Anda di halaman 1dari 12

ASEAN ECONOMIC COMMUNITY 2015

Nama kelompok :
1. Eny Susanti
2. Muhammad Fakhrizal
3. Ulfa Cahyani

(131110000839)
(131110000882)
(131110001025)

Penjelasan
ASEAN Economic Community
AEC adalah bentuk integrasi ekonomi regional yang direncanakan untuk
dicapai pada tahun 2015. Tujuan utama dari AEC 2015 adalah menjadikan
ASEAN sebagai pasar tunggal dan basis produksi dimana terjadi arus barang,
jasa, investasi dan tenaga terampil yang bebas serta aliran modal yang lebih
bebas. Keterlibatan semua pihak diseluruh Negara anggota ASEAN mutlak
diperlukan agar dapat mewujudkan ASEAN sebagai kawasan yang kompetitif
bagi kegiatan investasi dan perdagangan bebas dapat memberikan manfaat
bagi seluruh Negara ASEAN. Bagi Indonesia, dengan jumlah populasi, luas dan
letak geografi dan nilai PDB terbesar di ASEAN harus menjadi aset agar
Indonesia bisa menjadi pemain besar dalam AEC 2015 nanti.

Peluang Bagi Indonesia


Banyak pihak yang menyatakan bahwa Indonesia belum siap untuk
menghadapi ASEAN Economic Community 2015 nanti, namun jika
bisa

lebih

jeli

dilihat

peluang-peluang

yang

ada

dengan

diberlakukannya ASEAN Economic Community 2015 nanti, bukan


tidak mungkin Indonesia akan menjadi negara yang perekonomian
meningkat tajam.

Peluang - Peluang

Manfaat
Integrasi
Ekonomi
Sektor Jasa
Yang
Terbuka
Daya Saing

Pasar
Potensial
Dunia
Negara
Tujuan
Investor
Negara
Pengekspor
Aliran Modal

Tantangan Dihadapi Indonesia


Laju
Penin
gkata
n
Ekspo
r Dan
Impor

Laju
Inflasi

Daya
saing
SDM

Kesam
aan
Produk
Dampa
k arus
modal
yang
lebih
bebas

Kepen
tingan
Nasio
nal

Strategi Menghadapi AEC


2015
Dalam menghadapi ASEAN Economic Community 2015 nanti,
pemerintah

Indonesia

langkah-langkah

mau

strategis

tidak
agar

mau
tidak

harus

melakukan

menjadi

negara

pemasaran bagi produk-produk luar negeri sedangkan untuk


investasi, negara lain lebih memilih untuk investasi di negara
yang pelaksanaan usahanya sudah meningkat diantaranya
Thailand, Malaysia, Vietnam dan Brunei Darussalam.

Untuk itu pemerintah harus melakukan langkah strategis di


antaranya:
Sosialisasi Besar-Besaran
Pemberdayaan Usaha Mikro,
Kecil, dan Menengah (UMKM)

STR
ATE
GI

Penyediaan Modal
Peningkatan Kualitas Sumber
Daya Manusia (SDM)
Perbaikan Infrastruktur
Reformasi Kelembagaan &
Pemerintah
Reformasi Iklim Investasi

1. Sosialisasi Besar-Besaran
Misalnya saja: menerapkan spanduk, umbul-umbul dan papan-papan
di

berbagai fasilitas umum yang menginformasikan pelaksanaan AEC,


media cetak, dan televisi juga aktif mengabarkan berita ini melalui

countdown yang dihitung mundur setiap harinya.


2. Pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM)
missal: Pelatihan penggunaan website dalam rangka memperluas
segmentasi konsumen yang sangat diperlukan di era digital saat ini.
3. Penyediaan Modal
Misal: Adanya lembaga pemodalan yang mudah di akses oleh pelaku
usaha dari

berbagai skala. Terutama pelaku UMKM yang seringkali

kesulitan dalam

penambahan modal.

4. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)


Misal: pelatihan Bahasa inggris, dan pengembangan skill.
5. Perbaikan Infrastruktur
berupa sarana dan prasarana seperti logistik, listrik, telekomunikasi,
revitalisasi transportasi, jalan raya, rel kereta api, pelabuhan,

bandara,

dan lain-lain yang perlu diperbaiki.


6. Reformasi Kelembagaan & Pemerintah
Misalnya: Penguatan lembaga hukum yang harus ditingkatkan,
terutama dalam hal independensi dan akuntabilitas kelembagaan hukum.
7. Reformasi Iklim Investasi
Misalnya: perbaikan infrastruktur ekonomi, menciptakan stabilitas
makro-ekonomi, serta adanya kepastian hukum dan kebijakan, dan
memangkas ekonomi biaya tinggi.

Jadi, sasaran kepada pemerintah Indonesia sebagai bukti


keperdulian terhadap bangsa Indonesia dalam menyongsong
ASEAN Economic Community 2015, di antaranya:

Pihak

Pihak

Pemerint

Swasta

ah
Pihak
Rakyat

1. PIHAK PEMERINTAH
Dalam hal ini, pemerintah selaku regulator dapat menciptakan kebijakan yang
bijak dan tepat terutama kebijakan fiskal yang meringankan pengusaha dalam
negeri serta sanksi yang tegas bila terjadi pelanggaran terutama yang
dilakukan oleh negara lain, jika kebijakan yang diambil baik, insyaAllah meskipun
AEC 2015 sarat akan liberalisasi bisa membawa pada arah kebaikan.
2. PIHAK SWASTA
Salah satu variabel pemacu perekonomian, agar dapat mematuhi dengan
sangat segala kebijakan pemerintah dan terima apa pun sanksinya bila
melanggar. Kebijakan dan sanksi merupakan intervensi pemerintah agar berjalan
dengan baik sehingga rakyat menjadi lebih sejahtera.
3. PIHAK RAKYAT
Menjadikan AEC 2015 ini untuk melakukan pembenahan peningkatan kualitas
Human
Development Index (HDI) dan menjadi rakyat yang memiliki
pengetahuan dan berdaya saing tinggi sehingga dapat diterima baik dalam
negeri maupun luar negeri dan tidak menjadi pembantu di negeri sendiri.

TERIMAKAS
IH