Anda di halaman 1dari 7
I. 1. b 4. b 7. c 10. d 13. e
I.
1. b
4. b
7. c
10. d
13. e

membuat situasi menjadi tidak baik

8. Krisis diberbagai bidang kehidupan manusia

9. Sebagai panduan dan tuntunan dalam terlibat pada masalah-masalah sosial,

10. Karena banyak dari rakyat Indonesia yang mengalami

krisis moral, tidak berfungsinya hati nurani sebagai mana mestinya Perbaikan

1. Ajaran sosial Gereja adalah ajaran Gereja mengenai hak dan kewajiban berbagai anggota masyarakat dalam hubungannya dengan kebaikan bersama, baik dalam lingkup nasional maupun internasional. Selain itu Ajaran sosial Gereja merupakan tanggapan Gereja terhadap fenomena atau persoalan-persoalan yang dihadapi oleh umat manusia dalam bentuk himbauan, kritikatau dukungan

2. Sejak perkembangan industri modern, timbullah berbagai masalah sosial baru yang berat, antara lain upah yang adil, kepastian tempat kerja, hak mogok, yang pada dasarnya mempertanyakan juga adil-tidaknya struktur masyarakat itu sendiri. Supaya tidak tertinggal dari gerakan komunisme yang memperjuangkan nasib kaum buruh, ada imam-imam

yang mulai melibatkan diri dalam pastoral kaum buruh seperti

 

2. e

5. d

8. a

11. a

14. imam muda dalam kisah di atas. Kemudian, para Paus pun

d

3. c

6. b

9. b

12. e

15. mulai mengeluarkan ensiklik-ensiklik yang memuat ajaran

c

II.

1. Oktober 1962

sosial Gereja.

2. Paus Yohanes XXIII

 

3. Rerum Novarum, Mater et Magistra dan Populorum

3. Sollicitudo Rei Socialis

Progressio

4. liturgi

4. Promosi martabat manusia lewat keadilan upah pekerja;

5. Kurang adanya pemahaman umat katolik di Indonesia,

5. Gaudium et Spes art. 1

 

hak-hak buruh; hak milik pribadi (melawan gagasan Marxis-

6. Damai di Bumi

 

komunis); konsep keadilan dalam kontekspengertian hukum

7. mewartakan Kerajaan Allah

 

kodrat; persaudaraan antara yang kaya dan miskin untuk

8. Laborem Exersens

 

melawan kemiskinan (melawan gagasan dialektis Marxis);

9. 1991

kesejahteraan umum; hak-hak negara untuk campur tangan

10. Paus Yohanes Paulus II

 

(melawan gagasan komunisme); soal pemogokan; hak

III.

1. Dunia dipandang negatif sebagai dunia berdosa

2. Karena didasari oleh penafsiran secara dangkal

membentuk serikat kerja; dan tugas Gereja dalam

sehingga terdapat gagasan bahwa dunia tidak berharga, berbahaya, jahat, dan tidak termasuk lingkup

membangun keadilan sosial

keselamatan manusia, bahkan merupakan halangan dan rintangan bagi manusia untuk mencapai

Gereja Indonesia masih banyak berkutat pada hal-hal liturgis Pengayaan

keselamatannya

terhadap teks Kitab Suci

1. Ikut serta memperjuangkan masyarakat yang adil, damai dan sejahtera

2. Pengalaman siswa

3. Dunia dilihat sebagai seluruh keluarga manusia dengan segala hal yang ada di sekelilingnya. Dunia menjadi pentas berlangsungnya sejarah umat manusia

4. Mewartakan kerajaan Allah sebagai mana yang diwartakan oleh Yesus Kristus

5. Salah satu keperluan hidup yang jadi hak azasi manusia adalah pekerjaan. Pekerjaan adalah kunci penyelesaian masalah sosial. Manusia yang tidak bekerja itu bukan manusia. Karena bekerja, manusia jadi manusia. Pekerjaan adalah dasar dari kemerdekaan. Tanpa punya pekerjaan pribadi, manusia menjjadi budak majikan. Kerja-sama bukan hanya bekerja bersama, tapi tanggung-jawab bersama

6. Gereja dapat menawarkan nilai-nilai injili dan dunia dapat mengembangkan kebudayaannya, adat istiadat, alam pikiran, ilmu pengetahuan dan teknologi, sehingga Gereja dapat lebih efektif menjalankan misinya di dunia

7. Semua penting, karena ketiganya ada kesatuan dan keterkaitan satu sama lain. Ketidak-adaan salah satu

3. Pertama, Gereja Indonesia perlu mendalami ASG, setelah itu baru mendalami situasi dan kondisi bangsa Indonesia. Kedua, mencoba untuk berbuat berdasarkan prinsip-prinsip ASG demi perbaikan bangsa Indonesia.

