Anda di halaman 1dari 34

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP

JS 1431 H

@sofrultanvis

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

KATA PENGANTAR
Syukur Alhamdulillah, Segala puji hanyalah milik Allah SWT, Tuhan Penyeru sekalian
alam. Dia yang memberikan hidayah kepada kita tuk selalu istiqomah dalam menapaki jalan
dawah ini. Shalawat serta salam, semoga selalu tercurah kepada baginda Nabi Besar
Muhammad SAW, yang telah menjadi contoh bagi umatnya serta berperan aktif dalam
membina umat kepada petunjuk jalan yang telah diwahyukan untuk menciptakan peradaban
orang-orang yang beriman kepada Allah SWT.
Pembinaan adalah sebuah keniscayaan. Keniscayaan yang dibangun untuk kembali
menata peradaban dan menginginkan kejayaan. Dengannya, kita mampu mengembalikan
esensi nilai-nilai islam di dalam pribadi setiap muslim. Sudah menjadi kewajiban bagi kader
dakwah, bahwa membina dan terbina adalah proses tuk membentuk kepribadian
islam(syaksiyah Islamiyah).
Jalan dakwah ini sangatlah terjal dan jauh, entah sampai kapan muslim itu akan terus
berjalan diatasnya. Keyakinan dan kesabaran menjadi puncak kenikmatan tuk terus istiqomah
dalam meniti jalan ini. Tidak sedikit kader dakwah yang menepi karena merasakan beratnya dan
kebosanan dalam dakwah ini. Maka dari itu,beratnya dalam menapaki jalan ini, sudah pasti kita
harus punya stamina untuk mengisi kembali energi kita dengan pembinaan ruhiyah.
Kurikulum Shalahuddin Learning Group yang sebelumnya seringkali kita sebut Kurikulum
kepemanduan Di JS, mencoba menyajikan satu diantara sekian washilah pembinaan yang
berupa materi talim atau halaqah. Kurikulum ini dibuat berdasarkan materi kaderisasi JS dan
disesuaikan dengan materi pada Grand Design JS 1431 H. Kami berharap, kurikulum ini
memudahkan antum/na, para mentor SLG dalam melakukan aktivitas pembinaan di
Shalahuddin. Kami juga berharap agar hal ini mampu menjembatani bahan kajian dalam
aktivitas SLG. Namun demikian, apa yang ada di dalam kurikulum ini bukanlah segala-galanya,
terlebih lagi bahwa kurikulum inin masih jauh dari sempurna. Dan semoga ada kritik dan saran
membangun dalam menyusun kurikulum kepemanduan ini untuk kedepannya.
Syukron katsiron saya ucapkan teruntuk kawan-kawan saya yang berada di BKK (Sofiet,
Avis, dan Intan), karena dengan kegigihan antum semua, semoga kurikulum ini menjadi saksi
untuk kita agar bisa digunakan untuk kepemanduan selanjutnya. Terima kasih kepada ketua
Jamaah Shalahuddin 1431 H (Aqil), yang telah mengizinkan dan sekaligus memberikan
semangatnya dalam menemani perjalanannya selama di Shalahuddin. Terima kasih untuk
kawan-kawan shalahuddin 1431 H, tanpa adanya Antum/na tidak akan ada impian dan inspirasi
kami, tuk memberikan yang kami bisa berikan tuk Antum dan Dakwah ini.
Terakhir, adalah sebuah harapan besar dan cita-cita untuk melakukan pembinaan di JS
agar bermetamorfosa menjadi kader yang siap tuk membina generasi kader JS selanjutnya.
Akhir kata, tak ada roti yang dibuat tanpa ragi, tak ada dakwah yang dilakukan tanpa adanya

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
pembinaan. Semoga Bermanfaat dan tetap semangat memberikan kontribusi kita dalam
mencetak kader bukan hanya memperbanyak jumlah kader.
Jazakumullah Khoir Katsiron...

Kepala Sekolah
Shalahuddin Learning Group JS 1431 H

Nasrullah

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
Kurikulum Shalahuddin Learning Group JS 1431 H
Kurikulum SLG Jamaah Shalahuddin merupakan bagian dari Materi Kaderisasi secara
keseluruhan. Penyusunan Kurikulum SLG ini mengacu pada Materi Kaderisasi Jamaah
Shalahuddin dan materi dalam Grand Design Jamaah Shalahuddin 1431 H, yaitu :
Kurikulum SLG tuk Angkatan 2009:
- Fiqh Dakwah (Pengertian & Ruang lingkup, Tujuan, Urgensi & Tabiat Jalan
Dakwah)
- Tahsin (pilihan I/II/III)
- Tafsir Surat As-Shof : 1-5
- Tafsir Surat An-Nur : 27-29
- Risalah Pergerakan Pemuda Islam
- Problematika Umat
- Manajerial I/II
- Ke-Js-an I/II
Kurikulum SLG tuk Angkatan 2008:
- Al Wala wal Bara
- Amar Maruf Nahi Mungkar
- Fiqh Dakwah (Materi & Prioritas Dakwah, Metode Dakwah, dan Amal
Jamai)
- Tafsir Surat As-Shof : 6-9
- Risalah Pergerakan Pemuda Islam
- Tazkiyatun Nafs
- Analisis Shiroh Nabawiyah I dan II
- Tahsin (pilihan I/II/III)
- Manajerial II/III
- Ke-Js-an I/II
Kurikulum SLG tuk Angkatan 2007:
- Ideologi, Pemikiran, dan Pergerakan Islam dan Non Islam (Ghozwul fikr).
- Tafsir As-Shof : 10-14
- Tazkiyatun Nafs
- Fiqih Dakwah (Sifat Seorang Dai, Amal Jamai)
- Tahsin(pilihan I/II/III)
- Manajerial III
- Ke-Js-an II
Keterangan tambahan:
Wawasan ke-JS-an:
Visi dan misi JS, dengan dinamika perubahannya
Sejarah Jamaah Shalahuddin
Realitas Jamaah Shalahuddin
Tata Gerak dan Tata Barisan, serta GBHK dan seluruh aturan yang
berlaku di JS
Perangkat- Perangkat Jamaah Shalahuddin
Peran Strategis Jamaah Shalahuddin

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Skills Manajerial:
Manajemen Diri: motivasi diri, pengembangan diri, dan manajemen waktu
Manjemen Tim: team work building, komunikasi efektif, dan manajemen
konflik
Manajemen Kegiatan: Analisa Sosial, Desain Kegiatan, Proposaliat,
negosiasi dan lobbying, fundraising, dan manajemen data.
Manajemen Organisasi: Perencanaan Kader, SWOT Organisasi,
Perencanaan Strategis.

