Anda di halaman 1dari 6

4.

karena berasal dari Tuhan yang benar


5. Pengalaman siswa
Percepatan/ Akselerasi
1. Para Rasul
2. semua anggota Gereja
3. Paus/ Uskup, Iman, Diakon, Biarawan-Biarawati,
umat
4. memberikan pelayan pewartaan dan
mendampingi umat yang akan menerima
sakramen
5. percaya/ beriman pada Kristus

I. 1.
2.
3.
4.
5.
II. 1.
2.
3.
4.
5.

a
b
b
a
a

6. d
7. a
8. c
9. b
10. a

11. d
12. c
13. d
14. a
15. c

16. b
17. c
18. a
19. d
20. a

melayani
6. bersatu/ bergabung
Kabar gembira/ Injil 7. Yesus Kristus
dibabtis
8. menggembalakan
tugas/ fungsi
9. Tahbisan/ imamat
tekun
10. kebangkitan Tuhan
Yesus
III. 1. pengalaman siswa
2. susunan pejabat Gereja
3. pemberian sembako murah, donor darah dll
(kebijakan guru)
4. Gereja itu satu dalam arti bahwa asal, pendiri
dan jiwa Gereja adalah satu
5. bersikap jujur, adil dan membela kebenaran
(kebijakan guru)
6. pelayanan kemasyarakatan
7. Uskup, Imam, Diakon
8. karena Paus berasal dari Uskup yang mendapat
anugerah khusus
9. rendah hati, konsisten terhadap pewartaan Injil
10. Kebijakan guru
IV. 1. karena Yesus juga peduli terhadap mereka, Di
dalam hidup merekalah Allah hadir dan berkarya.
2. Kebijakan guru
3. pengalaman siswa
4. selalu berkumpul, mendengarkan ajaranya,
memecah mecah roti, berbagi
5. Mereka adalah umat Kristiani yang bukan Imam
dan bukan Biarawan/ wati
PERBAIKAN
1. membangkitkan orang mati, mujizat yang tidak
dapat dilakukan oleh manusia namun dapat
dilakukan oleh Tuhan Yesus
2. memberikan kabar keselamatan
3. S. babtis, S. Penguatan, S. Ekaristi, S. Tobat,
S. Perkawinan, S. Tahbisan, S. Pengurapan
orang sakit

I. 1.
2.
3.
4.
5.
II. 1.
2.
3.
4.
5.
III. 1.

a
6. d
11. b
16. a
d
7. a
12. d
17. d
d
8. a
13.
18. a
a
9. b
14. a
19. c
c
10. a
15. d
20. b
mengasihi kamu
6. tanda salib
berkenan
7. saksi
kuasa Roh Kudus
8. BapaNya
hati
9. akhir zaman
Roh Kudus
10. Roh Kudus
karena Roh Kudus memberikan dorongan,
keberanian, kekuatan
2. berani menjadi saksi Kristus, memberi semangat
berbuat baik dan benar
3. karena Roh Kudus berasal dari satu Tuhan Allah
4. Tuhan Yesus sendiri
IV. 1. pengalaman siswa
2. Peristiwa pentakosta
3. Yerusalem
4. burung merpati, Tiupan angin, Api
5. saat di babtis di sungai Yordan
6. disungai Yordan
PERBAIKAN
1. karena berasal dari Allah sendiri/ pribadi Allah
2. pengalaman siswa
3. karena takut, tak mau resiko
4. karena Allah sendiri yang hadir dalam diri orang
tersebut
5. karena tidak ada pertengkaran, perselisihan, satu
dengan lainnya bersaudara
PENGAYAAN
1. turunya Roh Kudus
2. berkumpul, berekaristi, berbagi
3. selalu aktif berelasi dengan baik, pengalaman
siswa
1

