Anda di halaman 1dari 15

MDGs dan SDGs

Kelompok 4
Achmad Andrie Agazi (150610130076)|Erlisa Yuniasih (150610130077)
Yasarah Fauziah Ulfah (150610130085)|Shofiya Ulfah Darajat (150610130088)
Zhafran Rusdianto (150610130089)|Anas Fitri Febriana (150610130145)

Pembangunan Pertanian Berwawasan


Kependudukan
Pembangunan pertanian berwawasan kependudukan
mengandung dua makna sekaligus yaitu:
pertama adalah pembangunan sector pertanian yang
disesuaikan dengan potensi dan kondisi penduduk
yang ada. Penduduk harus dijadikan titik sentral dalam
proses pembangunan (subjek dan objek).
kedua adalah pembangunan sector pertanian yang
memanfaatkan sumberdaya manusia. Pembangunan
yang lebih menekankan pada peningkatan kualitas
sumberdaya manusia dibandingkan dengan
pembangunan infastruktur semata.

Manfaat mengintegrasikan Dimensi


Kependudukan Dalam Perencanaan Pembangunan
Dalam jangka pendek investasi dalam sumberdaya
manusia memang nampak sebagai suatu upaya
yang sia-sia.
Manfaat paling mendasar yang diperoleh adalah
besarnya harapan bahwa penduduk yang ada
didaerah tersebut menjadi pelaku pembangunan
dan penikmat hasil pembangunan.

Ciri Kependudukan Indonesia Dimasa Depan


yang Harus Dicermati
Penduduk dimasa depan akan semakin tinggi
pendidikannya.
Penduduk yang makin sehat dan angka harapan hidup
naik
Penduduk akan bergeser ke usia yang lebih tua
Penduduk yang tinggal di perkotaan semakin banyak
Jumlah rumahtangga akan meningkat namun ukurannya
makin kecil.
Intensitas mobilitas penduduk yang makin tinggi
Masih tingginya pertumbuhan angkatan kerja
Terjadi perubahan lapangan kerja

Millennium Development Goals


(MDGs)
MDGs adalah sebuah paradigma pembangunan global yang
dideklarasikan Konferensi Tingkat Tinggi Milenium oleh 189
negara anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di New York
pada bulan September 2000
Deklarasi MDGs merupakan hasil kesepakatan bersama antara
negara-negara berkembang dan maju. Negara-negara berkembang
berkewajiban untuk melaksanakannya. Sedangkan negara-negara
maju berkewajiban mendukung dan memberikan bantuan terhadap
upaya keberhasilan setiap tujuan dan target MDGs.
Dengan
adanya
MDGs
ini
diupayakan
dapat
menangani penyelesaian terkait dengan isu-isu mendasar tentang
pemenuhan hak asasi dan kebebasan manusia, perdamaian,
keamanan, dan pembangunan.

Tujuan MDGs

Suistainable Development Goals


(SDGs)
SDGs yaitu sebuah dokumen yang akan menjadi
sebuah acuan dalam kerangka pembangunan dan
perundingan negara-negara di duniaKonsep SDGs
melanjutkan konsep pembangunan Millenium
Development Goals (MDGs) di mana konsep itu
sudah berakhir pada tahun 2015.

Tiga pilar yang menjadi indikator dalam


konsep pengembangan SDGs yaitu:
Human Development, di antaranya pendidikan
dan kesehatan.
Social Economic Development, seperti
ketersediaan sarana dan prasarana lingkungan,
serta pertumbuhan ekonomi.
Environmental Development, berupa
ketersediaan sumber daya alam dan kualitas
lingkungan yang baik.

Tujuan SDGs

Persamaan dan Perbedaan MDGs dan SDGs


Secara umum cakupan tujuan MDGs dan SDGs
memiliki kesamaan karena SDGs dikembangkan
dari MDGs.
Perbedaanya adalah MDGs MDGs tujuannya masih
umum, sedangkan SDGs tujuannya lebih detail.
Selain berfokus pada manusia, SDGs juga melihat
bahwa pembangunan manusia dan ekonomi harus
mempertimbangkan batasan-batasan lingkungan.

Hubungan Pembangunan Pertanian


Berwawasan Kependudukan Dengan
MDGs Dan SDGs
Hubungan
antara
pembangunan
pertanian
berwawasan kependudukan dengan MDGs dan SDGs
yaitu dapat dilihat dari tujuan terbentuknya mdgs
dan sdgs itu sendiri dimana sama-sama bertujuan
ingin menanggulangi kemiskinan dan kelaparan. Hal
tersebut dapat memicu pertumbuhan pertanian
berwawasan
kependudukan
khususnya
dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia nya agar
dapat menjadikan pembangunan yang berkelanjutan.

Kaitan Peran Pertanian dalam MDGs dan


SDGs
Salah satu kunci sukses pencapaian MDGs dan SDGs terletak
pada kinerja sektor pertanian. Ini merupakan implikasi logis dari
kondisi berikut.
Pertama, mayoritas penduduk miskin berada di negara-negara
berkembang yang nafkah utamanya bergantung pada sektor
pertanian.
Kedua, adanya keterkaitan yang sangat erat antara kemiskinan
dan kerawanan pangan; sedangkan penghasil pangan adalah
sektor pertanian.
Ketiga, sektor pertanian sangat rentan terhadap perubahan iklim
sehingga masa depan ketahanan pangan sangat ditentukan
keberhasilan sektor pertanian dalam adaptasi dan mitigasi
perubahan iklim.

Kesimpulan
MDGs adalah sebuah paradigma pembangunan global, sedangkan
SDGs adalah terusan dari MDGs yag telah dikembangkan
Persamaan dari MDGs dan SDGs adalah secara umum tujuannya
sama, yang membedakan adalah di MDGs tujuannya masih
membahas secara umum, sedangkan SDGs sudah memisahkan
bagian penting dari poin-poin MDGs dan menambah beberapa
poin penting.
Pembangunan kependudukan dapat lebih berkembang dengan
berpatokan pada MDGs/SDGs, karena tujuannya pun berkaitan
dengan masalah kependudukan.
Salah satu kunci sukses pencapaian MDGs dan SDGs terletak pada
kinerja sektor pertanian.