Anda di halaman 1dari 28
LAPORA N TUGAS AKHIR SISTE M INFORM A SI ADMIN I STRASI D ATA KEPENDUDU

LAPORAN TUGAS AKHIR

SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI DATA KEPENDUDUKAN PADA KANTOR KELURAHAN DESA DEMANGAN KABUPATEN BOYOLALI

Disusun Oleh Nama : SUPRIYANTO NIM : A12.2007.02506 Program Studi : Sistem Informasi S1

FAKULTAS ILMU KOMPUTER UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO SEMARANG

2015

SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI DATA KEPENDUDUKAN PADA

KANTOR KELURAHAN DESA DEMANGAN KABUPATEN BOYOLALI

SUPRIYANTO

Program Studi Sistem Informasi - S1, Fakultas Ilmu Komputer,

Universitas Dian Nuswantoro Semarang

URL : http://dinus.ac.id/

ABSTRAK Kantor Kelurahan Desa Demangan Kabupaten Boyolali ini mempunyai sistem informasi masih dalam bentuk manual dan belum terotomatisasi sehingga lambat dalam proses penambahan, perubahan maupun penghapusan data serta pendataan-pendataan penduduk lainnya. Tujuan membuat aplikasi Sistem Informasi Pengolahan Data Penduduk di Kelurahan Demangan ini agar dapat membantu memberikan alternatif pemecahan masalah di desa demangan. Metode dalam penelitian ini dengan memanfaatkan teknik-teknik tertentu yaitu Studi lapangan dan studi kepustakaan. Hasil dari penelitian ini adalah seperangkat software Sistem Informasi pendataan Penduduk pada Desa Demangan Kabupaten Boyolali.Kesimpulkan dari penilitian ini bahwa dalam perancangan Sistem Informasi ini memberikan banyak kemudahan dalam proses pengolahan data penduduk.

Kata Kunci : Data, Sistem informasi, pendataan, Kependudukan

ABSTRACT Village Office Demangan Boyolali it has a system of information is in the form of manual and automated not so slow in the process of addition, alteration or deletion of data as well as data- collection of other residents. Purpose of making applications Population Data Processing Information Systems in Sub Demangan this in order to help provide alternative solutions to problems in the village Demangan. The method in this study by using certain techniques that field studies and literature. The results of this study are a set of software Population Information System data on Demangan Regency Village Boyolali.Kesimpulkan from this research that the design of Information Systems provides much convenience in data processing population.

Keyword : data, information systems, data collection, Population.

1.1 Latar Belakang

BAB I PENDAHULUAN

Perkembangan teknologi yang sangat pesat seperti sekarang ini, baik di instansi pemerintah maupun swasta dituntut untuk dapat mengikuti serta mengetahui derasnya arus informasi dalam segala bidang khususnya dalam bidang komputer. Pemerintahan desa (Kelurahan) merupakan salah satu pemerintahan yang bertugas mengatur, mengelola sumber daya dalam pemerintahan di tingkat desa dan mempunyai kewajiban untuk penyelenggaraan administrasi kependudukan sebagai bentuk pelayanan terhadap masyarakat. Pendaftaran penduduk dan pencatatn sipil merupakan sub-sub pilar dari administrasi kependudukan perlu ditata dengan sebaik-baiknya agar dapat memberikan manfaat dalam perbaikan pemerintahan dan pembangunan. Pengelolaan pendaftaran penduduk merupakan tanggung jawab pemerintahan desa/kelurahan selaku ujung tombak pendaftaran penduduk. Dalam pelayanan tersebut perlu dilakukan dengan benar, cepat dan tepat agar penduduk sebagai pelanggan merasa mendapat pelayanan yang memuaskan. Di era modern ini, pesatnya perkembangan teknoloknologi menuntut intansi- intansi pemerintahan di tingkat desa harus menerapkan sebuah pengolahan data yang terkomputerisasi dan terotomatisasi sehingga dapat memberikan informasi yang tepat dan akurat. Sistem informasi kependudukan dimaksudkan untuk meningkatkan efisiensi dalam hal pelayanan masyarakat. Kelurahan Demangan Sambi Boyolali selama ini mempunyai sistem informasi masih dalam bentuk manual sehingga memperlambat dalam proses penambahan, perubahan maupun penghapusan data serta pendataan daftar calon pemilih dan proses pendataan penduduk lainnya. Selain itu penyimpanan datanya masih dalam bentuk berkas-berkas sehingga memperlambat dalam pengaksesan datanya.

latar

Informasi Administrasi Data Kependudukan Demangan Kabupaten Boyolali”.

