Anda di halaman 1dari 2

SO

Pedikulosis kapitis
No. Dokumen : C/VII/SOP/PU/I/16
No. Revisi
:0
Tanggal Terbit : 2 Januari 2016
Halaman
:1/2
1.

PUSKESMAS
RAJABASA INDAH
1. PENGERTIAN
2. TUJUAN

dr. Rita Agustina


NIP.197408012002122003

Pedikulosis kapitis adalah infeksi dan infestasi kulit kepala dan rambut
manusia yang disebabkan oleh kutu kepala Pediculus humanus var
capitis.
Prosedur ini dibuat dimaksudkan agar petugas kesehatan di puskesmas
RBI dapat melakukan penanganan penderita dengan Pedikulosis kapitis
dengan baik dan benar

3. KEBIJAKAN

Langkah- langkah Penanganan Pedikulosis kapitis wajib sesuai dengan


langkah- langkah SPO ini.

4. REFERENSI

Permenkes No V tahun 2014

5. PROSEDUR
6. LANGKAHLANGKAH

Rencana Penatalaksanaan Komprehensif (Plan)


Penatalaksanaan
1. Sebaiknya rambut pasien dipotong sependek mungkin, kemudian
disisir dengan menggunakan sisir serit, menjaga kebersihan kulit
kepala dan menghindari kontak erat dengan kepala penderita.
2. Pengobatan topikal merupakan terapi terbaik, yaitu dengan
pedikulosid dengan salah satu pengobatan di bawah ini:
a. Malathion 0.5% atau 1% dalam bentuk losio atau spray,
dibiarkan 1 malam.
b. Permetrin 1% dalam bentuk cream rinse, dibiarkan dalam 2 jam
c. Gameksan 1%, dibiarkan dalam 12 jam.
Pedikulosid sebaiknya tidak digunakan pada anak usia kurang dari
2 tahun.
3. Cara penggunaan: rambut dicuci dengan shampo, kemudian
dioleskan losio/krim dan ditutup dengan kain. Setelah menunggu
sesuai waktu yang ditentukan, rambut dicuci kembali lalu disisir
dengan sisir serit.
Konseling dan Edukasi
1. Edukasi keluarga tentang pedikulosis penting untuk pencegahan.
Kutu kepala dapat ditemukan di sisir atau sikat rambut, topi, linen,
boneka kain, dan upholstered furniture, walaupun kutu lebih
memilih untuk berada dalam jarak dekat dengan kulit kepala,
sehingga harus menghindari pemakaian alat-alat tersebut
bersama-sama.
2. Anggota keluarga dan teman bermain anak yang terinfestasi harus
diperiksa, namun terapi hanya diberikan pada yang terbukti
mengalami infestasi. Kerjasama semua pihak dibutuhkan agar
eradikasi dapat tercapai.
Kriteria rujukan
Apabila terjadi infestasi kronis dan tidak sensitif terhadap terapi yang
diberikan.

7. BAGAN ALIR
8. HAL-HAL
YANG
PERLU
DIPERHATIKAN
9. UNIT TERKAIT

Pelayanan Umum

10.DOKUMEN
Buku Registrasi, Rekam Medik Pasien
Rekaman historis perubahan
N

Yang dirubah

Isi Perubahan

Tgl.mulai

diberlakukan