4. tanda dan sarana kehadiran Allah untuk


menyelamatkan manusia
5. S. Babtis, S. Penguatan, S. Ekaristi
PENGAYAAN
1. terbuka terhadap berbagai macam kegiatan
gereja, tidak egois dan mau terlibat (kebijakan
guru)
2. pengalaman siswa
3. semua orang yang sudah dibaptis menurut tata
cara Gereja Katolik
4. umum, universal, meresapi segala-galanya dan
terbuka
5. keterlibatannya dalam melayani masyarakat
secara langsung, dalam bidang sosial, budaya,
ekonomi, kesehatan, pendidikan, dll
Percepatan/ Akselerasi
1. Kristus
2. supaya dapat bekerja sama
3. pengalaman siswa
4. karena dengan persatuan dan kesatuan tidak
ada lagi peperangan melainkan kedamaian dan
kebahagian yang menjadi dambaan setiap
manusia
5. karena kumpul orang yang memiliki satu misi
dan tujuan yang sama

I. 1.
2.
3.
4.
5.

c
a
c
b
b

II. 1.
2.
3.
4.
5.
III. 1.
2.
3.

6. Suci
Kebijakan guru
Karya keselamatan allah 7. umat manusia
Yesus putra tunggalNya 8. Air
9. janji dan cincin
Kristus
10. Babtis
Kerajaan Allah
Roh Kudus
pengalaman siswa
1) Sakramen Babtis,
2) Sakramen Tahbisan,
sebagai tanda dan sarana Allah untuk
menyelamatkan manusia
sebagai sarana untuk mengungkapkan yang sulit
dijelaskan dengan kata-kata
tanda sarana kehadiran Allah untuk
menyelamatkan manusia
umat Katolik yang mengimaninya
karena kepercayaannya pasti Tuhan akan
menyembuhkannya dan mengabulkannya
adanya orang-orang yang hadir/ jemaat yang
menyaksikan
1) Sakramen selalu berpusat pada diri Yesus
Kristus. ( Kristologis )

4.
5.
IV. 1.
2.
3.
4.
5.

6. a
7. a
8. d
9. c
10.

11. c
12. d
13. a
14. a
15. a

16. b
17. c
18. b
19. d
20. c

2) Sakramen terjadi dalam GerejaNya.


(Ekklesiologis)
3) Sakramen bersifat manusiawi, pribadi atau
indrawi (Anthropologis)
4) Sakramen menjadi symbol atau sarana
keselamatan yang diperlukan oleh manusia
PERBAIKAN
1. semua manusia tanpa kecuali
2. karena yang menjadi tujuan utama manusia
3. minyak Krisma yang dioleskan pada hadi
seseorang
4. karena manusia sangat disayangi oleh Allah
5. lewat Sakramen-Sakramen yang ada
PENGAYAAN
1. sembuh sekaligus dosanya diampuni
2. suatu syarat untuk mendapatkan pengesahan
untuk dapat bermasyarakat
3. Kebijakan guru
4. Kehadiran Allah, yang dalam hal ini tampak
dalam pribadi Yesus Kristus
5. yang berkaitan dengan pribadi manusia/ secara
antrologis
Percepatan/ Akselerasi
1. karena yakin bahwa hidup dan keselamatan ini
adalah milik Tuhan
2. Tuhan Yesus
3. pengalaman siswa
4. Allah yang melawat umatNya
5. para muridNya

21. d
22. d
23. b
24. a
25. a

I. 1.
2.
3.
4.
5.
II. 1.
2.
3.
4.
5.
III. 1.

2.
3.
4.
5.
2

d
d

6. b 11. a 16.
21. d 26. a
7. c 12. a 17. d 22. b 27. a
8. d 13. c 18. d 23. b 28. b
a 9. c 14. a 19. b 24. b 29. a
c 10. d 15. c 20. d 25. b 30. b
perjamuan dengan
6. orang mati
murid-muridNya
7. Allah
Kamis Putih
8. masyarakat,
Yahudi
kehidupan
mewartakan kabar
9. Kristus
gembira/ Injil
10. Kitab suci,
dosa asal dan dosa
ajaranNya.
pribadi
1) Masa Prakatekumenat
2) Masa Katekumenat
3) Masa Persiapan Terakhir
4) Masa Mestagogi
bahagia/ keberhasilan, mendapatkan karunia
Tuhan
Inilah tubuh-Ku yang diserahkan bagi kamu;
perbuatlah ini menjadi peringatan akan Aku.
Kebijakan guru
lambang penerang/ sinar

