Anda di halaman 1dari 18

PROPOSAL

KEGIATAN MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN


TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN
KABUPATEN PAMEKASAN
TAHUN 2016

Nama Ketua

: FERDY RIDWAN DINATA, S.Kom

Alamat MGMP : SMK Negeri 1 Tlanakan Pamekasan


Jalan Raya Tlanakan No 9 Tlanakan Pamekasan
No. Telp./ HP : 0324 331550/ 087850543772

DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN PAMEKASAN


TAHUN 2016

i
HALAMAN PENGESAHAN
Judul Kegiatan:
KEGIATAN MGMP TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMK
KABUPATEN PAMEKASAN TAHUN 2016
MGMP / Mapel

: TEKNIK KOMPUTER JARINGAN SMK

Ketua

: Ferdy Ridwan Dinata, S.Kom

Anggota

: Semua guru TKJ SMK Kab. Pamekasan

Alamat MGMP

: SMK Negeri 1 Tlanakan


Jalan Raya Tlanakan No 9 Tlanakan Pamekasan

Telepon / Fax

: 0324 331550

Kontak Person a.n.

: Ferdy Ridwan Dinata, S.Kom No. HP : 087850543772

No. Rek. Bank

:
Pamekasan, 25 Januari 2016

Mengetahui
Plt. Kepala Dinas Pendidikan,
Kab. Pamekasan,

Drs. MOCH. TARSUN, M.Si


NIP 19621108 198112 1 001

Ketua MGMP TKJ,

Ferdy Ridwan Dinata, S.Kom

ii
KATA PENGANTAR
Dunia pendidikan di negara kita akan selalu menjadi sorotan dan perhatian
masyarakat, setidaknya hal itu dikarenakan a) kualitas lulusan khususnya pendidikan
dasar dan menengah masih kurang memuaskan, b) kepedulian masyarakat terhadap
dunia pendidikan demikian besar.
Dua hal di atas sudah semestinya jika dijawab dengan arif, kreatif, dedikatif dan
professional oleh pihak-pihak yang terkait utamanya guru selaku ujung tombak dunia
pendidikan, agar kepedulian masyarakat tidak menjadi sikap apatis.
Pemerintah telah secara nyata berupaya untuk memajukan dunia pendidikan, mulai
dari pengadaan, perawatan/perbaikan sarana prasarana pendidikan, pemberian bantuan
teknis pembelajaran bagi guru (melalui diklat dan sebagainya) hingga ke pemberian
denumerasi bagi guru yang telah lulus sertifikasi guru dalam jabatan.
Pemberian dana bantuan langsung bagi kegiatan MGMP di Sekolah Dasar dan
Sekolah Menengah merupakan salah satu bentuk kepedulian yang lain dari pemerintah
untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru dalam menjalankan tugas
sehari-hari. Sudah sewajarnya jika usaha pemerintah ini disambut dengan baik dan penuh
tanggung jawab oleh guru-guru di sekolah dasar dan menengah.
Proposal ini disusun sebagai pedoman dalam kegiatan MGMP Teknik Komputer
Jaringan SMK di Kabupaten Pamekasan agar dapat berjalan dengan sebaik-baiknya dan
memberikan hasil sesuai dengan harapan.

iii
DAFTAR ISI
Halaman Judul .

Halaman Pengesahan ...

ii

Kata Pengantar . iii


Daftar Isi ..

iv

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
B. Tujuan .

1
2

C. Sasaran .

D. Hasil Yang Diharapkan

E. Manfaat . 4
BAB II DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM DAN
KEGIATAN MGMP TKJ SMK
KABUPATEN PAMEKASAN TAHUN 2015 5
BAB III RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN . 8
A. Jenis Program, Tujuan, Kegiatan dan Alokasi Waktu .
B. Rencana Jadwal Kegiatan

8
9

C. Rincian Rencana Kegiatan 9


D. Rencana Anggaran Biaya . 12
BAB IV PENUTUP .. 13
LAMPIRAN-LAMPIRAN
1.

Susunan Panitia Kegiatan MGMP TKJ SMK


Kabupaten Pamekasan tahun 2016

2.