Selain itu, tersedia materi pendalaman islam (tambahan) yang bisa disampaikan bila
diperlukan yaitu:
1. Marifatullah
2. Marifatur Rasul
3. Maritul Islam
4. Syahadatain
5. Fiqih Thaharah, Shalat, dan Puasa
6. Fiqh Zakat dan Kurban
7. Fiqh Jenazah, muamalah, dan pernikahan
8. Sejarah Umat Islam di dunia(masa periode Rasulullah s.d. Turki Usmani)
9. Sejarah Umat Islam di Indonesia
10. Akhlaq Islam( Adab bertamu, adab bertetangga, Adab dalam Syuro, Adab dalam
berjamaah, dll)
Catatan :
Tuk materi tambahan referensi bisa dicari sendiri dan disesuaikan kebutuhannya sesuai
dengan peserta.
Tuk mengetahui info selanjutnya, silakan tuk menghubungi :
Ikhwan : Sofiet 08999337725 dan Nasrul 08985194494
Akhwat : Intan 08985023738 dan Avis 08985127127
Atau bisa melalui email : bkk_js_1431@yahoo.co.id

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR KEPALA SEKOLAH SLG JS 1431 H............................................... i
KURIKULUM SLG JS 1431 H...........................................................................................................1
PROBLEMATIKA UMAT..................................................................................................................4
SERI MANAJEMEN I..............................................................................................................5
SERI MANAJEMEN II............................................................................................................6
SERI MANAJEMEN III...........................................................................................................7
KE-JS-AN I...............................................................................................................................8
KE-JS-AN II..............................................................................................................................9
AL WALA WAL BARA..........................................................................................................10
AMAR MARUF NAHI MUNGKAR......................................................................................11
ANALISIS SHIROH NABAWIYAH I....................................................................................12
ANALISIS SHIROH NABAWIYAH II...................................................................................13
FIQH DAKWAH I....................................................................................................................15
FIQH DAKWAH II...................................................................................................................16
FIQH DAKWAH III.................................................................................................................17
TAFSIR SURAT ASH-SHAFF 1-5..........................................................................................19
TAFSIR SURAT ASH-SHAFF 6-9..........................................................................................20
TAFSIR SURAT ASH-SHAFF 10-14......................................................................................21
TAFSIR SURAT AN NUR 27-29............................................................................................22
RISALAH PERGERAKAN PEMUDA ISLAM......................................................................23
GHAZWUL FIKR....................................................................................................................25
TAZKIYATUN NAFS.............................................................................................................26
TAHSIN I.................................................................................................................................27
TAHSIN II................................................................................................................................29
TAHSIN III...............................................................................................................................31

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Problematika Umat
Target

Peserta memahami realitas umat Islam kontemporer dengan segenap potensi, problematika dan
upaya-upaya untuk melakukan kebangkitan umat.
Peserta mampu menarik realitas makro ke dalam realitas mikro dimana peserta berada dengan
merumuskan problematika, mencari alternatif solusi dan melakukan prioritas-prioritas langkah.

Bahasan Materi

Bentuk-bentuk problematika umat di lapangan di berbagai bidang (ipoleksosbudhankampendkes)


Penyebab utama problematika umat
Internal

Krisis Pemahaman dan Aplikasi Ajaran Islam


Runtuhnya Khilafah
Perpecahan Umat Islam dan Fanatisme Madzhab
Pluralisme Gerakan
Tingkat Intelektualitas

- Gap antara kaum terpelajar dan massa


Eksternal
Fenomena ghozwul fikri (definisi, latar belakang, jenis, target, dan sasaran)
Kunci utama penyelesaian problematika umat
Dakwah
Tarbiyah

Maraji

Abu Ridha, Pengantar Memahami Ghazwul Fikri 01, Ishlahy Press


Nabil bin Abdurrahman Al-Muhaisy, Virus Fikrah: Melemahkan Ketahanan Ummat, Wala Press
Thaha Jabir Al-Alwani, Krisis Pemikiran Islam: Diagnosis dan Resep Pengobatan, LKPSI
Data-data BPS, Bank Dunia, dsb

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

SERI MANAJEMEN I
Manajemen Diri: Motivasi Diri, Pengembangan Diri, Dan Manajemen Waktu,
Target
Peserta dapat menstimulus dirinya untuk berprestasi secara maximal bagi dirinya
sebagai pribadi maupun sebagai aktifis JS.
Peserta dapat membuat target prestasi diri dan memotivasi diri untuk dapat mencapai
target tersebut.
Peserta dapat meningkatkan daya kreativitas pemikirannya.
Peserta memiliki karakter yang memiliki cara pandang yang positiv.
Peserta memahami dan merasakan pentingnya satuan-satuan waktu yang terus
berjalan.
Peserta dapat menstimulus dirinya untuk mengoptimalkan potensi yang ada pada tiap
satuan waktu yang terus berjalan.