4. Keadilan, kejujuran, kesetiakawanan dll

5. Dunia dilihat sebagai seluruh keluarga manusia dengan

segala hal yang ada di sekelilingnya. Dunia menjadi pentas berlangsungnya sejarah umat manusia. Dunia ditandai oleh usaha-usaha manusia, dengan segala kekalahan dan kemenangannya. Dunia diciptakan dan dipelihara oleh cinta kasih Tuhan Pencipta Akselerasi

1. Kehidupan bersama akan sejahtera, semua manusia akan berkembang dengan baik.

2. Allah sendiri

3. Karena rakyat kecil tidak mempunyai kekuatan

4. Korupsi, ketidakadilan hukum, budaya ‘menyuap’ dll

5. Pengalaman siswa

1
1
I. II. 1 2 B 1. tidak berat sebelah, berpihak kepada yang benar atau berpegang

I.

II.

1

2 B

1. tidak berat sebelah, berpihak kepada yang benar atau berpegang pada kebenaran. Selain itu, adil juga diartikan sebagai orang mengakui hak sesamanya tanpa pilih kasih

2. kesukaan besar untuk seluruh bangsa

3. Justitia in Mundo

D

3

E

5

A

7

C

9

B

4 B

6 A/E

8 E

10 C

Akselerasi

1. pembunuhan, penculikan, pemerkosaan dan sebagainya

2. Semua orang

3. Pengalaman siswa

4. Yesus sangat menghormati dan mengangkat hak asasi manusia

5. Karena akar masalah keadilan belum diatasi secara tuntas

I. 1. C 4. C 7. A 10. C 13. C
I.
1. C
4. C
7. A
10. C
13. C
 

4. suatu situasi di mana adanya tatanan sosial yang adil,

2. C

5. C

8. C

11. E

14. C

sama dan serasi yang menjamin ketenangan dan

3. C

6. C

9. A

12. B

15. B

keamanan hidup setiap manusia

II.

1. HAM

5. mewartakan Kerajaan Allah

2. 10 Desember 948

 

6. malaikat

3. pembuahan

 

7. Bapamu yang di sorga

4. hak hidup

8. keseluruhan kondisi hidup masyarakat yang

5. Justitia et Pax

memungkinkan, baik kelompok-kelompok maupun

6. hak hidup

anggota-anggota perorangan, untuk secara lebih

7. orang miskin/rakyat jelata

 

penuh dan lebih lancar mencapai kesempurnaan mereka sendiri.

8. warga negara dengan pemerintah dan menjamin agar setiap warga memperoleh kemerdekaan

9. damai sejahtera

9. hak seseorang sebagai ciptaan Allah

 

10. ketidakadilan struktural

10. Komnas HAM

 

III.

1. Pengalaman siswa

III.

1. Masalah HAM bukan masalah pribadi atau sekelompok

2. Karena akar permasalahannya belum teratasi

orang, melainkan masalah manusia seluruhnya. Oleh

3. Pengalaman siswa

karena itu, perlunya kerjasama semua orang/ kelompok

4. Saling menghormati, setia kawan, adil, bersikap adil dll

dalam memperjuangkan HAM

5. Allah

6. Semua orang

7. Karena mereka yang menjadi korban juga adalah citra Allah

8. Mau ‘mengorangkan’ orang lain, berbelas kasih pada yang menderita, mau senasib dengan yang menderita

9. Tidak, tetapi selain itu juga ada sikap saling mengasihi, saling mengembangkan, adil dll

10. Kemiskinan bias dipandang dari berbagai macam segi. Pertama, kemiskinan dari segi subsistem, yaitu penghasilan atau pendapatan yang tidak mencukupi. Kedua, kemiskinan dari segi ketidakmerataan, yaitu posisi seseorang dalam sebuah kelompok yang tidak sama dengan orang lain. Ketiga, kemiskinan dari segi eksternal, yaitukonsekuensi social terhadap masyarakat di sekitarnya.

Perbaikan

1. Karena kehadiran Yesus senantiasa membawa damai bagi orang yang berjumpa dengan-Nya.

2. Karena rakyat kecil tidak mempunyai kekuatan

3. Korupsi, ketidakadilan hukum, budaya ‘menyuap’ dll

4. Situasi yang sejahtera berarti menempatkan martabat manusia pada tempat yang semestinya

5. Orang-orang yang kaya dan yang sudah sukses hidupnya

Pengayaan

1. Pengalaman siswa

2. Dalam keadilan pasti muncul situasi yang damai dan sejahtera dalam masyarakat

3. Pengalaman siswa

4. Karena perkembangan dan kemajuan masyarakat tergantung dari keterlibatan semua warganya

5. Gereja akan lebih hidup dan berkembang

2. pembunuhan, penculikan, pemerkosaan dan sebagainya

3. Agar manusia mampu mendapatkan apa yang menjadi haknya

4. Karena mereka tidak memiliki kekuatan/power

5. Masalah keterlibatan dan keamanan nasional, rendahnya kesadaran HAM dan minim dan lemahnya perangkay hukum yang ada

6. Tidak. Karena masalah HAM bukan masalah pribadi atau sekelompok orang, melainkan masalah manusia seluruhnya. Oleh karena itu, perlunya kerjasama semua orang/ kelompok dalam memperjuangkan HAM

