Anda di halaman 1dari 2

Fase-fase pembentukan bumi terdiri dari :

1. Fase awal mula jadi alam semesta, yaitu


big bang, pada saat big bang, bumi terwujud
tetapi bahan-bahannya telah ada bersama dengan
bahan-bahan bintang dan planet-planet lain.
2. Fase pembentukan bintang-bintang, yaitu
matahari dan bumi sebagai calon tata surya
sebelum dilahirkan.
3. Fase supernova, yaitu ledakan dari suatu
bintang di galaksi yang memancarkan energy yang
teramat besar. Supernova bisa terjadi dikarenakan
habisnya usia suatu bintang. Matahari dan bumi
tidak langsung terbentuk sejak awal big bang
tetapi terbentuk dari bahan-bahan supernova.
4. Fase pendinginan nebula. grafitasi antar
bahan nebula mulai aktif. Ketika grafitasi mulai
bekerja, pembentukan sebuah bintang atau
matahari mulai terjadi.
5. Fase pembentuka matahari dan cincin
planet. Sebagian debu dan gas di bagian dalam
nebula mulai berkumpul dan bergabung kemudian
secara perlahan-lahan. Gabungan gas dan debu
tersebut mengerut dan memadat serta bagian
dalamnya menjadi panas. Selama pemadatan
berlangsung , panas itupun semakin bertambah.
Pengerutan atau keruntuhan awan molekul ini

memakan waktu hingga puluhan juta tahun.


Protobintang kini memulai kehidupan baru sebagai
bintang dengan planet-planet yang berada di
sekitarnya.
6. Fase akresi. Pada saat bumi dan susunan
materi yang belum seragam belum ada daratan
dan lautan. Pada saat diferensiasi dan kompresi,
besi tenggelam ke pusat bumi dan materi yang
lebih ringan mengapung ke atas membentuk kulit
bumi. Sebagai hasilnya terjadi zonifikasi bahan
planet dengan bahan besi sebagai inti bumi dan
bagian permukaan bumi terdiri atas batuan ringan
dan merupakan mantel
7. Fase pembentukan bumi. Bahan-bahan dari
meteor yang memiliki berat jenis yang lebih tinggi
mulai tenggelam ke pusat bumi. Semua lapisan
besi dan bahan-bahan tambahan seolah-olah
tertarik dan berkumpul untuk menjadi tetesan.
Akibatnya, mulailah terbentuk inti bumi.
8. Pembentukan atmosfer, samudra dan
makhluk hidup