Bahasan Materi

Motivasi Diri
Pengertian, teori dan proses motivasi diri
Motivasi diri untuk memacu prestasi
Pengembangan Diri
Konsep diri
SWOT diri
Lifegoal (target, pelaksanaan dan evaluasi)
Manajemen Waktu

Tafsir surat Al-Ashri


Urgensi dan sifat waktu
Optimalisasi pemanfaatan waktu

Langkah-langkah strategis memanajemen waktu

Maraji

Covey, S.R., Tujuh Kebiasaan Manusia yang sangat efektif, Gramedia


Tasmara, Toto, Etos Kerja Pribadi Muslim, Dana Bakti Wakaf
Mursi, A.M, Dr, SDM yang produktif, GIP
Van Fleet, James, 25 Steps to power and Mastery Over People, Parker Pub. Inc, New York, 1983
Stine, J.M., Mengoptimalkan Daya Pikir, Pustaka Delapratosa
Abdullah Gymnastiar, Kiat praktis manajemen waktu, Daaru Tauhid, Bandung.
Abdul Malik Al-Qasim, Waktu Nafas yang takkan kembali, Pustaka Al-Kautsar, Jakarta.
Normon U. Peale, Anda Pasti Bisa Bila Anda Pikir Bisa, Proffesional Book.

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

SERI MANAJEMEN II
Manajemen Tim: Tim Work Building, Komunikasi Efektif, dan Manajemen Konflik
Target

Peserta paham akan urgensi membentuk sebuah tim efektif.


Peserta dapat membentuk tim atau kelompok yang efektif dan dapat menjadi bagian di dalamnya
Peserta memahami beberapa teori dasar komunikasi.
Peserta mampu berkomunikasi secara efektif dan dapat menghilangkan hambatan-hambatan yang muncul
dalam berkomunikasi..
Peserta paham akan posisi sebuah konflik dalam suatu proses interaksi dalam aktivitas sosial.
Peserta mampu menyelesaikan dan memanajemen suatu konflik.

Bahasan Materi

Tim Work Building


Urgensi pembentukan tim yang solid
Aspek dan langkah pengelolaan tim demi terwujudnya tim yang solid
Shared meaning, shared vision, shared values
Pembagian bidang kerja yang jelas
Kepemimpinan yang matang
Komunikasi yang efektif dan efisien
Controlling dan monitoring tim
Evaluasi tim
Permasalahan di lapangan yang sering terjadi untuk mewujudkan tim yang solid
Komunikasi Efektif
Pengertian komunikasi.
Proses komunikasi
Jenis-jenis komunikasi
Pengertian dan urgensi komunikasi efektif.
Faktor-faktor yang mempengaruhi komunikasi efektif.
Memperbaiki proses komunikasi efektif
Manajemen Konflik
Definisi dan jenis-jenis konflik.
Proses konflik.
Penyelesaian konflik.

Maraji
-

James.A.F. Stones, R.E. Freemon, D.R. Gilbert, Manajemen jilid 1 dan 2, Prenhallindo, Jakarta.
Stephen P. Robins, Perilaku organisasi jilid 1 dan 2, Prenhallindo, Jakarta.
Hastings, Colin, Bixby, Peter dan Chaudhry Lawton, Rani The Superteam Solution, Gower 1986
Pauline Barrets, Management Teams : Why they succed or fail,Heinemman, 1981
Jalaluddin Rakhmat, Psikologi Komunikasi, Remaja Rosdakarya, Jakarta.
Patrick For Syth, Agreed, Gramedia, Jakarta.

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

SERI MANAJEMEN III


(Manajemen Organisasi: Perencanaan Kader, SWOT Organisasi, Perencanaan Strategis)

Target
1. Peserta dapat memahami urgensi perencanaan kader
2. Peserta mampu melakukan ansos dan swot organisasi
3. Peserta mampu membuat perencanaan strategis organisasi
Bahasan Materi
1. Perencanaan Kader
2. SWOT Organisasi
3. Perencanaan Strategis
Bahasan Materi
Materi keJSan tentang perencanaan kader, SWOT organisasi, dan perencanaan strategis
organisasi ini dapat disampaikan oleh mentor secara langsung kepada peserta, dan akan lebih
baik jika dilakukan praktek langsung oleh mentee tentang ansos orgasnisasi dan pembuatan
perencanaan kader. Praktek ini tentu masih dalam bimbingan mentor.
Maraji
-

James.A.F. Stones, R.E. Freemon, D.R. Gilbert, Manajemen jilid 1 dan 2, Prenhallindo, Jakarta.
Stephen P. Robins, Perilaku organisasi jilid 1 dan 2, Prenhallindo, Jakarta.

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

KE-JS-AN I
Target

Peserta memahami sejarah dan latar belakang lahirnya Jamaah Shalahuddin, serta visi dan misi
yang diembannya
Peserta memahami kondisi kontemporer Jamaah Shalahuddin (struktur, perangkat hukum, dsb)
dan memahami posisi strategis Jamaah Shalahuddin

Bahasan Materi

Visi dan misi JS, dengan dinamika perubahannya


Sejarah Jamaah Shalahuddin
Realitas Jamaah Shalahuddin
Tata Gerak dan Tata Barisan, serta GBHK dan seluruh aturan yang berlaku di JS
Perangkat- Perangkat Jamaah Shalahuddin
Peran Strategis Jamaah Shalahuddin
LDK
Payung SKI
UKKI
Lembaga Pergerakan

Maraji

TGTB dan Grand Design JS dari masa ke masa


Al bayan 1420-1421, Sekertariat Jamaah Shalahuddin
Boulevard, edisi 2/IV/1997 (20 Tahun Jamaah Shalahuddin)
Masjid Arief Rahman Hakim, Penerbit ARH UI
Proceding FSLDK Nasional XI di Universitas Indonesia- Jakarta, 2000
Proceding FSLDK X di Universitas Muhammadiah Malang, 1998
LPJ Kepengurusan Jamaah Shalahuddin