7. Semua orang

8. Karena mereka tidak memiliki kekuatan/power

9. Karena mereka yang menganggap rendah bersikap sombong dan kurang memahami kesederajatan martabat manusia

10. Pengalaman siswa

Perbaikan

1. Pengalaman siswa

2. Pengalaman siswa

3. Karena rakyat yang miskin dan lemah tidak memiliki kekuatan/ power

4. Yesus sangat menghormati dan mengangkat hak asasi manusia

5. Suatu ajakan agar kita tetap mengasihi orang yang sudah menyakiti kita. Melihat orang laintetap sebagai saudara yang bermartabat sama

Pengayaan

1. keserakahan, manipulasi hukum, ketidak tegasan hukum, struktur yang tidak adil dll.

2. Sejak dahulu Gereja tetap setia dan konsisten untuk membela

dan memperjuangkan HAM, karena HAM sebagai

pemberian Allah yang mendasar

3. Pengalaman siswa

4. Masalah HAM bukanlah masalah pribadi, namun masalah seluruh umat manusia. Akibat yang ditimbulkan dari pelanggaran HAM menyangkut banyak orang. Oleh karena itu, pentingnya kerja sama dalam memperjuangkan HAM.

5. Karena di Indonesia masih terdapat ketidakadilan, sikap iri dan tidak netraknya aparat dan pemerintah

Akselerasi

1. Kekerasan sosial, kekerasan kultural, kekerasan etnis, kekerasan keagamaan, kekerasan gender, kekerasan politik, kekerasan militer, kekerasan terhadap anak-anak, kekerasan ekonomis dan kekerasan lingkungan hidup

2. Kasih yang diajarkan oleh Yesus adalah kasih yang tulyus; tidak hanya diperuntukkan iorang yang baik kepada kita tapi juga kepada musuh-musuh dan orang-orang yang membenci kita

3. Karena belum menjadi suatu gerakan bersama.

4. Orang-orang yang serakah. Alasananya karena sifat keserakahan yang sangat besar menguasai mereka

5. Karena dengan adanya kekerasan justru menambah permasalahan atau mempersulit situasi

I. 1. C 4. A 7. C 10. A 13. E
I.
1. C
4. A
7. C
10. A
13. E

2.

3.

D

E

5.

6.

B

A

8.

9.

C

E

11.

12.

D

C

14.

15.

B

D

II.

1. religius/ agama

2. gender

3. budaya

4. secara tidak sadar merekam kejadian kriminal ke alam bawah sadar, yang pada moment tertentu akan muncul lagi bila ada pemicunya

5. psikologis

6. mengakui kesalahan dan minta maaf serta penyesalan

7. mencium

8. kekerasan gender

9. mencintai musuh dengan tulus

10. sesama

III.

1. Kekerasan sosial, kekerasan kultural, kekerasan etnis, kekerasan keagamaan, kekerasan gender, kekerasan politik, kekerasan militer, kekerasan terhadap anak- anak, kekerasan ekonomis dan kekerasan lingkungan hidup

2. Hak orang yang kecil, lemah, miskin, tersingkir dan difable

3. Pengalaman siswa

4. Pengalaman siswa

5. Kasih yang diajarkan oleh Yesus adalah kasih yang tulyus; tidak hanya diperuntukkan iorang yang baik kepada kita tapi juga kepada musuh-musuh dan or- ang-orang yang membenci kita

6. Penegakan hukum secara merata dan adil, perlunya kerjasama antar semua pihak.

7. Pengalaman siswa

8. Setiap waktu

9. Kepada semua sesama kita

10. Pengamana siswa

Perbaikan

1. Pengalaman siswa

2. Karena manusia lebih mudah dikuasai oleh keserakahan dari pada kasih

3. Kasihilah Tuhan Allahmu dan kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri

4. Karena belum menjadi suatu gerakan bersama

5. Orang-orang yang serakah. Alasananya karena sifat keserakahan yang sangat besar menguasai mereka

Pengayaan

1. Pengalaman siswa

2. Memulai dari diri sendiri untuk berbuat kasih kepada orang-

orang di masyarakat kita

3. Karena dengan adanya kekerasan justru menambah permasalahan atau mempersulit situasi

4. Karena kita masih dikuasai oleh dendam

5. Pengalaman siswa

Akselerasi

1. Banyak orang mengalami kesulitan untuk mengubah situasi balas dendam ke situasi belas kasih. Oleh karena itu perlu adanya keberanian untuk mengambil langkah belas kasih

2. kita di anjurkan untuk dapat menghargai hidup manusia, hidup ita sendiri maupun hidup orang lain. Hal ini dikarenakan hidup adalah anugerah Allah yang mulia.