Rekap Kegiatan MGMP tahun 2014/2015

3.

Daftar Hadir Kegiatan MGMP tahun 2014/2015

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Perubahan paradigma pendidikan di era globalisasi ini mengharuskan adanya
perubahan pola pikir (mindset) dan pola tindak (actionset) bagi guru terutama dalam
mengimplementasikan dan mengembangkan kurikulum (KTSP) yang berlaku sekarang.
Perubahan pola pikir dan pola tindak bagi guru dalam mengelola kelas dan melaksanakan
proses pembelajaran, guru dituntut untuk lebih kreatif dan inovatif dalam meningkatkan
mutu layanan pendidikan khususnya layanan proses pembelajaran sesuai dengan standar
proses (Permendiknas nomor 41 tahun 2007)
Pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dari paradigma pengajaran ke
paradigma pembelajaran. Pembelajaran adalah proses interaksi peserta didik dengan guru
dan sumber belajar pada suatu lingkungan belajar. Proses pembelajaran perlu
direncanakan, dilaksanakan, dinilai, dan diawasi agar terlaksana secara efektif dan efisien.
Proses pembelajaran pada satuan pendidikan diselenggarakan secara interaktif,
inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif,
serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai
dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik. (Peraturan
Pemerintah nomor 19 tahun 2005 pasal 19 ayat 1)
Fungsi, tujuan, dan kewajiban pemerintah untuk mewujudkan pendidikan yang
bermutu bagi bangsa Indonesia telah dilakukan oleh pemerintah dari waktu ke waktu.
Rendahnya mutu pendidikan nasional, telah berpengaruh secara langsung maupun tidak
langsung terhadap rendahnya mutu dan daya saing sumber daya manusia (SDM)
Indonesia pada bursa tenaga kerja global.
Sehubungan dengan itu, Departemen Pendidikan Nasional menetapkan tiga pilar
kebijakan (Propenas 2005-2009) , yakni:
1.

Perluasan dan pemerataan akses pendidikan;

2.

Peningkatan mutu, relevansi, dan daya saing; dan

3.

Governance, akuntabilitas, dan pencitraan publik

Pada tataran operasional, peningkatan mutu pendidikan nasional diarahkan untuk


memberikan penjaminan mutu pendidikan kepada masyarakat. Karenanya, pendidikan
pada satuan pendidikan harus dilaksanakan sesuai dengan standar nasional pendidikan

dan sesuai dengan harapan dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang secara
dinamis dengan memberdayakan pendidik dan tenaga kependidikan yang terwadahi dalam
berbagai forum secara optimal.
Sesuai dengan semangat otonomi daerah, otonomi sekolah dan tuntutan
profesionalisme maka perlu direview tugas dan fungsi wadah profesionalisme guru yang
telah ada selama ini dengan mempertimbangkan hasil belajar siswa sebagai alat (1)
quality control; (2) quality assurance; (3) motivator ; dan (4) public accountability.
Keberadaan MGMP sebagai wadah atau forum profesional guru di sekolah maupun
di tingkat kabupaten/kota memegang peranan penting dan strategis untuk meningkatkan
kompetensi guru sehingga guru lebih profesional. Melalui revitalisasi dan pemberdayaan
MGMP diharapkan permasalahan pembelajaran yang dihadapi guru di kelas dapat
terpecahkan sehingga proses pembelajaran lebih efektif, bermutu, dan dapat
meningkatkan mutu pendidikan nasional.
B. Tujuan
1. Tujuan Umum
Kegiatan MGMP untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru, sehingga
proses pemelajaran meningkat yang akan berdampak pada meningkatnya kualitas
lulusan peserta didik
2. Tujuan khusus
Bagi guru
a. meningkatkan kompetensi dan profesionalismenya,
b. meningkatkan pemahaman perlunya diadakan pendekatan berbeda dalam hal
proses pemelajaran, dapat mengidentifikasi permasalahan yang muncul saat
kegiatan pembelajaran dan mencari pemecahan masalah,
c. dapat membuat blogg untuk kepentingan pembelajaran dan kepentingan lainnya.
Bagi siswa
a. siswa memperoleh proses pemelajaran yang lebih menarik dan menyenangkan
b. meningkatkan motivasi belajar siswa
c. meningkatkan hasil belajar siswa
C. Sasaran
Sasaran kegiatan MGMP TKJ sekolah kejuruan di Kabupaten Pamekasan adalah:
1. Duapuluh delapan guru TKJ sekolah kejuruan di Kabupaten Pamekasan
2. Meningkatnya kinerja dan kompetensi guru TKJ sekolah kejuruan di Kabupaten
Pamekasan

