Anda di halaman 1dari 17

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT. Yang telah melimpahkan Rahmad-Nya sehingga kami
dapat meyelesaikan Program Kerja Sekolah Tahun Pelajaran 2005/2006 dengan segala
keterbatasan yang ada. Program Kerja Sekolah disusun dengan kerja sama semua yang
terlibat dalam proses penyelenggaraan sekolah dan mengacu pada PSS (Pengembangan
Sekolah Seutuhnya)
Sesuai dengan kalender pendidikan yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Propinsi Jawa Timur, kami susun kalender pendidikan sekolah yang disesuaikan dengan
kegiatan sekolah dan Program Kerja Sekolah yang berisi antara lain :
1. Analisis Keberhasilan Sekolah pada Tahun yang lalu
2. Keberhasilan yang akan dicapai tahun (2005/2006)
3. Uraian kegiatan untuk Mencapai Keberhasilan
4. Pengorganisasian Kegiatan
5. Jadwal dari masing-masing staf
Kami menyadari bahwa dalam penyusunan ini masih banyak kekurangan dan masih perlu
peningkatan dan penyempurnaan. Oleh karena itu sumbangan pikiran dari berbagai pihak
sangat kami harapkan.
Akhirnya dengan apa yang tersurat dan tersirat dalam program ini diharapkan dapat
memberikan manfaat bagi pengembangan sekolah selanjutnya.
Semoga Tuhan selalu memberika petunjuk dan bimbingan kepada kita. Amin

Donomulyo, 20 Juli 2005


Kepala SMK Islam Donomulyo,

Imam Safii, S.Pd

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Untuk menunjang pembangunan, Kehadirat Pendidikan Menengah Kejuruan (SMK)
jelas sangat dibutuhkan Pembinaan dan pengembangan Pendidikan Menengah Kejuruan
pada Realita VI antara lain menekankan pada aspek penigkatan kelulusan agar dapat
menghasilkan tamatan yang memiliki kemampuan, keterampilan dan sikap professional,
serta kejujuran yang tinggi. Program peningkatan kualitas pendidikan antara lain
ditempuh melalui konsolidasi manajemen yang pada dasarnya untuk meningkatkan dan
memantapkan mutu sekolah beserta aspek-aspeknya.
Sebagai sub sistem pendidikan nasional, pendidikan menengah kejuruan mempunyai
misi Menyiapkan sisi menjadi tenaga kerja tingkat menengah yang produktif, terampil
dan mandiri untuk mengisi lapangan kerja dalam upaya mempercepat dan
memperkokoh pertumbuhan ekonomi dalam rangka merealisasikan pembangunan
nasional.
Bertolak dari misi tersebut diatas, Direktorat Dikmenjur antara lain merumuskan
misalnya yaitu : Mengelola Sistem Pendidikan Kejuruan melalui jaringan kerja yang
efektif da efisien dalam jajaran potensi mikro (Diitjen Dikmenjur, PPPG, Bidang
Dikmenjur dan Sekolah) yang berdampak pada sruktur makro.
Dari kedua misi tersebut diatas SMK Islam Donomulyo memiliki atau merumuskan
misi antara lain :
1. Meningkatkan mutu tamatan yang berorientasi pada pasar kerja
2. Menyiapkan sekolah yang mandiri (self reliant)
Untuk mencapai hal ini SMK Islam Donomulyo menempuh kebijakan sebagaimana
yang telah digariskan oleh Dikmenjur yaitu Pengembangan Sekolah seutuhnya (PSS)
dengan delapan komponen dan Pendidikan Sistem Ganda (PSG) dengan sistem strategi
pelaksanaan sebagai berikut :
1. Komponen normatif, adaptif dan sub kemampuan teori kejuruan dilaksanakan
disekolah
2. Sub komponen dasar keahlian dilaksanakan disekolah, di institusi pasangan atau
menjadi tanggung jawab bersama
3. Komponen praktik keahlian kerja dilaksanakan di institusi pasangan

