengalaman mengapresiasikan karya seni dan budaya.

A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan


karya seni dan budaya sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam
satu tahun terakhir.

B.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan


karya seni dan budaya sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu
tahun terakhir.

C.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan


karya seni dan budaya sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu
tahun terakhir.

D.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk mengapresiasikan


karya seni dan budaya sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu
tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa untuk


mengapresiasikan karya seni dan budaya.
hal. 35/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak -tidaknya oleh 90%
siswa seperti: mengunjungi pameran kria, museum/galeri seni, konser musik, pagelaran tari,
drama dan sebagainya.
B. Pendukung
Kegiatan mengikuti apresiasi seni.
No.

Waktu
pelaksanaan

Jenis Kegiatan

Juml.siswa yang
mengikuti

1
2
3
4
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan apresiasi seni

Adanya daftar kegiatan yg berkaitan dengan mengekspresikan seni dan budaya meliputi
antara lain :
1. Mengunjungi pameran kria
2. Mengunjungi museum/geleri seni
3. Mengunjungi konser music
4. Mengunjungi pagelaran tari
5. Mengunjungi kegiatan drama dsb.

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing

Wawancara dengan siswa dan guru secara acak dan waka kesiswaan

Laporan kegiatan

N
o

Jenis
Kegiatan
siswa

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksanaa
n

Keg.ke
1

Jumlah siswa
4

tota
l

Yg
terlibat

Prosentase
Yg terlibat

1
2
3
4

Dst

Jumlah
Prosentase
.
40.

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan mengembangkan


sikap percaya diri dan bertanggung jawab.
A.

B.

C.

Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan


dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak
4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan
dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak
3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan
dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak
2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

hal. 36/66
hal. 36/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 36/66 Instrumen

D.

Program Keahlian menjalankan kegiatan kesiswaan guna menumbuhkan


dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab sebanyak
1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan kesiswaan guna


menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung
jawab.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan terprogram yang diikuti setidak-tidaknya oleh
90% siswa seperti: layanan konseling (misalnya: perencanaan karir, kehidupan
pribadi, kemampuan sosial, dan lain-lain); dan/atau kegiatan ekstrakurikuler
(misalnya: kegiatan kepramukaan, latihan kepemimpinan, PMR, seni, olahraga,
pecinta alam, jurnalistik, teater, keagamaan, bakti sosial, dan lain-lain).
B. Pendukung
Kegiatan untuk menumbuhkan dan mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung
jawab.
No.
1

Ketersediaan*

Jenis Kegiatan

Ada

Jumlah siswa yang


mengikuti

Tidak

Layanan konseling.
...........................
...........................

Ekstrakurikuler.
...........................
...........................
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan

C. Assesor
Bukti :
-

Adnya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk menumbuhkan dan
mengembangkan sikap percaya diri dan bertanggung jawab, yaitu antara lain:
1. Layanan konseling ( perencanaan carier, kehidupan pribadi, kemampuan social dll.)
2. Kegiatan ekstra kurikuler (kepramukaan, latihan kepemimpinan, PMR, seni, Olah raga,
pecinta alam, keagamaan, bakti social dll.)
No

Jenis Kegiatan
siswa

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksanaa
n

Keg.yg ke
1

Jumlah siswa
total

Yb
terliba
t

Prosentase
siswa yg
terlibat

Layanan
konseling.

.................
2

Ekstrakurikuler
.

...............
Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. kegiatannya :sesuai table dan juknis, .
( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa seluruhnya.)

hal. 37/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

41.

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam penegakan aturanaturan sosial.
A.
B.

Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial


sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial
sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial


sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian menjalankan kegiatan penegakan aturan-aturan sosial


sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan penegakan aturanaturan sosial.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan penegakan aturan-aturan sosial yang
diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa, dan/atau peraturan peraturan yang di
dalamnya mengatur ketertiban siswa seperti: hormat kepada guru dan orang yang
lebih tua, berbicara dan bersikap santun dengan orang lain, datang tepat waktu,
pemakaian baju seragam, tidak terlibat tawuran, tidak terlibat penyalahgunaan obatobat terlarang, menghadiri ceramah penanggulangan HIV, sosialisasi narkoba, dan
sebagainya.
B. Pendukung
Kegiatan siswa untuk berpartisipasi dalam penegakan aturan-aturan sosial.
No.

Waktu
pelaksanaan

Jenis Kegiatan

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
5
6
7
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk berpartisipasi dalam
penegakan aturan-aturan sosial, yaitu antara lain : hormat kepada guru dan orang yang
lebih tua, berbicara dan bersikap santun dengan orang lain, datang tepat waktu,
pemakaian baju seragam, tidak terlibat tawuran, tidak terlibat penyalahgunaan obatobat terlarang, menghadiri ceramah penanggulangan HIV, sosialisasi narkoba, dan
sebagainya.

No

Jenis Kegiatan
siswa

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksanaa
n

Keg.yg ke
1

Jumlah siswa
total

Yg
terliba
t

Prosentase
siswa yg
terlibat

1
2
3
4ds
t
hal. 38/66
hal. 38/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 38/66 Instrumen

Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa
seluruhnya.)
42.

Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif


untuk mendapatkan hasil terbaik.
A.

Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara


sekolah/madrasah, juara program keahlian dan juara kelas.
Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara
sekolah/madrasah, juara program keahlian.

B.
C.

Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara


sekolah/madrasah.

D.

Sekolah/Madrasah memberikan penghargaan bagi juara program keahlian.

E.

Sekolah/Madrasah tidak memberikan penghargaan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan penghargaan yang diberikan oleh program keahlian seperti:
sertifikat, piala atau hadiah-hadiah yang lain.
B. Pendukung
Kegiatan untuk menumbuhkan sikap kompetitif.
No.

Nama kegiatan

Jumlah siswa yang


mengikuti

Tingkat

1
2
3
4
5
6
7
8
C. Assesor
Bukti :
-

Adnya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar siswa untuk memperoleh
pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap kompetitif untuk mendapatkan hasil
terbaik antara lain: penghargaan; sertifikat, piala atau hadiah-hadiah yang lain
No.

Nama Siswa

Nama Penghargaan

Tingkat
Penghargaan
S/M

PK

Keterangan

Kls

1
2
3
4
5
6
Jumlah

hal. 39/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Apabila dalam kolom tingkat terdapat penghargaan tingkat sekolah, tingkat program keahlian
dan juara kelas, maka nilai optimal, dibuktikan dengan dokumen yang ada.

43.

Siswa memperoleh pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap sportif


untuk mendapatkan hasil terbaik.
A.

Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu


menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 4
jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu
menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 3
jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

B.

C.

Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu


menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 2
jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian memberikan layanan pembelajaran yang mampu


menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik sebanyak 1
jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah memberikan layanan pembelajaran yang


mampu menumbuhkan sikap sportif untuk mendapatkan hasil terbaik.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak-tidaknya diikuti oleh 90% siswa
seperti: pertandingan olahraga antarkelas, lomba seni suara antar kelas, cerdas cermat, dan
lomba olahraga di tingkat kabupaten/provinsi/nasional, dll.
B. Pendukung
Kegiatan untuk menumbuhkan sikap sportif.
No.

Nama kegiatan

Tingkat

Ranking
juara

Tahun

1
2
3
4
5
6
7
8
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar yang mampu menumbuhkan sikap
sportif untuk mendapatkan hasil terbaik, yaitu antara lain:
pertandingan olahraga antarkelas, lomba seni suara antar kelas, lomba olahraga di tingkat
kabupaten/provinsi/nasional, dan lain-lain.
Tingkat
No

Jenis Kegiatan
siswa

Tempat
kegiatan

Juara
ke

Nas

Pro
v

Jumlah siswa
Kab
/
kota

total

Yg terlibat

1
2
hal. 40/66
hal. 40/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 40/66 Instrumen

3
Jumlah
Prosentase
..
44.

Siswa memperoleh pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam
kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam wadah
NKRI.

A.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan


partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara secara demokratis sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih
dalam satu tahun terakhir.

B.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan


partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara secara demokratis sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu
tahun terakhir.

C.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan


partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara secara demokratis sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam
satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian menjalankan kegiatan pembelajaran yang melibatkan


partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan
bernegara secara demokratis sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam
satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah menjalankan kegiatan pembelajaran yang


melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa,
dan bernegara secara demokratis.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh 90%
siswa seperti: upacara hari besar kenegaraan, PMR, kegiatan 0SIS/M, kegiatan sosial
membantu korban banjir, dan lain-lain,
B. Pendukung
Pembelajaran yang dapat melibatkan partisipasi siswa dalam kehidupan bermasyarakat,
berbangsa dan bernegara secara demokratis dalam wadah NKRI.
No.

Jenis kegiatan

Upacara hari besar


kenegaraan

PMR

Kegiatan OSIS

...........................

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

...........................
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar yang dapat melibatkan partisipasi
siswa dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara secara demokratis dalam
wadah NKRI, yaitu antara lain: upacara hari besar kenegaraan, PMR, kegiatan 0SIS/M,
kegiatan sosial membantu korban banjir, dan lain- lain
hal. 41/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

No

Jenis Kegiatan
Pembentukan
akhlak mulia

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke

Jumlah siswa

1 2 3 4

total

Yg
terlibat

Prosentase
siswa yg
terlibat

1
2
3
Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa
total )

45.

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa,


menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan.
A.

B.

Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk


karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan
sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk
karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan
sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk


karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan
sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian melaksanakan program bagi siswa untuk membentuk


karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan
sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak melaksanakan program bagi siswa untuk


membentuk karakter, menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan
lingkungan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh 90%
siswa seperti: program pembiasaan 7K, prestasi bidang olahraga, PMR, lomba
kebersihan antar kelas, dan muatan lokal yang relevan, dll.
B. Pendukung
Pembelajaran untuk membentuk
kebersihan lingkungan.
No.

Jenis kegiatan

karakter

siswa

menumbuhkan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

rasa

sportivitas,

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
5
6
7

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban ketersediaan dokumen


C. Assesor
hal. 42/66
hal. 42/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 42/66 Instrumen

dan

Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk membentuk karakter siswa,
menumbuhkan rasa sportivitas, dan kebersihan lingkungan, yaitu antara lain: program
pembiasaan 7K, prestasi bidang olahraga, PMR, lomba kebersihan antar kelas, dan
muatan lokal yang relevan, dll.
No

Jenis Kegiatan
Pembentukan
akhlak mulia

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Yg
terlibat

Prosentase
siswa yg
terlibat

1
2
3
Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa
total )

46.

Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui pembiasaan untuk memahami hak dan
kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat.

A.

B.

Sebanyak 76% - 100% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan


Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam
kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat.
Sebanyak 51% - 75% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan
Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam
kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat.

C.

Sebanyak 26% - 50% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan


Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam
kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat.

D.

Sebanyak 1% - 25% silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan


Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam
kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat.

E.

Tidak ada satu pun silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan


Kewarganegaraan dan IPS memuat kegiatan pembelajaran dalam
kemampuan memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di
masyarakat.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya silabus khususnya mata pelajaran Pendidikan
Kewarganegaraan, IPS atau mata pelajaran lainnya yang memuat materi tentang
memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan masyarakat.
B. Pendukung
Silabus mata pelajaran yang memuat materi tentang hak dan kewajiban orang lain dalam
pergaulan masyarakat.
No.

Silabus mata pelajaran

Memuat

hal. 43/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

1
2
3
4
5
6
7
8
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Mata-mata pelajaran yang memuat aktifitas yang memberikan pengalaman belajar melalui
pembiasaan untuk memahami hak dan kewajiban orang lain dalam pergaulan di masyarakat,
yaitu antara lain: memuat materi tentang memahami hak dan kewajiban orang lain
dalam pergaulan masyarakat
Diusulkan 5 mata pelajaran minimum (40% dari jumlah mt pelajaran)
No.
1

Silabus Mata Pelajaran

KD

Materi pokok

Memuat ttg hak &


kewajiban org lain
dlm masyarakat
Memuat

tdk

% yg
memuat

2
3
4
5
6

Dst.
Jumlah
Prosentase

Hasil dihitung dari juml.silabus mata pelajaran yang memuat/jumlah silabus


seluruhnya, dibuktikan dengan dokumen yang ada.
47.

mt.pelajaran

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui
kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif.
A.
B.

Program Keahlian memfasilitasi 4 jenis atau lebih kegiatan pembiasaan


dan pengamalan ajaran agama.
Program Keahlian memfasilitasi 3 jenis kegiatan pembiasaan dan
pengamalan ajaran agama.

C.

Program Keahlian memfasilitasi 2 jenis kegiatan pembiasaan dan


pengamalan ajaran agama.

D.

Program Keahlian memfasilitasi 1 jenis kegiatan pembiasaan dan


pengamalan ajaran agama.

E.

Program Keahlian tidak melaksanakan kegiatan pembiasaan dan


pengamalan ajaran agama.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan kegiatan-kegiatan pembiasaan dan pengamalan ajaran agama
seperti: aktivitas ibadah bersama, menghormati guru, orang tua, peringatan hari-hari
besar agama, membantu warga sekolah/madrasah yang memerlukan, dan menolong
warga masyarakat sekitarnya yang kurang mampu.
B. Pendukung
Kegiatan untuk dapat menjalankan ajaran agama melalui kelompok mata pelajaran agama
hal. 44/66
hal. 44/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 44/66 Instrumen

dan akhlak mulia yang bersifat afektif.


No

Nama Kegiatan

Ketersediaan Dokumen *
Ada

Tidak

Jumlah siswa
yang mengikuti

Keterangan :* Isilah tanda ceklis() pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen


Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan kegiatan yang memberikan pengalaman belajar melalui kelompok mata pelajaran
agama dan akhlak mulia yang bersifat afektif, yaitu antara lain: aktivitas ibadah bersama,
menghormati guru, orang tua, peringatan hari-hari besar agama, membantu warga
sekolah/madrasah yang memerlukan, dan menolong warga masyarakat sekitarnya yang
kurang mampu.
No

Jenis Kegiatan
Pembentukan
akhlak mulia

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Yg
terlibat

Prosentase
siswa yg
terlibat

1
2
3
Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa
total )

48.

Siswa memperoleh pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman agama,


bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global.

A.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk


menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi dalam lingkup global sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau
lebih dalam satu tahun terakhir.

B.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk


menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi dalam lingkup global sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu
tahun terakhir.

C.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk


menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi dalam lingkup global sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam
satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan pembelajaran untuk


menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi dalam lingkup global sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam
satu tahun terakhir.
hal. 45/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

E.

Tidak ada kegiatan pembelajaran untuk menghargai keberagaman agama,


bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global.

A. Juknis
J a w a b a n d i b u k t i k a n d e n g a n a d a n ya k e g i a t a n y a n g d i i k u t i s e t i d a k tidaknya oleh
90% siswa seperti: peringatan hari-hari besar nasional dan internasional, peringatan
hari-hari besar keagamaan, pentas seni budaya berbagai negara, dan bulan bahasa, dan
lain-lain.
B. Pendukung
Kegiatan untuk menghargai keberagaman agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi dalam lingkup global.
No.

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa
yang mengikuti

1
2
3
4
5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar untuk menghargai keberagaman
agama, bangsa, suku, ras, dan golongan sosial ekonomi dalam lingkup global, yaitu antara
lain: peringatan hari-hari besar nasional dan internasional, peringatan hari-hari besar
keagamaan, pentas seni budaya berbagai negara, dan bulan bahasa, dan lain-lain.
No

Jenis Kegiatan
Pembentukan
akhlak mulia

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Yb
terlibat

Prosentase
siswa yg
terlibat

1
2
3
Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa
total )

49.

Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia melalui


pembiasaan dan pengamalan.
A.

Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan


diri sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih setiap minggu.

B.

Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan


diri sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali setiap minggu.

C.

Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan


diri sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali setiap minggu.

hal. 46/66
hal. 46/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 46/66 Instrumen

D.

Ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program pengembangan


diri sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali setiap minggu.

E.

Tidak ada kegiatan pembentukan akhlak mulia melalui program


pengembangan diri.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh 90%
siswa seperti: mengunjungi panti sosial, panti jompo, panti asuhan, korban bencana alam,
dsb., layanan pengembangan diri dalam be ntuk konse ling dan/atau kegiata n
e kstrakur ikule r baik terprogram maupun tidak terprogram seperti, layanan konseling,
upacara bendera, ibadah, kebersihan, dan lain-lain.
B. Pendukung

Kegiatan untuk pembentukan akhlak mulia melalui pembiasaan dan pengalaman.


No.

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


Kegiatan-kegiatan yang memberikan pengalaman belajar dalam pembentukan akhlak mulia
melalui pembiasaan dan pengamalan, yaitu antara lain: mengunjungi panti sosial, panti
jompo, panti asuhan, korban bencana alam, dsb., layanan pengembangan diri dalam
be ntuk k o nse ling dan/ata u k e giatan e kstr ak ur ik ule r baik terprogram maupun tidak
terprogram seperti, layanan konseling, upacara bendera, ibadah, kebersihan, dll.
No

Jenis Kegiatan
Pembentukan
akhlak mulia

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Prosentase
siswa yg
terlibat

Yb
terlibat

1
2
3
Jumlah
Prosentase
Hasil = dilihat dari jenis dan jumlah kegiatan dalam satu tahun berjalan, dibuktikan dengan
dokumen yang ada. Kegiatannya sesuai juknis.( % dihitung juml siswa yg ikut/juml.siswa
total )

50.

Siswa memperoleh pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk


menghargai perbedaan pendapat dan berempati terhadap orang lain.
A.

Sebanyak 76% - 100% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan


hal. 47/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat.


B.

Sebanyak 51% - 75% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan


diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat.

C.

Sebanyak 26% - 50% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan


diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat.

D.

Sebanyak 1% - 25% kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan


diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat.

E.

Tidak ada kegiatan pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi, kerja


kelompok, dan persaingan sehat.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan hasil diskusi atau kerja kelompok.
B. Pendukung
Kosong .
C. Assesor
Pengalaman belajar melalui program pembiasaan untuk menghargai perbedaan pendapat dan
berempati terhadap orang lain, antara lain :
a. Pembelajaran menggunakan pendekatan diskusi
b. Pembelajaran menggunakan pendekatan kerja kelompok
c. Pembelajaran menggunakan pendekatan persaingan sehat
Bukti :
-

Lihat RPP

Lihat metoda pembelajaran dan kegiatan pembelajaran

Adanya dokumen kegiatan diskusi, kerja kelompok, dan persaingan sehat meliputi; laporan
hasil kegiatan, daftar hadir peserta, dan daftar nilai.

Prosentase dihitung dari jumlah RPP yang memberikan pengalaman belajar tersebut di atas
dibagi dengan jumlah seluruh RPP dikali 100 %. (catatan untuk setiap mata pelajaran diwakili
oleh satu RPP dan minimal satu jenis kegiatan)

Untuk memudahkan pengisian data dan menghitung prosentase, dapat menggunakan format
di bawah ini :
No

RPP Mata
Pelajaran

Kelas/seme
ster

Tanggal
pelaksa
naan

disk,k klp,p sht


Me
muat

Keterangan

tidak

1
2
3
Jumlah
Prosentase
.

51.

Siswa memperoleh pengalaman dalam menghasilkan karya kreatif baik individual


maupun kelompok.
A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya


kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 4 jenis dan/atau 4
kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.

B.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya


kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali
dalam satu tahun terakhir.

C.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya


kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 2 jenis dan/atau 2

hal. 48/66
hal. 48/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 48/66 Instrumen

kali dalam satu tahun terakhir.


D.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk menghasilkan karya


kreatif baik individual maupun kelompok sebanyak 1 jenis dan/atau 1
kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah memfasilitasi kegiatan siswa untuk


menghasilkan karya kreatif baik individual maupun kelompok.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya keglatan yang diikuti setidak-tidaknya oleh 90% siswa
seperti: melukis, kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, lagu ciptaan, seni
pertunjukan, dan lain-lain.
B. Pendukung
Kegiatan dalam menghasilkan karya kreatif baik individu maupun kelompok.
No.

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
5

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen


C. Assesor
Kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan menghasilkan karya kreatif baik individual maupun
kelompok, antara lain : melukis, kerajinan tangan, karya teknologi tepat guna, seni tari, lagu
ciptaan, seni pertunjukkan dll.
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing

Adanya produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto dll)

Adanya laporan kegiatan.

Prosentase dihitung dari jumlah siswa baik individual maupun kelompok yang menghasilkan
karya kreatif dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan
100 %.

No

Jenis Kegiatan

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Keterangan

Yg
terlibat

1
2
3
ds
t
Jumlah
Prosentase

52.

Siswa memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara
hal. 49/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

efektif dan santun.


A.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik


lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 4 jenis dan/atau
4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.

B.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik


lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 3 jenis dan/atau
3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik


lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 2 jenis dan/atau
2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi baik


lisan maupun tulisan secara efektif dan santun sebanyak 1 jenis dan/atau
1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak memfasilitasi kegiatan siswa untuk berkomunikasi


baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidaktidaknya oleh 90% siswa
seperti: diskusi kelompok, mengarang, menulis tentang kegiatan sosial, presentasi di depan
kelas, membuat pantun, membuat dan membaca puisi, prosa, esai, monolog, latihan drama,
naskah cerpen yang memperoleh penghargaan/pujian, dan memiliki tradisi senyum, sapa, dan
salam (3S).
B. Pendukung
Kegiatan terkait dengan kemampuan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif
dan santun.
No.

Nama kegiatan dan Jenis


karya yang dihasilkan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen
C. Assesor
Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh pengalaman dalam berkomunikasi baik lisan maupun
tulisan secara efektif dan santun, adalah antara lain : diskusi kelompok, mengarang, menulis
tentang kegiatan social, presentasi di depan kelas, membuat pantun, membuat dan membaca
puisi, prosa, esai, monolog, latihan drama, naskah cerpen yang memperoleh
penghargaan/pujian, memiliki tradisi ; senyum, sapa dan salam (3S).
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing

Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto
dll)

Adanya laporan kegiatan.

Prosentase dihitung dari jumlah siswa baik individual maupun kelompok yang terlibat dalam
kegiatan berkomunikasi baik lisan maupun tulisan secara efektif dan santun dibagi dengan
jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No

Jenis Kegiatan

Tempat
kegiatan

hal. 50/66
hal. 50/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Keterangan

Yg
terlibat
hal. 50/66 Instrumen

1
2
3
ds
t
Jumlah
Prosentase

53.

Siswa memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan
estetis.
A.
B.
C.

Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan mau pun lomba,
laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan, majalah dinding, dan
buletin siswa internal sekolah/madrasah.
Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba,
laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan, dan majalah dinding
Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun lomba,
dan laporan hasil kunjungan karya wisata/studi lapangan

D.

Tersedianya kumpulan karya tulis siswa baik dari penugasan maupun


lomba.

E.

Tidak tersedia kumpulan karya tulis siswa.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh
90% siswa seperti: penugasan latihan keterampilan menulis siswa, hasil portofolio
siswa, buletin internal,karya siswa, majalah dinding, yang terisi dengan rubrik tulisan
terbaru, hasil karya siswa yang memperoleh penghargaan/pujian, daftar para juara lomba
pidato serta penulisan karya tulis, laporan kunjungan ke industri, laporan studi kunjungan
lapangan seperti ke museum, industri, perkebunan, perkantoran dan lain-lain.
B. Pendukung
Kegiatan terkait dengan kemampuan memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah
secara sistematis dan estetis.
No.

Nama kegiatan dan jenis


karya siswa

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
5
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen
C. Assesor
Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh keterampilan membaca dan menulis naskah secara
sistematis dan estetis : adalah antara lain ; penugasan latihan keterampilan menulis siswa,
hasil poto folio siswa, bulletin internal, karya siswa, majalah dinding yang terisi dengan rubric
tulisan terbaru, hasil karya siswa yang memperoleh penghargaan/pujian, daftar para juara
lomba pidato, serta penulisan karya tulis, laporan kunjungan ke industry, laporan studi
kunjungan lapangan seperti ke museum, industry, perkebunan, perkantoran dll.
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing


hal. 51/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto
dll)

Adanya laporan kegiatan.

Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam kegiatan untuk memperoleh
keterampilan membaca dan menulis naskah secara sistematis dan estetis dibagi dengan
jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No

Jenis Kegiatan

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Jumlah siswa
total

Keterangan

Yg
terlibat

1
2
3
ds
t
Jumlah
Prosentase

54.

Siswa memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik


dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
A.

B.

Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan


berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 4
jenis dan atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan
berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 3
jenis dan atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan


berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 2
jenis dan atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Siswa mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan


berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris sebanyak 1
jenis dan atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Siswa tidak mengikuti kegiatan untuk menyimak, membaca, menulis, dan


berbicara baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh 90%
siswa seperti: diskusi kelompok, mengarang, menulis dalam bahasa Inggris, debat dalam
bahasa Inggris, presentasi di depan kelas balk dengan bahasa Indonesia maupun dengan
bahasa Inggris, dsb.
B. Pendukung
Kegiatan terkait dengan keterampilan menyimak, membaca, menulis, dan berbicara baik
dalam Bahasa Indonesia maupun Bahasa Inggris.
No.

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
3
4
5

hal. 52/66
hal. 52/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 52/66 Instrumen

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen


C. Assesor
Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh keterampilan menyimak, membaca, menulis dan
berbicara baik dalan bahasa Indonesia maupun bahasa inggris, adalah antara lain : diskusi
kelompok, mengarang, menulis dalam bahasa inggris, debat dalam bahasa inggris, presentasi
di depan kelas, baik dengan bahasa Indonesia maupun dengan bahasa inggris.
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing

Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto
dll)

Adanya laporan kegiatan.

Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam seluruh kegiatan untuk memperoleh
keterampilan menyimak, membaca, menulis dan berbicara baik dalm bahasa Indonesia
maupun dalam bahasa inggris dibagi dengan jumlah seluruh siswa dikalikan 100 %, dapat
menggunakan format di bawah ini :
No

Jenis Kegiatan

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Keterangan

Yg
terlibat

1
2
3
ds
t
Jumlah
Prosentase

55.

Siswa memperoleh pengalaman belajar dalam mengembangkan ipteks (ilmu


pengetahuan, teknologi, dan seni) seiring dengan perkembangannya.
A.
B.

Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek


sebanyak 4 jenis dan/atau 4 kali atau lebih dalam satu tahun terakhir.
Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek
sebanyak 3 jenis dan/atau 3 kali dalam satu tahun terakhir.

C.

Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek


sebanyak 2 jenis dan/atau 2 kali dalam satu tahun terakhir.

D.

Program Keahlian memberikan layanan dalam pengembangan iptek


sebanyak 1 jenis dan/atau 1 kali dalam satu tahun terakhir.

E.

Program Keahlian tidak pernah memberikan layanan dalam pengembangan


iptek.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kegiatan yang diikuti setidak tidaknya oleh 90%
siswa seperti: pendalaman materi matematika, fisika, kimia, biologi, lomba karya ilmiah
remaja (LKIR), uji kompetensi, olimpiade, LKS, dan lain-lain.
B. Pendukung
Kegiatan berkaitan dengan pengembangan Iptek seiring dengan perkembangannya.
No.

Nama kegiatan

Ketersediaan dokumen*
Ada

Tidak

Jumlah siswa yang


mengikuti

1
2
hal. 53/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

3
4

Keterangan: * Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ketersediaan dokumen


C. Assesor
Kegiatan-kegiatan untuk memperoleh pengalaman belajar dalam mengembangkan IPTEK,
adalah antara lain : pendalaman materi matematika, fisika, kimia, biologi, dan lomba karya
ilmiah remaja (KIR), uji kompetensi, olimpiade, LKS dll.
Bukti :
-

Adanya program kegiatan

Adanya jadwal kegiatan

Adanya data peserta dan pembimbing

Adanya kegiatan dan atau produk yang dihasilkan atau bukti-bukti pelaksanaan kegiatan (foto
dll)

Adanya laporan kegiatan.

Prosentase dihitung dari jumlah siswa yang terlibat dalam seluruh kegiatan untuk memperoleh
pengalaman belajar dalam pengembangan IPTEK dibagi dengan jumlah seluruh siswa
dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :
No

Jenis Kegiatan

Tempat
kegiatan

Tanggal
pelaksa
naan

Keg.yg
ke
1 2 3 4

Jumlah siswa
total

Keterangan

Yg
terlibat

1
2
3
ds
t
Jumlah
Prosentase

56.

Siswa memperoleh pengalaman belajar agar menguasai kompetensi keahlian dan


kewirausahaan, melalui kegiatan pembelajaran yang memuat studi kasus (nyata dan
rekaan ).
A.
B.

Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 61%-70% memuat studi


kasus, selebihnya bukan studi kasus.
Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 51%-60% memuat studi
kasus, selebihnya bukan studi kasus.

C.

Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 41%-50% memuat studi


kasus, selebihnya bukan studi kasus.

D.

Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi 31%-40% memuat studi


kasus, selebihnya bukan studi kasus.

E.

Siswa mengikuti pembelajaran dengan proporsi lebih kecil dari 31%

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen RPP, hand out, jobsheet, laporan praktik, laporan kegiatan
siswa yang mencerminkan dilaksanakan studi kasus untuk seluruh mata pelajaran produktif
B. Pendukung
Daftar persentase jam teori dan mata pelajaran

hal. 54/66
hal. 54/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 54/66 Instrumen

No.

Nama mata pelajaran

Persentase
pembelajaran studi
kasus

Persentase
pembelajaran bukan
studi kasus

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
Jumlah
C. Assesor
Bukti :
-

Untuk Implementasi, maka Studi kasus diartikan sbg praktik dan bukan studi kasus diartikan
teori

Lihat silabus untuk mata pelajaran produktif dan kewirausahaan.

Periksa jumlah jam dan alokasi waktu teori dan praktik untuk mata pelajaran produktif dan
kewirausahaan.

Lihat RPP program produktif dan kewirausahaan

Lihat ketersediaan pembelajaran program teori dan praktik pada program produktif dan
kewirausahaan.

Hitung jumlah seluruh jam pembelajaran teori pada pelajaran produktif dan kewirausahaan.

