Anda di halaman 1dari 17

BUAH MENGKUDU SEBAGAI ANTI BAKTERI

BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Indonesia merupakan Negara yang kaya akan Sumber Daya Alam (SDA). Kekayaan ini
harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Pemanfaatan ini merupakan salah satu upaya
untuk menjadikan Indonesia menjadi Negara yang memiliki potensi besar di dalamnya. Salah
satu bentuk pemanfaatan tersebut yaitu dengan menciptakan dan mengembangkan terobosanterobosan terbaru, khususnya tanaman yang memiliki kandungan sebagai obat. Sehingga
tanaman ini bias dijadikan sebagai obat tradisional seperti mengkudu.
Mengkudu (Morinda citrifolia L) atau yang disebut pace maupun noni merupakan
tumbuhan asli Indonesia yang sudah dikenal lama oleh penduduk di Indonesia.
Pemanfaatannya lebih banyak diperkenalkan oleh masyarakat jawa yang selalu memanfaatkan
tanaman atau tumbuhan herbal untuk mengobati beberapa penyakit (Djauhariya 2003). Selain
efektif untuk mengobati berbagai macam penyakit, mengkudu atau sering disebut dengan pace
ini merupakan tanaman yang mudah didapatkan karena banyak terdapat di lingkungan sekitar.
Pada pembahasan kali ini digunakan buah mengkudu. Buah mengkudu memiliki beberapa
kandungan senyawa seperti zat anti kanker, zat anti bakteri, asam, terpenoid, dan lain-lain.
Terobosan yang akan dibuat dalam makalah ini yaitu Buah Mengkudu Sebagai Anti Bakteri.
Seperti yang telah diketahui, manusia sangat rentan terhadap bakteri sehingga dibutuhkan
suatu sediaan yang dapat mencegah maupun mengobati masalah yang dapat ditimbulkan oleh
bakteri. Karena bakteri merupakan salah satu makhluk hidup yang mikroskopis dan mampu
berkembang biak dengan sangat cepat, maka manusia sering sekali terkena atau terserang
penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Berdasarkan uraian di atas, maka kami membuat suatu sediaan dengan memanfaatkan
buah mengkudu dalam bentuk sediaan yupi (permen jelly). Yupi (permen jelly) merupakan
salah satu sediaan yang mudah dikonsumsi karena memiliki rasa yang enak dan bentuk yang
menarik. Selain itu, formulasi atau bahan yang digunakan dalam pembuatan sediaan tersebut
dengan menggunakan bahan alami sebagai pemanis maupun pengawetnya. Olehkarena itu,
kami membuat makalah yang berjudul Buah Mengkudu sebagai Anti Bakteri.
B. RUMUSAN MASALAH
1

1. Apa saja kandungan dan kegunaan senyawa yang terkandung di dalam buah mengkudu?
2. Bagaimana cara pengolahan mengkudu agar menjadi makanan bermanfaat dan diminati
masyarakat?
3. Apa saja bentuk sediaan yang bias diolah dari mengkudu?
C. TUJUAN
1. Mengetahui cara pengolahan mengkudu agar menjadi makanan bermanfaat dan diminati
masyarakat.
2. Mengetahui kandungan dan kegunaan yang terdapat di dalam buah mengkudu.
3. Mengetahui produk yang bias diolah dari buah mengkudu.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. PENGERTIAN DAN KLASIFIKASI
Mengkudu, Bahasa Jawa: pace, kemudu, kudu, Aceh keumeudee, Sunda cangkudu,
Madura kodhuk, Bali tibah,