Sebagai salah satu lembaga pendidikan SMK Islam Donomulyo merasa perlu
menjabarkan semua kebijakan nasional dan Subdin Dikmenjur khususnya tentang
petunjuk pelaksanaan program kegiatan belajar mengajar (Kalender Pendidikan) atas
dasar inilah diperlukan seperangkat petunjuk pelaksanaan yang dapat memberikan
pemahaman dan pengertian serta kesamaan langkah bagi setiap pengelola dalam
menghantar anak didik ke arah tujuan yang dikehendaki.
B. MAKSUD DAN TUJUAN
Sebagai sekolah kejuruan yang termasuk kelompok Bisnis dan Manajemen yang
memiliki Program Keahlian yaitu Penjualan, SMK Islam Donomulyo dipandang dari
sudut pengembangan dan peningkatan mutu pendidikan tidak terlepas dari unsur-unsur
tempat, guru, siswa dan orang tua/masyarakat. Sekolah termasuk sarana dan prasarana
adalah tempat pendidikan yang ada kegiatan guru mengajar dan siswa belajar, sehingga
terjadi interaksi proses belajar mengajar.
Oleh karena itu perlu bagi anak didik untuk sedini mungkin menggali, mengenal,
memahami, menguasai, menghayati dan belajar mengenalnya melalui proses belajar
mengajar disekolah. Kegiatan penyelenggara proses mengajar erat kaitannya dengan
Kepala Sekolah selaku pengelola, penanggung jawab, guru selaku pengelola kegiatan
proses belajar mengajar, siswa selaku subjek didik, kondisi belajar efektif yang berupa
sarana dan prasarana mutu pendidikan (misalnya dunia kerja, orang tua siswa).
Untuk mencapai hasil yang optimal dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan pada
sekolah ini tidak dapat dipisahkan dalam pelaksanaan pendidikan maupun
administrasinya sebab setiap hambatan yang terjadi dalam pelayanan administrasi akan
berakibat kurang baiki terhadap proses belajar mengajar itu sendiri sehingga
peningkatan mutu pendidikan yang diharapkan tidak tercapai.
Pedoman kegiatan kerja (kalender pendidikan) ini disajikan dengan maksud agar dapat
dijadikan petunjuk supaya insane pendidikan dapat menyadari dan ikut bertanggung
jawab atas kelancaran jalannya proses belajar mengajar di sekolah.
Ruang lingkup pendidikan di sekolah pada dasarnya merupakan keseluruhan dari proses
penyelenggaraan kegiatan di bidang pendidikan dan administrasi pengajaran agar lebih
terencana, terorganisasi, terlaksana dengan sistematis dan baik supaya tujuan
pendidikan dapat tercapai.
Ruang lingkup yag dimaksud dalam Program Kerja Sekolah ini adalah :
1. Analisis keberhasilan sekolah tahun sebelumnya (Tahun 2004/2005)

2. Keberhasilan yang akan dicapai tahun 2005/2006


3. Uraian kegiatan untuk mencapai keberhasilan
4. Pengorganisasian kegiatan
Akhirnya diharapkan kepada semua warga sekolah hendaknya memiliki dedikasi dan
loyalitas yang tinggi terhadap bidang layanannya terhadap anak didik sesuai dengan
tujuan kurikulum lembaga ini.