Berdasarkan

belakang

tersebut

penulis mengangkat judul “Sistem

Kelurahan Desa

pada

Kantor

Sistem tersebut adalah berupa perangkat lunak yang berfungsi untuk mengolah data penduduk untuk suatu kebijakan tertentu.

1.2 Rumusan Masalah

Berdasarkan uraian latar belakang yang telah dikemukakan, maka perumusan masalah dari penelitian ini adalah: “Bagaimana Membangun Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan pada Kelurahan Demangan sehingga menghasilkan Informasi yang tepat dan akurat ? “

1.3 Batasan Masalah Pembatasan masalah pada penulisan Tugas Akhir ini sebagai berikut :

lunak

yang berfungsi untuk pengolahan data penduduk. b. Informasi yang dihasilkan hanya mengenai Jumlah penduduk, Status penduduk, Setatus pekerjaan, daftar calon pemilih, Pekerjaan penduduk, tingkat pendidikan penduduk.

a.

Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan

ini

adalah berupa

perangkat

c. Bahasa Pemrograman dan Platform Database yang digunakan Microsoft Visual basic 6.0 dan MySQL.

1.4 Tujuan Tugas Akhir Tujuan yang ingin dicapai dalam penyusunan Tugas Akhir ini adalah membuat Aplikasi Sistem Informasi Pengolahan Data Penduduk pada Kelurahan Desa Demangan sehingga menghasilkan laporan data penduduk yang tepat dan akurat, agar dapat membantu memberikan alternatif pemecahan masalah mengenai pengolahan data penduduk di Desa Demangan.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Penelitan terkait

Dalam penelitian ini penulis mengacu pada penelitian-penelitian terdahulu yang melakukan penelitian mengenai Sistem Informasi adminstrasi kependudukan seperti yang telah dilakukan di kabupaten kota klaten dan kota garut yang juga telah menerapkan sistem informasi tersebut. penggunaan teknologi informasi oleh pemerintah untuk memberikan informasi dan pelayanan bagi warganya, urusan bisnis, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pemerintahan atau administrasi publik, untuk meningkatkan efisiensi internal, menyampaikan pelayanan publik, atau proses kepemerintahan yang demokratis.

2.2 Pengertian Sistem Terdapat dua kelompok pendekatan di dalam mendefinisikan sistem, yaitu yang menekankan pada komponen atau elemennya. Pendekatan sistem yang lebih menekankan pada prosedur mendefinisikan sistem sebagai suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu. Sedangkan pendekatan sistem yang lebih menekankan pada elemen atau komponennya mendefinisikan sistem sebagai kumpulan dari elemen-elemen atau komponen-komponen atau subsistem-subsistem yang berinteraksi untuk mencapai tujuan tertentu.

2.3 Pengertian Informasi Informasi dapat didefinisikan sebagai data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya. Sumber dari informasi adalah data. Data merupakan bentuk jamakdari bentuk tunggal datum atau data item. Data adalah kenyataan yang menggambarkan suatu kejadian-kejadian atau kesatuan nyata. Kejadian-kejadian (events) adalah sesuatu yang terjadi pada saat tertentu. Di dalam suatu bisnis, kejadian-kejadian nyata yang sering terjadi adalah perubahan dari suatu nilai yang disebut dengan transaksi. (Jogiyanto H.M, Akt, MBA, Ph.D., Analisa dan Desain, 2001)

2.4

Pengertian Administrasi Data Kependudukan

Pengertian administrasi kependudukan adalah rangkaian kegiatan penataan dan penertiban dalam penerbitan dokumen dan data kependudukan melalui pendaftaran penduduk dan catatan sipil, pengelolaan informasi administrasi kependudukan serta pendayagunaan hasilnya untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain (Vide Pasal 1 UU No. 23 Thn 2006). Hakikat administrasi kependuduka adalah pengakuan negara terhadap hak publik (domisili, pindah-datang) dan hak sipil penduduk di bidang administrasi kependudukan.