3. Meningkatnya proses pemelajaran TKJ yang berdampak pada peningkatan kualitas


lulusan SMK khususnya mapel TKJ di Kabupaten Pamekasan
D. Hasil yang diharapkan
1. Terselenggaranya kegiatan MGMP yang rutin dan berkelanjutan
2. Teridentifikasi permasalahan pembelajaran dan cara-cara pemecahannya
3. Terselenggaranya proses pembelajaran dengan pendekatan kreatif, inovatif dan
menyenangkan.
4. Tersusunnya modul/bahan ajar/LKS bagi siswa kelas XI
5. Tersusunnya blog untuk setiap guru TKJ SMK Kabupaten Pamekasan
6. Meningkatnya hasil belajar TKJ sekolah kejuruan di Kabupaten Pamekasan.
E.

Manfaat

1. Bagi siswa
Memperoleh proses pemelajaran yang berkualitas dan menyenangkan, bermakna,
sesuai dengan standar pelayanan minimal dan standar mutu pendidikan seperti yang telah
ditetapkan oleh pemerintah.
2.

Bagi guru
Memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kompetensinya sesuai dengan

standar mutu pendidikan melalui berbagai kegiatan MGMP.


3.

Bagi sekolah
Memiliki guru-guru TKJ yang kompeten dan mampu mengembangkan diri untuk

meningkatkan mutu proses pembelajaran


4.

Bagi MGMP
Memiliki peluang untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang terarah,

berkesinambungan guna lebih berdayagunanya guru-guru TKJ sekolah kejuruan di


Kabupaten Pamekasan.
5.

Bagi Pemerintah Kabupaten


Memiliki guru-guru TKJ yang kompeten dan mampu mengembangkan diri

sehingga diharapkan berdampak langsung pada meningkatnya proses pemelajaran dan


selanjutnya berdampak pada meningkatnya mutu lulusan sekolah kejuruan di Kabupaten
Pamekasan
BAB II
DESKRIPSI HASIL PELAKSANAAN PROGRAM DAN KEGIATAN
MGMP TKJ SMK KAB. PAMEKASAN TAHUN 2015

Perencanaan program dan jadwal kegiatan yang disusun secara rinci pada proposal
pada pelaksanaannya mengalami perubahan karena menyesuaikan dengan situasi di
lapangan. Berikut hasil pelaksanaan dan kegiatan yang terjadi di lapangan:
A. Tempat dan Waktu
1. Tempat kegiatan Pemberdayaan MGMP TKJ SMK Kabupaten Pamekasan di SMK
Negeri 1 Tlanakan Pamekasan
2. Waktu kegiatan
No
1.

Hari / Tanggal
Materi
Kamis, 13 8 2015 a. Wawasan kependidikan
b. KTSP (materi diambil dari Bintek KTSP SMK,
subdit Pembelajaran Direktorat PSMK)

2.

Kamis, 27 8 2015

Workshop Penyusunan silabus SMK Kab.


Pamekasan

3.

Kamis, 10 9 2015

4.

Kamis, 24 9 2015

5.

Kamis,8 10 2015

6.

Kamis,22 10 2015

7.

Kamis,5 11 2015

8.

Kamis,19 11 2015

9.

Kamis,3 12 2015

10.

Kamis,17 12 2015

Penyusunan/pengkajian Modul/Bahan Ajar


Penyusunan/pengkajian Modul/Bahan Ajar
a. Penyusunan/pengkajian Modul/Bahan Ajar
b. Pengkajian materi ujian nasional tahun 2015
Penyusunan soal try out ujian besama
Pembuatan media pembelajaran
Pembuatan media pembelajaran
Pembuatan media pembelajaran
Workshop Karya Tulis Ilmiah (narasumber dari
LPMP Jawa Timur)

B. Hasil Pelaksanaan Program dan Kegiatan


1.