Sumatra Paramai, Nias Makudu, tergolong dalam famili

Rubiaceae. Morinda citrifolia adalah mengkudu yang paling di kenal masyarakat luas. Nama
lain untuk tanaman ini adalah Noni (bahasa Hawaii), Nono (bahasa Tahiti), Nonu (bahasa
Tonga), ungcoikan (bahasa Myanmar) dan Ach (bahasa Hindi). Mengkudu merupakan
tanaman tropis tinggi pohon bias mencapai 4-6 m (15-20 kaki), karena penampilannya selalu
hijau sepanjang tahun, ia tergolong tumbuhan ever green. Permukaan buah seperti terbagi
2

dalam sel-sel polygonal (persegi banyak) yang berbintik-bintik dan berkutil. Mula-mula buah
berwarna merah hijau, menjelang masak menjadi putih kekuningan. Daging buah tersusun dari
buah-buah batu berbentuk pyramid, berwarna coklat merah. Mengkudu dikenal sebagai bahan
pengobatan yang sangat popular di kawasan Asia Tenggara, Kepulauan Pasifik, dan Karibia.
Semua bagian mengkudu digunakan secara luas untuk pengobatan (Bangun dan Sarwono,
2002).
Klasifikasi mengkudu adalah sebagai berikut :
Kingdom
: Plantae
Subkingdom
: Tracheobionta
Super Divisi
: Spermatophyta
Divisi
: Magnoliophyta
Kelas
: Magnoliopsida
Ordo
: Rubiales
Famili
: Rubiaceae
Genus
: Morinda
Spesies
: Morinda citrifolia L.
(Sumber : Plantamor.com)
B. SEJARAH MENGKUDU
Mengkudu berasal dari Asia Tenggara. Pada tahun 100 SM, penduduk Asia Tenggara
bermigrasi dan mendarat di kepulauan Polinesia, mereka hanya membawa tanaman
dan hewan yang dianggap penting untuk hidup di tempat baru. Tanaman-tanaman tersebut
memiliki banyak kegunaan, antara lain untuk bahan pakaian, bangunan, makanan dan obatobatan, lima jenis tanaman pangan bangsa Polinesia yaitu talas, sukun, pisang, ubi rambat,
dan tebu. Mengkudu yang dalam bahasa setempat disebut "Noni" adalah salah satu jenis
tanaman obat penting yang turut dibawa Bangsa Polinesia memanfaatkan "Noni" untuk
mengobati berbagai jenis penyakit, diantaranya: tumor, luka, penyakit kulit, gangguan
pernapasan (termasuk asma), demam dan penyakit usia lanjut. Pengetahuan tentang
pengobatan menggunakan Mengkudu diwariskan dari generasi ke generasi melalui nyanyian
dan cerita rakyat. Tabib Polinesia, yang disebut Kahuna adalah orang memegang peranan
panting dalam dunia pengobatan tradisional bangsa Polinesia dan selalu menggunakan
Mengkudu dalam resep pengobatannya.
Laporan-laporan tentang khasiat tanaman Mengkudu juga terdapat pada tulisan- tulisan
kuno yang dibuat kira-kira 2000 tahun yang lalu, yaitu pada masa pemerintahan Dinasti Han
di Cina. Bahkan juga dimuat dalam cerita-cerita pewayangan yang ditulis pada masa
pemerintahan raja-raja di pulau Jawa ratusan tahun yang lalu.
3

Perkembangan industri tekstil di Eropa mendorong pencarian bahan-bahan pewarna


alami sampai ke wilayah-wilayah kolonisasi, karena pada masa itu pewarna sintetis belum
ditemukan. Pada tahun 1849, para peneliti Eropa menemukan zat pewarna alami yang
berasal dari akar Mengkudu, dan kemudian diberi nama "Morindone" dan "Morindin".
Dari hasil penemuan inilah, nama "Morinda" diturunkan.
Berikut adalah tabel sejarah perkembangan Morinda citrifolia:
Tahun
100 M

Keterangan
Imigran dari Asia Tenggara tiba di Kep. Polinesia dengan membawa bibit

1849

Mengkudu.
Orang-orang Eropa menemukan zat pewarna dari akar Mengkudu, yaitu

1860

Morindon dan Morindin.


Penggunaan Mengkudu untuk pengobatan mulai ditulis dalam literature
Barat.

1950
1960-1980

Penemuan zat antibakteri pada buah Mengkudu.


Riset-riset ilmiah dilakukan untuk membuktikan bahwa Mengkudu dapat
menurunkan tekanan darah tinggi.