Hitung jumlah seluruh jam pembelajaran praktik pada pelajaran produktif dan kewirausahaan.

A. Prosentase pembelajaran Praktik produktif dihitung dari jumlah jam pembelajaran praktik
produktif dibagi dengan seluruh jumlah jam praktik dan teori produktif dikalikan 100 %.

B. Prosentase pembelajaran praktik kewirausahaan dihitung dari jumlah jam pembelajaran


praktik kewirausahaan dibagi dengan seluruh jumlah jam praktik dan teori kewirausahaan
dikalikan 100 %.
Atau diusulkan untuk digabungkan, melalui :

57.

Menghitung prosentase rata-rata = (A + B) : 2

Prosentase pembelajaran Praktik produktif dan kewirausahaan dihitung dari jumlah jam
pembelajaran teori praktik produktif dan kewirausahaan dibagi dengan seluruh jumlah jam
praktik dan teori produktif dan kewirausahaan dikalikan 100 %.

Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata
UN teori dan praktik kelompok mata pelajaran produktif pada tahun terakhir.
A.
B.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional.


Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional.

C.

Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional.

D.

Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.

E.

Lebih rendah dari rata-rata nasional.

hal. 55/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A. Jawaban dibuktikan dengan daftar nilai rata-rata UN untuk teori dan praktik kelompok mata
pelajaran produktif dan data nilai rata-rata nasional. UN praktik kelompok mata pelajaran
produktif 7,00, dan UN teori kelompok mata pelajaran produktif 5,00
B. Pendukung
No.

Nama mata pelajaran

Teori Mata pelajaran produktif

Matematika

Bahasa Inggris

Bahasa Indonesia

Produktif

Nilai Uji Kompetensi

Nilai rata-rata UN
yang diperoleh

..
.
..

..
..
..
.
..

C. Asesor
Bukti :
- Adanya daftar SKHUN
- Adanya daftar nilai Ujian Kompetensi
- Adanya bukti-bukti pelaksanaan Ujian Kompetensi (paraktek)

58.

Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata
UN mata pelajaran Matematika pada tahun terakhir.
A.
B.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional.


Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional.

C.

Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional.

D.

Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.

E.

Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan daftar nilai rata-rata UN Matematika tahun terakhir.
B. Pendukung, form no.57
C. Assesor
-

Lihat nilai rata-rata nilai matematika pada UN tahun terakhir.

Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir.

Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

.
59.

Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata
UN mata pelajaran Bahasa Inggris pada tahun terakhir.

hal. 56/66
hal. 56/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 56/66 Instrumen

A.
B.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional.


Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional.

C.

Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional.

D.

Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.

E.

Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan daftar nilai rata-rata UN Bahasa Inggris tahun terakhir
B. Pendukung, form no.56
C. Assesor
-

Lihat nilai rata-rata nilai Bhs. Inggris pada UN tahun terakhir.

Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir.

Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

.
60.

Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata
UN mata pelajaran Bahasa Indonesia pada tahun terakhir.
A.
B.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional.


Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional.

C.

Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional.

D.

Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.

E.

Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Jawaban dibuktikan dengan daftar nilai rata-rata UN Bahasa Indonesia tahun terakhir.
B. Pendukung, form 57
C. Asesor
-

Lihat nilai rata-rata nilai bahasa Indonesia pada UN tahun terakhir.

Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir.

Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

61.

Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan pencapaian nilai rata-rata
Uji Kompetensi mata pelajaran produktif pada tahun terakhir.
A.
B.

Mencapai nilai rata-rata 2,00 atau lebih di atas rata-rata nasional.


Mencapai nilai rata-rata 1,01 sampai 1,99 di atas rata-rata nasional.

C.

Mencapai nilai rata-rata 0,01 sampai 1,00 di atas rata-rata nasional.

D.

Mencapai nilai rata-rata sama dengan rata-rata nasional.

E.

Lebih rendah dari rata-rata nasional.

A. Jawaban dibuktikan dengan daftar rata-rata nilai uji kompetensi mata pelajaran produktif
tahun terakhir dan hasil penetapan kompetensi siswa sesuai dengan Standar Operasional
Prosedur (SOP) uji kompetensi oleh program keahlian dan DU/DI.
B. Pendukung, form 57
C. Asesor
-

Lihat nilai rata-rata nilai Uji Kompetensi pada UN tahun terakhir.

Bandingkan dengan rata-rata minimal yang tertera pada POS UN tahun terakhir.

Hitung selisihnya dan cocokan dengan alternative yang ada.

62.

Program keahlian memiliki prestasi yang ditunjukkan dengan persentase tingkat


kelulusan pada tahun terakhir.

hal. 57/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A.

Kelulusan 91% - 100%.

B.

Kelulusan 81% - 90%.

C.

Kelulusan 71% - 80%.

D.

Kelulusan 61% - 70%.

E.

Kelulusan 61%.

A. Jawaban dibuktikan dengan daftar prestasi yang ditunjukkan dengan persentase kelulusan
tahun terakhir.
B. Pendukung
C. Asesor
-

Lihat pada laporan kelulusan sekolah ke Dinas Pendidikan (US6).

Lihat prosentase kelulusannya dan cocokan dengan alternative yang ada.

IV. STANDAR PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN


63.

Guru memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau diploma empat (D-IV).
Untuk bidang tertentu, kualifikasi kepakaran ditunjukkan dengan pengakuan lain
setingkat S1 atau D-IV.
A.

Sebanyak 76% - 100% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV.

B.

Sebanyak 51% - 75% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru berpendidikan minimum S1atau D-IV.

E.

Tidak ada seorang pun guru berpendidikan minimum S1 atau D-IV.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan memperlihatkan ijazah dan/atau sertifikat keahlian yang relevan
sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Perhitungan dilakukan dengan cara
membandingkan jumlah guru berkualikasi minimum S1 atau D-IV dengan jumlah seluruh guru.
Untuk bidang tertentu yang masih langka, maka kualifikasi kepakaran dapat ditunjukkan dengan
pengakuan pihak lain, dari lembaga yang berwenang, atau pengakuan masyarakat
B. Pendukung
Jumlah guru yang dimiliki program keahlian dan kualifikasinya.
Jumlah guru: .......... orang.
Kualifikasi:
Jumlah dan status guru
No

Tingkat pendidikan

GT* /PNS
L

S3/S2

S1

D4

D3/Sarjana muda

D2

D1

SMA sederajat

GTT** /Guru bantu


L

Jumlah

Jumlah
Keterangan: *
**

GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta)


GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau swasta)

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya ijazah S1 atau D-IV

hal. 58/66
hal. 58/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 58/66 Instrumen

No

Adanya bukti kepakaran kompetensi dibidang tertentu bagi yg bukan S1/DIV, contoh
kompetensi master di Otomotif

Buatkan data identitas guru dalam bentuk format, yang berisi :Nomor, nama guru,
pendidikan/jurusan, sertifikat keahlian, mata pelajaran yang diampu, kesesuaian dan
keterangan, lihat format di bawah.

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang memiliki pendidikan S1/DIV dibagi dengan
jumlah seluruh guru dikalikan 100%.

Nama Guru

Pendi
dikan/
Jurusan

Sertifi
kat
keahli
an

Mt Pelj.
Yg
diampu

Kesesuaian
sesuai

Tdk
sesuai

Keterangan

1
2
3
4
5
6
7
Jumlah
Prosentase
.
64.

Guru pelajaran mengajar sesuai dengan latar belakang pendidikannya.


A.

Sebanyak 76% - 100% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata


pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya.

B.

Sebanyak 51% - 75% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata


pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata


pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata


pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya.

E.

Tidak ada seorang pun guru pelajaran memiliki kesesuaian antara mata
pelajaran yang diampu dengan latar belakang pendidikannya.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan melihat kesesuaian antara latar belakang pendidikan dengan mata
pelajaran yang diampu/diajarkan.
B. Pendukung
64. s.d. 65 Jumlah guru yang mengajar memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan
mata pelajaran yang diampu.

No.

Jumlah guru dengan latar Jumlah guru dengan latar


belakang pendidikan sesuai belakang pendidikan yang
dengan mata pelajaran
TIDAK sesuai dengan mata
Guru mata
yang diampu
pelajaran yang diampu
Jumlah
pelajaran
D1/D2 D3/ S1/D4 S2/S3 D1/D2 D3/ S1/D4 S2/S3
Sarmu
Sarmu
d
d

Pendidikan
Agama

PKn

Bahasa
Indonesia

hal. 59/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

No.

Jumlah guru dengan latar Jumlah guru dengan latar


belakang pendidikan sesuai belakang pendidikan yang
dengan mata pelajaran
TIDAK sesuai dengan mata
Guru mata
yang diampu
pelajaran yang diampu
Jumlah
pelajaran
D1/D2 D3/ S1/D4 S2/S3 D1/D2 D3/ S1/D4 S2/S3
Sarmu
Sarmu
d
d

Bahasa
Inggris

Matematika

IPA
Fisika
Kimia
Biologi
KKPI
Kewirausah
aan

IPS

Seni dan
Budaya

Pendidikan
Jasmani
Olahraga
dan
Kesehatan

10

Kejuruan

11
12
13
14
15
16
17
18
19

Muatan
lokal

20

Pengemban
gan Diri
Jumlah

C. Assesor
Bukti :

65.

Gunakan format pada nomor 64.

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang mengajar sesuai dengan latar belakang
pendidikannya dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%

Program Keahlian memiliki guru mata pelajaran produktif sesuai dengan jumlah
rombelnya.
A.

B.

Sebanyak 76% - 100% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif


minimal sama dengan jumlah rombongan belajar.
Sebanyak 51% - 75% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif

hal. 60/66
hal. 60/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 60/66 Instrumen

minimal sama dengan jumlah rombongan belajar.


C.

Sebanyak 26% - 50% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif


minimal sama dengan jumlah rombongan belajar.

D.

Sebanyak 1% - 25% mata pelajaran produktif memiliki guru produktif


minimal sama dengan jumlah rombongan belajar.

E.

Tidak satupun mata pelajaran produktif memiliki guru produktif. semester


terakhir.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen ijasah guru mata pelajaran produktif dan kesesuaian
jumlah guru produktif dengan jumlah rombel.
B. Pendukung
Sama dengan no.64
C. Assesor
Bukti :

66.

Format yang dipakai seperti pada no.64, tapi yang dimasukkan hanya guru produktif saja

Prosentase dihitung dari jumlah guru produktif yang mengajar sesuai dengan latar
belakang pendidikannya dibagi dengan jumlah seluruh guru produktif dikalikan 100%

Guru memiliki kesehatan jasmani dan rohani untuk menjalankan tugas mengajar dan
tugas lainnya.
A.

Rata-rata kehadiran guru 96% 100% untuk menjalankan tugas


mengajar dan tugas lainnya.

B.

Rata-rata kehadiran guru 91% 95% untuk menjalankan tugas mengajar


dan tugas lainnya.

C.

Rata-rata kehadiran guru 86% 90% untuk menjalankan tugas mengajar


dan tugas lainnya.

D.

Rata-rata kehadiran guru 81% 85% untuk menjalankan tugas mengajar


dan tugas lainnya.

E.

Rata-rata kehadiran guru kurang dari 81% untuk menjalankan tugas


mengajar dan tugas lainnya.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan jumlah rata-rata kehadiran seluruh guru dalam waktu satu semester
termasuk guru yang melakukan tugas kedinasan lainnya
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :

67.

Adanya daftar hadir harian/bulanan

Adanya rekap daftar hadir bulanan dalam prosentase

Adanya rekap daftar hadir semester dan tahunan dalam prosentase

Prosentase kehadiran persemester dihitung dari jumlah prosentase kehadiran bulanan


dalam satu semester dibagi 6.

Prosentase kehadiran tahunan, dihitung dari jumlah prosentase kehadiran bulanan dalam
satu tahun dibagi 12.

Guru merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan


prinsip-prinsip pembelajaran.
A.

Sebanyak 76% - 100% guru merencanakan, melaksanakan, dan


mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.
hal. 61/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

B.

Sebanyak 51% - 75% guru merencanakan, melaksanakan, dan


mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru merencanakan, melaksanakan, dan


mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru merencanakan, melaksanakan, dan


mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.

E.

Tidak ada seorang pun guru merencanakan, melaksanakan, dan


mengevaluasi pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan di dalam RPP dengan melihat kesesuaian antara perencanaan,
pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran dengan prinsip prinsip pembelajaran serta
dokumen hasil supervisi akademik ketua program keahlian dan catatan penilaian guru.
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat dokumen hasil supervisi pembelajaran tentang Perencanaan pembelajaran, pelaksanaan


pembelajaran dan penilaian yang dilakukan oleh kepala sekolah/staff yang ditunjuk.

Lihat RPP

Periksa tentang kegiatan perencanaan pembelajaran pada RPP (lihat kompetensi dasar,
indicator, tujuan pembelajaran, materi, kegiatan pembelajaran dan evaluasi).

Adanya data seluruh guru.

Adanya data guru dengan RPP yang melaksanaan pembelajaran sesuai dengan prinsip-prinsip
pembelajaran, hasil supervisi kepala sekolah.

Laksanakan kelas visit untuk melihat kesesuaian antara perencanaan dalam RPP dengan
kegiatan pembelajaran yang dilakukan di kelas.

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang membuat RPP dan melaksanakan pembelajaran
sesuai dengan prinsip-prinsip pembelajaran dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100
%, dapat menggunakan format di bawah ini.
(catatan : satu mata pelajaran/guru diwakili dengan satu RPP)

Untuk memudahkan pengisian data dapat menggunakan format di bawah ini :


No
Nama guru

Menyusun
perencanaan

Bukti RPP
Melaksanakan
Melakukan
Tdk
pembelajaran evaluasi pemb, sesuai
sesuai

1
2
dst
jumlah
prosentase
68.

Guru memiliki integritas kepribadian dan bertindak sesuai dengan norma agama,
hukum, sosial, serta peraturan dan ketentuan yang berlaku.
A.

Semua guru bertindak sesuai dengan norma agama, hukum, sosial, serta
peraturan dan ketentuan yang berlaku.

B.

Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan
dan ketentuan yang berlaku; dan telah dikenai sanksi yang sepadan
seperti dibebastugaskan dari mengajar atau dikeluarkan.

C.

Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan
dan ketentuan yang berlaku namun diberi kesempatan memperbaiki diri
dan dilakukan pembinaan.

D.

Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan
dan ketentuan yang berlaku namun hanya diberikan peringatan tertulis.

hal. 62/66
hal. 62/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 62/66 Instrumen

E.

Ada guru yang melanggar norma agama, hukum, sosial, serta peraturan dan
ketentuan yang berlaku namun tidak diberikan sanksi apa pun.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan:
1) Tidak ada satu pun guru yang tersangkut perkara kriminal dan tidak ada
pengaduan dari masyarakat.
2) Kalau ada guru yang melakukan pelanggaran, telah ditindak oleh Kepala
Sekolah seperti dibebastugaskan atau dikeluarkan.
3) Melihat peraturan program keahlian (kode etik guru) dan tindakan yang
diambil.
4) Peristiwa dalam satu tahun terakhir,
B. Pendukung
Kosong .
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya peraturan, tata tertib dan sanksi untuk guru.

Adanya kode etik guru.

Adanya buku pembinaan kepala sekolah.

Adanya buku catatan pengaduan kasus.

Adanya catatan penanganan kasus dan tindak lanjutnya.

Wawancara dengan siswa, guru secara acak dan kepala sekolah.


Untuk memudahkan pendataan dapat menggunakan format di bawah ini :
.

No

Nama Guru

Status
Guru
GT/GTT

Jenis kasus yang


mungkin dialami guru
(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Tanggal dan
tahun
kejadian

Tindakan
yang
dilakukan
sekolah

1
2
3
4
Jumlah
Keterangan: *
GT = Guru tetap (bagi sekolah/madrasah swasta)
** GTT = Guru tidak tetap (baik sekolah/madrasah negeri atau swasta)
Catatan :
(1), Apabila guru tersebut tidak pernah melanggar norma agama, hukum, social, dan
peraturan serta ketentuan yang berlaku lainnya.
(2), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta
ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi telah dikenai sanksi yang sepadan seperti
dibebastugaskan dari mengajar atau dikeluarkan.
(3), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta
ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi diberi kesempatan memperbaiki diri dan dilakukan
pembinaan.
(4), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta
ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi hanya diberi peringatan tertulis.
(5), Apabila guru tersebut melanggar norma agama, hukum, social, dan peraturan serta
ketentuan yang berlaku lainnya, tetapi tidak diberi sanksi apapun.

69.

Guru berkomunikasi secara efektif dan santun dengan sesama guru, tenaga
kependidikan, dan orangtua siswa.
A.

B.

Adanya rapat dewan guru, rapat antara guru dan kepala Program
Keahlian, guru dan komite Sekolah/Madrasah, serta pertemuan antara
guru dan orangtua siswa.
Adanya rapat dewan guru, rapat antara guru dan kepala Program
hal. 63/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Keahlian, serta guru dan komite Program Keahlian.


C.

Adanya rapat dewan guru serta rapat antara guru dan kepala Program
Keahlian.

D.

Adanya rapat dewan guru.

E.

Tidak pernah diadakan rapat.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya undangan, daftar hadir, dan/atau notulen rapat
dewan guru, rapat antara guru dan kepala program keahlian, rapat guru dan komite
sekolah/madrasah, serta pertemuan antara guru dan orangtua siswa. Pertemuanpertemuan tersebut dihadiri setidak-tidaknya oleh 76% guru tetap.
B. Pendukung
Kosong ..
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan tahunan

Adanya jadwal kegiatan rapat

Adanya dokumen rapat dewan guru (undangan, daftar hadir dan notulen rapat).

Adanya dokumen rapat antara guru dan kepala program (undangan, daftar hadir dan notulen
rapat)

Adanya dokumen rapat guru dan komite sekolah (undangan,m daftar hadir dan notulen rapat)

Adanya dokumen rapat guru dengan orang tua (undangan, daftar hadir dan notulen rapat)

Wawancara dengan warga sekolah secara acak dan kepala sekolah.

Prosentase setiap jenis rapat dihitung dari jumlah guru yang mengikuti rapat dibagi jumlah
seluruh guru dikalikan 100 %

Prosentase rata-rata dihitung dengan menjumlahkan prosentase masing-masing jenis rapat


dibagi dengan banyaknya jenis rapat.
Rekapitulasi rapat tahunan sekolah dan atau program keahlian tahun.

No

Tanggal Rapat

Juml
Unda
ngan

Juml
Peserta
Yg hdr

%
Pst
Rp
t

Rapat Dewan Guru


(1)

(2)

(3)

(4)

Keterangan

1
2
3
4
Jumlah
Prosentase rata-rata
Penjelasan :
(1) Jika diikuti oleh guru saja
(2) diikuti guru dan program keahlian,
(3) diikuti guru dan komite Sekolah,
(4) diikuti guru dan orang tua siswa,
dibuktikan dengan undangan, daftar hadir dan notulen rapat.
70.

Guru menguasai materi pelajaran yang diampu serta mengembangkannya dengan


metode ilmiah.
A.

B.

Sebanyak 76% 100% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran,


struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.
Sebanyak 51% 75% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran,
struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.

hal. 64/66
hal. 64/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 64/66 Instrumen

C.

Sebanyak 26% 50% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran,


struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.

D.

Sebanyak 1% 25% guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran,


struktur, konsep, dan pola pikir keilmuan.

E.

Tidak ada guru memiliki penguasaan materi mata pelajaran, struktur, konsep,
dan pola pikir keilmuan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dimilikinya RPP yang menunjukkan penguasaan materi, struktur,
konsep, pola pikir keilmuan, dan wawancara secara acak dengan guru.
B. Pendukung
Kosong..
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya RPP dari seluruh guru mata pelajaran yang menunjukkan penguasaan materi, struktur,
konsep, pola pikir keilmuan

Pengecekan dilakukan menggunakan sampling 1 RPP setiap mata pelajaran

Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah

71.

Guru mata pelajaran produktif memiliki latar belakang kompetensi sesuai dengan
keahliannya.
A.

B.

Sebanyak 76% - 100% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat


uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai
keahliannya.
Sebanyak 51% - 75% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat
uji kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai
keahliannya.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji
kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai
keahliannya.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji


kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai
keahliannya.

E.

Tidak ada seorang pun guru mata pelajaran produktif memiliki sertifikat uji
kompetensi dari DU/DI atau lembaga sertifikasi profesi sesuai keahliannya.

A. Juknis
Guru yang memiliki sertifikat pendidik tidak otomatis dianggap memenuhi butir pernyataan
nomor 71. Jawaban dibuktikan dengan sertifikat uji kompetensi yang dikeluarkan oleh
lembaga resmi uji kompetensi (contoh LSP atau industri).
B. Pendukung
Jumlah guru mata pelajaran produktif yang memiliki sertifikat uji kompetensi
No

Mata Pelajaran Produktif

Memiliki Sertifikat
Uji Kompetensi

Tidak memiliki
Sertifikat Uji
Kompetensi

Jumlah

1
2
3
4
5
6
7
Jumlah
hal. 65/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya data seluruh guru tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang
diampu, dan sertifikat uji kompetensi dari DU/DI atau LSP

Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah

Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini

No

Nama guru

Ltr blk
Pend.

Mengajar saat ini


Mt.pelajaran

Jum.jam

Sertifikat Uji Kompetensi


DU/DI atau LSP
ada

tdk

Nama
DU-DI/LSP

1
2
3
Jumlah
Prosentase
..
72.

Guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama dan dua kompetensi
tambahan.
A.

B.

Sebanyak 76% - 100% atau lebih guru mata pelajaran produktif memiliki
satu kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.
Sebanyak 51% - 75% guru mata pelajaran produktif memiliki satu
kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru mata pelajaran produktif memiliki satu


kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru mata pelajaran produktif memiliki satu


kompetensi utama dan dua kompetensi tambahan.

E.

Tidak ada guru mata pelajaran produktif memiliki satu kompetensi utama
dan dua kompetensi tambahan.

A. Juknis
Jabawan dibuktikan dengan surat tugas guru dan jadwal mengajar. Kompetensi utama adalah
kompetensi yang dimiliki guru sesuai ijasah dalam kewenangan utama mengajar, sedangkan
kompetensi tambahan adalah kompetensi yang dimiliki guru dalam kewenangan tambahan
dalam mengajar mata pelajaran lain dalam rumpun yang sama.
B. Pendukung
Jumlah guru produktif yang memiliki kompetensi utama dan kompetensi tambahan
No

Mata Pelajaran Produktif

Kompetensi Utama

Kompetensi
tambahan 1

Kompetensi
tambahan 2

1
2
3
4
5
6
7

hal. 66/66
hal. 66/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 66/66 Instrumen

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya data seluruh guru tentang: nama, latar belakang pendidikan, mata pelajaran yang
diampu dan lamanya mengajar.

Adanya jadwal pelajaran

Adanya data mata pelajaran tambahan yang diajarkan, minimal 2 mata pelajaran, dibuktikan
dengan surat tgs mengajar dari kepala sekolah.

Wawancara dengan guru secara acak dan kepala sekolah

Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini

Prosentase dihitung dari jumlah guru produktif yang memiliki kompetensi satu mayor dan dua
minor dibagi jumlah seluruh guru produktif dikali 100%, dapat menggunakan format di bawah
ini.
Kompetensi yg dikuasai
No

Nama guru

Ltr blk
Pend.

1 utama
1 Utama dan
dan < dari
2 tambahan
2 tbhn

Nama Kompetensi yg
dikuasai
Utama

Tbhn 1

Tbhn2

1
2
3
Jumlah
Prosentase
.Catatan (masukan) : Guru teknik mekanik Otomotif/teknik kendaraan ringan dengan utama
Listrik Otomotif, maka tambahannya antara lain bisa pelajaran Chasis dan motor otomotif,
begitupun sebaliknya.(dalam wadah satu program keahlian/kompetensi keahlian)
..
73.

Kepala Program Keahlian berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, dan
Surat Keputusan (SK) sebagai kepala Program Keahlian.
A.

Berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, dan memiliki SK


sebagai kepala Program Keahlian.

B.

Berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, tetapi memiliki


SK sebagai kepala Program Keahlian.

C.

Berstatus sebagai guru, memiliki sertifikat pendidik, tetapi tidak memiliki


SK sebagai kepala Program Keahlian.

D.

Tidak berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, tetapi


memiliki SK sebagai kepala sekolah/ madrasah.

E.

Tidak berstatus sebagai guru, tidak memiliki sertifikat pendidik, dan tidak
memiliki SK sebagai kepala Program Keahlian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya Surat Keputusan (5K) dari yayasan/ penyelenggara
pendidikan atau pemerintah, sertifikat pendidik (untuk ketua program keahlian yang
belum disertifikasi dapat diganti Akta IV/S1 kependidikan), dan jadwal mengajar.
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Memiliki sertifikat pendidik dan atau ijazah S1 atau D-IV kependikan

Adanya SK pengangkatan kepegawaian sebagai guru baik dari pemerintah ataupun


penyelenggara pendidikan lainnya

Adanya jadwal mengajar

Adanya SK pengangkatan ketua program keahlian dari kepala sekolah


hal. 67/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

.
74.

Kepala program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sarjana (S1) atau
diploma empat (D-IV), atau pakar kejuruan lain yang setingkat untuk bidang tertentu
A.

Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV kependidikan


dikeluarkan oleh perguruan tinggi terakreditasi.

B.

Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV Kependidikan


dikeluarkan oleh perguruan tinggi tidak terakreditasi.

C.

Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV nonkependidikan


dikeluarkan oleh perguruan tinggi terakreditasi.

D.

Memiliki kualifikasi akademik minimum S1 atau D-IV nonkependidikan


dikeluarkan oleh perguruan tinggi tidak terakreditasi.

E.

Tidak memiliki kualifikasi akademik minimum yang dipersyaratkan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan ijazah Ketua program keahlian
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Memilik ijazah minimum S1 dan atau D-IV kependidikan/ Kepakaran

Kepakaran misalnya : Ahli otomotif tingkat Yunior, Senior atau Master

Periksa jenis ijazah yang dimiliki dan lembaga perguruan tinggi/LSP/DU-DI yang
mengeluarkannya.

Wawancara dengan ketua program dan Kepala Sekolah

75.

Kepala Program Keahlian memiliki pengalaman mengajar sekurang-kurangnya 5 tahun.


A.

Memiliki pengalaman mengajar 5 tahun atau lebih.

B.

Memiliki pengalaman mengajar 4 tahun.

C.

Memiliki pengalaman mengajar 3 tahun.

D.

Memiliki pengalaman mengajar 2 tahun.

E.

Memiliki pengalaman mengajar 1 tahun atau kurang.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan surat keterangan pengalaman mengajar/surat keputusan
pengangkatan atau surat tugas mengajar dari atasan. Bila kelebihan bulan lebih dari 6
bulan dibulatkan keatas.
B. Pendukung
Kosong..
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya SK pertama pengangkatan sebagai guru

Adanya daftar atau data guru di sekolah

Adanya surat tugas mengajar dari Kepala Sekolah

Wawancara dengan guru secara acak.

76.

Kepala Program Keahlian memiliki kemampuan manajerial yang ditunjukkan dengan


keberhasilan mengelola program keahlian.

hal. 68/66
hal. 68/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 68/66 Instrumen

Sebanyak 76% - 100% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di
perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir.

A.
B.

Sebanyak 51% - 75% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di
perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir.

C.

Sebanyak 26% - 50% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di
perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir.

D.

Sebanyak 1% - 25% lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di


perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir.

E.

Tidak ada lulusan yang sudah bekerja tetap dan diterima di perguruan
tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan data lulusan program keahlian yang sudah bekerja tetap
/berwirausaha atau diterima di perguruan tinggi terakreditasi pada dua tahun terakhir dari
data penelusuran alumni.
B. Pendukung
Data alumni program keahlian
No

DU/DI/Perguruan Tinggi

Jumlah alumni
Tahun.
Tahun

1
2
3
4
5
dst
Jumlah
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya pokja/petugas penelusuran lulusan

Adanya program penelusuran lulusan yang jelas, misalnya : dengan metode cober dll.

Adanya format penelusuran lulusan

Adanya data lulusan program keahlian setiap tahun ajaran

Adanya data hasil penelusuran lulusan, setiap program keahlian pada akhir tahun ajaran
berdasarkan informasi : siswa bekerja tetap, berwirausaha dan melanjutkan ke PT
terakreditasi

Prosentase dihitung dari jumlah lulusan yang sudah bekerja tetap, berwirausaha dan
melanjutkan ke PT yang sudah terakreditasi dibagi dengan jumlah seluruh lulusan dikalikan
100%, dalam dua tahun terakhir

Untuk memudahkan pengisian data dapat digunakan nformat di bawah ini.


Data Alumni
No.

TahunLulusan

Jumlah Alumni

Bekrja

Melanjut
kan

Jumlah

Keterangan

Jumlah
Prosentase
Nilai dihitung dari jumlah alumni yg bekerja dan melanjutkan dibagi seluruh alumni pada 2
tahun terakhir x 100%.
77.

Kepala Program Keahlian memiliki kemampuan kewirausahaan yang ditunjukkan antara


lain dengan adanya naluri kewirausahaan dalam mengelola kegiatan produksi/jasa
sebagai sumber belajar siswa.
A.

B.

Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 76%
100% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri.
Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 51%
750% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri.
hal. 69/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 26%
50% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri.
Mampu mengelola kegiatan unit usaha yang cukup untuk membiayai 1%
25% biaya kegiatan ekstrakurikuler secara mandiri.