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

KE-JS-AN II
Target
1. Peserta dapat menganalisis problematika/ kondisi JS di masa sekarang
2. Peserta mampu menentukan akar permasalahan
3. Peserta mampu membuat analisis SWOT dari kondisi kontemporer JS
Bahasan Materi
1. Kondisi JS kontemporer,
2. SWOT
Metode Pembelajaran
Materi keJSan tentang kondisi kontemporer Js dan analisi SWOTnya dapat disampaikan oleh mentor
secara langsung kepada peserta, dan akan lebih baik jika dilakukan praktek langsung oleh mentee tentang
ansos kondisi Js kontemporer sekaligus SWOT. Praktek ini tentu masih dalam bimbingan mentor. Titik
tekannya adalah, mentee terasah kepekaan terhadap kondisi JS, dan mampu berpikir secar ilmiah dengan
menganalisis dan melakukan SWOT.
Maraji
Wandi Sumarno, Study Barrier di Jamaah Shalahuddin UGM, Skripsi, 2007
Tim Penyusun Materi TKJS2, BKK 1425 H-1430 H

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Al Wala Wal Bara


Target

Peserta memahami konsepsi atas al wala wal bara


Peserta mampu mengimplementasikan konsepsi al wala wal bara di semua segi kehidupan

Bahasan Materi

Definisi al Wala wal Bara


Bahasa
Istilah
Al wala wal Bara dalam al Quran

Al wala wal bara dalam kehidupan Rasul dan Shahabat


Kedudukan al wala wal bara dalam Islam

9:24; 2:165; 3:128; 3:141; 5:51

Bagian penting dari makna syahadat (syarat sahnya syahadat)


Penyempurna keimanan
Jika konsep ini tidak dijalankan menjadi kafir
Sebab utama hati bisa rasakan manisnya iman
Meraih pahala yg sangat besar
Al wala wal bara dalam 3 hal
Hati
Perkataan
Perbuatan

Maraji

Muhammad Bin Said Al Qahthani, al-wala wal-bara, Era Intermedia

10

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Amar Maruf Nahi Munkar


Target

Peserta memahami konsepsi amal maruf nahi munkar


Peserta mampu mengimplementasikan konsepsi amal maruf nahi munkar

Bahasan Materi

Definisi amal maruf nahi munkar


Bahasa
Istilah
Urgensi menjalankan amar maruf nahi munkar
Al wala wal Bara dalam al Quran dan hadist
Amar maruf nahi munkar dalam kehidupan Rasul dan Shahabat
Ajakan melakukan amar maruf nahi munkar
Keuntungan melakukan amal maruf nahi munkar
Memperbaiki kondisi umat
Mendapat kemuliaan di sisi Allah

Maraji

Ibnu Taimiyah, Amar maruf nahi munkar,Pustaka at Tibyan

11

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Analisis Shiroh Nabawiyah I


Target
1. Meningkatkan marifaturrasul dan ittiba kepada Rasul
2. Mengetahui perjalanan perjuangan Nabi dalam menyebarkan risalah kenabian,
karakteristiknya di era sebelum kenabian, marhalah makkiyah, dan hijrah.

serta

3. Memahami urgensi shiroh nabawiyah dan mampu mengkorelasikannya dalam melakukan gerak
dakwah di era sekarang, khususnya gerak dakwah Jamaah Shalahuddin.

Bahasan Materi
1. Rasulullah di era sebelum kenabian
2. Karakteristik Marhalah Makkiyah meliputi
- datangnya wahyu
- penyebaran risalah, dan pembinaan di rumah Arqam hin abi arqam (sirriyatud dawah)
- Dawah terang-terangan
- siasat perundingan dan boikot ekonomi
- hijrah ke habasyah
- tahun berduka
-isra miraj
3. fase hijrah, meliputi
- Rasul mendatagi kabilah-kabilah
- perjanijian Aqabah 1.
- perjanjian Aqabah 2,
- perjalanan hijrah nabi

Metode Pembelajaran
Materi pembelajaran untuk tiap point bisa dilakukan dalam beberapa pertemuan. Metode yang
direkomendasikan melalui penyampaian langsung dari mentor, bedah materi dari buku shirioh nabawiyah
oleh mentee(microteaching), atau diskusi diman sebelum mentoring, mentee membaca terlebih dahulu
materi yang akan didiskusikan. Harapannya pembahasan terkait shiroh ini tidak hanya mengulas
sejarah/kejadian semata, tapi juga strategi dakwah yang termuat di dalamnya.

Maraji
1. Buku shiroh nabawiyah
2. buku manhaj haroki bagian pertama

12

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Analisis Shiroh Nabawiyah II


Target
1. Meningkatkan marifaturrasul dan ittiba kepada Rasul
2. Mengetahui perjalanan perjuangan Nabi dalam menyebarkan risalah kenabian,
serta
karakteristiknya di marhalah madaniyah, fathu Mekkah hingga meninggalnya Rasul dan sekilas
perjuangan setelahnya.
3. Memahami urgensi shiroh nabawiyah dan mampu mengkorelasikannya dalam melakukan gerak
dakwah di era sekarang, khususnya gerak dakwah Jamaah Shalahuddin.

Bahasan Materi
a. Karakteristik Marhalah Madaniyah meliputi
A. penataan basis sosial (pendirian masjid, ta'akhi, piagam madinah)
B. ekspansi dakwah (peperangan):
1. Perang Badar
2. perang uhud
3. perang dzatur riqa
4. perang bani musthaliq
5. haditsul ifki
6. perang khandak
7. perang bani Quraidhah
b. Menuju Fathu Mekkah
1. perjanjian hudaibiyah
2. perang khaibar
3. pengiriman surat ke raja-raja
4. perang mutah
5. fathu mekkah
6. perang hunain
7. perang tabuk
8. orang berduyun-duyun masuk islam
9. dikirimnya pasukan Usamah bin Zaid
c.Sebelum hingga setelah Rasul meninggal

13

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
1. Rasulullah dan sakaratul maut
2. uraian singkat kondisi muslim setelah Rasul meninggal.

