Anda di halaman 1dari 42

L

NUR YAHYA NIA


2004730050
PSORIASIS VULGARIS

DOKTER PEMBIMBING
dr.H Dindin Sp.KK

Identitas pasien
Nama : Ny. T
Umur : 20 th
Jenis Kelamin : Perempuan
Alamat : Kp. Belakang Rt 02/ Rw 07

Ds. Sd Laya
kec. Cipanas.
Pekerjaan : Ibu Rumah Tangga
Agama : Islam
Pendidikan : SD
Status marital : Menikah
Anamnesis : Autoanamnesis tanggal 2 juni 2010

Anamnesis
Bercak putih dan bersisik di seluruh

badan yang terasa gatal

Riwayat Penyakit Sekarang


Os.mengeluh bercak keputihan dan bersisik yang

gatal hampir di seluruh tubuh sejak 5 bulan


yang lalu. bercak keputihan timbul di kaki
yang semakin lama semakin meluas hingga ke
seluruh tubuh. Os. Mengaku keluhan ini sudah
timbul sejak usianya 10 th yang lalu. Awalnya
gatal di kedua kaki, tangan dan hampir meluas
di seluruh badan hingga di kepala yang di
susul dengan timbulnya bercak keputihan yang
mengkilat dan bersisik. Os. Mengaku keluhan
tersebut hilang timbul hampir setiap tahun.

Riwayat Penyakit dahulu


Riwayat arthritis reumatoid di

sangkal

Riwayat pengobatan
Os. Mengaku setiap keluhanya kambuh

hanya di obati dengan kalpanak , dan


di berikan suntikan sebanyak 1x
dengan tukang obat keliling 5
tahun yang lalu, tapi os. Tidak tahu
nama obat yang di berikan.7

Riwayat psikososial
Riwayat penyakit kulit di keluarga di

sangkal
Riwayat penyakit kulit di sekitar
lingkungan di sangkal

Riwayat Alergi
Riwayat alergi makanan disangkal
Riwayat alergi obat di sangkal

Pemeriksaan fisik
Keadaan umum

sedang
Kesadaran

: Tampak sakit
: Compos mentis

Tanda vital :
NADI

80x/menit

RESPIRASI

18 x/menit

SUHU

36.2 derajat
celcius

Status generalis
Kepala : Normocephal

1.1Rambut
warna : hitam
distribusi : merata
hair pull test : tidak ada
rambut yang
tercabut.
alopecia : negatif
mata : konjungtiva tidak anemis,
sklera tidak ikterik

Hidung : sekret negatif


Mulut : hiperemis negatif
Lidah : tremor ( - )
Gigi
: karies positif sebelah kanan
Tonsil : T1/T1 tidak hiperemis
Faring : hiperemis negatif

Leher

: KGB tidak teraba membesar


massa negatif

Thoraxs: bentuk dan gerak simetris

sonor +/+, BJ murni reguler


vesikuler +/+
wheezing -/-, ronchi -/-, murmur -/Abdomen : kontur abdomen rata
NT -/timpani
Bu + normal
Extremitas : Deformitas -/-, udem -/kulit : lihat status dermatologikus

Status derm atologikus


DISTRIBUSI

GENERALISATA

A/R

Seluruh tubuh

LESI

Multiple,konfluens, menimbul,
kering,, berukuran diameter
2-3 cm

EFLORESENSI

makula hipopigmentasi,
skuama
lapis.

tebal dan berlapis

Pemeriksaan penunjang
Uji Tetesan Lilin : terdapat garis

putih seperti goresan pada tetesan


lilin.
Tes Auspitz ( + ) terdapat bintik
bintik perdarahan di atas dasar
eritem.

Resume
Seorang wanita 20 tahun datang ke poli RSUD
Cianjur mengeluh bercak keputihan dan
bersisik yang gatal hampir di seluruh tubuh
sejak 5 bulan yang lalu. bercak keputihan
timbul di kaki yang semakin lama semakin
meluas hingga ke seluruh tubuh. keluhan ini sudah
timbul sejak usianya 10 th yang lalu. Awalnya gatal
di kedua kaki, tangan dan hampir meluas di seluruh
badan hingga di kepala yang di susul dengan
timbulnya bercak keputihan yang mengkilat dan
bersisik.keluhan tersebut hilang timbul hampir
setiap tahun.