BAB II
ANALISIS KEBERHASILAN SEKOLAH
PADA TAHUN PELAJARAN 2005/2006

Untuk mencapai keberhasilan SMK Islam Donomulyo menempuh dua kebijakan


sebagaimana yang dilakukan oleh Dikmenjur, yaitu :
1. Pengembangan sekolah seutuhnya (PSS)
2. Pendidikan Sistem Ganda (PSG)
Adapun keberhasilan sekolah pada Tahun Pelajaran 2004/2005 adalah sebagai berikut :
I. Program Pengembangan Manajemen Meliputi :
1. Penyempurnaan struktur organisasi sekolah dengan cara penyempurnaan uraian
tugas sesuai dengan kebutuhan perkembangan sekolah. Agar semua kegiatan dapat
terarah dan agar masing-masing petugas dapat menjalankan tugas sesuai dengan
kewenangannya dan untuk menghindari tumpah tindih tugas, maka perlu diadakan
pembenahan struktur organisasi sekolah sesuai dengan struktur yang berlaku dan
dilengkapi dengan uraian tugas masing-masing (terlampir)
Hal-hal yang dilakukan sekolah pembenahan struktur organisasi sekolah adalah :
a. Menata struktur organisasi sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku sesuai
dengan kondisi sekolah
b. Mengefesienkan dan menefektifkan mekanisme kerja sesuai dengan struktur
organisasi sekolah
c. Memantapkan mekanisme kerja sesuai dengan spesialisasi masing-masing
d. Membagi tugas sesuai dengan spesialisasi masing-masing secara tuntas
e. Menyusun uraian tugas pekerjaan masing-masing bidang
f. Menyusun program kerja
g. Menjalin kerja sama dengan DU/DI untuk memantapkan MS dalam rangka
pelaksanaan PSG
h. Menjalin kerja sama dengan sekolah-sekolah swasta dalam lingkungan Sub
Rayon Ujian Nasional SMK Kepanjen
2. Menata Peningkatan Manajemen Sekolah, meliputi :
a. Manajemen sekolah secara profesional
b. Mengefesiensikan dan mengefektifkan pengelolaan sekolah
c. Memantapkan mekanisme pengelolaan sekolah
d. Menciptakan iklim dan situasi kerja yang aman, tertib, nyaman, sehat dan
menyenangkan
3. Menata personil meliputi :
a. Menata personil sesuai dengan keahliannya
b. Mengefektifkan dan mengefesiensikan kerja personil sesuai dengan keahliannya
c. Memantapkan kerja personil sesuai dengan keahliannya
d. Menyusun analisis kebutuhan guru dan karyawan
e. Mengusahakan pemenuhan guru dan karyawan

4. Pengembangan pengolahan praktik, meliputi :


a. Menata pengelolaan praktik secara profesional
b. Mengefesienkan dan mengefektifkan pengolahan praktik
c. Menyusun tata tertip penggunaan sarana prasarana
d. Memantapkan pengelolaan praktik
e. Mengembangkan pengelolaan praktik
f. Mendayagunakan sarana dan prasarana praktik secara optimal
g. Memanfaatkan praktik untuk mengembangkan keterampilan siswa, guru,
karyawan melalui unit produksi sekolah (UPS)
h. Meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana pratika melalui UPS
i. Meningkatkan kemampuan guru dan karyawan sesuai dengan spesialisasinya
dalam

mengoperasikan

dan

memanfaatkan

peralatan

praktik

dengan

mengikutsertakan pelatihan di PPPG maupun kerja kelompok


j. Mengusahakan pemenuhan tenaga teknisi dan meningkatkan kemampuan tenaga
teknisi peralatan praktik dengan mengirimkan penataran dan pelatihan PPPGT
maupun sejenisnya
k. Meningkatkan perawatan sarana dan prasarana praktik
l. Meningkatkan kemapuan siswa untuk mempersiapkan diri dalam memasuki
lapangan kerja serta mengembangkan sikap professional memilih karier, mampu
berkompetensi, mampu mengembangkan diri, mampu mengisi kebutuhan dunia
kerja atau dunia industri pada saat ini, pada masa ini maupun pada masa yang
akan datang dan mampu menjadi warga negara yang produktif, proaktif, kreatif,
adaptif dan inofatif.
5. Pengembangan pengelolaan administrasi, meliputi :
a. Menata pengelolaan administrasi sekolah secara professional
b. Mengefesiensikan dan mengefektifkan pengelolaan administrasi sekolah
c. Memantapkan pengelola administrasi sekolah
d. Mengembangkan pengelolaan administrasi sekolah
e. Membagi tugas karyawan, tenaga administrasi sesuai dengan keahliannya
f. Menyusun uraian tugas/tenaga administrasi
g. Meningkatkan, mengembangkan dan memantapkan pelaksanaan kegiatan
administasi sekolah, meliputi :
(a) Administrasi Pengajaran :
(i)

Program Pengajaran

(ii)

Satuan Acara Pembelajaran

(iii) Job Sheet


(iv) Modul

(v)