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

3.1 Obyek Penelitian Objek penelitian tugas akhir ini adalah pada Kantor Kelurahan Desa Demangan, Sambi, Boyolali. Dimana yang menjadi titik berat permasalahannya adalah tentang sistem informasi Pengolahan data penduduk di Desa Demangan agar bisa membantu memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi saat ini.

3.1.1 Jenis dan Sumber Data

3.1.1.1 Data Primer

Yaitu data yang diperoleh secara langsung dari objek penelitian pada Kantor

Kelurahan Desa Demangan.

Contoh data primer tersebut adalah :

1. Data Kartu Tanda Penduduk

2. Data Kartu Keluarga

3. Data Ahte kelahiran

4. Data Perpindahan penduduk

5. Data Kematian

3.1.1.2 Data Sekunder

Yaitu data yang diperoleh secara tidak langsung terhadap sumber informasi melalui literatur-literatur dan informasi-informasi yang bersumber dari luar Kantor Kelurahan Desa Demangan.

3.2

Metode Pengumpulan Data

3.2.1 Studi Lapangan Sesuai dengan sumber data dan tujuan penyusunan Tugas Akhir ini, maka dalam pengumpulan data secara langsung ini penulis menggunakan beberapa teknik pengumpulan data antara lain :

A .Wawancara (Interview)

Wawancara merupakan teknik pengumpulan data melalui tanya jawab mengenai hal-hal yang berhubungan langsung dengan masalah yang sedang diteliti.

Pihak-pihak yang diwawancarai oleh penulis diantaranya :

1. Sekretaris Kelurahan Demangan

2. Beberapa Pegawai Kelurahan.

B. Pengamatan Langsung (Observasi)

Merupakan metode pengumpulan data melalui pengamatan secara langsung terhadap objek penelitian, yaitu mengamati kegiatan tentang prosedur sistem yang sedang berjalan mulai dari pasien mendaftar, pasien menginap, pasien diperiksa, pasien diberi obat hingga proses pembayaran yang selama ini diterapkan oleh Kantor Kelurahan Desa Demangan.

C. Dokumentasi (Documentations) Merupakan teknik pengumpulan data dengan melihat catatan-catatan maupun formulir-formulir proses pada penyusunan laporan pada Kantor Kelurahan Desa Demangan.

3.2.2 Studi Kepustakaan Yaitu metode pengumpulan data dengan cara mempelajari buku-buku litaratur, makalah dan karya ilmiah lainnya yang berhubungan dengan masalah yang diteliti.

BAB IV

ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM

4.1 Tinjauan Umum Instansi

4.1.1 Sejarah Umum

Kelurahan Demangan berada di kecamatan Sambi bagian timur yang

berbatasan dengan empat kelurahan, Yaitu kelurahan Tempursari, Jagoan, Kepoh

dan Senting. Di bagian barat berbatasan dengan kelurahan Tempursari dan

Kelurahan Jagoan yang di batasi dengan persawahan yang membentang dan

sungai yang melintang. Bagian utara antara kelurahan Demangan dengan Kepoh

di batasi dengan jalan yang melintang anatara kedua kelurahan tersebut. Di bagian

timur adalah berbatasan dengan Kelurahan Senting.

4.1.2 Struktur Organisasi

Kepala Desa BPD KADUS I KADUS II Sekretaris Desa KADUS III KAUR KAUR Kesejahteraan Rakyat
Kepala Desa
BPD
KADUS I
KADUS II
Sekretaris Desa
KADUS III
KAUR
KAUR
Kesejahteraan Rakyat
KAUR
KAUR
KAUR
Pemerintahan
Umum
Pembangunan
Keuangan

Gambar 4.1 : Struktur Organisasi

Sumber : Kantor Kelurahan Demangan.

4.2

Identifikasi Masalah

Di dalam pengelolaan informasi data, Kelurahan Demangan kecamatan Sambi kota Boyolali belum memaksimalkan pemakaian komputer, sehingga pencatatan data dan informasi terdapat beberapa kelemahan.

1. Sumber Masalah Sumber masalah terdapat pada pencatatan data dan informasi , Kelurahan Demangan kecamatan Sambi kota Boyolali masih menggunakan pencatatan dengan media kertas.