Kebijakan pemerintah Kabupaten Pamekasan mulai tahun 2009 antara lain

memperluas kesempatan memperoleh pendidikan hingga lanjutan atas dengan cara


(rencana) membebaskan orangtua siswa dari biaya opersional pendidikan, perbaikan
sarana prasarana sekolah, mendorong tenaga pendidik untuk meningkatkan tingkat
kualifikasi pendidikan khususnya guru-guru SD agar dapat mengikuti sertifikasi guru dalam
jabatan.
2. KTSP

Setiap guru harus memeliki persepsi yang sama tentang KTSP. Memiliki
pemahaman dan dapat mengimplementasikan dalam tugas kependidikannya. Silabus
harus selalu ditinjau ulang agar dapat mengikuti tuntutan perkembangan pasar kerja.
Sebagai wujudnya telah tersusun silabus TKJ sebagai hasil pengkajian terhadap
silabus yang sudah ada.
3. Modul/Bahan Ajar/LKS kelas X mutlak diperlukan untuk kelancaran kegiatan belajar
mengajar. Dengan adanya modul/bahan ajar/LKS kegiatan catat mencatat di papan tulis
dapat diminimalkan. Kegiatan belajar mengajar akan terfokus pada kegiatan belajar siswa
bukan pada kegiatan mengajar guru. Dengan modul/ bahan ajar siswa diharapkan dapat
belajar mandiri, menggali dan mengembangkan potensi diri. Dari sisi lain penulisan
modul/bahan ajar bagi seorang guru merupakan sarana untuk mengembangkan
kompetensi dan profesionalisme.
4. Pengkajian terhadap soal ujian nasional tahun 2014 dimaksudkan agar para guru
memiliki gambaran terhadap materi ujian yang diperkirakan akan muncul pada ujian tahun
2015. Sebagai wujudnya telah disusun soal try out ujian. Dengan soal try out ini
diharapkan siswa dapat lebih siap untuk menempuh ujian tahun 2015.
5.

Pembuatan media pembelajaran berbasis komputer dimaksudkan agar kegiatan

belajar mengajar menjadi kegiatan yang menyenangkan bagi siswa. Dengan rasa senang
ini diharapkan siswa akan lebih fokus belajar, lebih mudah menyerap materi pembelajaran
yang akhirnya akan meningkatkan kualitas lulusan. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa
masih banyak guru yang melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan cara : dengarkan,
catat, besok ulangan. Kegiatan pembelajaran seperti itu sudah waktunya untuk
ditinggalkan, diganti dengan kegiatan pembelajaran yang lebih bervariatif.
Hasil dari kegiatan pembuatan media pembelajaran adalah tersusunnya media
pembelajaran berbasis komputer.
6.

Workshop Karya Tulis Ilmiah dengan narasumber dari Widyaiswara LPMP Jawa

Timur diharapkan dapat menggugah (utamanya) sebagian besar guru yang sudah terlalu
lama lena di pangkat golongan IV/a agar segera mengembangkan diri, melakukan
penelitian tindakan kelas ataupun kegiatan pengembangan profesi lainnya sehingga dapat
naik ke pangkat golongan IV/b.
C.

Hasil Yang Dicapai

1. Tersusunnya silabus TKJ SMK di Kabupaten Pamekasan.

2. Tersusunnya modul/bahan.
3. Tersusunnya soal try out ujian nasional mata pelajaran TKJ
4. Terbuatnya media pembelajaran TKJ

BAB III
RENCANA PROGRAM DAN KEGIATAN MGMP TKJ 2016
A. Jenis Program, Tujuan, Kegiatan dan Alokasi Waktu
1.

