Anda di halaman 1dari 9

4/24/2016

DuniaMacamApa?|RumahFilsafat

DUNIA MACAM APA?

wallpaperswa.com

wallpaperswa.com

OlehRezaA.AWattimena

DosendiUnikaWidyaMandala

Surabaya

Beberapahariyanglalu,saya

mengunjungipasarkecildekat

rumah.Sepertibiasa,pasarbegitu

ramaidenganorangyangmelakukan

transaksijualbeli.Yangmenarik

perhatiansayaadalah,betapa

kotornyapasartersebut.Iaterletakdekatdengantempatsampah,persisdi

depansungaikecilyangditimbunolehsampahyangbegitubanyak,mulaidari

botolaqua,sampaidengansayur­sayuranbusuk.Pemandanganyang

mengerikantersebuttentusajadibarengidenganbaubusukyangmenusuk

hidung.

Takjauhdaripasartersebut,adagedungtinggimenjulang.Gedungituadalah

apartemenyangberdiritinggimenjulangdiantaraperumahankelas

menengahkeatas.Sekalilagi,sayatergerakolehketimpangansosialyang

begitubesarantarasikayadansimiskindiIndonesiatercintaini.Keadaan

semacaminidapatdenganmudahditemukandiberbagaitempatdi

Indonesia.

Memang,kitahidupdiduniayangpenuhdengantantangan.Perangtak

berkesudahandiberbagaitempatditambahdengankerusakanlingkungan

hidupmenjaditantanganbersama.Ketimpangansosialseolahmenjadibom

waktuyangmenungguuntukmeledak,sehinggamenghasilkankonflikbesar

dimasyarakat.Pertanyaankecillalumenggantung,duniamacamapakah

yangkitawariskankeanakcucukita?Adanadapesimisdidalamjawaban

4/24/2016

DuniaMacamApa?|RumahFilsafat

ataspertanyaantersebut.

KemajuanyangBerkelanjutan

GerharddeHaan,ilmuwanpendidikanasalBerlin,pernahmenyatakan,

bahwatema“kemajuanyangberkelanjutan”(nachhaltigeEntwicklung)adalah

tematerpentingjamankita.Ideiniharuslahdisatukandenganberbagai

bidangkehidupanmasyarakat,mulaidariseni,pendidikan,ekonomisampai

denganpolitik.DiJerman,orangbisamengambiljurusanturismehijau

sebagaipendidikannya.Didalamjurusaninidiajarkan,bagaimanaorangbisa

berwisatadenganhematenergi,sepertimisalnyamenggunakanangkutan

umum,dantidakbersandarmelulupadakendaraanpribadi.

Konsep“kemajuanyangberkelanjutan”ininantinyaberkembangsecara

konkretmenjadiberbagaikebijakandibidangekonomidanpariwisata.

Sebagaikonsumen,kitabisamemilihuntukmembeliprodukyangdibuat

denganprinsipperdaganganyangadil.Kitahanyaperlumelihatlabelyang

tertempeldibarangyanghendakkitabeli.Adakemungkinanlainnya,yakni

produkyangdibuatdengancara­carayangsehat,yangbiasanyatertempel

label“bio”.Semualabelinimelambangkanadanyaproses­prosesyangadildi

belakangberagamprodukataupunjasayangkitabeli.

Konsepinisebenarnyabukansesuatuyangbaru.Ialahirdarimasa­masa

awalrevolusiindustridiEropapadaabad18lalu.Padamasaitu,kayuadalah

sesuatuyangamatberharga.Orangmenggunakankayutidakhanyauntuk membangunrumah,tetapijugauntukpemanasruangandanmemasak. Beberapahutanmenjadigundul,akibatdariproses­prosesini.Keadaanini mendorongHansCarlvonCarlowitz,yangpadawaktuitumenjadipemerhati

hutandiJerman,untukmenulisbukupada1713tentangekonomidarihutan­

hutan(ÖkonomiederWalder).Idetentangkemajuanekonomiyang

 Ikuti Filsafat” Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda. Bergabunglah dengan 1.665 pengikut
 Ikuti
Filsafat”
Kirimkan setiap pos baru ke Kotak
Masuk Anda.
Bergabunglah dengan 1.665
pengikut lainnya
Masukkan alamat email Anda
ta
Daftarkan saya

berkelanjutandanmemperhatikankeadaanlingkunganhiduppunlahirdi Ikuti “Rumah

Eropa.