Metode Pembelajaran
Materi pembelajaran untuk tiap point bisa dilakukan dalam beberapa pertemuan. Metode yang
direkomendasikan melalui paenyampaian langsung dari mentor, bedah materi dari buku shiroh nabawiyah
oleh peserta(microteaching), atau diskusi diman sebelum mentoring, mentee membaca terlebih dahulu
materi yang akan didiskusikan. Harapannya pembahasan terkait shiroh ini tidak hanya mengulas
sejarah/kejadian semata, tapi juga strategi dakwah yang termuat di dalamnya.

Maraji
1. buku shiroh nabawiyah karya
2. buku manhaj harokiy bagian pertama dan kedua

14

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Fiqh Dakwah I
(Pengertian & Ruang lingkup, Tujuan, Urgensi & Tabiat Jalan Dakwah)
Target
Setelah mendapatkan materi ini, peserta diharapkan akan mampu:
1. Memahami pengertian dakwah baik secara bahasa maupun istilah.
2. Memahami bentuk-bentuk amalan dakwah
3. Memahami tujuan da'wah

Bahasan materi
1.

Pengertian da'wah, secara bahasa dan secara istilah

2.

kegiatan dakwah, meliputi:

- merubah jahiliah kepada pengetahuan


-merubah pengetahuan menjadi fikrah
-merubah fikrah menjadi aktifitas
-merubah amal menjadi hasil
- merubah hasil menjadi tujuan dakwah
3.

tujuan dakwah

a. memberi pengetahuan dan menambah ilmu


b. menambah fikrah- latihan bekerja
c. merapatkan barisan-koordinasi kerja-pengawasan kegiatan

Metode pembelajaran
Materi fiqh dakwah bagian pertama dapat disampaikan oleh mentor secara langsung kepada peserta, atau
melalui metode bedah buku, microteaching, ataupun kunjungan ke tokoh atua ustadz yang berkafaah.
Materi ini tidak diharuskan selesai dalam satu kali pertemuan. Apabila materi disampaikan secara
langsung oleh mentor, harapannya mentor bisa menyampaikan materi dengan ringan dan memberikan
ilustrasi(contoh kasus) setiap point materi. Titik tekannya adalah, mentee paham tentang apa, bagaimana,
dan untuk apa berdakwah? Sehingga bisa menjadi kerangka berpikir untuk beramal.

Maraji
Buku Kepribadian Dai karya Dr. Irwan Prayitno, penerbit: Pustaka Tarbiatuna.

15

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Fiqh Dakwah II
(Materi, Prioritas, dan Metode Dakwah)
Target

Peserta memahami apa itu materi dakwah dan mampu menyusun materi dakwah berdasarkan
kebutuhan objek dakwah
Peserta memahami apa itu prioritas dakwah dan mampu menyusun prioritas dakwah berdasarkan
kondisi internal dan eksternal dakwah
Peserta memahami metode dakwah dari masa ke masa dan menghubungkannya dalam konteks
kekinian sehingga mampu menetapkan metode dakwah dalam lingkup dakwah kampus

Bahasan Materi

Materi Dakwah
Apa itu materi dakwah
Menyusun materi dakwah
Analisis diri
Analisis objek dakwah
Menyusun kebutuhan objek dakwah
Menyusun materi dakwah berdasarkan kebutuhan objek dakwah dan kondisi diri
Prioritas dakwah
Apa itu prioritas dakwah
Menyusun prioritas dakwah
Analisis diri
Analisis siapa saja dan kondisi objek dakwah

Menyusun skala prioritas dakwah


Metode dakwah

Apa itu metode dakwah


Metode dakwah dari masa ke masa
Nabi-nabi sebelum Rasulullah
Zaman rasulullah
Zaman khulafaur rasyidin hingga pra milenium ketiga
Metode dakwah kontemporer
Dakwah kampus

Maraji
-

Muhammad Husain Fadhlullah, Metodologi Dakwah dalam Al Quran: Pegangan bagi Para Aktivis, Lentera
Jumah Amin Abdul Aziz , Fikih Dakwah, Intermedia
M. Natsir, Fiqh Dawah, Media Dakwah-IIFSO

16

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Fiqh Dakwah III


(Sifat Seorang Dai, Amal Jamai)
Sifat Seorang Dai
Target
1. Peserta mengetahui hakikat dirinya sebagi dai
2. Peserta mengetahui kompetensi/ kepribadian yang dimiliki sebagi seorang dai
3. Peserta termotivasi untuk memperbaiki diri

Bahasan Materi
1. Makna nahnu duat qabla kulli syaiun
2. Tujuan besar bagi dai ( takwinul ummah, menegakkan dinullah)
3. Muwashofat/ SMK

Metode Pembelajaran
Materi Kepribadian dai Islam ini dapat disampaikan oleh mentor secara langsung kepada peserta, atau
melalui metode bedah buku, microteaching, ataupun kunjungan ke tokoh atau ustadz yang berkafaah.
Apabila materi disampaikan secara langsung oleh mentor, harapannya mentor bisa menyampaikan materi
dengan ringan dan memberikan ilustrasi(contoh kasus) setiap point materi. Materi ini tidak diharuskan
selesai dalam satu kali pertemuan. Titik tekannya adalah, mentee lebih memahami tentang hakikatnya
sebagai dai.