Status dermatologikus ditemukan

distribusi generalisata, A/R hampir


di seluruh tubuh, lesi multiple.
konfluens., menimbul, kering, ukuran
diameter mulai dari 1 2 cm,
efloresensi, makula hipopigmentasi
dan skuama yang tebal dan berlapis lapis

Penatalaksanaan
Umum :
Penjelasan penyakit dan perjalanan penyakit
yang kronis
Hindari faktor pencetus

Topikal

LCD 3 %
Acidi salicyl 3 %
Glycerin 7 %
Spir. dil. ad 100 ( kulit kepala )
LCD 3 %
LCD salicyl 3 %
Oxyd. zinci 5 %
Vaselin ad 60 ( kulit )

Prognosis
Quo ad vitam
: ad bonam
Quo ad functionam
: dubia ad bonam
Quo ad sanantionam : dubia ad bonam

Tinjauan pustaka

Psoriasis
satu penyakit kulit termasuk di

dalam kelompok dermatosis


eritroskuamosa, bersifat kronik redif
dengan lesi berupa macula eritem
berbatas tegas, ditutupi oleh skuama
kasar berlapis, berwarna putih
bening seperti mika, disertai
fenomena tetesan lilin dan tanda
Auspitz.

Epidem iologi
Penyakit ini dapat di temukan di

seluruh dunia dengan angka


kesakitan yang berbeda dari satu
tempat ke tempat yang lain. Pada
bangsa yang berkulit hitam seperti di
afrika jarang di temukan.

Etiologi
Penyebab Psoriasis yang pasti belum

di ketahui. Ada beberapa faktor


predisposisi dan pencetus yang
dapat menimbulkan penyakit ini.
Faktor faktor predisposisi :
Faktor herediter bersifat dominan
otosomal dengan penetrasi tidak
lengkap.
Faktor faktor psikis, seperti stress
dan gangguan emosi.

Lanjutan ,,
Infeksi fokal. Infeksi menahun di daerah

hidung dan telinga, tuberculosis paru,


dermatomikosis, arthritis dan radang ginjal
menahun.
Penyakit metabolic, seperti diabetes
mellitus yang laten.
Gangguan pencernaan, seperti obstipasi
Faktor cuaca. Beberapa kasus menunjukan
tendensi untuk menyembuh pada musim
panas, sedangkan pada musim penghujan
akan kambuh dan lebih hebat.

Faktor faktor provokatif yang dapat

mencetuskan atau menyebabkan panyakit


ini tambah hebat ialah :
Faktor trauma. Gesekan dan tekanan pada
kulit dapat menumbulkan lesi psoriasis
pada tempat trauma dan ini disebut
fenomena Koebner.
Faktor infeksi. Infeksi streptokokus di faring
dapat merupakan faktor pencetus pada
penderita dengan predisposisi psoriasis.
Obat obatan.
Sinar ultraviolet
Stress psikologis

Patogenesis
Perubahan morfologik dan kerusakan sel

epidermis akumulasi sel monosit dan


limfosit dermis dan stratum basale.
Pembesaran dan pemanjangan papil dermis
epidermodermal bertambah luas lipatan
di lapisan bawah stratum spinosum tambah
banyak
masa pertumbuhan kulit menjadi lebih cepat
dan masa pertukaran kulit menjadi lebih
pendek dari normal (dari 28 hari menjadi 3 4
hari)
Stratum granulosum tidak terbentuk dalam
stratum korneum terjadi parakeratosis.

Lanjutan ,,
pemendekan interval proses

keratinisasi sel epidermis stratum


basalis stratum korneum proses
pematangan dan keratinisasi gagal
mencapai proses yang sempurna.

G A M B A R A N K LIN IK
Penderita psoriasis umumnya tidak

menunjukan perubahan keadaan


umum, kecuali bila stadium
penyakitnya sudah sampai pada
erirodermia.
rasa gatal, merasa kaku, atau
merasa sakit bila bergerak.
Gejala utama psoriasis berupa
macula dan papula eritem yang
timbul tiba tiba.

Macula eritem berbatas tegas dan di

atasnya di dapati skuama yang


mempunyai sifat sifat khas.
Warnanya putih seperti perak atau
mika, transparent, kering, kasar dan
berlapis lapis

Apabila skuama ini digores dengan

benda tajam, akan tampak sebuah garis


putih kabur dan skuama menjadi pecah
pecah mirip gambaran setetes lilin
yang di gores dengan benda tajam.
Fenomena ini disebut fenomena tetesan
lilin,
apabila skuama ini di kupas lapis demi
lapis, pada lapisan yang terbawah
tampak kulit berwarna merah dan
terlihat bintik bintik darah.
Tanda seperti ini disebut tanda Auspitz.