Sejaksaatitu,konsepberpikirdanbertindakberdasarkankesadaran

lingkunganhiduppunmeningkat.Pada2002lalu,PerserikatanBangsa­

BangsamengadakanpertemuandiRiodeJaneiro.Merekabersepakatuntuk

merumuskanprogramglobaldengannama“PendidikanuntukKemajuanyang

Berkelanjutan”(BildungfürnachhaltigeEntwicklung).

PBB,termasukIndonesia,haruslahmenerapkanberbagaikebijakanyang

4/24/2016

DuniaMacamApa?|RumahFilsafat

menunjangprogramtersebut,terutamadibidangpendidikandanpenelitian.

KeadaandiIndonesia

Jikadiperhatikanlebihdekat,kesadaranakankelestarianlingkunganhidup

sudahselalumenjadibagiandaribudayaIndonesia.Beragambentukkearifan

lokaldiberbagaitempatdiIndonesiatelahmenunjukkan,bagaimana

pelestarianlingkunganhiduptelahmenjadibagiansehari­harikehidupan

mereka.Hutansetempattidakhanyalestari,tetapijugaberkembangsemakin

luasdanindah.Kesadaransemacaminilahirdaripemahamanmendasar,

bahwamanusiaadalahbagianintegraldarialamsekitarnya.Tidakada

pembedaanantaramanusiadenganalamyangmelahirkanserta

membesarkannya.

PahaminitampaknyamerupakanpengaruhlangsungdaricaraberpikirHindu

danBuddhis.Memang,selamalebihdari1000tahun,Indonesiaberadadi

bawahkekuasaankerajaan­kerajaanHindudanBuddha,yangbesar

diantaranyaadalahSriwijayadanMajapahit.Keduapandanganini

mengingatkan,bahwamanusiabukanlahseonggokdagingdandarah

semata,tetapijugamerupakanalamsemestaitusendiri.Tidakada

keterpisahanantaramanusiadenganseluruhalamsemesta,besertasegala

mahlukyangadadidalamnya.Kesadaraninitertanambegitudalamdidalam

caraberpikirdancarahiduporangIndonesia,sampaisekarangini.

Sayangnya,beragamkearifanlokalsemacaminikianmenghilang.Globalisasi

telahmenyebarkancaraberpikirneoliberalisme,yangmelulumementingkan

nilaiekonomi,keseluruhdunia.Bersamadenganglobalisasi,kebudayaan

AmerikadanEropapuntersebarkeseluruhdunia,seolahtanpabisa

terbendung.Kesemuanyaitumengancamkearifanlokalyangtelah

berkembangribuantahundiIndonesia.Bersamadenganitu,kelestarianalam

kitapunterancamolehperkembanganindustriyangterlalupesat,beserta

limbahnyayangsebagianbesartidakbisadiolah.

Sebenarnya,globalisasibukanlahprosesyangmeluluburuk.Banyak

keuntunganyangbisadiperolehdenganprosesini,mulaidarikeuntungan

melaluiperdaganganekonomiditingkatglobal,pendidikanlintasnegara,

sampaidenganperkembanganbudayadancarahidup.Iniadalahbuah­buah

globalisasiyangbisadipetik,asalkanpemerintahkitamemilikiaturanyang

kuatdanadildidalammenataprosesglobalisasi.Sayangnya,initakterjadidi

4/24/2016

DuniaMacamApa?|RumahFilsafat

kenyataan.Pemerintahkitajustrudipenuhikorupsi,kolusidannepotisme

yangmenghambatpembangunandiberbagaibidang.

DuniaMacamApa?