1972

Ahli biokimia, Dr. Ralph Heinicke mulai melakukan penelitian tentang


xeronine dan Mengkudu.

1993

Penemuan zat anti kanker (damnacanthal) di dalam buah Mengkudu.

Orang-orang Eropa mengetahui khasiat Mengkudu sekitar tahun 1800, yang diawali
dengan pendaratan Kapten Cook dan para awaknya di Kepulauan Hawaii (tahun 1778).
Kedatangan mereka turut membawa penyakit-penyakit baru, antara lain gonorrhea, sipilis,
TBC, kolera, influenza, pneumonia yang dengan cepat mewabah ke seluruh wilayah Hawaii
dan mengakibatkan kematian ribuan penduduk. Bahkan pengobatan tradisional masyarakat
setempat tidak sanggup melawan penyakit-penyakit tersebut.
Para peneliti Eropa yang datang kemudian melakukan pencarian dan penelitian tentang
sejarah dan kebudayaan bangsa Polinesia, termasuk sistem pengobatan tradisionalnya.
Dan pada tahun 1860, pengobatan alamiah menggunakan Mengkudu mulai tercatat
dalam literatur-literatur Barat.
4

C. KANDUNGAN DAN KEGUNAAN SENYAWA MENGKUDU


Buah mengkudu mengandung berbagai senyawa yang penting bagi kesehatan. Hasil
penelitian membuktikan bahwa buah mengkudu mengandung senyawa metabolit sekunder
yang sangat bermanfaat bagi kesehatan, selain kandungan nutrisinya yang juga beragam
seperti vitamin A, C, niasin, tiamin dan riboflavin, serta mineral seperti zat besi,
kalsium, natrium,

dan

kalium.

Beberapa

jenis

senyawa

fitokimia

dalam

buah

mengkudu adalah terpen, acubin, lasperuloside, alizarin, zat-zat antrakuinon, asam askorbat,
asam kaproat, asam kaprilat, zat-zat skopoletin, damnakantal, dan alkaloid. (Anon 1997
dalam Antara dan Pohan 2001).
Mengkudu atau Noni memiliki banyak zat aktif yang sangat berkhasiat dalam mencegah
dan mengatasi berbagai penyakit. Berikut adalah kandungan senyawa berkhasiat yang
terdapat dalam mengkudu :
a. Senyawa Terpenoid
Senyawa terpenoid adalah senyawa hidrokarbon isometrik yang juga terdapat pada
lemak atau minyak esensial (essential oils), yaitu sejenis lemak yang sangat penting
bagi tubuh. Zat-zat terpenoid membantu tubuh dalam proses sintesa organik dan
pemulihan sel-sel tubuh (Solomon 1998).
b. Zat Anti-bakteri
Acubin, Asperuloside, Alizarin dan beberapa zat Antraquinon telah terbukti sebagai
zat anti bakteri. Zat-zat yang terdapat di dalam buah mengkudu telah terbukti
menunjukkan kekuatan melawan golongan bakteri infeksi: Pseudonmonas aeruginosa,
Proteus morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis dan Escherichia coli (Waha
2000; Winarti 2005).
Zat anti-bakteri dalam buah mengkudu dapat mengontrol dua golongan bakteri yang
mematikan (patogen), yaitu Salmonella dan Shigella. Penemuan zat- zat anti bakteri
dalam sari buah mengkudu mendukung kegunaannya untuk merawat penyakit infeksi
kulit, pilek, demam dan berbagai masalah kesehatan yang disebabkan oleh bakteri
(Winarti 2005).
c. Beberapa Jenis Asam
Asam askorbat yang ada di dalam buah mengkudu adalah sumber vitamin C yang luar
biasa. Vitamin C merupakan salah satu antioksidan yang hebat. Antioksidan bermanfaat
untuk menetralisir radikal bebas (partikel-partikel berbahaya yang terbentuk sebagai
hasil sampingan proses metabolisme yang dapat merusak materi genetik dan merusak
sistem kekebalan tubuh). Asam kaproat, asam kaprilat dan asam kaprik termasuk
5