3. Pengalaman siswa

4. Bagi Yesus, menghargai hidup bukan berarti tidak hanya membunuh tapi juga mau menerima sesama sebagai saudara, dan jangan sampai mereka mengucilkan seseorang dari lingkungan hidup

5. Mengampuni kesalahan orang lain, bertegur sapa, gerakan pro life dll

kesalahan orang lain, bertegur sapa, gerakan pro life dll I. 1. B C A B D

I. 1.

B

C

A

B

D

A

E

E

D

C

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

D

D

A

C

D

A

E

B

A

C

21.

22.

23.

24.

25.

26.

27.

28.

29.

30.

C

A

C

C

B

D

B

C

D

C

31.

32.

33.

34.

35.

36.

37.

38.

39.

40.

C

A

E

C

C

A

B

D

D

D

41.

42.

43.

44.

45.

46.

47.

48.

49.

50.

C

E

A

C

B

C

C

B

A

B

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

1. Mewartakan Kerajaan Allah sebagai mana yang dilakukan oleh Yesus

II.

2. ASG menjadi tonggak dalam menentukan langkah- langkah kebijakan yang strategis bagi semua umat manusia

a.

b.

semua dokumen ASG menunjukkan komitmen

Gereja dalam melaksanakan ajaran sosialnya

3. Hak Asasi Manusia adalah hak yang dimiliki manusia karena ciptaan Tuhan dan dimiliki sejak dalam kandungan (pembuahan). Yang termasuk HAM adalah: hak hidup, hak pendidikan, hak bekerja, hak menikah dll

4. Gereja juga berjuang untuk menegakkan HAM di In- donesia dengan usaha di antaranya menegakkan komisi perdamaian dan keadilan, terjun langsung membantu orang-orang yang diperlakukan secara tidak adil dst.

5. Rerum Novarum, Quadragessimo Anno, Pacem in Terris

I. 1. C 4. D 7. D 10. E 13. E
I.
1. C
4. D
7. D
10. E
13. E

II.

III.

2. C

3. A

1. pengeluaran hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sel sperma) sebelum janin dapat hidup di luar kandungan

2. kematian

3. hidup

4. 6

5. suatu tindakan pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, dan biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang mematikan

6. sikap hormat dan kasih akan hidup

7. persaudaraan manusia

8. Evangelium Vitae

9. Keluaran

10. anugerah Allah

1. Banyak orang mengalami kesulitan untuk mengubah

situasi balas dendam ke situasi belas kasih. Oleh karena itu perlu adanya keberanian untuk mengambil langkah belas kasih

2. Keserakahan orang-orang tertentu

3. Pengalaman siswa

4. Karena yang memiliki kehidupan itu adalah Allah saja; manusia hanya administrator saja

5. Pengalaman siswa

6. Pengalaman siswa

7. Pengalaman siswa

8. C

5. A

6. D

11. B

12. D

9. E

D

8. Semua orang. Karena Tuhan memberikan kehidupan ini kepada semua orang dan harapannya semua or- ang mampu bekerja sama dalam mengembangkan kehidupan

9. kita di anjurkan untuk dapat menghargai hidup manusia, hidup ita sendiri maupun hidup orang lain. Hal ini dikarenakan hidup adalah anugerah Allah yang mulia.

10. Pengalaman siswa

Perbaikan

1. Bagi Yesus, menghargai hidup bukan berarti tidak hanya membunuh tapi juga mau menerima sesama sebagai saudara, dan jangan sampai mereka mengucilkan seseorang dari lingkungan hidup

2. Seseorang yang telah kecanduan narkoba tidak ada untungnya. Ruginya: masa depan menjadi suram, hidup menjadi rusak, keluarga menjadi berantakan, relasi dengan sesama menjadi rusak dll.