Evaluasi

(vi) Analisis Hasil Evaluasi


(vii) Program perbaikan dan pengayaan
(viii) Target Kurikulum dan daya daya serap
(ix) Buku Tugas
(b) Administrasi Siswa :
(i)

Buku Induk

(ii)

Mutasi Siswa

(iii) Buku rapor


(iv) Daftar Kumpulan Siswa
(v)

Bimbingan Karier

(vi) Dan lain-lain


(c) Administrasi Kepegawaian :
(i)

Pengajuan Angka Kredit (PAK)

(ii)

Kenaikan Panagkat

(iii) Kenaikan Gaji Berkala


(iv) DP 3
(v)

Dan Lain-lain

(d) Administrasi Sarana dan Prasarana :


(i)

Pengadaan

(ii)

Perawatan

(iii) Pemakaian
(iv) Alat tulis dan kertas
(e) Administrasi Keuangan :
Sumber :
(i)

Dana Alokasi Umum (DAU)

(ii)

Komite Sekolah
a. Rutin
b. Insedental
c. Sarana Prasarana
d. PSG

(f) Administrasi Perlengkapan :


(i)

Buku Inventaris

(ii)

Daftar Inventaris

(g) Administrasi Surat Menyurat :


(i)

Pengonsepan

(ii)

Pengetikan

(iii) Pencatatan

(iv) Penyimpanan
(v)

Pengiriman

(h) Administrasi Perpustakaan :


(i)

Buku Induk

(ii)

Buku Anggota

(iii) Kartu Anggota


(iv) Kartu Pinjaman
(v)

Buku Pinjaman

(vi) Katalog
(j) Administrasi Pendukung Kelancaran KBM :
(i)

KBM

(ii)

Presensi Guru

(iii) Daftar Pelajaran


(iv) Tata Tertib Guru
(v)

Tata Tertib Guru Piket

(vi) Daftar nama Guru


(vii) Denah Ruang Belajar
(viii) Daftar Piket KBM
(ix) Struktur Organisasi Sekolah
(x)

Surat Keterangan terlambat

(xi) Surat Ijin Meninggalkan Kelas


(xii) Buku Arsip Surat Guru dan Tugas Guru
(xiii) Daftar Hadir Guru
(k) Administrasi Unit Produksi Sekolah :
(i)

Buku Inventaris

(ii)

Buku Induk

(iii)

Buku Peserta Kursus

(iv)

Kartu Anggota

(v)

Struktur Organisasi UPS

(vi)

Uraian Tugas

(vii)

Tata Tertib UPS

(l) Administrasi Fasilitas Pendidikan :


(i)

Buku Inventaris

(ii)

Daftar Inventaris

(iii)

Tata tertib penggunaan fasilitas pendidikan

(iv)

Buku Pinjaman

II. PROGRAM PEMBINAAN LINGKUNGAN

Program Pembinaan Lingkungan meliputi 7 K yaitu :


1. Perwujudan Kebersihan Lingkungan
a. Halaman
b. Ruang belajar dan penunjang
c. Jalan setapak / selasar
d. Sanitasi
e. Lapangan
2. Perwujudan Keindahan Lingkungan
a. Papan Nama
b. Gerbang dan Pagar
c. Taman
d. Gedung atau Ruangan
3. Perwujudan Keamanan Lingkungan
a. Pagar
b. Gardu / Pos Jaga
c. Penerangan
d. Pemadam Kebakaran
e. Tata Tertib
4. Perwujudan Kesehatan
a. Penghijauan
b. Pengendalian limbah
c. Poliklinik / UKS
d. Air Bersih
e. kantin
5.