Nama Program
Tujuan

Wawasan Kependidikan

2 jam

a.Memahami arah kebijakan pemerintah di


bidang pendidikan
b.Guru TKJ SMK di Kabupaten Pamekasan
secara sadar mengikuti kegiatan MGMP

Kegiatan
Hasil yang
diharapkan

Kebijakan pemerintah di bidang pendidikan


Guru mempunyai persepsi yang sama tentang
arah kebijakan dibidang pendidikan dan dengan
sadar

mengikuti

kegiatan

MGMP

demi

peningkatan kompetensinya
2.

Nama Program

Peningkatan Kompetensi Akademik

Tujuan

Meningkatkan

kompetensi

akademik

dan

profesionalisme guru
Kegiatan

a.Sharing pelaksanaan tugas di kelas


8 jam
b.Model-model pembelajaran
8 jam
c. Penyusunan modul/bahan ajar/LKS kelas XI
d.Pelatihan
dan
pembuatan
media 24 jam
pembelajaran berbasis IT
a.Teridentifikasi permasalahan pembelajar-an
dan pemecahannya
b.Guru memahami dan dapat melaksana

Hasil yang

kan kegiatan pembelajaran dengan

Diharapkan

pendekatan yang kreatif, inovatif dan


menyenangkan siswa

12 jam

c. Tersusunnya modul/bahan ajar/LKS kelas XI


d.Guru dapat membuat media pembelajaran
dan dapat memanfaatkannya untuk
menunjang kegiatan pembelajaran

Jumlah

54 jam

Catatan : 1 jam = 45 menit


B. Rencana Jadwal Kegiatan
Kegiatan direncanakan dimulai pada tanggal 12 Mei 2016 25 Agustus 2016.
Dilaksanakan setiap 2 minggu sekali pada setiap hari Kamis. Khusus 3 pertemuan yang
pertama dilaksanakan pada libur semester. Namun jika karena satu dan lain hal tidak
dapat terlaksana sesuai jadwal maka pelaksanaan kegiatan menyesuaikan dengan situasi
dan kondisi.
C. Rincian rencana Kegiatan
Pertemuan I : Kamis , 12 Mei 2016 di SMK Negeri 1 Tlanakan Pamekasan
No.
Waktu
1. 08.30 09.00

Uraian Kegiatan
Daftar Ulang Peserta

Penanggungjawab
Panitia

2.

09.00 09.30

Pembukaan

Panitia

3.

09.30 11.00

Wawasan Kependidikan

Nara sumber

4.

11.00 11.45

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

5.

11.45 12.30

Istirahat

Panitia

6.

12.30 14.00

Penyusunan Modul/Bahan Ajar/LKS

Nara sumber

Pertemuan II : Kamis , 19 Mei 2016 di SMK Negeri 1 Tlanakan Pamekasan


No.
1.

Waktu
09.30 11.45

Uraian Kegiatan
Pelatihan dan pembuatan

Penanggung Jawab
ujian Nara sumber

berbasis IT
2.

11.45 12.15

Istirahat

3.

12.15 14.30

Pelatihan

Panitia
dan

pembuatan

ujian Nara sumber

berbasis IT
4.

14.30 15.15

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

Pertemuan III : Kamis , 26 Mei 2016 di SMK Negeri 1 Pamekasan


No.
1.

Waktu
09.30 11.45

Pelatihan

Uraian Kegiatan
dan pembuatan

Penanggung Jawab
ujian Nara sumber

berbasis IT
2.

11.45 12.15

Istirahat

3.

12.15 14.30

Pelatihan

Panitia
dan

pembuatan

ujian Nara sumber

berbasis IT
4.

14.30 15.15

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

Pertemuan IV : Kamis , 2 Juni 2016


No.
1.

Waktu
09.30 11.45

Uraian Kegiatan
Penyusunan Modul/Bahan Ajar/LKS

Penanggung Jawab
Ketua MGMP

2.

11.45 12.15

Istirahat

Panitia

3.

12.15 14.30

Penyusunan Modul/Bahan Ajar/LKS

Guru Pemandu

4.

14.30 15.15

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

Pertemuan V : Kamis , 9 Juni 2016


No.
1.

Waktu
09.30 11.45

Uraian Kegiatan
Penyusunan Modul/Bahan Ajar/LKS

Penanggung Jawab
Ketua MGMP

2.