C.
D.
E.

Tidak mampu mengelola unit usaha.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan data yang menunjukkan kemampuan kepala program
keahlian dalam menggalang dana pengembangan melalui unit p roduksi atau kegiatan
kewirausahaan.
B. Pendukung
Kosong..
C. Assesor
Yang dimaksud dengan dana ekstra kurikuler pada RKA S/M adalah sejumlah anggaran yang
di sediakan oleh sekolah berdasarkan usulan dari program keahlian untuk mempertajam
kompetensi keahlian melalui kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian.
Dalam realisasinya, apabila anggaran yang dikeluarkan lebih kecil dari dana yang ada pada
RKA (karena sesuatu hal), konsekuensinya maka program keahlian harus menggalang dana.
Yang dimaksud dengan menggalang dana, adalah kemampuan program keahlian dalam
menanggulangi kegiatan pengembangan ketrampilan yang bersumber dari aktifitas unit
produksi/jasa pada program keahlian tersebut
Bukti :
-

Adanya kegiatan UP di Program Keahlian

Adanya data keuangan UP di Program keahlian

Adanya data pengelolaan penggunaan keuntungan keuangan UP, yg ditentukan oleh pengurus
UP, ketua Prog.Keahlian dan Kepala Sekolah

Adanya program kegiatan ekstra kurikuler di Program keahlian(ekstra kurikuler kompetensi)

Adanya usulan kebutuhan dana kepada kepala sekolah untuk kegiatan ekstra kurikuler di
program keahlian.

Adanya perencanaan dana ekstra kurikuler program keahalian pada RKA sekolah tahun
berjalan.

Adanya bukti bantuan dana/realisasi pemenuhan anggaran dari sekolah untuk membiayai
kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian.

Adanya hasil produk/jasa ekstra kurikuler di program keahlian.

Adanya laporan keuangan dan kegiatan ekstra kurikuler di program keahlian

Prosentase dihitung dari besarnya dana yang digalang oleh program keahlian dibagi dengan
kebutuhan dana yg tercantum pada RKA S/M dikalikan 100%, dapat menggunakan nformat
dibawah ini.
Program Keahlian
Nama
Kegiatan

No.

Anggaran
dalam RKA
S/M, Rp.

Realisasi
pemenuhan
anggaran
Rp.

Program
Keahlian
dapat
menanggulan
gi sebesar Rp.

Prosentase
Penangulangan.

1
2
3
dst
Jumlah
Prosentase

78.

Kepala Sekolah/Madrasah atau Kepala Program Keahlian melakukan supervisi dan


monitoring.
A.

B.

Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan


implementasi sebanyak 76% - 100% dari kegiatan monitoring yang
direncanakan dalam RKS/M.
Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan

hal. 70/66
hal. 70/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 70/66 Instrumen

implementasi sebanyak 51% - 75% dari kegiatan monitoring yang


direncanakan dalam RKS/M.
C.

Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan


implementasi sebanyak 26% - 50% dari kegiatan monitoring yang
direncanakan dalam RKS/M.

D.

Melakukan supervisi dan monitoring secara terencana dengan


implementasi sebanyak 1% - 25% dari kegiatan monitoring yang
direncanakan dalam RKS/M.

E.

Tidak melakukan supervisi dan monitoring.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan jadwal dan bukti pelaksanaan kegiatan monitoring dan evaluasi;
apabila kepala sekolah/madrasah atau program keahlian melakukan monitoring tetapi
tidak ada dalam Rencana Kegiatan Program keahlian masuk jawaban D.
B. Pendukung
Kosong
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kegiatan supervisi dan monitoring

Adanya jadwal kegiatan supervisi dan monitoring

Adanya format supervisi yang dipakai

Adanya data perencanaan supervisi dan monitoring dalam RKS

Adanya bukti pelaksanaan/hasil supervisi dan monitoring

Prosentase dihitung dari jumlah supervisi dan monitoring yang dilaksanakan dibagi dengan
jumlah seluruh supervisi dan monitoring yang direncanakan dalam RKS dikalikan 100%, dapat
menggunakan format dibawah ini.

No.

Nama Guru yang


akan di supervisi

Rencana
Pelaksanaan
Monitoring dan
Supervisi
Waktu

Kelas

Pelaksanaan Monitoring
dan Supervisi.
Terlak
sana

tdk

Keterangan

Tgl.

1
2
3
dst
Jumlah
Prosentase
Usulan :
Monitoring yang dilaksanakan tanpa ada perencanaan dianggap D/1..
79.

Tenaga administrasi minimum memiliki kualifikasi akademik pendidikan menengah atau


yang sederajat.
A.

B.

Sekolah/Madrasah memiliki 5 orang atau lebih tenaga administrasi


berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat.
Sekolah/Madrasah memiliki 4 orang tenaga administrasi
berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat.

C.

Sekolah/Madrasah memiliki 3 orang tenaga administrasi berkualifikasi


pendidikan menengah atau sederajat.

D.

Sekolah/Madrasah memiliki 2 atau 1 orang tenaga administrasi


berkualifikasi pendidikan menengah atau sederajat.

E.

Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga administrasi berkualifikasi pendidikan


menengah atau sederajat.

A. Juknis
hal. 71/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan dengan ijazah tenaga administrasi dari lembaga pendidikan menengah atau
yang sederajat (SMA/MA/SMK/MAK/Paket C).
B. Pendukung
79 sd. 82 Daftar tenaga administrasi dan perpustakaan
Kesesuaian dengan
bidangnya

Kualifikasi akademik
No

Jenis Pekerjaan
S1/S2

D-I

D-2

D-3

SLA

Sesuai

Tidak
Sesuai

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
Jumlah
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya data tenaga administrasi yang didalamnya berisi antara lain : nama., latar belakang
pendidikan/kualifikasi akademik (foto copy ijazah), masa kerja dll.

Adanya SK pengangkatan tenaga administrasi, baik dari pemerintah ataupun penyelenggara


pendidikan lainnya.

No.

Unit Kerja

Jumlah
Tng
Adm
S1

Administrasi

Keuangan

Komputeri

Layanan umum

Perpustakaan
Jumlah

Kesesuaian
dengan
bidangnya

Kualifikasi akademik
D-3

D2

D-1

SLT
A

Jum
.

Ts

Jumlah

.
80.

Tenaga administrasi memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.


A.

Sekolah/Madrasah memiliki 5 orang atau lebih tenaga administrasi dengan


latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

B.

Sekolah/Madrasah memiliki 4 orang tenaga administrasi dengan latar


belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

C.

Sekolah/Madrasah memiliki 3 orang tenaga administrasi dengan latar


belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

D.

Sekolah/Madrasah memiliki 2 atau 1 orang tenaga administrasi dengan


latar belakang pendidikan sesuai dengan tugasnya.

E.

Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga administrasi dengan latar belakang


pendidikan sesuai dengan tugasnya.

hal. 72/66
hal. 72/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 72/66 Instrumen

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian antara jenis pekerjaan dengan ijazah atau
sertifikat pelatihan yang bersangkutan. Misalnya untuk urusan keuangan minimal lulusan
SMK/MAK program studi yang relevan, atau SMA/MA memiliki sertifikat yang relevan. Untuk
administrasi persuratan dan pengarsipan minimal lulusan SMK/MAK program studi yang relevan.
B. Pendukung, sama dengan nomor 79.
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya data tenaga administrasi

Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga administrasi

Adanya SK pengangkatan tenaga administrasi dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan


lainnya.

Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga administrasi

Adanya urain tugas masing-masing tenaga administrasi

Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.

Wawancara dengan tenaga administrasi secara acak.

81.

Tenaga perpustakaan minimum memiliki kualifikasi akademik pendidikan menengah


atau yang sederajat.
A.

B.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang,


keduanya memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1).
Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang, salah
satu di antaranya memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1).

C.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan


memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1).

D.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan


tidak memenuhi kualifikasi Diploma satu (D-1).

E.

Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga perpustakaan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan
pustakawan.

dengan ijazah tenaga perpustakaan dan/atau sertifikat pelatihan

B. Pendukung,
kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya data tenaga perpustakaan

Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga perpustakaan

Adanya SK pengangkatan tenaga perpustakaan dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan


lainnya.

Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga perpustakaan

Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.

Wawancara dengan tenaga perpustakaan

Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini


Kualifikasi Akademik
No.

Unit Kerja

Pustakawan 1

Pustakawan 2

S1

D-3

D2

D-1

SLTA

Lama
tugas

Sertifikat
pelatihan

hal. 73/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Jumlah

82.

Tenaga perpustakaan minimum memiliki latar belakang pendidikan sesuai dengan


tugasnya.
Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang,
keduanya sesuai dengan tugasnya.

A.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 2 orang, salah


satu di antaranya sesuai dengan tugasnya.

B.

C.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan


sesuai dengan tugasnya.

D.

Sekolah/Madrasah memiliki tenaga perpustakaan minimal 1 orang dan


tidak sesuai dengan tugasnya.

E.

Sekolah/Madrasah tidak memiliki tenaga perpustakaan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya kesesuaian penugasan dengan ijazah yang
bersangkutan atau sertifikat kompetensi pengelolaan perpustakaan d a r i l e m b a g a
yan g dite ta pk a n o le h pe me r in ta h . Jik a ber ija z a h SMA/SMK/MA dan telah
m e m p u nya i p e n g a l a m a n s e l a m a 3 t a h u n dianggap relevan.
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya data tenaga perpustakaan

Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga perpustakaan

Adanya SK pengangkatan tenaga perpustakaan dari pemerintah atau penyelenggra pendidikan


lainnya.

Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga perpustakaan

Adanya urain tugas masing-masing tenaga perpustakaan

Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.

Wawancara dengan tenaga perpustakaan.


Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
Kualifikasi Akademik
No.

Unit Kerja

Pustakawan 1

Pustakawan 2

S1

D-3

D2

D-1

SLTA

Sertifikat
pelatihan
ada

Lama tugas

tdk

Jumlah
..
83.

Kepala laboratorium/bengkel program keahlian memiliki kualifikasi akademik


minimum sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang tertuang dalam
Permendiknas.
A.

B.

Memenuhi kualifikasi dan memiliki sertifikat kepala laboratorium.


Memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki sertifikat kepala laboratorium.

C.

Tidak memenuhi kualifikasi tetapi memiliki sertifikat kepala laboratorium.

D.

Tidak memenuhi kualifikasi dan tidak memiliki sertifikat kepala


laboratorium.

hal. 74/66
hal. 74/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 74/66 Instrumen

E.

Tidak memiliki kepala laboratorium.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah, surat keterangan pengalaman kerja, dan
sertifikat kepala laboratorium, sesuai dengan kualifikasi sebagai berikut:
Kepala Laboratorium Sekolah/Madrasah Kualifikasi kepala laboratorium Sekolah/Madrasah
adalah sebagai berikut:
a. Jalur guru
1) Pendidikan minimal sarjana (S1)
2) Berpengalaman minimal 3 tahun sebagai pengelola praktikum
3) Memiliki sertifikat kepala laboratorium sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau
lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.
b. Jalur laboran/teknisi
1) Pendidikan minimal diploma tiga (D3)
2) Berpengalaman minimal 5 tahun sebagai laboran atau teknisi
3) Memiliki sertifikat laboran/teknisi sekolah/madrasah dari perguruan tinggi atau
lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.
B. Pendukung
Daftar Kepala Laboratorium
No

Nama
Laboratorium/Bengkel

Nama Kepala
Lab/bengkel

Kualifikasi
Akademik

Ket

1
2
3
4
5
6
7
Jumlah
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya data kepala laboratorium/bengkel

Memiliki ijazah /kualifikasi akademik kepala laboratorium/bengkel

Memiliki sertifikat kompetensi tenaga laboratorium/bengkel

Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan kepala laboratorium/bengkel

Adanya urain tugas masing-masing kepala laboratorium/bengkel

Adanya bukti pengalaman minimum 3 tahun untuk S1 sebagai pengelola praktikum.

Adanya bukti pengalaman minimum 5 tahun untuk D-III sebagai pengelola praktikum.

Adanya kepemilikan sertifikat Kepala Lab./Bengkel

Wawancara dengan kepala laboratorium/bengkel.


Daftar Kepala Laboratorium
No

Nama
Laboratorium/B
engkel

Nama kepala
Laboratoriu
m/Bengkel

Kualif
ikasi

Pengalaman

Sertifikat
Kep.Lab/
Bengkel

Kesesu
aian
S

TS

1
2
3
4
5
6
Jumlah
..
hal. 75/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Ket

84.

Teknisi laboratorium/bengkel program keahlian memiliki kualifikasi akademik


minimum sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang tertuang dalam
Permendiknas.
Sebanyak 76% - 100% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi
akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah.

A.
B.

Sebanyak 51% - 75% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi


akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah.

C.

Sebanyak 26% - 50% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi


akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah.

D.

Sebanyak 1% - 25% teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi


akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah.

E.

Tidak ada seorangpun teknisi laboratorium/bengkel memiliki kualifikasi


akademik sesuai standar tenaga laboratorium sekolah/madrasah.

A. Juknis
.

Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah dan sertifikat teknisi laboratorium,


sesuai dengan
kualifikasi sebagai berikut:
Kualifikasi teknisi laboratorium program keahlian adalah sebagai berikut:
1) Minimal lulusan program diploma dua (D2) yang relevan dengan peralatan laboratorium,
yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah
2) Memiliki sertifikat teknisi yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan
oleh pemerintah atau lembaga lain yang ditetapkan oleh pemerintah.
B. Pendukung
Daftar Teknisi Laboratorium/bengkel
No

Nama
Laboratorium/Bengkel

Nama teknisi
Laboratorium/Bengkel

Kualifikasi
akademik

Ket

1
2
3
4
5
6
7
Jumlah
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya data tenaga teknisi laboratorium/bengkel

Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga teknisi laboratorium/bengkel

Adanya SK pengangkatan tenaga teknisi laboratorium/bengkel dari pemerintah atau


penyelenggra pendidikan lainnya.

Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga teknisi laboratorium/bengkel

Adanya urain tugas masing-masing tenaga teknisi laboratorium/bengkel

Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.

Wawancara dengan tenaga teknisi laboratorium/bengkel secara acak.

Prosentase dihitung dari Jumlah tenaga teknisi laboratorium/bengkel yg sesuai dengan


persyaratan dibagi dengan jumlah seluruh tenaga teknisi laboratorium/bengkel dikalikan
100%, dapat menggunakan format berikut:

No.

Nama Teknisi
laboratorium/
bengkel

Kualifikasi Pendidikan
S1

hal. 76/66
hal. 76/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

D-3

D2

D1

SL
TA

Sertifik
at
pelatih
an

Nama
Lab./
Bengkel

Kesesu
aian
ses
uai

tdk

hal. 76/66 Instrumen

1
2
Jumlah
Prosentase
..

85.

Laboran program keahlian memiliki kualifikasi akademik minimum sesuai standar


tenaga laboratorium sekolah/madrasah yang tertuang dalam Permendiknas.
A.

Memiliki kualifikasi akademik minimal D-I sesuai program keahlian.

B.

Memiliki kualifikasi akademik minimum SMK sesuai program keahlian.

C.

Memiliki kualifikasi akademik minimum D-I tidak sesuai program keahlian.

D.

Memiliki kualifikasi akademik minimum SMA/MA atau SMK tidak sesuai


dengan program keahlian.

E.

Tidak meiliki kualifikasi akademik atau tidak memiliki laboran.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya ijazah dan sertifikat laboran sesuai
dengan
kualifikasi sebagai berikut:
Kualifikasi laboran program keahlian adalah sebagai berikut:
1) Minimal lulusan program diploma satu (Dl) yang relevan dengan jenis laboratorium,
yang diselenggarakan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan oleh pemerintah
2) Memiliki sertifikat laboran yang dikeluarkan oleh perguruan tinggi yang ditetapkan
oleh pemerintah.
B. Pendukung
Daftar Laboran
No

Nama
Laboratorium/Bengkel

Nama Laboran

Kualifikasi
akademik

Ket

1
2
3
4
5
6
7
Jumlah
c. Assesor,
Bukti :
-

Adanya data tenaga laboran

Adanya ijazah /kualifikasi akademik tenaga laboran

Adanya SK Kepala Sekolah tentang penugasan tenaga laboran

Adanya urain tugas masing-masing tenaga laboran

Adanya bukti keterlaksanaan menjalankan tugas sesuai dengan uraian tugasnya.

Wawancara dengan tenaga laboran.


Untuk memudahkan pengisian data, dapat menggunakan format di bawah ini
hal. 77/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Kualifikasi Akademik
No.

Nama Laboran

S1

D-3

D2

D-1

SLTA

Sertifikat
pelatihan
ada

Kesesuaian
sesua
i

tdk

tdk

2
Jumlah

86.

Program Keahlian memiliki tenaga layanan khusus.


A.

Memiliki 4 jenis atau lebih tenaga layanan khusus.

B.

Memiliki 3 jenis tenaga layanan khusus.

C.

Memiliki 2 jenis tenaga layanan khusus.

D.

Memiliki 1 jenis tenaga layanan khusus.

E.

Tidak memiliki satupun tenaga layanan khusus.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya tenaga layanan khusus yang tidak dirangkap. Adapun lima
jenis tenaga layanan khusus adalah sebagai berikut:
1) Penjaga sekolah/madrasah.
2) Tukang kebun.
3) Tenaga kebersiban
4) Pengemudi, dan
5) Pesuruh.
B. Pendukung
Daftar tenaga layanan khusus
No

Jenis

Nama

Penjaga sekolah/madrasah

2
3

Tukang kebun
Tenaga kebersiban

Pengemudi

Pesuruh
Jumlah

C. Assesor
Bukti
-

Adanya SK pengangkatan petugas layanan khusus(penjaga sekolah/security, tukang


kebun/halaman, tenaga kebersihan, caraka/pesuruh, pengemudi) dari kepala sekolah

Adanya struktur organisasi sekolah

Adanya susunan personalia dan uraian tugas tenaga layanan khusus yang ditanda tangani
oleh kepala sekolah

Adanya data petugas layanan khusus yang ada di sekolah

Untuk memudahkan pengisian data dapat dipergunakan format di bawah ini


No

Nama Layanan khusus

hal. 78/66
hal. 78/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Keberadaan
ada

tdk

Nomor dan tgl.


keputusan

Keterangan

hal. 78/66 Instrumen

Penjaga
Sekolah/security

Tukang
Kebun/halaman

Tenaga Kebersihan

Pengemudi

Pesuruh/caraka
Jumlah

Jawaban dilihat dari jumlah layanan khusus yg dimiliki dibandingkan dengan

instrument yang

ada.

87.

Program Keahlian memiliki tenaga teknisi maintenance peralatan dan gedung.


A.

Program keahlian memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan


dan 1 tenaga teknisi untuk maintenance gedung.

B.

Program keahlian memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance peralatan


atau gedung.

C.

Sekolah/Madrasah memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance


peralatan dan 1 tenaga teknisi untuk maintenance gedung.

D.

Sekolah/Madrasah memiliki 1 tenaga teknisi untuk maintenance


peralatan atau gedung.

E.

Tidak memiliki teknisi maintenance peralatan atau gedung.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya tenaga teknisi maintenance untuk peralatan dan
maintenance untuk gedung, yang mempunyai latar belakang keahlian maintenance. Jika tidak
ada teknisi khusus untuk program keahlian, maka teknisi bisa ada di sekolah/madrasah seperti
disebutkan dalam opsi jawaban C atau D.
B. Pendukung
Kosong
C. Assesor
Bukti
-

Adanya SK pengangkatan teknisi maintenance peralatan dan gedung dari kepala sekolah

Adanya struktur organisasi sekolah

Adanya susunan personalia dan uraian tugas teknisi maintenance perelatan dan gedung yang
ditanda tangani oleh kepala sekolah

Adanya data teknisi maintenance perelatan dan gedung yang ada di sekolah

Untuk memudahkan pengisian data dapat dipergunakan format di bawah ini


Nama Program Keahlian.
Keberadaan
N
o

Nama teknisi
maintenance

alat

gdg

Status
Progra
m
Keahlia
n

Sekolah

Nomor dan
tgl.
keputusan

Keterangan

1
2
Jumlah
Keterangan:
Bila tidak ada teknisi khusus untuk program keahlian,maka teknisi bisa ada di
sekolah/madrasah seperti disampaikan pada opsi C dan D.
V.

STANDAR SARANA DAN PRASARANA


hal. 79/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

88.

Sekolah/Madrasah memiliki lahan yang memenuhi ketentuan luas minimal.


A.

Memiliki luas lahan 76% -100% atau lebih dari ketentuan luas lahan
minimal.

B.

Memiliki luas lahan 51% -75% dari ketentuan luas lahan minimal.

C.

Memiliki luas lahan 26% -50% dari ketentuan luas lahan minimal.

D.

Memiliki luas lahan 1% -25% dari ketentuan luas lahan minimal.

E.

Tidak memiliki lahan sendiri.

A. Juknis
Ketentuan luas minimum lahan sekolah/madrasah sebagaimana tercantum pada Tabel 1
berikut ini.
Tabel 1. Luas Minimum Lahan Sekolah/Madrasah
Rombel
belajar
3
4-6
7-9
10-12
13-15
16-18
19-21
22-24
25-27

Siswa
(maksimal)
96
192
288
384
480
576
672
768
864

Luas Minimum Lahan (m2)


Bang.1 Lantai
Bang.2 Lantai
Bang.3 Lantai
3504
1852,8
4377,6
2342,4
1555,2
5299,2
2793,6
1872
6259,2
3340,8
2265,6
7152
3792
2544
8064
4320
2822,4
9072
4838,4
3225,6
10137,6
5376
3609,6
11059,2
5875,2
3974,4

B. Pendukung
Luas lahan sekolah/madrasah : .... m2
C. Assesor

Rombel

Jumlah
Siswa

Luas Minimum Lahan (m2)


(m2)
Bang.1 lantai
Bang.2 Lantai
Banq.3 lantai
Stdr

Keadaa
aanann

Stdr

keadaa
aanann

Stdr

keadaa
aanann

Prosentase
Bukti :
-

Lihat standar minimal luas lahan untuk masing-masing banyaknya rombel, banyaknya jumlah
siswa dan lantai bangunan.

Observasi langsung

Isilah data menggunakan format diatas.


Setelah data diisi, maka prosentase dihitung dari luas lahan yang dimiliki dibagi dengan luas
lahan dalam table, untuk kategori yang sama.

89.

Sekolah/madrasah berada di lokasi yang aman, terhindar dari potensi bahaya yang
mengancam kesehatan dan keselamatan jiwa, serta memiliki akses untuk
penyelamatan dalam keadaan darurat.
A.

Lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya, serta memiliki akses untuk
penyelamatan dalam keadaan darurat.

B.

Lokasi aman, terhindar dari potensi bahaya, tetapi tidak memiliki akses
darurat.

C.

Lokasi aman, tetapi masih memiliki peluang potensi bahaya, dan tidak
memiliki akses darurat.

D.

Lokasi aman, sehingga masih memiliki peluang potensi bahaya, dan

hal. 80/66
hal. 80/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 80/66 Instrumen

tidak memiliki akses darurat.


E.

Berada di lokasi yang tidak layak untuk belajar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah/madrasah serta
prasarana yang tersedia, seperti tersedianya pagar sekolah/madrasah, pemadam kebakaran,
lingkungan rapi dan bersih, mempunyai lapangan terbuka, dsb.
B. Pendukung
Kosong..
C. Assesor
Bukti :
-

Observasi langsung

Sesui juknis, antara lain;


Adanya pagar sekolah, adanya alat pemadam kebakaran, adanya lapangan terbuka,
lingkungan rapi dan bersih, sekolah bertingkat akses turun lebih dari satu,

90.

Sekolah/madrasah berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan


pencemaran air, kebisingan, dan pencemaran udara serta memiliki sarana untuk
meningkatkan kenyamanan.
A.

Berada di lokasi yang nyaman, terhindar dari gangguan pencemaran


udara, dan pencemaran air, serta gangguan kebisingan secara alamiah.

B.

Berada di lokasi yang nyaman, terlindung fasilitas peredam gangguan


pencemaran udara, dan pencemaran air, serta kebisingan.

C.

Berada di lokasi yang nyaman, terlindung fasilitas peredam gangguan


pencemaran udara/air, tetapi masih terganggu kebisingan.

D.

Berada di lokasi yang nyaman, tetapi berpeluang untuk terpapar


pencemaran udara/air, dan kebisingan.

E.

Tidak berada di lokasi yang nyaman.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan cara mengamati lingkungan di sekitar sekolah/rnadrasah serta
prasarana yang tersedia.
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Observasi langsung

Wawancara dengan warga sekolah

91.

Fasilitas pembelajaran berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki


status hak atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah.
A.

B.

Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, memiliki status hak


atas tanah dan ijin pemanfaatan dari pemegang hak atas tanah.
Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya dan memiliki status
hak atas tanah, tetapi tidak memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang
hak atas tanah.

C.

Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tidak memiliki


status hak atas tanah, tetapi memiliki ijin pemanfaatan dari pemegang
hak atas tanah.

D.

Berada di lokasi yang sesuai dengan peruntukannya, tidak memiliki


status hak atas tanah dan tidak memiliki ijin pemanfaatan dari
pemegang hak atas tanah.
hal. 81/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

E.

Tidak berada di lokasi sesuai dengan peruntukannya.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya keterangan tentang peruntukan pada izin mendirikan
bangunan.
B. Pendukung
Kosong.
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya bukti status kepemilikan tanah (sertifikat tanah/ akte jual beli, perjanjian sewa tanah,
hak guna pakai dsb)

Adanya ijin bangunan

Observasi langsung

Wawancara dengan warga sekolah

92.

Luas lantai yang digunakan Program Keahlian memenuhi ketentuan luas minimal.
A.

Memiliki luas lantai 76% - 100% atau lebih dari ketentuan luas minimal.

B.

Memiliki luas lantai 51% - 75% dari ketentuan luas minimal.

C.

Memiliki luas lantai 26% - 50% dari ketentuan luas minimal.

D.

Memiliki luas lantai 1% - 25% dari ketentuan luas minimal.

E.

Tidak memiliki gedung sendiri.

A. Juknis
Ketentuan luas minimum lantai seko!ah/madrasah sebagaimana tercantum pada Tabel 2
berikut ini.
Tabel 2. Luas Minimum Lantai Sekolah/Madrasah
Luas Minimum Lantai Bangunan (m2)
Siswa
(m2)
Rombel
(maksimal) Bang.1 lantai
Bang.2 Lantai
Banq.3 lantai
3
4-6
7-9
10-12
13-15
16-18
19-21
22-24
25-27

96
192
288
384
480
576
672
768
864

1046,4
1305,6
1584
1881, 6
2160
2419,2
2755,2
2995,2
3283,2

1113,6
1401,6
1670,4
1996,8
2256
2592
2889,6
3225,6
3542,4

1401,6
1670,4
2035,2
2304
2592
2889,6
3225,6
3542,4

B. Pendukung
Luas lantai Program Keahlianb : .... m2
C. Assesor

Rombel

Jumlah
Siswa

Luas Minimum Lantai Bangunan (m2)


(m2)
Bang.1 lantai
Bang.2 Lantai
Banq.3 lantai
Stdr

keadaa
aanann

Stdr

keadaa
aanann

Stdr

keadaa
aanann

Prosentase
Bukti :
-

Lihat standar minimal luas lantai bangunan untuk masing-masing banyaknya rombel dan
jumlah siswa.

Observasi langsung

Isilah data kedalam format diatas.

hal. 82/66
hal. 82/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 82/66 Instrumen

Setelah data diisi, maka prosentase dihitung dari luas lahan yang dimiliki dibagi dengan luas
lahan dalam table (standar), untuk kategori yang sama.
93.

Bangunan sekolah/madrasah memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi
dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir.
A.

B.

Memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta dilengkapi dengan sistem
pencegahan bahaya kebakaran dan petir.
Memiliki struktur yang stabil dan kokoh tetapi tidak dilengkapi dengan
sistem pencegahan bahaya kebakaran.

C.

Memiliki struktur yang stabil tetapi tidak kokoh dan tidak dilengkapi
dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran.

D.

Memiliki struktur yang tidak stabil dan tidak kokoh tetapi dilengkapi
dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran.

E.

Tidak memiliki struktur yang stabil dan kokoh serta tidak dilengkapi
dengan sistem pencegahan bahaya kebakaran dan petir.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan mengamati kondisi bangunan sekolah/ madrasah dan prasarana
yang ada.
B. Pendukung
Kosong..
C. Assesor
Bukti :
-

Observasi langsung ttg: penangkal petir, pencegahan bahaya kebakaran, alat pemadam
kebakaran dll.

Wawancara dengan warga sekolah, meliputi hal pokok antara lain : Pondasi bangunan,
ukuran besi beton yg dipakai.

Jawaban didekati dengan prediksi keadaan/pengamatan langsung


94.

Sekolah/madrasah memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat


memnuhi kebutuhan : (1) air bersih, (2) saluran air kotor dan/atau air limbah, (3)
tempat sampah, dan (4) saluran air hujan.
A.

Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi


keempat kebutuhan di atas.

B.

Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 3


dari 4 kebutuhan.

C.

Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 2


dari 4 kebutuhan.

D.

Memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan yang dapat memenuhi 1


dari 4 kebutuhan.

E.

Tidak memiliki sanitasi di dalam dan di luar yang dapat memenuhi keempat
kebutuhan di atas.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan pengamatan terhadap sanitasi baik di dalam maupun di luar
gedung yang meliputi empat jenis sanitasi sebagai persyaratan kesehatan sekolah/madrasah
meliputi:
1)

memiliki sanitasi di dalam dan di luar bangunan untuk memenuhi kebutuhan


air bersih;

2)

memiliki saluran air kotor dan/atau air limbah;

3)

memiliki tempat sampah dengan jumlah yang cukup; dan

4)

memiliki saluran air hujan.

B. Pendukung
hal. 83/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Daftar jenis sanitasi yang dimiliki sekolah/madrasah


No.

Jenis Sanitasi

Ketersediaan*
Ada

Tidak

1
2
3
4
5
Jumlah
Keterangan : *Isilah tanda ceklist ( ) pada kolom jawaban Ketersediaan
C. Assesor
Bukti :
-

Observasi langsung

Wawancara dengan warga sekolah

Cukup jelas dengan pengamatan langsung sesuai juknis


95.

Program keahlian memiliki buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan
permendiknas.
A.

Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata


pelajaran/siswa.

B.

Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran


untuk 2 5 siswa.

C.

Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran


untuk 6 10 siswa.

D.

Memiliki buku teks pelajaran dengan ratio 1 buku teks/mata pelajaran


untuk 11 siswa atau lebih.