2. Identifikasi Kebutuhan Informasi Dari identifikasi masalah tersebut, dapat diambil keputusan yaitu membuat Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan pada Kelurahan Demangan yang mampu mengelola data dengan baik dan, menghasilkan informasi – informasi yang dibutuhkan oleh warga Kelurahan Demangan dengan lebih cepat, tepat dan akurat serta memberikan informasi kependudukan serta meningkatkan efisiensi pelayanan masyarakat

4.3 Analisis Sistem

4.3.1 Narasi Sistem Berikut ini merupakan deskripsi tekstual mengenai Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan Pada Kantor Kelurahan Desa Demangan Kabupaten Boyolali. Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan Desa Demangan melibatkan bagian KAUR Pemerintahan. Prosedur pencatatan data penduduk diawali dengan mengajukan permohonan surat pengantar yang sesuai dengan kepentiangan tiap-tiap penduduk kepada KAUR Pemerintahan, kemudian pemohon di berikan formulir dan mengisi formulir tersebut. kemudian pemohon menyerahkan formulir yang sudah di isi kepada KAUR Pemerintahan. Kemudian KAUR Pemerintahan melakukan Input Data dan membuat surat pengantar sesuai dengan permohonan penduduk. Selanjutnya KAUR pemerintahan mencetak dan memberikan kepada pemohon surat tersebut kepada pemohon dan membuat laporan kepada Kepala Desa jika di perlukan. Formulir permohonan yang

telah di berikan kepada KAUR Pemerinthan kemudian di arsipkan atau disimpan sebagai document kelurahan.

4.3.2 Flow Of Document

Flow Of Document Sistem Pencatatan Data Kartu Keluarga

Penduduk

KAUR Pemerintahan

Lurah

1 Form Permohonan Kartu Keluarga Input data Kartu Keluarga Form Permohonan Kartu Keluarga Sur t
1
Form Permohonan
Kartu Keluarga
Input data Kartu
Keluarga
Form Permohonan
Kartu Keluarga
Sur t Pengantar
a
Laporan
Kartu Kelua rga
Pendidikan
Laporan
Pekerjaan
Laporan Jumlah
Penduduk
3
2
2 Laporan Pendidikan Laporan Pekerjaan Laporan Jumlah Penduduk
2
Laporan
Pendidikan
Laporan
Pekerjaan
Laporan Jumlah
Penduduk
Form Per m ohonan Kartu Keluarga 1
Form Per
m ohonan
Kartu Keluarga
1
3 Surat Pengantar Kartu Keluarga
3
Surat Pengantar
Kartu Keluarga

Gambar 2.2 : Sistem Pencatatan Data Kartu Keluarga

Flow Of Document Sistem Pencatatn Data KTP

Penduduk KAUR Pemerintahan Lurah 1 2 Form Permohonan Laporan jumplah Form Permohonan KTP penduduk KTP
Penduduk
KAUR Pemerintahan
Lurah
1
2
Form Permohonan
Laporan jumplah
Form Permohonan
KTP
penduduk
KTP
Input data
penduduk
1
Form
3
Permohonan KTP
Surat Pengantar
Surat Pengantar
Laporan jumplah
KTP
KTP
penduduk
3
2

Gambar 2.3 : Sistem Pencatatan Data KTP

Flow of Document Sistem Pencatatan Data Kelahiran

Penduduk KAUR Pemerintahan Lurah 1 2 Form Surat Laporan Kelahiran Form Srat Kelahiran Kelahiran Input
Penduduk
KAUR Pemerintahan
Lurah
1
2
Form Surat
Laporan Kelahiran
Form Srat
Kelahiran
Kelahiran
Input Data
1
kelahiran
3
Form Surat
Kelahiran
Surat Kelahiran
Surat Kelahiran
Laporan
Kelahiran
3
2

Gambar 2.4 : Sistem Pencatatan Data Kelahiran

Flow of Document Sistem Pencatatan Data Perpindahan

Flow of Document Sistem Pencatatan Data Perpindahan Penduduk KAUR Pemerintahan Lurah Form surat keterangan pindah 1

Penduduk

KAUR Pemerintahan

Lurah

Form surat keterangan pindah 1 3 Surat Pengantar pindah
Form surat
keterangan pindah
1
3
Surat Pengantar
pindah
1 Form surat keterangan pindah Input data perpindahan Form Surat Keterangan Pindah Surat Pengantar Laporan
1
Form surat
keterangan pindah
Input data
perpindahan
Form Surat
Keterangan Pindah
Surat Pengantar
Laporan
pindah
perpindahan
3
2
2 Laporan perpindahan
2
Laporan
perpindahan