3. Di satu sisi disebabkan oleh budaya zaman ini, dan di sisi lain karena manusia itu sendiri kurang mmapu mengolah emosi

4. Pengalaman siswa

5. Diawali dari coba-coba

Pengayaan

1. Mengasihi musuh-musuh kita seperti kita mengasihi diri kita sendiri

2. Karena orang yang kecanduan nakoba, maka relasi dengan sesamanya menjadi rusak, sehingga ia merasa kesepian (tidak ada teman/saudara yang dekat dengannya)

3. Pengalaman siswa

4. Mengampuni kesalahan orang lain, bertegur sapa, gerakan pro life dll

5. Mengeluarkan undang-undang yang membahas tentang

14. A

narkoba, mengadakan sosialisasi tentang bahaya dan

15. dampak narkoba, membentuk badan yang menangani narkoba, membuat rehabilitasi dll.

Akselerasi

1. Sebagaimana yang tertera dalam UU, Indonesia sangat menolak aborsi

2. Para remaja harus berusaha untuk tidak melakukan hubungan intim sebelum resmi menikah. Dalam berpacaran

dan bertunangan sikap tahu menahan diri merupakan tanda pangungkapan cinta yang tertempa dan tidak egoistis

3. sebab-sebab atau alasan terjadinya bunuh diri adalah

a. Orang mengalami depresi, tekanan batin Perasaan tertekan, frustrasi, dan bingung dapat disebabkan oleh:

- putus cinta, pasangan menyeleweng, kurang diperhatikan dan dihargai dalam keluarga, dan sebagainya.

- beban ekonomi yang tidak tertanggungkan, kehilangan pekerjaan, dililit utang, dan sebagainya

- merasa hidup tak lagi bermakna, dan sebagainya.

b. Orang mau mengungkapkan protes.

Mungkin saja terjadi kasus-kasus ketidakadilan, kemudian untuk memprotesnya orang melakukan aksi mogokmakan sampai tewas, membakardiri, menembak diri, dan sebagainya.

4. Suatu tindakan pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang mematikan

5. Pengalaman siswa

cara memberikan suntikan yang mematikan 5. Pengalaman siswa I. II. III. 1. 2. A 3. C

I.

II.

III.

1.

2. A

3. C

1. compulsary Euthanasia

2. mempercepat kematian seseorang

3. orang mengalami depresi, tekanan batin

4. perendahan martabat manusia

5. beban ekonomi yang berat

6. Gaudium et Spes

7. berpacaran dengan sehat

8. menaati ajaran agama

9. euthanasia aktif

10. KUHP no 342, 346, 347, 348, 349

1. Pengeluaran hasil konsepsi (pertemuan sel telur dan sel sperma) sebelum janin dapat hidup di luar kandungan. Ini adalah suatu proses pengakhiran hidup

dari janin sebelum diberi kesempatan untuk bertumbuh

2. akibat dari tindakan aborsi:

9. D

B

4.

D

7.

E

10.

D

13.

D

5. A

6. C

8. E

11. C

12. B

14. C

15. A

- keguguran di masa mendatang, hamil di saluran telur, kelahiran bayi yang terlalu dini, tidak dapat hamil lagi, dsb.

- Dapat mengalami gangguan-gangguan emosional yang berat.

- Merasa bersalah seumur hidupnya karena senantiasa mendapat teguran dari hati nuraninya sendiri.

3. Sebagaimana yang tertera dalam UU, Indonesia sangat menolak aborsi

4. Para remaja harus berusaha untuk tidak melakukan hubungan intim sebelum resmi menikah. Dalam berpacaran dan bertunangan sikap tahu menahan diri merupakan tanda pangungkapan cinta yang tertempa dan tidak egoistis

5. sebab-sebab atau alasan terjadinya bunuh diri:

a. Orang mengalami depresi, tekanan batin

Perasaan tertekan, frustrasi, dan bingung dapat disebabkan oleh:

- putus cinta, pasangan menyeleweng, kurang diperhatikan dan dihargai dalam keluarga, dan sebagainya.

- beban ekonomi yang tidak tertanggungkan, kehilangan pekerjaan, dililit utang, dan sebagainya

- merasa hidup tak lagi bermakna, dan sebagainya.

b. Orang mau mengungkapkan protes.

Mungkin saja terjadi kasus-kasus ketidakadilan, kemudian untuk memprotesnya orang melakukan aksi mogok makan sampai tewas, membakar diri, menembak diri, dan sebagainya.

6. Suatu tindakan pencabutan kehidupan manusia atau hewan melalui cara yang dianggap tidak menimbulkan rasa sakit atau menimbulkan rasa sakit yang minimal, biasanya dilakukan dengan cara memberikan suntikan yang mematikan

7. Pengalaman siswa

8. Euthanasia aktif dan pasif

9. Kitab Suci menyatakan bahwa nyawa manusia (yakni hidup biologisnya) tidak boleh diremehkan. Selain itu, hidup manusia mempunyai nilai yang istimewa karena sifatnya yang pribadi. Oleh karena itu Kitab Suci tidak memperbolehkan bunuh diri

10. Sikap Gereja tetap jelas dan tegas yaitu mencela perbuatan bunuh diri, dan tidak menunjukkan toleransi yang mungkin menimbulkan batu sandungan.