IV. 1. Babtis bayi, Babtis dewasa, Babtis darurat, Babtis


batin, Babtis darah
2. sebagai konsekuensi dari perkawinan yang
pernah diucapkan dalam Gereja
3. pengalaman siswa
4. supaya semakin paham akan Tuhan Yesus
Kristus dan beriman kepadaNya
5. a) Katekis
d) Kataketik
b) Katekumen
e) Katekismus
c) Katekumunat
PERBAIKAN
1. awam (Prodiakon, Katekis, Tokoh umat)
2. sebab sebagai awal dalam menerima sakramen
lainnya
3. air
4. babtis
5. perjamuan pengenangan akan Tuhan Yesus
sebelum wafat
PENGAYAAN
1. supaya ada peringatan dan pengenakan akan
apa yang disampaikan Tuhan
2. membasuh kaki para muridNya
3. ambil bagian/ keikutsertaan dalam mewartakan
kabar suka cita
4. Roh Kudus
5. pengalaman siswa
Percepatan/ Akselerasi
1. karena pengesahan akan tubuh dan darah
Kristus
2. bila dianggap sudah dewasa (usia 14 th) dalam
keadaan tidak berdosa
3. bila sudah dapat memahami akan tubuh darah
Kristus ( dalam usia 4 sd )
4. S. Babtis, S. Penguatan, S. Ekaristi
5. sebagai ungkapan terima kasih, ucapan
terimakasih

I. 1. a
2. c
3. c
4. d
5. b
6. c
7. d
8. a
9. c
10. a
II. 1.
2.
3.
4.

11. b
12. a
13. a
14. a
15. c
16. a
17. c
18. c
19. d
20. a

21. d
22. b
23. d
24. d
25. b
26. b
27. a
28. a
29. b
30. a

resiko
imannya
rantingnya
Ikut mewartakan
kabar gembira/ Injil
5. roti dan berdoa

31. b
32. a
33. d
34. d
35. a
36. b
37. c
38. a
39. c
40. d

III. 1. pengalaman siswa


2. 1) Masa Prakatekumenat : masa pemurnian
motivasi calon, diakhiri dengan upacara
tahap pertama : pelantikan menjadi
katekumen ( calon Baptis )
2) Masa Katekumenat : masa pengajaran dan
pembinaan iman serta latihan hidup dalam
jemaat, yang diakhiri dengan upacara tahap
kedua : Upacara pengukuhan Katekumenat
terpilih.
3) Masa Persiapan Terakhir : Masa khusus
untuk mempersiapkan diri menerima
Sakramen-Sakramen Inisiasi, yang diakhiri
dengan tahap ketiga : Upacara penerimaan
Sakramen-Sakramen inisiasi.
4) Masa Mestagogi : masa pembinaan lanjutan
setelah seseorang menerima Sakramen
inisiasi.
3. roti tanpa ragi dan anggur murni
4. karena cara hidupnya yang baik, selalu bersatu,
mendengarkan ajaran, berbagi, memecah
mecahkan roti
5. pengalaman siswa
IV. 1. berelasi dengan baik, pengalaman siswa
2. lidah-lidah api
3. masih, karena Gereja berjuang terus untuk
menyelamatkan umat manusia yang selalu
disertai oleh Roh Kudus
4. S. Ekaristi, S. Tobat/ Pengakuan dosa,
S. Pengurapan orang sakit, (S. Perkawinan)
5. S. Penguatan, S. Tahbisan, S. Perkawinan,

41. a
42. c
43. d
44. d
45. a

I. 1.
2.
3.
4.
5.

a
b
b
d
a

II. 1.
2.
3.
4.
5.

Perayaan Ekaristi
Kebijakan guru
komuni
Uskup
Pentakosta

III. 1.
2.
3.

6. air dan roh


7. Bapa
8. Yesus
9. Di tengah-tengahmu
10. bersatu
dengan
Tuhan

4.