Maraji
1. Kepribadian da'i karya Dr. Irwan Prayitno, penerbit: Pustaka Tarbiatuna.
2. muwashofat/SMK kader

Amal Jama'i
Target
1. Memahami definisi amal jamai
2. Memahami urgensi amal jamai
3. Mampu mengaplikasikan materi ke dalam kegiatan amaly di Js

Bahasan Materi
A. Definisi amal jami
1. Alasan amal jamai
2. Fitrah kauniyah
3. Kebutuhan manusia
4. Perintah Syariat

17

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
5. Kaidah Ushul Fiqh
6. Kebutuhan mendesak gerakan dakwah
B. Bentuk amal jami
-

Media pengikat persaudaraan

C. Nilai lebih amal jami


1. Keseriusan amal
2. Pembagian amal dan kewajiban
3. Pembatasan wewenang
4. Pengaturan hubungan interpersonal
5. Terbebas dari perebutan jabatan/kepemimpinan
D. Bahaya yang mengancam amal jamai
1. Factor internal
2. Factor eksternal

Metode Pembelajaran
Materi Amal jamai ini dapat disampaikan oleh mentor secara langsung kepada mentee, atau melalui
metode bedah buku, microteaching, simulasi, ataupun kunjungan ke tokoh atau ustadz yang berkafaah.
Apabila materi disampaikan secara langsung oleh mentor, harapannya mentor bisa menyampaikan materi
dengan ringan dan memberikan ilustrasi(contoh kasus) setiap point materi. Materi ini tidak diharuskan
selesai dalam satu kali pertemuan. Titik tekannya adalah, mentee lebih memahami tentang amal jamiaI
dan dapat mengaplikasinnya dalam melakukan kegiatan-kegiatan di JS pada khususnya,

Maraji
1. buku Kepribadian Da'i
2. buku Etika Jamaah karya Nur Ahmad

18

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Tafsir Surat Ash-Shaf: 1-5


Target
Setelah mendapatkan materi ini, diharapkan mentee dapat;
1. memaknai Al quran sebagi dustur melalui tafsirnya
2. menumbuhkan keinginan untuk mengkaji al quran hingga ke pemaknaannya
3. berusaha mengaplikasikan tafsir As Shaff
Bahasan Materi
tafsir As Shaff ayat 1-5
Metode Pembelajaran
Materi ini dapat disampaikan melalui tugas baca tafsir, atau membaca tafsir bersama dalam mentoring.
Namun lebih baik lagi jika materi tafsir ini disampaikan melalui silaturahim tokoh/ustadz yang berkafaah.
Maraji
1. tafsir ibnu katsir
2. tafsir Fi dzilalil quran
3. Asbabun nuzul

19

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Tafsir Surat Ash-Shaf: 6-9


Target

Peserta memahami tafsir ash-shaf 6-9


Peserta mampu menimplementasikan ash-shaf 6-9
Peserta mampu menghafal ash-shaf 6-9 beserta artinya

Bahasan Materi

Tekstual dari ash-shaf 6-9


Asbabun nuzul ash-shaf 6-9
Tafsir ash-shaf 6-9
Hikmah yang dapat dipetik dari ash-shaf 6-9

Maraji

Tafsir Ibnu Katsir


Qurais Shihab,Tafsir al Misbah volume 14, Pustaka hati
Sayyid Quthb, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Rabbani Press

20

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Tafsir Surat Ash-Shaf: 10-14


Target

Peserta memahami tafsir ash-shaf 10-14


Peserta mampu menimplementasikan ash-shaf 10-14
Peserta mampu menghafal ash-shaf 10-14 beserta terjemahannya

Bahasan Materi

Tekstual dari ash-shaf 10-14


Asbabun nuzul ash-shaf 10-14
Tafsir ash-shaf 10-14
Hikmah yang dapat dipetik dari ash-shaf 10-14

Maraji

Tafsir Ibnu Katsir


Qurais Shihab,Tafsir al Misbah volume 14, Pustaka hati
Sayyid Quthb, Tafsir Fi Zhilalil Quran, Rabbani Press

21

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Tafsir Surat An Nur : 27-29


Target
Setelah mendapatkan materi ini, diharapkan mentee dapat;
1. memaknai Al quran sebagi dustur melalui tafsirnya
2. menumbuhkan keinginan untuk mengkaji al quran hingga ke pemaknaannya
3. berusaha mengaplikasikan tafsir An Nuur 27-29

Bahasan Materi
Tafsir an Nuur 27-29

Metode Pembelajaran
Materi ini dapat disampaikan melalui tugas baca tafsir, atau membaca tafsir bersama dalam mentoring.
Namun lebih baik lagi jika materi tafsir ini disampaikan melalui silaturahim tokoh/ustadz yang berkafaah.

Maraji
1. tafsir ibnu katsir
2. tafsir Fi dzilalil quran
3. Asbabun nuzul

22

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Risalah Pergerakan Pemuda Islam


Target
Setelah mendapatkan materi ini, diharapkan mentee
1. memahami hakikat diri sebagai pemuda
2. memahami latar belkang atau faktor bahwa pemuda yang mengemaban dakwah ini secara utama
3. memahami kebijakan umum dan tujuan dakwah dalam ruang lingkup amal thullabi.

Bahasan Materi
1. faktor yang menyebabkan pemuda mengemban amal thullabi
a. kekuatan pemuda
b. memberi tanpa berpihak/ obyektif
c. kelompok yang selalu bekerja
d. wanita dan pria
e. syuro tanpa sikap diktator
f.

bersifat internasional

2. pengertian amal thullabi


3. kebijakan umum yang dijalankan oleh amal thullabi
a. aqidah islamiyah
b. al hurriyah (kemerdekaan)
c. al wahdah (kesatuan)
d. Al binaa (pembinaan)
e. As Syuuro (musyawarah)
f.

Al Akhlaaq

g. Al Hiwaar laa al unf ( dialog, bukan kekerasan)


h. Al Alaniyyah (terang-terangan)
i.

Al infitaah (terbuka)

j.

Ar riyaadah (Kepeloporan)

k. Al muassasiyyah (kelembagaan)
l.

