Anda di halaman 1dari 13

PENATAUSAHAAN

PENGELUARAN
Definisi: serangkaian proses kegiatan
menerima,
menyimpan,
menyetor,
membayar,
menyerahkan
dan
mempertanggungjawabkan
pengeluaran
uang yang berada pada pengelolaan SKPD
dan/atau SKPKD.

PEJABAT PELAKSANA
PENATAUSAHAAN PENGELUARAN
Penatausahaan
pengeluaran daerah
pada tingkat SKPD
Pengguna
Anggaran/Kuasa
Pengguna Anggaran
(PA/KPA)
Pejabat
Penatausahaan
Keuangan Satuan
Kerja Penrangkat
Daerah (PPK-SKPD
Pejabat Pelaksana
Teknis Kegiatan
(PPTK) dan
Bendahara
Pengeluaran
Bendahara
Pengeluaran
pembantu (jika
diperlukan)

Penatausahaan
pengeluaran daerah
pada tingkat SKPKD
dilakukan oleh:
Pejabat Pengelola
Keuangan Daerah
selaku Bendahara
Umum Daerah (PPKD
selaku BUD)
Kuasa Bendahara
Umum Daerah
(Kuasa BUD).

DOKUMEN PENATAUSAHAAN
PENGELUARAN

Anggaran kas;
DPA-SKPD;
SPD;
Register SPD;
Surat Permintaan Pembayaran (SPP) UP,GU,TU,LS;
Register SPP;
Surat Perintah Membayar (SPM) UP,GU,TU,LS;
Register SPM;
Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) UP,GU,TU,LS;
Register SP2D;
Buku kas umum Pengeluaran;
Buku Kas Umum pengeluaran pembantu;
Buku pembantu simpanan/Bank;
Buku pembantu Panjar;
Buku pembantu pajak;
Berita acara pemeriksaan kas;
Register penutupan kas;
Perincian pengeluaran perincian obyek;
Kartu pengendalian kredit anggaran;
Laporan pertanggungjawaban pengeluaran;
Surat pengesahan pertanggungjawaban pengeluaran.

SPP

Definisi:
Surat
permintaan
pembayaran (SPP) adalah dokumen
yang diterbitkan oleh pejabat yang
bertanggungjawab atas pelaksanaan
kegiatan/bendahara
pengeluaran
untuk
mengajukan
permintaan
pembayaran.

PROSEDUR PENERBITAN SPP


Berdasarkan SPD bendahara pengeluaran
mengajukan SPP dalam rangka permohonan
penerbitan SPM kepada PA/KPA melalui PPK-SKPD
yang telah menguji kelengkapan dan kebenaran
SPP yang diajukan bendahara pengeluaran.
SPP yang diajukan bendahara pengeluaran
terdiri dari :
SPP
SPP
SPP
SPP

uang persediaan (SPP-UP);


ganti uang (SPP-GU);
tambahan uang (SPP-TU);
langsung (SPP-LS).

SPM
SPM adalah dokumen yang
digunakan/ diterbitkan oleh PA/KPA
untuk penerbitan SP2D atas beban
pengeluaran DPA-SKPD.

Prosedur Penerbitan SPM

Pengujian atas
SPM yang
diajukan baik
dari segi
kelengkapan
dokumen
maupun
kebenaran
pengisiannya.

Melihat
kesesuaian DPASKPD yang
terkait serta
batas jumlah
dalam SPD yang
terkait.

Apabila telah
dinyatakan
lengkap, maka
PPK-SKPD akan
membuat
rancangan SPM
untuk diotorisasi.

Setelah tahun anggaran berakhir,


PA/KPA dilarang menerbitkan SPM yang
membebani tahun anggaran
berkenaan.

SPM yang telah


diterbitkan
diajukan kepada
Kuasa BUD untuk
penerbitan SP2D.

SP2D
Definisi: dokumen yang digunakan
sebagai dasar pencairan dana yang
diterbitkan
oleh
Kuasa
BUD
berdasarkan SPM.

PROSEDUR PENERBITAN
SP2D
Kuasa BUD meneliti
kelengkapan
dokumen SPM yang
diajukan oleh PA/KPA
agar pengeluaran
yang diajukan tidak
melampaui pagu dan
memenuhi
persyaratan yang
ditetapkan dalam
peraturan
perundangan.

Apabila telah
dinyatakan lengkap,
maka Kuasa BUD
akan menerbitkan
SP2D yang sudah
disahkan apabila
telah ditandatangani
dan distempel oleh
Kuasa BUD.

Apabila dinyatakan
belum lengkap, maka
Kuasa BUD membuat
Surat penolakan
penerbitan SP2D
kepala PA/KPA agar
menyempurnakan
SPM.

SP2D diserahkan
kepada Bank,
bendahara
pengeluaran atau
rekanan pihak ketiga
untuk dicairkan di Kas
Umum Daerah pada
Bank yang ditunjuk
sebagai Kas Umum
Daerah.

SP2D adalah spesifik,


artinya satu SP2D
hanya dibuat untuk
satu SPM saja.

ANGGARAN BELANJA
Pelaksanaan belanja yang dilakukan untuk
melaksanakan
suatu
kegiatan,
wajib
dipertanggungjawabkan oleh PPTK secara tepat
waktu dan melampirkan dokumen-dokumen
pendukung
penggunaan
anggaran
dalam
pelaksanaan kegiataan yang terkait.
PPTK
memberikan
dokumen
penggunaan
anggaran
kepada
bendahara
pengeluaran
sebagai dasar bagi bendahara pengeluaran untuk
membuat surat pertanggungjawaban (SPJ).

Teknis Anggaran Belanja


PPTK
mengajukan
permohonan
dana melalui
Nota
Pencairan
Dana (NPD)
untuk
melaksanaka
n kegiatan
tertentu
kepada
PA/KPA.

Berdasarkan
permohonan
dana PA/KPA
memberikan
memo
persetujuan
kepada
bendahara
pengeluaran
untuk
mengeluarka
n sejumlah
dana yang
dimaksud.

tidak
semua
dokumen
pembukuan
digunakan
secara
bersamaan
untuk
membukukan satu
transaksi keuangan

bendahara
pengeluaran
mengeluarka
n dana
sejumlah
persetujuan
yang
diberikan
PA/KPA
kepada PPTK.

Dalam proses
pelaksanaan
kegiatan,
PPTK wajib
mengarsipkan
dokumendokumen
yang terkait
dengan
pengeluaran
belanja untuk
kegiatan
tersebut.

PPTK
memberikan
dokumendokumen
pelaksanaan
belanja
sebagai dasar
bendahara
pengeluaran
dalam
melakukan
pertanggungj
awaban
belanja.

Bendahara
pengeluaran
berdasarkan
dokumen
yang
diberikan oleh
PPTK,
mencatat
pelaksanaan
belanja
kedalam
pembukuan.

Dokumen yang digunakan sebagai


dasar dalam melakukan pembukuan
adalah :
SP2D UP/GU/TU/LS;
Bukti transaksi yang sah dan lengkap;
Dokumen pendukung lainnya
sebagaimana yang diatur dalam
peraturan yang berlaku.