Anda di halaman 1dari 12

Rangkaian Interface

penghubung TTL dan CMOS


1.
2.
3.

Agung Okta Priyadi


Nur Aisyah Az Zahra
Rengky Anugra

Transistor Transistor Logic


TTL merupakan singkatan dari Transistor
Transistor Logik, yang berarti dalam sebuah sirkuit
terintegrasi (IC), terdapat transistor-transistor
yang bekerja sebagai switching (ON atau OFF).
TTL adalah kelompok dari rangkaian digital yang
terdiri dari BJT dan transistor.
TTL memiliki cirri, yaitu kode sirkuit
terintegrasinya menggunakan kode 74xxx (untuk
penggunaan umum) dan 54xxx (untuk
penggunaan khusus, seperti militer). Tegangan
sumber untuk TTL berkisar dari 4,75v s/d 5,25v.

Karakteristik TTL:
1. Disipasi daya biasanya berkisar 10 mW per
gate / gerbang.
2. Delay 10 nS ketika mendrive beban 15
pF/400 ohm.
3. Range tegangan dari 0(nol) untuk Vcc
,dimana Vcc berkisar 4.75V - 5.25V. Tegangan
antara 0V - 0.8V dianggap logik 0 oleh TTL.
Range tegangan 2V - Vcc dianggap logik 1.

CMOS
CMOS(Complementary Metal-Oxide Semiconductor)
adalah sebuah teknologi dari semikonduktor yang
digunakan pada transistor transistor dan digunakan
pada mikro chip computer saat ini. Semikonduktor
yang dimaksud terbuat dari silicon dan germanium,
material yang bisa berfungsi sebagai konduktor juga
isolator, itulah sebabnya mengapa disebut sebagai
semikonduktor.
Transistor CMOS hamper tidak menyerap energy
ketika tidak digunakan. Transistor CMOS akan lebih
cepat panas ketika dialiri arus, dibanding dengan TTL.
Tegangan sumber untuk CMOS berkisar dari 3v s/d 15v

Karakteristik CMOS:
1. Disipasi daya bergantung kepada tegangan dari catu daya, frekuensi,
beban output, and rise time input. Pada frekuensi 1 MHz dan beban 50
pF,disipasi daya umumnya 10 nW per gerbang.
2. Delay bergantung pada catu daya biasanya berkisar antara 25 nS
sampai 50 nS.
3. Rise time dan Fall time biasanya 20 - 40% lebih lama dari delay.
4. Ketahanan terhadap noise 50% atau 45%.
5. Level sinyal logic sama dengan catu daya ketika impedansi input tinggi.

Perbandingan TTL dengan CMOS:


1. CMOS lebih mahal dari TTL untuk
spesifikasi dan fungsi yang hampir sama.
Tapi, bagaimanapun teknologi CMOS
biasanya lebih ekonomis pada sebuah
system karena chip CMOS semakin kecil
dan hanya membutuhkan sedikit regulasi.

2. Rangkaian CMOS tidak banyak menggunakan


daya seperti pada rangkaian TTL ketika tidak
digunakan. Tapi pada CMOS, peningkatan serapan
daya lebih cepat seiring clock yang diberikan
dibanding TTL. Lebih sedikit energy yang
diperlukan sehingga desain lebih sederhana dan
murah.
3. Karena rise time dan fall time lebih panjang,
transmisi data digital menjadi lebih sederhana
dan tidak mahal dengan menggunakan chip
CMOS.
4. Komponen CMOS akan rusak ketika menerima
listrik statis, berbeda dengan TTL. Sehingga CMOS
biasanya diberi pelindung plastic anti listrik statis.

TTL KE CMOS
menggunakan pull up resistor
menggunakan NPN transistor
menggunakan open collector buffer IC
(7406)
CMOS KE TTL
menggunakan CMOS buffer IC (4096)
menggunakan CMOS buffer IC (4096)
yang lain

Rangkaian interface
Rangkaian interface atau antarmuka berfungsi untuk
mengkomunikasikan 2 (dua) sistem elektronika yang bekerja
pada level tegangan berbeda.
Sistem TTL menggunakan tegangan kerja +5 volt DC
sedangkan CMOS menggunakan tegangan kerja yang tidak
pasti mulai dari +3 volt sampai +15 volt DC. Perbedaan
tegangan kerja ini akan mengakibatkan kegagalan komunikasi
data, apabila rangkaian TTL dihubungkan ke rangkaian CMOS
secara langsung. Interface optic sistem TTL ke CMOS adalah
rangkaian yang berfungsi mengkomunikasin data antara
sistem TTL dan CMOS agar dapat saling dimengerti oleh kedua
sistem tersebut dengan baik. teknik interface antara sistem
TTL dan sistem CMOS dapat dilakukan secara optic. Teknik
interface tersebut dapat dilakukan menggunakan rangkaian
interface optic sistem TTL ke CMOS berikut.

Interface optic sistem TTL ke CMOS


adalah rangkaian yang berfungsi
mengkomunikasin data antara sistem TTL
dan CMOS agar dapat saling dimengerti
oleh kedua sistem tersebut dengan baik.
teknik interface antara sistem TTL dan
sistem CMOS dapat dilakukan secara
optic. Teknik interface tersebut dapat
dilakukan menggunakan rangkaian
interface optic sistem TTL ke CMOS
berikut.

Gambar : Interface rangkaian pengubah level TTL


ke CMOS

Gerbang BUFFER atau PENYANGGA adalah suatu gerbang


digital yang akan berfungsi memperkuat dan meneruskan
nilai 1 pada outputnya jika inputnya bernilai 1, selain itu
akan bernilai 0.