Predileksi
bagian tubuh yang sering terkena

geseran atau tekanan, seperti siku,


lutut dan punggung, daerah yang
berambut.
Psoriasis yang menyerang kuku jari,
tangan dan kaki memberi gambaran
berupa lubang kecil pada kuku yang
disebut pits.

B EN TU K K LIN IS
Psoriasis Vulgaris

Bentuk ini ialah yang lazim terdapat karena


itu disebut vulgaris, dinamakan pula karena
lesi lesinya umumnya berbentuk plak.
Psoriasis gutata
Diameter kelainan biasanya tidak melebihi 1
cm. timbulnya mendadak dan diseminata
umumnya setelah infeksi Streptococcus di
saluran napas bagian atas sehabis influenza
atau morbili, terutama pada anak dan
dewasa muda.

Psoriasis inversa ( psoriasis fleksural )

Psoriasis tersebut mempunyai tempat


predileksi pada daerah fleksor.
Psoriasis eksudative
Bentuk tersebut sangat jarang. Biasanya
kelainan psoriasis kering, tetapi pada bentuk
ini kelainannya exsudative seperti dermatitis
akut
Psoriasis seboroik ( seboroisis )
Gambaran klinis psoriasis seboroik merupakan
gabungan antara psoriasis dan dermatitis
seboroik, skuama yang biasanya kering
menjadi agak berminyak dan agak lunak.

Psoriasis pustulosa ada dua jenis :


Psoriasis pustulosa palmoplantar ( barber )

Penyakit ini bersifat kronik dan residif,


mengenai telapak tangan atau telapak kaki
atau keduanya. Kelainan kulit berupa
kelompok kelompok pustule kecil steril dan
dalam di atas kulit yang eritematosa disertai
rasa gatal.
Psoriasis pustulosa generalisata akut ( von
Zumbusch )
Sebagai faktor provokatif banyak, misalnya
obat yang tersering karena penghentian
kortikosteroid sistemik.

Gejala awalnya ialah kulit yang nyeri,

hiperalgesia disertai gejala umum berupa


demam, malaise, nausea, anoreksia.
Plak psoriasis yang telah ada makin
eritematosa.
Setelah beberapa jam timbul banyak plak
edematosa dan eritematosa pada kulit yang
normal.
Dalam beberapa jam timbul banyak pustule
miliar pada plak plak tersebut.
Dalam sehari pustule pustule berkonfluensi
membentuk take of us berukuran
bebrapa cm.

Eritroderma psoriatic

Eritroderma psoriatic dapat


disebabkan oleh pengobatan topical
yang terlalu kuat atau oleh
penyakitnya sendiri yang meluas.

P EN G O B ATA N
PENGOBATAN SISTEMIK
Kortikosteroid

Kortikosteroid dapat mengontrol


psoriasis, menurut pengalaman
penulis dosisnya kira kira ekuivalen
dengan prednisone 30 mg perhari.
Setelah membaik, dosis di turunkan
perlahan lahan, kemudian diberi
dosis pemeliharaan.

Obat sitostatik

Obat sitostatik yang biasanya digunakan


ialah metotreksat.
Indikasinya ialah untuk psoriasis, psoriasis
pustulosa, psoriasis arthritis dengan lesi
kulit, dan eritroderma karena psoriasis yang
sukar terkontrol dengan obat standar.
Levodopa
DDS ( diaminosulfenilsulfon ) dipakai

sebagai pengobatan psoriasis pustulosa


tipe Barber dengan dosis 2 x 100 mg
sehari.

Etretinat ( tegison, tigason ) dan asitretin (

neotigason )
Etretinat merupakan retinoid aromatic,
digunakan bagi psoriasis yang sukar
disembuhkan dengan obat obat lain
mengingat efek sampingya. Dapat pula
digunakan
Siklosporin
Efeknya ialah imunosupresif. Dosisnya 6
mg/kgBB sehari. Bersifat nefrotoksisk dan
hepatotoksik. Hasil pengobatan untuk
psoriasis baik, hanya setelah obat
dihentikan dapat terjadi kekambuhan.

P EN G O B ATA N TO P IK A L
Preparat ter

efeknya ialah antiradang.


Preparat yang di gunakan ialah preparat

ter yang berasal dari kayu dan batubara.

Kortikosteroid
Pengobatan dengan penyinaran
Emolien