Perwujudan Kekeluargaan
a. Orang Tua siswa / Komite Sekolah
b. Masyarakat sekitar Sekolah
c. Dunia usaha dan Dunia Industri
d. Siswa
e. Guru dan Karyawan

6. Perwujudan Ketertiban
7. Perwujudan Kerindangan
III. PROGRAM PENINGKATAN SUMER DAN UNIT PRODUKSI
1. Pemenuhan dan Peningkatan Pengadaan Bahan Pengajaran :
a. Penyusunan RAPBS
b. Menyusun pos-pos sumber dana untuk mendukung biaya pengadaan bahan
pengajaran

c. Melaksanakan pengadaan bahan pengajaran dengan prisip efesiensi


d. Mengefesiensikan dan mengefekstifkan kegiatan belajar mengajar
e. Mengoptimalkan hasil kegiatan belajar mengajar
f. Memantapkan kegiatan belajar mengajar
g. Mengembangkan kegiatan belajar mengajar
h. Meningkatkan mutu kegiatan belajar mengajar
2. Biaya pengoperasian fasilitas fisik
a. Menyusun RAPBS pengoperasian fasilitas fisik
b. Menyusun pos-pos sumber dana pengoperasian fasilitas fisik
c. Melaksanakan pengoperasian fasilitas fisik dengan efesien dan efektif
d. Melaksanakan monitoring, evaluasi dan laporan
3. Biaya pemeliharaan dan perbaikan
a. Menyusun RAPSASBS MR (Maintenance and Repair)
b. Menyusun pos-pos Sumber Dana MR
c. Melaksanakan MR dengan Prinsip Efesiensi
d. Melakukan MEL (Monitoring, Evaluasi dan laporan)
4. Biaya lainnya dan ifesiensif khusus
a. Menyusun RAPBS untuk biaya lain dan insentif khusus
b. Menyusun pos-pos sumber dana
c. Melaksanakan
d. Mengadakan Mel
5. Penggalian Sumber Dana
a. Komite sekolah
b. Pemda
6. Organisasi Unit Produksi Sekolah :
a. Penyusunan Program
b. Penyusunan RAPBAS UPS
c. Investasi
d. Pemasaran
e. Pelaksanaan
f. Sasaran / target
g. ME
IV. PROGRAM PEMBINAAN KETENAGAAN
1. Proyeksi penataran
a. Izin belajar
b. Penataran
c. Diklat
d. Seminar

e. Lokakarya
f. Melanjutkan studi
2. Pengembangan Profesionalisme
a. Motivasi untuk berkarya
b. Menanamkan sikap profesionalisme
c. Memberi kesempatan bekerja / magang / OJT
3. Pembinaan Korps
a. Pertemuan
b. Anjangsana
c. Saling bantu
d. Saling perhatian
e. Rekreasi
f. Kesehatan
4. Pembagian Tugas Guru dan Karyawan
Memperhatikan pelaksanaan pembagian tugas mengajar dan tugas administrasi pada
tahun yang lalu dikaitkan dengan beban mengajar dan beban tugas administrasi
yang sesuai dengan spesialisasi masing-masing, maka pada tahun pelajaran
2005/2006 perlu mangangkat Guru Tidak Tetap (GTT) sebanyak 3 orang (Guru
Bahasa dan Sastra Indonesia, BP, dan Guru Komputer)
Hal ini perlu ditempuh mengingat rasio kebutuhan guru dengan jumlah guru yang
tersedia belum seimbang.
V. PROGRAM PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN
1. Pemasyarakatan Kurikulum
a. Guru, Karyawan SMK Islam Donomulyo
b. Guru SMK Swasta yang termasuk subrayon Ujian Nasional SMK Kepanjen
2. Pengembangan Kurikulum
a. Melengkapi dokumen kurikulum
b. Pemantapan majelis Sekolah (MS) dan Pokja Kurikulum dengan mengadakan
pertemuan dan Musyawarah Majelis Sekolah
c. Pelaksanaan analisis Kurikulum
d. Pelaksanaan dan Pemantapan Pendidikan Sistem Ganda (PSG)
e. Meningkatkan dan memantapkan kerja sama dengan Dunia Usaha / Dunia
Industri.
3. Pelaksanaan kurikulum
a. Menyusun pembagian tugas guru dan karyawan
b. Menyusun uraian tugas guru dan karyawan
c. Manyusun jadwal belajar KBM

