Anda di halaman 1dari 50

HAK ASASI MANUSIA

Page 1

HAM
HAM
?

Page 2

MENGAPA KITA PERLU MEMPELAJARI HAM


Berbagai Pertanyaan yang sering Muncul
- Apakah sebenarnya HAM itu ?
- Mengapa Negara Maju banyak mengritik dan menuduh
negara berkembang sebagai pelanggar HAM
- Apakah Negara maju telah menegakkan HAM dan
apakah mereka tidak melanggar HAM ?
- Betulkan Negara maju ingin menegakkan HAM ?
- Apa prinsip-prinsip atau kriteria HAM itu !
- Adakah Acuan Umum HAM yang diterima oleh bangsabangsa di dunia ?
- Mengapa perlu menegakkan HAM ?
- Aapakah HAM juga telah menjadikan persoalan
bersama bagi bangsa-bangsa yang ingin hidup layak ?
Page 3

Hak Azazi Manusia


BEBERAPA ISTILAH :

Human Rights,
Fundamental Rights,
Constitutional Rights
Dlm Literatur Asing sering
disebut RIGHTS saja
Page 4

Dalam UU No.39 Tahun 1999


Ps.1.1 HAM adalah :
seperangkat hak yg melekat pd hakekat
keberadaan manusia sebagai mahluk
Tuhan YME dan merupakan anugrahnya yg
wajib dihormati, dijunjung tinggi dan
dilindungi oleh negara, hukum,
pemerintah, dan setiap orang demi
kehormatan serta perlindungan harkat
dan martabat manusia.

Page 5

Difinisi HAM
Hendarmin Ranadireksa
Adl seperangkat ketentuan atau aturan untuk melindungi
warga negara dari kemungkinan penindasan, pemasungan
dan tau pembatasan rusang gerak warganegara oleh negara.

Mahmud MD
Adl sebagai hak yg melekat pada martabat manusia
sebagai mahluk ciptaan tuhan , dan hak tersebut dibawa
manusia sejak lahir ke muka bumi sehingga hak tersebut
bersifat fitri (kodrati).

Antony Flew.

Page 6

Hak-hak asasi merupakan suatu perangkat asas-asas yang


timbul dari nilai-nilai yg kemudian menjadi kaidah-kaidah yg
mengatur perilaku manusia dlm hubungan dg sesama
manusia

PENGERTIAN HAM
SECARA UMUM
HAM adalah hak yang melekat pada diri manusia yang
bersifat kodrati dan fundamental sebagai suatu anugerah
Allah yang harus dihormati , dijaga dan dilindungi oleh
setiap individu, masyarakat atau negara.
Seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan
keberadaan manusia sebagai mahluk Tuhan Yang
Maha Esa dan merupakan anugerah Nya yang wajib
dihormati , dijunjung tinggi dan dilindungi oleh
negara, hukum, pemerintah dan setiap orang demi
kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat
manusia (Pasal 1.1 UU No. 39 tahun 1999). anugerahPage
7
dihormati,

Perspektif HAM
POLITIS (POLITICAL WILL NEGARA - RULE OF
LAW)
PHILOSOPHIS (KEADILAN, NON
DISKRIMINASI, KEBHINEKAAN)
YURIDIS (KEPASTIAN HUKUM) UUD RI 1945
DST
SOSIOLOGIS (MANFAAT) KESEIMBANGAN
HAK DAN KEWAJIBAN

EKOLOGIS

Page 8

EKSTERNAL (NILAI GLOBAL) RATIFIKASI,

HAK ASASI MANUSIA


LEGISLATIONS :

Undang-Undang Dasar 1945


Konstitusi RIS/Undang-undang Dasar RIS 1949
Undang-undang Dasar Sementara 1950
Undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun
1945
Tap MPR No.XVII MPR 1998 ttg Hak Asasi Manusia
Keppres No. Tahun 1993 ttg Komnas HAM
UU No.39 Tahun 1999 ttg Hak Asasi Manusia
UU No.26 Tahun 2000 ttg Pengadilan HAM

Page 9

SEJARAH HAM

Non
Muslim

MADINAH CHARTER (Abad V)


Jaminan beribadah bagi umat NonMuslim. Beberapa sarjana
menganggap Madinah Charter
sebagai dokumen HAM pertama
khususnya dalam kebebasan
berkeyakinan (freedom of
Conscience)
MAGNA CHARTA (1215)
Elitis, hanya menyangkut
kepentingan Raja & bangsawan serta
gereja.
Tidak ada kaitan dengan kebebasan
individu warga negara
namun memiliki makna penting yakni
berakhirnya absolutism dengan
dibatasinya kekuasaan negara
Page 10