Perbaikan

1. sebab-sebab terjadinya aborsi:

- Karena malu, buah kandungannya adalah hasil penyelewengannya atau hubungan badan pra-nikah dengan pacarnya.

- Karena tekanan batin buah kandungannya adalah akibat dari perkosaan.

- Karena tekanan ekonomi, tidak sanggup membiayai hidup janin itu selanjutnya.

- Alasan utama mungkin karena uang, biasanya untuk pengguguran dibayar mahal.

- Wanita atau ibu yang mau menggugurkan kandungannya biasanya dalam situasi terjepit, maka berapa pun biayanya akan membayarnya.

- Mungkin saja ia prihatin dengan keadaan si wanita atau ibu yang kehamilannya tidak dikehendaki

2. pelebaran atau peregangan struktur tubular. Contoh dilatasi adalah pembukaan serviks dalam proses melahirkan

(parturisi) atau dilatasi pembuluh darah oleh obat-obatan yang bekerja untuk menurunkan tekanan darah.

3. Kitab Suci, baik Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, sangat menghargai kehidupan. Kitab Suci sangat mengecam segala bentuk kehidupan. Mengapa demikian, karena Allah telah mengetahui dan menguduskan manusiasejak sebelum diciptakan (Yer 1: 4-5). Selain itu, Allah adalah Allah orang yang hidup dan bukan Allah orang mati. Oleh karena itu, Allah sangat mencintai kehidupan.Allah pulalahyang memiliki kehidupan ini. Oleh karena itu hanya Allahlah yang berhak memberi atau mencabut kehidupan (lih. Ul 32: 39) Hanya Dia yang berhak membuka dan menutup kandungan.

4. Perencanaan kehamilan harus dipertimbangkan betul-betul dan dipertahankan dengan sikap ugahari dan bijaksana. Kehadiran buah kandungan yang tidak direncanakan harus dielakkan secara tepat dan etis.

5. Euthanasia tidak diperbolehkan mempercepet kematian secara aktif dan terencana, juga jika secara medis ia tidak lagi dapat disembuhkan dan juga kalau euthanasia dilakukan atas permintaan pasien sendiri (bdk. KUHP pasal 344).

Pengayaan

1. Manusia hidup karena diciptakan dan dikasihi Allah. Karena

itu, biarpun sifatnya manusiawi dan bukan Ilahi, namun hidup manusia itu suci. Kitab Suci menyatakan bahwa nyawa manusia (yakni hidup biologisnya) tidak boleh diremehkan. Oleh karena itu, bagaimanapun kondisinya hidup manusia hars dihargai

2. jenis-jenis eutanasia dilihat dari segi pelakunya:

- Compulsary euthanasia

- Voluntary euthanasia

3. Memberikan bimbingan dan penyuluhan seputar kesehatan reproduksi remaja, pendidikan seksualitas melalui matapelajaran terkait

4. Pendapat Gereja Katolik mengenai euthanasia aktif sangat jelas, bahwa tidak seorang pun diperkenankan meminta perbuatan pembunuhan, entah untuk dirinya sendiri, entah untuk orang lain yang dipercayakan kepadanya.

5. Tradisi Gereja amat jelas, dan tegas. Mulai dari abad pertama sejarahnya, Gereja membela hidup anak di dalam kandungan. Konsili Vatikan II menyebut pengguguran suatu “tindakan kejahatan yang durhaka”, sama dengan pembunuhan anak (GS 51). Jadi Gereja Katolik sangat tegas menolah aborsi

Akselerasi

1. berat badan turun drastis, sering menguap, mengeluarkan

air mata, sangat sensitif dan cepat bosan, bila ditegur atau dimarahi akan menunjukkan sikap membangkang sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya, sering berbohong dan ingkar janji dll.

2. Pemakai narkoba secara iseng

3. akibat dari kecanduan Narkoba:

- Menyebabkan depresi mental.

- Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik.

- Menyebabkan bunuh diri

- Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan.

- Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan orang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.

- Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.

- Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.

4. kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh

5. Orang yang menggunakan narkoba dengan cara disuntik, ketika jarum suntik dipakai bergantian dapat menyebabkan HIV/AIDS

I. 1. E 4. E 7. E 10. A 13. C
I.
1. E
4. E
7. E
10. A
13. C

2.

B

5. E

8. D

11. B

14. A

3.

D

6. D

9. B

12. A

15. D

II. narkotika, psikotropika dan bahan adiktif lainnya

1.

2.

istilah yang berkaitan dengan narkoba yang artinya…. Pemakai secara iseng

3.

