Anda di halaman 1dari 9

Pemeriksaan Penunjang

Diagnostik Pada Pasien


Demam Typhoid

Baharudin Lutfi S, S.Kep

Typhoid
Typhoid adalah penyakit infeksi akut usus
halus yang disebabkan oleh kuman
salmonella thypi dan salmonella para thypi
A,B,C. sinonim dari penyakit ini adalah
Typhoid dan paratyphoid abdominalis,
(Syaifullah Noer, 1998).
Penyakit ini ditularkan melalui makanan
atau minuman yang terkonatminasi oleh
kuman tersebut, dikenal sebagai penularan
tinja-mulut (fecaloral)

2014

Pemeriksaan Penunjang Diagnostik

Pemeriksaan Fisik
Gejala Klinis timbul 7-14 hari setelah infeksi
yang ditandai dengan demam yang tidak turun
selama lebih dari 1 minggu terutama sore
haridisertai dengan :
Perasaan tidak enak badan
Lesu
Nyeri kepala
Pusing
Diare
Anoreksia
Batuk
Nyeri otot
2014

Pemeriksaan Penunjang Diagnostik

Gejala Klinis Lain


Didapatkan peningkatan suhu tubuh
(demam)
Debar
jantung
relatif
lambat
(bradikardi)
Lidah kotor
Konstipasi
Pembesaran
hati
dan
limpa
(hepatomegali dan splenomegali)
Kembung (meteorismus)
Gangguan Kesadaran
21014

Pemeriksaan Penunjang Diagnostik

Pemeriksaan Laboratorium
Pemeriksaan
laboratorium
meliputi
pemeriksaan hematologi, urinalisis, kimia
klinik, imunoreologi, mikrobiologi, dan
biologi molekular.
Pemeriksaan ini ditujukan untuk membantu
menegakan diagnosis (menjadi penentu
diagnosis)
menetapkan
prognosis,
memantau perjalanan penyakit, memantau
perjalanan penyakit, dan hasil pengobatan
serta timbulnya penyulit.
2014

Pemeriksaan Penunjang Diagnostik

1. Hematologi
Kadar hemoglobin dapat normal atau
menurun bila terjadi perdarahan usus atau
perforasi
Hitung leukosit sering rendah (leukopenia),
tetapi dapat juga normal atau tinggi
Hitung jenis leukosit sering neutropenia
dengan limfositosis relatif
LED (Laju Endap Darah) Meningkat
Jumlah trombosit normal atau menurun
(trombositopenia)

2014

Pemeriksaan Penunjang Diagnostik

2. Urinalisis
Protein : bervariasi dari negatif
sampai postif (akibat demam)
Leukosit dan eritrosit normal bila
meningkat
kemungkinan
terjadi
penyulit

3. Kimia Klinik
Enzim hati
meningkat
peradangan
2014

(SGOT, SGPT) sering


dengan
gambaran

Pemeriksaaan Penunjang diagnostik

4. Imunorologi
Widal
Pemeriksaan
serologi
ini
ditujukan
untuk
mendeteksi adanya antibodi (didalam darah)
terhadap antigen kuman Salmonela typhi /
paratyphi (reagen).
Sebagai uji cepat (rapid test) hasilnya dapat segera
diketahui
Hasil positif dinyatakan dengan adanya aglutinasi
Elisa Salmonella Typhi/Paratyphi IgG dan IgM
Pemeriksaan ini merupakan uji imunologik yang
lebih baru, yang dianggap lebih sensitif dan spesifik
dibandingkan uji widal untuk mendeteksi demam
typhoid
2014

Pemeriksaan Penunjang diagnostik

5. Mikrobiologi
Kultur (Gall culture / Biakana empedu)
Uji ini merupakan baku emas (gold standar)
untuk
memeriksa
demam
demam
typhoid/paratyphoid.

6. Biologi Molekular
PCR (Polymerase Chain Reaction)
Metode ini mulai banyak dipergunakan. Pada
cara ini dilakukanh perbanyak DNA kuman
yang kemudian diidentifikasi dengan DNA
probe yang spesifik

2014

Pemeriksaan Penunjang diagnostik