10

SOME IMPORTANT
DOCTRINES
THOMAS HOBBES (1588-1679)
dalam Leviathan (1651)
menyatakan
manusia dalam keadaan alami
adalah: hommo homini lupus, bellum
omnium contra omnes (war of
everyone against everyone)
OKI Rakyat meninggalkan keadaan
alaminya dan memasuki babak baru :
Kehidupan bernegara, dengan
menyerahkan total hak-haknya pada
negara
Only a Sovereign with Absolute
Power Could Bring and keep The
Peace
Page 11

Thomas Hobbes
11

SEJARAH HAM & PEMERINTAHAN

JOHN LOCKE (1632-1704)


dalam Second Treatise of
Government menyatakan:
Government rests on the
consent of the governed
Government is created to
protect natural rights of life,
liberty and property and
these are inviolable
Right To Change The
Government once it failed to
fulfill its Obligation to the
people
Page 12

John
12
Locke

PETITION OF RIGHTS (1628)


AMERICAN REVOLUTION (1776): Pemberontakan kaum
colonist yg merasa tertindas kekuasaan & perundang2an
Inggris/London
Konstitusi Amerika 1789 belum mencantumkan HAM tapi
sudah mencakup Habeas Corpus, Ex Post Facto Law & Bill
of Attainder
FRENCH REVOLUTION (1789) : Ditandai dengan jatuhnya
Benteng Bastille di Paris, tempat pemenjaraan musuh politik
dinasti Bourbon. Semboyan yg terkenal Liberte, Egalite,
Fraternite.

Page 13

13

HAM
HUMAN RIGHTS

Diperjuangkan Hingga Akhirnya diterima


oleh Bangsa-Bangsa di Dunia yang
tergabung dalam Organisasi
International, Perserikatan bangsabangsa (PBB), dalam bentuk
Universal Declaration of Human Rights
(Pernyataan Sedunia tentang Hak-Hak
Asasi Manusia) Tahun 1948.
Page 14

BERBAGAI DOKUMEN DITERIMANYA

HAM

1. Piagam Magna Charta (1215) :


Dokumen yang berisi beberapa hak yang diberikan oleh Raja John di
Inggris kepada para Bangsawan atas tuntutan mereka sekaligus membatasi
kekuasaan raja dan menghormati hak-hak rakyat.
2. Dokumen Bill of Rights (1689) :
Undang-Undang yang diterima oleh Parlemen Inggris sesudah berhasil
mengadakan perlawanan terhadap Raja James II dalam suatu Revolusi tak
berdarah.
3. Declaration des droits de lhomme et du citoyen (1789) :
Suatu pernyataan hak-hak manusia dan warga negara yang dicetuskan
pada permulaan Revolusi Perancis sebagai perlawanan terhadap Rezim
yang berkuasa secara absolut.
4. Piagam Bill of Rights (1789) :
Suatu naskah Undang-Undang tentang hak yang disusun oleh rakyat
Amerika, Piagam ini sekarang telah menjadi bagian dari Undang-Undang
Page 15
Dasar Amerika pada Tahun 1791.

Beberapa Tonggak Perjuangan HAM di Indonesia

1901 Sarekat Prijaji, gerakan perdagangan tanpa


memandang suku.Tokohnya R.M Tirto Adhi Surjo
(baca Pramoedya A. Toer, Sang Pemula, Jakarta:
Lentera Dipantara,
1908 Boedi Oetomo, dlm kepustakaan Indonesia
sering disebut tonggak awal Kebangkitan Nasional
1928 Sumpah Pemuda
1945 Proklamasi Kemerdekaan

Page 16

16

HAM DALAM SEJARAH


KONSTITUSIONALISME INDONESIA
PRO KONTRA HAM DALAM
PENYUSUNAN UUD 1945 ANTARA
SOEKARNO & SOEPMO VS HATTA &
YAMIN
SOEKARNO: HAM adalah
Individualisme, Liberalisme yang tidak
sesuai dengan kepribadian bangsa
Indonesia. Agar paham Individualisme &
Liberalisme dibuang jika negara hendak
mendasarkan diri pada faham
kekeluargaan,gotong royong dan tolong
menolong. Jangan Tiru Deklarasi HAM &
Warga Negara di Perancis
SOEPOMO: Faham yang dianut
Indonesia adalah kekeluargaan, maka