Al awlawiyyah (memilki prioritas)

23

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
m. Al wathoniyah (kebangsaan)
n. Al aalamiyyah (internasional)
o. Al insaaniyyah (kemanusiaan)
2. Tujuan amal thullabi
-

Mempersiapkan pelajar/mahasiswa

Amal khidami

Mmeperhatikan lembaga pengajaran

Memelihara semangat ummat

Mendukung keadilan dunia

Metode Pembelajaran
Materi Risalah Pergerakan Pemuda Islam ini dapat disampaikan oleh mentor secara langsung kepada
peserta, atau melalui metode bedah buku, microteaching, ataupun kunjungan ke tokoh atau ustadz yang
berkafaah. Apabila materi disampaikan secara langsung oleh mentor, harapannya mentor bisa
menyampaikan materi dengan ringan dan memberikan ilustrasi(contoh kasus) setiap point materi. Materi
ini tidak diharuskan selesai dalam satu kali pertemuan. Titik tekannya adalah, mentee lebih memahami
tentang hakikatnya sebagai pemuda, urgensi dan peran sertanya dalam dakwah, juga tujuannya berdakwah
dalam ruang lingkup amal thullabi.

Maraji
Buku Risalah Pergerakan Pemuda Islam karya Musthafa Muhammad Thahan, penerbit: Visi Publishing.

24

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Ghazwul Fikr
Target

Peserta memahami apa itu ghazwul fikri, metode, sarana, dan bahayanya
Peserta mampu menjaga diri dari ghazwul fikr

Bahasan Materi

Definisi Ghazwul fikr


Bahasa
Istilah
Ghazwul fikr dalam al Quran
2:120; 61:8; 9:32
Latar belakang adanya ghazwul fikr
Kebencian kaum kuffar terhadap Islam
Kekelahan kaum kuffar ketika perang fisik
Ghazwul fikri sangat efektif untuk melemahkan Islam
Ghazwul fikri mampu menghasilkan keuntungan secara materi bagi kaum kuffar
Metode dan sarana ghazwul fikr
Pers dan media informasi
Pendidikan
Penerbitan
Hiburan
Klub-klub
Olahraga
Yayasan dan LSM
dsb
Bahaya ghazwul fikr
Tertipu pada ghazwul fikr
Kecenderungan pada kekafiran
Mengikuti kejahiliahan
Melawan ghazwul fikr
Tarbiyah
Dakwah
Berjamaah

Maraji

Abu Ridha, Pengantar Memahami Ghazwul Fikri 01, Ishlahy Press


Nabil bin Abdurrahman Al-Muhaisy, Virus Fikrah: Melemahkan Ketahanan Ummat, Wala Press

25

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

Tazkiyatun Nafs
Target

Peserta memahami urgensi tazkiyatun nafs di tangah kondisi internal dan eksternal yang mudah
berubah
Peserta mampu mengimplementasikan tazkiyatun nafs dalam kehiupan sehari-hari

Bahasan Materi

Urgensi tazkiyatun nafs


Mudah terkotorinya hati
Kondisi eksternal yang beragam dan berubah-ubah
Kelemahan diri menghadapi kekotoran dunia
Hakekat tazkiyatun nafs
Membersihkan jiwa dari sifat-sifat tercela, membuang seluruh penyakit hati
Menghiasi jiwa dengan sifat-sifat terpuji
Sarana tazkiyatun nafs
Ibadah maghdhoh (shalat, puasa, tilawah, zikir, dsb)
Ibadah ghairu maghdoh (silaturahim, saling menasehati, dsb)

Maraji

Said Hawwa, Jalan Ruhani: Panduan Tasawuf bagi Para Aktivis, Mizan
Said Hawwa, Tazkiyyatun Nafs , Robbani Press

imam al Ghazali, ihya ulumuddin

26

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
TAHSIN I
Target
1. Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan Quran dengan berguru kepada ahlinya
2. Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan Quran dengan mengontrol bacaan melalui teman
yang mengingatkan ketika terjadi kesalahan
3. Mendisiplinkan diri dalam tahsin tilawah
Bahasan Materi
1. Ayat dan hadits tentang urgensi tahsin tilawah Quran
2. Adab dan kafiyat tahsin Al Quran
3. Ancaman orang yang tidak ihsan dalam tilawah
4. Ibrah tentang salafussalih tentang tahsin, cerita tentang sahabat Rasul yang memilki keutamaan
karena bacaan Qurannya baik.
5. Tahsin:
-

makhrajul huruf: pengucapan setiap huruf Al Quran sesuai dengan tempat keluarnya huruf

sifat-sifat huruf
tujuan mempelajari sifat-sifat huruf adalah agar huruf yang keluar dari mulut kita semakin
sesuai dengan keaslian huruf-huruf Al Quran. Huruf yang sudah tepat makhrojnya belum
tentu dpat dipastikan kebenarannya sehingga sudah sesuai dengan sifat aslinya. Secara umum
pembagian sifat- sifat huruf yaitu:
a. segi nafas, sifat: al jahr
b. segi suara, sifat: asy syiddah
c.

segi terangkatnya lidah, sifat: istila

d. Segi pertemuan sisi lidahnya dan langit-langit, sifat: ithbaq


e. Segi sulit dan mudahnya pengucapan, sifat: ishmat
-

hukum nun mati/tanwin,


a. Idzhar
b. Idgham: bi gunnah dan bila ghunnah
c. Iqlab
d. Ikhfa

dan hukum mim mati, meliputi:


a. ikhfa syafawi
b. idgham mitslain

27

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
c. idzhar syafawi
Metode Pembelajaran
Materi yang terkait urgensi tahsin, ibrah tahsin dpat disampaikan melalui pematerian seperti biasanya.
Titik tekan, mentor memahami pentingnya memeprbaiki bacaan Quran sebagai salah satu bentuk
mendekatkan diri pada Al Quran. Sedangkan untuk materi tahsin terkait makhrajul huruf , sifat-sifat huruf
al Quran, hokum nun mati dan hukum mim mati dapat dilakukan dengan mengajak mentor bertemu
dengan ahli tahsin (Silkoh), belajar melalui CD, atau mengajarkan langsung bagi yang telah mampu.
Apabila peserta belum baik bacaan Qurannya, maka belajar tahsin sejak awal meskipun di bahasan materi
tidak ada, Dianjurkan dengan sangat untuk belajar tahsin secara talaqqi dan istimror.
Maraji
Al Quranul Karim
Buku Pedoman Durah Quran Kajian Ilmu Tajwid Disusun secara Aplikatif, karya abdul aziz abdur Rauf
al Hafidz, Lc.
Buku pedoman tahsin berbagai metode: Utsmani, El Arkan, qiraati.