golongan asam lemak. Asam kaproat dan asam kaprik inilah yang menyebabkan bau
busuk yang tajam pada buah mengkudu (Winarti 2005).
d. Scopoletin
Pada tahun 1993, peneliti universitas Hawaii berhasil memisahkan zat-zat
scopoletin dari buah mengkudu. Zat-zat scopoletin ini mempunyai khasiat pengobatan
dan para ahli percaya bahwa scopoletin adalah salah satu di antara zat-zat yang
terdapat dalam buah mengkudu yang dapat mengikat serotonin, salah satu zat kimiawi
penting di dalam tubuh manusia (Waha 2000).
Scopoletin berfungsi memperlebar saluran pembuluh darah yang mengalami
penyempitan dan melancarkan peredaran darah. Selain itu scopoletin juga telah terbukti
dapat membunuh beberapa tipe bakteri, bersifat fungisida (pembunuh jamur) terhadap
Pythium sp. dan juga bersifat anti-peradangan dan anti-alergi (Heinicke 2001 dalam
Nuryati 2003).
e. Xeronine dan Proxeronine
Salah satu alkaloid penting yang terdapat dalam buah mengkudu adalah xeronine.
Xeronine dihasilkan juga oleh tubuh manusia dalam jumlah terbatas yang berfungsi
untuk mengaktifkan enzim-enzim dan mengatur fungsi protein di dalam sel. Xeronine
ditemukan pertama kali oleh Dr. Ralph Heinicke (ahli biokimia). Walaupun buah
mengkudu hanya mengandung sedikit xeronine, tetapi mengandung bahan-bahan
pembentuk (prekursor) xeronine, yaitu proxeronine dalam jumlah besar (Solomon 1999).
Proxeronine adalah sejenis asam koloid yang tidak mengandung gula, asam
amino atau asam nukleat seperti koloid-koloid lainnya dengan bobot molekul relatif
besar, lebih dari 16.000. Apabila mengkonsumsi proxeronine maka kadar xeronine di
dalam tubuh akan meningkat. Di dalam tubuh manusia (usus) enzim proxeronase dan zatzat lain akan mengubah proxeronine menjadi xeronine.
adalah

mengatur

bentuk

dan

Fungsi

utama

xeronine

rigiditas (kekerasan) protein-protein spesifik yang

terdapat di dalam sel. Hal ini penting mengingat

bila

protein-protein

tersebut

berfungsi abnormal maka tubuh akan mengalami gangguan kesehatan (Heinicke 2001
dalam Nuryati 2003).
f. Zat Nutrisi
Secara keseluruhan mengkudu merupakan buah makanan bergizi lengkap. Zat
nutrisi yang dibutuhkan tubuh, seperti protein, vitamin, dan mineral penting, tersedia
dalam jumlah cukup pada buah dan daun mengkudu. Selenium, salah satu mineral yang
terdapata pada mengkudu merupakan anti oksidan yang kuat.
g. Zat Anti-Kanker
6

Empat ilmuan Jepang berhasil menemukan zat anti kanker (damnachantal) dalam
buah mengkudu. Zat itu ditemukan ketika mereka sedang mencari zat-zat yang dapat
merangsang pertumbuhan struktur normal di dalam sel-sel abnormal (sel prakanker) pada
500 jenis ekstrak tumbuhan. Ternyata zat anti kanker pada buah mengkudu paling efektif
melawan sel-sel abnormal.
Pada tahun 1993, jurnal Cancer Letter melaporkan penemuan zat aktif kanker atau
Damnachantal dalam ekstrak mengkudu yang mampu menghambat pertumbuhan sel-sel
kanker. Pasien Dr. Harrison mengungkapkan, ia sembuh karena mengonsumsi sari buah
mengkudu. Ia menderita kanker hati dan pembengkakan perut yang disebabkan cairan
yang berlebihan. Selama tujuh hari mengonsumsi sari buah mengkudu, bengkak pada
perutnya berkurang secara nyata. Pengujian terhadap cairan perut itu menunjukkan bahwa
sel-sel kanker tersebut hilang.
Menurut Dr. Judah Folkman dari Universitas Harvard, mengkudu bekerja sinergis
dengan mikronutrien lain dalam menghambat aliran darah yang menuju sel-sel tumor.
Mekanismenya sama dengan minyak squalen (dari hati ikan hiu) yang mengontrol
pertumbuhan tumor otak dan memperpanjang usia tikus eksperimen dengan merusak alatalat peredaran darah yang menyuplai nutrient menuju tumor. Berdasarkan penelitian yang
dilakukan di Universitas Hawaii, sari buah mengkudu dapat menghambat sel tumor dengan
cara merangsang kekebalan tubuh. Senyawa kimia dalam mengkudu secara nyata dapat
meningkatkan fungsi setiap sel. Disamping itu, memtikan jamur kulit, parasit, dan bakteri
ang bias menimbulkan penyakit pada tubuh.
D. PRODUK DARI MENGKUDU
1. Belture Mengkudu