Gambar 2.5 : Sistem Pencatatan Data Perpindahan

Flow of Document Sistem Pencatatan Data Kematian

Penduduk KAUR Pemerintahan Lurah 1 2 Form surat Form Surat kematian Laporan kematian kematian 1
Penduduk
KAUR Pemerintahan
Lurah
1
2
Form surat
Form Surat
kematian
Laporan
kematian
kematian
1
Input Data
kematian
3
Form Surat
Kematian
Surat kematian
Laporan
Surat kematian
kematian
2
3

Gambar 2.6 : Sistem Pencatatan Data Kartu Kematian

4.4 Perancangan Sistem

4.4.1 Kebutuhan Sistem Kebutuhan pada sistem ini yaitu menampilkan data kependudukan seperti data kartu keluarga dan data penduduk di Kelurahan Demangan kecamatan Sambi kota Boyolali.

4.3.2 Context Diagram (Diagram Konteks) Surat Permohonan Surat Permohonan KK KK Surat Permohonan Surat Permohonan
4.3.2 Context Diagram (Diagram Konteks)
Surat Permohonan
Surat Permohonan
KK
KK
Surat Permohonan
Surat Permohonan
KTP
Surat Permohonan
KTP
KAUR
Penduduk
Pindah
Surat Permohonan
Pemerintahan
Surat Kelahiran
Pindah
Surat
Kelahiran
Surat Kematian
1 0
Surat Kematian
Surat Kematian
Surat Kelahiran
Surat Kelahiran
Administrasi
Surat Kematian
Surat Pengantar
Kependudukan
Surat Pengantar
KK
KK
Surat Pengantar
Surat Pengantar
KTP
Surat Pengantar
KTP
Surat Pengantar
Pindah
Pindah
Lap. Pendidikan
Lap. Pekerjaan
Lap. Kelahiran
Lap. Kematian
Lap. Jumlah
Penduduk
Lap. Daftar
Lurah
Calon Pemilih
Lap. Pindahan

Gambar 4.7 : Context Diagram Sumber : Data yang diolah

4.2.2 Dekomposisi Diagram

0 Sisfo Administrasi Kependudukan
0
Sisfo
Administrasi
Kependudukan
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0

Top Level

Top Level DFD Level 0
Top Level DFD Level 0

DFD Level 0

1 Pendataan
1
Pendataan
2 Transaksi
2
Transaksi
3 Laporan
3
Laporan
DFD Level 1 1.1 1.2 1.3 2.2 2.3 3.1 3.2 3.3 3.4 2.1 Buat Surat
DFD Level 1
1.1
1.2
1.3
2.2
2.3
3.1
3.2
3.3
3.4
2.1
Buat Surat
Pendataan
Pendataan
Pendataan
Buat Surat
Buat Surat
Lap. Jumlah
Lap. Kelahiran
Lap. Kematian
Lap. Pindahan
Pengantar
Penduduk
KK
Kelahiran
Pengantar KTP
Kelahiran
Penduduk
KK
2.4
2.5
3.5
3.6
3.7
1.4
1.5
Buat Surat
Buat Surat
Lap.
Lap. Daftar
Pengantar
Lap. Pekerjaan
Pendataan
Pendataan
Kematian
Pendidikan
Calon Pemilih
Pindahan
Pindahan
Kematian

Gambar 4.8 : Dekomposisi Diagram Sumber : Data yang diolah

4.2.3 DFD Leveled 0 Surat Kelahiran Surat Kelahiran Surat Kematian Surat Kematian KAUR Penduduk Surat
4.2.3 DFD Leveled 0
Surat Kelahiran
Surat Kelahiran
Surat Kematian
Surat Kematian
KAUR
Penduduk
Surat Permohonan
Surat Permohonan
Pemerintahan
KK
Surat Permohonan
KTP
Surat Permohonan
Pindah
KK
Surat Permohonan
KTP Surat Permohonan
Pindah
1. 1
1
Surat Kelahiran
Pendataan
Surat Kematian
Surat Pengantar
KK
Surat Pengantar
KTP
Surat Pengantar
Pindah
Pindahan
Data Pindahan
Data Kelahiran
Data KK
Data KTP
Kelahiran
Data Kematian
Kematian
Data Kematian
KTP
Data KTP
Data Kelahiran
KK
Data Pindahan
1.3 2
Data KK
Surat Kelahiran
Transaksi
Surat Kematian
Surat Pengantar
Surat Permohonan
KK
KTP
Surat Pengantar
Pindah
Data Penduduk
Penduduk Data Penduduk Lap. Daftar 1.2 3 Calon Pemilih Pembuatan Lap. Jumlah Laporan Lap. Kelahiran
Penduduk
Data Penduduk
Lap. Daftar
1.2 3
Calon Pemilih
Pembuatan
Lap. Jumlah
Laporan
Lap. Kelahiran
Penduduk
Lap. Kematian
Lap. Pekerjaan
Lurah
Lap. Pendidikan
Lap. Pindahan