E.

Tidak memiliki buku teks.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan ketersediaan 1 buku teks/mata pelajaran/siswa, yang telah
disahkan oleh pemerintah
B. Pendukung
Data Kepemilikan buku teks Program Keahlian
Jumlah buku
No
Nama Mata Pelajaran
Kelas
Jumlah siswa
teks
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
Dst.
C. Asesor
Bukti :
- Adanya daftar nama-nama judul buku teks yang dimiliki program keahlian
- Ada daftar nama siswa per kelas
hal. 84/66
hal. 84/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 84/66 Instrumen

Periksa dan bandingkan jumlah buku teks permata pelajaran dengan jumlah siswa
Untuk menentukan nilai dapat digunakan format sbb:
Judul Buku
Jumlah
Jumlah
No.
Mata Pelajaran
Kelas
Ket.
Teks
Buku
siswa
1
2
3
dst
Jumlah buku dan siswa
Ratio (Juml.buku:Juml.siswa)

..
96.

Program keahlian memanfaatkan buku teks pelajaran yang telah ditetapkan dengan
Permendiknas.
A.

Sebanyak 13 atau lebih mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran


yang ditetapkan dengan Permendiknas.

B.

Sebanyak 9 12 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang


ditetapkan dengan Permendiknas.

C.

Sebanyak 5 8 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang


ditetapkan dengan Permendiknas.

D.

Sebanyak 1 4 mata pelajaran menggunakan buku teks pelajaran yang


ditetapkan dengan Permendiknas.

E.

Tidak ada mata pelajaran menggunakan buku teks mata pelajaran yang
ditetapkan dengan Permendiknas.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pemanfaatan buku teks yang telah disahkan pemerintah
(seperti daftar peminjaman buku teks).
B. Pendukung kosong
C. Asesor
Bukti ( lihat permendiknas no.46 tahun 2007)
- Adanya daftar nama judul buku teks yang telah ditetapkan oleh pemerintah
- Tersedianya buku teks sesuai dengan yg sudah disyahkan oleh pemerintah untuk
masing-masing mata pelajaran.
- Adanya bukti penggunaan buku-buku teks tersebut oleh siswa.
- Untuk menentukan nilai dapat digunakan format sbb:
Judul Buku
Jumlah
Jumlah
No.
Mata Pelajaran
Kelas
Ket.
Teks
Buku
siswa
1
2
3
dst

97.

Bangunan sekolah/madrasah memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang


memadai.
A.

Memiliki ventilasi udara memadai dan pencahayaan memadai.

C.

Memiliki ventilasi udara yang memadai pencahayaan yang kurang


memadai.
Memiliki ventilasi udara kurang memadai dan pencahayaan memadai.

D.

Tidak memiliki ventilasi udara dan pencahayaan yang kurang memadai.

E.

Tidak memiliki ventilasi udara dan pencahayaan.

B.

A. Juknis
Ventilasi udara yang memadai artinya ruangan tidak lembab atau pengap. Pencahayaan yang
hal. 85/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

memadai artinya cahaya dalam ruangan cukup terang untuk membaca dan menulis.
B. Pendukung
C. Assesor
Bukti:
-

Observasi langsung

Cukup jelas dengan pengamatan langsung sesuai juknis


98.

Bangunan sekolah/madrasah memiliki instalasi listrik dengan daya minimum 1300


Watt.untuk administrasi sekolah dan ruang teori, serta daya tambahan untuk
laboratorium dan bengkel sesuai kebutuhan.
A.

Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya lebih 100%.

B.

Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya 76%-100%.

C.

Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya 51%-75%.

D.

Memiliki instalasi listrik dengan ketercukupan daya 26%-50%.

E.

Tidak memiliki instalasi listrik.

A. Juknis
Penambahan daya disesuaikan dengan kebutuhan lab dan bengkel.
B. Pendukung, kosong..
C. Assesor
Bukti :
Dilihat rekening listrik disekolah
Prosentase dihitung dengan besarnya daya terpasang dibagi jumlah daya hasil analisis
kebutuhan x 100%
99.

Sekolah/madrasah memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan


sesuai dengan peruntukannya.
A.

Memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan


sesuai dengan peruntukannya sebelum bangunan berdiri.

B.

Memiliki izin mendirikan bangunan, dan memiliki izin penggunaan


bangunan sesuai dengan peruntukannya setelah bangunan berdiri.

C.

Memiliki izin mendirikan dan memiliki izin penggunaan bangunan


sementara.

D.

Memiliki izin mendirikan tetapi tidak memiliki izin penggunaan


bangunan.

E.

Tidak memiliki izin mendirikan bangunan dan izin penggunaan bangunan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen izin mendirikan bangunan.
B. Pendukung
C. Assesor
Bukti :

100.

Adanya ijin bangunan dan ijin penggunaan bangunan

Lihat tgl ijin pendirian, dan bandingkan dengan dimulainya sekolah menggunakan
bangunan tersebut.

Sekolah/madrasah melakukan pemeliharaan terhadap bangunan secara berkala.


A.

Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan secara


berkala sesuai ketentuan.

B.

Melakukan pemeliharaan ringan dan berat terhadap bangunan, tetapi

hal. 86/66
hal. 86/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 86/66 Instrumen

melebihi waktu dalam ketentuan.


C.

Melakukan pemeliharaan ringan tetapi melebihi waktu yang sesuai


ketentuan, dan tidak pernah melakukan pemeliharaan berat.

D.

Melakukan pemeliharaan terhadap bangunan, jika sudah ada bagian


bangunan yang rusak berat.

E.

Tidak pernah melakukan pemeliharaan.

A. Juknis
Ketentuan pemeliharaan sekolah/madrasah meliputi:
1)

pemeliharan ringan; dilakukan minimum sekali dalam lima tahun, meliputi: pengecatan
ulang, perbaikan jendela dan pintu, lantai, penutup atap, plafon, instalasi air dan listrik;

2)

pemeliharan berat; dilakukan minimum satu kali dalam 20 tahun, meliputi: penggantian
kerangka atap, kerangka plafon, dan kusen dengan menggunakan bahan yang berkualitas.

B. Pendukung ,kosong
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat program kerja sekolah yang berkaitan dengan pemeliharaan/perawatan bangunan.

Lihat dokumen perbaikan berat dan ringan (yang telah dilakukan)

Observasi langsung (melihat kondisi bangunan artinya angka 20 th tdk mutlak)

Wawancara dengan warga sekolah.

101.

Program Keahlian memiliki ruang pembelajaran umum (RPU) sesuai dengan standar
sarana dan prasarana SMK/MAK.
A.

B.

Memiliki seluruh jenis RPU yang dipersyaratkan oleh setiap program


keahlian.
Memiliki ruang kelas, perpustakaan, lab.bahasa, lab.komputer, dan satu
RPU yang lain.

C.

Memiliki ruang kelas, perpustakaan, komputer, lab.bahasa.

D.

Memiliki ruang kelas, perpustakaan, dan lab.komputer.

E.

Tidak memiliki RPU.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan RPU yang disyaratkan pada Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing program keahlian. Lihat RPU yang ada pada
salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK se suai pr o gram keahlian
masing- masing (terlampir).
B. Pendukung
Data ruang pembelajaran umum (RPU) SMK/MAK untuk no. 101 s.d 102.
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Jenis RPU

Kebutuhan RPU
Standa
Fakta
r

Luas (m2)
Standa
Fakta
r

Lebar (m)
Standa
Fakta
r

Kelas
Perpustakaan
Lab Biologi
Lab Fisika
Lab Kimia
Lab IPA
Lab Komputer
Lab Bahasa
Ruang Gambar
Teknik

hal. 87/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Ket

C. Assesor
Bukti:
-

Lihat ketentuan RPU yang harus ada untuk SMK/MAK berdasarkan permendiknas no.40 th
2008, dalam hal ini :

1). ruang kelas,


2). ruang perpustakaan,
3). ruang laboratorium biologi,
4). ruang laboratorium fisika,
5). ruang laboratorium kimia,
6). ruang laboratorium IPA,
7). ruang laboratorium komputer,
8). ruang laboratorium bahasa,
9). ruang praktik gambar teknik.
- Observasi langsung terhadap keberadaan RPU tersebut.
102.

Program Keahlian memiliki RPU dengan ukuranminimum, sesuai dengan yang


dipersyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Sebanyak 76%-100% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan


persyaratkan dalam standar.

B.

Sebanyak 51%-75% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan


persyaratkan dalam standar.

C.

Sebanyak 26%-50% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan


persyaratkan dalam standar.

D.

Sebanyak 1%-25% RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan


persyaratkan dalam standar.

E.

Tidak ada RPU memenuhi ukuran minimum sesuai dengan persyaratkan


dalam standar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RPU yang dimiliki oleh program
keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan
jenis RPU yang memenuhi standar. Lihat RPU yang ada pada salinan Standar Sarana
dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir).
B. Pendukung
C. Assesor
Bukti :
-Observasi langsung keberadaan masing-masing RPU
- Bandingkan luas RPU dengan standar yang ditentukan.
- Prosentase dihitung dari jumlah RPU yang memenuhi syarat dibagi jumlah seluruh RPU yang
ada dikalikan 100%, dengan menggunakan format dibawah ini;
Nama Program Keahlian .
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Jenis RPU

Luas (m2)
Standa
Fakta
r

Lebar (m)
Standar

Fakta

Kesesuaian
TS
S

Keteranga
n

Kelas
Perpustakaan
Lab Biologi
Lab Fisika
Lab Kimia
Lab IPA
Lab
Komputer
Lab Bahasa
Ruang
Gambar
Teknik
Jumlah
Prosentase

hal. 88/66
hal. 88/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 88/66 Instrumen

Bila jumlah RPU lebih dari satu dan berbeda ukurannya, maka data harus disajikan secara
masing-masing.

103.

Program Keahlian memiliki RPU dengan sarana sebagaimana tercantum pada


Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
Sebanyak 76%-100% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai
dengan persyaratkan dalam standar.

A.
B.

Sebanyak 51%-75% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai


dengan persyaratkan dalam standar.

C.

Sebanyak 26%-50% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai


dengan persyaratkan dalam standar.

D.

Sebanyak 1%-25% RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai


dengan persyaratkan dalam standar.

E.

Tidak ada satupun RPU mempunyai kelengkapan sarana sesuai dengan


persyaratkan dalam standar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RPU yang memenuhi ke le ng ka p an
je ni s s ar an a se s ua i S ta nd ar Sa rana d an Pr as ar an a SMK/MAK. Lihat RPU yang ada
pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masingmasing (terlampir).
B. Pendukung
Data kelengkapan sarana RPU
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Jenis RPU

Kelengkapan jenis sarana


Lengkap
Tidak lengkap

Keterangan

Kelas
Perpustakaan
Lab Biologi
Lab Fisika
Lab Kimia
Lab IPA
Lab Komputer
Lab Bahasa
Ruang Gambar Teknik

C. Assesor
Bukti :
-

Lihat kelengkapan sarana prasarana pada RPU, sesui dengan permen no.40 th.2008.

Observasi langsung RPU yang memenuhi persyaratan lengkap, yaitu kelengkapan sarana
prasarana dalam ruangan/daftar inventaris sarana setiap RPU dan dibandingkan dengan
standar yang ada.

Prosentase dihitung dari Jumlah RPU yang lengkap dibagi RPU seluruhnya x 100%, seperti
format dibawah ini :

No
1
2
3
4
5
6
7
8
9

Jenis RPU

Kelengkapan jenis sarana


Lengkap
Tidak lengkap

Keterangan

Kelas
Perpustakaan
Lab Biologi
Lab Fisika
Lab Kimia
Lab IPA
Lab Komputer
Lab Bahasa
Ruang Gambar Teknik
Jumlah
Prosentase
hal. 89/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Catatan : Pengisian RPU disesuaikan dengan kelompok dan program keahliannya.


104.

Sekolah/madrasah memiliki ruang penunjang (RP) sesuai dengan Standar Sarana


dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Memiliki 76% - 100% RP sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

B.

Memiliki 51% - 75%

RP sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

C.

Memiliki 26% - 50%

RP sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

D.

Memiliki

RP sesuai dengan persyaratkan dalam standar.

E.

Tidak memiliki RP.

1% - 25%

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan RP yang disyaratkan pada Standar Sarana dan
Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing program keahlian. Lihat RP yang ada pada salinan
Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir).
B. Pendukung
Data ruang penunjang (RP) SMK/MAK untuk no. 104. s.d 105.

No
1
2
3

Jenis RP

Kebutuhan RP
Standa
Fakta
r

Luas (m2)
Standa Fakt
r
a

Lebar (m)
Standa
Fakta
r

Keter
angan

Ruang Pimpinan
Ruang Guru
Ruang
Tata
Usaha
Tempat
Beribadah
Ruang Konseling
Ruang UKS
Ruang
Organisasi
Kesiswaan
Jamban
Gudang
Ruang Sirkulasi
Tempat
Bermain/
Berolah raga

4
5
6
7
8
9
10
11

C. Assesor
Bukti:
-

Lihat ketentuan RP yang harus ada, berdasarkan permen no.40 th.2008, dalam hal ini :
Ruang pimpinan, ruang guru, ruang tata usaha, tempat beribadah, ruang konseling, ruang
UKS, ruang OSIS, jamban, gudang, ruang sirkulasi dan tempat bermain/olah raga.

Observasi langsung keberadaan RP tersebut.

Prosentase dihitung dari jumlah RP yang memenuhi syarat dibagi dengan jumlah seluruh
RP dikalikan 100%., dengan menggunakan di bawah ini.

Kebutuhan RP
No
1
2
3
4

Jenis RP

Standa
r

Fakta

Luas (m2)
Standa
r

Fakt
a

Lebar (m)
Standa
r

Fakta

Kesesuaian
Ts
S

Keter
angan

Ruang Pimpinan
Ruang Guru
Ruang
Tata
Usaha
Tempat

hal. 90/66
hal. 90/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 90/66 Instrumen

5
6
7
8
9
10
11

Beribadah
Ruang
Konseling
Ruang UKS
Ruang
Organisasi
Kesiswaan
Jamban
Gudang
Ruang Sirkulasi
Tempat
Bermain/
Berolah raga
Jumlah
Prosentase

105.

Sekolah/madrasah memiliki (RP) dengan ukuran minimum sesuai dengan yang


disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Sebanyak 76%-100% RP memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

B.

Sebanyak 51%-75% RP memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

C.

Sebanyak 26%-50% RP memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

D.

Sebanyak 1%-25% RP memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

E.

Tidak ada RP memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam


standar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RP yang dimiliki oleh program
keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung
berdasarkan jenis RP yang memenuhi standar. Lihat RP yang ada pada salinan
Standar Sarana dan rasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing
(terlampir).
B. Pendukung
Sama dengan no. 104.
C. Assesor
Bukti :
-

Observasi langsung keberadaan masing-masing RP.

Bandingkan luas RP yang ada dengan luas standar yang ditentukan.

Prosentase dihitung dari Jumlah RP yang memenuhi syarat dibagi RP seluruhnya x 100%,
dengan menggunakan format dibawah ini.
Luas (m2)

No
1
2
3
4
5
6
7

Jenis RP

Standa
r

Fakt
a

Lebar (m)
Standa
r

Fakta

Kesesuaian
Ts
S

Keter
angan

Ruang Pimpinan
Ruang Guru
Ruang
Tata
Usaha
Tempat
Beribadah
Ruang
Konseling
Ruang UKS
Ruang
hal. 91/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Organisasi
Kesiswaan
Jamban
Gudang
Ruang Sirkulasi
Tempat
Bermain/
Berolah raga

8
9
10
11

Jumlah
Prosentase
106.

Sekolah/madrasah memiliki ruang penunjang (RP) dengan sarana sebagaimana


tercantum pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Sebanyak 76%-100% RP mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

B.

Sebanyak 51%-75 % RP mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

C.

Sebanyak 26%-50 % RP mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

D.

Sebanyak 1%-25 % RP mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

E.

Tidak ada satupun RP mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RP yang memenuhi kelengkapan sarana
sesuai Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Lihat RP yang ada pada salinan Standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir).
B. Pendukung
Data Kelengkapan Sarana RP
No
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

Kelengkapan Sarana
Lengkap
Tdk Lengkap

Jenis RP

Keterangan

Ruang Pimpinan
Ruang Guru
Ruang Tata Usaha
Tempat Beribadah
Ruang Konseling
Ruang UKS
Ruang Organisasi Kesiswaan
Jamban
Gudang
Ruang Sirkulasi
Tempat Bermain/ Berolah
raga

C. Assesor
Bukti :
-

Lihat kelengkapan sarana prasarana yang harus ada pada setiap RP, sesuai dengan
ketentuan.
Bandingkan daftar inventaris sarana setiap RP dengan standar yang ada.
Observasi langsung, RP yang memenuhi sarana prasarana lengkap.

Prosentase dihitung dari Jumlah RP yang lengkap dibagi RP seharusnya x 100%, dengan
menggunakan format sbb:
N
o

Jenis RP

hal. 92/66
hal. 92/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Kelengkapan sarana
lengka
Tdk
p
lengkap

Keterangan

hal. 92/66 Instrumen

1
2
3
4
5
6
7

Ruang Pimpinan
Ruang Guru
Ruang Tata Usaha
Tempat Beribadah
Ruang Konseling
Ruang UKS
Ruang
Organisasi
Kesiswaan
Jamban
Gudang
Ruang Sirkulasi
Tempat Bermain/ Berolah
raga
Jumlah
Prosentase

8
9
10
11

107.

Program Keahlian memiliki ruang pembelajaran khusus (RPK) sesuai dengan Standar
Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Memiliki 76% 100% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar.

B.

Memiliki 51% 7 5 % RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar.

C.

Memiliki 26% 5 0% RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar.

D.

Memiliki 1% 2 5 % RPK sesuai dengan persyaratan dalam standar.

E.

Tidak memiliki RPK.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan kepemilikan ruang pembelajaran khusus (RPK) yang disyaratkan
pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK untuk masing-masing program keahlian. Lihat
RPK yang ada pada salinan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK sesuai program keahlian
masing-masing (terlampir).
B. Pendukung
Data ruang pembelajaran khusus (RPK) SMK/MAK untuk no. 107. s.d 108.
Kebutuhan RPK
No

Jenis RPK

Standar

Fakta

Luas (m2)
Standa
Fakta
r

Lebar (m)
Standar

Fakta

Ket

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11

C. Assesor
Bukti :
-

Lihat ketentuan RPK yang harus ada berdasarkan Permen no. 40 th 2008.

Observasi langsung tentang keberadaan RPK tersebut

Prosentase dihitung dari jumlah RPK yang memenuhi syarat dibagi dengan seluruh RPK
kali 100%, dengan menggunakan format dibawah ini,
Kebutuhan RPK

No

Jenis RPK
Standar

Fakta

Luas (m2)
Standa
r

Fakta

Lebar (m)
Standa
r

Fakta

Kesesuai
n
TS
S
hal. 93/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Ket

Luas (m2)

Kebutuhan RPK
No

Jenis RPK
Standar

Fakta

Standa
r

Fakta

Lebar (m)
Standa
r

Fakta

Kesesuai
n
TS
S

Ket

2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Jumlah
Prosentase
Contoh perhitungan :
Misal chasis otomotif pembelajaran/minggu/kelas = 8 jam, jumlah rombel 10 kelas, shg jumlah jam total per minggu = 10x8
jam = 80 jam
Penggunaan bengkel/hari = 14 jam ( pagi 8 jam , siang 6 jam ), maka kebutuhan RPK untuk chasis otomotif = 80/14 = 6
hari ( 1 minggu )
Artinya untuk chasis otomotif dibutuhkan 1 ruangan
= ( 10 x8) : 84 = 0,9 = 1 RPK

108.

Program Keahlian memiliki RPK dengan ukuran minimum sesuai dengan yang
disyaratkan pada Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Sebanyak 76%-100% RPK memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

B.

Sebanyak 51%-75% RPK memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

C.

Sebanyak 26%-50% RPK memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

D.

Sebanyak 1%-25% RPK memenuhi ukuran minimum yang


dipersyaratkan dalam standar.

E.

Tidak ada RPK memenuhi ukuran minimum yang dipersyaratkan dalam


standar.

A. Juknis
B. Jawaban dibuktikan dengan membandingkan ukuran RPK yang dimiliki oleh program
keahlian dengan Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. Persentasi dihitung berdasarkan
jenis RPK yang memenuhi standar. Lihat RPK yang ada pada salinan Standar Sarana
dan Prasa-rana SMK/MAK sesuai program keahlian masing-masing (terlampir).
C. Pendukung
D. Assesor
Bukti :
-

Observasi langsung keberadaan masing-masing RPK

Bandingkan ukuran RPK yang ada dengan standar yang ditentukan

Prosentase dihitung dari Jumlah RPK yang memenuhi syarat dibagi RPK seluruhnya x
100%, dengan menggunakan format di bawah ini:
Luas (m2)

No

Jenis RPK

Standa
r

Fakt
a

Lebar (m)
Standa
r

Fakta

Kesesuaian
Ts
S

Keter
angan

1
2
3
4
hal. 94/66
hal. 94/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 94/66 Instrumen

5
6
7
8
9
10
11
Jumlah
Prosentase
109.

Program Keahlian memiliki RPK dengan sarana sebagaimana tercantum pada


Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK.
A.

Sebanyak 76%-100% RPK mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

B.

Sebanyak 51%-75 % RPK mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

C.

Sebanyak 26%-50 % RPK mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

D.

Sebanyak 1%-25 % RPK mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

E.

Tidak ada satupun RPK mempunyai kelengkapan sarana yang


dipersyaratkan dalam standar.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan menghitung jumlah RPK yang memenuhi kelengkapan
sarana sesuai Standar Sarana dan Prasarana SMK/MAK. L i h a t R P K yan g a d a p a d a
s a l i n a n S t a n d a r S a r an a d a n P r as a r an a SMK/MAK sesuai program keahlian masingmasing (terlampir).
B. Pendukung
Data kelengkapan sarana RPK
No

Jenis RPK

Kelengkapan sarana
Tidak
Lengkap
lengkap

Keterangan

1
2
3
4
5
6
7
8
dst
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat kelengkapan sarana prasana yang harus ada pada RPK, sesuai dengan ketentuan.

Observasi langsung RPK yang memenuhi sarana prasarana lengkap.

Prosentase dihitung dari Jumlah RPK yang lengkap dibagi RPK seharusnya x 100%, dengan
menggunakan format di atas :

110.

Sekolah/madrasah memiliki bisnis center sebagai wahana kewirausahaan.


A.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri,


SDM yang melayani, dan menghasilkan profit.
hal. 95/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

B.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri,


SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit.

C.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, sistem usaha sendiri,


belum ada SDM yang melayani dan belum menghasilkan profit.

D.

Business center memiliki fasilitas usaha sendiri, belum terbentuk


sistem usaha sendiri, belum ada SDM yang melayani dan belum
menghasilkan profit.

E.

Tidak memiliki bisnis center.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya fasilitas usaha berujud ruang produksi, ruang penjualan,
sistem usaha berujud alur barang dagangan keluar masuk, pembukuan yang tertib dan
transparan, SDM berujud tenaga yang melayani, profit yang dibuktikan dengan laporan neraca
rugi laba.
B. Pendukung, kosong .
C. Assesor
Bukti :
- Observasi langsung keberadaan Bisnis Senter
- Dilihat dokumen bisnis center : SK Pembentukan dan Pengelola Business
Center, Struktur Org.,Job desc.
- Dokumen kegiatan bisnis; (buku order, keuangan, laporan laba rugi.dll.),
- Daftar hadir petugas pada saat melaksanakan kegiatan Business center.
111.

Program Keahlian memiliki business center yang dapat menghasilkan barang dan
jasa yang tersebar luas secara nasional.
A.

Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa


tersebar luas lintas Kabupaten/Kota.

B.

Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa


tersebar dalam lingkungan masyarakat umum sekitar
sekolah/madrasah.

C.

Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa


tersebar dalam lingkungan sekolah/madrasah.

D.

Memiliki business center yang menghasilkan barang dan atau jasa


tersebar dalam lingkungan program keahlian.

E.

Tidak memiliki business center.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan mengecek keberadaan unit produksi dan dokumen bukti transaksi
hasil penjualan barang atau jasa.
B. Pendukung
C. Assesor
Bukti :

112.

Observasi langsung keberadaan Business center

Lihat Dokumen organisasi, meliputi antara lain : SK Pembentukan Business center, SK


Pengelola, Struktur Org.,Job desc.,

Dokumen kegiatan bisnis, meliputi : buku order, keuangan dan lap.laba rugi, daftar hadir
dalam kegiatan Business center.

Dilihat jenis produk barang/jasa yang dihasilkan (adanya daftar produk barang/jasa yang
dikerjakan)

Dokumen pemasaran, meliputi : petugas pelaksana, banyaknya/daftar pesanan dan


jangkauan pemasarannya (kota/kab./prop./nasional).
Sekolah/Madrasah memiliki Bursa Kerja Khusus (BKK) dengan berbagai kegiatan.

hal. 96/66
hal. 96/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 96/66 Instrumen

A.
B.

Memiliki BKK yang memasarkan lulusan, melakukan seleksi, dan


penyaluran lulusannya ke dunia kerja yang relevan.
Memiliki BKK yang melakukan seleksi dan penyaluran lulusannya ke
dunia kerja yang relevan.

C.

Memiliki BKK yang menginformasikan adanya lowongan kerja ke


sekolah/madrasah dan lulusannya.

D.

Memiliki BKK namum tidak melakukan kegiatan bagi sekolah/madrasah


maupun lulusannya.

E.

Tidak memiliki BKK di sekolah/madrasah.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan mengecek keberadaan BKK dan dokumen kegiatan yang dilakukan
(seperti leaflet lowongan kerja, dokumen kerjasama penerimaan pegawai/seleksi, dsb).
B. Pendukung
Kosong..
C. Assesor
Bukti :
-

Observasi keberadaan BKK dan ruang BKK.

Cek keberadaan ruang BKK.

Cek dokumen organisasi, meliputi: SK Pembentukan, SK Pengelola, struktur organisasi dan


uraian tugas, dan MoU dengan Disnakertrans

Dokumen kegiatan meliputi: liftlet berisi informasi lowongan kerja, dokumen kerja sama,
keorganisasian dengan lembaga lain, dan daftar penerbitan kartu kuning.

Data-data perusahaan mitra, meliputi : program keahlian, bidang pekerjaan, alamat,


nama pimpinan perusahaan dll.

Data-data agen penyalur tenaga kerja

Data pelaksanaan dan hasil seleksi

Data-data siswa yang telah disalurkan bekerja pada perusahaan yang relevan.

Data-data perusahaan rekanan agen penyalur tenaga kerja, baik di Indonesia, maupun di
luar negeri

Wawancara dengan petugas BKK, komite sekolah,dan kepala sekolah.

VI. STANDAR PENGELOLAAN

113.

Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan visi lembaga.


A.
B.

Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan sering


disosialisasikan.
Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami dan pernah
disosialisasikan.

C.

Merumuskan dan menetapkan visi, mudah dipahami tetapi tidak


disosialisasikan.

D.

Merumuskan dan menetapkan visi, sulit dipahami dan tidak


disosialisasikan.

E.

Tidak merumuskan dan menetapkan visi.

A. Juknis
Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika sekolah/madrasah mensosialisasikan visi
lembaga sebanyak 2 (dua) kali atau lebih kepada warga program keahlian dan segenap
pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir.
B. Pendukung
hal. 97/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Kosong
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya rumusan visi yang mudah dipahami dan terukur

Visi terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff, ruang guru,
ruang TU dan tempat-tempat tertentu.

Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi
tentang perumusan Visi dan perencanaan sosialisasi visi, minimal 2 kali dalam satu tahun
kepada seluruh warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI.

Visi disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat

Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman visi sekolah.

114.

Sekolah/Madrasah telah merumuskan dan menetapkan misi lembaga.


A.
B.

Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami dan sering


disosialisasikan.
Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami dan pernah
disosialisasikan.

C.

Merumuskan dan menetapkan misi, mudah dipahami tetapi tidak


disosialisasikan.

D.

Merumuskan dan menetapkan misi, sulit dipahami dan tidak


disosialisasikan.

E.

Tidak merumuskan dan menetapkan misi.

A. Juknis
Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika sekolah/rnadrasah mensosialisasikan misi
lembaga sebanyak 2 (dua) kali atau lebih kepada warga program keahlian dan segenap
pihak yang berkepentingan pada satu semester terakhir.
B. Pendukung, kosong.
C. Assesor
Bukti :

115.

Adanya rumusan misi yang mudah dipahami dan terukur

Misi terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff, ruang guru,
ruang TU dan tempat-tempat tertentu.

Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi
tentang perumusan Misi dan perencanaan sosialisasi visi, minimal 2 kali dalam satu tahun
kepada seluruh warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI.

Misi disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen rapat

Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman misi sekolah.
Program Keahlian telah merumuskan dan menetapkan tujuan lembaga.
A.
B.

Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan sering


disosialisasikan.
Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami dan pernah
disosialisasikan.

C.

Merumuskan dan menetapkan tujuan, mudah dipahami tetapi tidak


disosialisasikan.

D.

Merumuskan dan menetapkan tujuan, sulit dipahami dan tidak


disosialisasikan.

E.

Tidak merumuskan dan menetapkan tujuan.

A. Juknis
Yang dimaksud dengan sering disosialisasikan, jika program keahlian mensosialisasikan
hal. 98/66
hal. 98/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 98/66 Instrumen

tujuan lembaga sebanyak 2 (dua) kali atau lebih kepada warga program keahlian dan
segenap pihak yang berkepentingan pada satu semester teraknir.
B. Pendukung
Tujuan program keahlian.
a) ____________________________________________________________
b) ____________________________________________________________
c) ____________________________________________________________
d) ____________________________________________________________
e) ____________________________________________________________
f) ____________________________________________________________
g) ____________________________________________________________
C. Assesor
Bukti :

116.

Adanya rumusan tujuan lembaga yang mudah dipahami dan terukur

Tujuan lembaga terpampang di ruang strategis, ruang tamu, ruang pimpinan, ruang staff,
ruang guru, ruang TU dan tempat-tempat tertentu.