Karena kini ada cara yang praktis untuk mendapat manfaat lengkap Mengkudu
tanpa harus jijik lagi dengan hadirnya minuman kesehatan Belture Mengkudu ini.
Produk yang terbuat dari bahan dasar Mengkudu alami yang diproduksi melalui berbagai
7

tahap pemrosesan nan teliti. Dikemas dalam botol kaca untuk menjaga kualitas serta
khasiat di dalamnya.
Minuman Belture Mengkudu sendiri menawarkan banyak kelebihan lainnya
dibandingkan mengkonsumsi Mengkudu biasa, diantaranya:
- Diproduksi dalam bentuk minuman cair. Sehingga mudah dikonsumsi, termasuk oleh
-

anak-anak.
Dilengkapi dengan prebiotik untuk untuk melipat gandakan manfaat dari kandungan

Sirsak dalam minuman ini.


Dikemas dalam ukuran yang besar, sehingga seluruh anggota keluarga Anda dapat
ikut merasakan manfaatnya.
Selain itu minuman ini juga dilengkapi khasiat ampuh Mengkudu dalam

menghadapi penyakit :
-

Kanker
Kencing manis
Anti Alergi
Memperbaiki Mood atau perasaan Anda

https://herbalsehat.wordpress.com
2. Kapsul Ekstrak Mengkudu Tazakka

Buah mengkudu mengandung alkaloid triterpenoid, asam kaprik, asam kaprilat,


zat antrakuinon, protein, proxeronine, xeronine, zat scolopetin, dan zat damnachantal (zat
antikanker). Efek farmakologs mengkudu diantaranya menghilangkan hawa lembab pada
tubuh, meningkatkan kekuatan tulang, membersihkan darah, meluruhkan kencing,
meluruhkan haid, melembutkan kulit, obat batuk, obat cacing, pencahar dan antiseptik.
Selain itu, mengkudu juga digunakan untuk mengobati batuk, radang amandel, sariawan,
tekanan darah tinggi, beri-beri, melancarkan kencing, radang ginjal, radang empedu,
radang empedu, radang usus, disentri, sembelit, nyeri limpa, cacingan, kencing manis,
cacar air, dan kegemukan.
Komposisi:
8

Tiap Kapsul mengandung ekstrak yang setara dengan 2 gram simplisia Morinda Citrifolia
L. Fructus
Khasiat:
Secara tradisional digunakan untuk membantu meringankan tekanan darah tinggi yang
ringan.
Aturan Pakai:
diminum 3 x sehari 1-2 kapsul
Peringatan dan Perhatian:
- Hanya untuk penderita tekanan darah tinggi yang telah ditetapkan oleh dokter
- Selama penggunaan konsultasikan kepada dokter secara berkala
http://www.etalasemuslim.com
3. Effervescent Pace

Pace (mengkudu) adalah tanaman obat yang melimpah di daerah Kabupaten


Pacitan.Tanaman ini kurang diminati masyarakat karena bentuk, bau dan rasanya yang
memang tidak enak. Harapan dengan adanya produk ini maka masyarakat dapat
memkonsumsi buah pace dengan rasa yang lebih enak dan dengan cara yang lebih praktis.
Produk ini bernama "EFFERVESCENT PACE" yang merupakan minuman
sediaan berkhasiat dan bercita rasa tinggi yang mudah untuk dikonsumsi. Produk ini
berbentuk tablet yang terbuat dari ekstrak buah pace.
http://effervescent-pace.blogspot.co.id
4. Obat herbal jus mengkudu atau buah noni Plus Synergy