28

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

TAHSIN II
Target
1. Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan Quran dengan berguru kepada ahlinya
2. Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan Quran dengan mengontrol bacaan melalui teman yang
mengingatkan ketika terjadi kesalahan
3. Mendisiplinkan diri dalam tahsin tilawah

Bahasan Materi
1. Ayat dan hadits tentang urgensi tahsin tilawah Quran
2. Adab dan kafiyat tahsin Al Quran
3.Ancaman orang yang tidak ihsan dalam tilawah
4. Ibrah tentang salafussalih tentang tahsin
5. Tahsin:
1. Hukum mim dan nun sukun bertasydid
2. hukum Lam ta'rif,
-

Ali Lam dibaca jelas

Alif Lam dibaca idgham

3. hukum Mad,
a. mad thabii
b. mad farI, meliputi
c. mad wajib muttashil
d. mad jaiz munfashil
e. mad shilah thawilah
f.

mad badal

g. mad arid li sukun


h. Mad layin
i.

Mad iwad

j.

Mad tamkin

k. Mad lazim mutsaqqal kilmiy


l.

Mad lazim mukhafaf kilmiy

m. Mad farqu
n. Mad lazim harfiy mutsaqqal
o. Mad lazim harfi mukhafaf

29

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H
4. hukum pembacaan Attafkim dan Attarqiq,
5. tafkhim (menebalkan suara):
-

huruf istila,

huruf Ra dengan keadaan


a. ketika berharokat fatah
b. ketika berharokat dhommah
c. ro sukun dan huruf sebelumnya berharokat fathah
d. ro sukun dan huruf sebelumnya berharokat dhommah
e. ro sukun dan huruf sebelumnya hamzah washal
f. ra sukun sebelumnya bertemu huruf berharokat kastoh dan sesudah huruf istila
yang bukan berharokat kashroh

Lafadh jalalah ( lafadh Allah dibaca tafkhim)

6. Tarqiq (menipiskan suara)


a. Ro berharokat kasrah
b. Ra sukun huruf sebelumnya berharokat kasroh dan hruf stelahnya bukan istila
c. Ra sukun waqaf sebelumnya huruf suskun atau ya sukun
d. Ra sukun waqaf sebelumnya bukan huruf istila dan sebelumnya didahului huruf kasroh
7. dan hukum idghom
a. idgham mutamatsilain
b. idgham mutajaanisain
c. idgham mutaqaaribain

Metode Pembelajaran
Materi yang terkait urgensi tahsin, ibrah tahsin dpat disampaikan melalui pematerian seperti biasanya.
Titik tekan, mentor memahami pentingnya memeprbaiki bacaan Quran sebagai salah satu bentuk
mendekatkan diri pada Al Quran. Sedangkan untuk materi tahsin terkait yang disampaikan pada bahsan
materi dapat dilakukan dengan mengajak mentor bertemu dengan ahli tahsin (Silkoh), belajar melalui CD,
atau mengajarkan langsung bagi yang telah mampu. Apabila peserta belum baik bacaan Qurannya, maka
belajar tahsin sejak awal meskipun di bahsan materi tidak ada, Dianjurkan dengan sangat untuk belajar
tahsin secara talaqqi dan istimror.

Maraji
Buku Pedoman Durah Quran Kajian Ilmu Tajwid Disusun secara Aplikatif, karya abdul aziz abdur Rauf
al Hafidz, Lc.
Buku pedoman tahsin berbagai metode: Utsmani, El Arkan, qiraati. Dapat diambil salah satu.

30

MODUL SHALAHUDDIN LEARNING GROUP


JS 1431 H

TAHSIN III
Target
1. Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan Quran dengan berguru kepada ahlinya
2. Menyadari pentingnya memperbaiki bacaan Quran dengan mengontrol bacaan melalui teman yang
mengingatkan ketika terjadi kesalahan
3. Mendisiplinkan diri dalam tahsin tilawah

Bahasan Materi
1. Ayat dan hadits tentang urgensi tahsin tilawah Quran
2. Adab dan kafiyat tahsin Al Quran
3.Ancaman orang yang tidak ihsan dalam tilawah
4. Ibrah tentang salafussalih tentang tahsin
5. Tahsin:
1. waqof dan tanda baca di dalam alquran,
2. istilah-istilah dalam alquran,
a. sajdah
b. saktah
c. isymam
d. imaalah
e. tashiil
f.

nuunnul wiqaayah

3. hukum hamzah qotho' serta hamzah washol.

Metode Pembelajaran
Materi yang terkait tahsin, ibrah tahsin dpat disampaikan melalui pematerian seperti biasanya. Titik tekan,
mentor memahami pentingnya memeprbaiki bacaan Quran sebagai salah satu bentuk mendekatkan diri
pada Al Quran. Sedangkan untuk materi tahsin terkait yang disampaikan pada bahsan materi dapat
dilakukan dengan mengajak mentor bertemu dengan ahli tahsin (Silkoh), belajar melalui CD, atau
mengajarkan langsung bagi yang telah mampu. Apabila peserta belum baik bacaan Qurannya, maka
belajar tahsin sejak awal meskipun di bahsan materi tidak ada, Dianjurkan dengan sangat untuk belajar
tahsin secara talaqqi dan istimror.

Maraji
Buku Pedoman Durah Quran Kajian Ilmu Tajwid Disusun secara Aplikatif, karya abdul aziz abdur Rauf
al Hafidz, Lc.
Buku pedoman tahsin berbagai metode: Utsmani, El Arkan, qiraati.

31