Adanya Program Kerja Sekolah/Madrasah tahunan yang didalamnya antara lain berisi
tentang perumusan tujuan lembaga dan perencanaan sosialisasi tujuan lembaga, minimal
2 kali dalam satu tahun kepada seluruh warga sekolah( termasuk komite dan DU/DI.

Tujuan lembaga disosialisasikan pada warga salah satu buktinya dapat dilihat pada notulen
rapat

Wawancara dengan warga sekolah secra acak, tentang pemahaman tujuan lembaga
sekolah.
Program Keahlian memiliki rencana kerja jangka menengah (empat tahunan) dan
rencana kerja tahunan.
A.
B.

Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan


dan sudah disosialisasikan.
Memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja tahunan
tetapi belum disosialisasikan.

C.

Memiliki rencana kerja jangka menengah atau rencana kerja tahunan


dan sudah disosialisasikan.

D.

Memiliki rencana kerja jangka menengah atau rencana kerja tahunan


tetapi belum disosialisasikan.

E.

Tidak memiliki rencana kerja jangka menengah dan rencana kerja


tahunan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen tertulis rencana kerja jangka menengah (empat
tahunan) dan rencana kerja tahunan yang disosialisasikan kepada seluruh warga program
keahlian. Di dalam rencana kerja tahunan memuat ketentuan-ketentuan yang jelas tentang:
kesiswaan, kurikulum dan kegiatan pembelajaran, pendidik dan tenaga kependidikan, serta
pengembangannya, sarana dan prasarana, keuangan dan pembiayaan, budaya dan lingkungan
masyarakat, peranserta masyarakat/DU/DI dan kemitraan, rencana-rencana kerja lainnya
yang mengarah pada peningkatan dan pengembangan mutu program keahlian.
B. Pendukung
C. a) Rencana kerja jangka menengah (empat tahunan), dibuat dari tahun ........
sampai tahun ........
b) Rencana kerja tahunan yang dimiliki.
Tahun ........... / ...........
Tahun ........... / ...........
hal. 99/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Tahun ........... / ...........


Tahun ........... / ...........
D. Assesor
Bukti :
-

Adanya dokumen rencana kerja jangka menengah ( 4tahunan)

Adanya dokumen rencana kerja tahunan,

Telah disosialisasikan kepada warga sekolah, salah satu buktinya lihat pada notulen rapat

Wawancara secara acak dengan warga sekolah.

117.

Program Keahlian memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan


secara tertulis yang mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait.
A.
B.

Memiliki 7 atau lebih dokumen aspek pengelolaan secara tertulis.


Memiliki 5 - 6 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis.

C.

Memiliki 3 - 4 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis.

D.

Memiliki 1 - 2 dokumen aspek pengelolaan secara tertulis.

E.

Tidak memiliki dokumen aspek pengelolaan secara tertulis.

A. Juknis
Pedoman yang mengatur aspek pengelolaan terdiri dari 8 (delapan) dokumen sebagai berikut:
1) KTSP.
2) Kalender pendidikan/akademik.
3) Struktur organisasi program keahlian.
4) Pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan/ Pengembangan SDM.
5) Peraturan akademik.
6) Tata tertib program keahlian.
7) Kode etik program keahlian, dan
8) Biaya operasional program keahlian.
B. Pendukung
Kepemilikan dokumen aspek pengelolaan pendidikan.
No.

Jenis dokumen pengelolaan pendidikan

KTSP

Kalender pendidikan/akademik

Struktur organisasi program keahlian

Pendayagunaan pendidik & tenaga kependidikan

Ada

Tidak

Pengembangan SDM
5

Peraturan akademik

Tata tertib program keahlian

Kode etik program keahlian

Biaya operasional program keahlian

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ada atau Tidak
C. Assesor
D. Bukti :
-

Adanya pedoman yang terdiri dari 8 dokumen, yaitu : 1.KTSP, 2. Kalender Pendidikan, 3
Struktur organisasi Prog.Keahlian, 4.Pendaya gunaan pendidik dan tenaga
kependidikan/pengembangan SDM,5.Peraturan akademik, 6.Tata tertib program keahlian,
7.kode etik program keahlian dan 8.Biaya operasional prog.keahlian.

Keberadaan dokumen dapat dilihat dari format diatas.

Penilaian adalah dokumen yang dimiliki dibandingkan dengan pernyataan pada instrumen.

Nilai A, apabila tersedia dokumen 1-6 dan 8 atau 7


hal. 100/66
hal. 100/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 100/66 Instrumen

Nilai B, apabila tersedia dokumen 1-4 dan 8 atau 5,6 atau 7


Nilai C, apabila tersedia dokumen 1-2 dan 8 atau 4,5,6 atau 7
Nilai D, apabila tersedia dokumen 1 dan satu dokumen lainnya
Nilai E, apabila tidak memiliki dokumen
118.

Program Keahlian memiliki struktur organisasi dengan kejelasan uraian tugas dan
mekanisme kerja.
A.
B.

Memiliki struktur organisasi yang dipajang di dinding dan disertai uraian


tugas yang jelas.
Memiliki struktur organisasi dan disertai uraian tugas yang jelas.

C.

Memiliki struktur organisasi dan disertai uraian tugas tetapi tidak jelas.

D.

Memiliki struktur organisasi tetapi tidak ada uraian tugas.

E.

Tidak memiliki struktur organisasi.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan bagan atau struktur organisasi program
serta uraian tugas dari masing-masing anggota organisasi.

keahlian yang lengkap

B. Pendukung
Kepemilikan struktur organisasi program keahlian.
Uraikan isi struktur organisasi program keahlian dan penjelasan singkat

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya struktur organisasi program keahlian

Adanya susuna personalia struktur program keahlian

Adanya uraian tugas struktur program keahlian

Adanya mekanisme kerja, masing-masing petugas

Ditempel ditempat strategis

119.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan sesuai dengan rencana kerja tahunan.


A.
B.

Sebanyak 76% - 100% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja


tahunan.
Sebanyak 51% - 75% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja
tahunan.

C.

Sebanyak 26% - 50% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja


tahunan.

D.

Sebanyak 1% - 25% kegiatan dilaksanakan sesuai rencana kerja


hal. 101/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

tahunan.
E.

Tidak melaksanakan kegiatan sesuai rencana kerja tahunan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tentang adanya kesesuaian antara rencana kerja
tahunan dengan laporan pelaksanaan kegiatan
B. Pendukung
Pelaksanaan kegiatan program keahlian sesuai rencana kerja tahunan.
No.

Dokumen pelaksanaan kegiatan program keahlian yang dimiliki

1
2
3
4
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya rencana kerja tahunan

Adanya kesesuaian antara realisasi kegiatan dengan rencana kerja tahunan.

Prosentase dihitung dari jumlah program yang sudah dilaksanakan dibagi dengan seluruh
program yang disusun x 100%, dengan menggunakan format dibawah ini dan dilampiri
dengan bukti dokumen keterlaksanaan:
No
.

Pelaksanaan
Rencana Kegiatan

Sudah (tgl)

Belum

Keterangan

1
2
3
4

dst
Jumlah
Prosentase

120.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan kesiswaan.


A.

Memiliki 4 atau lebih dokumen kegiatan kesiswaan.

B.

Memiliki 3 dokumen kegiatan kesiswaan.

C.

Memiliki 2 dokumen kegiatan kesiswaan.

D.

Memiliki 1 dokumen kegiatan kesiswaan.

E.

Tidak memiliki dokumen kegiatan kesiswaan.

A. Juknis
Kegiatan kesiswaan terdiri dari 5 (lima) dokumen yang terdiri atas:
1)
Seleksi penerimaan siswa baru.
2)
Memberikan layanan konseling/Melakukan pembinaan prestasi
3)
unggulan.
4)
Melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler.
5)
Melakukan pelacakan terhadap alumni.
B. Pendukung
Jenis kegiatan kesiswaan yang dilakukan program keahlian.
a) ____________________________________________________________
b) ____________________________________________________________
c) ____________________________________________________________
d) ____________________________________________________________
hal. 102/66
hal. 102/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 102/66 Instrumen

e) ____________________________________________________________
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya minimal 4 dokumen kegiatan kesiswaan, meliputi :1. Seleksi penerimaan siswa
baru, 2.Memberikan layanan konseling,3.Melakukan pembinaan prestasi/unggulan,
4.Melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler, dan 5.Melakukan pelacakan/penelusuran
lulusan.

Wawancara terhadap warga sekolah secara acak.

121.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan pengembangan kurikulum dan


pembelajaran.
A.

Memiliki 4 atau lebih dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.

B.

Memiliki 3 dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.

C.

Memiliki 2 dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.

D.

Memiliki 1 dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.

E.

Tidak memiliki dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.

A. Juknis
Kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran terdiri dan 5 (lima) dokumen yang
terdiri dari :
1) KTSP.
2) Kalender pendidikan.
3) Program pembelajaran.
4) Penilaian hasil belajar siswa, dan
5) Peraturan akademik.
B. Pendukung
Jenis kegiatan pengembangan kurikulum dan pembelajaran:
a) _____________________________________________________________
b) _____________________________________________________________
c) _____________________________________________________________
d) _____________________________________________________________
e) _____________________________________________________________
Kepemilikan dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran.
No.

Jenis dokumen kurikulum dan pembelajaran

KTSP

Kalender pendidikan

Program pembelajaran

Penilaian hasil belajar siswa

Peraturan akademik

Ada

Tidak

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ada atau Tidak
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya dokumen kegiatan kurikulum dan pembelajaran, meliputi:

1. KTSP terdiri dari dokumen 1 dan dokumen 2(silabus) yang dilengkapi bukti
analisis/pengkajian silabus.
2. Kalender Pendidikan (kalender aplikatif)
3. Program Pembelajaran (keterlihatan beban belajar/minggu=36jam+4jam, minggu
efektif/tahun=minimal 38minggu, dan jam tatap muka= 45 menit/jampelajaran
4. Penilaian hasil belajar siswa (guru mengembangkan hasil/evaluasi)
5. Peraturan akademik, tata tertib aplikatif dan terukur

hal. 103/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Keberadaan dokumen dapat dijelaskan dengan format dibawah ini dan kebenarannya
dibuktikan melalui studi dokumen:

No.

Jenis dokumen
kurikulum dan
pembelajaran

Keberadaan
Bukti

KTSP

Dokumen I dan
dokumen II/Silabus
( ada bukti
analisis/pengkajian)

Kalender pendidikan

Kalender aplikatip

Program
pembelajaran

Kelihatan beban
belajar/minggu,minggu
efektif/th, & jam TM
(45mnt/jam)

Penilaian hasil
belajar siswa

Guru mengembangkan
soal/evaluasi

Peraturan akademik

Tata tertib aplikatip &


terukur

ada

Tdk.ada

Disarankan Jumlah dokumen yang baik sbg dasar penilaian, dengan urutan dokumen sesuai
tabel diatas

122.

Program Keahlian melaksanakan pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.


A.

Melaksanakan 3 program pendayagunaan pendidik dan tenaga


kependidikan.

B.

A.

Melaksanakan 4 atau lebih program pendayagunaan pendidik dan


tenaga kependidikan.

C.

Melaksanakan 2 program pendayagunaan pendidik dan tenaga


kependidikan.

D.

Melaksanakan 1 program pendayagunaan pendidik dan tenaga


kependidikan.

E.

Tidak melaksanakan program pendayagunaan pendidik dan tenaga


kependidikan.

Juknis
Lima program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan terdiri
atas:
1) Pembagian tugas.
2) Penentuan sistem penghargaan.
3) Pengembangan profesi.
4) Promosi dan penempatan, serta
5) Mutasi.

B. Pendukung
Pelaksanaan program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan.
No.

Jenis program pendayagunaan

Pembagian tugas

Penentuan sistem penghargaan

Pengembangan profesi

Promosi dan penempatan

Mutasi

Dilakukan

Tidak
dilakukan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Dilakukan atau Tidak dilakukan
hal. 104/66
hal. 104/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 104/66 Instrumen

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program dan pelaksanaan pendayagunaan pendidik dan tenaga


kependidikan,meliputi :

1. Pembagian tugas (SK kepala Sekolah tentang tugas mengajar dll.)


2. Penentuan system penghargaan dan sanksi (reward dan punishment)
3. Pengembangan profesi (contoh:pendidikan lanjut,pelatuhan dsb)
4. Promosi dan penempatan (jenjang karier, wali kelas, ketua program,
waka dsb.
6. Mutasi (pertukaran jabatan/rotasi)
123.

Wawancara dengan warga sekolah dan kepala sekolah.


Program Keahlian mengelola sarana dan prasarana pembelajaran.
A.
B.

Mengelola 4 atau lebih program sarana dan prasarana.


Mengelola 3 program sarana dan prasarana.

C.

Mengelola 2 program sarana dan prasarana.

D.

Mengelola 1 program sarana dan prasarana.

E.

Tidak mengelola program sarana dan prasarana.

A. Juknis
Lima program pengelolaan sarana prasarana meliputi:
1) Perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana pendidikan.
2) Evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam mendukung
proses pendidikan.
3) Peralatan fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di program keahlian.
4)
Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan
pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat, serta
5) Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memerhadkan kesehatan dan
keamanan lingkungan.
B. Pendukung
Pengelolaan program sarana dan prasarana pembelajaran.
No.

Jenis program sarana dan prasarana

Perencanaan, pemenuhan, dan pendayagunaan


sarpras pendidikan

Evaluasi dan pemeliharaan sarpras dalam


mendukung proses pendidikan

Fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas

Penyusunan skala prioritas pengembangan


fasilitas pendidikan

Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan


pendidikan

Dilakukan

Tidak
dilakukan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Dilakukan atau Tidak dilakukan
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya program pengelolaan sarana prasarana meliputi :

1.
2.

Perencanaan, pemenuhan serta pendayagunaan sarana dan prasarana pendidikan.


Evaluasi serta pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi dalam mendukung
proses pendidikan.
Fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di program keahlian.
Penyusunan skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan
pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat, serta
Pemeliharaan seluruh fasilitas fisik dan peralatan dengan memerhadkan kesehatan dan
keamanan lingkungan.

3.
4.
5.

hal. 105/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

124.

A.

Adanya realisasi pengelolaan program pengelolaan sarana prasarana.


Lihat RKA dan lihat Realisasi/pelaporan
Observasi/melihat bukti langsung
Wawancara dengan warga sekolah secara acak.
Keberadaan dokumen dapat dijelaskan dengan format di atas dan
kebenarannya dibuktikan melalui studi dokumen
Program Keahlian mengelola pembiayaan pendidikan.
A.

Memiliki 4 atau lebih program pengelolaan pembiayaan pendidikan.

B.

Memiliki 3 program pengelolaan pembiayaan pendidikan.

C.

Memiliki 2 program pengelolaan pembiayaan pendidikan.

D.

Memiliki 1 program pengelolaan pembiayaan pendidikan.

E.

Tidak memiliki program pengelolaan pembiayaan pendidikan.

Juknis
Empat program pengelolaan pembiayaan pendidikan terdiri atas:
1) Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola.
2) Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan
anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya.
1) Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran, serta
3) Penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah atau lembaga
penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya.

B. Pendukung
Pengelolaan program keuangan dan pembiayaan pendidikan.
No.

Jenis program keuangan dan pembiayaan

dilakukan

Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah


dana yang dikelola

Kewenangan dan tanggung jawab kepala


program keahlian dalam membelanjakan
anggaran pendidikan

Pembukuan semua penerimaan dan


pengeluaran

Penggunaan anggaran untuk dilaporkan komite


sekolah/madrasah dan institusi di atasnya

Tidak
dilakukan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Dilakukan atau Tidak dilakukan
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya APBS/RKA

Adanya 4 dokumen program dan pelaksanaan pengelolaan pembiayaan pendidikan


meliputi :

No
.

1. Sumber pemasukan, pengeluaran, dan jumlah dana yang dikelola.


2. Kewenangan dan tanggung jawab kepala program keahlian dalam membelanjakan
anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya.
3. Pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran, serta
4. Penggunaan anggaran untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah atau
lembaga penyelenggara pendidikan serta institusi di atasnya.
Adanya buku kas pengelolaan keuangan.
Adanya job termasuk mekanisme kerja kepala program
Adanya laporan pengelolaan keuangan akhir tahun pembelajaran yang dilengkapi dengan
bukti-bukti pemasukan dan pengeluaran..
Wawancara dengan warga sekolah secara acak.

Jenis program keuangan dan


pembiayaan

hal. 106/66
hal. 106/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Bukti

Keterlaksanaan
ada

Tdk.
hal. 106/66 Instrumen

Sumber pemasukan, pengeluaran, dan


jumlah dana yang dikelola

Pembukuan
keuangan

Kewenangan dan tanggung jawab


kepala program keahlian dalam
membelanjakan anggaran pendidikan

Job.Desc

Pembukuan semua penerimaan dan


pengeluaran

Catatan
pengelolaan
keuangan

Penggunaan anggaran untuk


dilaporkan komite sekolah/madrasah
dan institusi di atasnya

Bukti
penggunaa
n Laporan

cukup jelas jumlah kegiatan dengan bukti yang terbaik digunakan sebagai dasar penilain
sesuai instrument.
125.

Program Keahlian menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran yang


kondusif.
A.
B.

Memiliki 4 atau lebih kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan


lingkungan pembelajaran yang kondusif.
Memiliki 3 kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan
pembelajaran yang kondusif.

C.

Memiliki 2 kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan


pembelajaran yang kondusif.

D.

Memiliki 1 kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan


pembelajaran yang kondusif.

E.

Tidak memiliki kegiatan menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan


pembelajaran yang kondusif.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan kegiatan program keahlian untuk
menciptakan suasana, iklim, dan lingkungan yang kondusif seperti: kebersihan, kedisiplinan,
penghijauan, penanaman nilal-nilai kejuangan, dan sebagainya.
B. Pendukung
Bentuk penciptaan suasana, iklim, dan lingkungan pembelajaran kondusif yang dilakukan
program keahlian.
a) ___________________________________________________________
b) ___________________________________________________________
c) ___________________________________________________________
d) ___________________________________________________________
e) ___________________________________________________________
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya minimal 4 program kegiatan untuk menciptakan suasana, iklim dan lingkungan
pembelajaran yang kondusif, meliputi diantaranya : kebersihan, kedisiplinan, penghijauan,
penanaman nilal-nilai kejuangan, dan sebagainya,

Adanya dokumen kegiatan, meliputi :


1. Satgas pelaksana (SK Kepala Sekolah)
2. Struktur organisasi, personalia dan uraian tugas (SK Kep.Sek)
3. Lingkup garapan pekerjaan.
4. Absensi pelaksana/daftar hadir kegiatan
5. Tata tertib, aturan pelaksanaan dan catatan pelanggaran serta tindak lanjutnya.

126.

Observasi langsung

Wawancara dengan warga sekolah secara acak.


Program Keahlian melibatkan masyarakat dan membangun kemitraan dengan

hal. 107/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan pendidikan.


A.

Memiliki 4 atau lebih dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan


membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam
pengelolaan pendidikan.
Memiliki 3 dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun
kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan
pendidikan.

B.

C.

Memiliki 2 dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun


kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan
pendidikan.

D.

Memiliki 1 dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan membangun


kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam pengelolaan
pendidikan.

E.

Tidak memiliki dokumen tentang keterlibatan masyarakat dan


membangun kemitraan dengan lembaga lain yang relevan dalam
pengelolaan pendidikan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen tertulis tentang keterlibatan masyarakat/DU/DI
dan/atau lembaga lain yang relevan dalam mendukung pengelolaan pendidikan di program
keahlian, seperti penyusunan program kegiatan program keahlian, praktek kerja industri,
pelaksanaan program kegiatan, MoU dengan lembaga lain, dsb.
B. Pendukung
Bentuk keterlibatan masyarakat dalam membangun kemitraan dengan lembaga lain yang
dilakukan program keahlian.
a) ___________________________________________________________
b) ___________________________________________________________
c) ___________________________________________________________
d) ___________________________________________________________
e) ___________________________________________________________
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya minimal 4 dokumen kegiatan kemitraan, bisa dengan 1.masyarakat, 2.DU/DI dan
3. Lembaga lain yang relevan

Adanya MoU/surat Perjanjian Kerjasama.

Jumlah dokumen kegiatan digunakan digunakan sebagai dasar penilaian

Inventarisasi dokumen kegiatan kemitraan dapat dilakukan dengan format

No
.

Dok.Kerjasama
Nama Lembaga

Bidang kerjasama

ada

Tdk

1
2
3
4
Jumlah dokumen kegiatan digunakan sebagai dasar penilaian.

127.

Program keahlian melakukan kegiatan pelatihan kejuruan bagi teknisi atau laboran
dalam rangka pemutakhiran keahlian kejuruan.
A.
B.

Sebanyak 76% 100% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan


kejuruan.
Sebanyak 56% 75% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan
kejuruan.

hal. 108/66
hal. 108/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 108/66 Instrumen

C.

Sebanyak 26% 50% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan


kejuruan.

D.

Sebanyak 1% 25% teknisi atau laboran mengikuti pelatihan


kejuruan.

E.

Tidak ada satupun teknisi atau laboran mengikuti pelatihan kejuruan.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan data teknisi dan laboran yang mengikuti pelatihan di
DU/DI atau lembaga pelatihan yang relevan dengan program keahlian.
B. Pendukung
Dafatar pelatihan kejuruan tenaga teknisi dan laboran
No

Jenis Pelatihan

Jumlah yg mengikuti peltihan

1
2
3
4
5
6
7
Jumlah keseluruhan
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya daftar nama-nama teknisi atau laboran

Adanya surat tugas pelatihan

Adanya sertifikat pelatihan

Untuk menghitung prosentase: Jumlah teknisi/laboran yang sudah mengikuti pelatihan


dibagi jumlah teknisi/laboran dikali 100% (dapat menggunakan format sbb):
Pelatihan

No

Nama Teknisi/Laboran

sdh

blm

Jenis
Pelatihan

Lembaga
Penyelenggar
a
Pelatihan

1
2
3
dst
Jumlah keseluruhan
Prosentase

128.

Program Keahlian menjalin kerjasama dengan DU/DI dalam melaksanakan magang


guru.
A.

Memiliki 10 atau lebih kerjasama dengan DU/DI.

B.

Memiliki 7-9 kerjasama dengan DU/DI.

C.

Memiliki 4-6 kerjasama dengan DU/DI.

D.

Memiliki 1-3 kerjasama dengan DU/DI.

E.

Tidak memiliki kerjasama dengan DU/DI.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen pelaksanaan kerjasama sekolah/ madrasah dengan
DU/DI
hal. 109/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

B. Pendukung,
No.

Nama DU/DI

Jumlah Guru yang Magang

1
2
3
4

C. Assesor
Bukti,
-

Adanya bukti dokumen pelaksanaan magang guru meliputi : Surat Tugas magang dari
KepSek, nama industry/DU/DI, nama dan jumlah guru program keahlian, waktu
pelaksanaan magang dan sertifikat magang.
Nama DU/DI yang
digunakan tempat
magang guru

No

Jumlah
guru
magang

Waktu
pelaksanaan

Bukti
Kerjasama
(MoU dsb.)

1
2
3
dst

129.

Program Keahlian menerapkan Sistem Manajemen Mutu.


Program keahlian telah menerapkan dan memperoleh pengakuan Sistem

A.

Manajemen Mutu pada manajemen sekolah dan pembelajaran.


Program keahlian telah menerapkan dan memperoleh pengakuan
Sistem Manajemen Mutu salah satu dari manajemen sekolah atau
pembelajaran.

B.

Program keahlian telah menerapkan Sistem Manajemen Mutu, tetapi


belum memperoleh pengakuan dari lembaga yang berwenang.

C.

Program keahlian sedang dalam tahap persiapan menuju Sistem

D.

Manajemen Mutu pada kurun waktu 3 tahun mendatang.

E.

Program keahlian tidak memiliki program Sistem Manajemen Mutu.

A. Juknis
Untuk pilihan jawaban A dan B, dibuktikan dengan data sertifikat perolehan Sertifikasi Sistem
Manajemen Mutu dari Lembaga yang berwenang. Untuk pilihan C dan D, dibuktikan dengan
rekam jejak sistem mutu, manual mutu, dokumen dan record yang mengarah ke terbentuknya
sistem manajemen mutu.
B. Pendukung
Jenis system Manajemen Mutu sekolah/madrasah

No

Jenis Sistem Manajemen Mutu

Keterangan

1
2
3
4
Keterangan: Isilah kolom keterangan dengan kegiatan system manajemen mutu yang sudah
diterapkan atau masih dalam perencanaan
hal. 110/66
hal. 110/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 110/66 Instrumen

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya dokumen acuan internal dan ekternal


Internal antara lain :SK.Kep.sek, Tata Tertib,dokumen yang merupakan persyaratan
Sistem Manajemen Mutu, dll.
Eksternal :Undang-undang, PP , Permen, Perda, Perwal dll. yang berkaitan dengan
pendidikan.

Adanya dokumen record/rekam jejak kegiatan.

Adanya

Contoh:

No

Jenis System Manajemen


Mutu

Dokumen
Internal
&Ekaternal

Keterangan

Rekam
Jejak

Kesiswaan

Penerimaan Siswa Baru

Perwal

Lap.PSB

Kurikulum

Penyusunan KTSP

Permendikna
s

KTSP

Pengelolaam Sarana
Prasarana

MR peralatan bengkel

Permendikna
s

Inventari
s

Pemberdayaan Tenaga
Pendidik

Pengembangan
Kompetensi guru

Permendikna
s

Sertifikat
pelatihan

130.

Bidang garapan business center sesuai dengan bidang kejuruan yang dimiliki
program keahlian.
A.

Memiliki 4 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai
dengan keahlian yang dimiliki program keahlian.

B.

Memiliki 3 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai
dengan keahlian yang dimiliki program keahlian.

C.

Memiliki 2 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai
dengan keahlian yang dimiliki program keahlian.

D.

Memiliki 1 jenis atau lebih barang atau jasa yang dihasilkan sesuai
dengan keahlian yang dimiliki program keahlian.

E.

Tidak menghasilkan barang atau jasa sama sekali.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan mengecek keberadaan business center yang dimiliki program
keahlian dan barang atau jasa yang dihasilkan sesuai dengan kejuruan program keahlian.
B. Pendukung
Jenis barang dan jasa yang dihasilkan business center
1). .
2). .
3). .
4). .
5). .
6). ..
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya SK kepala sekolah ttg pembentukan business center program keahlian

Adanya SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan pengurus, struktur organisasi dan uraian
tugas.

Adanya program kerja business center.

hal. 111/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Adanya dokumen kegiatan business center (antara lain : daftar pekerjaan/job order,
daftar penjualan baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan program keahlian)
yang dikerjakan/dihasilkan oleh business center program keahlian.

Observasi lapangan.

Wawancara dengan pengurus business center, ketua program, dan Pimpinan Sekolah.

Adanya dokumen kegiatan business center.

131.

Pengelolaan business center melibatkan seluruh warga program keahlian.


A.
B.

Melibatkan guru, siswa dan karyawan program keahlian.


Melibatkan guru dan siswa program keahlian.

C.

Melibatkan siswa dan karyawan program keahlian.

D.

Melibatkan guru, siswa atau karyawan program keahliansaja.

E.

Tidak melibatkan guru, siswa dan karyawan program keahlian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen administrasi keterlibatkan guru, siswa dan karyawan
dalam pengelolaan kegiatan unit business center.
B. Pendukung
Kosong
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya dokumen administrasi pelaksanaan, meliputi :


a. daftar hadir harian pelaksanaan kegiatan (guru, siswa dan karyawan)
b. Buku order
c. Buku keuangan/catatan pengelolaan keuangan
d. Buku kas laba-rugi

Observasi langsung

Wawancara dengan pengurus business center dan warga sekolah

132.

Bursa Kerja Khusus (BKK) yang dimiliki sekolah/madrasah mampu menyalurkan


penempatan kerja bagi lulusan di DU/DI dalam 3 tahun terakhir.
A.
B.

Sebanyak 76% -100% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.


Sebanyak 51% -75% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.

C.

Sebanyak 26% -50% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.

D.

Sebanyak

E.

Tidak satupun lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.

1% -25% lulusan mendapatkan pekerjaan melalui BKK.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan dokumen penerimaan pegawai yang dikoordinir oleh BKK dalam 3
tahun teraknir.
B. Pendukung
Data lulusan yang disalurkan BKK
No

Tahun

Jumlah lulusan

Jumlah yang disalurkan

1
2
3
4
hal. 112/66
hal. 112/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 112/66 Instrumen

Jumlah total
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya SK pendirian dan atau SK petugas BKK, termasuk struktur organisasi dan uraian
tugasnya.

Adanya MoU dengan Disnakertrans

Adanya dokumen penerimaan pegawai yang dikoordinir oleh BKK dalam 3 tahun terakhir,
meliputi :
a. Data jumlah lulusan/program keahlian/sekolah setiap tahunnya.
b. Data jumlah lulusan/ program keahlian/sekolah yang disalurkan/diterima kerja
melalui BKK setiap tahunnya.
c. Data DU/DI yang menerima lulusan melalui BKK.

Prosentase dihitung dari jumlah lulusan yang disalurkan oleh BKK selama 3 tahun dibagi
dengan jumlah seluruh lulusan dikalikan 100%, dengan menggunakan format sbb:

No.

Tahun Lulusan

Jumlah Lulusan

Jumlah Yg
Disalurkan
oleh BKK.

Bukti data
penyaluran
ada

Keterangan

tdk

1
2
3
Jumlah
Prosentase
...
133.

Program Keahlian memiliki program pengawasan yang disosialisasikan kepada


pendidik dan tenaga kependidikan.
A.
B.

Memiliki 4 atau lebih dokumen program pengawasan.


Memiliki 3 dokumen program pengawasan.

C.

Memiliki 2 dokumen program pengawasan.

D.

Memiliki 1 dokumen program pengawasan.

E.

Tidak memiliki dokumen program pengawasan.

