Anda di halaman 1dari 11

SIRUP OBH

Kelompok I
Ketua : Iis Nurmawati
Anggota : - Ai Aprian
- A n n i s a N u r s a fi t r i
- D a n t i R a h m a Yu m i a r
- Gita Putri Oktagiani
- Ica Dahliana
- M . Fa t a h G e n t a R .
- Poldiah Nur Indriyani
- Robi Firmanshah
- R o y a t i R a h ay u
- Wa f d a N u r I s m a i l Ya s a

PENGERTIAN
SIRUP

Sirup adalah sediaan pekat dalam air dari gula


atau pengganti gula dengan atau tanpa
penambahan bahan pewangi dan zat obat.
Sirup yang mengandung bahan pemberi rasa
tapi tidak mengandung zat-zat obat dinamakan
pembawa bukan obat atau pembawa yang
wangi harum (sirup). Sirup bukan obat
dimaksudkan
sebagai
pembawa
yang
memberikan rasa enak pada zat obat yang
ditambahkan kemudian, baik dalam peracikan
resep
secara
mendadak
atau
dalam
pembuatan formula standar untuk sirup obat,
yaitu
sirup
yang
mengandung
bahan
terapeutik atau bahan obat.

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN SIRUP


Sirup merupakan sediaan yang menyenangkan untuk pemberian
suatu bentuk cairan dari suatu obat yang rasanya tidak enak. Sirupsirup terutama efektif dalam pemberian obat untuk anak-anak,
karena rasanya yang enak biasanya menghilangkan keengganan
pada sebagian anak-anak untuk meminum obat. Kenyataan bahwa
sirup-sirup mengandung sedikit alkohol atau tidak, menambah
kesenangan diantara orang tua. Selain itu sirup bersifat stabil dan
resisten terhadap mikroorganisme. Adapun kandungan gula yang
cukup tinggi pada sirup dapat mencegah pertumbuhan bakteri.
Sedangkan kerugian dari sirup yaitu apabila sirup ditelan, hanya
sebagian obat yang larut benar-benar kontak dengan ujung
pengecap. Disamping itu, apabila sirup disimpan dalam keadaan
yang dingin, maka sebagian sukrosa dapat mengkristal dari larutan.

Zat aktif300 ml sediaan OBH dibutuhkan:

Glycirrhizae Succus (akar manis)


10 g
Ammonii Chloridum
6 g
Ammoniae Anisi Spiritus (SASA)
6 g

Zat tambahan

1.
2.
3.
4.

Gula
Pengawet Antimikroba
Pemberi Rasa
Pemberi warna

ALAT YANG DIBUTUHKAN :

Mortir dan stamper 1buah


Gelas ukur 100 ml 1 buah
Corong gelas 1 buah
Timbangan gram 1 buah
Kaca arloji 2 buah
Botol 300 ml
Batang pengaduk kaca

CARA PEMBUATAN

Siapkan alat yang diperlukan


Siapkan bahan yang dibutuhkan sesuai takaran
Akar manis dilarutkan aquadest mendidih 10 ml di
dalam mortir, gerus hingga larut, bila ada akar manis
yang belum larut maka tambahan lagi aquadest dan
gerus hingga larut, tuang kedalam botol 300 ml
Amonium klorida dilarutkan aquadest kira-kira 6 ml
dalam mortir, gerus hingga larut, tuang ke dalam
botol
Tuang sisa aquadest yang tersedia kedalam botol
Timbang SASA dengan kaca arloji setangkup (karena
SASA mudah menguap), tuang kedalam botol secara
hati-hati jangan mengenai dinding botol karena
akan meninggalkan bercak putih pada dinding botol.

Dosis pemakaian pasien dewasa 4


sampai 5 kali sehari 1 sendok makan
(15 ml)
Catatan: BIla sediaan OBH akan
disimpan lebih dari 1 minggu maka
dapat ditambahkan pengawet Metil
Paraben 0,1 % b/v

SEMOGA LEKAS SEMBUH, BILA


SAKIT BERLANJUT LEBIH DARI 3
HARI SEGERA HUB. PELAYANA
KESEHATAN TERDEKAT