6. a
7. d
8. c
9. c
10. d

11. c
12. d
13. a
14. c
15. d

16. a
17. d
18. c
19. d
20. d

6. Khusus/ istimewa
7. karya
8. rahmat
9. belaka.
10. liturgi Sabda dan
Liturgi Ekaristi
dalam sabda, komuni (Tubuh darah Kristus) =
roti dan anggur
Pengalaman siswa
tidak mungkin, karena bila menerima komuni
tanpa iman berarti hanya menerima roti saja,
tidak memiliki makna dan arti yang
sesungguhnya .
pengalaman siswa

III. 1. Agar umat memiliki hubungan yang baik dengan


Allah dan dengan sesamanya
2. berdamai dengan Allah dan sesama,
mengembalikan keadaan berahmat manusia
3. karena dirinya takut akan hukuman
4. 1) menyadari dan mengakui dosa.
2) menyesali dosa.
3) berniat untuk tidak berbuat dosa lagi
4) mohon ampun
5. Kebijakan guru

5. Perjamuan akhir sebagai peninggalan Kristus,


Perayaan Ekaristi merupakan pengenangan
perjamuan terakhir
IV. 1. Pengalaman siswa
2. karya keselamatan Allah, yang terjadi dalam
wafat dan kebangkitan Yesus, serta mengenang
Perjamuan Terakhir yang diadakan Yesus
bersama dengan para rasul-Nya
3. Pengalaman siswa
4. perjamuan terakhir adalah perpisahan,
sedangkan Perjamuan Ekaristi adalah
pengenakan akan sengsara wafat dan
kebangkitan Tuhan
5. pengalaman siswa
PERBAIKAN
1. pencurahan Roh Kudus seperti pada hari
Pentakosta
2. Sakramen yang memeteraikan Roh Kudus pada
diri seseorang sehingga ia berani untuk menjadi
saksi Kristus
3. berani menjadi saksi-saksi Kristus
4. Pengalaman siswa
5. karena tidak ada artinya saat menerima Krisma
dalam keadaan dosa
PENGAYAAN
1. pengalaman siswa
2. pengalaman siswa
3. sudah dibaptis, dewasa secara rohani,
mengikuti pelajaran
4. pengalaman siswa
5. memiliki Iman yang teguh, kuat dalam
pencobaan, selalu berani menjadi saksi Kristus,
penuh hikmat, dll
Percepatan/ Akselerasi
1. sudah dibaptis menurut tata cara Gereja Katolik,
dalam keadaan rahmat (tidak dosa besar)
2. kasula, roti dan anggur dll
3. Merah, putih, hijau
4. maut, penderitaan, ketidak tentraman dll
5. agar dapat kembali kepada Tuhan, agar tidak
dapat mengulangi dosanya, agar dapat
menerima rahmat Tuhan kembali

I. 1.
2.
3.
4.
5.
II. 1.
2.
3.
4.
5.

a
6. b
11. a
16. d
a
7. b
12. b
17. a
a
8. a
13. a
18. b
d
9. b
14. a
19. d
d
10. b
15. a
20. a
tobat
6.
Allah dan manusia
7.
2 (dua)
8.
tobat/ pengampunan dosa 9.
dosa
10