Page 17

17SOEKARNO

HATTA :
Setuju asas kekeluargaan,
TAPI HAM tetap perlu
dicantumkan dlm UUD
misalnya hak berpendapat,
berserikat dll Hal ini untuk
menghindari negara
kekuasaan (machstaat)
YAMIN : UUD mesti
memuat HAM seluasluasnya. HAM bukanlah
Liberalisme, tapi
Perlindungan yg harus ada
dlm UUD
Page 18

HATTA
18

Rights (?) on UUD 1945

Kebebasan Beragama, Berserikat Berkumpul &


mengeluarkan pendapat, Pekerjaan yang layak bagi
Kemanusiaan
Pengumuman No.10 BP KNIP tgl 5 Desember 1945
=akan melakukan persiapan u/melakukan
perubahan UUD dengan alasan UUD 1945 belum
sempurna
Dibentuk Perancang UUD Negara tgl 19 February
1946 diketuai o/Soepomo (Menkeh), Sekretaris
Mr.Subardjo dg anggota 21 Ahli Hukum
Page 19

19

HARUN AL RASYID : UUD 1945 sama sekali tidak memuat


ketentuan HAM
Pasal 28 UUD 1945 : Kemerdekaan berserikat dan berkumpul,
mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan
sebagainya ditetapkan dengan undang-undang
Pasal di atas hanya menyatakan bahwa hak-hak tersebut akan
diatur dalam UU
Hatta & Yamin : HAM dlm Pasal 28 agar diperinci
Soekarno
: Menolak, karena dianggap bertentangan dgn
paham Integralistik

Page 20

20

KEMBALI KE UUD 1945, DIMULAINYA


KEKUASAAN OTORITER
4/5 Konstituante SETUJU & 5/9 Konstituante TIDAK
SETUJU : Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan
syariat Islam bagi Pemeluk2nya
Pdhl Ps 137 ay (2) UUDS 1950 : UUD baru berlaku djika
rantjangannja telah diterima dengan sekurang2nja 2/3 dari
djumlah Anggauta jang hadir
Dekrit Presiden/Presidential Decree 5 Juli 1959 (Kepres No.
150 Tahun 1959) ttg Pembubaran Konstituante & kembali ke
UUD 1945

Page 21

21

Tragedi Politik 1965 : Pembunuhan 6 Jenderal AD


yg diikuti dg Pembunuhan Massal 1965-1966
massa/simpatisan & mereka yang diduga sebagai
massa/simpatisan PKI di Jawa & Bali, salah satu
Kejahatan Terhadap Kemanusiaan terbesar di dunia
di abad XX
Runtuhnya kekuasaan Demokrasi Terpimpin
Soekarno
Munculnya Orde Baru pada 1968
Page 22

22

TAP MPRS No.XIV/MPRS/1966 Agar disusun Piagam HAM


Dibentuk Panitia Ad Hoc u/menyusun perincian HAM (PAH IV),
pembagian kekuasaan lembaga2 negara mnrt UUD 1945(PAH II), &
pelengkap penjelasan UUD 1945 (PAH III)
Keputusan Pimpinan MPRS No.24/B/1967 menerima dg baik hasil2
kerja PAH

Page 23

23

HAM Pada Masa ORDE BARU


SU MPRS V 1968 Tidak berhasil dicapai kesepakatan hasil kerja PAH
untuk dijadikan sbg ketetapan ttg PIAGAM HAM
Ketetapan MPR No.V/MPR/1973 MENCABUT Tap MPRS
No.XIV/MPRS/1966
Pemenjaraan, Pembuangan tanpa Peradilan lawan2 politik sebagai akibat
peristiwa 1965
Kooptasi lembaga Legislative & Judicial o/Executive
Perundang2an yang mengekang (Repressive) dan bukannya menjamin
HAM
Digunakan& Dipertahankannya Pasal2 Kolonial u/ meredam Oposisi
1967 1967 MPR menyatakan : Tidak mempunyai keinginan untuk
merubah UUD 1945. MPR menetapkan akan MENGABADIKAN UUD
1945 ; suatu pengkhianatan amanah Founding Fathers (Ananda B.
Kusuma, 2007: 150)

