Anda di halaman 1dari 16

ASPEK HUKUM DALAM

EKONOMI

HUKUM DAGANG

Pertemuan Ke-6

Pendahuluan

Hub yg Erat

Hukum Dagang
(Peraturan)

Perdagangan
(hub. Hukum)

Perdagangan
Kuspriatni (2008)
Pemberian perantara kepada produsen
dan konsumen untuk membelikan
menjual barang-barang yg memudahkan
dan memajukan pembelian dan
Penjualan.
Aktivitas Inti dalam perdagangan adalah
aktivitas supply deman yg seimbang baik
barang maupun jasa

Definis Hukum Dagang


Kansil (2010)
Hukum yg mengatur tingkah laku
manusia yg turut melakukan
perdagangan dlm usaha memperoleh
keuntungan
Fuady (2005)
Suatu perangkat kaedah hukum tentang
tata cara pelaksanaan urusan dagang,
industri atau keuangan yg di hub dgn
produksi/pertukaran barang dan jasa yg
tujuannya memperoleh keuntungan.

Sumber Hukum Dagang


Kitab Undang-Undang Hukum dagang ( Wetboek van
Koophandel ).
Kitab Undang-Undang Hukum Perdata ( BW ).
Undang-Undang khusus lainnya, antara lain UndangUndang Kepailitan, Undang-Undang Perseroan Terbatas,
Undang-Undang Perbankan, dan lain-lain.
Perjanjian.
Hukum kebiasaan.
Yurisprudensi.
Doktrin Hukum
Peraturan Perundangan terbaru tentang aktivitas bisnis
atau perdagangan

Aspek Hukum Badan Usaha


Badan Usaha
Kesatuan Yuridis dan ekonomis / kesatuan
organisasi yg terdiri dari faktor-faktor
produksi yg bertujuan mencari Keuntungan

Perusahaan
Tempat di mana badan Usaha itu
mengelalola faktor-faktor Produksi

Pendirian Badan Usaha

Barang dan jasa yg di perdagangkan


Pemasaran barang dan jasa
Harga pokok, harga jual
Pembelian
Kebutuhan Tenaga Kerja
Organisasi Interm
Pembelajaan
Jenis badan usaha yang dipilih

Manfaat Pendirian Badan Usaha

Sbg saran perlindungan hukum


Sarana Promosi
Bukti Kepatuhan terhadap hukum
Memudahkan Mendapat Suatu Projek
Mempermudah pengembangan Usaha

Pembagian Badan Usaha


Memiliki
Badan
Hukum

Bentuk
Hukumnya

Dpt melakukan perbuatan hukum


Memiliki kekayaan yg terpisah (BU
dan Pribadi)
Memiliki tujuan tertentu
Memiliki organisasi yg teratur
Memiliki hak dan kewajiban
Dapat menggat dan di gugat

Tidak
Berbadan
hukum

Tdk Dpt melakukan perbuatan hukum


Memiliki kekayaan jadi satu (BU dan
Pribadi)
Kewenangan perbuatan diletakkan
pada mitra atau sekutu
Tidak memiliki hak dan kewajiban
Tidak dapat menggat dan di gugat

Lanjutan...
Status Kepemilikan
BU
Sawasta

Perusahaan Perorangan
Persekutuan perdata
Firma (Fa)
CV (Commanditaire
Vennottschap)
Yayasan
PT (Perseroan Terbatas)
Koperasi

BU
Negara
Persero
Perjan
Perum

BU
Lainnya
Usaha gabungan
horizontal (urutan hub.
Kegiatan)
Usaha gabungan vertikal
(kesamaan kegiatan untk
tujuan tertentu

BU milik Swasta
1. Perusahaan Perseorangan
adalah badan usaha yang modal dan tanggung
jawabnya dipegang oleh satu orang secara pribadi yang
merupakan pemilik perusahaan.
2. Firma (fa)
persekutuan dua orang atau lebih dalam mendirikan
dan menjalankan perusahaan dengan satu nama dan
membagi keuntungan dari hasil yang didapatkannya.
Setiap sekutu atau anggota memiliki tanggung jawab
yang sama pada perusahaan.

Lanjutan...
Persekutuan Komanditer (CV)
persekutuan dua atau lebih orang yang beberapa sekutu
atau anggota hanya menyerahkan modal dan sekutu
yang lain menjalankan perusahaan.
Perseroan Terbatas (PT)
badan usaha yang didirikan oleh beberapa orang,
berbedan hukum, dan modalnya terdiri atas sahamsaham. PT memiliki kemampuan mendapatkan modal
dalam jumlah besar melalui penerbitan saham.
Koperasi
Persekutuan yg beranggotakan orang/ badab hukun yg
berdasarkan prinsip koperasi sebagai gerakan berdasar
atas asas kekeluargaan

BU Milik Negara
Perusahaan jawatan (perjan), yaitu BUMN yang
seluruh modalnya termasuk dalam anggaran
belanja negara yang menjadi hak dari departemen
yang bersangkutan.
Perusahaan umum (perum), yaitu BUMN yang
seluruh modalnya dimiliki negara dan tidak terbagi
atas saham.
Perusahaan perseroan (persero), yaitu BUMN
yang berbentuk perseroan terbatas yang
modalnya terbagi dalam sahan yang seluruh atau
sebagian paling sedikit 51% sahamnya dimiliki
negara dan bertujuan mengejar keuntungan.

LEGALITAS USAHA
SIUP
Merupakan dokumen yang diperlukan dan diwajibkan bagi
orang per orang maupun badan usaha yg akan
mendirikan usaha perdagangan
Tujuan : mendapatkan legalisasi dari pihak yg terkait shg
mencegah adanya kemungkinan masalah di kemudian hari
Manfaat SIUP :
Sbg syarat legalisasi
Mendukung keg ekspor impor
Syarat untuk bisa mengikuti lelang legal

TDP
Merupakan Bukti perusahaan / badan Usaha telah
melakukan wajib daftar (UU No 3 Thn 1982).
TDP berlaku selama perusahaan tersebut beroperasi
dan wajib didaftarkan ulang setiap 5 thn
Perusahaan yg tidak wajib daftar
a. Perusahaan yg berbentuk Perjan
b. Perusaaan kecil perorangan

SEKIAN