Obat herbal jus mengkudu atau buah noni Plus Synergy, Noni Plus Synergy
merupakan jus buah noni atau di Indonesia lebih di kenal dengan nama buah mengkudu
9

atau pace. Noni plus Synergy terbuat dari ekstrak buah mengkudu hawaii atau hawaiian
Noni dengan kombinasi aneka buah lain yang sangat bermanfaat bagi kesehatan seperti
buah anggur, apel, dan buah Delima juga Vitamin C dan E. Sehingga rasa khas buah
mengkudu tidak lagi terasa, rasanya nikmat dan segar.
Manfaat Jus buah Noni NOni Plus Synergy
Noni plus Synergy isi 730 ML sudah terdaftar di BPOM dengan Nomor POM TI
-

054617691 dan 100% halal. manfaat Noni Plus Synergy :


membantu mencegah dan melawan kanker
Mengatasi gejala rematik ( arthritis)
Melindungi dari penyakit jantung
Mengobati hipertensi (darah tinggi)
Menambah sistem kekebalan tubuh (imunitas)
Anti peradangan dan mengurangi rasa nyeri
Anti depresi dan bersifat menenangkan
Selain manfaat di atas noni plus synergy bisa juga untuk mengobati dan membantu
penyembahan penyakit seperti tuberkolosis, paru, HIV, Alzheimer, tumor dan kanker,
stroke, diabetes, radang sendi dan jantung koroner.

Jus buah noni Antioksidan Kuat


Tubuh kita sering terserang oleh radikal bebas, seperti polusi udara, pengawet
makanan dan minuman, fastfood dan junkfood, stress , merokok dan sinar UV. yang dapat
menyebabkan penuaan dini dan kanker, Noni plus synergy mampu mentralisir racun dan
memperkuat sistem ketahanan tubuh. memiliki tes ORAC dengan nilai tertinggi di
bandingkan tahitian noni dan morinda noni.
Mengurangi Kolesterol dan trigliserid
Rutin mengkonsumsi jus buah noni Noni plus synergy dapat menurunkan
kolesterol dan trigliserid dalam tubuh. terutama bagi anda yang perokok berat. Sangat
aman di konsumsi jangka panjang dan merawat kesehatan harian anda. Pesan jus buah
noni NOni plus Synergy sekarang, untuk kesehatan prima.
https://www.obat-herbal-jus-mengkudu-buah-noni-plus-synergy
5. Tahitian Noni Juice

10

Tahitian Noni Juice adalah Noni jus yang membantu meningkatkan sistem
kekebalan tubuh, memberikan anti-oksidan superior untuk membantu tubuh Anda
menyingkirkan radikal bebas, meningkatkan energi, dan memelihara kadar normal
kolesterol. Hal ini membuat Anda mampu memiliki stamina fisik lebih baik daripada
sebelumnya.
Faktanya tradisi kuno dan penelitian terkini keduanya memberi kesaksian akan
manfaat buah noni atau mengkudu. Buah yang menjadi satu keharusan bagi mereka yang
memperhatikan kesehatan tubuh secara keseluruhan.
Tahitian Noni Juice tidak mudah diduplikasi. Proses kami, yang diantaranya
termasuk teknik pemetikan, jaminan kualitas yang dimulai dari saat di perkebunan,
pengambilan sari buah dan prosedur stabilisasi, perlengkapan yang memadai serta teknik
pengepakan/pengemasan, dimiliki dan dikelola secara eksklusif oleh Tahitian Noni
International.
Minum 30ml setiap hari untuk menjaga kesehatan. Kocok sebelum digunakan dan
masukkan ke dalam lemari es setelah tutup botol dibuka. Jangan gunakan jika segel tutup
rusak.
Tahitian Noni Original adalah produk unggulan yang terbuat dari bahan dasar
Buah Noni Pace Mengkudu yang dapat membantu kesehatan Tubuh. Tahitian Noni ini
dapat meningkatkan energi, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, memelihara kadar
kolesterol, dan menangkal radikal bebas.
11