Gambar 4.9 : DFD Leveled 0 Sumber : Data yang diolah

4.3 Perancangan Database Sistem

4.3.1 ERD ( Entity Relationship Data )

nik nama nama_ibu nama_ayah Tmp Lahir tgl lahir jns kelamin gol darah alamat rt rw
nik
nama
nama_ibu
nama_ayah
Tmp Lahir
tgl lahir
jns kelamin
gol darah
alamat
rt
rw
kelurahan
kecamatan
Pendidikan
Pekerjaan
agama
sts_kwn
kewarganeg
araan
tgl_exp
status_kel
no_kk
no_pindah
no_skl
no_skm
no_kk 1 KK tgl_berlaku no_pindah Pindahan 1 tgl_pindah alamat_asal alamat_tujuan status 1 nik KTP no_ktp
no_kk
1
KK
tgl_berlaku
no_pindah
Pindahan
1
tgl_pindah
alamat_asal
alamat_tujuan
status
1
nik
KTP
no_ktp
no_skl penolong tmp_kelahiran
no_skl
penolong
tmp_kelahiran
m Mempunyai Mempunyai m Penduduk m Mempunyai 1 Mempunyai 1 Mempunyai
m
Mempunyai
Mempunyai
m
Penduduk
m
Mempunyai
1
Mempunyai
1 Mempunyai
m Penduduk m Mempunyai 1 Mempunyai 1 Mempunyai 1 Kelahiran 1 Kematian no_skm tgl_Kematian
1 Kelahiran
1 Kelahiran
1 Kelahiran

1

1 Kelahiran
1 Kelahiran
1 Kelahiran

Kelahiran

1 Kelahiran
1 Kematian
1 Kematian

1

1 Kematian
1 Kematian
1 Kematian
1 Kematian
1 Kematian
1 Kematian
Kematian

Kematian

no_skm tgl_Kematian tmp_Kematian sebab
no_skm
tgl_Kematian
tmp_Kematian
sebab

Gambar 4.13 ERD ( Entity Relationship Data )

4.3.2 Relasi Antar Tabel

Sumber : Data yang diolah

4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :
4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :
4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :
4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :
4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :
4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :
4.3.2 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber :

Gambar 4.14 Relasi Antar Tabel Sumber : Data yang diolah

4.4 Implementasi Sistem Pengimplementasian sistem ini merupakan cara yang digunakan untuk menjabarkan proses – proses selama sistem ini dirancang. Sistem ini merupakan sebuah Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan pada Kelurahan Demangan. Dalam proses implementasi sistem ini perancang akan melakukan beberapa tahapan yaitu mulai dari tahap penginstalan software, pembuatan desain dan tahap koneksi.

a. Desain Interface Menu Awal

desain dan tahap koneksi. a. Desain Interface Menu Awal Gambar 4.33 Desain Interface Menu Awal b.

Gambar 4.33 Desain Interface Menu Awal

b. Desain Interface Menu Login

Menu Awal Gambar 4.33 Desain Interface Menu Awal b. Desain Interface Menu Login Gambar 4.34 Desain

Gambar 4.34 Desain Interface Menu Login

c.

Desain Interface Input Data Penduduk

c. Desain Interface Input Data Penduduk Gambar 4.37 Desain Interface Input Data Penduduk d. Desain Interface

Gambar 4.37 Desain Interface Input Data Penduduk

d. Desain Interface Input Data KTP

4.37 Desain Interface Input Data Penduduk d. Desain Interface Input Data KTP Gambar 4.38 Desain Interface

Gambar 4.38 Desain Interface Input Data KTP

e. Desain Interface Input Data Kartu Keluarga

e. Desain Interface Input Data Kartu Keluarga Gambar 4.39 Desain Interface Input Data Kartu Keluarga f.