d. Menyusun dan menyempurnakan program dan memantapkan perangkat


mengajar guru (program, SAP, modul, dsb)
e. Melaksanakan tugas mengajar sesuai dengan aturan yang berlaku
f. Melaksanakan evaluasi
g. Menyusun analisis hasil evaluasi, program perbaikan dan pengayaan
h. Penerapan etika profesi / mental attitude minat belajar / berlatih / praktik
i. Melaksanakan monitoring evaluasi dan laporan
4. Proses Belajar mengajar
a. Melaksanakan KBM sesuai dengan kalender pendidikan tahun pelajaran
2005/2006 sesuai dengan ketentuan yang berlaku
b. Mengadakan perangkat administrasi siswa berupa kemajuan kelas / buku harian
kelas, buku agenda dan sebagainya
c. Dibentuk kepengurusan kelas, untuk memperlancar kegiatan proses belajar
mengajar pengurusan kelas terdiri atas : Ketua Kelas, Wakil Ketua kelas,
Sekretaris, Bendahara dan dibantu oleh piket kelas dan kelompok 7 K
VI. PROGRAM PEMBINAAN SISWA
1. Pelaksanaan Ujian masuk seleksi penerimaan siswa baru berdasarkan Danun dan
pembobotan, uji Profesi, Sertifikat, dan ujian akhir :
a. Penyusunan program Ujian dan rencana anggaran / kebutuhan
b. Pelaksanaan sistem uji profesi dan ujian akhir
2. Pelaksanaan bimbingan vocational (Bimbingan Karier Kejuruan)
a. Penelusuran bakat, minat dan kemampuan
b. Pelaksanaan bimbingan karier
c. Membantu sekolah dalam mengembangkan bimbingan karier
d. Membantu sekolah untuk memperoleh peluang mengikuti perkembangan
IPTEK
e. Melakukan evaluasi bimbingan karier di sekolah
3. Pelaksanaan Tracery System (Penelusuran dan Pemasaran tamatan)
a. Menilai kondisi sekolah saat ini
b. Membantu sekolah dalam melaksanakan Tracery System
c. Mendata tamatan yang bekerja, melanjutkan dan yang tidak bekerja
4. Pengembangan sikap dan budaya profesional
a. Sikap mementingkan kepuasan para pemakai
b. Sikap efisiensi dan ekonomis
c. Sikap disiplin / etos kerja yang baik
d. Sikap saling berupaya untuk meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan
dan ketrampilan dibidangnya

e. Sikap selalu memelihara rasa kesejawatan antar siswa


f. Mengembangkan dan menrapkan pola pikir Lateral (Tidak menunggu bola
tetapi menjemput bola)
VII.

PROGRAM PENGEMBANGAN FASILITAS

1. Perbaikan bangunan dan peralatan termasuk penataan (lay out) disesuaikan dengan
berkembangnya fungsi sekolah dalam pendidikan :
a. Mempergunakan sarana dan prasarana sekolah secara optimal dan efisien
b. Menata kelancaran PBM dengan melakukan perawatan, pemeliharaan dan
perbaikan terhadap sarana dan prasarana sedini mungkin
2. Perbaikan lingkungan sekolah
a. Pengaturan taman
b. Pengaturan lingkungan sekolah
c. Pengaturan Intalasi air
d. Pengaturan peralatan kebakaran
3. Pengelolaan dan sertifikasi
a. Pemanfaatan areal secara efisiensi dan optimal
b. Meningkatkan dan mengembangkan / memperluas areal yang ada agar dapat
mengatur lokasi sekolah secara representatif
c. Mengamankan sertifikat tanah yang ada
d. Pengadaan ruang teori / praktik, laboraturium, ruang guru, perpustakaan, kantin,
kantor, koperasi, ruang BP/BK, ruang UKS dan sebagainya
4. Listrik, penerangan, tenaga air, sarana komunikasi
a. Pemberian penerangan kegiatan sekolah agar dapat mengoperasikan peralatan
untuk praktikum
b. Memanfaatkan sertifikat tanah yang ada
c. Memanfaatkan air dari sumur secara optimal dan efisien
d. Memanfaatkan sarana komunikasi secara optimal dan efisien
5. Peralatan praktik administrasi, perawatan dan pemeliharaan
a. Inferinsasi peralatan praktik
b. Perawatan, pemeliharaan, dan perbaikan peralatan praktik secara dini kontinyu
c. Menyusun program dan anggaran peralatan praktik
d. Menyusun jadwal pemakain peralatan praktik
e. Menyusun tata tertib penggunaan peralatan praktik
f. Memanfaatkan / menggunakan peralatan praktik administrasi secara optimal dan
efisien
g. Melakukan monitoring, evaluasi, dan pelaporan penggunaan peralatan praktik
6. Perabotan administrasi, belajar teori , belajar praktik, penujang lainnya