Pemakai secara coba-coba

 

4.

Bait Allah

5.

Badan Koordinasi Narkotika Nasional

 

6.

inhalansia (aseton, thinner cat, lem), nikotin (tembakau), kafein (kopi).

7.

berat badan turun drastis, sering menguap, mengeluarkan air mata, keringat berlebihan, mata cekung dan merah, muka pucat dsb

8.

gejala putus zat yang membuat pecandu merasa tersiksa secara fisik dan psikis, penggunaan yang berlebihan mengakibatkan terjadinya tremor/gemetar dan kehilangan kesadaran sehingga menyebabkan kematian

9.

Acquired Immune Deficiency Syndrome

 

10.

kontak dengan cairan tubuh yang mengandung sel terinfeksi atau partikel virus

III. narkotika dan obat/bahan berbahaya

1.

 

2.

inhalansia (aseton, thinner cat, lem), nikotin (tembakau), kafein (kopi).

3.

berat badan turun drastis, sering menguap, mengeluarkan airmata, sangat sensitif dan cepat bosan, bila ditegur atau dimarahi akan menunjukkan sikap membangkang sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya, sering berbohong dan ingkar janji dll.

4.

Pemakai narkoba secara iseng

 

5.

akibat dari kecanduan Narkoba:

- Menyebabkan depresi mental.

 

- Menyebabkan gangguan jiwa berat / psikotik.

- Menyebabkan bunuh diri

 

- Menyebabkan melakukan tindak kejehatan, kekerasan dan pengrusakan.

- Dikucilkan dalam masyarakat dan pergaulan or- ang baik-baik. Selain itu biasanya tukang candu narkoba akan bersikap anti sosial.

- Keluarga akan malu besar karena punya anggota keluarga yang memakai zat terlarang.

- Kesempatan belajar hilang dan mungkin dapat dikeluarkan dari sekolah atau perguruan tinggi alias DO / drop out.

6.

kumpulan gejala penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh

7.

Orang yang menggunakan narkoba dengan cara disuntik, ketika jarum suntik dipakai bergantian dapat

menyebabkan HIV/AIDS

8. Santo Paulus menghimbau orang beriman untuk menghormati dirinya sebagai Bait Allah. Itu berarti,

kekacauan yang terjadi di dalam diri kita juga berarti kekacauan pada Bait Allah. Karena itu, mengkonsumsi Narkoba berarti awal dari usaha merusak Bait Allah. Begitu juga kalau pergaulan bebas yang mengarah pada seks bebas akan rentan terhadap HIV/AIDS, juga akan merusak Bait Allah

9. upaya Gereja untuk mencegah dan membebaskan manusia narkoba:

- Memberikan pendidikan nilai/moral bagi orang- orang, keluarga-keluarga, dan komunitas- komunitas, melalui prinsip-prinsip adikodrati untuk mencapai kemanusiaan yang utuh dan penuh (menyeluruh dan total).

- Memberikaninformasi yang baik dan benar tentang Narkoba kepada komunitas-komunitas, orang tua, anak-anak remaja, dan masyarakat.

- Membantu orang tua meningkatkan keterampilan untuk membangun kekeluargaan yang kuat.

- Membantu orang tua melakukan strategi pencegahan penggunaan obat terlarang di rumah dengan memberi contoh yang baik dan sehat, meningkatkan peran pengawasan dan mengajari cara menolak penawaran obat terlarang oleh or- ang lain

10. Membekali diri dengan iman yang kuat, belajar tentang seluk-beluk narkoba serta mencari teman/kelompok social yang baik dan tepat

Perbaikan

1. zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika, seperti ecstasy, shabu-shabu, obat penenang/obat tidur, obat anti deprresi, dan obat anti psikosis

2. jenis-jenis narkotika:

- Golongan opiat: heroin, morfin, candu, dll.

- Golongan kanabis: ganja, hashis, dll.

- Golongan koka: koakain, crack, dll.

3. Karena salah satu efek yang ditimbulkan dari narkoba adalah menimbulkan kecanduan

4. Kekebalan tubuh menurun, mudah sekali terserang penyakit dan kematian

5. cara untuk menghindarkan diri dari bahaya HIV/AIDS:

- Mengobati penyakit menular seksual (PMS). Karena virus lainnya seperti herpes dapat berkontribusi pada infeksi HIV, herpes dapat diobati dengan terapi episodik atau penekan.

- Penggunaan kondom, gunakan kondom setiap kali berhubungan seks, karena setiap kontak dengan cairan tubuh dapat menularkan HIV dan jika anda sudah terinfeksi bisa berdampak negatif pada pasangan anda kelak.