11.45 12.15

Istirahat

Panitia

3.

12.15 14.30

Penyusunan Modul/Bahan ajar/LKS

Guru Pemandu

4.

14.30 15.15

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

Pertemuan VI : Kamis, 16 Juni 2016


No.
1.

Waktu
09.30 11.45

Uraian Kegiatan
Model-model pembelajaran

Penanggung Jawab
Guru Pemandu

2.

11.45 12.15

Istirahat

Panitia

3.

12.15 14.30

Penyusunan Modul/Bahan ajar/LKS

Ketua MGMP

4.

14.30 15.15

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

Pertemuan VII : Kamis , 23 Juni 2016


No.

Waktu

Uraian Kegiatan

Penanggung Jawab

1.

09.30 11.45

Model-model pembelajaran

Guru Pemandu

2.

11.45 12.15

Istirahat

Panitia

3.

12.15 14.30

Penyusunan Modul/Bahan Ajar/LKS

Ketua MGMP

4.

14.30 15.15

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

Pertemuan VIII : Kamis , 30 Juni 2016


No.
1.

Waktu
09.00 12.00

Uraian Kegiatan
Penyusunan Modul/Bahan Ajar/LKS

Penanggung Jawab
Ketua MGMP

2.

12.00 12.30

Istirahat

Panitia

3.

12.30 14.45

Model-model pembelajaran

Guru Pemandu

4.

14.45 15.30

Sharing pelaksanaan tugas di kelas

Ketua MGMP

5.

15.30 15.15

Penutupan

Ketua MGMP

Pertemuan IX : Kamis , 14 Juli 2016


No.
1.

Waktu
09.00 12.00

Uraian Kegiatan
Penanggung Jawab
Pelatihan dan pembuatan Elearning Narasumber
dengan media android

2.

12.00 12.30

Istirahat

Panitia

3.

12.30 14.45

Pelatihan dan pembuatan Elearning Narasumber


dengan media android

Pertemuan X : Kamis , 21 Juli 2016


No.
1.

Waktu
09.00 12.00

Uraian Kegiatan
Penanggung Jawab
Pelatihan dan pembuatan Elearning Narasumber
dengan media android

2.

12.00 12.30

Istirahat

Panitia

3.

12.30 14.45

Pelatihan dan pembuatan Elearning Guru Pemandu


dengan media android

4.

14.45 - 15.00

Penutupan

Ketua MGMP

BAB IV
PENUTUP
Peran guru yang demikian sentral dalam hal mengembangkan peserta didik untuk
tumbuh berkembang pengetahuan dan ketrampilan serta sikap sudah sepatutnya
mendapat perhatian dari semua pihak yang peduli pada pendidikan. Pemerintah selaku
pengemban amanah rakyat untuk mengelola roda pemerintahan termasuk lingkup
pendidikan telah berupaya secara nyata memajukan dunia pendidikan. Upaya yang
secara nyata langsung bersentuhan dengan guru adalah pemberian tunjangan profesi bagi
guru yang telah lulus sertifikasi, pemberian bantuan untuk meningkatkan kompetensi guru
baik melalui pendidikan formal maupun diklat-diklat, bintek, pemberian bantuan untuk
kegiatan MGMP dan sebagainya.
Upaya pemerintah tersebut tidak akan memberikan hasil maksimal apabila guru
selaku ujung tombak pendidikan tidak menyikapinya dengan baik. Oleh karena itu kegiatan
MGMP yang merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk pengembangan kompetensi dan
profesionalisme guru harus dilaksanakan secara sistematik dan berkesinambungan.
Oleh karena tugas pokok seorang guru adalah mengajar di kelas maka agar tidak
mengganggu tugas pokoknya Kepala Sekolah harus memberikan kesempatan pada guru
agar dapat mengikuti kegiatan MGMP.
Semoga dunia pendidikan kita bertambah maju dan berkualitas dari waktu ke waktu.

