Anda di halaman 1dari 5

Pada spektrum IR, didapatkan puncak yg paling tinggi yaitu pada frekuensi 1718.

Hal ini menandakan bahwa gugus utama pada senyawa yang dianalisis adalah
gugus keton. Kemudian di susul dengan terdeteksinya gugus alkana ( 13401470 ) dan pada (2850-2970).

Pada panjang gelombang 275, sesuai tabel adsorpsi gugus kromofor, maka
dengan melihat puncak pada panjang gelombang dan absorbansi pada
spektrum, maka dapat diduga bahwa senyawa yang dianalisis mengandung
gugus keton ( tidak jenuh ).

Kromofor. Kromofor berasal dari bahasa latin


yang artinya chromophorus yang berarti
pembawa warna. Pada mulanya pengertian
kromofor digunakan untuk sistem yang
menyebabkan terjadinya warna pada suatu
senyawa. Kemudian diperluas menjadi suatu
gugus fungsi yang mengabsorbsi radiasi
elektromagnetik, termasuk yang tidak
memberikan warna. Jadi kromofor adalah gugus
fungsi yang menyerap atau mengabsorbsi radiasi
elektromagnetik di daerah panjang gelombang
ultraviolet dan daerah cahaya tampak. Contoh
kromofor: C=O, C=C, N=N dan NO .
2

"Ausokrom adalah gugus fungsional yang mempunyai elektron


bebas seperti hidroksi , metoksi, dan amina. Ausokrom tidak
mengabsorbsi di daerah ultraviolet , tapi bila gugus ausokrom
terikat oleh gugus kromofor maka pita absorbsi k akan tergeser
ke panjang gelombang yang lebih besar dan intesitasnya akan
naik"

Auksokrom (Auxochrom = auxiliary


chromophores), yakni gugus yang berpengaruh
(namun sedikit) terhadap absorpsi UV, tetapi
berdampak cukup signifikan pada absorbansinya
(l dan e ). Contoh gugus auksokrom adalah :
OH, OR, dan NHR. Secara umum gugus-gugus
auksokrom dicirikan oleh adanya pasangan
elektron bebas yang terdapat pada gugus yang
bersangkutan.
maks

O=CCH 2CH 3