Manfaat Tahitian Noni Original


-

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh tetap sehat dan terhindar dari
berbagai penyakit

Sebagai anti oksidan yang tinggi untuk menangkal radikal bebas seperti polusi udara,
asap kendaraan yang sering Anda temui di kota besar, sehingga Anda terhindar dari
berbagai penyakit

Meningkatkan stamina dan energi sepanjang hari, tubuh Anda akan lebih sehat dan
bugar
Menjaga kadar kolesterol tetap normal

Cara Minum Tahitian Noni Original


Dapat dikonsumsi oleh anak dan dewasa, tanpa ada efek samping
Minum 30 cc untuk dewasa, sedangkan untuk 15 cc untuk anak-anak (5-10 tahun)
Di bawah 5 tahun, minum 7 cc.
Tahitian Noni diminum 2x sehari, sebelum gosok gigi pagi (sebelum makan pagi) dan saat
menjelang tidur (sebelum gosok gigi malam).
http://tahitian-noni-juice

12

BAB III
PEMBAHASAN

A. TEROBOSAN BARU DARI MENGKUDU


1. Buah Mengkudu sebagai Anti Bakteri
Jurnal Pacific Science melaporkan bahwa mengkudu mengandung bahan anti
bakteri yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan dan gangguan
jantung. Senyawa antrakuinon yang banyak terdapat pada mengkudu dapat melawan
bakteri Staphylococcus yang menyebabkan infeksi pada jantung dan bakteri Shigella
yang menyebabkan disentri.
Zat anti bakteri yang terdapat dalam mengkudu antara lain antrakuinon, acubin,
alizarin, dan asperuloside. Zat-zat aktif yang terkandung di dalam sari buah mengkudu
itu dapat mematikan bakteri penyebab infeksi, seperti Pseudomonas aeruginosa, Proteus
morganii, Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, dan Escherichia coli. Zat anti bakteri
itu juga dapat mengontrol bakteri pathogen seperti Salmonella montivideo, S.
scotmuelleri, S. typhy, dan Shigella dysenteriae, S. flexnerii, S. paradysenteriae.
Sari buah mengkudu sangat berguna untuk mendukung perawatan dan
penyembuhan penyakit infeksi kulit, pilek, demam, dan berbagai masalah kesehatan
yang disebabkan bakteri.
Struktur senyawa zat anti bakteri yang terkandung di dalam buah mengkudu:

13

Acubin

Asperulosid
e

Antrakuinon

Alizarin

2. Mekanisme Kerja Anti Bakteri


Anti bakteri akan menghambat perkembangan bakteri dengan mendenaturasi protein.
Denaturasi merupakan proses penghilangan struktur tersier dari protein atau DNA melalui
senyawa kuat atau penerapan tekanan sehingga mengganggu aktifitas sel dan
mengakibatkan kematian sel. Anti bakteri akan menghalangi proses penyebarannya
menuju sel rentan lainnya, seolah-olah dikarantina hingga bakteri itu mati bersamaan
dengan sel yang terinfeksi.
Prime Noni Sumber Alami Kesehatan
3. Bentuk Sediaan
Betuk sediaan yang akan dibuat yaitu sediaan yupi (permen jelly) dengan nama
Morinda Yupi. Sediian yupi merupakan sediaan yang mudah dikonsumsi oleh
masyarakat khususnya anak-anak. Seperti yang kita ketahui, anak-anak sangat susah
untuk diberikan sediaan atau obat karena memiliki rasa yang pahit serta bentuk yang
tidak menarik. Oleh karena itu, dengan membuat sediaan yupi, anak-anak akan lebih
14