Page 24

24

THE END OF THE NEW ORDER


1991 : Penembakan di Dili, Timor Timur
1993 Dibentuk Komnas HAM atas desakan
Internasional
1994 Pemberangusan Pers: TEMPO, DETIK,
EDITOR
1996 Penyerbuan Markas PDI Ratusan orang
diduga tewas
1997 Krisis Moneter, Hutang LN (terutama swasta)
jatuh tempo, Penculikan Aktivis
1998 Kerusuhan Mei, Mundurnya Soeharto (?) dan
berakhirnya Orde Baru (?)
Page 25

25

HAM dalam Masa Transisi


Demokrasi

TAP MPR No.V/MPR/1998 ttg Pemantapan Persatuan


Nasional mengamanatkan pembentukan Komisi Kebenaran &
Rekonsiliasi
Ketetapan MPR No.XVII/1998 Tentang Hak Asasi Manusia :
Agar Lembaga-lembaga Tinggi Negara dan Aparatur
Pemerintah untuk menghormati, menegakkan &
menyebarluaskan HAM
Agar Presiden & DPR meratifikasi Instrumen2 Hak Asasi
Manusia Internasional
HAM: Hak dasar yang secara kodrati dianugerahkan Tuhan
YME kepada manusia tanpa perbedaan antara satu dan
lainnya
PIAGAM HAK ASASI MANUSIA INDONESIA
Page 26

26

UU No. 39 /1999 Tentang HAM


HAM : Seperangkat Hak yang melekat pada hakikat
keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan YME
& mrpk anugerah yg harus dihormati, dijunjung tinggi
dan dilindungi oleh negara, hukum, pemerintah, dan
setiap orang demi kehormatan serta perlindungan
harkat dan martabat manusia
Kewajiban Dasar Manusia : Seperangkat Kewajiban
yang apabila tidak dilaksanakan tidak mungkin
terlaksana dan tegaknya HAM
Page 27

27

Beberapa Muatan UU HAM


HAK UNTUK HIDUP (mempertahankan hidup; meningkatkan
taraf kehidupan; hidup tenteram, aman, damai, bahagia,
sejahtera lahir bathin; lingkungan hidup yang baik dan sehat)
HAK BERKELUARGA DAN MELANJUTKAN KETURUNAN
(membentuk suatu keluarga dan melanjutkan keturunan
melalui perkawinan; perkawinan sah dengan kesepakatan
calon suami isteri sesuai dengan ketentuan perundang2an)
HAK MENGEMBANGKAN DIRI (kebutuhan dasar untuk
berkembang layak, memperoleh pendidikan,
mengembangkan & memperoleh manfaat dari seni budaya;
berkomunikasi dan memperoleh informasi; melakukan
pekerjaan sosial)

Page 28

28

HAK ATAS RASA AMAN (mencari suaka, pengakuan di depan


hukum sebagai manusia, rasa aman u/ berbuat/tdk berbuat
sesuatu; kediaman siapapun tdk boleh diganggu,
kemerdekaan & rahasia dlm hubungan surat menyurat tmsk
melalui sarana elektronik kecuali atas perintah
hakim/kekuasaan lain yg sah; bebas dari penyiksaan,
penghukuman/perlakuan kejam, tidak manusiawi,
merendahkan derajat; bebas dari penghilangan paksa &
penghilangan nyawa; u/tdk ditangkap, ditahan, disiksa,
dikucilkan, diasingkan, dibuang sewenang-wenang

Page 29

29

HAK ATAS KESEJAHTERAAN (mempunyai milik,


pencabutan HM demi kptgn umum dg ganti rugi
wajar & segera; pekerjaan yg layak; pekerjaan yg
disukai; upah yg sama pria wanita dg pekerjaan
sama; serikat pekerja; bertempat tinggal; jaminan
sosial u/hidup layak;perlakuan khusus bg
penyandang cacat
HAK TURUT SERTA DALAM PEMERINTAH (hak pilih
aktif& pasif dlm pemilu; partisipasi langsung &
perwakilan dlm pemerintahan; mengajukan
pendapat, usul, pengaduan pd pemerintah dlm
rangka clean gov dg lisan/tulisan
Page 30