IV. 1. pengampunan atas dosa


2. masa adven dan masa pra paskah
3. suatu dinamika hati yang patah dan remuk yang
digerakkan oleh rahmat Ilahi untuk menjawab
cinta yang penuh kerahiman dari Allah
4. Mat 18: 18-20; Yoh 20: 21-23
5. perbuatan yang dilakukan dengan sadar dan
melawan cinta kasih Tuhan dan sesama
PERBAIKAN
1. dosa tanpa tobat binasa, maut, kehilangan
rahmat selaku anak Allah, pertobatan untuk
menyucikan dosa
2. karena tidak bertanggung jawab akan
kepercayaan yang diberikan oleh Allah
contoh : berbohong, mencuri, sombong
(kebijakan guru)
3. para Uskup dan para Imam
4. karena sebagai bukti cintaNya yang begitu besar
5. Prapaskah
PENGAYAAN
1. memberkati dan memberikan Karunia RohNya
sendiri
2. Bunda Maria, Tuhan Yesus
3. suatu pengampunan yang diberikan secara
umum kepada umat dalam keadaan khusus dan
atas ijin dari Uskup
4. tenang, damai, nyaman, lega kebijakan guru
5. mengikuti dorongan si jahat
Percepatan/ akselerasai
1. menguatkan iman bagi si sakit, membahagiakan
si sakit (kebijakan guru)
2. pengalaman siswa
3. Kebijakan guru
4. berpola hidup yang sehat, menjaga lingkungan
hidup, makan makanan yang sehat dan teratur,
olah raga dll
5. mendekatkan diri pada Tuhan, menerima
dengan penuh Iman dan disatukan dengan
perderitaan Tuhan Yesus sendiri

iman
pengampunan.
bertobat.
Kemuliaan
dosa
4

3. berpola hidup yang sehat, menjaga lingkungan


hidup, makan makanan yang sehat dan teratur,
olah raga dll, pengalaman siswa
4. pengalaman siswa
5. dengan pola hidup sehat, dari segi makanan,
olah raga, tidak banyak stress, istirahat cukup
Percepatan/ akselerasi
1. pengalaman siswa
2. pengalaman siswa
3. karena yang hidup bukan saja orang katolik,
dalam memberikan pelayan tidak boleh pilih
kasih
4. pengalaman siswa
5. Wanita katolik, Legio Mariae, Mudika

I. 1.
2.
3.
4.
5.
II. 1.
2.
3.
4.
5.

a
6. a
11. c
16. d
d
7. a
12. d
17. d
a
8. d
13. b
18. c
b
9. a
14. d
19. b
d
10. a
15. b
20. b
kebangkitan
6. Orang yang sakit
dikunjungi
7. Uskup/ Imam
ketakutan
8. diampuni
kehadiran
9. sakit keras/ indikasi
menjenguk dan
mengalami kematian
mendoakan
10. dosanya
III. 1. mendampingi si sakit memiliki kekuatan,
ketabahan dan kesembuhan
2. demi peringanan, pembebasan beban dari
3. Perayaan Ekaristi yang diterima oleh mereka
yang akan meninggalkan kehidupan dunia ini
dan mempersiapkan diri untuk perjalanan
menuju kehidupan kekal
4. Si sakit mendapat penguatan, ketenangan dan
kebesaran hati dalam mengatasi kesulitan
karena sakitnya, si sakit membaharui iman dan
harapan kepada Allah dan menguatkannya untuk
melawan godaan setan, godaan untuk berkecil
hati dan rasa takut akan kematian, Bantuan
Tuhan membawa si sakit pada kesembuhan
jiwa tetapi juga menuju kesembuhan badan
5. tidak paham, takut, tak repot
IV. 1. karena dalam situasi yang perlu perhatian
khusus, tak berdaya, butuh orang lain dibanding
dengan orang sehat
2. dapat, karena diperkirakan mengandung resiko
kematian
3. Gereja berusaha mendampingi dan
mendoakannya
4. pengalaman siswa
5. karena sakit dan sehat ada pada kehidupan
manusia dan dialami setiap manusia
PERBAIKAN
1. dipercaya Tuhan untuk istirahat, banyak yang
memperhatikan, tidak bekerja dll
2. Uskup/ Imam
3. berpola hidup yang sehat, menjaga lingkungan
hidup, makan makanan yang sehat dan teratur,
olah raga dll
4. Kebijaksanaan guru
5. dengan pola hidup sehat, dari segi makanan,
olah raga, tidak banyak stress, istirahat cukup
PENGAYAAN
1. dipercaya Tuhan untuk istirahat, banyak yang
memperhatikan, tidak bekerja dll
2. Uskup/ Imam