a. Inventaris
b. Penyusunan program dan anggaran
c. Penyusunan jadwal
d. Penyusunan tata tertib
e. Perawatan, pemeliharaan. dan perbaikan
f. Pemanfaatan secara optimal
g. Melakukana monitoring, evaluasi, dan pelaporan
VIII.

PROGRAM

PEMBINAAN

HUBUNGAN

MASYARAKAT,

DUNIA

USAHA/DUNIA INDUSTRI TERKAIT


1. Sasaran yang diharapkan :
a. Terciptanya Link and match
b. Terjalinnya kerjasama yang menguntungkan kedua belah pihak
c. Dukungan positif dunia kerja
d. Terlaksananya pendidikan sitem ganda dengan baik
2. Langkah-langkah yang ditempuh
a. Menyusun rencana kerja dan anggaran
b. Mengadakan koordinasi dan pendekatan dengan baik dengan pihak terkait
c. Pemanatapan dan realisasi kerja sama
d. Menjaga,

memelihara,

meningkatkan,

membina,

dan

mengembangkan

kerjasama
e. Melaksanakan monitoring, evaluasi, dan pelaporan
3. Prinsip-prinsip pelaksanaan
a. Memperkokoh link nd match
b. Mempercepat kerjasam saling meguntungkan
c. Menghasilkan tenaga kerja tingkat menengah yang mempunyai keahlian
profesional
d.

Meningkatkan efisiensi proses pendidikan pelatihan. Memberikan pengakuan


dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai integral dari proses
pendidikan

e. Dikenal, dipahami, dihayati, dan diamalkan program SMK oleh dunia kerja
4. Mengupayakan kontinuitas
a. Terus menerus mengadakan koordinasi dan pendekatan
b. Menciptakan hubungan secara harmonis dan berkelanjutan antara sekolah dan
dunia kerja
c. Menjaga, memelihara, membina, meningkatkan, dan mengembangkan hubungan
sekolah dan dunia kerja
5. Meningkatkan motifasi staf dan siswa

a. Mendorong staf, guru karyawan, siswa agar dapat melaksanakan tugasnya


secara profesional
b. Memotifasi staf, guru karyawan, dan siswa untuk menciptakan lingkungan
kerja/belajar yang penuh gairah, harmonis dan penuh kekeluargaan
c. Meningkatkan etos kerja guru, karyawan dan siswa
6. Memantapkan dan mengembangkan Pendidikan Sistem Ganda
a. Meningkarkan sikap profesionalisme tamatan SMK
b. Meningkatkan mutu SMK
c. Meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM)
IX. PENDIDIKAN SISTEM GANDA
Pendidikan sistem ganda adalah suatu bentuk penyelenggaraan pendidikan keahlian
kejuruan yang memadukan secara sistematik dan sinkron program pendidikan di
sekolah dan program pengasahan keahlian yang diperoleh melalui kegiatan kerja
langsung pada bidang pekerjaan yang relevan, terarah untuk mencapai penguasaanpenguasaan keahlian tertentu.
Dalam pengertian tersebut tersirat bahwa ada dua pihak, yaitu lembaga pendidikan
dan lapangan kerja (industri / perusahaan atau instansi tertentu) yang secara bersamasama menyelenggarakan satu program pendidikan kejuruan. Dengan demikian kedua
belah pihak seharusnya terlibat dan bertanggung jawab mulai pada tahap penilaian
dan penentuan pelulusan peserta didik serta upaya pemasaran tamatannya.
Penyelenggaraan pendidikan dengan sistem ganda pada SMK bertujuan :
1. Menghasilkan tenaga kerja yang berkualitas, yaitu kerja yang memiliki tingkat
pengetahuan, keterampilan, etos kerja yang sesuai dengan tuntutan pekerjaan
2. Memperkokoh Link and Match antara SMK dan dunia kerja
3. Meningkatkan efektifitas dan efesiensi proses pendidikan dan pelatihan tenaga
kerja yang berkualitas
4. memberi pengakuan dan penghargaan terhadap pengalaman kerja sebagai bahan
integral dari proses pendidikan
Komponen-komponen Pendidikan Sistem Ganda
1. Institusi Pasangan
Penyelenggaraan