A. Juknis
Program pengawasan terdiri dari 5 dokumen:
1) Pemantauan.
2) Supervisi.
3) Evaluasi.
4) Pelaporan, dan
5) Tindak lanjutnya.
B. Pendukung
Jenis program pengawasan kepada pendidik dan tenaga kependidikan.
a) ___________________________________________________________
b) ___________________________________________________________
c) ___________________________________________________________
d) ___________________________________________________________
e) ___________________________________________________________
Kepemilikan dokumen program pengawasan.
No.

Jenis dokumen program pengawasan

Pemantauan

Supervisi

Evaluasi

Pelaporan

Ada

Tidak

hal. 113/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Tindak lanjut

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ada atau Tidak
C. Assesor
Bukti :
-

Program keahlian memiliki program pengawasan, terdiri dari lima dokumen yaitu :
Pemantauan,supervise, evaluasi, pelaporan dan tindak lanjut.

Cek/periksa bukti kepemilikan masing-masing dokumen pengawasan tersebut.

Adanya bukti sosialisasi kepada tenaga pendidik dan tenaga kependidikan tentang
program pengawasan, misalnya: notulen rapat untuk sosialisasi pada kegiatan rapat baik
umum maupun khusus.

Wawancara dengan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.

Penilaian :

Nilai A bila terdapat dokumen 1 sd. 4 dan atau 5


Nilai B bila terdapat dokumen 1 sd. 2 dan 3,4 atau 5
Nilai C bila terdapat dokumen 1 dan 2,3,4 atau 5
Nilai D bila terdapat dokumen 1 atau 2

134.

Program Keahlian melaksanakan kegiatan evaluasi diri.


A.
B.

Melaksanakan evaluasi diri setidak-tidaknya sekali dalam 1 semester.


Melaksanakan evaluasi diri sekali dalam 2 semester.

C.

Melaksanakan evaluasi diri sekali dalam 3 semester.

D.

Melaksanakan evaluasi diri sekali dalam 4 semester.

E.

Tidak melaksanakan evaluasi diri.

A. Juknis
Kegiatan evaluasi diri adalah kegiatan yang dilakukan oleh program keahlian untuk
mengetahui gambaran secara menyeluruh tentang kinerja dan keadaan dirinya melalui
pengkajian dan analisis berkenaan dengan kekuatan, kelemahan, peluang, dan tantangan.
Jawaban dibuktikan dengan dokumen laporan evaluasi diri program keahlian.
B. Pendukung
Pelaksanaan kegiatan evaluasi diri kinerja program keahlian.
No.

Jenis kegiatan

1
2
3
4
5
6
7
8
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program kerja tahunan

Adanya dokumen pengkajian dan analisis ttg kinerja program keahlian, ( persemester,
pertahun dsb.), baik dengan SWOT analisis ataupun cara lain.

Adanya dokumen laporan evaluasi diri.

No
.

Jenis kegiatan
program keahlian

Keterlaksanaan
Trlksan

hal. 114/66
hal. 114/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Tdk

Pelaksanaan Kegiatan
Evaluasi
sekali dlm

Hasil/
kesimpu

Hambatan

hal. 114/66 Instrumen

..smtr
a

1 2 3 4

lan

sdm

dan
a

Dll.

1
2
3
4

135.

Program Keahlian melaksanakan evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan.


A.
B.

Melaksanakan 4 atau lebih program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga


kependidikan.
Melaksanakan 3 program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga
kependidikan.

C.

Melaksanakan 2 program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga


kependidikan.

D.

Melaksanakan 1 program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga


kependidikan.

E.

Tidak melaksanakan program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga


kependidikan.

A. Juknis
Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi 4 (empat) program yang
terdiri dari:
1) Kesesuaian penugasan dengan keahlian.
2) Keseimbangan beban kerja.
3) Kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas, serta
4) Pencapaian prestasi pendidik dan tenaga kependidikan.
B. Pendukung
Pelaksanaan program evaluasi kinerja pendidik dan tenaga kependidikan yang dilakukan
No.

Jenis kegiatan

1
2
3
4
5
6
C. Assesor
Bukti:
- Adanya dokumen program dan pelaksanaan evaluasi pendayagunan tenaga pendidik dan
kependidikan, meliputi : kesesuaian penugasan dengan keahlian, keseimbangan beban
kerja, kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas, pencapaia
prestasi pendidik dan tenaga kependidikan.
- Adanya daftar pegawai dan daftar tugas mengajar (untuk melihat latar belakang
pendidikan dengan tugas yang diberikan).
- Jadwal pelajaran untuk melihat beban mengajar 24 jam/minggu ( untuk mengevaluasi
keseimbangan beban kerja).
- Daftar hadir dan bukti aktifitas pembelajaran/ketersediaan perangkat pembelajaran
(untuk mengevaluasi tenaga pendidik )
- Ketersediaan daftar hadir dan daftar nilai siswa, baik harian maupun tahunan (untuk
evaluasi pencapaian prestasi pendidik)
- Ketersediaan data-data administrasi yang baik dan lengkap di bidang ketata usahaan
sesuai dengan uraian tugasnya, contoh: daftar hadir tenaga kependidikan, ketesediaan
hal. 115/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

buku induk lengkap, administrasi kepegawaian, administrasi keuangan,buku inventaris


sarana dsb.( untuk evaluasi tenaga kependidikan)
Nama Tenga
Pendidik dan
Kependidikan
(TPK)

No

1
S

2
TS

3
TS

4
TS

TS

Kesimpulan

1
2
3
dst
Angka 1,2,3 dan 4 adalah jenis evaluasi pendayagunaan TPK, sesuai juknis.
Evaluasi 1 dibuktikan paling tidak dengan kesesuaian latar belakang pendidikan dengan tugas
yang diberikan (daftar pegawai)
Evaluasi 2 dibuktikan paling tidak dengan Jadwal mengajar, untuk melihat beban
24jam/minggu
Evaluasi 3 dibuktikan paling tidak dengan daftar hadir dan aktifitas pembelajaran
(ketersediaan perangkat pembelajaran)
Evaluasi 4 dibuktikan paling tidak dengan mempunyainya daftar hadir dan daftar nilai siswa,
baik harian ataupun tahunan.
Penilaian dibuktikan paling tidak dengan dari evaluasi dan data pendukung yang
Yang ada.
136.

Program keahlian mempersiapkan unsur-unsur pelaksanaan akreditasi.


A.
B.

Mempersiapkan 4 unsur pelaksanaan akreditasi.


Mempersiapkan 3 unsur pelaksanaan akreditasi.

C.

Mempersiapkan 2 unsur pelaksanaan akreditasi.

D.

Mempersiapkan 1 unsur pelaksanaan akreditasi.

E.

Tidak mempersiapan unsur pelaksanaan akreditasi.

A. Juknis
Unsur-unsur yang disiapkan dalam pelaksanan akreditasi terdiri dari:
1)

dokumen yang diperlukan untuk mendukung akreditasi;

2)

personal yang akan mendampingi asesor;

3)
4)

bukti fisik nondokumen; dan


sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi.

B. Pendukung
Persiapan bahan dan/atau kebutuhan akreditasi yg disiapkan program keahlian.
No.

Bahan dan/atau kebutuhan akreditasi

1
2
3
4
5
6
C. Assesor
Bukti
-

Adanya dokumen yg diperlukan oleh instrument akreditasi yaitu:

a. Instrumen dan perangkat pelengkapnya


b. PP 19 th.2005 ttg standar nasional pendidikan
c. Permendiknas ttg 8 standar nasional pendidikan :
1) Permendiknas no.22,th.2006 ttg standar Isi
2) Permendiknas no.23 th.2006 ttg standar kompetensi lulusan
hal. 116/66
hal. 116/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 116/66 Instrumen

3) Permendiknas no.41 th.2007 ttg standar proses.


4) Permendiknas no.16 th.2007,ttg standar guru, no.13 th. 2007 ttg standar kepala
sekolah, no.24 th.2008 ttg tenaga kependidikan, no.25 th.2008 ttg standar tenaga
perpustakaan, no.26 th.2008 ttg standar tng laboran, no.27 th.2008 ttg standar konselor
5) Permendiknas no.40 th.2008,ttg standar sarana SMK
6) PP no.48 th.2008 ttg.pendanaan
7) Permendiknas no.19 th.2007,ttg standar pengelolaan
8) Permendiknas no.20 th.2007,ttg standar penilaian
-

Personal yang akan mendampingi asesor,antara lain :Adanya pokja akreditasi dengan SK
kepala sekolah

Bukti fisik non dokumen antara lain : dana/financial

Sarana dan prasarana pendukung pelaksanaan akreditasi antara lain computer, atk
mebeler dll.

Bukti-bukti lainnya : observasi lapangan dan wawancara

Format pengecekan kesiapan akreditasi dapat dipergunakan seperti di bawah ini.

.
No
.

137.

Bahan dan/atau kebutuhan akreditasi yang


disiapkan
program keahlian

Dokumen yang diperlukan oleh instrumen


akreditasi

Personal yang akan mendampingi asesor

Bukti fisik non dokumen

Sarana dan prasarana pendukung


pelaksanaan akreditasi

Dll.

Ketersediaan
ada

Keterangan

tdk

Sekolah/madrasah memiliki struktur kepemimpinan sesuai standar pendidik dan


kependidikan.
A.
B.

Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 4 atau lebih wakil kepala


sekolah/madrasah.
Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 3 wakil kepala
sekolah/madrasah.

C.

Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 2 wakil kepala


sekolah/madrasah.

D.

Memiliki kepala sekolah/madrasah dan 1 wakil kepala


sekolah/madrasah.

E.

Tidak memiliki kepala sekolah/madrasah dan tidak memiliki wakil kepala


sekolah/madrasah.

A. Juknis
Kepala sekolah/madrasah dibantu minimal oleh tiga/empat wakil kepala sekolah/madrasah
untuk bidang akademik, sarana prasarana, dan kesiswaan serta hubin. Dalam hal tertentu
atau kepala sekolah/madrasah masih berada dalam taraf pengembangan, kepala
sekolah/madrasah dapat menugaskan guru atau ketua program keahlian untuk melaksanakan
fungsi sebagai wakil kepala sekolah/ madrasah.
B. Pendukung
Keberadaan Wakil kepala sekolah/madrasah.
No.

Nama

Bidang

Akademik.

Sarana dan prasarana.

Kesiswaan.
hal. 117/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

.........................
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya struktur organisasi sekolah, susunan personalia dan uraian tugas.

SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan pembantu kepala sekolah (Wakil, kepala program,
wali kelas dll.)

Observasi lapangan

Wawancara dengan kepala sekolah dan atau warga sekolah

138.

Sekolah/Madrasah memiliki sistem informasi manajemen untuk mendukung


administrasi pendidikan.
A.
B.

Memiliki sistem informasi dan memiliki fasilitas dan petugas khusus.


Memiliki sistem informasi dan memiliki fasilitas tetapi tidak memiliki
petugas khusus.

C.

Memiliki sistem informasi dan memiliki petugas khusus tetapi tidak


memiliki fasilitas.

D.

Memiliki sistem informasi tetapi tidak memiliki fasilitas dan/atau


petugas khusus.

E.

Tidak memiliki sistem informasi.

A. Juknis
Sistem informasi manajemen adalah sistem penyebaran/penyampaian
dan penerimaan
informasi yang berkaitan dengan segala kegiatan/pengelolaan sekolah/madrasah.
Petugas khusus adalah petugas yang diangkat berdasarkan SK kepala sekolah/madrasah untuk
menangani sistem informasi manajemen.
Fasilitas penyebaran/penyampaian dan penerimaan informasi dapat berupa TI (Teknologi
Informasi/website), dokumen-dokumen, foto-foto, papan informasi, buletin sekolah/madrasah,
buku tamu, CD, dll.
Jawaban dibuktikan dengan adanya sistem informasi manajemen baik dalam bentuk software
maupun hardware atau dalam bentuk tata kerja informasi kerpada berbagai pihak yang
berkepentingan
B. Pendukung
Sistem informasi manajemen (SIM) untuk mendukung administrasi pendidikan dengan
fasilitas dan petugas khusus.
No.

Jenis kegiatan SIM

1
2
3
4
5
6
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya SK Kepala Sekolah ttg pengangkatan petugas SIM (khusus)

Adanya uraian tugas ttg jenis SIM yang dilakukan oleh program keahlian

Ketersediaan bentuk SIM yang dipergunakan dan menyajikan data meliputi : input, proses
dan out put.

Ketersediaan fasilitas SIM ( adanya daftar fasilitas)

Observasi langsung

Wawancara dengan petugas SIM, wakil kepala sekolah bidang sarana dan atau kepala
sekolah.

hal. 118/66
hal. 118/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 118/66 Instrumen

Jika akan menggunakan format dapat dipergunakan format di bawah ini.

No
.

Jenis informasi yang


disajikan melalui SIM
yang dilakukan
program keahlian

sistem
ada

tdk

Petugas
ada

tdk

Fasilitas
ada

tdk

1
2
3

Dst.

Bukti lain sesuai dengan juknis

VII. STANDAR PEMBIAYAAN


139.

Sekolah/Madrasah memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan


prasarana secara menyeluruh.
A.
B.

Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana


secara menyeluruh selama 3 tahun terakhir.
Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana
secara menyeluruh hanya selama 2 tahun terakhir.

C.

Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana


secara menyeluruh hanya selama 1 tahun terakhir.

D.

Memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan prasarana


secara tidak menyeluruh hanya selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak memiliki catatan tahunan berupa dokumen investasi sarana dan


prasarana.

A. Juknis
Dibuktikan dengan dokumen investasi sarana dan prasarana yang ditunjukkan
adanya anggaran pendapatan dan belanja program keahlian dalam 3 tahun
terakhir

B. Pendukung
Anggaran pendapatan dan belanja program keahlian selama tiga tahun terakhir (tuliskan
dalam ribuan rupiah).

hal. 119/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Kurun waktu
PENDAPATAN
1

200....

200....

200....

rupiah

rupiah

rupiah

Anggaran pemerintah
APBN
APBD Provinsi
APBD Kabupaten/Kota
Sumber anggaran pemerintah lainnya

Dana masyarakat
Biaya pendidikan siswa (SPP)
Biaya pendaftaran
Sumbangan orangtua siswa
Sumber dana masyarakat lainnya

Donasi
Yayasan
Hibah (block grant)
Sumber donasi lainnya

Pendapatan lain
Penjualan hasil produksi
Sumber pendapatan lainnya

TOTAL PENDAPATAN
PENGELUARAN
1

Langsung pada program keahlian


Gaji dan tunjangan guru
Gaji dan tunjangan tenaga
kependidikan
Biaya pengembangan guru dan tenaga
kependidikan
Kegiatan pembelajaran
Kegiatan kesiswaan
Alat tulis program keahlian
Bahan habis pakai
Alat habis pakai
Kegiatan rapat
Transport dan perjalanan dinas
Penggandaan soal-soal ulangan/ujian
Daya dan jasa
Lainnya

Tidak langsung pada program keahlian


Investasi untuk program program
keahlian
Lainnya

Pengeluaran lain

TOTAL PENGELUARAN

C. Assesor
hal. 120/66
hal. 120/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 120/66 Instrumen

Bukti :
-

Adanya APBS/RKA S/M selama 3 tahun terakhir

Adanya realisasi APBS/RKA S/M selama 3 tahun terakhir

Cek keberadaan sarana prasarana tersebut,sesuai dengan daftar.

Disarankan menggunakan format seperti dibawah ini.

No

Nama Barang

Spec.

Jumlah

Th. Pengadaan
20..

20..

20..

Nilai Rp.

1
2
3
4
dst
..
140.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga


kependidikan berdasarkan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKAS/M).
A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran


pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran


pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran


pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengembangan


pendidik dan tenaga kependidikan dalam RKA-S/M.

E.

Tidak membelanjakan biaya untuk pengembangan pendidik dan tenaga


kependidikan.

A. Juknis
Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi biaya pendidikan lanjut,
pelatihan, seminar dan lain-lain termasuk yang dibiayai oleh pemerintah/pemerintah daerah,
yayasan, maupun lembaga lain. Dibuktikan dengan melihat buku kas umum tahun
sebelumnya.
B. Pendukung
Biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan.
No.

Jenis kegiatan pengembangan

Jumlah (dalam rupiah)

1
2
3
C. Assesor
Bukti
-

Lihat RKA S/M yang ada

Hitung nilai/besar biaya pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan yang ada di
RKA S/M

Periksa /hitung pengeluaran sebenarnya biaya pengembangan pendidik dan tenaga


kependidikan pada akhir tahun ajaran.

Cek penggunaan pada buku kas keuangan, yang dilengkapi dengan bukti-bukti
pengeluaran.

Prosentase dihitung dari biaya yang sebenarnya dipergunakan pada akhir tahun ajaran
dibagi dengan jumlah rencana biaya pada RKA S/M dikalikan 100%,dengan menggunakan
format dibawah ini
hal. 121/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Dana Kegiatan Pengembangan


No
.

Jenis kegiatan
pengembangan

APBS(Rp
)

Realisasi(Rp
)

Keterangan

1
2
3
4
5
Ds
t
Jumlah (Rp)
Prosentase rata-rata

141.

Sekolah/Madrasah memiliki modal kerja sebesar yang tertuang dalam RKA- S/M untuk
membiayai seluruh kebutuhan pendidikan.
A.

Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan 91% 100% modal kerja.

B.

Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan 81% 90% modal kerja.

C.

Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan 71% 80% modal kerja.

D.

Sekolah/Madrasah dapat merealisasikan kurang dari 71% modal kerja.

E.

Sekolah/Madrasah tidak merealisasikan modal.

A. Juknis
Modal kerja tetap adalah anggaran yang disediakan untuk membiayai gaji pendidik dan
tenaga kependidikan, biaya operasi pendidikan dan biaya pendidikan tidak langsung agar
terlaksana proses pernbelajaran secara teratur dan berkelanjutan. Jawaban dibuktikan dengan
buku kas keuangan dan Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah/Madrasah, istilah lainnya adalah
Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Sekolah/Madrasah.
B. Pendukung
Anggaran untuk kebutuhan pendidikan selama satu tahun terakhir
No.

Alokasi anggaran

Gaji dan tunjangan guru

Gaji dan tunjangan tenaga kependidika

Biaya pengembangan guru dan tenaga


kependidikan

C. 4

Kegiatan pembelajaran

Kegiatan kesiswaan

Alat tulis program keahlian

Bahan habis pakai

Alat habis pakai

Kegiatan rapat

10

Transport dan perjalanan dinas

11

Penggandaan soal-soal ulangan/ujian

12

Daya dan jasa

13

Kegiatan operasional tidak langsung

14

Biaya kebutuhan pendidikan lainnya

Jumlah (dalam rupiah)

Assesor

Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Lihat alokasi anggaran yang direncanakan

hal. 122/66
hal. 122/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 122/66 Instrumen

Lihat buku kas keuangan/laporan keuangan tahunan ( realisasi sebenarnya)

Prosentase dihitung dari realisasi pengeluaran sebenarnya dibagi jumlah anggaran yang
direncanakan dikalikan 100%, dapat mempergunakan format di bawah ini.
Nilai Anggaran (Rp)

No
.

Alokasi anggaran

Gaji dan tunjangan guru

Gaji dan tunjangan tenaga


kependidika

Biaya pengembangan guru dan


tenaga kependidikan

Kegiatan pembelajaran

Kegiatan kesiswaan

Alat tulis program keahlian

Bahan habis pakai

Alat habis pakai

Kegiatan rapat

10

Transport dan perjalanan dinas

11

Penggandaan soal-soal
ulangan/ujian

12

Daya dan jasa

13

Kegiatan operasional tidak


langsung

14

Biaya kebutuhan pendidikan


lainnya

RKA

Realisasi
pengeluaran

Keterangan

Jumlah
Prosentase
.
142.

Sekolah/Madrasah membayar gaji, honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan


tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan.
A.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan


sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi guru pada tahun
berjalan.

B.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan


sekolah/madrasah, dan insentif, tetapi tidak mengeluarkan dana
tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan.

C.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji dan honor kegiatan


sekolah/madrasah, tetapi tidak mengeluarkan insentif dan tunjangan lain
bagi guru pada tahun berjalan.

D.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji bagi guru, tetapi tidak


mengeluarkan dana honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan
tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan.

E.

Tidak mengeluarkan dana untuk gaji, honor kegatan sekolah/madrasah,


insentif, dan tunjangan lain bagi guru pada tahun berjalan sesuai dengan
yang direncanakan.

A. Juknis
Pengeluaran gaji guru serta tunjangan yang melekat pada gaji (honor kegiatan-kegiatan
sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain) pada tahun berjalan. Jawaban dibuktikan
dengan struktur dan sistem penggajian, serta daftar penerimaan gaji
B. Pendukung
Biaya operasional untuk guru pada tahun berjalan (dalam rupiah).
hal. 123/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

No
.

Nama

Jabatan
*

Gol.**

Gaji
pokok

Insenti
f

Transpor
t

Tunjanga
n

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Jumlah total
Keterangan: *

Jabatan diisi dengan:


1. Kepala program keahlian
2. Wakil kepala program keahlian
3. Guru tetap (GT), dan
4. Guru tidak tetap (GTT).
** Hanya untuk pegawai negeri sipil (PNS)

C. Assesor,
Bukti :

143.

Lihat RKA S/M

Adanya daftar penerimaan gaji bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya pada tahun
berjalan untuk tenaga pendidik.

Wawancara keberlangsungan pembayaran gaji, dengan guru/warga sekolah dan petugas


keuangan.

Sekolah/Madrasah membayar gaji, honor kegiatan sekolah/ madrasah, insentif,


dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.
A.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan


sekolah/madrasah, insentif, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan
pada tahun berjalan.

B.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, honor kegiatan


sekolah/madrasah, dan insentif, tetapi tidak mengeluarkan tunjangan lain
bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.

C.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji dan honor kegiatan


sekolah/madrasah, tetapi tidak mengeluarkan dana insentif dan tunjangan
lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.

D.

E.

Mengeluarkan dana untuk pembayaran gaji, tetapi tidak


mengeluarkan honor kegiatan sekolah/madrasah, insentif, dan
tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun berjalan.
Tidak mengeluarkan dana untuk gaji, honor kegatan sekolah/madrasah,
insentif, dan tunjangan lain bagi tenaga kependidikan pada tahun
berjalan sesuai dengan yang direncanakan.

A. Juknis
Gaji tenaga kependidikan serta tunjangan yang melekat pada gaji pada tahun berjalan. Jawaban
dibuktikan dengan struktur dan sistem penggajian.
B. Pendukung
Biaya operasional untuk tenaga kependidikan pada tahun berjalan (dalam rupiah).
No.

Nama

Jabatan*

Gol.**

hal. 124/66
hal. 124/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Gaji

Insentif

Transport

Tunjangan
hal. 124/66 Instrumen

pokok
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
Jumlah
total
Keterangan: * Jabatan diisi dengan:
1. Kepala tata usaha (Ka TU),
2. Tata usaha (TU),
3. Tenaga perpustakaan (TP),
4. Tenaga laboratorium (TL),
5. Penjaga sekolah/madrasah (PS/M),
6. Tukang kebun (TK),
7. Tenaga kebersihan (TB),
8. Pengemudi (Pm),
9. Pesuruh (Psh) dan sebagainya.
** Hanya untuk PNS
C. Assesor,
Bukti :

144.

Lihat RKA S/M

Adanya daftar penerimaan gaji bulanan dan tunjangan-tunjangan lainnya pada tahun
berjalan untuk tenaga kependidikan.

Wawancara keberlangsungan pembayaran gaji, dengan guru/warga sekolah dan petugas


keuangan.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan


pembelajaran selama tiga tahun terakhir.
A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran penunjang


pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran penunjang


pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran penunjang


pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran penunjang


pelaksanaan kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya dari anggaran penunjang pelaksanaan


kegiatan pembelajaran selama tiga tahun terakhir.
hal. 125/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A. Juknis
Biaya untuk menunjang pelaksanaan kegiatan pembelajaran antara lain meliputi: pengadaan
alat peraga atau model, penyusunan modul, buku teks pelajaran, CD pembelajaran, kamus,
globe, peta, ensklopedia dan sejenisnya. Jawaban dibuktikan dengan laporan keuangan.
B. Pendukung
Alokasi biaya operasional program keahlian di luar pendidik &tenaga kependidikan.
No.

Jenis biaya pengeluaran

Kegiatan pembelajaran

Kegiatan kesiswaan

Alat tulis program keahlian

Bahan habis pakai

Alat habis pakai

Kegiatan rapat

Transport dan perjalanan dinas

Penggandaan soal-soal ulangan/ujian

Daya dan jasa

10

Jumlah (dalam rupiah)

Kegiatan operasional tidak langsung

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya rencana alokasi biaya penunjang kegiatan pembelajaran selama 3 tahun terakhir
(dibuktikan dengan RKA S/M 3 tahun terakhir)

Adanya laporan keuangan tahunan dengan bukti-bukti pengeluaran, selama 3 tahun


terakhir ( realisasi penggunaan)

Prosentase rata-rata 3 tahun dihitung dari besar realisasi penggunaan dana rata-rata
dalam 3 tahun dibagi besar dana perencanaan rata-rata dalam 3 tahun dikalikan 100%,
dapat digunakan format sbb:

..

Dana Kegiatan (Rp.)


Keterangan
Pengeluaran
Perencanaan
Realisasi
Prosentase
No
Kegiatan
145. Sekolah/Madrasah membelanjakan
Th
Th dana
Th untuk
T
Tkegiatan
T
Tkesiswaan.
T
T
Pembelajaran
h
h
h
h
h
h
..
A. (contoh)
Membelanjakan..dana..sebanyak
76% - 100% dari anggaran
kegiatan
..
..
..
..
..
..
kesiswaan selama 1 tahun terakhir.
1
pengadaan alat
B.
Membelanjakan dana sebanyak 51% - 75% dari anggaran kegiatan
peraga atau model
kesiswaan selama 1 tahun terakhir.
2
penyusunan modul
C.
Membelanjakan dana sebanyak 26% - 50% dari anggaran kegiatan
3
buku teks pelajaran
kesiswaan selama 1 tahun terakhir.
4
CD pembelajaran
D.
Membelanjakan dana sebanyak 1% - 25% dari anggaran kegiatan
5
kamus,kesiswaan
globe,
selama 1 tahun terakhir.
peta, ensklopedia
dan
E. sejenisnya
Tidak membelanjakan dana dari anggaran kegiatan kesiswaan selama
1tahun terakhir.
6
dll
Jumlah

A.

Juknis
Prosentase rata-rata

Kegiatan kesiswaan yang dibiayai sekolah/madrasah antara lain: kegiatan pramuka,


kerohanian, olahraga, UKS/M, OSIS/M, LKIR dan lain sebagainya.
B. Pendukung
Sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana kegiatan kesiswaan selama satu tahun terakhir.

hal. 126/66
hal. 126/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 126/66 Instrumen

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran kegiatan kesiswaan yang dilengkapi buktibukti pengeluaran setahun terkhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan dana kesiswaan dibagi dengan besar dana
perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran Kegiatan Kesiswaan


(contoh)

Kegiatan pramuka

Kegiatan kerochanian

Olah Raga

UKS

OSIS

LKIR

Dll.
Jumlah

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Rp.

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

Rp.

Prosentase
..
146.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya pengadaan alat tulis untuk kegiatan


pembelajaran.
A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengadaan


alat tulis selama 1 tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran pengadaan


alat tulis selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengadaan


alat tulis selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengadaan alat


tulis selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya pengadaan alat tulis selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis
Biaya untuk pe ngadaan alat tulis pro gram keahlian misalnya: pengadaan pensil,
pena, penghapus, penggaris, stapler, kertas, bukubuku administrasi, penggandaan atau
fotocopi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M
dan laporan keuangan untuk pengadaan alat tulis.
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan ATK untuk kegiatan pembelajaran selama satu
tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan ATK untuk kegiatan


pembelajaran selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan ATK untuk kegiatan


pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali
100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran ATK untuk


Pembelajaran (contoh)

Pengadaan pensil,pena,penghapus

Kertas, buku administarsi

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

hal. 127/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Foto copi

Penggandaan

Dll.
Jumlah

Rp.

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

147.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya pengadaan bahan habis pakai untuk


kegiatan pembelajaran.
A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengadaan


bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran pengadaan


bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengadaan


bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengadaan


bahan habis pakai selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya pengadaan bahan habis pakai selama 1


tahun terakhir.

A. Juknis
Biaya pengadaan bahan habis pakai program keahlian misalnya: pengadaan bahan-bahan
praktikum, tinta, bahan kebersihan dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya
alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan pengadaan bahan habis pakai.
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan bahan habis pakai untuk kegiatan pembelajaran
selama satu tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan bahan habis pakai untuk


kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan bahan habis pakai untuk
kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan
dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran bahan habis pakai


untuk pembelajaran (contoh)

pengadaan bahan-bahan praktikum

Tinta

Bahan kebersihan

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

4
5

Dll.
Jumlah

Rp.

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%
148.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan


pembelajaran.
A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran pengadaan

hal. 128/66
hal. 128/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 128/66 Instrumen

alat habis pakai selama 1 tahun terakhir.


B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran pengadaan


alat habis pakai selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran pengadaan


alat habis pakai selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran pengadaan alat


habis pakai selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya pengadaan alat habis pakai selama 1 tahun


terakhir.

A. Juknis
Biaya untuk pengadaan alat habis pakai program keahlian seperti: alat alat olahraga, set
alat jahit, alat kebersihan dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana
dalam RKA-S/M dan laporan keuangan pengadaan alat habis pakai
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan pembelajaran
selama satu tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan alat habis pakai untuk


kegiatan pembelajaran selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan alat habis pakai untuk kegiatan
pembelajaran selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali
100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran alat habis pakai untuk


kegiatan pembelajaran (contoh)

Alat-alat olah raga

Set alat jahit

Alat kebersiahn

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

4
5

Dll.
Jumlah

Rp.

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

149.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya untuk kegiatan rapat.


A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran untuk


kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran untuk


kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran untuk


kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran untuk


kegiatan rapat selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya untuk kegiatan rapat selama 1 tahun


terakhir.