I. 1.
2.
3.
4.
5.
II. 1.
2.
3.
4.
5.

d
6. a
11. a
16. c
c
7. d
12. c
17. a
c
8. b
13. c
18. a
c
9. b
14. a
19. a
d
10. b
15. c
20. d
martir
6. Babtis
setiap anggota 7. nyawa
Tuhan Allah
8. Allah Bapa
Misdinar
9. Kerajaan Allah
sesama
10. Misdinar

III. 1. karena Kristus sebagai kepala Gereja


memberikan teladan untuk melayani
2. Kristus Tuhan
3. karena sebagai konsekuensi atas Babtisan dan
Iman pada Kristus
4. karena sebagai panggilan orang Katolik
memang diutus untuk melayani dan
mensucikan, seperti Kristus sendiri
5. Bunda Maria
IV. 1. pengalaman siswa
2. Misi Gereja: liturgia, Diakonia, Martyria, Kerygma,
Koinonia
3. pengalaman siswa
4. Mudika, Legio Mariae, Wanita Katolik
5. karena Yesus melayani dengan tanpa pamrih
PERBAIKAN
1. dengan melayanai dan menguduskan sama
dengan ikut serta dalam karya Yesus Kristus
2. agar semakin pewartaan banyak orang yang
tahu akan sengsara wafat dan kebangkitan Yesus
3. pengalaman siswa
4. pewartaan Kerajaan Allah
5. semua anggota Gereja
PENGAYAAN
1. karena sebagai konsekuensi sebagai umat
Katolik, agar dapat ambil bagian dalam karya
Tuhan sendiri
2. pengalaman siswa
5

3. pengalaman siswa
4. pengalaman siswa
5. pengalaman siswa
Percepatan/ akselesari
1. pengalaman siswa
2. pengalaman siswa
3. kurang tepat/ kurang benar, namun hendaknya
pelayan didasarkan demi ungkapan syukur pada
Tuhan, dan pendapat siswa
4. Putra-putri altar, Legio Maria Yunior, Roses,
Anthiok, Remaja Katolik, Kelompok Paduan
Suara/ Koor Remaja, Kelompok Pendalaman
Alkitab Remaja, Kelompok Band Remaja Paroki,
Bina Iman Remaja Katolik dan sebagainya
5. pengalaman siswa

I. 1.
2.
3.
4.
5.

d
c
a
b
d

6. c
7. c
8. c
9. b
10. d

11. b
12. b
13. b
14. c
15. b

16. a
17. a
18. c
19. c
20. d

2I. b
22. a
23. b
24. a
25. b

II. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
III. 1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

manusia dengan Allah


Kerajaan Allah
hidup
kekuatan dan keselamatan
anak Allah
umat manusia
Mistagogi
memulyakan
zaman/ hayat umatNya
Diakonia, Karyma, Liturgia, Materya
pengalaman siswa
Pelayanan kemasyarakatan (Diakonia)
Pewartaan akan Tuhan Yesus Kristus
Kebijakan guru
Sakramen pertobatan
Allah maha pengampun
karena merupan peringatan akan pengenangan
Tuhan Yesus sendiri, yang sengsara wafat dan
bangkit
9. pengalaman siswa
10. bertobat, mengakukan dosa, pengalaman siswa