30

HAK WANITA (keterwakilan wanita dlm sistem


pemilu, pemilihan anggota Legislatif, pengangkatan
eksekutif, judicial; hak
HAK ANAK (perlindungan orang tua, keluarga,
masyarakat, negara;diakui & dilindungi o/hukum
sejak dlm kandungan; beribadah; mengetahui siapa
orang tua; perlindungan dr kekerasan; berisitirahat,
bergaul)
Anak dlm UU ini adalah di bawah 18 Tahun dan belum menikah, termasuk anak yg
masih kandungan apabila hal tersebut demi kepentingannya

Page 31

31

TANGGUNG JAWAB & KEWAJIBAN PEMERINTAH

Menghormati, melindungi, menegakkan, memajukan HAM dlm UU HAM,


Peraturan Perundangan lain 7 Hukum Internasional tentang HAM yg
diterima Indonesia

Page 32

32

PEMBATASAN & LARANGAN


Hak & Kebebasan dalam UU HAM hanya dapat DIBATASI
oleh dan berdasarkan Undang-undang, semata-mata untuk
menjamin pengakuan dan penghormatan terhadap hak asasi
manusia serta kebebasan dasar orang lain, Kesusilaan,
Ketertiban umum, Kepentingan Bangsa.
Tidak satu ketentuanpun dalam UU HAM diartikan bahwa
pemerintah, partai, golongan, atau pihak manapun
dibenarkan mengurangi, merusak, atau menghapuskan HAM
atau kebebasan dasar dlm UU ini.
Jadi HAM bisa DIBATASI, tapi TIDAK untuk DIKURANGI,
DIRUSAK, atau DIHAPUSKAN

Page 33

33

UU 26/2000 Tentang Pengadilan HAM (UUPH)

Pengadilan HAM adl Pengadilan Khusus yg berada


di Lingkungan Peradilan umum
Bertugas & berwenang memeriksa dan memutus
Pelanggaran HAM Berat (PHB), termasuk PHB yang
dilakukan di luar wilayah Indonesia oleh WNI
Jurisdiksi materiil : GENOSIDA dan KEJAHATAN
TERHADAP KEMANUSIAAN (Crimes Against
Humanity)

Page 34

34

GENOSIDA
(Pasal 4 UU PH) perbuatan yg dimaksudkan
u/
menghancurkan/memusnahkan
seluruh/sebagian kelompok bangsa, ras,
etnis, agama dg cara : membunuh,
mengakibatkan penderitaan fisik & mental
yg berat, menciptakan kondisi yang
mengarah pada kemusnahan secara fisik,
mencegah kelahiran di dlm kelompok,
memindahkan paksa anak2 dalam kelompok
tertentu ke kelompok lain.
Page 35

35

KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN (Pasal 9) Salah


satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan
yang meluas atau sistematik yang diketahuinya serangan
tersebut ditujukan secara langsung terhadap penduduk sipil
berupa : pembunuhan, pemusnahan, perbudakan,
pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa,
perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik
lain, penyiksaan, perkosaaan, perbudakan seksual,
penganiayaan terhadap kelompok tertentu atau perkumpulan
yang didasarkan pada perkumpulan yang didasarkan
persamaan paham politik, ras, kebangsaan, etnis, budaya,
penghilangan orang secara paksa, kejahatan apartheid.

Page 36

36

Mahkamah Konstitusi Sebagai Pengawal HAM

Hak & Kebebasan dasar Manusia tercantum dalam Konstitusi


Implementasi Konstitusi dengan UU Organik

Page 37

37

Human Rights in UUD


1945

Pasal 28I
(1) Hak untuk hidup, hak
untuk tidak disiksa, hak
kemerdekaan pikiran dan hati
nurani, hak beragama, hak
untuk tidak diperbudak, hak
untuk diakui sebagai pribadi
dihadapan hukum, dan hak
untuk tidak dituntut atas dasar
hukum yang berlaku surut
adalah hak asasi manusia
yang tidak dapat dikurangi
dalam keadaan apa pun. **)
Page 38

60 Tahun Deklarasi HAM


Berbagai elemen dan komunitas
budaya dari Jawa Tengah
melakukan pawai dengan
menampilkan atraksi budaya serta
long march dari Bundaran Hotel
Indonesia menuju Istana Negara

Human Rights
English Version of 28I
(1) The rights to life, freedom
from torture, freedom of
thought and conscience,
freedom of religion, freedom
from enslavement, recognition
as a person before the law,
and the right not to be tried
under a law with retrospective
effect are all human rights
that cannot be limited under
any circumstances.
Page 39

"It is not a treaty...[In the future,


it] may well become the
international Magna Carta."[6]
Eleanor Roosevelt with the
Spanish text of the Universal
Declaration in 1949

The
Declaration of the Rights of Man
and of the Citizen
guarantees freedom of religion,
as long as religious activities do
not infringe on public order in
ways detrimental to society.