A. Juknis
hal. 129/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Biaya rapat yang dibiayai antara lain: rapat penerimaan siswa baru, rapat evaluasi semester
siswa, rapat kenaikan kelas, rapat kelulusan, rapat pemecahan masalah, rapat koordinasi,
rapat wall murid, dan sebagainya
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi dana biaya pengadaan rapat selama satu tahun
terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan dana biaya pengadaan rapat selama satu
tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan
format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran dana biaya pengadaan


rapat (contoh)

Rapat PSB

Rapat evaluasi smester

Rapat kenaikan kelas

Rapat kelulusan

Rapat pemecahan masalah

Dll.
Jumlah

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Rp.

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

Rp.

Prosentase

150.

Program Keahlian membelanjakan biaya pengadaan transport dan perjalanan dinas.


A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran transport


dan perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran transport dan


perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran transport dan


perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran transport dan


perjalanan dinas selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya transport dan perjalanan dinas selama 1


tahun terakhir.

A. Juknis
Biaya pengadaan transport atau perjalanan dinas di antaranya: perjalanan dinas kepala
sekolah/madrasah atau kepala program keahlian, guru, dan tenaga kependidikan.
Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan
pengadaan transport atau perjalanan dinas.
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan transport dan perjalanan dinas selama satu tahun
terakhir.

hal. 130/66
hal. 130/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 130/66 Instrumen

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan transport dan perjalanan dinas


selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan transport dan perjalanan dinas
selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat
menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran transport dan


perjalanan dinas (contoh)

Perjalanan dinas KS

Perjalanan Kaprog,

Perjalanan dinas guru

Perjalanan dinas tng kependidikan

Dst, dll.
Jumlah

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Rp.

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

151.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian.


A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggaran penggandaan


soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran penggandaan


soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran penggandaan


soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran penggandaan


soal-soal ulangan/ujian selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya penggandaan soal-soal ulangan/ujian selama


1 tahun terakhir.

A. Juknis
Biaya pengadaan penggandaan soal ulangan/ujian seperti: ulangan tengah semester, ulangan
akhir semester, ujian kenaikan kelas dan sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya
alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan penggandaan soal ujian.
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan penggandaan soal ulangan/ ujian selama satu
tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan penggandaan soal ulangan/


ujian selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan penggandaan soal ulangan/


ujian selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%,
dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran penggandaan soal


ulangan/ ujian (contoh)

Ulangan tengah smester

Ulangan akhir smester

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

hal. 131/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Ulangan keneikan kelas

Ujian sekolah dll.

Dst, dll.
Jumlah

Rp.

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

152.

Sekolah/Madrasah membelanjakan biaya daya dan jasa.


A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% dari anggarandaya dan jasa


selama 1 tahun terakhir.

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% dari anggaran daya dan jasa
selama 1 tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% dari anggaran daya dan jasa
selama 1 tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% dari anggaran daya dan jasa


selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya daya dan jasa selama 1 tahun terakhir.

A. Juknis
Biaya pengadaan daya dan jasa misalnya: !istrik, telepon, dan air. Jawaban dibuktikan dengan
adanya alokasi dana dalam RKA-S/M dan laporan keuangan daya dan jasa.
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan daya dan jasa selama satu tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan daya dan jasa selama satu
tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan daya dan jasa selama satu tahun
terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali 100%, dapat menggunakan format
seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran daya dan jasa


(contoh)

Biaya listrik

Biaya telpun

Langganan air

Langganan internet

Dll.
Jumlah

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Rp.

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

153.

Sekolah/Madrasah membelanjakan anggaran untuk mendukung kegiatan


operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.
A.

Membelanjakan biaya sebanyak 76% - 100% untuk mendukung


kegiatan operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.

hal. 132/66
hal. 132/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 132/66 Instrumen

B.

Membelanjakan biaya sebanyak 51% - 75% untuk mendukung kegiatan


operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.

C.

Membelanjakan biaya sebanyak 26% - 50% untuk mendukung kegiatan


operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.

D.

Membelanjakan biaya sebanyak 1% - 25% untuk mendukung kegiatan


operasional tidak langsung selama tiga tahun terakhir.

E.

Tidak membelanjakan biaya untuk mendukung kegiatan operasional


tidak langsung selama tiga tahun terakhir.

A. Juknis
Biaya untuk mendukung kegiatan operasional tidak langsung di antaranya: uang lembur,
konsumsi, asuransi dan lain sebagainya. Jawaban dibuktikan dengan adanya RKA-S/M dan
laporan keuangan.
B. Pendukung, sama dengan no.144
C. Assesor
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan untuk mendukung operasional tdk langsung
selama satu tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan untuk mendukung operasional


tdk langsung selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan untuk mendukung operasional


tdk langsung selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan dikali
100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..

No
.

Pengeluaran untuk mendukung


operasional tdk langsung (contoh)

Uang lembur

Konsumsi

Asuransi

Dll.
Jumlah

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Rp.

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

Rp.

Prosentase
Prosentase dihitung dari realisasi dibagi perencanaan dalam RKA x 100%

154.

Sekolah/Madrasah mengalokasikan biaya untuk menunjang kegiatan prakerin, uji


kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan.
A.

Membelanjakan biaya untuk prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier,


dan program kewirausahaan.

B.

Membelanjakan biaya untuk prakerin, uji kompetensi, bimbingan karier.

C.

Membelanjakan biaya untuk prakerin, uji kompetensi.

D.

Membelanjakan biaya hanya untuk salah satu diantara prakerin, uji


kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan.

E.

Tidak membelanjakan biaya untuk menunjang kegiatan prakerin, uji


kompetensi, bimbingan karier, dan program kewirausahaan.

A. Juknis

hal. 133/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Jawaban dibuktikan dengan adanya alokasi biaya untuk kegiatan prakerin, uji
kompetensi, bimbingan karir, dan program kewirausahaan dalam RKA-S/M, maupun bukti
realisasi anggaran.
B. Pendukung
Alokasi biaya kegiatan prakerin, uji kompetensi, bimbingan karir, dan program kewirausahaan
No.

Jenis biaya pengeluaran

Prakerin

Uji kompetensi

Bimbingan karir

Program kewirausahaan

Jumlah (dalam rupiah)

C. Assesor,
Bukti :
-

Lihat RKA S/M

Adanya rencana alokasi dana pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk dan
kewirausahaan selama satu tahun terakhir.

Adanya laporan keuangan/realisasi pengeluaran pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom,


bk dan kewirausahaan selama satu tahun terakhir.

Prosentase dihitung dari realisasi penggunaan pengadaan biaya untuk prakerin, ujikom, bk
dan kewirausahaan selama satu tahun terakhir dibagi dengan besar dana perencanaan
dikali 100%, dapat menggunakan format seperti dibawah ini..
Pengeluaran untuk
prakerin,ujikom,BK dan
kewirausahaan (contoh)

No
.
1

Prakerin

Uji Kompetensi

Bimbingan Karier

Kewirausahaan
Jumlah

Nilai Besaran (Rp.)


Perenca
naan

Rp.

Realisasi

Prosenta
se

Ketera
ngan

Rp.

Prosentase
..
155.

Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat digunakan untuk kesejahteraan


dan peningkatan mutu pendidikan sekolah/madrasah.
A.

Digunakan untuk kesejahteraan warga sekolah/madrasah, pengembangan


guru dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, pengembangan
kurikulum dan kegiatan pembelajaran, serta kegiatan ketatausahaan.

B.

Digunakan untuk kesejahteraan warga Sekolah/madrasah,


pengembangan guru dan tenaga kependidikan, sarana prasarana, dan
pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran, tetapi tidak untuk
kegiatan ketatausahaan.

C.

Digunakan untuk kesejahteraan warga Sekolah/madrasah,


pengembangan guru dan tenaga kependidikan, dan sarana prasarana,
tetapi tidak untuk pengembangan kurikulum dan kegiatan pembelajaran,
serta kegiatan ketatausahaan.

D.

Digunakan untuk kesejahteraan warga Sekolah/madrasah serta


pengembangan guru dan tenaga kependidikan, tetapi tidak untuk sarana
dan prasarana, pengembangan kurikulum dan pembelajaran, serta
kegiatan ketatausahaan.

E.

Hanya digunakan untuk kesejahteraan warga sekolah/ madrasah.

A. Juknis
hal. 134/66
hal. 134/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 134/66 Instrumen

Sumbangan pendidikan atau dana dari masyarakat merupakan biaya yang dikeluarkan oleh
calon siswa untuk dapat diterima sebagai siswa dengan berbagai istilah antara lain: uang
pangkal, uang gedung, pembiayaan investasi sekolah/madrasah. Sekolah/madrasah negeri
mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Dinas/Kanwil setempat. (Lihat RKA-S/M).
B. Pendukung
Biaya personal yang berasal dari sumbangan penyelenggaraan pendidikan atau SPP (tanpa
keringanan biaya pendidikan).
No.

Kelas

XI

XII

Jumlah
siswa

Uang sekolah/madrasah tiap


siswa

Jumlah
(dalam rupiah)

Jumlah total
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya pedoman/aturan yg dikeluarkan oleh dinas pendidikan, dalam penggunaan alokasi


dana keuangan

Adanya perencanaan penggunaan keuangan, yg berpedoman dari acuan yang ada ( RKA ).

Adanya laporan penggunaan keuangan sesuai dengan perencanaan penggunaan


keuangan yang dilengkapi dengan bukti-bukti pengeluaran yang ditandatangani komite
sekolah / yayasan.

Dapat dilihat dari perencanaan dan penggunaan dana dari RKA tahun sebelumnya.

Untuk memudahkan pengecekan dapat menggunakan format di bawah ini

No.

Penggunaan

Bentuk
Implementasinya
Ada,Rp

Kesejahteraan TPK

Pengembangan TPK

Sarana & Prasarana

Pengembangan Kurikulum

Pengemb. Pembelajaran

Pengemb.Ketatausahaan

Dll.

Keterangan

tdk

Jumlah, Rp.
..
156.

Penetapan uang sekolah/madrasah mempertimbangkan kemampuan ekonomi


orangtua siswa.
A.

Sebanyak 76% - 100% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan


keringanan.

B.

Sebanyak 51% - 75% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan


keringanan.

C.

Sebanyak 26% - 50% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan


keringanan.

D.

Sebanyak 1% - 25% siswa dari keluarga tidak mampu mendapatkan


keringanan.

E.

Tidak ada seorang pun siswa mendapatkan keringanan.

A. Juknis
Penetapan uang sekolah/madrasah atau program keahlian (iuran bulanan) mempertimbangkan
kemampuan ekonomi orangtua siswa. Jawaban dibuktikan dengan data siswa tidak mampu,

hal. 135/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

bukti (kartu bayaran) uang sekolah/madrasah yang dibayarkan, atau surat ketetapan kepala
sekolah/madrasah atau yayasan
B. Pendukung
Biaya personal yang berasal dari SPP (dengan keringanan biaya pendidikan).
No.

Tingkat

XI

XII

Jumlah siswa

Uang sekolah/madrasah
tiap siswa

Jumlah
(dalam rupiah)

Jumlah total
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya dokumen rapat awal tahun pembelajaran (undangan, daftar hadir, notulen rapat
dll.)

Adanya RKA S/M hasil persetujuan rapat orang tua

Adanya data siswa yang tdk mampu di sekolah tersebut,yang didata dimasing-masing
tingkat

Adanya data siswa yang tdk mampu yang mendapatkan keringanan dimasing-masing
tingkat, didasarkan atas surat keputusan ( SK) kepala sekolah.

Prosentase dihitung dari jumlah yang mendapatkan keringanan dibagi jumlah siswa yang
tdk mampu (total) dikalikan 100%.

No

Kelas

XI

XII

Jum.siswa
tdk mampu

Yang
mendapat
keringan
biaya

Prosentase

No.SK
tentang
keringan
biaya

Bentuk
Keringan
Biaya

Jumlah
..
157.

Siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada setiap awal tahun pelajaran.
A.

Tidak ada seorang pun siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada
setiap awal tahun pelajaran.

B.

Sebanyak 1% - 25% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada


setiap awal tahun pelajaran.

C.

Sebanyak 26% - 50% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada


setiap awal tahun pelajaran.

D.

Sebanyak 51% - 75% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada


setiap awal tahun pelajaran.

E.

Sebanyak 76% - 100% siswa dikenakan biaya pendaftaran ulang pada


setiap awal tahun pelajaran.

A. Juknis
Biaya pendaftaran ulang merupakan biaya yang dikeluarkan oleh siswa pada awal tahun ajaran
baru. Sekolah/Madrasah negeri mengikuti aturan yang dikeluarkan oleh Dinas Pendidikan
Provinsi/Kanwil Depag dan/atau Dinas Pendidikan Kab/Kota/Kandepag setempat atau Yayasan
bagi sekolah/madrasah swasta.
B. Pendukung
Biaya pendaftaran ulang siswa setiap awal tahun.
No.

Kelas

Besar biaya pendaftaran

hal. 136/66
hal. 136/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Jumlah (dalam rupiah)


hal. 136/66 Instrumen

XI

XII

C. Assesor,
Bukti :
-

Lihat edaran akhir tahun ajaran yang berkaitan dengan penarikan keuangan awal tahun
ajaran baru, untuk masing-masing tingkat

Cek /periksa ada/tdknya aturan yang dikeluarkan oleh dinas pendidikan yang berkaitan
dengan awal tahun ajaran baru

Cek / periksa buku penerimaan keuangan harian sekolah

Lakukan wawancara dengan siswa dan guru secara acak, ttg penarikan keuangan yang
berkaitan dengan tahun ajaran baru.

Untuk menghitung prosentase dapat digunakan format berikut:


Jumlah
Siswa
total

No
.

Kelas

Tingkat X

Tingkat XI

Tingkat XII

Daftar Ulang
Ada,Jumla
h siswa

tdk

Keterangan

Jumlah
Prosentase
..
158.

Sekolah/Madrasah melaksanakan subsidi silang untuk membantu siswa kurang


mampu.
A.

Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang


mampu selama 4 tahun terakhir.

B.

Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang


mampu selama 3 tahun terakhir.

C.

Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang


mampu selama 2 tahun terakhir.

D.

Melaksanakan subsidi silang untuk membantu minimal 90 % siswa kurang


mampu selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak melaksanakan subsidi silang.

A. Juknis
Sekolah/Madrasah melakukan bantuan subsidi silang kepada siswa yang kurang mampu
secara ekonomi, balk melalui pengurangan dan p e m b e b a s a n b i a ya p e n d i d i k a n ( S P P ) ,
p e m b e r i a n b e a s i s w a d a n sebagainya untuk membantu siswa dari keluarga kurang
mampu agar dapat mengikuti pendidikan secara teratur dan berkelanjutan. Bantuan
p e m e r i n t a h , p e m e r i n t a h d a e r a h , m a u p u n l e m b a g a k i n d a p a t dimasukkan
sebagai bantuan
B. Pendukung
Biaya subsidi silang meliputi: pengurangan dan pembebasan biaya pendidikan, pemberian bea
siswa maupun bentuk bantuan lainnya.
No.

Tahun

Jumlah siswa yang layak terima

Jumlah siswa penerima

1
2
3
hal. 137/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

4
Jumlah

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya program sekolah ttg bantuan subsidi silang bagi siswa tidak mampu

Adanya data siswa yang tdk mampu yg mendapatkan subsidi silang, untuk maksimal 4
tahun terakhir.

Adanya SK Kepala Sekolah dan komite sekolah ttg subsidi silang siswa yang tdk mampu,
untuk maksimal 4 tahun terakhir.

Adanya daftar siswa penerima subsidi silang, untuk waktu maksimal 4 tahun terakhir.

Adanya bukti penerimaan siswa penerima subsidi silang, untuk waktu maksimal 4 tahun
terakhir.

Dapat dipergunakan format di bawah ini:


Jum.siswa tdk
mampu

No

Kelas

XI

T
h
..

T
h
..

T
h
..

T
h
..

Yang mendapat
Subsidi
T
h
..

T
h
..

T
h
..

T
h
..

Prosentase
T
h
..

T
h
..

T
h
..

Keterangan
T
h
..

XII
Jumlah
Prosentase rata-rata

159.

Sekolah/madrasah melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang


sekolah/madrasah.
A.

Tidak melakukan pungutan biaya personal lain di samping uang


Sekolah/madrasah.

B.

Melakukan 1 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang


Sekolah/madrasah.

C.

Melakukan 2 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang


Sekolah/madrasah.

D.

Melakukan 3 jenis pungutan biaya personal lain di samping uang


Sekolah/madrasah.

E.

Melakukan 4 jenis atau lebih pungutan biaya personal lain di samping


uang Sekolah/madrasah.

A. Juknis
Biaya personal lain adalah biaya yang dikeluarkan oleh siswa selain uang sekolah/madrasah.
Yang dimaksud dengan 4 jenis pungutan biaya personal meliputi:
1)

biaya ujian;

2)

biaya praktikum;

3)

biaya perpisahan; dan

4)

biaya study tour.

Dibuktikan melalui wawancara dengan orang tua, siswa, dan peprwakilan guru.
Bila pemerintah/pemerintah daerah menetapkan pendidikan gratis bagi seluruh siswa
dengan peraturan resmi, maka pilihannya adalah A
B. Pendukung
Pungutan biaya personal di samping uang program keahlian.
hal. 138/66
hal. 138/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 138/66 Instrumen

No.

Jenis pungutan

Jumlah (dalam rupiah) per tahun

1
2
3
4
5
C. Assesor.
Bukti :
-

Cek tentang macam-macam jenis pungutan yang ada

Pencocokan jenis pungutan (jika ada) dengan RKA S/M

Wawancara dengan komite sekolah, guru dan siswa secara acak.

Dapat dipergunakan format dibawah ini:

No.

Jenis pungutan

Biaya Ujian

Biaya Praktikum

Biaya Perpisahan

Biaya Studi Tour

Dll.

Keberadaan
Ada (Rp)

tdk

Keterangan

Bukti lain , wawancara dengan warga sekolah, komite sekolah dan siswa

160.

Pengambilan keputusan dalam penetapan dana dari masyarakat sebagai biaya


personal dilakukan dengan melibatkan berbagai pihak terkait.
A.

Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala Sekolah/madrasah,


komite Sekolah/madrasah, perwakilan guru, dan perwakilan tenaga
kependidikan.

B.

Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala Sekolah/madrasah,


komite Sekolah/madrasah, dan perwakilan guru.

C.

Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan, kepala Sekolah/madrasah,


dan komite Sekolah/madrasah.

D.

Melibatkan penyelenggara pendidikan/yayasan dan kepala


Sekolah/Madrasah.

E.

Hanya melibatkan kepala sekolah/madrasah.

A. Juknis
Proses pengambilan keputusan dalam penggalian dana dari masyarakat dilakukan dengan
melibatkan berbagai pihak. (dibuktikan dengan hasil rapat).
B. Pendukung
Pengambilan keputusan untuk menetapkan biaya personal melibatkan berbagai pihak.
No.

Pihak yang dilibatkan dalam pembahasan

1
2
3
4
C. Assesor
Bukti :
-

Adanya dokumen rapat (undangan, daftar hadir, notulen rapat)

Adanya berita acara keputusan rapat.


hal. 139/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Daftar hadir keterlibatan meliputi :

a. Yayasan/dinas
b. Kepala Sekolah
c. Komite sekolah
d. Perwakilan guru/pendidik
e. Perwakilan tenaga kependidikan
f.

Orang tua siswa

Dapat digunakan format dibawah ini:

No
.

Keterlibata
n
ada
tdk

Pihak yang dilibatkan dalam pembahasan

1
2
3
4
5
6

Keterangan

Yayasan, (Dinas)
Kepala Sekolah
Komite Sekolah
Perwakilan Guru
Perwakilan tenaga Kependidikan
Orang tua siswa
Jumlah Pihak yang terlibat

.
161.

Pengelolaan dana dari masyarakat sebagai biaya personal dilakukan secara


transparan, efisien, dan akuntabel yang ditunjukkan oleh adanya RKA-S/M.
A.

Sebanyak 91% - 100% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M.

B.

Sebanyak 81% - 90% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M.

C.

Sebanyak 71% - 80% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M.

D.

Kurang dari 71% dana dari masyarakat tercantum dalam RKA-S/M.

E.

Tidak tercantum dalam RKA-S/M.

A. Juknis
Biaya personal yang dimaksud meliputi biaya pendidikan yang harus dikeluarkan peserta didik
untuk bisa mengikuti proses pembelajaran secara teratur dan berkelanjutan (PP 19/2005, pasal
62 ayat 3). Jawaban dibuktikan dengan dokumen RKA-S/M
B. Pendukung
Biaya personal yang berasal dari dana masyarakat tercantum dalam RKA-S/M.
No.

Biaya personal yang dikeluarkan siswa

Tercantum dalam RKA-S/M


Ya

Tidak

1
2
3
4
Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ya atau Tidak
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya RKA S/M

Pencocokan dana masyarakat dengan RKA S/M

Wawancara dengan warga sekolah, komite sekolah, guru dan siswa secara acak.

Informasi tentang penggunaan dana personal kepada warga sekolah

Adanya laporan penggunaan dana personal yang ditandatangani oleh komite sekolah /
yayasan.

Dapat dipergunakan format dibawah ini.

No.

Biaya personal yang

hal. 140/66
hal. 140/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Keberadaan

Keterangan
hal. 140/66 Instrumen

Dlm APBS

dikeluarkan siswa/tahun
1

DSP

SPP

Prakerin

Uang Praktek

Uji Kompetensi

Ulangan Umum

Dll.

Ada

tdk

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban Ya atau Tidak


RKA-S/M dan APBS sekolah harus dilampirkan.
Dan dibuktikan kembali dengan wawancara kepada warga sekolah, komite sekolah dan siswa.

162.

Sekolah/madrasah memiliki pedoman pengelolaan keuangan sebagai dasar dalam


penyusunan RKA-S/M.
A.

Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 4 tahun terakhir secara


berturut-turut.

B.

Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 3 tahun terakhir secara


berturut-turut.

C.

Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 2 tahun terakhir secara


berturut-turut.

D.

Memiliki pedoman pengelolaan keuangan selama 1 tahun terakhir secara


berturut-turut.

E.

Tidak memiliki pedoman pengelolaan keuangan.

A. Juknis
RKA-S/M berpedoman pada pengelolaan keuangan diputuskan komite sekolah/madrasah dan
ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah. Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen
pedoman pengelolaan keuangan.
B. Pendukung
Kepemilikan pedoman pengelolaan keuangan selama empat tahun terakhir.
No.

Tahun kepemilikan

Kepemilikan

200...

200...

200...

200...

Pedoman pengelolaan keuangan.

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban 200...


C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya pedoman pengelolaan keuangan yg diputuskan oleh Komite Sekolah dan


ditetapkan oleh kepala sekolah/madrasah untuk kurun waktu 4 tahun terakhir

Adanya bukti/kesesuaian pedoman pengelolaan keuangan dengan rincian komponen dalam


RKA, untuk kurun waktu 4 tahun terakhir

Periksa dokumennya menggunakan format dibawah ini.

No.

Kepemilikan

Th..
ad
a

td
k

Keberadaan Pedoman
Th..
Th..
Th..
ad
a

td
k

ad
a

td
k

ad
a

td
k

Keterangan

Pedoman
pengelolaan
hal. 141/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

keuangan.

163.

Sekolah/Madrasah memiliki Buku Kas Umum (BKU).


A.

Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 4 tahun terakhir.

B.

Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 3 tahun terakhir.

C.

Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 2 tahun terakhir.

D.

Memiliki BKU yang diisi dengan benar selama 1 tahun terakhir.

E.

Tidak memiliki BKU.

A. Juknis
Bukti dokumen buku kas pembukuan biaya operasional.
B. Pendukung
Dilaksanakan pembukuan biaya operasional selama empat tahun terakhir.
No.
1

Tahun kepemilikan

Dilaksanakan

200...

200...

200...

200...

Pembukuan biaya operasional.


Keterangan: Berilah tanda ceklis () pada kolom jawaban 200..., jika dilaksanakan.

C. Assesor
Bukti :
- Adanya dokumen pembukuan biaya operasional, untuk kurun waktu 4 tahun terakhir,
( buku penerimaan harian, buku kas pembantu penerimaan, buku kas pembantu
pengeluaran, buku kas umum, laporan keuangan tahunan).
- Periksa data mulai tahun keberadaan pembukuan biaya operasional dengan format di
bawah.

No.

Kepemilikan

Th..
ad
a

td
k

Keberadaan Pembukuan
Th..
Th..
Th..
ad
a

td
k

ad
a

td
k

ad
a

td
k

Keterangan

Pembukuan biaya
operasional

164.

Sekolah/Madrasah membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan


dan menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan.
A.

Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan


menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 4 tahun
terakhir.

B.

Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan


menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 3 tahun
terakhir.

C.

Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan


menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 2 tahun
terakhir.

D.

Membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan dan


menyampaikannya kepada pemerintah atau yayasan selama 1 tahun
terakhir.

hal. 142/66
hal. 142/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 142/66 Instrumen

E.

Tidak membuat laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan.

A. Juknis
Sekolah/Madrasah dapat menunjukkan bukti kesesuaian antara pedoman pengelolaan
keuangan dengan rincian komponen-komponen biaya operasional yang telah dibelanjakan
selama satu tahun dan jika ada disertakan pula bukti pelaporan.
B. Pendukung
Pembuatan laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan selama empat tahun terakhir.
No.

Tahun pembuatan

Dilaksanakan

200...

200...

200...

200...

Laporan pertanggungjawaban
pengelolaan keuangan

Keterangan: Isilah tanda ceklis () pada kolom jawaban 200..., jika dilaksanakan
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan yg sesuai dengan pedoman


pengelolaan keuangan dengan rincian komponen-komponen biaya operasional, untuk
minimal 4 tahun terakhir

Adanya bukti penyampaian laporan pertanggungjawaban pengelolaan keuangan kepada


pemerintah/yayasan/penyelenggara pendidikan lainnya, untuk minimal 4 tahun terakhir.

No.

Kepemilikan

Th..
ad
a

td
k

Keberadaan Pedoman
Th..
Th..
Th..
ad
a

td
k

ad
a

td
k

ad
a

td
k

Keterangan

Laporan
pertanggung
jawaban
pengelolaan
keuangan

.
VIII. STANDAR PENILAIAN
165.

Guru menginformasikan rancangan dan kriteria penilaian yang ada dalam silabus mata
pelajaran kepada siswa pada semester yang berjalan.
A.

Sebanyak 76% - 100% guru menginformasikan rancangan dan kriteria


penilaian kepada siswa.

B.

Sebanyak 51% - 75% guru menginformasikan rancangan dan kriteria


penilaian kepada siswa.

C.

Sebanyak 26% - 50% guru menginformasikan rancangan dan kriteria


penilaian kepada siswa.

D.

Sebanyak 1% - 25% guru menginformasikan rancangan dan kriteria


penilaian kepada siswa.

E.

Tidak ada seorang pun guru menginformasikan rancangan dan kriteria


penilaian kepada siswa.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya bukti berupa bahan yang dibagikan kepada siswa
atau bahan sosialisasi (foto) atau bukti sosialisasi lainnya yang bisa
dipertanggungjawabkan. Apabila tidak ada bukti dapat dilakukan wawancara secara acak
kepada beberapa siswa.
B. Pendukung
Sosialisasi rancangan dan kriteria penilaian.
hal. 143/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

No.

Nama Guru

Mata pelajaran yang


diampu

Cara sosialisasi yang


dilakukan

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
C. Assesor.
Bukti :
-

Adanya rancangan dan criteria penilaian yang dibuat oleh guru

Adanya bukti sosialisasi rancangan dan criteria penilaian kepada siswa (foto-foto, lembarlembar informasi dll.

Adanya data guru yang melakukan sosialisasi

Wawancara dengan siswa dan atau guru secara acak

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang memberikan rancangan dan criteria penilaian
dibagi dengan jumlah seluruh guru dikali 100%, dengan format dibawah ini.

No
.

Nama Guru

Penyampaian
rancangan dan
kriteria penilaian
Dismpai
kan

tdk

Sosialisasi dilakukan
dengan
Bhn(inform
asi tertulis)

Foto

Ket.
Dll
.

1
2
3
4
5
6
7

Dst.
Jumlah
Prosentase

1. ..
166.

Teknik penilaian dalam silabus mata pelajaran sesuai dengan indikator pencapaian
kompetensi dasar (KD).
A.

Sebanyak 96% 100% silabus mata pelajaran mempunyai teknik


penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD.

B.

Sebanyak 91% 95% silabus mata pelajaran mempunyai teknik


penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD.

C.

Sebanyak 86% 90% silabus mata pelajaran mempunyai teknik


penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD.

D.

Sebanyak 81% 85% silabus mata pelajaran mempunyai teknik


penilaian sesuai dengan indikator pencapaian KD.

E.

Kurang dari 81% silabus mata pelajaran mempunyai teknik penilaian sesuai
dengan indikator pencapaian KD.

A. Juknis
hal. 144/66
hal. 144/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 144/66 Instrumen

Jawaban dibuktikan dengan adanya dokumen silabus mata pelajaran yang mempunyai teknik
penilaian sesuai dengan indikator pencapaian kompetensi dasar (KD). Disebut sesuai misalnya
untuk menilai keterampilan, dilakukan dengan performance test
B. Pendukung
Silabus mata pelajaran.
No.

Kelengkapan silabus *
Indikator
Teknik penilaian
Pencapaian KD

Silabus mata pelajaran

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Kelengkapan silabus
C. Assesor
Bukti :
-

Periksa keberadaan silabus masing-masing mata pelajaran

Periksa kelengkapan silabus (khususnya keberadaan indicator dan teknik penilaian)

Prosentase dihitung dengan jumlah silabus mata pelajaran yang lengkap dibagi dng jumlah
semua silabus mata pelajaran yang ada dikalikan 100%, dapat menggunakan format di
bawah ini.

Silabus mata
pelajaran

No.

Kelengkapan silabus (Teknik


Penilaian & Indikator Pencapaian
KD)
ada

Keterangan

Tidak ada

1
2
3
4
5
6
7

dst
Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Kelengkapan silabus
167.