Gambar 4.39 Desain Interface Input Data Kartu Keluarga

f. Desain Interface Input Data Kelahiran

Input Data Kartu Keluarga f. Desain Interface Input Data Kelahiran Gambar 4.40 Desain Interface Input Data

Gambar 4.40 Desain Interface Input Data Kelahiran

g. Desain Interface Input Data Kematian

g. Desain Interface I nput Data Kematian Gambar 4.41 Desain Interface Input Data Kematian h. Desain

Gambar 4.41 Desain Interface Input Data Kematian

h. Desain Interface Input Data Perpindahan

Input Data Kematian h. Desain Interface Input Data Perpindahan Gambar 4.42 Desain Interface Input Data Perpindahan

Gambar 4.42 Desain Interface Input Data Perpindahan

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

5.1 Kesimpulan

Berdasarkan dari penelitian yang telah dilakukan oleh penulis di Kantor Kelurahan Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali maka dapat disimpulkan sebagai berikut :

1. Proses pengolahan data pcnduduk pada bagian pelayanan yang tadinya dilakukan dengan manual, yang mana prosesnya masih berupa pencatatan dan penyimpanan data yang masih berbentuk arsip-arsip / berkas, dengan aplikasi kependudukan ini dapat mempermudah proses pengolahan data, kepraktisan dan otomatisasi dalam pemakaiannya, sehingga prosesnya lebih cepat dan efektif.

2. Dengan proses pengolahan yang dilakukan secara komputerisasi seperti penginputan dan pengkinian serta pencarian data penduduk yang melakukan pembuatan KK, KTP, Surat Keterangan Kelahiran, Kematian, Pendatang dan Pindah dapat meminimalisasikan kesalahan pada proses penambahan data serta mempermudah proses pencarian data penduduk.

3. Dengan adanya penyimpanan data yang sudah berbentuk database, maka kemungkinan tidak akan tcrjadi duplikasi data.

4. Perancangan Sistem Informasi Administrasi Data Kependudukan pada Kelurahan Demangan ini dapat mempermudah, mempercepat dan memperlancar informasi Kependudukan di Kelurahan Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali khususnya bagi petugas Kelurahan Demangan untuk memantau perkembangan data Jumlah penduduk, Status penduduk, Status pekerjaan, Pekerjaan penduduk, Tingkat Pendidikan Penduduk di Kelurahan Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

5.2 Saran

Dari hasil penelitian yang dilakukan penulis di Kelurahan Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali maka penulis memberikan saran-saran yang dapat meningkatkan informasi Kependudukan di Kelurahan Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali adalah sebagai berikut:

1. Sistem Informasi Kependudukan yang dikembangkan ini merupakan suatu bentuk sistern informasi komputerisasi yang belum begitu sempurna sehingga perlu dilakukan penyempurnaan. pengembangan dan perbaikan sistem sesuai kebutuhan pengguna sistem.

2. Sebelum

diimplementasikan. diharapkan dilakukan pengujian sistem yang dibangun dan

dipastikan sesuai dengan keinginan dan kebutuhan dan instansi pemerintah di Kelurahan Demangan, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.

3. Diharapkan dilakukan pelatihan terlebih dahulu agar pengguna benar-benar memahami sistem dan cara penggunaannya sekaligus pemeli haraannya. Sehingga sistem dapat digunakan dengan optimal untuk jangka waktu yang lama.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Jogiyanto, H.M. (2005), Analisis dan Desain Sistem Informasi , Yogyakarta :

Penerbit Andi. [2] Sutabri, Tata (2004), Analisa Sistem Informasi, Yogyakarta : Penerbit Andi. [3] Mcleod Jr., Raymond dan George Schell (2004), Sistem Informasi Manajemen Edisi Kedelapan, Jakarta : Penerbit PT.Indeks [4] Octovhiana D.Krisna (2003), Cepat Mahir Visual Basic 6.0, Jakarta : Penerbit IlmuKomputer.com [5] Sanjaya, S.E., S.Kom., Ridwan (2005), Membuat Menu Cantik Untuk Aplikasi Visual Basic 6.0, Yogyakarta : Penerbit Andi. [6] http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_informasi_administrasi_kependudukan diakses pada tanggal 25 Juli 2014