senang mengkonsumsinya dan terhindar dari penyakit bakteri. Karena sediaan ini
merupakan sediaan yang berfungsi untuk mencegah maupun mengobati dari penyakit
yang disebabkan oleh bakteri.
Sediaan ini tidak berbahaya untuk penderita Diabetes Melitus (DM) atau kencing
manis karena dibuat dengan menggunakan madu yang memiliki kandungan gula lebih
sedikit daripada gula biasanya. Selain itu, Morinda Yupi dibuat dengan bahan-bahan
alami yang bias berperan sebagai pengawet. Misalnya seperti gelatin yang berperan
sebagai pengental maupun pengawet. Selain itu, karena ditambahkan dengan madu dan
melalui proses pemanasan, maka sediaan akan menjadi lebih tahan lama. Sediaan ini juga
tidak hanya bias digunakan sebagai obat, tetapi bias juga sebagai camilan karena
memiliki rasa yang khas.
4. Formulasi
Untuk membuat sediaan Morinda Yupi, dibutuhkan bahan utama dan beberapa bahan
tambahan yang berperan sebagai pengenyal, pemberi rasa, warna dan aroma. Beberapa
bahan yang dibutuhkan dalam produk atau sediaan Morinda Yupi antara lain:
a. Ekstrak mengkudu
b. Gelatin
c. Madu
d. Essen buah
e. Pewarna makanan
f. Air panas
g. Tepung pengering
h. Citrunzuur
5. Cara Pembuatan
Langkah-langkah dalam pembuatan Morinda Yupi yaitu:
a. Campurkan gelatin dengan air panas, hingga tercampur merata.
b. Ekstrak mengkudu ditambahkan madu, essen buah, dan citrunzuur.
c. Campurannya kemudian dipanaskan pada suhu 500C agar kandungan senyawa tidak
d.
e.
f.
g.
h.

rusak.
Campurkan adonan (a) dan (c).
Bagi menjadi beberapa bagian, masing-masing diberi pewarna makanan.
Tuang adonan pada cetakan.
Angin-anginkan selama 24 jam, keluarkan dari cetakan.
Tambahkan tepung pengering (gula tepung) untuk menghilangkan sifat lengket pada
sediaan (yupi).
BAB IV
15

PENUTUP
A. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil hipotisis kelompok kami, maka dapat disimpulkan bahwa buah
mengkudu merupakan salah satu tumbuhan yang dapat dijadikan sebagai obat karena
memiliki kandungan senyawa seperti anti kanker, anti bakteri, terpenoid, asam, nutrisi,
Scopoletin, xeronine dan proxeronine. Anti bakteri pada buah mengkudu mengandung
senyawa acubin, alizarin, asperuloside, dan antrakuinon. Sediian yang dibuat dari buah
mengkudu ini yaitu Morinda Yupi untuk mengatasi penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
Sediaan yupi memiliki rasa yang khas dan lebih banyak diminati oleh masyarakat khususnya
anak-anak. Morinda Yupi dibuat dari bahan-bahan yang alami sehingga lebih terjamin
keamanannya.

DAFTAR PUSTAKA
16

Djauhariya, E., M. Rahardjo. 2004. Pengaruh Umur Batang Bawah dan Lama Penyimpanan
Entres terhadap Keberhasilan Okulasi Tanaman Mengkudu. Pros. Seminar Nasional XXV
Tumbuhan Obat Indonesia. Tawangmangu.
Heinicke,

R.M.

2000.

The

Pharmacologically

Actve

Ingredient

of

Noni.

www.Noni.Net.NZ/Xeronine.
http://effervescent-pace.blogspot.co.id
http://tahitian-noni-juice
http://www.etalasemuslim.com
https://herbalsehat.wordpress.com
https://www.obat-herbal-jus-mengkudu-buah-noni-plus-synergy
Solomon, N. 1998. Nturs Amzing Healer NONI, a 2000 year old Tropical Sicrit That Helps The
Body Heal Itself Woodland Fubl. Pleaswn Grove Utah. 101 p.
Waha, M. G. 2000. Sehat dengan Mengkudu. Jakarta: PT. Mitra Sitta Kaleh.
Waha, M. G. Tanpa Tahun. Buku Sehat Dengan Mengkudu. STP.
www.plantamor.com
www.wikipedia.com

17