Pendidikan Sistem Ganda dilaksanakan antara institusi

pendidikan (SMK) dengan institusi lain (Industri, perusahaan) yang mempunyai


sumber daya untuk mengembangkan keahlian kejuruan melalui ker sama dan
kesempatan

untuk bersama-sama

menyelenggarakan

pendidikan

keahlian

kejuruan dengan sistem ganda. Dalam hal ini SMK Islam Donomulyo telah
menjalin kerja sama dengan beberapa instansi baik pemerintah maupun swasta.

2. Program pendidikan bersama


a. Standar kemampuan tamatan
Program Pendidikan Sistem Ganda (PSG) harus jelas mengacu pada
pencapaian kemampuan sesuai dengan tuntutan profesi tertentu yang bersatu
di lapangan yang dijadikan standar kemampuan tamatan hingga harus jelas
kemampuan yang harus ditempuh sekaligus kewenangan untuk melaksanakan
tugas keahlian tersebut :
* Program Keahlian Penjualan harus mampu melakukan transaksi Penjualan,
pemasaran barang dagangan
b. Standar Pendidikan dan Pelatihan
Materi Pendidikan dan Pelatihan
Materi tidak terlepas dari pertimbangan isi atau materi kurikulum secara utuh,
yaitu :
1. Komponen Normatif, manyangkut pembentukan watak dan kepribadian
sebagai warga negara Indonesia
2. Komponen

Adaptif,

menyangkut

pembekalan

kemampuan

untuk

mengembangkan diri secara berkelanjutan


3. Komponen Produktif, yaitu bekal kemampuan keahlian tertentu untuk
bekal bekerja yang meliputi :
a.Teori Kejuruan
b. Praktik dasar kejuruan
c. Praktik Keahlian kerja yang merupakan kulminasi kinerja sebagai
tenaga kerja terdidik sekaligus terlatih
Waktu Pelaksanaan
Lama waktu pelaksanaan pendidikan dan pelatihan yang dilaksanakan sesuai
dengan tuntutan lamanya waktu yang dibutuhkan untuk mengawasi
kemampuan tamatan yang telah ditetapkan disepakati berapa lama dilakukan
di institusi pasangan. Di SMK Islam Donomulyo dilaksanakan antara 2 bulan
di Tingkat III dan 1 bulan di Tingkat II.
c. Strategi dan metode pelaksanaan
Strategi pelaksanaan
1. Komponen Normatif, Adaptif dan Sub Komponen teori kejuruan
dilaksanakan sepenuhnya di sekolah
2. Sub komponen dasar keahlian dilaksanakan di sekolah, di institusi
pasangan atau menjadi tanggung jawab bersama
3. Komponen praktik keahlian kerja dilaksanakan di institusi pasangan
Metode Pelaksanaan

Bentuk pelaksanaan yang dilaksanakan oleh SMK Islam Donomulyo dalam


Tahun Pelajaran 2005/2006 adalah selama 2 bulan masing-masing siswa
dalam satu kelas atau beberapa siswa dalam satu kelompok di institusi
pasangan.
d. Standar Pengujian dan Setifikasi
Pengukuran dan penilaian keberhasilan melalui proses pengujian yang
disepakati bersama antara sekolah dan institusi pasangan. Sehingga harus
dibuat suatu sistem pelaksanaan ujian, pelaksanaan ujian dan penentuan
hasilnya. Bagi peserta didik dinyatakan berhasil, perlu sertifikat yang
menjelaskan tentang keahlian yang dikuasainya, sekaligus kewenangan untuk
melaksanakan dalam bidang pekerjaan tersebut.
e.
3.