Page 40

The Freedom to
Worship
A U.S. Postage Stamp
commemorating religious
freedom and the
Flushing Remonstrance

The Freedoms
Freedom of Worship
or Freedom to Worship
by Norman Rockwell, 1943

Page 41

Freedom of Speech
by Norman Rockwell, 1943

Two Freedoms
Freedom from Want
Norman Rockwell, 1943

Page 42

Norman Rockwells
Freedom from Fear was
made into a war-time
poster during World War II
to help motivate the
civilian workforce.

Freedoms

The Four Freedoms


Model of a monument, which is
part of the Peace Memorial in Also known as the Colin P. Kelley
Madison, Florida.

Page 43

Memorial. Kelley was the first


hero who fell in the Second World
War.)
This sculpture was inspired by an
idea of President Franklin Delano
Roosevelt, which he had
expressed to Thomas Watson
(IBM). It represents allegorically
the four freedoms, which were the
most important ones for
Roosevelt: Freedom from Want,
Freedom of Religion, Freedom
from Fear and Freedom of
Speech

Human Rights Campaign - HRC

Human Rights Campaign


Headquarters in
Washington, D.C.

Page 44

The Human Rights Campaign


often has a large presence at
LGBT-related events such as the
Chicago Pride Parade

HUMAN RIGHT 1 - We are all free and


equal
July 3rd, 2007 by: Ashley Cecil
With 12 million refugees worldwid
e, theres plenty you can do

Page 45

"As long as people want Liberty,


Liberty will always stay alive. That is
the basic idea of this painting but also
I love to paint the Statue of Liberty as I
have always felt it is a truly beautiful
piece of art. Jim Warren- USA

"Everyone has the right to life, liberty and security


of person"
The Description of the
Painting

HUMAN RIGHT 3
The Right to Life

Quo Vadis "Its always spoken


of enconomy increase,
forwards, without looking to the
circumstances and details. So
here the man pulls the
landscape away, while the
woman tries to keep it, to hold
him, to beware."
"The unbalanced increase of
economy breaks the rights and
the certainty of the men.
Cornelius Fraenkel - Germany

Page 46

Harapan masyarakat Bangsa-Bangsa


"No one shall be held in slavery or servitude"

No Servitude
No Slavery

Terima kasih atas perhatian saudarasaudara

Page 47

Pengertian The Rule of Law menurut


TD Weldon, tidak hanya memiliki suatu
sistem peradilan yang sempurna.
Tetapi ada atau tidaknya Rule of Law
itu di dalam suatu negara, tergantung
kepada kenyataan, apakah rakyatnya
benar-benar dapat menikmati keadilan
dalam arti perlakuan yang adil, baik
dari sesama warga negaranya maupun
pemerintahnya.

Page 48

Menegakkannya belum tentu identik (sama)


dengan membangun suatu Negara Hukum
(Rechtsstaat) dalam arti negara yang
menjamin berlakunya hukum yang membawa
keadilan (just law) bagi setiap warga
negaranya.
Rule of law jamak diartikan sebagai
penegakan hukum, dimana segala sesuatu
harus dilaksanakan sesuai dengan hukum.
Aturan atau kaidah dilaksanakan sesuai
dengan hukum yang berlaku. Rule of law
merupakan pemisah kekuasaan dalam sistem
kenegaraan dan dipengaruhi beberapa faktor.
Demi rule of law, dibutuhkan ketegasan
penegak hukum-tidak pandang bulu, tegas
dan tajam.
Page 49

Dalam Negara hukum kedudukan


penguasa dengan rakyat dimata hukum
adalah sama (sederajat), yang
membedakan hanyalah fungsinya, yakni
pemerintah berfungsi mengatur dan
rakyat yang diatur. Baik yang mengatur
maupun yang diatur pedomannya satu,
yaitu undang-undang. Bila tidak ada
persamaan hukum, maka orang yang
mempunyai kekuasaan akan merasa
kebal hukum. Pada prinsipnya Equality
Before The Law adalah tidak ada tempat
bagi backing yang salah, melainkan
undang-undang merupakan backine
terhadap yang benar.

TERIMAKASIH
SEE YOU NEXT

Page 50