LAMPIRAN :
STRUKTUR ORGANISASI
MUSYAWARAH GURU MATA PELAJARAN
( MGMP) TEKNIK KOMPUTER JARINGAN KABUPATEN PAMEKASAN
PERIODE 2015 2016
Ketua

: Ferdy Ridwan Dinata, S.Kom(SMKN 1 Tlanakan)

Wakil Ketua

: Rahman,ST (SMKN 3 Pamekasan)

Sekretaris

: 1. Moh. Rasydi, S.Pd(SMKN 1 Tlanakan)


2. Moh. Fadli, S.Pd (SMK Al Mujtama)

Bendahara

: 1. Andy Firmansyah, S.Pd.(SMKN 1 Tlanakan)


2. Romi Mulyadi, S.Pd. (SMKN 1 Pamekasan)

Nara Sumber

: Pejabat Dinas Pendidikan


LPMP Jawa Timur
MKKS Kab/Kota
Dosen Perguruan Tinggi

Bidang-bidang :
A.

Bina Program :
1. Ria Anisas, S.Pd. (SMKN 1 Tlanakan)
2. Firman, S.Kom. (SMK Matsaratul Huda)

B.

Pengembangan Substansial:
1. Kairul Umam, S.Pd. (SMK Al-Fudlola)
2. Lukman Hidayat, S.Pd.(SMKN 1 Pamekasan)

C.

Publikasi/Pelaporan:
1. Fety Ayu Puspita Ningtyas, S.Pd. (SMKN 1 Tlanakan)
2. Johan, S.Pd.(SMKN 2 Pamekasan)

Anggota-anggota : Guru TKJ SMK Negeri dan Swasta Kabupaten Pamekasan

RINCIAN PEMBAGIAN TUGAS


Ketua :
1. Menentukan pokok-pokok kebijakan penyelenggaraan organisasi MGMP
2. Memimpin, mengkoordinasikan dan mengendalikan organisasi MGMP
3. Bertanggungjawab atas keberhasilan pelaksanaan pengorganisasian
MGMP.
Wakil ketua :
1. Membantu tugas-tugas ketua MGMP
2. Melaksanakan tugas ketua, jika ketua berhalangan
3. Bertanggungjawab atas pelaksanaan tugasnya pada ketua MGMP
Sekretaris :
1. Mengatur dan menyelenggarakan kegiatan rutin bulanan, memberikan
pelayanan administrasi yang diperlukan untuk mendukung pengelolaan
organisasi MGMP.
2. Mengagendakan setiap kegiatan dan membuat laporan kegiatan setiap
akhir semester.
Bendahara :
1. Melaksanakan pengelolaan dukungan keuangan dalam penyelenggaraan
organisasi MGMP.
2. Mengkoordinir keuangan dari pengadaan buku LKS.
Bidang Bina Program:
1.

Merencanakan program kerja MGMP,

2.

Monitoring dan evaluasi serta pendataan

3.

Tindak lanjut program masa depan

Bidang Pengembangan Substansial :


1. Mengkoordinir kegiatan penyusunan silabus kurikulum dan sistem
pengujian serta penyusunan alternatif strategi pembelajaran efektif.
2. Mengkoordinir kegiatan sosialisasi hasil workshop, diklat, TOT,
seminar, lokakarya dan sejenisnya.

3. Merencanakan kegiatan kegiatan yang berhubungan dengan


pengembangan karier guru dan peningkatan wawasan keilmuan
peserta didik seperti mengadakan seminar, lomba-lomba mapel/PKS,
olipiade dan sejenisnya.
Bidang Publikasi / Pelaporan :
1. Merencanakan dan melaksanakan hubungan antar organisasi terkait
yang relevan dengan kegiatan yang telah diprogramkan MGMP.
2. Melaksanakan publikasi program dan hasil kegiatan serta
pendistribusiannya ke setiap anggota
3. Menyiapkan dan menyusun pelaporan hasil kegiatan.
Anggota MGMP :
1. Mendukung dan melaksanakan semua kegiatan yang telah
diprogramkan MGMP.
2. Memanfaatkan hasil kegiatan MGMP dan menggunakannya untuk
menunjang kegiatan pembelajaran di selolah masing-masing.
3. Berperan aktif dalam setiap kegiatan baik yang bersifat rutin maupun
insidental.