Guru mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan
teknik penilaian.
A.

Sebanyak 86% - 100% guru mengembangkan instrumen dan pedoman


penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.

B.

Sebanyak 71% - 85% guru mengembangkan instrumen dan pedoman


penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.

C.

Sebanyak 56% - 70% guru mengembangkan instrumen dan pedoman


penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.

D.

Sebanyak 41% - 55% guru mengembangkan instrumen dan pedoman


penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian.

E.

Tidak ada seorang pun guru mengembangkan instrumen dan pedoman


penilaian.

A. Juknis
Jawaban

dibuktikan

dengan

perangkat

tes

buatan

guru

yang

sesuai

hal. 145/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

dengan

karakteristik SMK/MAK (seperti tes unjuk kerja, proyek, portofolio, dsb).


B. Pendukung
Instrumen dan pedoman penilaian yang dikembangkan oleh guru.
Mata pelajaran yang
Instrumen dan pedoman
No.
Nama guru
diampu
penilaian yang telah dibuat
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya perangkat tes buatan guru (unjuk kerja, proyek, portofolio dsb.)

Adanya daftar guru yang membuat perangkat tes

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang membuat perangkat tes dibagi dengan jumlah
seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini

No.

Nama Guru

Mata pelajaran
yang diampu

Instrumen Evaluasi
dan Pedoman Penilaian
ada

Keterangan

Tidak ada

1
2
3
4
5
6
7

dst
Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan Instrumen Evaluasi dan
Pedoman Penilaian
Prosentase dihitung dari jumlah Instrumen Evaluasi dan Pedoman Penilaian yang ada/lengkap
dibagi dengan jumlah guru x 100%
168.

Guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan karakteristik mata pelajaran.


A.

Sebanyak 86% 100% guru menggunakan teknik penilaian sesuai


dengan karakteristik mata pelajaran.

B.

Sebanyak 76% 85% guru menggunakan teknik penilaian sesuai


dengan karakteristik mata pelajaran.

C.

Sebanyak 56% 75% guru menggunakan teknik penilaian sesuai


dengan karakteristik mata pelajaran.

D.

Sebanyak 41% 55% guru menggunakan teknik penilaian sesuai


dengan karakteristik mata pelajaran.

E.

Kurang dari 41% guru menggunakan teknik penilaian sesuai dengan


karakteristik mata pelajaran.

A. Juknis
Penilaian dilakukan dengan menggunakan tes dan non tes dalam bentuk tertulis maupun lisan,
pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau
produk, penggunaan portofolio, dan penilaian diri, sesuai dengan karakteristik mata pelajaran
masing-masing. Dibuktikan dengan adanya kumpulan dokumen/arsip penilaian..
B. Pendukung
hal. 146/66
hal. 146/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 146/66 Instrumen

Teknik penilaian.
No.

Nama Guru

Mata
pelajaran

Tes

Teknik penilaian yang digunakan*


Pengamatan penugasan lainnya

1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Teknik penilaian yang digunakan
C. Assesor,
Bukti :
-

Periksa RPP

Lihat teknik penilaian yang ada pada RPP (Tes,pengamatan,penugasan dll.)

Adanya data guru yang menggunakan teknik penilaian

Adanya dokumen /arsip penilaian

Prosentase dihitung dengan jumlah guru yang menggunakan teknik penilaian dibagi
dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.

No.

Nama Guru

Mata Pelajaran
yang diampu

Teknik Penilaian (tes,


pengamatan, penugasan
terstuktur, penugasan
mandiri, dan/atau
bentuk lain)
ada

Keterangan

Tidak ada

1
2
3
4
5
6
7

dst
Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan Instrumen Teknik
Penilaian
169.

Guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan
belajar siswa.
A.

Sebanyak 86% - 100% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui


kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

B.

Sebanyak 71% - 85% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui


kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

C.

Sebanyak 56% - 70% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui


kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

D.

Sebanyak 41% - 55% guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui


kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

E.

Kurang dari 41% pun guru mengolah hasil penilaian untuk mengetahui
kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar siswa.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan hasil analisis tes.
B. Pendukung
hal. 147/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Pengolahan hasil penilaian.


No.

Nama guru

Mata
pelajaran

Bentuk dari bukti pengolahan hasil


penilaian

1
2
3
4
5
6
7
8
9

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya dokumen hasil analisis tes

Adanya daftar guru yang melakukan analisis tes

Wawancara dengan guru dan atau waka kurikulum

Prosentase dihitung dengan jumlah guru yang melakukan analisis dibagi dengan jumlah
seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini.

No.

Nama Guru

Mata Pelajaran
yang diampu

mengolah hasil penilaian


melakuka
Tidak
n
melakukan

Keterangan

1
2
3
4
5
6
7

dst
Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan Instrumen Pengolahan
hasil Penilaian
170.

Guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan siswa disertai balikan/ komentar


yang mendidik.
A.

Sebanyak 86% - 100% guru mengembalikan hasil pemeriksaan


pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.

B.

Sebanyak 71% - 85% guru mengembalikan hasil pemeriksaan


pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.

C.

Sebanyak 56% - 70% guru mengembalikan hasil pemeriksaan


pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.

D.

Sebanyak 41% - 55% guru mengembalikan hasil pemeriksaan


pekerjaan siswa disertai balikan/komentar yang mendidik.

E.

Kurang dari 41% guru mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan


siswa.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan buku pekerjaan rumah (PR) siswa yang di dalamnya
terdapat tanda tangan orang tua/wali murid atau dokumen lain yang mendukung.
B. Pendukung
hal. 148/66
hal. 148/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 148/66 Instrumen

Daftar guru yang mengembalikan hasil pekerjaan siswa.


No.

Nama guru

Mata
pelajaran

Jumlah hasil pekerjaan siswa yang


dikembalikan

1
2
3
4
5
6
7
8
9

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya dokumen pekerjaan siswa yang sudah diperiksa dan diberi komentar oleh guru dan
diketahui/ditanda tangani oleh orang tua

Adanya daftar nilai siswa pada guru

Adanya daftar guru yang memeriksa hasil pekejaan siswa

Wawancara dengan siswa dan guru secara acak dan waka kurikulum.

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melakukan npemeriksaan hasil pekerjaan siswa
dibagi dgn jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dpt menggunakan format sbb:

No.

Nama Guru

Mata
pelajaran

mengembalikan hsl
pemeriksaan pekerjaan
siswa disertai
balikan/komentar
Tidak
Mengemb
mengembaalikan
likan

Keterangan

1
2
3
4
5
6
7

dst
Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan hsl pemeriksaan
pekerjaan siswa disertai balikan/komentar
171.

Guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran.


A.

Sebanyak 86% - 100% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk


perbaikan pembelajaran.

B.

Sebanyak 71% - 85% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk


perbaikan pembelajaran.

C.

Sebanyak 56% - 70% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk


perbaikan pembelajaran.

D.

Sebanyak 41% - 55% guru memanfaatkan hasil penilaian untuk


perbaikan pembelajaran.

E.

Kurang dari 41% pun guru memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan
pembelajaran.
hal. 149/66

Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan:
1) Program remedial dan pengayaan, dan
2) Perbedaan antara RPP tahun yang lalu dengan tahun yang sedang berjalan balk dilihat
dari materi, metode, strategi, dan alat evaluasi yang digunakan oleh guru
B. Pendukung
Daftar guru yang melaksanakan program remedial dan pengayaan.
Mata
Keterangan program remedial dan
No.
Nama guru
pelajaran
pengayaan yang dilakukan
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya program remedial dan pengayaan

Adanya bukti pelaksanaan remedial dan pengayaan (antara lain: kartu


remedial/pengayaan, daftar hadir peserta remedial/pengayaan dan nilai
remedial/pengayaan dll.)

Adanya daftar guru yang melaksanakan remedial dan pengayaan

Wawancara dengan guru dan siswa

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang memanfaatkan hasil

penilaian untuk perbaikan pembelajaran dibagi dengan jumlah seluruh guru dikalikan 100%,
dapat menggunakan format sbb:

No.

Nama Guru

Mata
pelajaran
yang diampu

Memanfaatkan hasil
penilaian untuk perbaikan
pembelajaran
Tidak
Memanfaatmemanfaatkan
kan

Keteranga
n

1
2
3
4
5
6
7

dst
Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan hsl pemanfaatkan
hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran

172.

Guru melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada
kepala Program Keahlian dalam bentuk laporan prestasi belajar siswa.
A.

Sebanyak 100% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa


kepada kepala Program Keahlian.

B.

Sebanyak 95% - 99% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar


siswa kepada kepala Program Keahlian.

C.

Sebanyak 90% - 94% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar

hal. 150/66
hal. 150/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 150/66 Instrumen

siswa kepada kepala Program Keahlian.


D.

Sebanyak 85% - 89% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar


siswa kepada kepala Program Keahlian.

E.

Kurang dari 85% guru melaporkan hasil penilaian prestasi belajar siswa.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya arsip hasil evaluasi belajar yang
ditandatangani guru dan kepala sekolah/madrasah atau ketua program keahlian.

telah

B. Pendukung
Pelaporan hasil penilaian mata pelajaran pada akhir semester (yang baru selesai).
No.
1
2

Kategori
Guru yang sudah melaporkan.
Guru yang belum melaporkan.
Jumlah

Jumlah

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya arsip hasil evaluasi belajar/daftar nilai yang ditandatangani guru dan kasek/ketua
program.

Adanya data guru yang melaporkan hasil evaluasi belajar pada akhir semester (periksa
data akhir semester yang terakhir)

Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan hasil evaluasi belajar dibagi dengan
jumlah seluruh guru dikalikan 100%, dapat menggunakan format di bawah ini :

No.
1
2
3
4
5
6
7

Nama Guru

Melaporkan hasil penilaian


prestasi belajar
Tidak
Melaporkan
melaporkan

Keterangan

Dst

Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan laporan hasil penilaian
prestasi belajar
173.

Guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada guru Pendidikan Agama
sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.
A.

Sebanyak 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa


kepada guru Pendidikan Agama.

B.

Sebanyak 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa


kepada guru Pendidikan Agama.

C.

Sebanyak 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa


kepada guru Pendidikan Agama.

D.

Sebanyak 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa


kepada guru Pendidikan Agama.

E.

Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian akhlak siswa kepada
guru Pendidikan Agama.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya catatan laporan penilaian akhlak siswa dari guru-guru lain di
kelas yang bersangkutan selain guru Pendidikan Agama
B. Pendukung

hal. 151/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Pelaporan hasil penilaian akhlak siswa dan kepribadian pada akhir semester (yang baru
selesai), dari guru di luar guru Pendidikan Agama.
No.
1
2

Kategori
Guru yang sudah melaporkan
Guru yang belum melaporkan
Jumlah

Jumlah

C. Assesor
Bukti :
-

Adanya format penilaian akhlak dan kepribadian siswa yang disiapkan oleh sekolah

Adanya catatan laporan penilaian Akhlak dan kepribadian siswa dari guru-guru lain,
kepada guru Agama dan PKn (khusus kelas yang menjadi tanggung jawabnya/sesuai
dengan yang ditugaskan kepala sekolah)
Adanya data guru yang melaporkan penilaian tersebut.
Wawancara secara acak dengan guru dan waka kurikulum.
Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan dibagi dengan jumlah seluruh guru
dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :

No.

1
2
3
4
5
6
7

Melaporkan hsl penilaian akhlak


siswa kepada guru Pend.Agama &
hsl penilaian kepribadian siswa
kpd guru Pend.Kewarganegaraan
Tidak
Melaporkan
melaporkan

Nama Guru

Keterangan

dst

Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan laporan hasil penilaian
akhlak siswa kepada guru Pend.Agama & hsl penilaian kepribadian siswa kpd guru
Pend.Kewarganegaraan

174.

Guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa kepada guru Pendidikan


Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester.
A.

Sebanyak 86% - 100% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian


siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

B.

Sebanyak 71% - 85% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian


siswa kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

C.

Sebanyak 56% - 70% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa


kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

D.

Sebanyak 41% - 55% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa


kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

E.

Kurang dari 41% guru melaporkan hasil penilaian kepribadian siswa


kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan.

D. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan adanya catatan laporan kepribadian siswa dari guru-guru lain di kelas
yang bersangkutan selain guru Pendidikan Kewarganegaraan
E. Pendukung
Pelaporan hasil penilaian akhlak siswa dan kepribadian pada akhir semester (yang baru
selesai), dari guru di luar guru Pendidikan Kewarganegaraan.
No.

Kategori

hal. 152/66
hal. 152/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Jumlah
hal. 152/66 Instrumen

1
2

Guru yang sudah melaporkan


Guru yang belum melaporkan
Jumlah

F. Assesor
Bukti :
-

Adanya format penilaian akhlak dan kepribadian siswa yang disiapkan oleh sekolah

Adanya catatan laporan penilaian Akhlak dan kepribadian siswa dari guru-guru lain,
kepada guru Agama dan PKn (khusus kelas yang menjadi tanggung jawabnya/sesuai
dengan yang ditugaskan kepala sekolah)
Adanya data guru yang melaporkan penilaian tersebut.
Wawancara secara acak dengan guru dan waka kurikulum.
Prosentase dihitung dari jumlah guru yang melaporkan dibagi dengan jumlah seluruh guru
dikalikan 100 %, dapat menggunakan format di bawah ini :

No.

1
2
3
4
5
6
7

Nama Guru

Melaporkan hsl penilaian akhlak


siswa kepada guru Pend.Agama &
hsl penilaian kepribadian siswa
kpd guru Pend.Kewarganegaraan
Tidak
Melaporkan
melaporkan

Keterangan

dst

Jumlah
Prosentase
Keterangan: * Isilah tanda ceklis () sesuai dengan Keberadaan laporan hasil penilaian
akhlak siswa kepada guru Pend.Agama & hsl penilaian kepribadian siswa kpd guru
Pend.Kewarganegaraan
175.

Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan tengah semester, ulangan akhir


semester dan ulangan kenaikan kelas.
A.

Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan tengah, akhir


semester dan ulangan kenaikan kelas.

B.

Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan akhir semester dan


kenaikan kelas.

C.

Program Keahlian mengkoordinasikan ulangan tengah semester dan


ulangan kenaikan kelas.

D.

Program Keahlian hanya mengkoordinasikan ulangan kenaiakan


kelas.

E.

Tidak pernah mengkoordinasikan ulangan tengah, akhir semester, dan


ulangan kenaikan kelas.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan adanya koordinasi panitia ulangan (bukti Surat Keputusan kepala
sekolah/madrasah atau kepala program keahlian tentang kepanitiaan ulangan tengah semester
dan ulangan akhir semester, jadwal ulangan, dan berita acara atau notulen rapat koordinasi
ulangan semester dan daftar hadir).
B. Pendukung
Koordinasi ulangan tengah, ulangan akhir semester dan ulangan keaniakan kelas.
No.
Bentuk/jenis koordinasi
Tanggal pelaksanaan
1
2
3
hal. 153/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya SK Panitia Ulangan Umum Tengah Semester dan Akhir Semester dari Kepala
Sekolah.

Adanya Program Kerja Panitia

Adanya jadwal pelaksanaan

Adanya berkas arsip soal

Adanya dokumen kegiatan koordinasi (Undangan, daftar hadir, notulen rapat dan atau
berita acara rapat)

176.

Program Keahlian menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program


pembelajaran (beban Sistem Kredit Semester/SKS) melalui rapat.
A.

Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran


melalui rapat dewan guru.

B.

Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran


melalui rapat dengan perwakilan guru-guru mata pelajaran.

C.

Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran


melalui rapat dengan wali kelas saja.

D.

Menentukan kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran


melalui rapat pimpinan sekolah.

E.

Hanya ditetapkan oleh kepala Program Keahlian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan berita acara rapat dan hasil rapat (notulen rapat).
B. Pendukung
Penentuan kriteria kenaikan kelas.
No.
1

Acara
Penentuan kriteria
kenaikan kelas

Tanggal rapat

Jml yang hadir

Hasil putusan rapat

C. Assesor,
Bukti :

177.

Adanya dokumen rapat untuk menentukan kriteria kenaikan kelas untuk sistem paket atau
kriteria program pembelajaran untuk system SKS, (Undangan, daftar hadir, notulen)

Adanya dokumen kriteria kenaikan kelas atau kriteria program pembelajaran

Periksa daftar hadir rapat (Rapat dewan guru, atau hanya perwakilan guru atau hanya
dengan wali kelas saja atau hanya rapat pimpinan sekolah saja)
Sekolah/Madrasah menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan
akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika, serta jasmani, olahraga,
dan kesehatan.
A.

Menentukan nilai akhir melalui rapat dewan guru dengan


mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru.

B.

Menentukan nilai akhir melalui rapat dewan guru tanpa


mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru.

C.

Menentukan nilai akhir tanpa melalui rapat dewan guru tetapi


mempertimbangkan hasil penilaian oleh guru.

D.

Menentukan nilai akhir bersama wali kelas saja.

E.

Hanya ditetapkan oleh kepala Program Keahlian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan surat undangan, berita acara rapat, dan hasil rapat (notulen
rapat).
hal. 154/66
hal. 154/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 154/66 Instrumen

B. Pendukung
Penentuan nilai akhir kelompok mata pelajaran.
No.
1

Acara

Tanggal rapat

Jumlah yang hadir

Hasil putusan rapat

Penentuan nilai
akhir kelompok
mata pelajaran

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya dokumen rapat untuk menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan
akhlak mulia, kewarganegaraan dan kepribadian, estetika serta jasmani, olahraga dan
kesehatan (srt undangan ,daftar hadir, notulen rapat dan berita acara keputusan rapat.

Periksa daftar hadir peserta rapat dan notulen rapat untuk mengetahui komponenkomponen yang mengikuti rapat tersebut.

178.

Program Keahlian menyelenggarakan ujian semester sesuia Prosedur Operasional


Standar (POS).
A.

Memiliki POS dan dilaksanakan sesuai POS

B.

Memiliki POS tetapi tidak dilaksanakan sesuai POS.

C.

Menyelenggarakan ujian tetapi tidak memiliki POS.

D.

Menyelenggarakan ujian hanya oleh masing-masing guru.

E.

Tidak menyelenggarakan ujian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan berita acara penyelenggaraan ujian semester dan penentuan
kelulusan siswa sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) ujian akhir.
B. Pendukung
C. Assesor,
Bukti,
- Yang dimaksud dengan Ujian Semester adalah Ujian Akhir/Ujian Sekolah
- Adanya POS Ujian Sekolah
- Adanya Jadwal Ujian
- Adanya criteria kelulusan
- Adanya dokumen Kegiatan antar lain : daftar hadir peserta, berita acara penyelenggaraan
daftar hadir pengawas dll.
179.

Program Keahlian melaporkan hasil penilaian setiap akhir semester kepada orang
tua/wali siswa.
A.

Laporan hasil penilaian setiap akhir semester dengan penjelasan kepala


program keahlian dan wali kelas kepada orang tua/wali siswa dan siswa
yang bersangkutan.

B.

Laporan hasil penilaian setiap akhir semester dengan penjelasan kepala


program keahlian dan wali kelas kepada orang tua/wali siswa tanpa siswa
yang bersangkutan.

C.

Laporan hasil penilaian setiap akhir semester tanpa penjelasan


kepala program keahlian tetapi langsung dari wali kelas kepada
orang tua/wali siswa dan siswa yang bersangkutan.

D.

Laporan hasil penilaian setiap akhir semester tanpa penjelasan kepala


program keahlian tetapi langsung dari wali kelas kepada orang tua/wali
siswa tanpa siswa yang bersangkutan.

E.

Tidak melaporkan hasil penilaian kepada orang tua/walisiswa.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan undangan kepada wali murid, daftar hadir orang tua, dan
buku laporan hasil belajar siswa
hal. 155/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

B. Pendukung
Laporan hasil penilaian setiap akhir semester.
No.

Kegiatan pokok yang dilakukan

1
2
3
4
5

C. Assesor,
Bukti:
- Adanya dokumen pembagian raport ( undangan, daftar hadir dan notulen)
- Adanya buku laporan hasil belajar ( buku raport)
- Wawancara secara acak pada siswa dan wali kelas, dan waka kurikulum

180.

Sekolah/Madrasah melaporkan pencapaian hasil belajar siswa kepada Dinas


Pendidikan Kabupaten/Kota atau Kanwil Depag.
A.

Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa kurang dari 20 hari setelah


akhir semester.

B.

Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 21 41 hari setelah


akhir semester.

C.

Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 41 60 hari setelah


akhir semester.

D.

Melaporkan pencapaian hasil belajar siswa antara 61 80 hari setelah


akhir semester.

E.

Melaporkan pencapaian hasil lebih dari 80 hari.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan tanda terima dari Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota untuk SMK
dan Kanwil Departemen Agama untuk MAK.
B. Pendukung
Laporan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan
Kabupaten/Kota atau Kanwil Depag.
No.

Tgl. pelaksanaan UAS

Tanggal pelaporan

Selisih hari

1
C. Assesor,
Bukti :

181.

Adanya bukti arsip laporan hasil belajar kepada dinas terkait

Adanya buku ekspedisi pengiriman laporan kepada dinas terkait atau bukti lainnya, periksa
tanggal pengiriman dan penerimaannya.
Program Keahlian menentukan kelulusan siswa dari satuan pendidikan.
A.

Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dewan guru.

B.

Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dengan perwakilan guruguru mata pelajaran.

C.

Menentukan kelulusan siswa melalui rapat dengan wali kelas saja.

D.

Menentukan kelulusan siswa melalui rapat pimpinan sekolah.

E.

Hanya ditetapkan oleh kepala Sekolah/madrasah.

hal. 156/66
hal. 156/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 156/66 Instrumen

A. Juknis
Pedoman ketentuan kelulusan siswa adalah:
1) menyelesaikan seluruh program pembelajaran;
2) memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran
kelompok mata
pelajaran agama dan akhlak mulia, kelompok mata
pelajaran
kewarganegaraan dan kepribadian, kelompok mata pelajaran
estetika, dan kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
3) lulus ujian sekolah/madrasah untuk
pengetahuan dan teknologi; dan

kelompok

mata pelajaran ilmu

4) lulus Ujian Nasional.


Jawaban dibuktikan dengan dokumen rapat yang dihadiri oleh guru mata pelajaran,
wali kelas, kepala program keahlian, dan kepala
sekolah/
madrasah.
B. Pendukung
Rapat Penentuan kelulusan siswa.
No.

Acara

Jumlah yang
hadir

Tanggal rapat

Jumlah
tidak hadir

Hasil putusan
rapat

1
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya dokumen rapat kelulusan siswa( undangan, daftar hadir dan notulen)

Keberadaan daftar hadir diperlukan untuk menentukan keikutsertaan rapat berdasarkan


komponen yang ditentukan, yaitu : diikuti seluruh dewan guru, perwakilan guru, wali
kelas, pimpinan sekolah atau hanya kepala sekolah.

Adanya criteria kelulusan siswa

Adanya data nilai ujian dari seluruh peserta ujian

Adanya berita acara rapat kelulusan

Adanya laporan kelulusan (US4)


Jumlah
Peserta rapat

No.

Acara

Tgl rapat
1

hd
r

Ketersediaa
n kriteria
kelulusan

td
k

Hasil
putusan
rapat

1
Catatan:
1. diikuti seluruh dewan guru,
2. perwakilan guru,
3. wali kelas,
4. pimpinan sekolah atau hanya
5. kepala sekolah.

182.

Sekolah/Madrasah menyerahkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN)


setiap siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN).
A.

Kurang dari 7 hari setelah pengumuman hasil ujian.

B.

Antara 8 14 hari setelah pengumuman hasil ujian.

C.

Antara 15 21 hari setelah pengumuman hasil ujian.

D.

Antara 22 28 hari setelah pengumuman hasil ujian.

hal. 157/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

E.

Lebih dari 28 hari setelah pengumuman hasil ujian.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan tanda terima Surat Keterangan Hasil Ujian N a s i o n a l
( S K H U N ) d a r i m i n i m a l 9 0 p e r s e n s e t i a p s i s w a ya n g mengikuti ujian nasional.
B. Pendukung
Penerbitan dan penyerahan surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN).
No.

Tanggal pengumuman hasil


UN

Tanggal penyerahan
SKHUN

Selisih hari

C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya bukti dokumen SKHUN

Adanya bukti tgl penerbitan dan penyerahan surat SKHUN

Usul : tanggal penyerahan SKHUN direkomendasikan dihitung dari sejak tanggal penerimaan
SKHUN dari Provinsi.
183.

Sekolah/Madrasah menerbitkan dan menyerahkan ijazah kepada setiap siswa


yang telah lulus.
A.

Kurang dari 7 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas


Pendidikan/Kandepag.

B.

Antara 8 14 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas


Pendidikan/Kandepag.

C.

Antara 15 21hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas


Pendidikan/Kandepag.

D.

Antara 22 - 28 hari setelah blangko ijazah diterima dari Dinas


Pendidikan/Kandepag.

E.

Lebih dari 28 hari minggu setelah blangko ijazah diterima dari Dinas
Pendidikan/Kandepag.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan tanda terima telah menerbitkan ijazah dari minimal 90
persen siswa yang lulus dari satuan pendidikan
B. Pendukung
Penerbitan dan penyerahan ijazah.
No.

Tanggal blanko diterima

Tanggal penyerahan
Ijazah

Selisih hari

1
C. Assesor,
Bukti :
-

Adanya berita acara penerimaan blanko ijazah.

Adanya bukti dokumen penyerahan ijazah/US6.

Untuk menghitung prosentase dibuat rekapitulasi seperti berikut:

Jumlah Lulusan :. Orang


No.

Tanggal
Penerimaan
Blanko
Ijazah

Waktu
Penyerahan
Ijazah
Kurang
7 hari

hal. 158/66
hal. 158/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

Jumlah
Penerima
Ijazah

Prosentase

Keterangan

dari

hal. 158/66 Instrumen

Lebih dari 7
sampai
14
hari

Lebih dari 14
sampai
21
hari

Lebih dari 21
sampai
28
hari

Lebih dari 28
hari

Catatan : Asesor menghitung dari US6.

184.

Sekolah/Madrasah menggunakan hasil Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/ Ujian Nasional


Pendidikan Kesetaraan (UNPK) Program Paket B sebagai bahan pertimbangan
penerimaan siswa baru.
A.

Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B dan seleksi masuk secara


transparan sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.

B.

Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B secara transparan sebagai


bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.

C.

Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B dan seleksi masuk secara tidak


transparan sebagai bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.

D.

Menggunakan hasil UN SMP/MTs/Paket B secara tidak transparan sebagai


bahan pertimbangan penerimaan siswa baru.

E.

Tidak menggunakan UN SMP/MTs/Paket B sebagai bahan


pertimbangan penerimaan siswa baru.

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan berita acara rapat penentuan kelulusan
B. Pendukung
Penerimaan siswa baru.
No.

Mekanisme seleksi penerimaan siswa baru yang digunakan

1.
2.
3.
4.
5.

C. Assesor,
Bukti :
- Adanya Pedoman PSB.
-

Adanya Dokumen kelengkapan dan persyaratan pendaftaran (SKHUN SMP/Mts/Paket B,


dokumen pengumpulan dan pengolahan nilai).

Adanya bukti dokumen pelaksanaan seleksi dilaksanakan secara transparan

(pembobotan dll,untuk menentukan nilai sesuai dengan instrumen)


-

Adanya Daftar siswa yang diterima dan yang tidak diterima

Adanya Dokumen laporan kegiatan PSB.

No.

Mekanisme seleksi penerimaan siswa baru

Ketentuan tes

Ket.

hal. 159/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

yang digunakan
1

Hasil UN SMP transparan

2.

Hasil UN SMP dan Tes

Hasil UN SMP dan tes tetapi tdk transparan

4.

Hasil UN SMP tetapi tdk transparan

5.

Tdk Menggunakan hasil UN SMP

menggu
nakan

Tdk
menggu
nakan

185.

Uji Kompetensi melibatkan berbagai pihak.


A.

Melibatkan pihak DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), Guru, dan


diketahui BNSP.

B.

Melibatkan pihak DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), dan Guru.

C.

Melibatkan pihak DU/DI, dan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP), atau


DU/DI dan Guru.

D.

Melibatkan pihak DU/DI.

E.

Tidak melibatkan berbagai pihak (hanya Guru).

A. Juknis
Jawaban dibuktikan dengan data hasil uji kompetensi (dokumen penilaian dan sertifikat)
yang melibatkan pihak DU/DI, lembaga sertifikasi atau asosiasi profesi yang sejenis, dan
Guru Kejuruan
B. Pendukung,
No.

Pihak yg terlibat

Tanggal pelaksanaan uji


kompetensi

Jumlah siswa yang


Di uji

1.
2.
3.
4.
C. Assesor
Pelaksanaan Uji Kompetensi dengan
melibatkan.

No.
1
2.
3

Keterlibatannya
ada

tdk

Ket.

DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP),


Guru, dan diketahui BNSP.
DU/DI, Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP),dan Guru,
DU/DI atau Lembaga Sertifikasi Profesi
(LSP) dan Guru,

4.

DU/DI

5.

Tidak melibatkan berbagai pihak (hanya


Guru).

Bukti :
-

Dokumen pelaksanaan rapat Uji Kompetensi ( undangan , surat tugas/surat tugas dari
pihak luar, daftar hadir,notulen dll.)

Dokumen pelaksanaan Uji Kompetensi (jadwal, soal, daftar penguji ekternal dari
LSP,Assosiasi Profesi,atau DU/DI dan penguji internal, tempat dll.)

Dokumen hasil uji kompetensi ( meliputi :daftar nilai UK, sertifikat UK dll.)

Usulan :
hal. 160/66
hal. 160/66
Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M

hal. 160/66 Instrumen

Nilai A, jika melibatkan guru dan LSP


Nilai B, jika melibatkan guru dan Assosiasi Profesi
Nilai C, jika melibatkan Guru dan DU/DI
Nilai D, jika melibatkan DU/DI
Nilai E, Jika melibatkan guru saja.

hal. 161/66
Instrumen Akreditasi SMK/ MAK Hak Cipta 2008 BAN-S/M