Menghadapipertanyaan,duniamacamapayangkitawariskanpadaanak

cucukita,kitahanyadapatterdiam.Yangpasti,alamyangkitawariskan

adalahalamyangsudahrusak.Tatapolitikdanekonomiglobalpunmasih

menghasilkanketimpangansosialyangamatbesarantarasikayadansi

miskin.Ketimpanganinimembawaberagammasalahlainnya,mulaidari

kriminalitas,sampaidengankonflikantarkelassosialyangmembawakorban

jiwaamatbanyak.Wacana“kemajuanyangberkelanjutan”punnyaristak

terdengardiberbagaidiskusipublikdiIndonesia,dansamasekalitidak

menjadibagiandariwacanadiskusiditingkatelitpolitikIndonesia.

PemerintahtentuberperanpentingdidalammembangunIndonesia.Namun,

kitatidakbolehsepenuhnyamenggantungkandiripadapemerintah.Sebagai

warganegara,kitaperluikutsertamempengaruhiberbagaibentukkebijakan,

sehinggabisaberpihakpadakepentinganrakyatbanyak.Kitabisabergabung

dengankelompok­kelompokkritisyangsudahadadimasyarakat,atau

membukawacana­wacanabaruuntukmemajukanbangsa.Harapannya,

duniayangkitawariskankepadaanakcucukitaadalahduniayanglebihbaik

dariyangkitatinggalisaatini.Bukankahituyangkitasemuamau?

Tentangiklan­iklanini https://rumahfilsafat.com/2016/04/07/dunia­macam­apa/ 4/9

4/24/2016

DuniaMacamApa?|RumahFilsafat

Bagikanini:

2bloggermenyukaiini.

Terkait

Cetak

Facebook 24

dalam"filsafat"

Thisentrywastaggedfilsafat.Bookmarkthepermalink.

Thisentrywastagged filsafat .Bookmarkthe permalink . MENGURAIEPISTEMOLOGIKORUPTOR MENCIPTAMASYARAKATTERBUKA

4THOUGHTSON“DUNIAMACAMAPA?”

Sophy IM_119 berkata:

April8,2016pukul10.16

Sophy IM_119 berkata: April8,2016pukul10.16

Tulisanyangsekalilagimenggugahpak.Terimakasihatastulisan­tulisanyangmencerahkan.

Suka

April15,2016pukul10.16

sama2 semogamembantu

Suka

April15,2016pukul10.16 sama2 semogamembantu  Suka Balas https://rumahfilsafat.com/2016/04/07/dunia­macam­apa/ 5/9

4/24/2016

DuniaMacamApa?|RumahFilsafat

April10,2016pukul10.16

sihombingstefan53 berkata: April10,2016pukul10.16

Sepertiyangandatuliskan,adakesalahancaraberpikiryangmenyebabkankerusakanduniaini, khususnyadiindonesialembagalemmbagaagamakebanyakantidakpekaterhadapkerusakanalam saatini.Yangdapatsayaperbuatsaatini,denganmenanamsayurdanbuahdihalamanrumah,agar petanitidakmembukalahandenganmengurangiluashutandipedesaanuntukmemenuhikebutuhan

sehari2.Tapimemangakanadakonsekuensi,apakahpetaniakankehilanganmatapencaharian,sekali

lagiadakesalahancaraberpikir,bagaimanapendapatandapakreza.

DikirimdariASUSsaya

Suka

April15,2016pukul10.16

Balas Reza A.A Wattimena berkata: April15,2016pukul10.16

dimanaadamasalah,disituadakesalahanberpikir.Kitabutuhperubahansistemikmemang.

Walaupunusahaindividualjugatetapberarti.Pemerintah,bisnisdanmasyarakatsipilperlu

sungguhbekerjasamauntukmenanganimasalahsatupersatu

Suka

BERIKANBALASAN

Ketikkankomentardisini

IKUTI RUMAH FILSAFAT

Enteryouremailaddress

tofollowthisblogand

receivenotificationsof

newpostsbyemail.

Bergabunglahdengan

1.665pengikutlainnya

Masukkanalamatemail