- Ikutlah organisasi kesehatan. Jika anda punya waktu senggang gunakan waktu anda untuk ikut organisasi kesehatan karena biasanya disitu anda bisa bertukar pikiran dan informasi yang bisa bermanfaat agar pikiran kita menjadi sehat dan selalu berpikir positif.

- Hindari pemakaian jarum suntik secara bergantian. Jarum suntik yang telah terpakai 70 persen mengandung kuman serta virus pemakai yang pertama, apalagi jika orang tersebut terkena HIV/AIDS. Dan hal

6
6

itu bisa dengan mudah terjadi penyebaran virus dengan mudah masuk ke tubuh.

- Hindari resiko yang berkaitan dengan HIV/AIDS. HIV/ AIDS dimungkinkanmenular melalui seks anal dan pada pria yang tidak disunat. Anal seks menyebabkan robeknya anus yang memungkinkan terbukanya jalan untuk virus HIV.

- Setia pada pasangan anda dan jauhi seks bebas. jika anda dan pasangan bukan pengguna narkoba suntikan

atau kegiatan seksual diluar, resiko tertular HIV sangat rendah. Jagalah kesetiaan pada hubungan anda.

- Hindari pemberian air susu (ASI). Bila ibu hamil dalam keadaan HIV positif. Sebaiknya carilah informasi yang cukup tentang resiko dan kemungkinan hal-hal yang akan terjadi pada ibu dan bayi.

- Hindari transfusi darah yang tidak diskrining untuk HIV. Bila anda hendak menjalani transfusu darah, pastikan darah tersebut telah diskrining dan dinyatakan bebas HIV oleh PMI, agar kita terhindar dari bahaya HIV/ AIDS. Pengayaan

1. obat serta bahan-bahan aktif yang apabila dikonsumsi oleh organisme hidup, maka dapat menyebabkan kerja biologi serta menimbulkan ketergantungan atau adiksi yang sulit dihentikan dan berefek ingin menggunakannya secara terus- menerus.

2. jenis-jenis psikotropika:

- Psikotropika yang tidak digunakan untuk tujuan pengobatan dengan potensi ketergantungan yang sangat kuat, contoh: LSD, MDMA dan mascalin.

- Psikotropika yang berkhasiat terapi tetapi dapat menimbulkan ketergantungan seperti amfetamin.

- Psikotropika dari kelompok hipnotik sedatif, seperti barbiturat. Efek ketergantungannya sedang.

- Psikotropika yang efek ketergantungannya ringan, seperti diazepam, nitrazepam.

3. HIV adalah singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Virus ini secara pelan-pelan mengurangi kekebalan tubuh manusia

4. Melakukan tindakan pengobatan dan rehabilitasi, antara lain dengan cara: menggalang kerja sama di antara komunitas- komunitas yang menyelenggarakan pengobatan atau rehabilitasi dan menambah lembaga-lembaga yang mengelola pencegahan penularan HIV/AIDS

5. Penularan HIV juga dapat terjadi pada oral seks (hubungan seksual melalui mulut), walaupun lebih jarang

(hubungan seksual melalui mulut), walaupun lebih jarang I. 1. B 11. A 21. D 31. B

I.

1.

B

11. A

21. D

31. B

41. A

2.

D

12. D

22. D

32. E

42. D

3.

D

13. C

23. C

33. D

43. D

4.

B

14. E

24. B

34. E

44. C

5.

D

15. C

25. B

35. E

45. B

6.

C

16. B

26. D

36. C

46. C

7.

A

17. C

27. D

37. C

47. E

8.

E

18. B

28. A

38. A

48. B

9.

C

19. A

29. C

39. D

49. D

10.

C

20. B

30. A

40. D

50. E

II.

1. Tindakan bapak tersebut jelas merupakan pelanggaran HAM karena anak usia 12 tahun masih harus mengenyam pendidikan di sekolah

a.

b.

Mengajak dialog dengan keluarga tersebut

2. Pikiran seperti itu memang wajar karena situasi sedang kalut. Tapi hendaknya jangan sampai terjadi tindakan aborsi

a.

b.

Gereja Katolik menolak dengan keras tindakan aborsi karena hidup manusia merupakan anugerah Tuhan (Kej 1)

c.

Mengajak untuk terbuka terhadap keluarga dan mencari solusi yang terbaik

3. Narkoba: narkotika, psikotropika dan obat-obat berbahaya

a.

b.

berat badan turun drastis, sering menguap, mengeluarkan air mata, sangat sensitif dan cepat bosan, bila ditegur atau dimarahi akan menunjukkan sikap membangkang sering melupakan tanggung jawab dan tugas-tugas rutinnya, sering berbohong dan ingkar janji dll

c.

user – abuser – pecandu

d.

mengajak terbuka terhadap keluarga dan mencari jalan yang terbaik